cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
BUNGAMPUTI
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Elektronik Prodi PG PAUD
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
PENGARUH KEGIATAN MONTASE TERHADAP KREATIVITAS ANAK Mursanib, Muraeni; Qalbi, Andi Nurul
Bungamputi Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kreativitas anak belum berkembang sesuai harapan. Berkaitan dengan masalah tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengembangan kreativita anak melalui kegiatan montase. Metode penelitian ini adalah kualitatif, jenis deskriptif, subjeknya seluruh anak di kelompok B3 TK Tunas Rimba Kecamatan Mantikulore Kota Palu, yang berjumlah 15 anak, terdiri dari 9 anak perempuan dan 6 anak laki-laki. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya dianalisis dengan teknik presentase. Hasil penelitian sebelum diberikan perlakuan pada aspek bereksplorasi dengan berbagai potongan gambar, kombinasi warna dan menceritakan hasil gambar 6,67% kategori Berkembang sangat baik, 13,33% berkembang Sesuai Harapan (BSH), 51,11 %  kategori Mulai Berkembang (MB) dan 28,89 % anak kategori Belum Berkembang (BB). Kemudian setelah diberikan perlakuan mengalami perkembangan yang signifikan pada aspek bereksplorasi dengan berbagai potongn gambar, kombinasi warna dan menceritakan hasil gambar yaitu terdapat 40,00% anak kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 46,47% anak kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 13,33% anak kategori Mulai Berkembang (MB), dan 0 % anak kategori Belum Berkembang (BB). Untuk hasil uji statistik untuk nilai rata-rata untuk sebelum perlakuan terdapat 5,93% dan sesudah perlakuan mencapai 9,80%.  Dan hasil Uji T disimpulkan bahwa t hitung 63596 > t tabel 54511, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya ada pengaruh montase terhadap  kreativitas anak di kelompok B3 TK Tunas Rimba Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Kata kunci: Kegiatan Montase, Kreativitas Anak Usia Dini
PENGARUH KEGIATAN MEWARNAI GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK DI KELOMPOK B TK AISIYAH BUSTANUL ATHFAL IV PALU KELURAHAN BESUSU TENGAH KECAMATAN PALU TIMUR Rahman, Shofyatun A; Utari, Sastri
Bungamputi Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik halus anak belum berkembang sesuai harapan. Sampel penelitian berjumblah 16 anak di Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athafal IV Palu Kelurahan Besusu Tengah Kecamatan Palu Timur. Teknik pengumpulan data yang saya gunakan adalah Observasi, dokumentasi, dan wawancara terdapat 3 anak (27,08%) dalam kategori berkembang sangat baik dan ada 11 anak ( 54,17%) dalam kategori berkembang sesuai harapan dan 2 anak (18,75%) berada dalam kategori mulai berkembang, dan tidak terdapat anak dalam kategori belum berkembang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kegiatan mewarnai gambar terhadap kemampuan motorik halus anak. Kata Kunci: Motorik Halus, dan Kegiatan Mewarnai Gambar
PERANAN PEMBERIAN REINFORCEMENT TERHADAP PENGEMBANGAN EMOSI ANAK DI KELOMPOK B4 TK QURRATA A’YUN HIDAYATULLAH KELURAHAN TONDO KECAMATAN MANTIKULORE Zuama, Shofiyanti Nur; Azmi, Nur
Bungamputi Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini yaitu tentang peranan pemberian reinforcement terhadap pengembangan emosi anak di Kelompok B4 TK Qurrata A’yun Hidayatullah Kelurahan Tondo. Jenis peneletian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Adapun subyek dari penelitian ini adalah anak di kelompok B4 yang berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Berdasarkan hasil penelitian dari tiga aspek yang diamati dalam pengembangan emosi, yaitu aspek mengenal perasaan sendiri, mengendalikan diri secara wajar, serta kemampuan diri untuk menyesuaikan dengan situasi, menunjukkan bahwa minggu pertama hasil rekapitulasi kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) sebanyak 4,44%, kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebanyak 15,55%, kategori Mulai Berkembang MB sebanyak 31,10%, dan kategori Belum Berkembang (BB) sebanyak 48,88%. Untuk minggu kedua hingga, hasil rekapitulasi diperoleh rata-rata kategori BSB dari 4,44% menjadi 44,44%; kategori BSH dari sebanyak 15,55% menjadi 27,55%; kategori MB dari 31,10% tersisa 13,33% dan kategori BB dari 48,88% tersisa 6,66%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada peranan pemberian reinforcement terhadap pengembangan emosi anak. Kata Kunci : Pemberian Reinforcement, Pengembangan Emosi
PENGARUH KEGIATAN KOLASE TERHADAP KREATIVITAS ANAK DI KELOMPOK B2 TK MELATI TONDO KECAMATAN MANTIKULORE Shofyatun, Shofyatun; Fauziah, Nurfaizin
Bungamputi Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam artikel ini adalah kreativitas anak belum berkembang sesuai harapan. Upaya mengatasi masalah tersebut sudah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase terhadap kreativitas anak. Metode penelitian ini adalah Kualititatif jenis deskriptif. subyek penelitian ini adalah kelompok B2 TK Melati Tondo Kecamatan Mantikulore berjumlah 20 anak. teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. data tehnik analisis data menggunakan tehnik persentase, data sebelum diberi perlakuan kreativitas mengkombinasi warna 2 anak (10%) kategori BSB, 3 anak (15%) BSH, 3 anak (10%) MB, dan 12 anak (60%) BB. Membuat kolase secara mandiri  2 anak (10%) BSB, 3 anak (15%) BSH, 2 anak (10%) MB, 13 anak (65%) BB. Kreativitas  mengajukan pertanyaan 1 anak (5%) BSB, 3 anak (15%) BSH, 2 anak (10%) MB, 14 anak (70%) BB. Setelah diberi perlakuan, kreativitas mengkombinasi warna 4 anak (20%) BSB, 8 anak (40%) BSH, 6 anak (30%)  MB, dan 2 anak (10%) BB. Membuat kolase secara mandiri 5 anak (25%) BSB, 7 anak (35%) BSH, dan 7 anak (35%) MB, 1 anak (5%) BB. Kreativitas anak dalam mengajukan pertanyaan 3 anak (15%) BSB, 6 anak (30%) BSH, 9 anak (45%) MB, 2 anak (10%) BB. Disimpulkan bahwa ada pengaruh kegiatan kolase terhadap kreativitas anak dengan bukti hasil pengamatan setelah dirata-ratakan sebelum dan sesudah perlakuan BSB 8,33% menjadi 20%, BSH 15% menjadi 35%, MB 11,6% menjadi 36,66%, BB 65% menjadi 8,33%. Kata Kunci : Kegiatan Kolase dan Kreativitas
PENGARUH KEGIATAN FINGER PAINTING TERHADAP KREATIVITAS ANAK Marwany, Marwany
Bungamputi Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu masih rendahnya kreativitas anak di kelompok BI TK Mantikulore Lasoani, Kecamatan Palu Timur Kota Palu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kegiatan finger painting terhadap kreativitas anak di kelompok B1 TK Mantikulore Lasoani. Desain penelitian yang digunakan adalah “One Groups Pre-tes post-test Design” dengan jenis penelitian eksperimen. Subjek penelitian ini adalah anak di kelompok B1 TK Mantikulore Lasoani, berjumlah 15 anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengelolaan data dilakukan dengan teknik persentase dan uji t (paired sample t-test). Berdasarkan dari hasil analisis data tentang kreativitas anak dari hasil rekapitulasi sebelum perlakuan dalam tiga aspek yang diamati diperoleh data rata-rata persentase kategori sangat tinggi (ST) hanya mencapai 6.66%, untuk kategori tinggi (T) mencapai 15,55%, kategori sedang (S) mencapai 42.22% dan kategori rendah (R) mencapai 35,55%. Sedangkan hasil pengamatan sesudah perlakuan menunjukkan presentase rata-rata kategori sangat tinggi (ST) mencapai 39.99%, untuk kategori tinggi (T) mencapai 33.33%, kategori sedang (S) mencapai 19.99% dan kategori rendah ( R) mencapai 6,66%. Berdasarkan hasil pengamatan sebelum dan sesudah perlakuan maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan finger pinting  dapat mempengaruhi kreativitas anak di kelompok B1 TK Mantilulore Lasoani Kecamatan Palu Timur Kota Palu. Berdasarkan hasil data perhitungan uji t di peroleh nilai t hitung ≥ t tabel (9.738 ≥ 1,761), dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H₁ diterima, yang berarti terdapat pengaruh kegiatan finger painting terhadap kreativitas  anak di Kelompok B1 TK Mantikulore Lasoani Kecamatan Palu Timur Kota Palu. Kata Kunci : Finger Painting,  Kreativitas, Anak Usia Dini, Eksperimen
PERANAN MEDIA KARTU ANGKA DALAM MENGENAL BILANGAN Zuama, Shofiyanti Nur; Alfina, Alfina
Bungamputi Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah kemampuan anak mengenal bilanagan belum berkembang sesusai harapan. Sehubungan dengan masalah tersebut, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui peranan media kartu angka dalam mengenal bilangan di kelompok B4 TK Tunas Rimba Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 19 anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 13 anak perempuan. Pengumpulan data di lakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengelolaan data di lakukan dengan teknik persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa minggu pertama hasil rekapitulasi rata-rata pada aspek menyebutkan urutan bilangan 1-10, menghubungkan simbol bilangan 1-10 dengan gambar, mengacak simbol 1-10. Kategori berkembang sangat baik (BSB) 15,79% anak, kategori berkembang sesusai harapan (BSH) 14,04% anak, kategori mulai berkembang (MB) 26,31% anak, dan  kategori belum berkembang (BB) 43,85% anak. Selanjutnya minggu keempat dengan mengunakan media kartu angka hasil rekapitulasi minggu keempat pada aspek menyebutkan urutan bilangan 1-10, menghubungkan simbol bilangan 1-10 dengan gambar, dan mengacak simbol 1-10 di peroleh rata-rata kategori berkembang sangat baik (BSB) 45,61% anak, kategori berkembang sesuai harapan (BSH) 26,32% anak, kategori mulai berkembang (MB) 15,79% anak, dan kategori belum berkembang (BB) 12,28% anak. Dapat disimpulkan bahwa ada peranan media kartu angka dalam mengenal bilangan di Kelompok B4 TK Tunas Rimba Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Kata Kunci : Media Kartu Angka, Kemampuan Mengenal Bilangan, Anak Usia Dini
PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPUAN ANAK BERKOMUNIKASI DI KELOMPOK B2 TK ASYIYAH BUSTANUL ATHFAL III PALU KELURAHAN TALISE KECAMATAN MANTIKULORE Nurhayati, Nurhayati; Kurnia, Diah
Bungamputi Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pokok dalam tulisan ini adalah kemampuan anak berkomunikasi belum berkembang sesuai harapan. Upaya mengatasi masalah tersebut,dilakukan penelitian yang bertujuan mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan anak berkomunikasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, subjek seluruh anak di kelompok B2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal III Palu Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore yang berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik presentase. Data sebelum menggunakan metode bercerita kemampuan menyebutkan kosakata 1 anak (6%) kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 4 anak (25%)  kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 7 anak (44%)  kategori Mulai Berkembang (MB), 4 anak (25%)  kategori Belum Berkembang (BB). Kemampuan menjawab pertanyaan 1 anak (6%)  kategori BSB, 3 anak (19%) kategori BSH, 9 anak (56%) kategori MB, 3 anak (19%)  kategori BB. Bercerita sederhana 1 anak (6%) kategori BSB, 2 anak (16%) kategori BSH, 6 anak (38%) kategori MB, 7 anak (44%) kategori BB. Setelah menggunakan metode bercerita, menyebutkan kosakata terdapat 4 anak (25%) kategori BSB, 7 anak (44%) kategori BSH, 4 anak (25%)  kategori MB, dan 1 anak (6%) kategori BB. Kemampuan menjawab pertanyaan 4 anak (25%) kategori BSB, 9 anak (56%) kategori BSH, 2 anak (13%) kategori MB, 1 anak (6%) kategori B. Bercerita sederhana 4 anak (25%) kategori BSB, 7 anak (44%) kategori BSH, 4 anak (25%) kategori MB, 1 anak (6%) kategori BB. Disimpulkan bahwa ada pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan anak berkomunikasi. Terbukti adanya peningkatan kemampuan anak berkomunikasi setelah menggunakan metode bercerita rata-rata BSB 25%,  BSH 48%, MB 21%. Kata Kunci : Metode Bercerita, Kemampuan Berkomunikasi
PENGARUH BERMAIN KONSTRUKTIF TERHADAP KREATIVITAS ANAK DIKELOMPOK A PAUD ANDINE PALU KELUARAHAN PALUPI KECAMATAN TATANGA KOTA PALU Nirmala, Besse; Gamar, Gamar
Bungamputi Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam tulisan  ini adalah kreativitas anak belum berkembang sesuai harapan. Upaya untak mengatasi masalah tersebut sudah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Bermain Konsturktif  Terhadap Kreativitas Anak. Metode Penelitian ini adalah Kualitatif jenis Deskriptif. Subyek penelitian ini adalah kelompok A PAUD Andine Palu..  berjumlah 13 anak 3 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. selanjutnya diolah dengan teknik presentase. Data sebelum diberikan perlakuan Kreativitas membuat aneka bentuk dari plastisin terdapat 2 anak (15,4%) kategori BSB, 2 anak (15,4%) BSH, 3 anak (23,0%) MB, 6 anak (46,2%) kategori BB. Mengajukan pertanyaan 2 anak (15,4%) BSB, 2 anak (15,4%) BSH, 2 anak (15,4%) MB, 7 anak (53,8%) BB. Anak Mengkombinasikan Warna 2 anak  (15,4%) BSB, 2  anak (15,4%) BSH, 3 anak (23,0%) MB, 6 anak (46,2%) BB. Setelah diberikan diberikan perlakuan, Kreativtas membuat aneka bentuk dari plastisin 4 anak ((30,8%)  BSB, 4 anak (30,8%) BSH, 3 anak (23,0%) MB, 1 anak (7,7%) BB. Mengajukan Pertanyaan 4 anak (30,8%) BSB, 4 anak (30,8%) BSH, 3 anak (23,0%) MB, 2 anak (15,4%) BB. Mengkombinasikan Warna 3 anak (23,0%) BSB, 5 anak (38,5) BSH, 4 anak (30,8%) MB, 1 anak (7,7%) BB. Dapat simpulkan bahwa ada Pengaruh Bermain Konstruktif Terhadap Kreativitas Anak. Bukti hasil pengamatan setelah dirata-ratakan sebelum dan sesudah perlakuan BSB 15,4%, menjadi 28,2%, BSH 15,4% menjadi 35,9%, MB 20,5% menjadi 25,6%, BB 48,7% menjadi 10,3%..                                                                                       Kata Kunci: Bermain Konstrutif, Kreativitas
MENINGKATKAN PENERAPAN NILAI MORAL AGAMA ISLAM ANAK MELALUI METODE DEMONSTRASI DI KELOMPOK B PAUD NOSARARA PALU Ramli, Ramli; Nurhayati, Nurhayati; Haruna, Dewi Mastika
Bungamputi Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah penerapan nilai moral agama islam anak masih rendah, terutama dalam kemampuan praktek wudhu, kemampuan praktek gerakan sholat, dan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Hal ini disebabkan karena metode yang digunakan guru kurang maksimal, sehingga perkembangan penerapan nilai moral agama islam anak belum optimal yang berdampak pula pada hasil belajar. Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi untuk meningkatkan penerapan nilai moral agama islam anak di kelompok B PAUD Nosarara Palu. Setting penelitian ini, yaitu anak kelompok B PAUD Nosarara Palu yang berjumlah 20 anak, terdiri dari 9 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas yang dimulai dari perencanaan, pelaksanakan tindakan, observasi dan refleksi, yang dilakukan secara bersiklus dengan 4 kali tindakan dalam 2 siklus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, tanya jawab, pemberian tugas dan dokumentasi, serta alat yang digunakan adalah lembar observasi baik untuk aktivitas guru maupun murid. Selanjutnya dianalisa secara persentasi untuk menarik kesimpulan. Data yang dikumpulkan secara umum, terjadi peningkatan pada semua aspek, dimana pada siklus I terdapat 13,33% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) , 15% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 15% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), serta 56,67% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Selanjutnya pada siklus II terdapat 30% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 41,67% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 15% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), serta 13,33% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui metode demonstrasi dapat meningkatkan penerapan nilai moral agama islam anak.
PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DI TK ALKHAIRAAT MAKU KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI Nirmala, Besse; Kusumawati, Endah
Bungamputi Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Bungamputi
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah kemampuan kognitif anak belum berkembang sesuai harapan. Upaya mengatasi masalah tersebut telah dilakukan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan puzzle terhadap kemampuan kognitif anak di TK Alkhairaat Maku Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Adapun jumlah subjek dalam penelitian ini yaitu 24 orang anak yang terdiri dari 14 orang anak laki-laki dan 10 orang anak perempuan, yang terdaftar pada tahun ajaran 2019/2020. Pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menguji hipotesis penelitian ini digunakan tekhnik paired sample t-test a=0,05. Berdasarkan hasil rekapitulasi kemampuan kognitif anak sebelum diberikan perlakuan berupa permainan puzzle, terdapat 3% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 18% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 47% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), 32% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Sesudah diberikan perlakuan permainan puzzle, 21% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 56% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 23% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan tidak terdapat (tidak ada) atau 0% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Berdasarkan hasil perhitungan paired sample t-test diperoleh (0.000 < 0.05), maka HO ditolak, H1 diterima rata-rata sebelum perlakuan 5.7500 dan sesudah perlakuan 8.9167. Demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara permainan puzzle terhadap kemampuan kognitif anak di TK Alkhairaat Maku Kecamatan Dolo Kabupaten sigi.                                                                                  Kata Kunci    : Permainan Puzzle, Kemampuan Kognitif, Anak Usia Dini