cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (JISH) is a journal that uses a double-blind peer review model that can be accessed online. The purpose of JISH is to publish a journal containing quality articles that will be able to contribute thoughts from a theoretical and empirical perspective in society and humanities at a regional, national, and global scale. The writings at JISH will significantly contribute to critical thinking in the area of society and humanities. The scope of the fields contained in JISH covers the following areas: social work, social welfare, social change, and social policy; humanism and human rights; corporate governance, and community studies; crosscultural and multiculturalism studies; population, and development studies; ethics, and intergroup relations; war, conflict, and international relations; linguistics, literature, and media studies; performing arts (music, theatre, and dance); studies of inequality (class, race and gender studies); and other related areas. Articles published on research results and literature review with acceptable research methodologies, qualitative studies, quantitative studies, or a combination of both, statistical analysis, case studies, field research, and historical studies. JISH received manuscripts from various related circles, such as relevant researchers, professors, students, policy-makers, scientists, and others.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2023)" : 20 Documents clear
Strategi Adaptasi Petani Minyak Putih dalam Memanfaatkan Jejaring Sosial dan Pola Makan Menghadapi Pandemi COVID-19 Muhamad Chairul Basrun Umanailo
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v12i1.56015

Abstract

Minyak kayu putih merupakan komoditas unggulan daerah Kabupaten Buru, minyak yang berasal dari tanaman epidemik kayu putih yang memiliki sifat antiseptik, antibakteri dan antijamur. Disaat pandemi COVID-19, banyak industri yang membutuhkan untuk dijadikan bahan dasar obat-obatan. Namun pada kenyataanya, kondisi yang berbeda akan kita temui saat melihat kehidupan keseharian petani minyak kayu putih dimana dengan kondisi ekonomi yang cukup memprihatinkan serta keberadaan lingkungan sosial ekonomi yang tertinggal dibandingkan pekerja pada sektor lain. Penelitian ini berupaya untuk memberikan deskripsi tentang kondisi petani minyak kayu putih selama pandemi COVID-19 serta mengaitkan strategi adaptasi petani minyak kayu putih, jaringan sosial serta kebiasaan makan untuk mempertahankan keberlangsungan hidup sehari-hari. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan tujuan mempelajari kesadaran masyarakat dalam setting tertentu. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive. Data yang direkam, catatan, wawancara, tinjauan pustaka, dan partisipasi digunakan untuk menyediakan data. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pandemic telah membatasi kesempatan untuk bekerja sehingga menyebabkan petani minyak kayu putih menjadi “inovator” dengan menjual minyak secara langsung tanpa melalui mekanisme yang telah disepakati Bersama. Pada bagian lain, adanya kemapanan melahirkan pola konformitas bagi petani dimana aksesbilitas yang terbuka dalam memenuhi kebutuhan hidup melalui pekerjaan menyuling daun kayu putih. Struktur sosial yang dibentuk oleh hubungan-hubungan emosi ini cenderung lebih mantap dan permanen dan memiliki pengaruh yang kuat terhadap pola adaptasi petani minyak kayu putih sehingga kebiasaan makan menjadi sebuah perilaku yang dipengaruhi sikap serta norma subjektif pola adaptasi yang dilakukan petani kayu putih dalam menghadapi situasi sulit dimasa pandemi.
Keberlanjutan dan Inklusi Keuangan pada Pelaku UMKM Penerima BPUM di Provinsi Bali Ida Bagus Putu Purbadharmaja; Anak Agung Bagus Putu Widanta
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v12i1.56242

Abstract

Perekonomian Indonesia pada saat ini di dominasi oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai tumpuan nasional yang juga terkena dampak serius pandemi. UMKM menghadapi kendala dalam perkembangannya diantaranya yang paling ketara adalah menurunnya jumlah penjualan. Disamping itu kendala lainnya yaitu kesulitan bahan baku, penurunan produksi, permodala, terhambatnya distribusi dan pemberhentian tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung bantuan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), karakteristik usaha, inklusi keuangan, keuangan digital terhadap pendapatan UMKM di Provinsi Bali. Menganalisis pengaruh langsung bantuan BPUM, karakteristik usaha, inklusi keuangan, keuangan digital dan pendapatan UMKM terhadap keberlanjutan UMKM di Provinsi Bali. Menganalisis pengaruh tidak langsung bantuan BPUM, karakteristik usaha, inklusi keuangan, keuangan digital terhadap keberlanjutan UMKM melalui pendapatan UMKM di Provinsi Bali. Analisis dilakukan dengan menggunakan data primer hasil survey dengan teknik analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa Bantuan BPUM, karakteristik usaha, inklusi keuangan dan kuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM di Provinsi Bali. Sedangkan Bantuan BPUM, karakteristik usaha, inklusi keuangan dan kuangan digital tidak berpengaruh dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM di Provinsi Bali. Namun Pendapatan UMKM berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM. Bantuan BPUM, Karakteristik usaha, Inklusi keuangan dan keuangan digital secara tidak langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM di Provinsi Bali melalui pendapatan UMKM di Provinsi Bali.
Pertentangan Integritas Anak Petani dalam Pekerjaan di Era Modern Muhammad Subki; sukron azhari
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v12i1.56474

Abstract

Dengan adanya era modern yang menghadirkan berbagai peralatan dan sistem pertanian yang canggih mampu memunculkan pertanian yang keratif dan inovatif. Namun jika dilihat dari kondisi pertanian yang dilakukan petani sasak, kondisi tersebut tidak berdampak positif malah menghadirkan dampak negatif baik petani dan anak petani di Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Dengan demikian tujuan dari tulisan ini untuk melihat pertentangan integritas yang dimiliki oleh anak petani dan orang tuanya dalam dunia pekerjaan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data secara obsevasi partisipan yang dimana peneliti ikut lansung ditengah petani sasak di Desa Wakan dan ikut bergaul dengan anak petani sasak yang berusia 20-30 tahun. Hasil penelitian ini terbagi menjadi tigal hal. Pertama, pertentangan integritas anak petani dengan orang tua dalam hal pekerjaan dilatarbelakangi atas kondisi pertanian yang dilakukan petani sasak yang mengalami kesulitan, seperti harga jual rendah, sulitnya pembelian pupuk, kurangnya kereativitas, dan mahalnya kebutuhan pertanian. Kedua, perubahan minat anak petani dalam pekerjaan disektor pertanian berdasarkan pengalaman sejak kecil diranah pertanian, dan adanya dorongan dari orang tua dalam menggeluti pekerjaan yang diluar ranah pertanian. Ketiga, adanya era modern yang semakin maju terutama dampak yang dihadirkan mampu merubah pola pikir anak petani dan orang tua petani dalam memandang pekerjaan yang harus digeluti kedepannya, menyebabkan rata-rata anak petani di Desa Wakan mengecam pendidikan sampai tingkat perguruan tinggi sebagai modal dalam pekerjaan yang digeluti kedepannya.
Pendidikan Vokasi dan Pengembalian Upah Ida Ayu Wayan Regita Iswari Puri; Padang Wicaksono
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v12i1.56689

Abstract

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pendidikan menengah dan pendidikan tinggi di Indonesia didominasi oleh pendidikan vokasi yaitu SMK dan Diploma. Hal ini menjadi ironi ditengah tujuan pendidikan vokasi adalah mencetak tenaga kerja dengan skill dan kompetensi yang baik sehingga mudah terserap pada pasar tenaga kerja. Permasalahan sulit diserapnya tenaga kerja pendidikan vokasi dapat memicu permasalahan ketenagakerjaan lainnya seperti tingkat pengembalian upah. Tidak maksimalnya penyerapan tenaga kerja vokasi berhubungan dengan tingkat produktivitas yang lebih rendah di pasar tenaga kerja yang dapat berdampak pada disparitas upah dibandingkan tenaga kerja pendidikan non-vokasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan pengembalian upah menurut jenis pendidikan vokasi dan non vokasi. Data Sakernas Agustus 2021 diolah menggunakan metode Two-Step Heckman untuk mendapatkan probabilitas seseorang mengenyam pendidikan vokasi dan probabilitas seseorang untuk bekerja dan mendapatkan upah . Selain itu penelitian ini juga menggunakan mixed-effect linier regression untuk melihat pengaruh faktor kontekstual. Hasil penelitian menemukan bahwa kombinasi pelatihan dan pendidikan vokasi berdampak pada pengembalian upah terbesar pada lulusan Diploma. Peningkatan partisipasi pelatihan pada lulusan Diploma dan penghapusan stigma produktivitas lulusan SMK akan mendorong pengembalian upah lulusan vokasi yang lebih tinggi.
Pengembangan Model City Ecosport Tourism di Kota Singaraja Syarif Hidayat; Wasti Danardani
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v12i1.57425

Abstract

Sport tourism merupakan salah satu jenis industri yang menjadi target pengembangan olahraga oleh pemerintah Indonesia, seperti yang yang tercantum dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang telah disahkan oleh pemerintah melalui peraturan presiden No 86 tahun 2021. Berkaca dari hal tersebut, maka perlu dilakukan kajian ilmiah melalui penelitian pengembangan  untuk membantu arah tujuan pembangunan keolahragaan dan pariwisata Indonesia. Untuk mendukung hal tersebut, maka konsep pariwisata dapat diawali  di kota Singaraja. Kota Singaraja merupakan kota yang kaya akan potensi yang mungkin dikembangkan konsep city sport tourism. Budaya dan peninggalan sejarah kota Singaraja merupakan hal yang unik dan mempunyai ciri khas tersendiri sebagai daya Tarik utama dalam pengembangan konsep yang akan dilaksanakan dalam penelitian ini. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Pada tahun pertama akan dihasilkan studi pendahuluan dan  menghasilkan draf model city sport tourism yang menjadikan alternatif wisata di Buleleng.  Penelitian ini dirancang selama dua tahun. Penelitian ini berlokasi di kota Singaraja Kabupaten Buleleng, subyek penelitian adalah dinas pariwisata, dinas kebudayaan dan KONI Kabuapten Buleleng. Hasil penelitian pada tahap pertama ini telah menghasilkan draf model yang siap untuk di lakukan ujicoba dimana hal tersebut akan dilaksanakan pada tahun kedua. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangan pada pengembangan daerah tujuan wisata minat khusus di Buleleng.
Pengaruh Tekanan Ekonomi, Dukungan Sosial, dan Strategi Koping terhadap Ketahanan Keluarga Pekerja Informal di Pekanbaru pada saat Pandemi COVID-19 Dita Septia Ningsih; Tin Herawati; Euis Sunarti
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v12i1.58110

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan ketidakstabilan pendapatan pada pekerja informal. Ketidakstabilan pendapatan mengakibatkan munculnya tekanan ekonomi yang mempengaruhi ketahanan keluarga. Keadaan ini tentunya membutuhkan dukungan sosial dari lingkungan sekitar dan peningkatan strategi koping dalam mempertahankan hidup di saat pandemi COVID 19. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis perbedaan dan pengaruh dari karakteristik keluarga, tekanan ekonomi, dukungan sosial dan strategi koping terhadap pekerja informal di Pekanbaru selama pandemi COVID-19. Desain penelitian ini adalah cross sectional study. Responden berjumlah 105 suami pencari nafkah utama dengan status keluarga utuh yang bekerja disektor perdagangan dan sektor transportasi dengan menggunakan teknik stratified non- proportional random sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji beda independent sample t-test, uji korelasi menggunakan SmartPartial Least Squares (SmartPLS). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan variabel tekanan ekonomi, strategi koping, dan ketahanan keluarga pada sektor perdagangan dan sektor transportasi. Karakteristik keluarga (pendidikan suami dan istri, pendapatan perkapita) berpengaruh positif signifikan terhadap ketahanan keluarga. Semakin tinggi pendidikan dan pendapatan maka semakin baik ketahanan keluarga. Tekanan ekonomi subjektif berpengaruh negatif signifikan terhadap ketahanan keluarga.
Glass Ceiling pada Pekerja Perempuan: Studi Literatur Ade Nuri Septiana; Rina Herlina Haryanti
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v12i1.58384

Abstract

Partisipasi perempuan dalam posisi manajemen puncak yang masih rendah menyebabkan munculnya fenomena glass ceiling di lingkungan kerja. Perempuan masih mengalami hambatan transparan yang menyebabkan mereka kesulitan untuk menapaki jenjang karier strategis di perusahaan atau organisasi. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dari glass ceiling, strategi yang perlu dilakukan dan kondisi pasca glass ceiling. Penelitian ini merupakan studi literatur tentang fenomena glass ceiling yang dialami oleh perempuan. Dengan menggunakan teknik traditional review (tidak sistematis) pada 10 jurnal internasional yang membahas topik terkait glass ceiling dari tahun 2019 sampai 2022. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa terdapat berbagai macam faktor-faktor penyebab munculnya glass ceiling yang terjadi baik di sektor swasta dan publik. Faktor-faktor tersebut meliputi faktor dari dalam diri perempuan, faktor dari perusahaan atau organisasi di mana perempuan bekerja, dan faktor preferensi. Oleh karena itu, dalam menghadapi glass ceiling perlu adanya strategi yang harus dilakukan untuk menghilangkan fenomena ini. Akan tetapi, meskipun perempuan sudah mampu menghilangkan glass ceiling. Mereka masih tetap mendapatkan tantangan lainnya seperti prasangka dan stereotip negatif, perlakuan diskriminasi, perasaan kesepian, dan peran ganda.
Menimbang Kampung Moderat: Memaknai Kehidupan Sosial-Budaya Masyarakat Multietnik di Desa Sea Hadirman; Musafar; Indra Rahayu Setiawati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v12i1.58465

Abstract

Kehidupan masyarakat yang beragam terjadi interaksi sosial dalam dimensi kehidupan sosial dan budaya. Interaksi masyarakat tersebut, memberikan gambaran kehidupan mereka dalam satu kampung yang hidup harmonis dan saling membantu satu dengan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasi makna dalam kehidupan sosial-budaya pada masyarakat multietnik di Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dan interpretatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Data dianalisis dengan secara deskriptif-analitif melalui tahapan coding, editing, klasifikasi, dan komparasi terhadap realitas kehidupan sosial-budaya masyarakat di Desa Sea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kehidupan sosial-budaya pada masyarakat multietnik di Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa terdiri atas: makna penguatan toleransi beragama, makna keterbukaan, makna persatuan, dan makna silaturahmi. Penelitian ini memberikan implikasi pada penguatan toleransi dalam kehidupan sosial-budaya masyarakat yang multietnik.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan Di Desa Padasari Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang Willya Achmad; Siti Sofro Sidiq; R. Yogie Prawira
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v12i1.58529

Abstract

This study aims to determine the factors that cause poverty in Padasari Village, Cimalaka District, and Sumedang Regency, separately or simultaneously. This research uses quantitative methods with multiple descriptive and linear approaches. Determination of the sample in this study using the Slovin model. Data processing techniques are carried out through validity and reliability tests. Data were analyzed using the SPSS application. The results of the study show that if not adequately managed, natural resources can have a negative impact on poverty levels, human resources involve the quality and quantity of a region's workforce, and human resources who do not have access to education, skills, and training will be difficult for them to obtain welfare.
CSR and Its Impacts on Society during Pandemic Covid-19: Evidence from Bali as a Tourist Destination Putu Indah Rahmawati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v12i1.59630

Abstract

The emerging body of literature has indicated the positive impact of CSR on society and the environment. However, our understanding of how CSR can support society's resilience in facing crises during the COVID-19 pandemic still needs to be improved. This research focused on answering the following questions about corporate social responsibility to what extent does corporate social responsibility contribute to society in Bali, and how does CSR implement in Bali? This research takes a qualitative case study approach. Data were analyzed by content analysis to the official websites of the top 100 companies in Indonesia in 2020. The findings reveal that CSR has a significant contribution to society in Bali. CSR was implemented in various ways and recipients all over Bali island. Some companies distributed the CSR directly to the communities, and some were collected through local government and then distributed based on a government's list of recipients. There has been good collaboration between industry and government in distributing CSR funds in Bali. The majority of CSR was given in the form of giving free groceries and masks for the poor, personal safety equipment for health workers, and sinks for washing hands in public spaces such as markets, temples, and shops.

Page 2 of 2 | Total Record : 20