cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013): May" : 206 Documents clear
AN ANALYSIS OF STUDENTS' MOTIVATION IN LEARNING ENGLISH IN SMK N 1 SUKASADA ., Ni Km Punia Antari; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris, (2) mengidentifikasi jenis motivasi yang siswa miliki dalam belajar bahasa Inggris, (3) menyelidiki alasan di balik siswa yang termotivasi dan yang tidak termotivasi dalam belajar bahasa Inggris di SMK N 1 Sukasada. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa di SMK N 1 Sukasada dari kelas X dan XI . Sementara itu, objek penelitian ini adalah motivasi dalam belajar bahasa yaitu motivasi instrumental dan motivasi integratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi siswa berada di tingkat tinggi dan sedang. Jenis motivasi yang siswa miliki dalam belajar bahasa Inggris adalah motivasi instrumental dan integratif. Ada dua alasan mengapa siswa termotivasi dalam belajar bahasa Inggris. Alasannya adalah (1) untuk mendukung karir mereka di masa depan, dan (2) untuk berkomunikasi dengan wisatawan. Ada satu alasan utama mengapa siswa tidak termotivasi dalam belajar bahasa Inggris. Alasannya adalah karena bahasa Inggris sulit terutama dalam memahami arti kata-kata bahasa Inggris / kosa katanya.Kata Kunci : Motivasi, Motivasi Instrumental dan Integrative This study aimed at (1) finding out the levels of student’s motivation in learning English, (2) identifying the kinds of motivation that students have for learning English, (3) investigating the reasons behind motivated and unmotivated student in learning English in SMK N 1 Sukasada. This study was a descriptive study using qualitative and quantitative analysis. The subjects of this study were the students in SMK N 1 Sukasada from tenth to eleventh grade students. Meanwhile, the object of this study was motivation in language learning namely instrumental motivation and integrative motivation. The results of this study show that the levels of students’ motivation were in high and moderate level. The kinds of motivation that students have in learning English were instrumental and integrative motivation. There were two reasons why the students were motivated in learning English. The reasons were (1) to support their career in the future, and (2) to communicate with tourists. There was one main reason why the students were not motivated in learning English. The reason was because English is difficult especially in understanding the meaning of English words/vocabularies. keyword : Motivation, Instrumental and Integrative Motivation
An Analysis of the Relevance of Instructional Material and Types of Teaching Strategies used for Reading 1 Course in English Education Department ., Ni Made Evi Agustini; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa relevansi dari materi pembelajaran dengan silabus dan tipe dari penggunaan strategi mengajar untuk mata kuliah Reading 1 di Jurusan Pendidikan bahasa Inggris. Subjek dari penelitian ini adalah para dosen pada mata kuliah Reading 1 di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan daftar cek. Data dikumpulkan dari hasil daftar cek para dosen dan penguji ahli. Data didapatkan dengan analisa deskriptif. Temuan dari penelitian ini menunjukkan relevansi dari materi pembelajaran dan kriteria dari materi pembelajaran yang baik pada level "Sedikit relevan" untuk digunakan sebagai sumber belajar siswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Berdasarkan hasil analisis dari dua penguji ahli yang menyatakan 30% dari kriteria yang telah tercapai. Strategi pengajaran yang sering digunakan pada mata kuliah Reading 1 adalah small group work, problem solving, cooperative group, performance activities, writing and inquiry based learning. Kata Kunci : kemampuan membaca, materi pembelajaran, strategi pembelajaran This research was conducted to analyze the relevance of instructional materials to the syllabus and the types of teaching strategies used for Reading 1 course in English Education Department. The subjects of the study were the lecturers in Reading 1 course of English Education Department, Ganesha University of Education. This research was a descriptive qualitative research by utilizing checklist. The data were collected from the lecturers and expert judges’ checklist. The data obtained were descriptively analyzed. The finding of the research showed the relevance of Instructional Materials and the criteria of a good material in the level of “Slightly Relevant” to be used as learning resource for English Education Department students. Based on the result of analysis from two expert judges stated 30% of criteria which had been reached. The teaching strategies that used frequently in Reading 1 course were small group work, problem solving, cooperative group, performance activities, writing and inquiry based learning.keyword : instructional material, reading skill, teaching strategies
THE EFFECT OF PROJECT-BASED LEARNING ON STUDENTS' WRITING ACHIEVEMENT IN WRITING RECOUNT TEXT IN EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP LABORATORIUM UNDIKSHA IN ACADEMIC YEAR OF 2015/2016 ., Dewa Putu Agus Baruna Widnyana; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6049

Abstract

Penelitian experiment ini bertujuan untuk menemukan perbedaan yang signifikan dari pembelajaran berbasis proyek terhadap pencapaian menulis bahasa Inggris dari siswa kelas delapan di SMP Laboratorium Undiksha tahun ajaran 2015/2016 dalam menulis recount teks. Disain penelitian ini adalah post-test only control group. Populasi dalam penelitian ini adalh seluruh siswa kelas delapan SMP Laoratorium Undiksha Singaraja yang terdiri atas 139 siswa dan dibagi menjadi empat kelas. Teknik pengambilan sempel acak diterapkan untuk menentukan kelas yang akan dipilih sebagai kelas control dan kelas ekperimen , yang menghasilkan kelas VIII 3 sebagai kelas ekperimen yang akan diajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dan kelas VIII 4 sebagai kelas kontrol yang akan diajarkan menggunakan model pembelajran konvensional. Kelas VIII 3 terdiri atas 34 siswa dan kelas VIII 4 terdiri atas 35 siswa. Hasil dari analisis data menujukan bahwa siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek memiliki pencapaian lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran convensional. Hasil analisis statistik secra deskriptif dari rata-rata skor pencapaian menulis bahasa inggris pada kelas control adalah 72,29, sedangkan kelas eksperimen adalah 76,94. Hasil dari analisis t-test dari tobs adalah 2,03 dimana nilai itu lebih beras dari nilai tcv yang sebesar 1,996008 (α=0,05). bisa disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek memberikan efek yang signifikan terhadap pencapaian menulis bahasa inggris siswa.Kata Kunci : pembelajaran berbasis proyek, Pencapaian menulis bahasa inggris, Recount Teks This experimental study aimed at finding out the significant effect of project-based learning on the writing achievement of the eighth grade students of SMP Laboratorium Undiksha, Singaraja in academic year of 2015/2016 in writing a recount text. Post-test only control group was the design used in this study. Population of this study was all eighth grade students of SMP Laboratorium Undiksha, Singaraja which consisted of 139 students and distributed into four classes. Random sampling technique was used in order to define which class selected as the control group and which class selected as the experiment group, resulting in VIII 3 class randomly selected as the experiment group which was taught by Project-Based Learning method and VIII 4 class randomly selected as the control group which was taught by conventional teaching method. VIII 3 class consisted of 34 students and VIII 4 class consisted of 35 students. The result of data analysis show that the students taught by Project-Based Learning performed better than those who were taught by conventional teaching method. The descriptive statistic analysis shows that the mean score of the control group was 72.29, while the experiment group was 76.94. The result of t-test analysis of the tobs was 2.03. It was higher than the value of the tcv which was 1.996008 (α = 0.05). The value (sig.) was 0.046. The sig. value (0.046) was lower than the value of α. Therefore it can be concluded, Project-Based Learning has a significant effect on the students’ writing achievement in writing a recount text.keyword : Project-Based Learning, Writing Achievement, Recount Text
THE USE OF PODCAST TO IMPROVE THE SPEAKING COMPETENCY OF THE TENTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 AMLAPURA IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Ni Wayan Anggi Septya Dianithi; ., Drs. Asril Marjohan,MA; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6067

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah peningkatan kemampuan berbicara siswa dalam Bahasa Inggris dengan penggunaan podcast dalam kegiatan belajar mengajar Bahasa Inggris. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Amlapura. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1, dengan kemampuan  siswa kelas X MIA 1 dalam berbicara dengan menggunakan Bahasa Inggris sebagai objek penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus meliputi langkah-langkah, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil kuisioner dan observasi. Sementara data kuntitatif didapat melalui hasil pre-test dan post-test yang diberikan kepada siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan Bahasa inggris saat pre-test sebesar 60.43, pada post-test 1 sebesar 72.46, pada post-test 2 mencapai 79.78 dan jumlah siswa yang mencapai nilai ketuntasan dalam berbicara Bahasa Inggris naik menjadi 83.33%. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa implementasi podcast sebagai media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar Bahasa Inggris dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Selain itu, berdasarkan hasil kuesioner dan observasi selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran ini juga dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar Bahasa Inggris.Kata Kunci : Berbicara, Kemampuan berbicara, TIK, Podcast The objective of this research was to improve students’ English speaking competency by using podcast in teaching and learning. This research was conducted in SMA Negeri 1 Amlapura, as the subject of the research was the tenth grade students of SMA Negeri 1 Amlapura, i.e. X MIA 1 class. The object of research was English speaking competency of X MIA 1 students. The method used in this study was Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles. Each cycle consisted of the steps of planning, action, observation/evaluation and reflection. There were two kinds of data collected in this research namely qualitative and quantitative data. The qualitative data were obtained from the questionnaires and observation checklist. Meanwhile, the quantitative data were collected by conducting speaking pre-test and post-test. The result of study showed that the main score of the students’ English speaking competency gained on the pre-test was 60.43, on the post-test 1 was 72.46 and on post-test 2 was 79.78 and 83.33% of students could pass the standard minimum score. It can be concluded that the English speaking competency of the X MIA 1 students could be improved by using podcast in English teaching and learning. In addition, the result of the questionnaire and observation in the classroom showed that the students were more motivated to learn by using podcast.keyword : Speaking, Speaking Competency, ICT, Podcast  
An Analysis of The Meanings, Functions, and Strategies in The Translation of Idioms in The Movie Entitled The Avengers : Age of Ultron ., Dewa Made Cipta Dwijaya; ., Drs. Asril Marjohan,MA; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna, fungsi dan strategi yang digunakan dalam penerjemahan peribahasa dalam film yang berjudul The Avengers : Age of Ultron. Analisia peribahasa ini dilakukan karena kata – kata yang terikat dengan budaya bahasa atau dikenal dengan istilah peribahasa sangat menarik untuk dipelajari dan terkadang makna yang mereka tidak selalu sesuai dengan yang diungkapkannya. Peneliti menggunakan film sebagai sumber pengambilan data karena film memberikan gambaran tentang penutur bahasa asing dalam percakapanya sehari – hari dan film yang berjudul The Avengers : Age of ultron digunakan karena film ini merupakan film baru dan merupakan film yang paling tunggu – tunggu di tahun 2015. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui makna dari peribahasa dalam film berjudul The Avengers : Age of Ultron, (2) untuk mengetahui fungsi peribahasa dalam film berjudul The Avengers : Age of Ultron dan (3) untuk mengetahui strategi penerjemahan peribahasa dalam film yang berjudul The Avengers : Age of Ultron. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data tersebut dikumpulkan dengan menonton, mengidentifikasi dan mengklasifikaasi makna, fungsi dan strategi dalam penerjemahan peribahasa. Subjek dari penelitian ini adalah ScramCypher yang menyediakan transkripsi bahasa Inggris dan Indonesia untuk film tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 83 peribahasa yang ditemukan dalam film tersebut. Makna dari peribahasa tersebut dianalisis menggunakan konsep kontekstual oleh Halliday (2010) dan dapat disimpulkan bahwa sebagian besar peribahasa tersebut menggunakan konteks situasi dalam penggunaannya dalam film tersebut. Fungsi peribahasa tersebut dianalisis menggunakan teori McCharty dan O’dell dan sebagian besar peribahasa tersebut memiliki fungsi untuk mengkomentari orang. Dalam analisa strategi penerjemahan, hanya 60 dari 83 peribahasa yang terjemahkan dengan benar dan strategi yang paling sering digunakan dalam penerjemahan tersebut adalah 1) translation by paraphrase, 2) using an idiom of similar meaning but dissimilar form, 3) using an idiom of similar meaning and form and 4) translation by omissionKata Kunci : Fungsi, Peribahasa, Makna, Strategi This study aims at finding out the meanings, functions and strategies used in the translation of idioms in movie entitled The Avengers : Age of Ultron. The analysis of the idioms was done because words which are culturally bound with language or known as idioms are very interesting to be learned and sometimes their meanings are not exactly as what they say. The researcher used a movie as a source of data collection because it gave a reflection of native speakers in their daily conversation and the movie entitled “The Avengers : Age of Ultron” is used because this is a brand new movie in 2015 and it is the highest grossing movie of 2015. The purposes of this research were: (1) to find the meanings of idioms in the movie entitled The Avengers : Age of Ultron, (2) to find out the functions of idioms in the movie entitled The Avengers : Age of Ultron, and (3) to find out the strategies used in the translation of idioms in the movie entitled The Avengers : Age of Ultron. This research was designed as a descriptive qualitative research. The data were collected through watching, identifying, and classifying the meanings, the functions and the strategies used in the translation of idioms. The subject in this study is ScramCypher who provided both English and Indonesian subtitles in the movie. The result of this study showed that there are 83 idioms found in the movie. The meanings of idioms were analyzed using contextual concepts of meaning by Halliday (2010) and it can be concluded that most of the idioms consider context of situation on its usage in the movie. The functions of idioms were analyzed using McCharty and O’dell theory and most idioms found in the movie functioned to comment on people. In analyzing the translation strategies, there were only 60 idioms out of 83 which were translated equivalently and the most frequent translation strategies used are 1) translation by paraphrase, 2) using an idiom of similar meaning but dissimilar form, 3) using an idiom of similar meaning and form and 4) translation by omissionkeyword : Function, Idioms, Meaning, Strategies.
IMPROVING STUDENTS' WRITING ACHIEVEMENT THROUGH PEER REVIEW AND FACEBOOK FOR GRADE XI OF SMA NEGERI 2 SINGARAJA ., Luh Desi Karunia Lestari; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., Dewa Putu Ramendra, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6079

Abstract

Penelitian ini adalah sebuah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi menulis siswa kelas X di SMA Negeri 2 Singaraja melalui peer review dan Facebook. Ada dua siklus yang dilaksanakan dalam penelitian ini, setiap siklus terdiri dari empat tahapan seperti perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan penilaian, dan refleksi. Tahap perencanaan mencangkup pembuatan sebuah grup Facebook dan pembuatan RPP. Sedangkan tahapan pelaksanaan dan pengamatan terjadi di dua tempat yaitu di kelas dan di online melalui grup Facebook. Kemudian penilaian dilakukan segera setelah data terkumpul dan refleksi dilakukan setelah penilaian dilaksanakan. Hasil penelitian ini memperlihatkan kesuksesan peningkatan prestasi menulis siswa. Pertama, ada kecendrungan yang positif dari skor rerata siswa, meningkat dari 64,9 di pre test menjadi 77,9 di siklus pertama dan menjadi 88,7 di siklus kedua. Oleh karena itu bisa dikatakan bahwa indikator kesuskesan penelitian yang pertama sudah dicapai. Kedua, tidak ada siswa yang tertinggal lagi di siklus kedua. Hasil pre test menunjukkan bahwa terdapat 26 siswa yang tidak lulus nilai KKM yaitu 72. Di siklus pertama, jumlah yang tidak lulus berkurang menjadi empat orang dan akhirnya tidak ada siswa yang memiliki nilai dibawah KKM pada siklus kedua. Ini berarti indikator kesuksesan penelitian yang kedua sudah tercapai. Ketiga, tanggapan siswa terhadap penerapan teknik ini sangatlah bagus. Menurut mereka, teknik ini sangat berguna untuk membantu mereka dalam menulis sebuah teks. Ini berarti indikator kesuksesan penelitian yang ketiga juga sudah dicapai. Karena ketiga indikator kesuksesan penelitian sudah dicapai, berarti penerapan peer review dan Facebook benar-benar mampu meningkatkan prestasi menulis siswa kelas X di SMA Negeri 2 Singaraja.Kata Kunci : prestasi menulis, Peer review, Facebook This research was a classroom action research aimed at improving students’ writing achievement for grade X in SMA Negeri 2 Singaraja through peer review and Facebook. There were two cycles conducted in this research; each cycle consisted of four steps namely planning, action, observation and evaluation, and reflection. In the planning steps were carried out to create a Facebook group and make lesson plans. Meanwhile, the action took place inside the classroom and online on the Facebook group. The observation and evaluation was done soon after the data was collected and the reflection was done after the evaluation conducted. The results of the research showed that the students’ writing achievement can be improvement successfully. First, there is a positive trend of the students’ mean score. It increased from 64.9 in the pre test to 77.9 in the first cycle and to 88.7. Therefore, it can be said that the first research success indicator was achieved. Second, there were no students left behind in the second cycle. In pre test, there were 26 students who did not passed the passing grade of 72. In the first cycle, the number decreased to 4 and finally all students’ score had passed the passing grade after the second cycle. This means that the second research success indicators had been achieved. Third, the students’ response toward the implementation of the technique is positive. Most of the students thought that the technique was very useful to help them write a text. This means that the third indicator of research success had also been accomplished. Since the three research indicators had been successfully accomplished, it can be concluded that the implementation of peer review and Facebook does really improve students’ writing achievement for grade XI in SMA Negeri 2 Singaraja.keyword : writing achievement, peer review, Facebook
IMPROVING THE ABILITY OF THE SECOND GRADE STUDENTS OF SMPN 2 SINGARAJA IN MASTERING THE SIMPLE PAST TENSE THROUGH MODIFIED MEMORIZATION DRILL IN THE ACADEMIC YEAR OF 2014/2015 ., Nyoman Purba Tribawa Giri; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Dr.Sudirman, M.L.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6081

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menguasai simple past tense melalui modified memorization drill pada tahun ajaran 2014/2015. Jumlah subjek penelitian ini adalah 32 siswa, yang terdiri dari 18 perempuan dan 14 laki laki di SMP N 2 Singaraja. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam menguasai simple past tense dan menjelaskan tentang bagaimana modified memorization drill meningkatkan kemampuan siswa di kelas VII.14. Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas. Data diperoleh dengan tehnik analisis quantitatif dan qualitatif. Data quantitatif dianalisa dengan menggunakan rumus penghitungan dan data qualitatif dianalisa dengan menggunakan kuisioner perilaku. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa simple past tense bisa meningkat dengan menggunakan modified memorization drill. Ini bisa ditunjukan pada hasil quantitatif yang melebihi target minimum yaitu 84% (nilai tengah post test I 72.5 dan nilai tengah post test II 96). Nilai tersebut melebihi nilai ketuntasan minimal yang dibutuhkan oleh siswa kelas 2 di SMPN 2 Singaraja. Data qualitatif dari penelitian ini juga mendukung quantitatif data, yaitu siswa lebih rajin dan aktif, pada saat modified memorization drill digunakan dalam pelajaran bahasa inggrisKata Kunci : Modified memorization drill, Menguasai, Simple past tense This present study aimed at improving the students’ ability in mastering the simple past tense through modified memorization drill in the academic year of 2014/2015. The numbers of the subjects were 32 students, consisted of 18 females and 14 males in SMP N 2 Singraja. The purpose of the research are to improve the students ability in mastering simple past tense by using modified memorization drill and to discuss how modified memorization drill improve the ability of the second grade students in mastering simple past tense. This study was designed in the form of classroom action research. The obtained data were analyzed by quantitative and qualitative analysis techniques. Qualitative data used to analyze data from post test and quantitative data used to analyze data from questionnaires of attitude. The proved that the students’ ability in mastering simple past tense could be improved through modified memorization drill. The quantitative data analysis result in which students achieved the minimum target 84% (mean scored post test I was 72.5 and mean scored post test II was 96). This result exceeds the expected minimum score of success required by second grade of SMP N 2 Singaraja. The qualitative data of the study also support quantitative data, that is, the students are more diligent, and active, during the English teaching and learning process. keyword : Modified memorization drill, Mastering, Simple past tense
AFFIXATION IN THE CODE USED BY THE MUSLIM PEOPLE OF PULUKAN VILLAGE: A DESCRIPTIVE STUDY ., I Putu Eka Adi Sanjaya; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., Dewa Putu Ramendra, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses morfologi afiksasi yang ada di bahasa kode yang digunakan orang muslim di desa Pulukan yang memiliki peran dalam membangun kata dan maknanya ketika Bahasa tersebut ditambahkan ke basis tertentu. Itu karena bahasa Pulukan yang unik, peneliti perlu tahu lebih banyak tentang bahasa itu dan memberikan perhatian untuk membuat bahasa ini ada. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui jenis-jenis afiks di Bahasa Pulukan , 2) Untuk mengetahui proses afiksasi membangun kalimat. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara proses, dan menggunakan beberapa instrumen seperti: peneliti itu sendiri, alat perekaman, daftar kata, dan pedoman wawancara. Subyek dalam penelitian ini adalah penutur asli desa Pulukan. Ada 3 orang dari Kampung Baru, Kampung Ledok, dan Kampung Loji. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa di Bahasa Pulukan ditemukan tiga jenis afiks. afiks yang ditemukan adalah: Prefix {N-, me-, di-, ber-, ter-, se-}, akhiran {-i, -an, -ne, -no, -ken, -nye}, dan pengombinasian dari dua afiks {N-i, N-ken, N-ne, ke-an, pe-an, me-i}. Selain itu ada beberapa proses afiksasi yang ditemukan di Bahasa Pulukan yaitu proses derivasi dan proses infleksi. Dari proses - proses derivatif yang ditemukan, beberapa kata dapat mengubah arti kata tersebut berdasarkan dimana Bahasa tersebut digabungkan.Kata Kunci : Afiksasi, Bahasa Kode yang Digunakan Orang Muslim di Desa Pulukan, Proses Morfologi This study aimed at describing the morphological process concerning affixation found in Code of Muslim of Pulukan village which has roles in constructing words. It is because the language is unique, the researcher needs to know more about that language and give attention to make this language existed. The purposes of this research were: 1) To find out the affixes in Pulukan village dialect, 2) To know the affixation processes in constructing the word. This research was designed as a descriptive qualitative research. The data were collected through observation and interview, and the instruments were: the researcher itself, recording tools, words list, and interviewing guide. The subjects of this research were native speakers of Pulukan village. They were 3 people from Kampung Baru, Kampung Ledok, and Kampung Loji. The result of this study found three types of affixes. Those affixes that were found are: Prefix {N-, me-, di-, ber-, ter-, se-}, Suffix {-i, -an, -ne, -no, -ken, -nye}, and Confix {N-i, N-ken, N-ne, ke-an, pe-an, me-i}. Besides that there were some processes of affixation that were found in Code of Muslim of Pulukan village, they were derivational process and inflectional process. From the process of derivational process found some words that can change the meaning and the word function based on where the words were attached.keyword : affixation, code of Muslims of pulukan village, morphological process
AN ANALYSIS OF TEACHING CHARACTER EDUCATION TO YOUNG LEARNERS AT AURA SUKMA INSANI KINDERGARTEN IN ACADEMIC YEAR 2015/ 2016: A CASE STUDY ., I Komang Dedik Susila; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pengajaran pendidikan karakter oleh guru dalam mengajar anak usia dini di TK Aura Sukma Insani pada tahun pelajaran 2015/ 2016. Penerapan pendidikan karakter dilihat dari (1) bagaimana guru merancang perencanaan pembelajaran berbasis pendidikan karakter, (2) bagaimana cara guru menerapkan rencana pembelajaran, dan (3) bagaimana cara guru menilai pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif masalah dimana memaparkan phenomena yang terjadi dalam penerapan pendidikan karakter di TK Aura Sukma Insani. Data dikumpulkan melalui metode observasi, merekam, analisis dokumen, dan wawancara. Hasil dari data analis adalah (1) guru merancang rencana pembelajaran berbasis pendidikan karakter yang dikembangkan dari kurikulum, Prosem (Semester program) dan RKM (Weekly program). Guru menentukan topik terlebih dahulu dan memasukan pendidikan karakter kedalam rencana pembelajaran. (2) Guru melaksanakan rencana pembelajaran dengan baik melalui beberapa metode yakni, budaya sekolah, cerita, nyanyian, permainan, demostrasi kelas, tugas, karyawisata, dan latihan. (3) Guru menilai pendidikan karakter dengan penilaian proses memafaatkan observasi, catatan anekdot, dan tugas. Jadi dapat disimpulkan guru-guru di TK Aura Sukma Insani telah menerapkan pendidikan karakter. Kata Kunci : pendidikan karakter, penerapan, anak usia dini This study aimed at describing the teaching of character education to young learners at Aura Sukma Insani Kindergarten in academic year 2015/ 2016. The teaching character education was described from (1) how the teachers conducted a character based lesson plan, (2) how the teachers practiced the lesson plan, and (3) how the teachers assessed the character education. This study was qualitative case study which described the phenomenon of character education implementation at Aura Sukma Insani Kindergarten. The subject of this study was two teachers at Aura Sukma Insani Kindergarten. The data were collected through observation, recording, document analysis, and interview. The finding shows that (1) the teachers conducts lesson plan/RKH by developing from curriculum, Prosem, and RKM. The teachers determine the topic then inserts character education on the topic. (2) The teachers practice the character based lesson plan well through various methods namely school culture, storytelling, singing, playing, classroom demonstration, giving project and task, travelling, and drilling. (3) The teachers assess the character education through process oriented assessment using observation, anecdote note, and task. Thus, the teachers of Aura Sukma Insani Kindergarten have implemented character education. keyword : character education, implementation, young learner
An Evaluation Study of Scientific Approach in English Language Teaching at Grades VII in SMP Negeri 2 Singaraja ., I Gede Guna Parmanto; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6088

Abstract

The study aimed to (1) evaluate the implementation of scientific approach in the seventh grade performed by the English teachers at SMP Negeri 2 Singaraja, and (2) find out the problems that appeared during the implementation of scientific approach in seventh grade English teachers of SMP Negeri 2 Singaraja. The subjects of this study were two English teachers of the seventh grade at SMP Negeri 2 Singaraja. This study employed evaluation study using CIPP model. This study evaluated the implementation of scientific approach in forms of context and process. The techniques for collecting data were observation and interview. The result of the data showed that context evaluation was relevant to the lesson plan components in curriculum 2013. Meanwhile, in form of the process, both of the teachers conducted the relevant learning activities using scientific approach. But, it was not relevant to the lesson plan that they had arranged. The problems that were encountered by the teachers are in making assessment and inserting activity when they designed the lesson plan using scientific approach. In the implementation, encouraging students to ask questions and the limitation of times become problems in teaching and learning process using scientific approach. keyword : Curriculum 2013, Scientific Approach, Evaluation