cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Anak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 112 Documents
Penggunaan Madu Dalam Oral Hygiene Sebagai Inhibitor Koloni Bakteri Pada Anak Yang Dirawat Di Picu Mariyam Mariyam; Dera Alfiyanti
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.792 KB)

Abstract

Pasien kritis yang dirawat rumah sakit, dalam waktu 48 jam akan mengalami perubahan flora orofaringeal. Keadaan ini dapat berisiko terjadi masalah kesehatan, sehingga perlu dilakukan perawatan mulut (oral hygiene). Cairan yang biasa digunakan dalam oral hygiene adalah Nacl. Ada beberapa cairan lain yang digunakan yaitu chlorhexidine dan providone iodine, namun cairan ini kurang efektif mencegah dan menurunkan masalah mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penekanan pertumbuhan koloni bakteri di mulut pada anak yang dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RS Roemani Semarang yang dilakukan Oral hygiene dengan diberikan madu murni. Desain penelitian ini merupakan deskriptif analitik. Sampel ditentukan dengan teknik consecutive sampling. Sampel dilakukan oral hygiene dengan menggunakan Nacl dan diolesi dengan madu murni, setelah 8-10 jam dilakukan pengambilan saliva untuk selanjunya dilakukan pemeriksaan jumlah koloni bakteri. Hasil uji statistik ratarata jumlah koloni bakteri pada responden adalah 4.2 dengan standar deviasi 3.42. Dibandingkan dengan hasil penelitian Mariyam & Dera (2014) yang meneliti tentang koloni bakteri pada anak yang dilakukan oral hygiene menggunakan Nacl saja, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa madu lebih efektif menekan pertumbuhan koloni bakteri.
Studi Kualitatif Optimalisasi Peran Suami Terhadap Pemberian Asi Ekslusif pada Ibu Menyusui Reni Mareta; Nurul Hidayah
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.976 KB)

Abstract

Melihat rendahnya cakupan ASI Ekslusif di wilayah Kota Magelang peneliti ingin melihat seberapa besar dukungan suami terhadap istri yang sedang menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan suami terhadap pemberian ASI Eksklusif pada ibu menyusui di wilayah Kramat utara Magelang Utara. Dengan menggunakan rancangan penelitian studi fenomenologi yang merupakan suatu pendekatan untuk menggali pengalaman hidup dari individu. Jumlah responden dalam penelitian ini enam responden. Dalam penelitian ini, dilakukan menjadi 3 proses; intuiting, analyzing dan describing. Penggalian data pada penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara dengan suami secara mendalam. Selama proses wawancara peneliti akan menggunakan alat perekam berupa Mp4, dan peneliti meminta ijin bahwa selama wawancara akan direkam. Tahap awal penelitian ini dimulai dengan membina hubungan saling percaya dengan keluarga, peneliti menggali data dengan cara wawancara, hasil wawancara akan dibentuk transkrip dan dikaji berulang ulang. Setelah data diperoleh kemudian dilakukan pengolahan dengan tahap pengelompokan (analisa) yaitu setelah dalam bentuk transkrip terus diidentifikasi fenomena yang terjadi, memberikan makna terhadap masing masing pernyataan partisipan kemudian mengelompokan kata- kata kedalam kategori selanjutnya akan di kelompokan dalam sub tema dan tema sesuai tujuan penelitian. Responden berhak melihat transkrip yang sudah dibuat oleh peneliti sehingga responden yakin bahwa apa yang peneliti tulis adalah benar. Resonden berhak mengubah trasnkrip apabila tidak sesuai dengan apa yang telah disampaikan. Menurut suami mereka sudah memberi dukungan terhadap istri pada saat istri memberikan asi ekslusif. Ada beberapa tema yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu respon orang tua (bapak), harapan untuk pemberian asi eksklusif, perilaku pemberian asi, pemanfaatan dukungan asi.
APLIKASI TEORI KONSERVASI LEVINE PADA ANAK DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI DI RUANG PERAWATAN ANAK Mariyam Mariyam; Yeni Rustina; Fajar Tri Waluyanti
Jurnal Keperawatan Anak Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6536.365 KB)

Abstract

Konservasi menurut Levine merupakan suatu gambaran sistem yang kompleks agar manusia dapat melanjutkan fungsi dan beradaptasi sesuai dengan pertahanan tubuhnya. Kebutuhan oksigen adalah kebutuhan fisiologis bagi manusia. Anak mempunyai kebutuhan oksigen yang lebih tinggi dari orang dewasa. Pemenuhan oksigen memerlukan peran sistem pernapasan dan sistem kardiovaskuler. Gangguan pada kedua sistem tersebut menyebabkan  gangguan dalam pemenuhan oksigenasi. Perawat perlu membantu anak supaya kebutuhan oksigenasi terpenuhi agar tubuh mampu melanjutkan fungsi sehingga anak kuat dan mampu melawan ketidakmampuan. Hal tersebut sesuai dengan prinsip konservasi Levine.Karya ilmiah ini membahas aplikasi teori Konservasi Levine dalam asuhan keperawatan pada anak dengan gangguan pemenuhan kebutuhan oksigenasi di ruang perawatan anak. Fokus bahasan pada penggunaan teori Konservasi Levine dalam memenuhi kebutuhan oksigenasi anak. Asuhan keperawatan dilakukan melalui proses keperawatan Levine yaitu pengkajian, merumuskan trophicognosis, menentukan hipotesis, intervensi dan evaluasi. Terdapat lima kasus yang dibahas. Hasil akhir dari penerapan konservasi Levine mampu meningkatkan kemampuan anak dalam beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi namun respon organismik terhadap tindakan masing-masing klien berbeda tergantung dari kemampuan dan penyakit yang diderita.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Cakupan Asi Eksklusif Reni Mareta; Robiul Fitri Masyitoh
Jurnal Keperawatan Anak Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.555 KB)

Abstract

Makanan adalah faktor utama pendukung pertumbuhan dan perkembangan bagi setiap mahkluk hidup.Jumlah dan komposisi dari makanan yang dikonsumsi disesuaikan dengan kebutuhan dari masingmasing individu.Bayi mempunyai kompoosisi makanan yang berbeda. Menurut WHO makanan tebaik untuk bayi adalah diberikan ASI segera setelah bayi lahir sampai dengan 6 bulan pertama dan dilanjutkan sampai usia 2 tahun. Kondisi ini tidak dapat dicapai apabila cakupan ASI di masing-masing daerah masih kurang.Salah satu daerah yang cakupanASI eksklusifnya masih rendah adalah Kota Magelang. Data dari profil kesehatan Dinas Kesehatan Kota Magelang tahun 2008 menyebutkan bahwa di kota Magelang terjadi prosentasi bayi yang mendapatkan asi eksklusif yaitu 0,32 persen. Melihat fenomena tersebut peneliti tertarik untuk mengetahui faktor-faktor penyebab rendahnya cakupan ASI eksklusif di Kota Magelang. Peneltian ini akan menggunakan kuestioner yang akan kami bagikan kepada sampel yang mempunyai anak maksimal berusia 2 tahun. Kuesioner berisi pertanyaan tentang pemberian ASI. Dari hasil kuesioner kemudian akan dilakukan analisa untuk mengetahui faktor-faktor penyebab rendahnya cakupan ASI eksklusif di Kota Magelang. Hasil penelitian ini menujukan ada beberapa factor yang mempengaruhi pemberian asi eksklusif antara lain: umur ibu, tingkat pendidikan bud an pekerjaan ibu. Diharapkan hasil penelitian ini bisa sebagai masukan untuk instansi terkait dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan untuk membuat kebijakan yang tepat guna meningkatkan cakupan ASI eksklusif.
PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN IBU DALAM PERAWATAN DAERAH PERIANAL PADA BAYI USIA 0-12 BULAN DI DESA SUROKONTO WETAN KECAMATAN PAGERUYUNG KABUPATEN KENDAL Sri Nurhayati; - Mariyam
Jurnal Keperawatan Anak Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.159 KB)

Abstract

Bayi memiliki permasalahan yang luas dan kompleks, terutama masalah kulit. Orang tua perlu memperhatikan perawatan kulit pada daerah yang tertutup popok agar tidak terjadi gangguan. Salah satu upaya yang dapatdilakukan untuk mencegah gangguan kulit tersebut adalah dengan perawatan perianal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan kemampuan ibu dalam perawatan daerah perianal pada bayi dengan usia 0 sampai 12 bulan di Desa Surokonto Wetan. Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Besar sampel sebanyak 50 orang dengan teknik total sampling. Data diolah dengan menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan sedang sebanyak 46 % dan memiliki kemampuan cukup sebanyak 46%. Bagi peneliti selanjutan agar lebih spesifik meneliti variabel yang lebih bervariasi atau dari sisi korelasi, agar dapat dilihat adanya hubungan antar variabel. Kata Kunci : pengetahuan, kemampuan, perawatan daerah perianal
Pengalaman Pengajar Paud Dalam Pelaksanaan Skrining Denver Ii Pada Anak Usia Pra Sekolah Rizki Cintya Dewi; Meira Erawati
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.103 KB)

Abstract

Usia dini merupakan periode keemasan anak karena pada periode ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan paling pesat pada otak manusia. Pada usia ini sangat penting dilakukan deteksi dini pada anak salah satunya melalui skrining Denver II untuk mendeteksi keterlambatan perkembangan pada anak sejak lahir sampai usia enam tahun. Tujuan penelitian ini mengeksplorasi pengalaman pengajar pendidikan anak usia dini (PAUD) dalam pelaksanaan skrining Denver II pada anak usia pra sekolah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Populasi penelitian ini adalah seluruh pengajar PAUD di Kecamatan Tembalang yang telah mengikuti pelatihan dan melaksanakan skrining Denver II pada anak usia pra sekolah. Besar sampel pada penelitian ini adalah 8 informan yang diambil dengan teknik purposive sampling.Pengumpulan data dilakukan melalui fokus grup diskusi (FGD) dan wawancara mendalam. Teknik analisa data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Penelitian ini menghasilkan enam tema besar meliputi perkembangan bahasa pada anak usia pra sekolah, cara efektif pelaksanaan skrining Denver II pada anak usia pra sekolah, manfaat skrining Denver II bagi perkembangan anak usia pra sekolah, dukungan atau fasilitas yang diperoleh pengajar PAUD dalam pelaksanaan skrining Denver II , kendala yang dihadapi pengajar PAUD dalam pelaksanaan skrining Denver II dan harapan pengajar PAUD dalam pelaksanaan skrining Denver II pada anak usia pra sekolah. Perawat sebagai pemberi pelayanan komunitas harus lebih memperhatikan kebutuhan perkembangan anak melalui stimulasi, deteksi dan intervensi dini.Selain itu, institusi PAUD sebaiknya dapat menerapkan kurikulum plus dalam bidang perkembangan anak untuk mendukungnya.
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Cara Pemberian Asi Eksklusif yang Baik pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Desa Gogodalem Barat Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang Ana Puji Astuti; Eka Adimayanti
Jurnal Keperawatan Anak Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.882 KB)

Abstract

Pengetahuan adalah hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Kurangnya pengetahuan ibu tentang pentingnya ASI eksklusif dipengaruhi oleh promosi produk-produk makanan tambahan dan susu formula. Iklan – iklan tersebut bisa mengarahkan para ibu untuk berfikir bahwa ASI yang diberikannya kepada bayi belum cukup memenuhi kebutuhan gizi bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memenuhi gambaran pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif pada bayi usia 0 – 6 bulan di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional, pengambilan data menggunakan data sekunder dan data primer, populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang menyusui bayi usia 0 – 6 bulan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan menggunakan tehnik total sampel, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang, dari total populasi 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner. Kuesioner ini sudah diujikan atau sudah uji validitas di Desa Gogodalem Timur K ecamatan Bringin, pada 20 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa ibu yang menyusui berpengetahuan kurang sebanyak 15 orang (50,0%), pengetahuan cukup sebanyak 11 orang (36,7%),dan berpengetahuan baik sejumplah 4 orang (13,3%). Saran untuk tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan komunikasi informasi edukasi (KIE) tentang ASI Eksklusif terutama pada ibu yang menyusui bayi usia 0 – 6 bulan supaya mereka tahu akan pentingnya ASI Eksklusif baik bagi ibu maupun bayi usia 0 – 6 bulan
Aplikasi Model Konservasi Levine Pada Anak Kanker Dengan Masalah Nutrisi Lina Dewi Anggraeni; Nani Nurhaeni; Happy Hayati
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.993 KB)

Abstract

Masalah nutrisi merupakan permasalahan yang sering dihadapi oleh anak kanker. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran tentang aplikasi Model Konservasi Levine pada anak dengan kanker yang mengalami masalah nutrisi. Metode penelitian ini adalah studi kasus terhadap lima anak kanker yang mengalami masalah nutrisi dengan pendekatan proses keperawatan. Proses keperawatan menurut Model Konservasi Levine berfokus pada peningkatan kemampuan adaptasi tubuh melalui prinsip konservasi, yakni konservasi energi, konservasi integritas struktural, konservasi integritas personal dan konservasi integritas sosial. Aplikasi Model Konservasi Levine tertuang dalam lima kasus terpilih, dimana trophicognosis umum yang ditemukan adalah ketidakseimbangan nutrisi kurang atau lebih dari kebutuhan tubuh. Adapun masalah keperawatan lainnya adalah ketidakefektifan bersihan jalan nafas, risiko kekurangan volume cairan, ketidakseimbangan elektrolit, risiko cedera akibat profil darah abnormal, risiko infeksi, kerusakan mukositis oral, risiko keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan, dan gangguan proses keluarga. Masalah-masalah tersebut dapat menghambat proses adaptasi anak kanker terhadap tantangan penyakit dan efek samping pengobatan dalam mencapai integritas diri
METODE BIMBINGAN IMAJINASI REKAMAN AUDIO UNTUK MENURUNKAN STRES HOSPITALISASI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI RUMAH SAKIT DI KOTA PALU Fitria Masulili
Jurnal Keperawatan Anak Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.734 KB)

Abstract

Hospitalisasi merupakan suatu kondisi seseorang karena sakit dan masuk rumah sakit. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh metode bimbingan imajinasi rekaman audio terhadap stres hospitalisasi pada anak usia sekolah di Rumah Sakit di Kota Palu. Desain penelitian quasi eksperimental dengan pre and post test design with control group. Sampel yaitu anak usia 7–12 tahun sebanyak 26 responden kelompok intervensi dan 26 responden kelompok kontrol. Intervensi yaitu metode bimbingan imajinasi rekaman audio, diberikan 3 kali selama 2 hari (6 sesi @ 15 menit)).  Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rerata skor stres hospitalisasi setelah intervensi (p = 0,004). Tidak ada kontribusi variabel confounding. Berdasarkan hasil penelitian ini, bimbingan imajinasi rekaman audio dapat diterapkan pada asuhan keperawatan anak sakit di rumah sakit.
Efektifitas Metode 5 S (Swaddling, Side/ Stomach Position, Sushing, Swinging, Sucking) Terhadap Respon Nyeri Pada Bayi Saat Imunisasi Pentavalen Trimawati Trimawati
Jurnal Keperawatan Anak Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.05 KB)

Abstract

Imunisasi merupakan sumber nyeri akut pada bayi yang mampu menimbulkan trauma walaupun terjadi secara singkat. Rendahnya kadar endorphine pada bayi menyebabkan mekanisme pertahanan bayi terhadap nyeri menjadi terbatas. Penanganan yang tidak tepat akan menimbulkan dampak baik jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga manajemen nyeri saat imunisasi harus menjadi perhatian bagi tenaga kesehatan. Salah manajemen nyeri non farmakologi yang bisa dilakukan adalah metode 5 S ( swaddling, side/stomach position, shushing, swinging, sucking) yang efektif dan mudah dilakukan. Tujuan Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh intervensi fisik metode 5 S terhadap respon nyeri bayi saat dilakukan injeksi imunisasi. Metode Desain penelitian ini adalah Randomized Controlled Trial dengan pos tes pada kelompok kontrol (post test only control group design). Sampel terdiri dari bayi usia 2 – 6 bulan berjumlah 80 responden yang terpilih secara acak melalui randomisasi blok. Sampel terbagi dalam kelompok intervensi (n=41) dan kontrol (n=39). Pada kelompok intervensi dilakukan metode 5 S oleh petugas dan pada kelompok kontrol bayi ditenangkan oleh orang tua sesaat setelah dilakukan imunisasi. Kriteria inklusi meliputi: usia 2-6 bulan, jenis imunisasi Pentavalen, berat badan lahir > 2500 gram dan bukan prematur, sehat dan tidak pernah di rawat di NICU. Kriteria eksklusi meliputi bayi menagis sebelum tindakan imunisasi dan bayi mendapatkan polio oral sebelum 2 menit setelah imunisasi. Pengukuran respon nyeri menggunakan MBPS (modified behavioral pain scale) dan dilakukan 3 kali yaitu 30 detik, 1 menit, 2 menit setelah imunisasi. Analisis menggunakan uji Chi square untuk melihat pengaruh metode 5S terhadap nyeri. Hasil Nyeri secara signifikan lebih rendah pada kelompok intervensi 5 S dibanding kelompok kontrol. Dari ketiga pengukuran di dapatkan nilai p < 0,01 di semua pengukuran dengan nilai Odd ratio untuk masing-masing pengukuran adalah 3,4 (95% CI 1,28-8,91), 3,8 (95% CI 1,34-10,5) dan 5,0 (95% CI 1,64-15,5). Kesimpulan Pemberian metode 5S efektif menurunkan respon nyeri bayi usia 2 – 6 bulan saat dilakukan tindakan imunisasi Pentavalen.

Page 11 of 12 | Total Record : 112