cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (JISH) is a journal that uses a double-blind peer review model that can be accessed online. The purpose of JISH is to publish a journal containing quality articles that will be able to contribute thoughts from a theoretical and empirical perspective in society and humanities at a regional, national, and global scale. The writings at JISH will significantly contribute to critical thinking in the area of society and humanities. The scope of the fields contained in JISH covers the following areas: social work, social welfare, social change, and social policy; humanism and human rights; corporate governance, and community studies; crosscultural and multiculturalism studies; population, and development studies; ethics, and intergroup relations; war, conflict, and international relations; linguistics, literature, and media studies; performing arts (music, theatre, and dance); studies of inequality (class, race and gender studies); and other related areas. Articles published on research results and literature review with acceptable research methodologies, qualitative studies, quantitative studies, or a combination of both, statistical analysis, case studies, field research, and historical studies. JISH received manuscripts from various related circles, such as relevant researchers, professors, students, policy-makers, scientists, and others.
Articles 626 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA BERBAHASA BALI MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN FILM PENDEK Kesuma, I Gde Nyana; Simpen, I Wyn.; Satyawati, Md. Sri
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v8i1.21354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukenali manfaat media pembelajaran film pendek dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan experimental design. Jenis-jenis penelitian eksperimen yang merujuk kepada penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan menggunakan desain penelitian Time-Series Design (One Group Pretest-posttest) dengan melibatkan sebanyak 271 siswa secara keseluruhan dari kelas A-H di SMP N 1 Payangan. Secara mengkhusus diambil dua kelas, satu kelas untuk kelas control dan satu kelas lainnya untuk kelas eksperimen. Dimana siswa yang terlibat di dalamnya berjumlah 68 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes untuk pretest  siswa, soal tes untuk posttest   siswa, bahan ajar dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan beberapa kali pertemuan, pedoman obserbasi siswa, guru dan bahan ajar, dan pedoman kuesioner guru dan siswa. Selain instrumen penelitian tersebut dengan catatan manual guru dan siswa, dan foto kegiatan selama proses kegiatan pembelajaran berlangsung. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penerapan media pembelajaran film pendek berpengaruh terhadap keterampilan menulis naskah drama berbahasa Bali siswa. Dari hasil analisis data terlihat bahwa besaranya efektivitas treatment berada pada kategori tinggi. Kata kunci  :   media pembelajaran, film pendek, naskah drama
PERANAN PROGRAM PKPR (PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA) TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KECAMATAN BULELENG Kadek Alit Arsani, Ni Luh
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v2i1.1289

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Peranan Puskesmas dalam Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR); 2) Keterlaksanaan program PKPR terhadap kesehatan reproduksi remaja; 3) Peranan program PKPR terhadap kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan focus group discussion. Informan dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis interaktif model dari Miles dan Huberman terdiri dari empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peranan Puskesmas dalam program PKPR adalah sebagai ujung tombak pemberi pelayanan kesehatan di masyarakat termasuk remaja; 2) Program PKPR yang dicanangkan Puskesmas Buleleng 1 sebagian besar sudah terlaksana dengan baik, namun masih terdapat 1 sasaran yang belum tercapai yaitu pembentukan konselor sebaya serta belum maksimalnya sosialisasi kepada remaja secara luas; 3) PKPR dirasakan memiliki peranan yang sangat penting bagi remaja.
FORMULASI BISKUIT BERBASIS TEPUNG JAGUNG SEBAGAI ALTERNATIF CAMILAN BERGIZI Irferamuna, Ade; Yulastri, Asmar; ., Yuliana
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v8i2.21999

Abstract

Konsumsi camilan sehat dapat menyediakan energi ekstra untuk beraktivitas dan membantu mencukupi kebutuhan energi sampai tiba waktu makan utama. Bahan dasar dari biskuit biasanya adalah tepung terigu. Mengurangi tingkat konsumsi tepung terigu, dapat dilakukan dengan cara mengganti sebagian tepung terigu (substitusi) dengan bahan pangan lokal yaitu  tepung jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formula biskuit siap-santap yang mengandung protein tinggi dan rendah lemak. Dikembangkan empat jenis formula biskuit dengan substitusi tepung jagung yaitu sebanyak 0%, 50%, 60% dan 70%. Lalu biskuit diuji hingga valid dengan berdasarkan uji organoleptik oleh panelis ahli.  Pengembangan formula yang valid menurut validator adalah formula dengan substitusi tepung jagung 70%. Formula 70% diuji laboratorium memiliki kandungan kadar air 3,67%, protein 4,31%, dan lemak total 51,40%. Formula terbaik adalah B4 (70%). Formula ini cocok untuk dijadikan camilan alternatif bernutrisi.  Kata kunci  :   Tepung Jagung; Biskuit; Snack; Snack Bergizi
KEBERPIHAKAN REGULASI PERTANAHAN TERHADAP HAK MASYARAKAT ADAT (STUDI KASUS SENGKETA TANAH ADAT DI DESA KUBUTAMBAHAN, KECAMATAN KUBUTAMBAHAN, KABUPATEN BULELENG) Artha Windari, Ratna
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i1.2923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya sengketa tanah adat di Desa Kubutambahan dan bentuk keberpihakan regulasi pertanahan terhadap hak masyarakat adat; serta peran desa pakraman dalam mengatasi sengketa tanah adat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor penyebab terjadinya sengketa tanah yaitu: Adanya kesimpangsiuran silsilah keluarga; Proses administrasi pertanahan yang kurang jelas; Kurangnya pemahaman akan sistem pewarisan adat; dan Kurangnya pemahaman masyarakat tentang regulasi pertanahan nasional, (2) Bentuk keberpihakan regulasi nasional yaitu: Adanya perlindungan hukum dan hak asasi manusia terhadap Identitas budaya masyarakat hukum adat, termasuk hak atas tanah ulayat; Adanya pengakuan wewenang desa dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat; Hukum adat dijadikan dasar berlakunya hukum agraria, dan adanya perlindungan serta pengakuan terhadap hak milik atas tanah Desa Adat. (3) Bentuk peran Desa Pakraman dalam mengatasi konflik pertanahan yakni melakukan koordinasi dengan krama desa melalui paruman; mengumpulkan berbagai bukti terkait asal-usul tanah yang disengketakan; melakukan kewajiban terhadap pemilik tanah sengketa yang dinyatakan ceput atau tidak memiliki keturunan; melakukan koordinasi dengan Majelis Madya Kabupaten Buleleng, pengemong pura desa setempat; dan melakukan pendaftaran hak milik kepada kantor BPN setempat.  
DINAMIKA PENGEMUDI ANGKOT KOTA MALANG DALAM ERA TRANSPORTASI BERBASIS ONLINE Pratama, Andhika; Purnomo, Agus
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v9i2.18908

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah dinamika pengemudi angkot di Kota Malang dan mengetahui adaptasi mereka dalam menghadapi perkembangan transportasi online. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi data kuantitatif dan wawancara secara snowball. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan model interaktif yaitu Pengumpulan, Reduksi, Penyajian, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika pengemudi angkot dipengaruhi oleh penurunan penghasilan yang signifikan. Terutama angkot yang melewati rute perbelanjaan modern dan kampus, sedangkan untuk angkot rute pasar tradisional dan area kota lama masih relatif stabil. Penurunan ini disebabkan angkot terdisrupsi oleh transportasi berbasis online. Pengemudi angkot memiliki dua strategi untuk menghadapi dinamika tersebut. Pertama, pengemudi angkot melakukan adaptasi dengan cara perbaikan fasilitas serta pelayanan. Kedua, tidak melakukan apapun dan menggantungkan pada takdir. Berbagai adaptasi perlu dilakukan agar angkot menjadi pilihan utama kembali. Peningkatan layanan dari pengemudi angkot menjadi penting untuk menjaga eksistensi moda transportasi ini. Oleh karena itu dukungan dari pemerintah dalam bentuk regulasi dan pinjaman dana lunak diperlukan sebagai katalisator program.
MODAL SOSIAL DALAM PENGINTEGRASIAN ETNIS TIONGHOA PADA MASYARAKAT DESA PAKRAMAN DI BALI Mudana, I W
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v1i1.4494

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan tentang modal sosial dalampengintegrasian etnis Tionghoa pada masyarakat desa pakraman di Bali yang di dalamnyamencakup tentang kemultietnikan masyarakat desa pakraman, pola pemukiman etnisTionghoa, jaringan hubungan sosial etnis Tionghoa dengan anggota masyarakat desapakraman, bentuk-bentuk integrasi etnis Tionghoa dengan anggota masyarakat desapakraman, model kontrol sosial yang dikembangkan guna mempertahankan integrasi antaretnik pada desa pakraman. Kajian terhadap hal itu akan dilakukan dengan pendekatankualitatif. Berdasarkan atas hal itu terungkap bahwa masyarakat desa pakraman di Balimerupakan masyarakat multietnik. Pola pemukiman etnis Tionghoa pada umumnya di pusataktivitas ekonomi, jalur utama dancendrung berbaur dengan etnis lainnya. Jaringanhubungan sosial yang dikembangkan ada yang didasarkan atas kedekatan tempat tinggal,kekerabatan, kepentingan sosial, ekonomi, budaya dan politik.Bentuk integrasi sosialnyadalam bentuk perkawinan, hubungan pertetanggaan/ hubungan tempat tinggal,persekutuan/perkumpulan./organisasi sosial baik yang berbasis sosial maupun budaya.Model kontrol sosial yang dikembangkan berupa penanaman nilai melalui sosialisasi,pemanfaatan sistem sosial keluarga/kuren, desa pakraman, kelembagaan formal lainnya,dan dengan pemanfaatan budaya fisik seperti surat, telpon, radio, pengeras suara. Disamping itu juga menggunakan bahasa. Dengan kata lain kontrol sosial dalampemeliharaan modal sosial dan integrasi antar etnik dilakukan secara sekala dan niskala.
“ANALISIS JENIS DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS PERSUASIF PADA KUMPULAN MOTIVASI MERRY RIANA" Dewi, Ida Ayu Candra
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v9i1.24509

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menemukan jenis persuasif yang terdapat dalam kumpulan motiasi Merry Riana. (2) mendeskripsikan kaidah kebahasaan yang terdapat dalam kumpulan motivasi Merry Riana. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan objek penelitian kumpulan motivasi Merry Riana pada media social instagram. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan motivasi dari Merry Riana yang di sebarkan di media social instagram. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat dengan teknik lanjutan teknik simak bebas libat cakap. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan dengan teknik lanjutan pilah unsur penentu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa dalam kumpulan Motivasi Merry Riana terdapat dua jenis persuasif yang digunakan yaitu jenis persuasif propaganda dan persuasif pendidikan. Sedangkan kaidah kebahasaan yang terdapat dalam kumpulan motivasi Merry Riana ada tiga yaitu kaidah kebahasaan kata bujukan, kata kerja imperatif, dan kata penghubung argumentatif. Jenis persuasif yang sering digunakan adalah jenis persuasif propaganda dan kaidah kebahasaan yang sering digunakan dalam motivasi Merry Riana adalah kaidah kebahasaan kata penghubung argumentatif.Kata-kata kunci :persuasi, motivasi, jenis persuasi, kaidah kebahasaan
KARAKTERISTIK PRAMUWISATA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA AGRO DI KABUPATEN BANDUNG BARAT Saepudin, Encang; Budiono, Agung; Rusmana, Agus
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v6i1.9689

Abstract

AbstrakBerdasarkan pada data RPJMD Kab. Bandung Barat Tahun 2013-2018, Bandung Barat memiliki potensi wisata alam yang sangat besar. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan beberapa desa menjadi desa wisata. Selain potensi daerah di sektor agro baik pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan, Kabupaten Bandung Barat juga memiliki beberapa potensi di bidang pariwisata baik wisata alam, wisata minat khusus maupun jenis wisata lainnya. Kawasan wisata KBB dibagi dalam 3 zona wisata utama, yaitu Zona Bandung Utara, Bandung Selatan, dan Bandung Barat. Pada tahun 2014 Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan lima desa menjadi desa wisata. Kelima desa wisata  tersebut adalah  Suntenjaya di Kecamatan Lembang, Rende (Cikalongwetan), Sirnajaya (Gununghalu), Mukapayung (Cililin), dan Cihanjuang Rahayu (Parongpong).  Untuk mengembangkan desa wisata ini diperlukan  pengelola yang handal dan berkarakter. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui  karakteristik pramuwisata dari segi  kredibilitas sumber dan daya tarik sumber.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion, dan setudi pustaka. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif dengan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Uji Validitas dan reliabilitas yang dilakukan yakni melalui proses trianggulasi data dan trianggulasi sumber. Informan dalam penelitia ini adalah para pengelola desa wisata dan Aparatur pemerintahan desa Mekarwangi berjumlah 9 orang. Manfaat penelitian yakni  sebagai  masukan bagi pemerintah dan beberapa pihak yang terkait mengenai strategi komunikasi (pola komunikasi efektif) dalam pengembangan desa wisata.  Hasil penelitian menunjukkan Kredibilitas sumber didasarkan kepada kualifikasi pendidikan atau pengalaman sumber, penguasaan materi wisata agro, dan sikap berbahasa. Sedangkan daya tarik dititikberatkan kepada pembentukan citra diri positif dengan memperhatikan empat komponen yakni  sikap, motivasi, persepsi, dan kognisi.Kata Kunci: desa wisata, strategi komuniasi, desa wisata agroAbstractBased on 2013-2018 Bandung District’s RPJMD data, Bandung Barat has great natural tourism potential. Therefore, the local government determined some villages to become natural tourism sites. Beside local potential of agro sectors, such as, agriculture, plantation, forestry, animal farms, and fishery, Bandung Barat has also some tourism potentials, both natural tourism, special interest tourism, and other kind of tourism. Bandung Barat District (KBB) tourism areas are divided into three main tourism zones, those are, Bandung Utara (North) Zone, Bandung Selatan (South) Zone and Bandung Barat (West) Zone. In 2014 the government of Bandung Barat District determined five villages as the tourism sites. They are Suntenjaya at Lembang County, Rende (Cikalongwetan), Sirnajaya (Gununghalu), Mukapayung (Cililin), and CihanjuangRahayu (Parongpong). To develop the villages as tourism sites, it is needed reliable and characteristic managers. This research aims to find out guide’s character from the source’s credibility and attractiveness. This research used qualitative approach. Data was collected through observation, interviews, focus group discussion, and literature study. Data analyzing technique used was descriptive analyses with data reduction, data presentation and conclusion draw or data verification. Validity and reliability test conducted by data and resources triangulation.Informants of this research were tourism village managers and nine local government officers of Mekarwangi. The research’s benefits are as input for the government and related parties to communication strategy (effective communication pattern) in tourism village development. The results show that the resources credibility is based on resources’s qualification of education or experience, knowledge of agro tourism materials, and language behaviour. Mean while, attractiveness is focused at positive self image form by considering of four components, i.e. attitudes, motivation, perception and cognition.Keywords: Village tourism, communication strategy, agro-tourism   
REALISASI ISI KEPUTUSAN PESAMUAN AGUNG III MUDP BALI NO. 01/KEP/PSM-3 MDP BALI/X/2010 TERKAIT DENGAN ANAK PEREMPUAN TERMASUK BERHAK MEWARIS (STUDI KASUS DI KABUPATEN BULELENG) Sudiatmaka, Ketut
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v5i1.8286

Abstract

Abstrak Latar belakang penelitian ini adalah kajian terhadap status hukum perempuan Bali lemah dari segi pewarisan, karena menurut Hukum Adat Bali yang berhak mewaris hanyalah keturunan pria dan pihak keluarga pria dan anak angkat lelaki.. Wanita di dalam Hukum Adat Masyarakat Bali masih mengalami diskriminasi dari segi ketentuan hukum. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui bentuk pengambilan kebijakan dalam proses pengambilan keputusan adat perihal waris di kabupaten Buleleng; (2) untuk mengetahui realisasi isi keputusan MUDP Provinsi Bali No.01/Kep/PsM-3/MDP BALI/X/2010, 15 Oktober 2010 tentang perempuan Bali menerima 1/2 dari hak waris purusa setelah dipotong 30% untuk harta pusaka dan kepentingan pelestarian. (3) Untuk mengetahui pandangan dan keberterimaan perempuan di Kabupaten Buleleng terhadap implementasipsamuan agung III MUDP Bali; (4) untuk mengetahui pengaruh dari penetapan SK MUDP Provinsi Bali No.01/Kep/PsM-3/MDP BALI/X/2010, dan daya ikat bagi masyarakat adat di kabupaten Buleleng. Penelitian ini akan dilakukan selama 2 tahun, yaitu dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2016. Luaran penelitian dijabarkan sebagai berikut: (1) luaran tahun I: perancangan dan pengembangan kebijakan tentang ketentuan adat yang lebih menjamin hak-hak perempuan secara hukum, dan Buku Ajar. (2) luaran tahun II: artikel ilmiah di jurnal nasional terakreditasi/internasional seperti jurnal Hukum Pandecta, dan rekomendasi yang berkaitan dengan rujukan draft naskah akademik yang dirancang oleh peneliti untuk diusulkan ke instansi terkait sebagai rujukan dalam penetapan hukum. Hasil penelitian Bentuk pengambilan keputusan di wilayah adat sudah menyesuaikan dengan uger-uger adat yang berlaku di masing-masing daerah di Kabupaten Buleleng tempat penelitian dilaksanakan. Untuk dapat dilaksanakan isi Pesamuan Agung III itu, dirasakan sangat perlu adanya perarem-perarem di masing-masing desa adat guna adanya pengenjuh awig yaitu penambahan atau perubahan awig-awig yang telah dimiliki dan berlaku. Dalam aplikasi putusan Pesamuan Agung III MUDP Bali, mendapat respon negarif dari anak laki-laki yang kurang memahami asas komunalitas di antara anak laki-laki maupun perempuan, tetapi jika dilihat pemberi waris dalam bentuk paweweh tampaknya anak laki-laki pun tidak keberatan. Tanggapan positif masyarakat Buleleng menghormati hak perempuan Bali dalam bidang kehidupan sosial dan ekonomi dengan kebijaksanaan memberikan kesempatan sebagai pewaris di dalam keluarga. Kata Kunci: Decision Tree, Diskriminasi Perlakuan, Hukum Adat, Kebijakan, Keputusan, Kontradiktif , Mewaris, Perempuan Bali. Abstract The background of this research is the study of the legal status of women Bali weak in terms of inheritance, because according to the Customary Law Bali rightful heir only male offspring and the families of men and male foster child. Women in the Indigenous people of Bali are still suffering discrimination in terms of provision law. In general, this study aims to (1) to determine the form of policy making in the traditional decision-making process regarding inheritance in Buleleng district; (2) to determine the actual contents of Bali Province MUDP decision No.01/Kep/PSM-3/ MDP BALI/X/2010, October 15, 2010 on Bali receives 1/2 of the women's inheritance rights purusa after the deduction of 30% for inheritance and conservation purposes. (3) To know the views and acceptance of women in Buleleng against the great implementasion pesamuan III MUDP Bali; (4) to determine the effect of fixing SK MUDP Bali Province No.01/ Kep/PSM-3/MDP BALI/X/2010, and the holding capacity for indigenous peoples in Buleleng regency. This study will be conducted over two years, ie from 2015 to 2016. The output of the study described as follows: (1) the outcome of the first: the design and development of a policy on customary provisions that guarantee the rights of women in law, and Textbook , (2) the outcome of II: scientific articles in journals accredited national / international as Pandects law journal, and recommendations with regard to the referral draft academic paper designed by the researchers to be proposed to the relevant institutions as a reference in determining the law. The form of the decision-making research results in the area of indigenous adjust with uger-uger custom prevailing in each region in Buleleng where research is conducted. To be able to browse the congregation carried Agung III, perceived necessary for perarem-perarem in each indigenous village to the pengenjuh awig that additions or changes awig awig which has been owned and is valid. In applications congregation Court ruling III MUDP Bali, getting a response negarif of boys who do not understand the principle of commonality among boys and girls, but when seen in the form of inheritance giver paweweh boy apparently did not mind. Positive response community Bali Buleleng respect women's rights in the areas of social and economic life with the wisdom of giving a chance as heir in the family. Keywords: Decision Tree, Discrimination treatment, Customary Law, Policy, Decisions, Contradictory, heir, Women Bali.
PERSEPSI KONSUMEN THEMATIC COFFEE HOUSE TERHADAP MEREK, KUALITAS PRODUK DAN PELAYANAN SERTA NILAI PELANGGAN PRODUK KOPI LOKAL (Survei Konsumen Filosofi Kopi Jakarta Selatan) Utami, Hesty Nurul; Kamilia, Nuri
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v6i1.9870

Abstract

 AbstrakIndonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia dengan tingkat konsumsi kopi yang diproyeksikan terus meningkat setiap tahun serta didukung meningkatnya jumlah coffee house di Indonesia. Filosofi Kopi merupakan coffee house yang beroperasi kurang dari satu tahun di wilayah Jakarta dengan konsep thematic coffee house yang menjual kopi lokal khas Indonesia yang harus bersaing dengan coffee house internasional yang membuka cabangnya di kota besar seperti Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi konsumen terhadap kesadaran merek, kualitas kopi, kualitas pelayanan dan nilai pelanggan di Filosofi Kopi untuk meningkatkan daya saing coffee house lokal di Indonesia. Membangun merek dapat memberikan perlindungan secara legal terhadap keunikan sebuah merek, sedangkan kualitas produk dan kualitas pelayanan dapat meningkatkan nilai yang dirasakan konsumen. Sehingga suatu produk akan berhasil jika memberikan nilai yang lebih tinggi bagi konsumen dan dapat dijadikan sebagai alat ukur daya saing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan diagram ular sebagai alat analisis data. Sampel dipilih melalui teknik proporsional stratified random sampling terhadap 60 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen sulit untuk mengingat nama jenis kopi yang dijual namun mudah mengenali logo dengan perspektif positif atas rasa dan aroma kopi lokal yang superior dan cara penyajian kopi yang tepat, namun belum didukung fasilitas layanan coffee house yang memuaskan konsumen. Edukasi konsumen dan kampanye pemasaran melalui merek dan kualitas produk diperlukan untuk meningkatkan daya saing kopi lokal.Kata kunci: kopi lokal, jasa makanan, penciptaan nilai, perilaku konsumenAbstractIndonesia is one of the largest coffee producer in the world with coffee consumption level predicted to be increased every year and supported by the rise of coffee house in Indonesia. Filosofi Kopi is a brand new coffee house with thematic and unique concept in Jakarta that sold Indonesia local coffee and should compete with numerous international coffee house brand that open their store branch in big city such as Jakarta. This study objectives are to describe customers perspective on brand awareness, coffee quality, service quality and customer value to improve business competitiveness. Building brand could give legal protection for brand uniqueness, while product quality and service quality are predicted to improve customer perceived value. Thus a product successfulness is undeniable with favour to high customer value that utilize as tool for competitiveness. The research method applied descriptive quantitative with snake diagram for data analysis. Proportional stratified random sampling technique was applied to 60 respondents. The results show that customer face difficulties recognizing local coffee names while it is easier to remember product logo. Filosofi Kopi show positive perspective on local coffee product quality by product flavour and aroma, while service quality superiority gain through precise coffee presentation but less supported physical evidence of a coffee house to reveal consumer satisfaction. Customer education and marketing campaign on product brand and product quality required to improve local coffee competitiveness.Keywords: local coffee, food services, value creation, consumer behavior