cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
BUNGAMPUTI
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Elektronik Prodi PG PAUD
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
PENGARUH METODE PEMBERIAN TUGAS TERHADAP KREATIVITAS ANAK Ramlah, Anita; Suwika, I Putu
Bungamputi Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.342 KB)

Abstract

ABSTRAK Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah kreativitas anak yang belum berkembang sesuai harapan. Sehubungan dengan masalah tersebut, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pemberian tugas terdahap kreativitas anak di kelompok B TK Nurul Islam Lambara Kecamatan Tawaeli Palu, Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek berjumlah 15. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik observasi, wawancara, dokumentasi, dan pemberian tugas. Pengelolaan data dilakukan dengan tehnik presentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa minggu pertama hasil rekapitulasi rata rata pada aspek kreativitas finger painting, kreativitas membuat aneka bentuk dari plastisin, kreativitas meronce. Kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) 6,67% anak, kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 6,67% anak, kategori Mulai Berkembang (MB) 17,78% dan kategori Belum Berkembang (BB) 68,88% anak. Selanjutnya, setelah minggu keempat dengan menggunakan metode pemberian tugas hasil rekapitulasi aspek kreativitas finger painting, kreativitas membuat aneka bentuk dari plastisin, dan kreativitas meronce diperoleh rata rata kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) 51,11% anak, kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 24,45% anak, kategori Mulai Berkembang (MB) 15,55% anak, dan kategori Belum Berkembang (BB) 8,89% anak. Dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode pemberian tugas, kreativitas anak di Kelompok B B TK Nurul Islam Lambara Kecamatan Tawaeli Palu berkembang sesuai harapan.Kata Kunci: Metode Pemberian Tugas, Kreativitas, Anak Usia Dini
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MEWARNAI DI KELOMPOK B TK AL-AMIN DESA KANUNA KECAMATAN KINOVARO KABUPATEN SIGI Mukmin, Mukmin; Awalunisah, Sita
Bungamputi Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.488 KB)

Abstract

ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik halus anak masih rendah, terutama dalam kemampuan kelenturan jari, kemampuan kecepatan, dan kemampuan ketepatan anak. Hal ini disebabkan karena kegiatan yang digunakan guru kurang maksimal, sehingga perkembangan motorik anak belum optimal yang berdampak pula pada hasil belajar. Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan menggunakan kegiatan mewarnai untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak di kelompok B TK Al-Amin Kanuna. Setting penelitian ini, yaitu anak kelompok B TK Al-Amin Kanuna yang berjumlah 15 anak, terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas yang dimulai dari perencanaan, pelaksanakan tindakan, observasi dan refleksi, yang dilakukan secara bersiklus dengan 4 kali tindakan dalam 2 siklus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, tanya jawab, pemberian tugas dan dokumentasi, serta alat yang digunakan adalah lembar observasi baik untuk aktivitas guru maupun murid. Selanjutnya dianalisa secara persentasi untuk menarik kesimpulan. Data yang dikumpulkan saat pra tindakan yang menjadi subyek penelitian pada semua aspek yang diamati tentang kemampuan motorik halus anak, 6,67% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 22,22% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 31,11% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), serta 40% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Setelah dilakukan tindakan, maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan mewarnai dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak terbukti ada peningkatan dari siklus I ke siklus II. Secara umum, terjadi peningkatan pada semua aspek, dimana pada siklus I terdapat 24,45% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) , 35,55% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 20% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), serta 20% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Selanjutnya pada siklus II terdapat 46,66% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 40% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 11,11% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), serta 2,23% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan mewarnai dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak.Kata kunci : Kemampuan Motorik Halus Anak, Kegiatan Mewarnai
PENGARUH PERMAINAN PUZZLE MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG Agusniatih, Andi; Mandasari, Siskha
Bungamputi Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan kognitif anak belum berkembang sesuai harapan. Tujuan adalah untuk mengetahui pengaruh permainan puzzle terhadap kemampuan kognitif anak. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen. Adapun subjek penelitian ini adalah anak di Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong yang berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase dan uji t (Paired Sample t-test). Berdasarkan hasil data perhitungan uji t diperoleh nilai   ≥   (9.877 ≥ 1.753). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa   ditolak dan   diterima, yang berarti terdapat pengaruh permainan puzzle modifikasi terhadap kemampuan kognitif anak di kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong. Data dianalisis dengan teknik persentase. Data hasil rekapitulasi pengamatan kemampuan kognitif sebelum diberikan perlakuan, dalam tiga aspek yang telah diamati, tidak diperoleh rata-rata pada kategori BSB, kategori BSH sebanyak 12,5%, kategori MB sebanyak 41,67%, dan kategori BB sebanyak 45,83%. Setelah diberikan perlakuan, dari hasil rekapitulasi pengamatan kemampuan kognitif anak sesudah diberikan perlakuan, dalam tiga aspek yang telah diamati, rekapitulasinya diperoleh rata-rata pada kategori BSB sebanyak 54,17%, kategori BSH sebanyak 33,33%, kategori MB sebanyak 12,5%, dan tidak diperoleh rata-rata pada kategori BB. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan puzzle dapat mempengaruhi kemampuan kognitif anak di Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong. Kata Kunci : Permainan Puzzle Modifikasi, Kemampuan kognitif, Anak Usia Dini
PENGARUH METODE KERJA KELOMPOK TERHADAP INTERAKSI SOSIAL ANAK DI KELOMPOK B TK SINGGANI LERO TATARI KECAMATAN SINDUE Amrullah, Amrullah; Sakria, Sakria
Bungamputi Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalah dalam penelitian ini adalah interaksi sosial anak belum berkembang sesuai harapan, penelilitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Metode Kerja Kelompok Terhadap Interaksi Sosial Anak. Sampel dalam penelitian ini adalah 15 orang anak. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan tehnik persentase dan uji t (paired sample t-tes). Berdasarkan hasil data perhitungan uji t diperoleh nilai thitung ≥ ttabel (8.889 > 1.761). Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh metode kerja kelompok terhadap interaksi sosial anak di Kelompok B TK Singgani Lero Tatari Kecamatan Sindue. Berdasarkan hasil rekapitulasi interaksi sosial anak sebelum diberikan perlakuan metode kerja kelompok, terdapat 0% dalam kategori BSB, 11% dalam kategori BSH, ada 60% dalam kategori MB, dan ada 29% dalam kategori BB. Sesudah melakukan perlakuan metode bercerita terdapat 31%% dalam kategori BSB, ada 49% dalam kategori BSH, ada 20% dalam kategori MB, dan tidak ada anak dalam kategori BB. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode kerja kelompok terhadap interaksi sosial anak. Kata Kunci: Metode Kerja Kelompok, Interaksi Sosial Anak
PENGARUH MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN ANAK MENGENAL KONSEP BILANGAN DI KELOMPOK B TK SATU ATAP SARJO KECAMATA SARJO KABUPATEN MAMUJU UTARA Suwika, I Putu; Masrifa, Masrifa
Bungamputi Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam artikel ini kemampuan anak mengenal konsep bilangan yang belum berkembang sesuai harapan. Upaya mengatasi masalah tersebut sudah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh media gambar terhadap kemampuan anak mengenal konsep bilangan. Metode penelitian ini adalah kualitatif sedangkan jenisnya deskriptif, subyeknya seluruh anak kelompok B TK Satu Atap Sarjo Kecamatan Sarjo, Kabupaten Mamuju Utara. berjumlah 20 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis dengan teknik presentase. Berdasarkan data hasil penelitian menunjukan sebelum diberikan perlakuan kemampuan menyebutkan bilangan 1-10 (10%)  kategori BSB, (10%)  kategori BSH,  (10%) kategori MB,  dan(70%)  kategori BB, kemampuan  menghubungkan gambar burung garuda dengan bilangan 1-10 (5%)  kategori BSB,  (5%) kategori BSH, (15%) kategori MB (75%) kategori BB, dan kemampuan mencocokkan lambang bilangan dengan banyaknya gambar (15%) kategori BSB, (15%) kategori BSH, (10%) kategori MB, dan (60%). Kategori BB. Setelah menggunakan media gambar peningkatan yang signifikan, kemampuan menyebutkan bilangan 1-10 terdapat (25%) kategori BSB, (4o%) kategori BSH, (20%) kategori MB, dan (15%) kategori BB, kemampuan  menghubungkan gambar burung garuda dengan bilangan 1-10 (30%) kategori BSB, (40%) kategori BSH, (20%), kategori MB dan  (10%) kategori BB, kemampuan mencocokkan lambang bilangan dengan banyaknya gambar (35%) kategori BSB, (45%) kategori BSH, (15%) kategori MB, dan  (5%) BB. Disimpulkan bahwa ada pengaruh media gambar   terhadap kemampuan anak mengenal konsep bilangan terbukti ada peningkatan kemampuan berbahasa kategori BSB 10%, BSH 10%, MB 10%. Kata Kunci: Media Gambar, Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan
HUBUNGAN FINGER PAINTING TERHADAP KREATIVITAS ANAK DI KELOMPOK B TK JABAL RAHMA PALU Amrullah, Amrullah; Fatmia, Fatmia
Bungamputi Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama dalam penelitian yang terjadi dalam kreativitas anak  mengkombinasikan warna belum berkembang sesuai harapan, kurangnya kemampuan anak  kreativitas melukis bentuk pohon, dan  kreativitas anak menceritakan hasil gambar. Di kelompok B TK Jabal Rahma Palu tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan finger painting dalam meningkatkan kreativitas anak di kelompok B TK Jabal Rahma Palu. Penelitian ini dilaksanakan di kelompok B TK Jabal Rahma Palu Tahun ajaran 2017/2018. Subjek penelitian adalah anak kelompok yang berjumlah 15 anak , terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik Pengumpulan Data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, Pemberian tugas dan wawancara. Berdasarkan analisis data, dapat diketahui ada peningkatan kreativitas anak di kelompok B TK Jabal Rahma Palu, dari hasil rata-rata nilai hasil pengamatan pada minggu kedua kreativitas anak pada aspek kreativitas mengkombinasikan warna kategori Berkembang Sangat Baik terdapat 4 anak (27%), kategori Berkembang Sesuai Harapan 5 anak (33%), kategori Mulai Berkembang 5 anak (33%), dan kategori Belum Berkembang 1 anak (7%). Terdapat 1 anak yang belum berkembang dikarenakan anak tersebut hanya bermain. Aspek melukis bentuk pohon kategori Berkembang Sangat Baik terdapat 4 anak (27%), kategori Berkembang Sesuai Harapan 5 anak (33%), kategori Mulai Berkembang 4 anak (27%), dan kategori Belum Berkembang 2 anak (13%). Aspek kreativitas menceritakan hasil gambar kategori Berkembang Sangat Baik terdapat 4 anak (27%), kategori Berkembang Sesuai Harapan 5 anak (33%), kategori  Mulai Berkembang 4 anak (27%), dan kategori Belum Berkembang 2 anak (13%). Oleh karena itu, dapat dsimpulkan bahwa finger painting dapat meningkatkan kreativitas anak di kelompok B TK Jabal Rahma Palu. Kata Kunci : Finger Painting, Kreativitas
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU SOSIAL ANAK DI PAUD SARI MEKAR DESA MALEALI DUSUN I GUNUNG SARI Suwika, I Putu; Bella, Florensia
Bungamputi Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama dari penelitian ini adalah bagaimana dan apakah ada hubungan pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial anak di PAUD Sari Mekar Desa Maleali Dusun I Gunung Sari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial anak. Jenis data adalah data kuantitatif yang diambil dari angket dan lembar observasi penilaian anak. Subjek penelitian ini adalah 13 anak dari PAUD Sari Mekar Desa Maleali Dusun I Gunung Sari, Kecamatan Sausu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2019. Penelitian menunjukkan bahwa dari 13 anak terdapat 6 orang (46,15%) menggunakan model pola asuh demokratis, 3 orang (23,08%) menggunakan model pola asuh otoriter, dan 4 orang (30,77%) menggunakan model pola asuh permisif. Berdasarkan hasil analisis dari subjek penelitian mengenai pola asuh demokratis terdapat 6 anak yaitu 2 anak (15,38%) dalam katagori BSB, ada 3 anak (23,08%) dalam katagori BSH, dan ada 1 anak (7,69%) dalam katagori MB, dan tidak ada anak dalam katagori BB. Selanjutnya untuk pola asuh otoriter terdapat 3 anak yaitu tidak terdapat anak dalam katagori BSB, 1 anak (7,69%) dalam katagori BSH, 2 anak (15,38%) dalam katagori MB, dan tidak terdapat anak dalam katagori BB. Selanjutnya untuk pola asuh permisif terdapat 4 anak yaitu tidak terdapat anak dalam katagori BSB, dan dalam katagori BSH, 4 anak  (30,78%) dalam katagori MB, dan tidak terdapat anak dalam katagori BB. Untuk menguji apakah hipotesis diterima atau ditolak, digunakan taraf signitifikasi 95% (a=0,05) dan dikonsultasikan pada nilai rtabel product moment dengan kriteria, yaitu apabila rhitung ≥ rtabel, maka H0 (hipotesis nol) ditolak, maka hasil analisisyang diperoleh rhitung 0,871 > rtabel 0,553 sehingga pernyataan yang mengatakan tidak ada pengaruh antara pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial anak ditolak, terdapat pengaruh yang kuat antara pola asuh orang tua dengan perilaku sosial anak. Kata Kunci:  Hubungan Pola Asuh Orang tua, Perilaku Sosial Anak
PENGARUH KEGIATAN MENGGAMBAR BEBAS TERHADAP KREATIVITAS ANAK KELOMPOK B TK NAJADI TOPANDE KELURAHAN KAMONJI KECAMATAN PALU BARAT Annuar, Haerul; Febrianti, Nur
Bungamputi Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kreativitas anak yang belum berkembang sesuai harapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan menggambar bebas terhadap kreativitas anak. Penelitian ini tentang Kegiatan Menggambar Bebas Terhadap Kreativitas Anak Kelompok B TK Najadi Topande Kelurahan Kamonji Kecamatan Palu Barat. Meode penelitian ini adalah kualitatif, sedangkan jenisnya deskriptif. Dengan melibatkan 15 orang anak terdiri dari 7anak laki-laki dan 8 anak perempuan,terdaftar pada tahun ajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data dilakikan melalui lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase dan uji t (paired sample t-test). Berdasarkan hasil data perhitungan uji t diperoleh nilai t hitung> t tabel (5.967>1.753). Maka dapat disimpulkan maka Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh Kegiatan Menggambar Bebas Terhadap Kreativitas Anak Kelompok B TK Najadi Topande Kelurahan Kamonji Kecamatan Palu Barat. Berdasarkan hasik rekapitulasi kreativitas anak sebelum diberi perlakuan  kegiatan menggambar bebas, terdapat 2,22% dalam kategori (BSB), ada 20% dalam kategori( BSH), ada 28,89% dalam kategori( MB), dan ada 48,89% dalam kategori (BB). Sesudah diberikan perlakuan kegiatan menggambar bebas terdapat 20% dalam kategori (BSB), ada 53,33% dalam kategori( BSH), ada 17,78% dalam kategori( MB), dan ada 8,89% dalam kategori (BB). Kata Kunci: Kegiatan Menggambar Bebas, Kreativitas
PENGARUH METODE DEMONSTRASI TERHADAP PENGEMBANGAN NILAI-NILAI MORAL ANAK DI KELOMPOK B TK IQRA 1 LORU Mursanib, Muraeni; Sari, Andika Dewi
Bungamputi Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini, yaitu nilai-nilai moral anak di Kelompok B TK Iqra I Loru yang belum berkembang sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi terhadap pengembangan nilai-nilai moral anak di Kelompok B TK Iqra I Loru. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Adapun subyek penelitian ini berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengelolaan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ada pengaruh metode demonstrasi terhadap pengembangan nilai-nilai moral anak di Kelompok B TK Iqra I Loru. Hasil penelitian setelah diberi perlakuan metode demonstrasi perkembangan nilai-nilai moral anak dapat meningkat, untuk aspek sopan santun kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) 25%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 37,5%, Mulai Berkembang (MB) 37,5%, Belum Berkembang (BB) 0%. Aspek tolong menolong kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) 25%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 43,75%, Mulai Berkembang (MB) 37,5%, Belum Berkembang (BB) 0%. Aspek membuang sampah pada tempatnya kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) 25%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 43,75%, Mulai Berkembang (MB) 31,25, Belum Berkembang (BB) 0%. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode demonstrasi terhadap pengembangan nilai-nilai  moral anak di kelompok B TK Iqra I Loru.                                                                                      Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Perkembangan Nilai-Nilai Moral
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN TERHADAP KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK DI KELOMPOK B3 TK QURRATA A’YUN HIDAYATULLAH KELURAHAN TONDO KECAMATAN MANTIKULORE Annuar, Haerul; Arruan, Sterly Rosana
Bungamputi Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kecerdasan interpersonal anak yang masih dalam kategori rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengeruh metode bermain peran terhadap kecerdasan interpersonal anak. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif. Adapun subyek penelitian ini adalah seluruh anak di kelompok B3 yang berjumlah 13 orang anak, yang terdiri dari 4 anak perempuan dan 9 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara dan dokumntasi. Selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Pengolahan data  menggunakan teknik presentase. Hasil analisis data sebelum dan sesudah menggunakan metode bermain peran, aspek kerjasama kategori Sangat Tinggi (ST) dari 8% menjadi 23%, kategori Tinggi (T) dari 15% menjadi 54%, kategori Sedang (S) dari 31% berkurang menjadi 15%, dan kategori Rendah (R) dari 46% tersisa menjadi 8%. Untuk aspek sopan santun kategori ST dari 8% menjadi 23%, kategori T dari 15% menjadi 54%, kategori S dari 23% berkurang menjadi 15%, dan kategori R dari 52% tersisa menjadi 8%. Untuk aspek terahir yaitu aspek tolong menolong, kategori ST dari 15% menjadi 23%, kategori T dari 15% menjadi 46%, kategori S dari 26% berkurang menjadi 18%, dan kategori R dari 51% tersisa menjadi 8%. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode bermain peran terhadap kecerdasan interpersonal anak. Kata Kunci : Metode Bermain Peran, Kecerdasan Interpersonal