Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial
The Educhild Journal accepts articles about the following studies: 1. Social science education 2. Mathematics education in 3. Language education 4. Science education 5. Arts and culture education 6. Citizenship education 7. Religious education 8. Sports education 9. Learning and teaching 10. Psychology Education 11. Learning media 12. Management of education 13. Learning media and educational technology 14. Music education 15. Dance and drama education 16. Environment education 17. Early Childhood Education
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 1 (2016)"
:
15 Documents
clear
METODE DAN TEKNIK MENGAJARKAN KEJUJURAN PADA ANAK SEJAK USIA DINI
Daviq Chairilsyah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3820
Kejujuran adalah nilai kehidupan mendasar yang paling penting yang harus diajarkan padaanak sejak ia kecil. Mengajarkan anak untuk berkata, bersikap dan berperilaku jujur akan menjadipembelajaran yang berguna untuk kehidupannya kelak. Sebab penanaman ilmu sejak diniumumnya akan cenderung lebih mudah diserap anak dan ditanamkan hingga mereka dewasasehinga menjadi sebuah kebiasaan yang baik. Penerapan sikap jujur kehidupan kita itu sangatperlu dan dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari. Karena sikap jujur itu adalah sikap yangbaik dan terpuji. Kejujuran adalah sangat penting bagi setiap orang dan kita harus terbiasamenanamkan serta menerapkan itu alam kehidupan sehari hari. Kejujuran sangat di perlukandalam berbagai aspek kehidupan. Dalam keluarga, kejujuran sangat diperlukan agar rasakekeluargaan yang ada dapat terjaga dan tertuuk dengan baik. Penerapannya itu di mulai dariusia dini dan dan pada keluarga bisa di terapkannya sikap jujur supaya dalam keluarga tersebutbisa terjalin lebih erat dan tidak ada kata bohong di dalam keluarga. Sikap jujur tersebut bisaditerapkan jika seorang anak itu melakukan sesuatu yang terjadi antara lain: Jika bersalahharus mengakui kesalahanya, antara ucapan dan perbuatan harus sama, memberitakansesuatu hal baik ke orang tua ataupun kedalam lingkungan masayarakat, memegang danmenjalankan amanah dengan baik. Beberapa Teknik Mengajarkan kejujuran pada anak sejakusia dini adalah 1) Terapkan dalam kehidupan sehari-hari 2) Berikan pengetahuan dankeyakinan bahwa Tuhan Maha Melihat 3) Berikan pemahaman bahwa ‘Jujur Itu Nikmat’ 4)Sebuah Cerita Sebelum Tidur 5) Pemberitahuan dan Pujian dan 6) Uji Coba.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI BERNYANYI PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK LABOR UNIVERSITAS RIAU
Hukmi ';
Febrialismanto '
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3843
Tulisan ini memuat hasil penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan di TK Labor UniversitasRiau. Berdasarkan pengamatan bahwa beberapa anak usia 4-5 tahun tidak dapat berbicara denganbaik terutama berkaitan dengan pengucapannya, khususnya terkait dengan suara dari huruf konsonan.Lalu dilakukanlah usaha peningkatan kemampuan berbicara anak tersebut melalui kegiatan bernyanyi.Kegiatan bernyanyi ini dilakukan dengan iringan musik keyboard, yang pelaksanaan tindakandilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus dilakukan tiga (3) kali pertemuan. Sebelum diperlakukankemampuan berbicara anak hanya 48.68% yakni ‘mulai berkembang’. Setelah dilakukan tindakan,maka pada siklus 1 kemampuan berbicara anak meningkat menjadi 61.16 %. Pada siklus 2 meningkatmenjadi 77.629 %. Peningkatan ini termasuk pada rentang ‘berkembang sangat baik’.
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK ABA 010 CABANG KUOK KABUPATEN KAMPAR
Herlina '
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3834
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya Kemandirian anak. Berdasarkanpengamatan penulis di kelas TK ABA 010 Cabang Kuok Kabupaten Kampar pada umumnyamempunyai permasalahan 1) Adanya sebagian anak yang selalu ditemani oleh orang tuanyaketika pembelajaran di sekolah 2) Adanya sebagian anak yang kurang percaya diri, hal initerlihat ketika anak mendapatkan tugas atau perintah dari guru, 3) Adanya sebagian anakyang selalu ditemani oleh guru atau orang tua ketika makan atau disuapkan oleh orangtuanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas(Classroom Action Research) dengan jumlah sampel anak sebanyak 20 orang anak. Teknikpengumpulan data pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik persentase. Hasilpenelitian dapat diketahu Peningkatan kemandirian anak Usia 5 – 6 Tahun di TK ABA 010Cabang Kuok Kabupaten Kampar pada data awal diperoleh skor 301 dengan persentase37.6%, pada siklus I memperoleh skor 413 atau 51,6% dengan kiteria berkembang sesuaiharapan. Terjadi peningkatan kemandirian anak usia 5-6 tahun pada siklus II dengan skor593 atau 74,1% dengan kiteria berkembang sesuai harapan. Berarti peningkatan dari dataawal ke siklus II adalah sebesar 36,4%.
METODE DAN TEKNIK MENGAJARKAN KEJUJURAN PADA ANAK SEJAK USIA DINI
Daviq Chairilsyah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3825
Kejujuran adalah nilai kehidupan mendasar yang paling penting yang harus diajarkan padaanak sejak ia kecil. Mengajarkan anak untuk berkata, bersikap dan berperilaku jujur akan menjadipembelajaran yang berguna untuk kehidupannya kelak. Sebab penanaman ilmu sejak diniumumnya akan cenderung lebih mudah diserap anak dan ditanamkan hingga mereka dewasasehinga menjadi sebuah kebiasaan yang baik. Penerapan sikap jujur kehidupan kita itu sangatperlu dan dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari. Karena sikap jujur itu adalah sikap yangbaik dan terpuji. Kejujuran adalah sangat penting bagi setiap orang dan kita harus terbiasamenanamkan serta menerapkan itu alam kehidupan sehari hari. Kejujuran sangat di perlukandalam berbagai aspek kehidupan. Dalam keluarga, kejujuran sangat diperlukan agar rasakekeluargaan yang ada dapat terjaga dan tertuuk dengan baik. Penerapannya itu di mulai dariusia dini dan dan pada keluarga bisa di terapkannya sikap jujur supaya dalam keluarga tersebutbisa terjalin lebih erat dan tidak ada kata bohong di dalam keluarga. Sikap jujur tersebut bisaditerapkan jika seorang anak itu melakukan sesuatu yang terjadi antara lain: Jika bersalahharus mengakui kesalahanya, antara ucapan dan perbuatan harus sama, memberitakansesuatu hal baik ke orang tua ataupun kedalam lingkungan masayarakat, memegang danmenjalankan amanah dengan baik. Beberapa Teknik Mengajarkan kejujuran pada anak sejakusia dini adalah 1) Terapkan dalam kehidupan sehari-hari 2) Berikan pengetahuan dankeyakinan bahwa Tuhan Maha Melihat 3) Berikan pemahaman bahwa ‘Jujur Itu Nikmat’ 4)Sebuah Cerita Sebelum Tidur 5) Pemberitahuan dan Pujian dan 6) Uji Coba.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERBANDINGAN PECAHAN DENGAN MEDIA ORIGAMI PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI 1 JANGKA
Marzuki '
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3839
Rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep perbandingan pecahan berpengaruhlangsung pada prestasi perbandingan pecahan. Pemahaman konsep harus diutamakansupaya siswa memiliki skill dalam menyelesaikan permasalahan perbandingan pecahanyang dihadapinya. Tujuan penelitian ini melalui kegiatan pembelajaran menggunakan mediaorigami dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas III SD Negeri 1 Jangka dalammembandingkan pecahan. Jenis penelitian tindakan kelas dengan menggunakan modelKemmis dan Tagart. Subyek penelitian 20 siswa kelas III SDN 1 Jangka. Pengumpulandata dengan tes awal, tes akhir tindakan, observasi dan wawancara. Teknik analisis datadengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data danpenarikan kesimpulan. Keberhasilan hanya satu tindakan berupa pembelajaran sebagaiusaha mempermudah pemahaman dengan membuat kedua pecahan kedalam bentuk konkritdengan Hasil penelitian pembelajaran berlangsung dengan baik, pembelajaran denganmenggunakan kertas origami dapat meningkatkan pemahaman konsep perbandinganpecahan pada siswa kelas III SD Negeri 1 Jangka.
PENGARUH PENERAPAN POS PAUD KELILING TERHADAP PENINGKATAN APK PAUD DIDESA TARAI BANGUN KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR
Enda Puspitasari
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3830
Enda Puspitasari. Pengaruh Penerapan Pos Paud Keliling Terhadap Peningkatan Apk PAUD didesa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Penelitian ini merupakan penelitianlanjutan dari penelitian sebelumnya yaitu pengembagan Model POS PAUD Keliling. Penelitianini dilatarbelakangi oleh (1) data Dirjen PAUDNI 2012, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD diIndonesia saat ini rata-rata 53,70%. APK Propinsi Riau 48,07% atau urutan 21 dari 33 Propinsiartinya dibawah rata-rata nasional. (2) Kebutuhan dana dalam pembentukan serta pelaksanaanpembelajaran AUD (Anak Usia Dini), (3) jumlah lembaga PAUD yang dikelola oleh pemerintahdi Propinsi Riau, saat ini program pemerintah untuk mendirikan PAUD negeri yaitu TK PembinaNegeri baru sampai tingkat kecamatan, hanya melayani anak usia 4-6 tahun dan jumlahnyaterbatas, serta belum semua kecamatan memiliki TK Pembina, (4) Lembaga PAUD yang adasaat ini dikelola oleh swasta dengan jumlah dana yang terbatas. Hal ini tentunya memerlukansebuah model pelaksanaan PAUD yang efektif dan efisien baik dari segi pelaksanaan maupunpembiayaan. Dari hasil ujicoba terbatas, yaitu di RT 01 Desa Tarai Bangun dengan dua tempatproses pembelajaran terdapat peningkatan APK sebanyak 20 anak, maka diketahui responmasyarakat pada program ini termasuk sangat tinggi yaitu 84,07%, hal ini artinya masyarakatsetuju dan merasa terbantu dengan adanya POS PAUD keliling ini.
ANALISIS SELF RESILIENCE DALAM MENYELESAIKAN SKRIPSI PADA MAHASISWA PRODI PG PAUD FKIP UNIVERSITAS RIAU
Devi Risma
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3821
Penelitan ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran selfresilience dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa Pendidikan Guru PAUD (PG PAUD)FKIP Universitas Riau. Penelitian ini dilakukan atas dasar sebagian mahasiswa ketikamenyelesaikan skripsi banyak yang memerlukan waktu yang lama untuk perbaikan skripsinyasetelah bimbingan dengan dosen pembimbingnya masing-masing. Teknik pengambilan sampeldalam penelitian ini adalah simple random sampling, dengan jumlah subjek penelitian sebanyak85 orang mahasiswa PG PAUD FKIP Universitas Riau. Pengumpulan data dilakukan denganmenggunakan skala self resilence yang dimodifikasi dari skala self resilience oleh penelitisendiri dengan indikator, mempunyai tujuan yang jelas, yakin dengan kemampuan yangdimilikinya, dapat menjalin hubungan yang baik dengan orang lain, determination, mempunyaikontrol diri yang baik, dan mampu melihat kelebihan dan kelemahan dirinya. Reliabiltas alatukur diuji dengan teknik alpha cronbach dan diperoleh hasil koefisien reliabilitas sebesar0,948 setelah uji coba. Hasil penelitian ini adalah self resillience mahasiswa PG PAUD beradapada tahap sedang dengan rata-rata 55,3. Dimensi terbesar dari self resillience mahasiswaPG PAUD FKIP Universitas Riau adalah pada taraf sense of purpose dan taking control yaitukemampuan untuk memiliki tujuan-tujuan yang jelas serta memiliki kontrol diri yang baik ketikamenghadapi masalah dan tantangan dalam menyelesaikan skripsi.
METODE DAN TEKNIK MENGAJARKAN KEJUJURAN PADA ANAK SEJAK USIA DINI
Daviq Chairilsyah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3822
Kejujuran adalah nilai kehidupan mendasar yang paling penting yang harus diajarkan padaanak sejak ia kecil. Mengajarkan anak untuk berkata, bersikap dan berperilaku jujur akan menjadipembelajaran yang berguna untuk kehidupannya kelak. Sebab penanaman ilmu sejak diniumumnya akan cenderung lebih mudah diserap anak dan ditanamkan hingga mereka dewasasehinga menjadi sebuah kebiasaan yang baik. Penerapan sikap jujur kehidupan kita itu sangatperlu dan dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari. Karena sikap jujur itu adalah sikap yangbaik dan terpuji. Kejujuran adalah sangat penting bagi setiap orang dan kita harus terbiasamenanamkan serta menerapkan itu alam kehidupan sehari hari. Kejujuran sangat di perlukandalam berbagai aspek kehidupan. Dalam keluarga, kejujuran sangat diperlukan agar rasakekeluargaan yang ada dapat terjaga dan tertuuk dengan baik. Penerapannya itu di mulai dariusia dini dan dan pada keluarga bisa di terapkannya sikap jujur supaya dalam keluarga tersebutbisa terjalin lebih erat dan tidak ada kata bohong di dalam keluarga. Sikap jujur tersebut bisaditerapkan jika seorang anak itu melakukan sesuatu yang terjadi antara lain: Jika bersalahharus mengakui kesalahanya, antara ucapan dan perbuatan harus sama, memberitakansesuatu hal baik ke orang tua ataupun kedalam lingkungan masayarakat, memegang danmenjalankan amanah dengan baik. Beberapa Teknik Mengajarkan kejujuran pada anak sejakusia dini adalah 1) Terapkan dalam kehidupan sehari-hari 2) Berikan pengetahuan dankeyakinan bahwa Tuhan Maha Melihat 3) Berikan pemahaman bahwa ‘Jujur Itu Nikmat’ 4)Sebuah Cerita Sebelum Tidur 5) Pemberitahuan dan Pujian dan 6) Uji Coba.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DASAR SAINS PADA ANAK DIDIK KELOMPOK A TK PKK SURUHWADANG KECAMATAN KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR
Anik Lestariningrum;
Nuryant '
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3836
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh tentang kemampuan kognitif anak dalamhal konsep dasar sains dengan menggunakan metode eksperimen pada anak didik kelompokA TK PKK Suruhwadang sebelum dan sesudah dilakukan tindakan. Melakukan tindakanberupa penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan kemampuan kognitif dalamkonsep dasar sains pada anak didik kelompok A TK PKK Suruhwadang. Mengetahui adatidaknya perbedaan kemampuan konsep dasar sains dengan menggunakan metodeeksperimen pada anak didik kelompok A TK PKK Suruhwadang antara sebelum dan setelahdilakukan tindakan. Rumusan masalah pada penitilian ini adalah apakah metode eksperimendapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dasar sains pada anak didik kelompokA TK PKK Suruhwadang Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Untuk menjawabrumusan masalah digunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmisdan Taggart melalui empat tahapan yaitu tahap perencanaan , pelaksanaan, observasi danrefleksiyang dilalui dengan dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknikobservasi dan dokumentasi. Adapun instrumen yang digunakan adalah lembar observasikegiatan anak dan lembar observasi pembelajaran oleh guru.Hasil penelitian menunjukanbahwa kemampuan kognitif anak kelompok A pada konsep dasar sain pada pra penelitianmenunjukkan prosentase 56.25%. Setelah pelaksanaan siklus I tentang bidang kemampuankognitif pada konsep dasar sains menunjukkan 59% mengalami peningkatan .Setelahpelaksanaan siklus ke II naik menjadi 83%. Hal ini menunjukkan pelaksanaan siklus ke IItelah mencapai kriteria ketuntasan dan membuktikan bahwa dengan metode eksperimendapat meningkatkan kemampuan kognitif dalam konsep dasar sains.
ANALISIS SELF RESILIENCE DALAM MENYELESAIKAN SKRIPSI PADA MAHASISWA PRODI PG PAUD FKIP UNIVERSITAS RIAU
devi risma
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3814
Penelitan ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran selfresilience dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa Pendidikan Guru PAUD (PG PAUD)FKIP Universitas Riau. Penelitian ini dilakukan atas dasar sebagian mahasiswa ketikamenyelesaikan skripsi banyak yang memerlukan waktu yang lama untuk perbaikan skripsinyasetelah bimbingan dengan dosen pembimbingnya masing-masing. Teknik pengambilan sampeldalam penelitian ini adalah simple random sampling, dengan jumlah subjek penelitian sebanyak85 orang mahasiswa PG PAUD FKIP Universitas Riau. Pengumpulan data dilakukan denganmenggunakan skala self resilence yang dimodifikasi dari skala self resilience oleh penelitisendiri dengan indikator, mempunyai tujuan yang jelas, yakin dengan kemampuan yangdimilikinya, dapat menjalin hubungan yang baik dengan orang lain, determination, mempunyaikontrol diri yang baik, dan mampu melihat kelebihan dan kelemahan dirinya. Reliabiltas alatukur diuji dengan teknik alpha cronbach dan diperoleh hasil koefisien reliabilitas sebesar0,948 setelah uji coba. Hasil penelitian ini adalah self resillience mahasiswa PG PAUD beradapada tahap sedang dengan rata-rata 55,3. Dimensi terbesar dari self resillience mahasiswaPG PAUD FKIP Universitas Riau adalah pada taraf sense of purpose dan taking control yaitukemampuan untuk memiliki tujuan-tujuan yang jelas serta memiliki kontrol diri yang baik ketikamenghadapi masalah dan tantangan dalam menyelesaikan skripsi.