cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23883011     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 678 Documents
ANALISIS PENDAPATAN KERIPIK PISANG PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA SOFIE DI KOTA PALU Saleh, Rahmad
AGROTEKBIS Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to know the amount of income of banana chips in Industry Household Sofieof Palu City.  The Respondent is done intentionally (purposive) of 3 people. Data analysed using revenue analysis methode. The results showed that the average amount of revenue that theindustry Sofie Rp 3,626,666 per month with a total cost of Rp 2,631,969 so the average income earned Household Industrial Sofie in producing banana chips Rp 994 697 per month.
Kajian Jenis Pengorok Daun (Liriomyza sp.) (Diptera: Agromizydae) Pada Berbagai Tanaman Inang Di Lembah Palu A, Hikmawati; B, Hasriyanti; Saleh, Shahabuddin
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hama pengorok daun merupakan hama pendatang dari benua Amerika Latin yang masuk ke Indonesia sekitar tahun 90 an dan dilaporkan keberadaannya di Palu, Sulawesi Tengah sekitar tahun 2005.  Hama ini memiliki banyak tanaman inang atau bersifat polifagus. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis pengorok daun pada berbagai tanaman inang di Lembah Palu.  Penelitian di laksanakan di Kelurahan Boyaoge, Kelurahan Pengawu (Kecamatan Palu Barat) dan Desa Langaleso (Kecamatan Dolo) dan di Laboratorium Hama dan penyakit tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako yang berlangsung pada bulan Juli sampai Oktober tahun 2012.  Karakter morfologi yang diamati adalah warna scutellum, pola warna tergit pada abdomen dan warna tungkai. Selain itu, diamati juga ciri serangan Liriomyza pada tanaman inangnya.  Berdasarkan hasil identifikasi yang telah di lakukan di Laboratorium  didapatkan 5 (lima) spesies lalat penggorok daun, yakni Liriomyza brassicae pada tanaman Sawi; Tomat dan Kembang kol, Liriomyza bryonae pada tanaman Sawi, Liriomyza chinensis pada tanaman Bayam, Liriomyza huidobrensis pada tanaman Kacang Panjang dan Liriomyza sativae pada tanaman Tomat dan Kemangi. Kelima spesies Liriomyza tersebut selain berbeda secara morfologi juga menunjukkan ciri serangan yang berbeda pada tanaman inangnya.
KARAKTERISASI TANAMAN BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU (Allium cepa L Kelompok Aggregatum) Mardhiah, Ilga
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan 2 tahap yakni observasi dan penanaman di Lahan. Sampel yang diperoleh berasal dari daerah Lembah Palu yakni Desa Guntarano, Maku, Bulu Pountu Jaya, Oloboju, Soulove serta Kelurahan Duyu, Kayumalue dan Tavanjuka. Selanjutnya, sampel benih bawang merah yang diperoleh ditanam untuk mengamati perbedaan karakteristik tanaman bawang merah varietas lembah palu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2014 di Desa Bulu Pountu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan yaitu bawang merah yang berasal dari sentra produksi bawang merah ?lembah palu?. Hasil yang diperoleh adalah pada karakter panjang daun Desa Soulove dinyatakan melebihi dari deskripsi dengan rataan 28,39 cm dan pada karakter berat umbi perbiji dan lingkar umbi diperoleh hasil yang lebih kecil dari deskripsi bawang merah ?lembah Palu? yang dilepas oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia.
ANALISIS PEMASARAN TOMAT DIDESA LABUAN TOPOSO KECAMATAN LABUAN KABUPATEN DONGGALA Made Antara, Abdul Muis, Rizka. M
AGROTEKBIS Vol 3, No 6 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This report aims to review the marketing tomatoes and large margin marketing obtained marketing each institution in every - for the marketing, knows part of prices received by farmers ( producers ) in every for marketing channel tomatoes, knows efficiency marketing tomatoes in the village labuan toposo in labuan.This research carried out in villages labuan toposo in labuan sub district donggala.Get as 30 respondents 50 farmers in a random sample of simple ( simple random sampling ).In addition, determine respondents traders used method of poll respondents ( tracing sampling ) with, take trader as many as 2 people and traders as many as the retailer 2.The total cost as much as 34  respondents.The results of the analysis showed that the total the margin marketing tomato obtained to channel first Rp 1,000 and total the margin marketing tomato obtained to channel both the Rp 2,000.Part the prices received by farmers of the i of 60 % and parts of the prices received by farmers of the ii of 66,67 %.Thus, part the price the greatest received by farmers is on channels two.Marketing outlets tomatoes origin village labuan toposo there are two channel viz: (1) farmers                                                                                                     intermediary         traders a retailer         consumers.(2) farmers         traders a retailer consumers.The first the efficiency of the to intermediary traders of 7,23 %, and traders a retailer of 11,12 % and channel score efisinsinya of 9,20 %.Of two channels marketing the tomatoes, marketing outlets efficient is a conduit second.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI NILAM DI DESA TOLOLE KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Asgar, Muhammad; Muis, Abdul; Sulaeman, Sulaeman
AGROTEKBIS Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research intends to identiy factor of wide area, cuttings, urea fertilizer, and labor that affects the production of patchouli in Tolole village Ampibabo Sub-district Parigi Moutong Regency. This research was conducted in Tolole village Ampibabo Sub-district Parigi Moutong Regency. This research was conducted on July 2017, 30 respondents of patchouli farmer were selected through census method. Production analysis used is Coob-Douglas. The result of this research showed that F counted is 10.274> Ftable 2.76 of ? = 5% which means that null hypothesis (H0) is rejected, and then the variable of wide area, cutting, urea fertilizer, and labor simultaneously affects the production of patchouli in Tolole village. Partially, the wide area and labor variable do not affect the production, while cutting and the use of urea fertilizer variable affects the production patchouli inTolole village Ampibabo Sub-district Parigi Moutong Regency.
PENGARUH KONSENTRASI SERBUK MAJEMUK BIJI SARIKAYA DAN BIJI SIRSAK TERHADAP MORTALITAS KUMBANG BERAS Sitophilus Oryzae L. (COLEOPTERA : CURCULIONIDAE) DI PENYIMPANAN Lihawa, Zein; Toana, Moh. Hibban
AGROTEKBIS Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the effect of compound seed powder sugar apple and soursop seed against S. oryzae mortality in storage. The study was conducted from January to April 2016 at the Laboratory of Plant Pests and Diseases Departement, Faculty Agriculture, Tadulako University Palu. Materials used seeds soursop (Annonamuricata L.) seeds and sugar apple seeds (Annonasquamosa L.), aquadestand local varieties of rice. The study design using a completely randomized design consisting of 6 treatments with 3 replications level namely P0: Control without giving samples; P1: 1g/200g of rice; P2: 2g/200g of rice; P3: 3g/200g of rice; P4: 4g/200g of rice); P5: 5g/200g of rice. The analysis uses a test of variance and to determine the best treatment to use honest significant difference test ? level of 0.05. The results showed that the compound powder sugar apple seed and seed soursop affect the rice beetles mortality. The most effective concentration causing mortality in rice beetles that is on the treatment of P2 concentration of 2g/200g of rice with a percentage of56.67%.The concentration was significantly different with the treatment of P3, P4, P5 each concentration 3g/200g, 4g/200g, 5g/200g rice with percentage mortality 81.11%, 92.22%, and 100.00% respectively. Key Words: Mortality, seed soursop powder and seed sugar apple powder, Sitophilus oryzae L. 
ANALISIS TITIK PULANG POKOK USAHA ABON IKAN PADA CV. DUTA AGRO LESTARI DI KOTA PALU Batara, Dalton Lebang; Lamusa, Arifuddin
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya produksi fisik, besarnya biaya produksi, harga jual serta besarnya penerimaan yang diperoleh CV. Duta Agro Lestari dalam usaha abon ikan di Kota Palu, pada saat mencapai Titik Pulang Pokok. Responden dalam penelitian ini dipilih secara purposive (sengaja), yaitu pimpinan perusahaan dengan tujuan memperoleh data yang akurat dan representative sesuai tujuan penelitian. Alat analisis data yang digunakan adalah Analisis Titik Pulang Pokok. Hasil penelitian ini adalah titik pulang pokok usaha abon ikan CV. Duta Agro Lestari per jenis kemasan: Mika 100 g sebanyak 19,36 unit dengan harga jualRp 20.000,00/unit, menghasilkan penerimaan sebesar Rp 387.200,00. Mika 200 g sebanyak 7,06 unit dengan harga jual Rp 40.000,00/unit, menghasilkan penerimaan sebesarRp 282.400,00. Mika 400 g sebanyak 3,44 unit dengan harga jual Rp 80.000,00/unit, menghasilkan penerimaan sebesar Rp 275.200,00. Aluminium foil 100 g sebanyak 17,33 unit dengan harga jual Rp 20.000,00/unit, menghasilkan penerimaan sebesar Rp 346.600,00. Aluminium foil 200 g sebanyak 7,06 unit dengan harga jual Rp 40.000,00/unit, menghasilkan penerimaan sebesar Rp 282.400,00. Toples plastik 150 g sebanyak 8,17 unit dengan harga jual Rp 35.000,00/unit, menghasilkan penerimaan sebesar Rp 285.950,00. Toples plastik 250 g sebanyak 6,75 unit dengan harga jual Rp 65.000,00, menghasilkanpenerimaan sebesarRp438.750,00.
ANALISIS PEMASARAN BAWANG MERAH LEMBAH PALU DI DESA WOMBO KALONGGO KECAMATAN TANANTOVEA KABUPATEN DONGGALA Hj. Hadayani, Syukrianto As Samana
AGROTEKBIS Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the form of marketing channels, the amount of the marketing margin, part of the price received by farmers and the efficiency of commodity marketing onion valley of Palu in the village of Wombo Kalonggo Tanantovea District of Donggala. This research was conducted in the village of Wombo Kalanggo, District of Donggala Tanantovea. Take the 30 respondents from 96 farmers using simple random sample method (Simple Random Sampling). In addition to determining the respondent trader in use methods of assessment respondents (Tracing Sampling Method). Based on the results of research, there are two forms of marketing channels in the village Wombo Kalonggo, the channel I : Farmers - traders - retailers - consumers.Channel II : Farmers - retailers - consumers. Marketing margins onion valley of Palu obtained for the first channel Rp. 4000.00 and total marketing margin onion valley ofPalu obtained for the second line is Rp. 3.000,00. Any part ofthe price received bythe farmeronthe firstlineis 4.33%. Any part ofthe price received bythe farmeronthe secondlineis 3.62%. I channel marketing efficiency value of 4.33% and to channel II at 3.62%. From both the efficiency of the channels I and II are the most efficiency is channel II.
Analisis Komparatif Pendapatan Usahatani Padi Sawah Sistem Tabela Dan Sistem Tapin (Di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong) CA, Siti Yulianty; Rauf, Rustam Abd.; H., Sulaeman
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan taraf hidup masyarakat tani dapat dicapai melalui pembangunan pertanian yang berkesinambungan. Pembangunan pertanian yang berkesinambungan ditandai adanya kelangsungan produksi yang memberikan keuntungan dan adanya kebebasan bagi petani untuk menentukan pilihan terbaik dalam berusahatani. Penelitian ini bertujuan mengetahui berapa besar pendapatan usahatani dengan penerapan teknologi sistem tanam benih langsung (Tabela) dan tanam pindah (Tapin), mengetahui seberapa besar perbandingan pendapatan usahatani sistem tanam benih langsung (Tabela) dan sistem tanam pindah (Tapin) serta mengetahui apakah usahatani sistem tanam benih langsung (Tabela) dan tanam pindah (Tapin), layak atau tidak. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja, penentuan responden dilakukan dengan metode sensus jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang dengan pembagian 15 orang petani yang menggunakan sistem tabela 15 orang petani yang menggunakan sistem tapin. Hasil penelitian ini adalah rata-rata/ha pendapatan usahatani padi sawah sistem tanam pindah (Tapin) lebih besar dibandingkan rata-rata pendapatan/ha usahatani padi sawah sistem tanam benih langsung (Tabela). Usahatani sistem tabela dan tapin layak diusahakan karena nilai R/C > 1. Perbandingan pendapatan usahatani yang menerapkan sistem tanam pindah (Tapin) dengan petani yang menerapkan sistem tanam benih langsung (Tabela) di Desa Dolago diperoleh nilai t hitung sebesar -3,223 < t tabel pada ? 5% (1,701) dan >  ? 1 % (2,763) yang berarti H0 ditolak.
RENTABILITAS USAHA INDUSTRI BAWANG GORENG MAHKOTA DI KECAMATAN PALU BARAT KOTA PALU JulianaJ, Sulaeman, Juliana
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan pertanian di Sulawesi Tengah diarahkan untuk meningkatkan produksi dan pendapatan petani. Salah satu komoditi andalan yang dapat meningkatkan pendapatan petani adalah komoditibawang merah lokal.  Industri bawang goreng cukup potensial untuk dikembangkan, selain mampu memperpanjang daya guna bawang merah lokal Palu juga mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga.Tujuan dari penelitian ini ialah  mengetahui besarnya pendapatan bawang goreng Mahkota di Kota Palu dan mengetahui besar kecilnya angka rentabilitas usaha industri bawang goreng Mahkota, berdasarkan penambahan modal pinjaman.Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja (Purpossive) yakni industri bawang goreng Mahkota di Kota Palu. Pengambilan sampel dilakukan dengan sengaja (Purpossive) dalam hal ini  industri bawang goreng Mahkota. Responden dalam penelitian ini yaitu pimpinan perusahaan dan dua orang karyawan. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan, dan analisis rentabilitas. Hasil penelitian menunjukan dengan adanya penambahan modal pinjaman sebesar Rp 70.000.000 dengan tingkat bunga 12%  pertahun, industri bawang goreng Mahkota memperoleh nilai rata-rata rentabilitas ekonomi sebesar 55,17%, sementara nilai rentabilitas modal sendiri menghasilkan nilai rata - rata sebesar 55,29%.