cover
Contact Name
Zulkifli Nurul Haqq
Contact Email
zulkiflinurulhaqq@unimus.ac.id
Phone
+6281917405151
Journal Mail Official
value-added@unimus.ac.id
Editorial Address
Department of Management Faculty of Economics University of Muhammadiyah Semarang Kedungmundu Raya Street No. 18, Tembalang, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 16933435     EISSN : 25804863     DOI : 10.2671/vameb.v17i1.6936
Core Subject : Economy, Social,
Value Added: Majalah Ekonomi dan Bisnis strives to publish scientific research articles reporting empirical results as well as conceptual ideas in the field of management, such as strategic management, marketing management, human resources management, technology management, finance management, supply chain management, organizational behavior, and entrepreneurship, using both quantitative and qualitative approaches, or mixed method.
Articles 308 Documents
MENGUKUR RENTABILITAS, LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, PROFIT MARGIN, RASIO OPERASI, DAN PRODUKTIFITAS TENAGA KERJA PERUM PEGADAIAN CABANG SLEMAN YOGYAKARTA PERIODE 2006 – 2008 Pandu Soetjitro
Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 7, No 1 (2010): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.483 KB) | DOI: 10.26714/vameb.v7i1.712

Abstract

Perum Pegadaian merupakan salah satu lembaga keuangan bukan bank yang berada dibawah Departemen Keuangan Republik Indonesia. Tujuan utama pegadaian adalah untuk mengatasi agar masyarakat yang sedang membutuhkan uang tidak jatuh ke tangan para pelepas uang atau tukang ijon atau tukang rentenir yang bunganya relatif tinggi.Pegadaian digunakan sebagai solusi untuk mendapatkan uang secara mudah, yaitu dengan menggadaikan barang yang memiliki nilai ekonomis seperti emas, barang-barang elektronik, perhiasan, dan lain-lain. Jangka waktu pengambilan barang yang digadaikan tergantung dari berapa nilai uang yang telah diterima oleh seorang pegadai, sertamembayar bunga yang telah ditentukan. Sebagai lembaga kepercayaan masyarakat perum pegadaian harus bekerja secara baik untuk mengetahui bahwa lembaga tersebut mempunyai kinerja yang baik terutama dibidang pengelolaan keuangan perlu dianalisa kesehatan finansialnya. Untuk mengetahui apakah suatu perusahaan bekerja secara baik, maka kita lihat pemanfaatan dana yang digunakan oleh perusahaan.
EVALUASI KREDIT SAPI POTONG DI KABUPATEN GROBOGAN (EVALUATION OF BEEF CATTLE CREDIT IN GOROBOGAN REGENCY) Diska Mayangsari; Edy Prasetyo; - Mukson
Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 1 (2015): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.505 KB) | DOI: 10.26714/vameb.v11i1.1668

Abstract

Peternak usaha sapi potong di Kabupaten Grobogan banyak memelihara sapi sebagai usaha sampingan. Permasalahan yang terdapat dalam pengembangan usaha sapi potong keterbatasan modal. Tujuan penelitian (i) menganalisis keragaan faktor kredit; (ii) menganalisis kemampuan anggota Kelompok Tani Ternak dalam memenuhi kewajiban pengembalian kredit; (iii) menganalisis pengaruh faktor-faktor kredit terhadap tingkat pengembalian kredit. Penelitian menggunakan metode survai.Rasio rata-rata tingkat pengembalian kredit dari 100 responden anggota Kelompok Tani Ternak penerima kredit ketahanan pangan dan energi adalah 1.1586. Rasio tersebut diperoleh dari perhitungan rata-rata pokok kredit dan bunga yang telah dibayar (Rp. 30.748.073,00) dengan rata-rata pokok kredit dan bunga yang seharusnya dibayar (Rp. 26.635.545,00). Hasil persamaan regresi menunjukkan bahwa pendapatan (X3), jumlah ternak (X4) dan lama beternak (X5) berpengaruh terhadap tingkat pengembalian kredit. Sedangkan pokok kredit (X1), bunga kredit (X2), usia peternak (X6), jumlah tanggungan keluarga (X7) tidak berpengauh tingkat pengembalian kredit.Kata kunci : sapi potong, KKPE, tingkat pengembalian kredit
STRATEGI : TREND MODE FASHION, KEMENARIKAN PROMOSI DAN ORIENTASI KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KINERJA PENJUALAN (Studi pada Butik Felucy Wilayah Fatmawati Semarang) Amallia Ayu Saputri; Triyono .
Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 14, No 1 (2018): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.283 KB) | DOI: 10.26714/vameb.v14i1.4638

Abstract

Fashion perlu ditangani dengan baik dan harus sering meng-update model trend yang baru agar tetap diminati konsumen. Strategi promosi, aktivitas promosi dan tekanan strategi pemasaran yang berorientasi pada peningkatan kepuasan konsumen juga tidak kalah pentingnya seperti penyebaran katalog SM (MultiLevel Marketing product). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Trend Mode Fashion, Kemenarikan Promosi dan Orientasi Kepuasan Konsumen terhadap Kinerja Penjualan.Sampel penelitian ini sebanyak 100 responden. Metode yang digunakan adalah accidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisisregresi linier berganda. Hasil pengujian koefisien dari analisis regresi linierberganda membuktikan variable Trend Mode Fashion (X1) mempunyai pengaruhpositif dan signifikan terhadap Kinerja Penjualan Butik Felucy. Hal ini dibuktikandengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 4.713 > 1,66 dengan tingkatsignifikasi 0,000 (0%) < 0,01 (1%), Kemenarikan Promosi (X2) mempunyaipengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Penjualan Butik Felucy. Hal inidibuktikan dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 8,215 > 1,66 dengan nilaisignifikasi 0,000 (0%) < 0,01 (1%) dan Orientasi Kepuasan Konsumen (X3)mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Penjualan ButikFelucy. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 2,865 >1,66 denga nilai signifikasi 0,005 (0,5%) < 0,01 (1%).  Trend Mode Fashion, Kemenarikan Promosi dan Orientasi Kepuasan Konsumen secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap KinerjaPenjualan dengan nilai koefisien determinasi R2 sebesar 0,681 atau 68,1%. Variabel independen yang paling dominan adalah variabel Kemenarikan Promosiyang dilihat dari nilai Standardized Coefficient, terdapat koefisien sebesar 0,540,sedangkan koefisien Trend Mode Fashion hanya sebesar 0,280 dan koefisienOrientasi Kepuasan Konsumen sebesar 0,205.
ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR), SIZE, BOPO TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Perbandingan Pada Bank Domestik dan Bank Asing Periode Januari 2003- Desember 2007) Edward Gagah Purwana Taunay
Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 6, No 1 (2009): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.16 KB) | DOI: 10.26714/vameb.v6i1.703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit ratio (LDR), Size, BOPO, terhadap Profitabilitas pada bank domestik dan bank asing periode Januari 2003 hingga Desember 2007. Selain itu juga dilakukan Chow Test untuk mengetahui perbedaan pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), Size, BOPO, terhadap profitabilitas antara bank domestik danbank asing.Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan bank persero dan bank asing yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. Setelah melewati tahap purposive sample, maka sampel yang layak digunakan sebanyak 10 bank domestik dan 10 bank asing. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Penelitian ini juga menggunakan Chow Test untuk mengetahui beda pengaruh perubahan Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), Size, BOPO terhadap profitabilitas antara bank domestik dan bank asing.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas pada bank domestik sedangkan pada bank asing hanya Size yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Hasil penelitian juga menunjukkan nilai adjusted R2 bank domestik sebesar 90,2 %, bank asing sebesar 45,1 % serta gabungan bank persero dan bank asing sebesar 39,5 %. Hasil uji F menunjukkanbahwa pada bank domestik, bank asing, serta gabungan bank domestik dan bank asing variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Hasil Chow Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh perubahan Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), size, BOPO terhadap profitabilitas antara bank domestik dan bank asing. Hasil penelitian ini dapat menjadibahan pertimbangan bagi investor dalam melakukan investasi di bank domestik dan bank asing. Adanya persaingan global yang selalu berubah membuat bank domestik dan bank asing dalam berkompetisi juga mengikuti arus perubahan global untuk dapat bertahan, dengan adanya persaingan ini maka diperlukan penelitian lebih lanjut.
PRANATA HUKUM LEMBAGA KEUANGAN DAN INVESTASI BODONG Bambang Murdadi
Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 9, No 2 (2013): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.505 KB) | DOI: 10.26714/vameb.v9i2.836

Abstract

Praktek investasi yang merugikan masyarakat (investasi bodong) sering terjadi. Yang terakhir dilakukan oleh perusahaan yang menamakan dirinya Iqro Management. Meskipun masyarakat berungkali menjadi korban penipuan dimaksud, namun nampaknya masyarakat sendiri tidak jera. Mengapa masyarakat tidak jera?. Penyebab yang sering muncul adalah karena adanya tawaran keuntungan (return) dari investasi tersebut yang sangat menggiurkan misalnya dari investasi yang dilakukan, investor dijanjikan bunga sekitar 8%/bulan. Return yang tidak wajar tersebut tidak dipedulikan oleh masyarakat yang cepat mengambil langkah-langkah yang spekulatif. Namun tentu masyarakat juga tidak bisa dislahkan begitu saja kalau lembaga-lembaga tersebut tidak bebas beroperasi. Lembaga-lembaga semacam itu bebas beroperasi karena perundangan-undangan dan ketentuan yang tidak jelas dan lemah, overlaping (tumpang tindih) sehingga dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab sekalipun degan kedok nama yang dekat dengan lingkup agama.
FAKTOR-FAKTOR KUNCI YANG MEMPENGARUHI KINERJA PEGAWAI POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG Ely Sulistiyowati
Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 12, No 2 (2016): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.951 KB) | DOI: 10.26714/vameb.v12i2.2949

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu, karakteristik pekerjaan, lingkungan kerja, dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai. Sumber data yang digunakan adalah bersifat primer dan bersifat sekunder. Populasi untuk penelitian ini adalah seluruh pegawai di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang yang  berjumlah 218 pegawai, dan sampel yang diambil sebesar 141 pegawai sebagai responden. Teknik sampling yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik random sampling yakni proses pemilihan sampel dimana seluruh anggota populasi mempunyai kesempatan yang samauntuk dipilih. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi,sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier dengan program SPSS.17. Hasil analisis menunjukkan hipotesis pertama membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang  positif antara karakteristik individu terhadap kinerja pegawai di PIP Semarang. Semakin baik karakteristik individu maka semakin meningkat kinerja pegawai, sehingga hipotesis pertama diterima. Hasil uji hipotesis kedua juga membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang positif antara karakteristik pekerjaan terhadap kinerja pegawai di PIP Semarang. Semakin baik karakteristik pekerjaan maka semakin meningkat kinerja pegawai, sehingga hipotesis kedua diterima. Hasil uji hipotesis ketiga membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang positif antara lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di PIP Semarang. Semakin baik lingkungan kerja maka semakin meningkat kinerja pegawai, sehingga hipotesis ketiga diterima. Hasil uji hipotesis keempat membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang positif antara komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai di PIP Semarang. Semakin tinggi komitmen organisasi maka semakin meningkat kinerja pegawai, sehingga hipotesis keempat diterima.  Kata kunci : karakteristik individu, karakteristik pekerjaan, lingkungan kerja, komitmen organisasi, kinerja pegawai
STRATEGI MENGATASI PEMANASAN GLOBAL (GLOBAL WARMING) Riyanto ,-
Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2007): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.361 KB) | DOI: 10.26714/vameb.v3i2.671

Abstract

Pemanasan global atau global warming sudah menjadi isu global, karena tidak hanya dialami atau menimpa bangsa Indonesia saja, melainkan hampir seluruh warga bumi. Masalah pemanasan global (global warming) mulai diangkat ke permukaan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bumi (Earth Summit) di Rio de Janerio, Brazil tahun 1992. Sebelum diselenggarakan KTT tersebut, persoalan seputar pemanasan global (global warming) seakan disepelekan, dan dianggap sebagai hal yang biasa terjadi dalam setiap kehidupan atau interaksi antar manusia. Akan tetapi dengan berbagai penelitian atau riset dan ditandai dengan beragam tanda-tanda dan dampak, pemanasan global (global warming) semakin mendapatkan perhatian secara internasional. KTT terakhir tentang bumi yang diselenggarakan di kota Kyoto Jepang tahun 1997, semakin mematenkan dunia bahwa pemanasan global (global warming) merupakan musuh utama umat manusia yang mendiami bumi, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasi secara menyeluruh, terpadu dan berkelanjutan. Dalam makalah ini dibahas tentang pengertian pemanasan global, penyebab, dan dampak yang ditimbulkannya serta strategi mengatasinya, baik secara internasional, nasional maupun individual. Kata-kata kunci : pemanasan global (global warming), strategi mengatasi.
MENJALANKAN BISNIS SECARA ETIS DAN BERTANGGUNG JAWAB Setia Budhi Wilardjo
Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 7, No 2 (2011): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.957 KB) | DOI: 10.26714/vameb.v7i2.694

Abstract

Etika merupakan keyakinan mengenai tindakan yang benar dan yang salah, atau tindakan yang baik dan yang buruk, yang mempengaruhi hal lainnya. Nilai-nilai dan moral pribadi perorangan dan konteks sosial menentukan apakah suatu perilaku tertentu dianggap sebagai perilaku yang etis atau tidak etis. Etika bisnis adalah istilah yang biasanya berkaitan dengan perilaku etis atau tidak etis yang dilakukan oleh manajer atau pemilik suatu organisasi. Etika mempengaruhi perilaku pribadi di lingkungan kerja. Tanggung jawab sosial adalah sebuah konsep yang berhubungan, namun merujuk pada seluruh cara bisnis berupaya menyeimbangkan komitmennya terhadap kelompok dan pribadi dalam lingkungan sosialnya. Kelompok dan individu itu sering kali disebut sebagai pihak yang berkepentingan dalam organisasi. Mereka adalah kelompok, orang, dan organisasi yang dipengaruhi langsung oleh praktek-praktek suatu organisasi dan dengan demikian berkepentingan terhadap kinerja organisasi itu. Pihak-pihak utama yang berkepentingan dalam korporasi yaitu karyawan, investor, komunitas lokal, pelanggan, pemasok. Kata Kunci : Etika Individual, Etika Bisnis, Etika Manajerial, Tanggung Jawab Sosial
INDEPENDENSI BANK INDONESIA DI PERSIMPANGAN JALAN Bambang Murdadi
Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 9, No 1 (2012): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.89 KB) | DOI: 10.26714/vameb.v9i1.726

Abstract

Independensi Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia semakin terkikis dengan diberlakukannya Undang-Undang No 21 tahun 2011 tentang Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diberlakukan mulai 1 Januari 2013 dan Undang-Undang No 7 tahun 2011 tentang Mata Uang yang akan diberlakukan mulai tanggal 17 Agustus 2014. Hal ini kurang sejalan dengan semangat untuk mewujudkan bank sentral yang independen sebagaimana diamanatkan UU No.23 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 3 tahun 2004 tentang Bank Indonesia. Selanjutnya perlu konsistensi dalam penerapan UU dan perlu mempertimbangkan keberlanjutan dalam membangun sistim keuangan yang stabil dalam politik ekonomi dan ekonomi politik yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.
MENGUJI KESYARIAHAN AKAD WADIAH PADA PRODUK BANK SYARIAH Bambang Murdadi
Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 12, No 1 (2016): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.178 KB) | DOI: 10.26714/vameb.v12i1.2940

Abstract

Salah satu akad dalam produk Perbankan Syariah adalah akad Wadiah. Pengertian Akad Wadiah adalah perjanjian penitipan dana antara pemilik dana dengan pihak penerima titipan yang dipercaya untuk menjaga dana tersebut; (PBI No.2/9/2000). Produk Perbankan Syariah dengan akad Wadiah antara lain dalam produk Giro Wadiah, Tabungan Wadiah, Sertifikat Wadiah Bank Indonesia. Sesuai dengan Fatwa dari Dewan Syariah Nasional bahwa produk giro wadiah secara umum memiliki kriteria 1. Bersifat titipan 2. Titipan bisa diambil kapan saja (on call) 3.Tidak ada imbalan yang disyaratkan, kecuali dalam bentuk pemberian (athaya) yang bersifat sukarela dari pihak bank. Adapun dasar syariahnya antara lain dalam Firman Allah QS Annnisa (4):29. Hai orang yang beriman ! janganlah kalian saling memakan (mengambil) harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan sukarela diantaramu. Di dalam praktek perbankan di lapangan, beleid (point) yang menyatakan  “tidak ada imbalan yang dipersyaratkan”  ataupun tidak ada imbalan yang dijanjikan dimuka apakah benar-benar telah diterapkan secara murni dan syar‟ie?Perlu dikaji lebih mendalam. Baik tinjauan dari sisi legal formal (ketentuan yang ada) diluar fatwa Dewan Syariah Nasional maupun dalam praktek bisnis perbankan di lapangan. Dari hasil pengamatan dan diskusi, terkesan masih bersifat ambigu (abu-abu) ditengah praktek dunia bisnis perbankan yang penuh dengan persaingan yang sangat ketat.  Kata kunci : akad wadiah, titipan, imbalan sukarela.

Filter by Year

2005 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2024): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 20, No 1 (2024): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 19, No 2 (2023): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 19, No 1 (2023): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 18, No 2 (2022): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 18, No 1 (2022): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 18, No 1 (2022): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 17, No 2 (2021): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 17, No 2 (2021): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 17, No 1 (2021): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 17, No 1 (2021): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 16, No 2 (2020): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 16, No 1 (2020): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 16, No 1 (2020): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 15, No 2 (2019): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 15, No 2 (2019): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 15, No 1 (2019): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 15, No 1 (2019): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 15, No 1 (2018): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 15, No 1 (2018): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 14, No 1 (2018): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 14, No 1 (2018): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 12, No 2 (2016): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 12, No 1 (2016): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 12, No 2 (2016): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 12, No 1 (2016): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2015): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 11, No 2 (2015): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 1 (2015): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 11, No 1 (2015): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 1 (2015): Value Added - Manajemen UNIMUS Vol 9, No 2 (2013): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 9, No 2 (2013): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 9, No 2 (2013): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 9, No 1 (2012): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 8, No 2 (2012): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 8, No 1 (2011): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 7, No 2 (2011): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 7, No 1 (2010): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 6, No 2 (2010): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 6, No 1 (2009): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 5, No 2 (2009): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 5, No 1 (2008): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 4, No 2 (2008): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 4, No 1 (2007): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 3, No 2 (2007): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 3, No 1 (2006): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 2, No 2 (2006): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 2, No 1 (2005): Vallue Added - Manajemen UNIMUS Vol 9, No 1 (2012): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 9, No 1 (2012): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 8, No 2 (2012): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 8, No 2 (2012): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 8, No 1 (2011): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 8, No 1 (2011): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 7, No 2 (2011): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 7, No 2 (2011): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 7, No 1 (2010): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 7, No 1 (2010): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 6, No 2 (2010): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 6, No 2 (2010): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 6, No 1 (2009): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 6, No 1 (2009): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 5, No 2 (2009): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 5, No 2 (2009): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2008): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2008): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 4, No 2 (2008): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2008): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 4, No 1 (2007): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2007): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 3, No 2 (2007): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 3, No 2 (2007): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2006): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 3, No 1 (2006): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 2, No 2 (2006): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 2, No 2 (2006): Vallue Added - Manajemen Unimus Vol 2, No 1 (2005): Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis Vol 2, No 1 (2005): Vallue Added - Manajemen Unimus More Issue