cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (JISH) is a journal that uses a double-blind peer review model that can be accessed online. The purpose of JISH is to publish a journal containing quality articles that will be able to contribute thoughts from a theoretical and empirical perspective in society and humanities at a regional, national, and global scale. The writings at JISH will significantly contribute to critical thinking in the area of society and humanities. The scope of the fields contained in JISH covers the following areas: social work, social welfare, social change, and social policy; humanism and human rights; corporate governance, and community studies; crosscultural and multiculturalism studies; population, and development studies; ethics, and intergroup relations; war, conflict, and international relations; linguistics, literature, and media studies; performing arts (music, theatre, and dance); studies of inequality (class, race and gender studies); and other related areas. Articles published on research results and literature review with acceptable research methodologies, qualitative studies, quantitative studies, or a combination of both, statistical analysis, case studies, field research, and historical studies. JISH received manuscripts from various related circles, such as relevant researchers, professors, students, policy-makers, scientists, and others.
Articles 626 Documents
Analisis Penerjemahan Istilah Budaya ada Novel Negeri 5 Menara ke dalam Bahasa Inggris: Kajian Deskriptif Berorientasi Teori Newmark Putu Ayu Prabawati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori istilah-istilah budaya yang terdapat pada novel Negeri 5 Menara yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dalam novel The Land of Five Towers dan mengetahui prosedur penerjemahan yang digunakan penerjemah dalam menerjemahkan istilah-istilah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan dari 75 istilah budaya dalam novel, 2 istilah atau 2.66% dari istilah-istilah tersebut bisa dikategorikan ke dalam kategori ekologi, 50 istilah atau 66.66% termasuk dalam kategori budaya material, 5 istilah atau 6.66% termasuk dalam kategori ketiga yaitu sosial budaya, 16 istilah atau 21.3% termasuk dalam kategori keempat yaitu organisasi, tradisi, aktivitas dan konsep, 2 istilah atau 6.66% termasuk dalam kategori terakhir, yaitu gerak tubuh atau kebiasaan. Sementara itu untuk prosedur penerjemahan istilah-istilah budaya tersebut, di antara dua belas prosedur dari Newmark, tujuh diantaranya digunakan oleh penerjemah dalam melakukan tugasnya. Tujuh prosedur itu adalah penerjemahan literal dengan penggunaan sebanyak 12 kali atau 16%, kesepadanan deskriptif dengan penggunaan sebanyak 9 kali atau 12%, transferensi, dengan penggunaan sebanyak 22 kali atau 29 %, kata generik, juga dengan penggunaan sebanyak 22 kali atau 29%, calque, dengan penggunaan sebanyak 1 kali atau 1.33%, penjelasan tambahan dengan penggunaan 3 kali atau 4%, couplet dengan menggunakan kata generik dan kesepadanan deskriptif sebanyak 1 kali atau 1.33%. Di samping prosedur-prosedur tersebut, terdapat pula 5 istilah budaya yang tidak diterjemahkan atau 6.66% dari keseluruhan istilah budaya.  
Harmonisasi, Integrasi Desa Pakraman dengan Desa Dinas yang Multietnik dan Multiagama Menghadapi Pergeseran, Pelestarian, dan Konflik di Bali I Gusti Ketut Arya Sunu
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4469

Abstract

Penelitian penelitin ini bertujuan untuk (1) Menganalisis keberadaan tugas dan kewenangan desa pakraman multietnik dan multiagama di daerah pariwisata Provinsi Bali, (2) Menganalisis pergeseran dan pelestarian tugas dan kewenangan desa pakraman yang multietnik dan multiagama,  (3) Menganalisis intervensi oleh desa dinas terhadap desa pakraman multietnik dan multiagama, (4) Menganalisis harmonisasi sosial sebagai dampak dari pergeseran, pelestarian pelaksanaan tugas dan kewenanngan desa pakraman yang multietnik dan multiagama, (5) Menganalisis konflik intern dan ekstern warga desa pakraman yang multietnik dan multiagama. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif yang bersifat naturalistik dan etnografis, sehingga penekanannya bukan pada pengukuran, melainkan pada upaya mendeskripsikan dan menjelaskan secara aktual, faktual, alamiah, holistik, dan emik tentang eksistensi desa pakraman dalam menghadapi dinamika, harmonisasi sosial, dan konflik warga di Bali. Penentuan subjek penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik purposif. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan pencatatan dokumen. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa pakraman telah mengakomodasi warga yang beragama Hindu dan warga non-Hindu dengan memposisikan warga sebagai warga muwed dan warga tamiu. Khusus bagi warga non-Hindu diposisikan sebagai warga desa dinas, sehingga secara administratif tidak menimbulkan masalah. Dari perspektif kelembagaan, desa pakraman dan desa dinas berada dalam kondisi harmonis, sehingga memunculkan ungkapan “satu badan dua kepala”. Keharmonisan hubungan antara desa dinas dan desa pakraman karena ada beberapa kemungkinan antara lain: satu desa dinas mempunyai luas wilayah dan penduduk yang sama dengan satu desa pakraman, satu desa dinas meliputi beberapa desa pakraman, satu desa pakraman terdiri atas beberapa desa dinas.  Tugas dan kewenangan desa pakraman masih lestari, sehingga sering dipergunakan sebagai pusat orientasi bagi orang Bali. Namun, dari segi pengelolaan harta kekayaan desa mengalami pergeseran, terutama terkait dengan pengelolaan harta kekayaan desa. Sehubungan dengan harmonisasi sosial, umat Hindu maupun umat lain yang ada dalam wilayah desa pakraman bersama-sama menciptakan integrasi atas dasar toleransi dan kerukunan serta saling menghormati dalam rangka membina rasa persatuan dan kesatuan masyarakat Bali.
Sikap Pemustaka terhadap Program OPAC Jurnal dalam Mempermudah Penelusuran pada Perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha N P Pramita Utami
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4470

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memerikan sikap pemustaka terhadap keberadaan program OPAC jurnal yang dikaji melalui skema triadik yang meliputi aspek kognitif, afektif dan konasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka metode penelitian deskriptif dengan pendekatan survey digunakan dalam penelitian ini. 100 responden pemustaka dijadikan sebagai sampel penelitian yang didapat dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap pemustaka secara umum dapat dikategorikan positif yaitu dengan rerata 84,15 %. Sikap positif tersebut secara rinci dapat diuraikan sebagai berikut: (1) aspek kognitif sebesar 85 %, sehingga dikategorikan sangat positif; (2) aspek afektif sebesar 82,45 %, sehingga dikategorikan positif; dan (3) aspek konasi sebesar 85, 37 %, sehingga dikategorikan sangat positif. Dalam pembentukan sikap tersebut, ketiga komponen sikap ini terkait satu sama lain. Komponen sikap kognitif (pengetahuan, kepercayaan, dan keyakinan) pemustaka akan mewarnai aspek afektif (perasaan suka/tidak suka), sehingga akan membingkai kecenderungan perilaku pemustaka (aspek konasi) terhadap OPAC Jurnal. Berdasarkan hasil yang diperoleh, untuk membentuk sikap positif dan mengurangi keraguan sikap pemustaka untuk menggunakan OPAC Jurnal, maka perlu diupayakan keterlibatan pimpinan untuk mengadakan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis secara berkelanjutan.
Pentingnya Modul Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Masalah (KRRBM) untuk Melatih dan Meningkatkan Keterampilan Hidup (Life Skills) dan Sikap Reproduksi Sehat Siswa SMP Desak Made Citrawathi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4471

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya mengembangkan Modul Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Masalah (KRRBM) untuk melatih dan meningkatkan keterampilan hidup (life skills) dalam bidang kesehatan reproduksi dan meningkatkan sikap reproduksi sehat siswa SMP. Untuk mencapai target tersebut dilakukan penelitian pengembangan yang mengacu pada model Dick dan Carey. Prosedur penelitian meliputi lima tahap, yaitu: (1) penetapan mata pelajaran, (2) analisis kebutuhan, (3) pengembangan modul KRRBM, (4) penyusunan modul, dan (5) review dan uji coba modul KRRBM. Penelitian tahap pertama ini dilakukan analisis kebutuhan dan penyusunan prototipe modul KRRBM. Penelitian dilakukan di SMP Negeri dan Swasta di Kota Singaraja-Bali. Sekolah yang dilibatkan sebagai sampel ditentukan dengan teknik purposive random sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket, dan FGD, dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh bahwa sebagian materi KRR sudah diberikan pada mata pelajaran IPA. Informasi KRR juga diberikan pada kegiatan ekstrakurikuler Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba, serta melalui ceramah dan poster. Strategi pembelajaran yang digunakan belum melatih keterampilan hidup  terkait KRR dan belum membelajarkan sikap reproduksi sehat. Kendala yang dihadapi sekolah dalam PKRR adalah menentukan strategi pembelajaran yang sesuai untuk melatih keterampilan hidup dan pembelajaran sikap, buku sumber, waktu, dan biaya. Sekolah sangat setuju dikembangkan dan disusunnya modul KRRBM untuk membelajarkan siswa tentang KRR.
Seksualitas Perempuan Bali dalam Hegemoni Kasta: Kajian Kritik Sastra Feminis pada Dua Novel Karangan Oka Rusmini Ida Ayu Made Darmayanti
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v3i2.4472

Abstract

Banyak konflik internal yang terjadi di Bali. Konflik yang paling sering muncul hingga kini adalah konflik kasta. Berdasarkan data yang diperoleh, di berbagai kabupaten/kota di Bali, masih terjadi konflik akibat perbedaan kasta, terutama menimpa kaum perempuan. Beberapa contoh kasus yang ada adalah perempuan sudra yang menikah dengan laki-laki brahmana dilarang sembahyang di merajan kaum brahmana, perempuan brahmana yang menikah dengan laki-laki sudra dianjurkan menggugurkan kandungan ketika hamil, dan perempuan dilarang menyembah orang tua. Dalam pandangan feminis, kasus ini sudah mengerdilkan perempuan, bahkan membunuh kebebasannya sebagai manusia, padahal konvensi internasional tentang perempuan melarang jika terjadi pendiskriminasian terhadap perempuan. Diskriminasi terhadap perempuan akibat kasta ini, terangkat dalam kesusastraan Indonesia, yakni novel Tarian Bumi dan Kenanga. Novel ini memiliki kedudukan yang penting dalam kesusastraan Indonesia berkat suara-suara pemberontakan yang disampaikan pengarangnya untuk melakukan dekonstruksi terhadap pandangan patriarkhi. Sebagai akibatnya, novel ini paling banyak dibaca oleh masyarakat dan dijadikan sebagai bahan perkuliahan hingga di luar negeri. Penelitian deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan seksualitas perempuan Bali dalam hegemoni kasta pada dua novel tersebut, mendeskripsikan pergerakan perempuan Bali dalam hegemoni kasta, dan mendeskripsikan peristiwa-peristiwa yang melingkupi novel tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Data dianalisis menggunakan teori triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Bali mengalami dominasi secara seksualitas oleh laki-laki Bali.
STRATEGI PEMASARAN PARIWISATA DI KABUPATEN BULELENG, BALI Ni Made Ary Widiastini
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v1i1.4492

Abstract

Penelitian ini dianalisis dengan metode Strength Weakness Opportunity Threat(SWOT) dengan memperhatikan matriks Eksternal Factor Analysis Summary (EFAS) danInternal Factor Analysis Summary (IFAS). Berdasarkan hasil temuan di lapangan dengan menggunakan analisis SWOT, strategi pemasaran yang dapat diterapkan olehkepariwisataan Buleleng diantaranya: (1) Strategi strength dan opportunity  (SO)diantaranya: mengkemas paket wisata dalam berbagai harga dan varian, menciptakanprogram yang berbasis budaya lokal dan ramah lingkungan, memanfaatkan teknologi dalamoperasional sehingga mudah dalam memberikan pelayanan, mengembangkan programprogramyang menarik dengan memberdayakan masyarakat lokal, menciptakan produkyang sesuai antara harga dan nilai yang terdapat di dalamnya (value for money), danpemberian Guide Fee; (2) Strategis strength dan threat (ST) diantaranya:  melakukan diversifikasi produk wisata dan meningkatkan peran serta pemerintah daerah; (3) Strategiweakness dan opportunity (WO) diantaranya: meningkatkan media promosi dan kemudahanpelayanan melalui penggunaan teknologi informasi, meningkatkan kualitas sumber dayamanusia dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan mengembangkan produk yangramah lingkungan dan pemberian Guide Fee; (4) Strategi weakness dan threat (WT)diantaranya: melakukan kajian terhadap pengembangan pariwisata Kabupaten Buleleng,meningkatkan informasi tentang pariwisata Buleleng dan melakukan kreatifitas terhadapproduk hotel. Faktor terpenting dalam pemasaran pariwisata adalag peningkatan peranserta pemerintah daerah, melakukan diversifikasi produk dan meningkatkan kualitaslayanan pariwisata.
PENGEMBANGAN KAMUS ”CHART OF ACCOUNTS” UNTUK MATA KULIAH AKUNTANSI PERHOTELAN I Putu Gede Diatmika
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v1i1.4493

Abstract

Akuntansi Perhotelan merupakan salah satu mata kuliah akuntansi terapan dalamkondisi riil di dunia kerja tepatnya implementasi di dunia pariwisata. Mata kuliah ini  memilikikarakteristik yang berbeda dengan dunia usaha lainnya terutama terkait dengan sifat usahaberupa kegiatan jasa pelayanan ”hospitality service” yang berorientasi profit. Chart OfAccounts dalam akuntansi perhotelan merupakan rekening-rekening Akuntansi serta istilahistilahyang merupakan komponen penting dalam penguasaan Akuntansi Perhotelan.Rekening dan istilah dalam akuntansi perhotelan sangatlah berbeda dengan akuntansisecara umum terlebih lagi saat ini informasi mengenai chart of Accounts ini belum terkoordinasi dalam satu literatur yang tepat. Tujuan jangka panjang dari penelitian iniadalah untuk menghasilkan literatur dalam bentuk kamus Chart Of Accounts untuk Akuntansi Perhotelan yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran Akuntansi Perhotelandi kelas yang sekaligus juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi pemakai baikmasyarakat umum maupun praktisi di di dunia perhotelan. Untuk dapat mencapai tujuan penelitian ini digunakan model pengembangan four D Models yang terdiri dari 4 tahappengembangan, yaitu Define, Design, Develop, dan Desseminate. Produk penelitian iniadalah kamus Chart of Accounts  untuk Akuntansi Perhotelan.
MODAL SOSIAL DALAM PENGINTEGRASIAN ETNIS TIONGHOA PADA MASYARAKAT DESA PAKRAMAN DI BALI I W Mudana
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v1i1.4494

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan tentang modal sosial dalampengintegrasian etnis Tionghoa pada masyarakat desa pakraman di Bali yang di dalamnyamencakup tentang kemultietnikan masyarakat desa pakraman, pola pemukiman etnisTionghoa, jaringan hubungan sosial etnis Tionghoa dengan anggota masyarakat desapakraman, bentuk-bentuk integrasi etnis Tionghoa dengan anggota masyarakat desapakraman, model kontrol sosial yang dikembangkan guna mempertahankan integrasi antaretnik pada desa pakraman. Kajian terhadap hal itu akan dilakukan dengan pendekatankualitatif. Berdasarkan atas hal itu terungkap bahwa masyarakat desa pakraman di Balimerupakan masyarakat multietnik. Pola pemukiman etnis Tionghoa pada umumnya di pusataktivitas ekonomi, jalur utama dancendrung berbaur dengan etnis lainnya. Jaringanhubungan sosial yang dikembangkan ada yang didasarkan atas kedekatan tempat tinggal,kekerabatan, kepentingan sosial, ekonomi, budaya dan politik.Bentuk integrasi sosialnyadalam bentuk perkawinan, hubungan pertetanggaan/ hubungan tempat tinggal,persekutuan/perkumpulan./organisasi sosial baik yang berbasis sosial maupun budaya.Model kontrol sosial yang dikembangkan berupa penanaman nilai melalui sosialisasi,pemanfaatan sistem sosial keluarga/kuren, desa pakraman, kelembagaan formal lainnya,dan dengan pemanfaatan budaya fisik seperti surat, telpon, radio, pengeras suara. Disamping itu juga menggunakan bahasa. Dengan kata lain kontrol sosial dalampemeliharaan modal sosial dan integrasi antar etnik dilakukan secara sekala dan niskala.
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS JENIS KUASA, GAYA KEPEMIMPINAN, DAN IMPLEMENTASI PENDEKATAN SUPERVISI AKADEMIK PARA KEPALA SEKOLAH SMAN SEBAGAI FAKTOR DETERMINAN DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU (Studi Tentang Persepsi para I Nyoman Natajaya
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v1i1.4495

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif korelasional dan bersifat ex postfacto. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (a) seberapa besar determinan darifaktor jenis kuasa kepala sekolah terhadap kualitas kompetensi profesionalisme guru, (b)seberapa besar determinan dari faktor gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadapkualitas kompetensi profesionalisme guru, (c) seberapa besar determinan dari faktorpendekatan supervisi akademik kepala sekolah terhadap kualitas kompetensiprofesionalisme guru, dan (d) seberapa besar determinan secara bersama-sama dari faktorjenis kuasa, gaya kepemim-pinan, dan pendekatan supervisi akademik kepala sekolahterhadap kualitas kompetensi profesiolisme guru SMA.N di Kabupaten Buleleng. Populasipenelitiannya sebanyak 567 orang guru yang mengajar pada 12 SMA, dan sampelnyaditetapkan secara proporsional random sampling sebanyak 114 atau sekitar 20 %.Pengumpulan data dengan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya,kemudian wawancara mendalam, dan diskusi. Analisis data deskriptif menemukan bahwakualitas kompetensi profesional guru dapat dikategorikan tinggi, jenis kuasa kepemimpinankepala sekolah dapat dikategorikan baik, gaya kepemimpinan kepala sekolah dapat dikategorikan baik, dan implementasi pendekatan supervisi kepala sekolah dapat dikegorikan baik. Hasil uji statistik terhadap hipotesis dengan menggunakan rumus regresiganda menemukan bahwa terdapat determinanasi variabel jenis kuasa kepala sekolahterhadap kualitas kompetensi profesional guru sebesar 5, 3 %, terdapat determinasi variabelgaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kualitas kompetensi profesional guru sebesar10.7 %, terdapat determinasi pendekatan supervisi akademik kepala sekolah terhadapkualitas kompetensi profesional guru sebesar 7, 6 %, dan terdapat determinasai secarabersama-sama variabel jenis kuasa kepala sekolah, gaya kepemimpinan kepala sekolah,dan pendekatan supervisi akademik kepala sekolah terhadap  kualitas kompetensiprofesionalisme para guru sebesar 14,0 %.
PENGEMBANGAN MODEL PENGENTASAN KEMISKINAN BERBASIS NILAI-NILAI NYAMABRAYA (Ajaran Tatwamasi) PADA MASYARAKAT PERKOTAAN DI PROVINSI BALI I Wayan Lasmawan
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v1i1.4496

Abstract

Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah: melahirkan sebuah model programpenanggulangan kemiskinan yang sesuai dengan aspek lokalitas masyarakat, sehinggamampu menekan laju pertumbuhan tingkat kemiskinan di Indonesia, khususnya di daerahperkotaan. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan modelpengentasan kemiskinan berbasis nyamabraya, (2) mengembangkan standar operasionalprosedur pengentasan kemiskinan berbasis nyamabraya, (3) merumuskan rekomendasikebijakan public tentang pengentasan kemiskinan berbasis nyamabraya, dan (4)mengembangkan sebuah model rekayasa modalitas social-budaya bagi masyarakat miskin,khususnya untuk daerah perkotaan. Upaya pencapaian (dihasilkannya) model pengentasankemiskinan berbasis nyamabraya tersebut akan dilakukan melalui serangkaian kegiatanselama 3 (tiga) tahun, dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2013 dengan menggunakanparadigma penelitian pengembangan tipe “Prototipycal Studies” yang dipadukan denganmetode ”Analisis Reflektif”, sehingga akan diperoleh sebuah inovasi terstruktur terkaitdengan  model pengentasan orang miskin sebagai alternatif-kebijakan dalam peningkatancapaian pembangunan nasional, khususnya di daerah perkotaan.