cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 337 Documents clear
English Teachers' Materials Development at SMA Negeri Bali Mandara in Academic Year 2014 / 2015 ., Luh Ade Budanadi; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi materi dan pengembangan materi yang digunakan dan dikembangkan oleh guru – guru Bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah 2 guru Bahasa Inggris di SMA Negeri Bali Mandara. Pengambilan data dilakukan dengan 3 metode penelitian, yakni: observasi, interview, dan dokumen analisis. Peneliti menggunakan beberapa instrumen untuk pengambilan data, diantaranya adalah: Peneliti sebagai kunci instrument, buku catatan, beberapa pedoman pertanyaan, dokumen materi dan lembar observasi. Untuk mencari data, ada beberapa alat yang digunakan diantaranya adalah kamera dan perekam dari Assus Zenfone 5, perekam video dan laptop. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat 28 materi yang digunakan dan dikembangkan dari sumber internet oleh kedua guru Bahasa Inggris tersebut. Guru bahasa inggris 1 menggunakan dan mengembangkan 3 topik diantaranya adalah : News Item, teks eksposisi dan teks report. Sedangkan guru bahasa Inggris 2 menggunakan dan mengembangkan 3 topik, diantaranya adalah: Teks explanation, discussion dan teks review. Adapun materi – materi yang digunakan dan dikembangkan diantaranya adalah : beberapa teks dari internet, berita dari Jakarta post, berita yang diambil dari youtube, video – video, dan film. Materi – materi yang digunakan dan dikembangkan dari kedua guru tersebut menggunakan metode adopsi dan adaptasi. Adopsi materi dilakukan dengan mengambil materi – materi tersebut dari sumber internet dan dikembangkan dengan memberikan beberapa aktivitas. Sedangkan adaptasi dilakukan dengan cara menyederhanakan, menghapus, mengganti, menambahkan materi dari sumbernya. Ada beberapa alasan dari kedua guru tersebut mengembangkan materi – materi tersebut. Adopsi materi dilakukan karena materinya harus disesuaikan dengan pengembangan materi, keahlian yang diajarkan, tujuan pembelajaran dan kosa katanya. Sedangkan adaptasi dilakukan dengan tujuan untuk membuat materinya sesuai dengan alokasi waktu, keahlian yang diajarkan, tingkat kesulitan dari materinya, dan persamaan materi dari satu teks dengan teks lainnya, dan keaslian materi.alat yang digunakan diantaranya adalah kamera dan perekam dari Assus Zenfone 5, perekam video dan laptop. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat 28 materi yang digunakan dan dikembangkan dari sumber internet oleh kedua guru Bahasa Inggris tersebut. Guru yang mengajar bahasa Inggris kelas X yang mengambil mata pelajaran bahasa Inggris untuk kelas XI disebut Bahasa Inggris 4. Sedangkan siswa kelas XI yang mengambil mata pelajaran Bahasa Inggris kelas XII disebut Bahasa Inngris 6. Terdapat 3 topik yang digunakan dan dikembangkan untuk bahasa Inggris 4, diantaranya adalah : News Item, teks eksposisi dan teks report. Sedangkan Bahasa inggris juga memeiliki 3 topik yang digunakan dan dikembangkan, diantaranya adalah: Teks explanation, discussion dan teks review. Adapun materi – materi yang digunakan dan dikembangkan diantaranya adalah : beberapa teks dari internet, berita dari Jakarta post, berita dari diambil dari youtube, video – video, dan film. Materi – materi yang digunakan dan dikembangkan dari kedua guru tersebut menggunakan metode adopsi dan adaptasi. Adopsi materi dapat dilakukan dengan mengembangkan beberapa aktivitas dari materi tersebut. Sedangkan adaptasi dapat dilakukan dengan cara menyederhanakan, menghapus, mengganti, menambahkan, materi dari sumbernya. Ada beberapa alasan dari kedua guru tersebut mengembangkan materi – materi tersebut. Adopsi materi dilakukan karena materinya harus disesuaikan dengan pengembangan materi, keahlian yang diajarkan, tujuan pembelajaran dan kosa katanya. Sedangkan adaptasi dilakukan dengan tujuan untuk membuat materinya sesuai dengan alokasi waktu, keahlian yang diajarkan, tingkat kesulitan dari materinya, dan persamaan materi dari satu teks dengan teks lainnya, dan keaslian materi.Kata Kunci : materi, pengembangan materi. This study aimed at investigating the materials and the materials development which were used and developed by English teachers. This study used a qualitative research design. The subjects of the study were two English teachers at SMA Negeri Bali Mandara. The data were obtained by conducting three methods of data collection, they were: observation, interview, and the document analysis. The instruments whichwere used to help the researcher conducted the method of study, they were : the researcher as the key instrument, field note, questions guidelines, observation sheet, and the document study. The equipments used to obtain the data were: Assus Zenfone 5 camera and recorder, video recorder and laptop. From the result of study, the data showed that there were 28 different materials which were used and developed from the internet sources by both teachers. There were 3 topics that were used and developed by English Teacher 1 and 3 topics by English Teacher 2. The materials for English Teacher 1 were : News item, expositions text and report text. The materials for English Teacher 2 were: explanation, discussion and review text. The materials which were used and developed were: texts from the internet sources, news from Jakarta Post , news from Youtube, videos, and film. Those materials from both of the teachers were developed by adopting and adapting the materials. The adoption of the materials were taken from the internet sources and they were developed by giving some activities. However, the adaption of the materials were done by simplifying, deleting, replacing, and adding the materials from the source. There were some reasons that teachers have in order to develop those materials. The adoption of the materials were done because the teachers should make the materials appropriate with the activities developed, the skills that needed to be achieved, the purposes of the study and the vocabularies. Meanwhile the adaptation were done because the materials should be appropriate with the time allocation, the skills that had to be achieved, the level of difficulty of the materials, the similarities of the text with another text, and the authenticity of the materials. keyword : materials, materials development.
The Implementation of Audio Media Based On Scripted Songs upon the Fifth Grade Students' Competency in Primary Schools at Sub-Distric 1 Busungbiu, Buleleng in Academic Year 2014/2015 ., I Made Pasek Suwarbawa; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5377

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujan untuk menemukan efek signifikan dari pengimplementasian audio media berbasis lagu kreasi pada kemampuan kompetensi anak kelas 5 SD. Penelitian ini dilaksanakan pada Tahun ajaran 2014/2015 di Gugus 1 Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Metode yang digunakan adalah metode posttest only control group, dimana dihasil akhir akan membandingkan antara nilai sumatif siswa dengan nilai posttest siswa. Hasil analisis secara deskriptif dan inferential menunjukan bahwa nilai rata-rata dari kelas eksperiment menunjukan efek yang signifikan jika disbandingkan dengan kelas control dan dukung dengan hasil t-test yang sesuai. Hasil tersebut membuktikan bahwa pengimplementasian audio media berbasis lagu kreasi memberikan signifikan efek terhadap kompetensi siswa kelas 5 SD.Kata Kunci : audio media, kompetensi, lagu kreasi This experimental study aims at finding the significant effect of Audio Media based on Scripted Songs upon the fifth grade students’ competency in primary school at Sub-District 1 Busungbiu, Buleleng in academic year 2014/2015. The design of this study was post-test only control group design. The implementation of cluster random sampling technique administrated that SD N 1 Busungbiu as experimental group which was taught by using Audio Media based on Scripted Songs and SD N 3 Busungbiu as the control group which was taught by using conventional teaching technique .Both groups consisted of 22 students each. The results of data analysis show that the students who were taught by Audio Media based on Scripted Songs performed better than those who were taught by implementing conventional teaching technique. The mean score of experimental group was 82.9 and the control group was 70.28. It was proved by the results of t-test analysis shows that the tobs was 7.793. It was higher than the value of the tcv at 2.009 (α = 0.05). In conclusion, Audio Media based on Scripted Songs gave significant effect toward students’ English competencykeyword : audio media, competency, scripted songs
The Implementation of Problem-Based Learning in Teaching English in Aura Sukma Insani Kindergarten ., Kadek Kartika Suherma Yanthi; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimplementasian problem based learning dalam pengajaran Bahasa Inggris di TK Aura Sukma Insani yang menggunakan 5 tahapan pembelajaran seperti (1) mengidentifikasi masalah, (2) menggambarkan istilah yang berkaitan dengan masalah, (3) mengumpulkan strategi, (4) memilih strategi yang tepat, dan (5) melihat dampak dari strategi yang digunakan dalam memecahkan suatu permasalahan. Subjek daripenilitian ini adalah guru dan siswa kelas A1, A2, B1, dan B2. Penilitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk observasi non-partisipan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap guru menggunakan rpp yang berbeda dalam mengajar disetiap kelasnya karena guru mengajarkan topik yang berbeda. Mereka memiliki wewenang untuk membuat rpp sendiri berdasarkan topik yang akan mereka ajar. Beberapa aktifitas sudah mengimplementasikan metode problem based learning untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam proses belajar. Metode mpembelajaran Problem Based Learning yang diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Inggris sangat efektif diterapkan di TK Aura Sukma Insani sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam berfikir yang kritis dan siswa menjadi aktif serta mandiri dalam menerima ilmu dari guru selama proses pembelajaran berlangsung. Guru menilai siswa dari proses dan hasil yang telah dibuatnya dengan menggunakan penilaian secara holistik, dan memberikan penghargaan kepada siswa yang aktif dan memiliki peningkatan dalam proses belajar. Penilaian yang diberikan dalam bentuk sertifikat dengan 14 katagori yang berbeda, cap, stiker, dan kertas yang digulung. Aura Sukma Insani menggunkan penilaian autektik yang terdiri dari penilaian penampilan dan penilaian portofolio.Kata Kunci : problem based learning, pembelajar bahasa inggris usia dini. This study aimed at finding the implementation of problem based learning in teaching English in Aura Sukma Insani Kindergarten which utilized 5 stages of teaching such as (1) identifying the problem, (2) defining terms, (3) exploring strategies, (4) acting on the strategy, and (5) looking at the effect. The subjects of the study were a teacher and students of A1, A2, B1, and B2 class. This study employed qualitative approach in the forms of nonparticipant observation. The result showed that every teacher used different lesson plan in teaching the students in every class because the teachers taught different topic. They had authority to arrange the lesson plan based on the material taught. Several activities were implemented using Problem Based Learning method (PBL) which increased the students’ activeness in learning. PBL learning method which was implemented in English learning was effectively conducted in Aura Sukma Insani Kindergarten so it could improve the students’ ability in thinking critically, participating actively and independently while following the teaching and learning process with the teachers. The teachers assessed the students by observing the process and final product by giving the score holistically, and the reward were given for those who were active and had improvement in the learning process. Those were in forms of certificate with 14 categories, stamp, sticker, and rolled paper. Aura Sukma Insani Kindergarten used authentic assessment in assessing the students’ achievement, such as: performance and portfolio assessment. keyword : problem based learning, young English learner
AFFIXATION OF GALUNGAN DIALECT: A DESCRIPTIVE STUDY ., Ngurah Agung Riski Restuaji; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis prefix (awalan), suffix (akhiran) dan circumstance (awalan-akhiran), bagaimana imbuhan (affix) membentuk kata-kata dan jenis makna imbuhan (affix) apa yang terjadi pada Dialek Galungan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dua sampel informan dari penutur Dialek Galungan dipilih berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan dua teknik, yaitu: observasi dan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat prefix (awalan), tiga suffix (akhiran), dan tiga circumstance (awalan-akhiran) pada Dialek Galungan. Adapun jenis awalannya (prefix) adalah {N-}, {ma-}, {pa-}, dan {ka-}. Jenis Akhiran (suffix) meliputi {-in}, {-ang}, dan {-ne}. Jenis awalan-akhiran (circumstance) yang terdapat pada dialek galungan adalah {N-in}, {N-ang}, dan {ma-an}. Prefix (awalan), suffix (akhiran), dan circumstance (awalan-akhiran) memiliki 21 jumlah makna. Adapaun diantaranya adalah: prefix (awalan) {N-} memiliki dua makna, {ma-} memiliki empat makna, {pa-} memiliki tiga makna, dan {ka-} memiliki dua makna. Suffix (akhiran): {-in} memiliki satu makna, {-ang} memiliki satu makna, dan {-ne} memiliki dua makna. Circumstance (awalan-akhiran): {N-in} memiliki tiga makna, {N-ang} memiliki satu makna, dan {ma-an} memiliki dua makna. Pada bab diskusi, juga dijelaskan tentang proses derivation (imbuhan yang mengubah kelas kata) dan inflection (imbuhan yang tidak mengubah kelas kata) serta proses morphophonemic dari Imbuhan (Affix).Kata Kunci : Dialek Galungan, imbuhan (affix), awalan (prefix), akhiran (suffix), awalan-akhiran (circumstance), derivation, inflection dan proses morphophonemic This study aimed at describing kinds of prefixes, suffixes and circumstances, how affixes construct the words and what kinds of affixation meaning occur in Galungan Dialect. This research is a descriptive qualitative research. Two informant samples of Galungan Dialect were chosen based on set criteria. The data were collected based on two techniques, namely: observation and interview technique. The results of the study show that there are four prefixes, three suffixes, and three circumstances existed in Galungan Dialect. The prefixes are {N-}, {ma-}, {pa-}, and {ka-}. The suffixes are {-in}, {-ang}, and {-ne}. The circumstance are {N-in}, {N-ang} and {ma-an}. Prefixes, suffixes, and circumstance have total 21 meanings. Prefixes: {N-} have two meanings, {ma-} have four meanings, {pa-} have three meanings, and {ka-} have two meanings. Suffixes: {-in} has one meaning, {-ang} has one meaning and {-ne} have two meanings. Circumstances: {N-in} have three meanings, {N-ang} has one meanings and {ma-an} have two meanings. On the discussion also talk about derivational and inflectional and also morphophonemic process of the affixes. keyword : Galungan dialect, Affixation, prefixes, suffixes, circumstances, derivational, inflectional, and Morphophonemic Process.
An Analysis of a Textbook Entitled “Step into the English World: A Character-Based English Textbook for Junior High School Grade VIII” Used in the Teaching English at the Eight Grade Students of SMP Negeri 2 Singaraja ., Wayan Cherrie Hana Melati; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5454

Abstract

Perubahan kurikulum di Indonesia memberi dampak yang signifikan pada sistem pendidikan serta pengembangan materi. Kurikulum 2013 yang mendasari perkembangan buku teks dalam pendidikan di Indonesia terlibat dalam polemik. Meski demikian terdapat banyak penelitian tentang pengembangan bahan ajar berdasarkan kurikulum ini, khususnya buku teks. Sebagai contoh, buku berjudul “Step into the English World: A Character-based Textbook for Junior High School Grade VIII” yang dikembangkan oleh seorang mahasiswa dari Universitas Pendidikan Ganesha berdasarkan kurikulum 2013. Penelitian ini, sama halnya dengan penelitian sejenis terkait analisis buku teks bertujuan untuk mengetahui masalah yang guru dan siswa hadapi dalam pelaksanaan buku pelajaran, kualitas umum buku teks dan kesesuaiannya dengan penerapan kurikulum 2013. Penelitian ini menunjukkan bahwa buku teks yang berkualitas harus menekankan pada kelebihannya dan membatasi kekurangan berdasar teori Richards (2001). Selanjutnya, buku teks harus memenuhi kriteria buku teks yang baik untuk setiap aspek evaluasi yang tersaji pada checklist yang telah divalidasi oleh beberapa evaluator ahli. Temuan penelitian ini menentukan apakah buku teks yang dikembangkan berdasarkan kurikulum 2013 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap masalah pelaksanaan pada kurikulum ini. Hasil penelitian ini akan membawa beberapa kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia secara umum, dan khususnya dalam pengembangan buku teks berdasarkan kurikulum 2013.Kata Kunci : kurikulum 2013, analisis buku teks, kualitas buku teks, checklist The curriculum reform in Indonesia gave a significant effect on the education system as well as the material development. Although the latest change into the Curriculum 2013 which provides the blue print for the development of the textbooks nationally in Indonesian education is caught in polemic, there are many books designed in accordance with this curriculum. One of the examples was a textbook entitled “Step into the English World: A Character-based Textbook for Junior High School Grade VIII” which was written by a student of Ganesha University of Education. The recent study was aimed at finding out the problems that the teacher and students encountered in the implementation of the textbook, the textbook’s general quality and its suitability to the recently applied curriculum 2013. This research found out that there were still many problems in the implementation of the textbook, even though the textbook’s general quality was classified as good and was relevant with the curriculum 2013. This study suggests that in order to bring out a quality textbook, the advantages of the textbook should be strengthened and the disadvantages should be limited. Furthermore, textbook should meet the criteria of good textbook for each the evaluated aspects presented on checklist which had been validated by some judges. The findings of this research will be significant in determining whether or not the textbook developed laid down by the curriculum 2013 contributes a significant effect to the current issues of the curriculum 2013 implementation problems. The result will bring out some significant contributions on the development of the Indonesian education in general, the textbook development in regard to the curriculum 2013 in particular.keyword : curriculum 2013, textbook analysis, quality textbook, checklist
THE IMPLEMENTATION OF PARENTAL INVOLVEMENT IN SUPPORTING THE STUDENTS' ENGLISH LITERACY ACHIEVEMENT OF THE FOURTH GRADE STUDENTS AT NBBS SINGARAJA ., Ni Putu Ayu Surya Utari Dewi; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan keterlibatan orangtua dalam mendukung prestasi literasi bahasa Inggris siswa di NBBS Singaraja dan faktor yang mendukung suksesnya penerapan keterlibatan orangtua tersebut. Analisis keterlibatan orangtua dalam penelitian ini didasari oleh enam kerangka keterlibatan orangtua oleh Epstein (2009). Penelitian ini menggunakan model penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian yaitu siswa kelas IV di North Bali Bilingual School (NBBS) Singaraja, sementara obyek penelitian ini adalah keterlibatan orangtua yang diterapkan melalui program-program sekolah untuk mendukung prestasi literasi bahasa Inggris siswa di NBBS Singaraja. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan analisis dokumen. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa: (1) keterlibatan orangtua di NBBS diterapkan melalui beberapa strategi yaitu melalui perseorangan (konseling dan parent’s conference) dan pertemuan (English Day Camp). Beberapa usaha juga dilakukan sekolah untuk melibatkan orangtua dalam mendukung literasi siswa yaitu dengan adanya Book Week, Memo Book, Class News, Reading Log Book dan Studi Lapangan. (2) faktor yang mempengaruhi suksesnya penerapan keterlibatan orangtua dalam mendukung prestasi literasi bahasa Inggris siswa di NBBS Singaraja adalah konsistensi orangtua dalam mengikuti sistem/aturan sekolah sehingga terbentuk suatu kebiasaan bagi siswa. Kata Kunci : Keterlibatan Orangtua, Literasi Bahasa Inggris, Prestasi Literasi Bahasa Inggris Siswa. This study aimed at analyzing the implementation of parental involvement in supporting the students’ English literacy achievement of the fourth grade students at NBBS Singaraja and factors that support the success of the implementation of parental involvement in supporting the students’ English literacy achievement at NBBS Singaraja. Parental involvement activities in this study was analyzed based on Epstein’s six types of parental involvement framework (2009). This study used a descriptive qualitative research design by involving the fourth grade students at NBBS Singaraja. The object of this study was parental involvement which is practiced through the school’s programs. The data were collected by conducting an interview and document analysis. Based on the result of the data analysis, it was found that (1) parental involvement in NBBS is practiced through many strategies like in person (counseling and parents’ conference) and in gathering (English Day Camp). Some efforts were also done to get parents involved in their children’s literacy activities through the existence of Book Week event, Memo book, Memo Book, Class News, Reading Log Book, and Field Study. (2) Factor that supports the success of the implementation of parental involvement in supporting the students’ English literacy achievement at NBBS Singaraja was the parents’ consistency in following the school’s system, so that the students’ habit can be built. keyword : Parental Involvement, English Literacy, Students’ English Literacy Achievement.
AN ANALYSIS OF THE TEXTBOOK USED IN TEACHING ENGLISH FOR THE TENTH GRADE STUDENTS OF COMPUTER TECHNOLOGY AND NETWORKING SUPPORT OF SMK NEGERI 3 SINGARAJA BASED IN CURRICULUM 2013 ., Ni Luh Denmacika Widiary; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5460

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis (1) masalah guru dan siswa ditemui ketika menggunakan buku teks yang berjudul "Bahasa Inggris UNTUK SMA / MA / SMK / MAK Kelas X" yang digunakan oleh siswa jurusan kelas sepuluh teknologi komputer dan jaringan di SMK Negeri 3 Singaraja pada tahun akademik 2014/2015 dari, (2) relevansi buku teks dengan penerapan kurikulum 2013, (3) kualitas umum buku teks, dan (4) penilaian buku teks berdasarkan kurikulum 2013. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang memanfaatkan kuesioner dan checklist. Hasil penelitian ini adalah (1) buku guru dan siswa memiliki masalah ketika menggunakan buku teks, (2) buku teks dengan pelaksanaan kurikulum 2013 adalah cukup relevan, (3) kualitas umum dari buku itu baik, dan (4) penilaian buku teks itu cukup tepat berdasarkan kurikulum 2013. dibutuhkan pembekalan kemampuan guru dan kewenangan untuk menentukan materi pembelajaran berkualitas berdasarkan kurikulum 2013.Kata Kunci : buku teks, kurikulum 2013, penilaian, jurusan teknik komputer dan jaringan This research was conducted to analyze (1) the problems teachers and students encountered when using the textbook entitled “Bahasa Inggris untuk SMA/MA/SMK/MAK kelas X” used by the tenth computer technology and networking support department grade students in SMK Negeri 3 Singaraja in the academic year of 2014/2015, (2) the relevancy textbook with the implementation of curriculum 2013, (3) the general quality of textbook, and (4) the assessment materials of textbook based on curriculum 2013. This research was a descriptive qualitative research which utilizing questionnaires and checklist. The result of this research were (1) the teacher’s textbook and student’s textbook have problems their meet when using textbook, (2) the relevancy of textbook with the implementation of curriculum 2013 was sufficient, (3) the general quality of textbook was good, and (4) the assessment material of textbook was sufficiently appropriate based on curriculum 2013. There was a need equip teachers ability and authority to do effort in the attempt to established good quality learning materials and assessment based on curriculum 2013.keyword : textbook, curriculum 2013, assessment, computer technology and networking support department
ANALYZING METHODS OF TEACHING MICROTEACHING COURSE TO TEACH SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS FOR ENGLISH EDUCATION DEPARTMENTS IN BALI ., Made Metha Suadnyani; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis masalah dan kebutuhan yang dihadapi oleh dosen mata kuliah Microteaching. Selain itu, metode mengajar, pendekatan, dan teknik dalam mata kuliah ini berdasarkan Kurikulum 2013 juga dianalisis. Penelitian ini adalah bagian dari sebuah penelitian yang lebih besar yang menggunakan model instruksi yang dikembangkan oleh Dick dan Carrey. Karena penelitian ini hanya menganalisa, instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan panduan wawancara. Subjek penelitian ini adalah dosen Microteaching di Bali Untuk masalah dan kebutuhan dalam mata kuliah Microteaching, para responden menyatakan adanya masalah dan kebutuhan yang menyangkut ketersediaan materi dan media yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Pendekatan yang dipilih oleh responden adalah konstruktivisme yang merupakan pembentukan pengetahuan oleh siswa dan humanisme yang merupakan pembelajaran oleh siswa sebagai manusia serta pandangan interaksional dan fungsional. Ada empat belas metode yang dianalisa. Menurut para responden, metode-metode yang telah disebutkan di atas dapat digunakan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran secara khusus. Untuk membuka pelajaran, metode yang paling cocok adalah problem-based, project-based, dan CLT. Untuk melaksanakan kegiatan inti, metode yang cocok adalah CLT, problem-based, dan inquiry-based learning. Untuk menutup pelajaran, metode tercocok adalah CLT. Teknik mengajar Microteaching yang sesuai adalah teknik kedua yang terdiri dari dari pemberian input, praktik, dan sesi pre-microteaching. Pada akhirnya, hasil akhir dari penelitian ini bisa dijadikan referensi bagi dosen mata kuliah Microteaching.Kata Kunci : Kurikulum 2013, metode pembelajaran, pendekatan pembelajaran, mata kuliah Microteaching, teknik Microteaching. This research aimed at analyzing the problems and needs of Microteaching course that were encountered by Microteaching course lecturers. Besides, the appropriate Microteaching course learning methods, approaches, and techniques according to Curriculum 2013 were also analyzed. This research was a part of a bigger research that was using the instructional model of Dick and Carrey. Since this research only aimed to analyze, the instruments were questionnaire sheet and an interview guide. The research subject was Mircoteaching lecturers in Bali. As for the problems and needs, respondent stated that the problems were about the unavailable material and media relevant to Curriculum 2013. The approaches were constructivism meaning the construction of student's own knowledge and humanism meaning students as human being and also interactional view and fungsional view. There are fourteen methods in the course. According to the respondents, those methods were appropriate to be used in certain activities in a lesson. For opening a lesson, the most appropriate methods are problem-based, project-based, and CLT. For conducting the whilst-activity, the appropriate methods are CLT, problem-based, and inquiry-based learning. In closing a lesson the most appropriate method is CLT. The cycle chosen by the respondents was the second cycle that consists of giving input, practice, and pre-microteaching session. The end result is expected to be a reference to Microteaching course lecturers to be able to conduct the course appropriately.keyword : Curriculum 2013, learning approach, learning method, Microteaching course, Microteaching technique.
Developing Computer-Based Reading Materials for Teaching Reading to the Eighth Graders of the Second Semester at SMP Negeri 2 Banjar ., Gede Anna Putra; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media membaca Bahasa Inggris berbasis komputer untuk siswa kelas VIII semester II yang dapat digunakan untuk memotivasi siswa dalam belajar membaca Bahasa Inggris. Penelitian ini memakai desain R & D yang diajukan oleh Dick, Carey and Carey pada tahun 2005. Dalam penelitian ini, desain tersebut diterjemahkan ke dalam tiga tahap utama, diantaranya: (1) menganalisis masalah, (2) mengembangkan produk, dan (3) mengevaluasi produk. Untuk mengevaluasi konsep produk awal, penelitian ini memakai dua orang ahli, dan setelah itu uji coba terbatas dilakukan sebagai bagian dari evaluasi. Pada tahap evaluasi dari para ahli, penelitian ini memakai 2 orang ahli untuk mengevaluasi tiga aspek yaitu isi, instruksi, dan multimedia dengan memakai rubrik yang berbeda untuk tiap aspek pada materi membaca berbasis komputer. Hasil dari penilaian ahli menunjukkan bahwa kualitas materi membaca berbasis komputer tergolong sangat bagus dengan nilai rata-rata 4,46 dalam rentang nilai 5,0. Sementara itu, tahap uji coba terbatas memakai 15 siswa sebagai peserta dan hasil dari angket yang diberikan kepada siswa menunjukkan bahwa 57,3% dari jawaban keseluruhan menandakan bahwa kualitas materi membaca Bahasa Inggris berbasis computer adalah bagus dan 22.67% menandakan kualitas materi membaca Bahasa Inggris berbasis computer adalah sangat bagus. Hasil dari penilaian ahli dan uji coba terbatas menandakan bahwa materi membaca Bahasa Inggris berbasis komputer yang dikembangkan mungkin bisa digunakan sebagai materi membaca tambahan dan bisa memotivasi siswa dalam pembelajaran membaca.Kata Kunci : Membaca dalam Konteks Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing, Materi Membaca Berbasis Komputer, Motivasi Siswa, Sekolah Menengah Pertama This study aimed at developing computer-based English interactive reading materials for eighth graders of junior high school in the second semester that can be used to motivate the students in their learning of English reading. This study adopted the Research and Development design proposed by Dick, Carey and Carey in 2005. In this study, the design was translated into three major steps, i.e.: (1) needs analysis, (2) product development, and (3) product evaluation (formative evaluation). To evaluate the initial draft of the product, this study employed two experts, and after that a limited field try-out was conducted as part of the formative evaluation. In the stage of experts’ judgment, this study used two experts to evaluate three domains namely content, instruction and multimedia through different English interactive reading materials assessment rubrics for each domain. The results of experts’ judgment showed a very good quality of the draft with the mean score of 4.46 out of the 5.0 range of score. Meanwhile, the limited field try-out employed 15 students as the participants and the results from the questionnaires given to the students showed that 57.3% of total responses indicated a good quality and 22.67% indicated a very good quality of the computer-based English interactive reading materials. Both the results of the experts’ evaluation and the limited field try-out indicated that the computer-based English interactive reading materials developed are feasible to be used as supplementary reading materials and are able to motivate the students in their learning of reading.keyword : Efl Reading, Computer-Based Reading Materials, Students’ Motivation, Junior High School
AN ANALYSIS OF THE RELEVANCE OF INSTRUCTIONAL MATERIALS AND THE TYPE OF TEACHING STRATEGIES USED FOR ADVANCED READING COURSE IN ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT ., Luh Melin Udayanti; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Drs.Gede Batan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5463

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis relevansi bahan ajar dan jenis strategi pengajaran yang digunakan untuk perkuliahan lanjutan Advanced Reading dalam jurusan pendidikan bahasa inggris. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa yang telah mengambil perkuliahan lanjutan dari reading 1, reading 2, dan reading 3, dan dosen yang telah mengajar mata kuliah Advanced Reading di jurusan pendidikan bahasa inggris. Data dikumpulkan berdasarkan checklist, serta kuesioner dosen dan, dan juga hasil penilaiian dari para ahli serta diskusi kelompok dengan mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar dan silabus yang digunakan dalam perkuliahan Advanced Reading dikatakan "Sedikit relevan" untuk digunakan sebagai sumber belajar di jurusan pendidikan bahasa inggris. Strategi pengajaran yang sering digunakan dalam perkuliahan Advanced Reading adalah Diskusi. Hasil kuesioner dan diskusi kelompok dengan mahasiswa dari 6 (enam) kelas yang berbeda menunjukkan fokus tujuan pembelajaran Advanced Reading yang berbeda di setiap kelasnya disebabkan karena perbedaan materi pembelajaran yang diberikan oleh dosen. Penggunaan strategi pengajaran tidak memenuhi kriteria pelajar dewasa sehingga pembelajaran dianggap gagal untuk mendorong motivasi siswa dalam belajar.Kata Kunci : keterampilan membaca, bahan ajar, relevansi pembelajaran dan strategi mengajar This study was a descriptive qualitative research which aimed to analyze the relevance of instructional materials and the type of teaching strategies used for Advanced Reading course in English Education Department. The purpose was to describe the relevance of the syllabus and instructional materials, as well as the quality of these learning materials, and to find out the students perception of Advanced Reading course. The subjects of this research were the students who have taken Advanced Reading course and the lecturer who have taught Advanced Reading course in English Education Department. This research was a descriptive qualitative research which was utilizing checklist and questionnaire. The data collected from the expert judges’ checklist, as well as lecturer questionnaire and checklist, and also students’ questionnaire and focus group discussion. The data obtained were descriptively analyzed. The finding of the research showed the relevance of Instructional Materials and the Advanced Reading syllabus was said “Slightly Relevant” to be used as learning resource for English Education Department students. It showed that all experts choose more than 44% of criteria which had been reached. The teaching strategies that used frequently in Advanced Reading course was Discussion. The questionnaire result and the focus group discussion with the students from 6 (six) different classes showed different focus of learning objectives acquired by the students of each classes due to the differences of the learning material provided by the lecturer. The use of teaching strategies which also did not meet the criteria of adult learners was failed to encourage students’ motivation of learningkeyword : reading skill, advanced reader, instructional materials, relevance materials, and teaching strategies