cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AKSIOMA Jurnal Pendidikan Matematika
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 14124505     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit pada bulan Maret dan September setiap tahun serta nomor suplemen bila dimungkinkan. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian atau kajian analisis kritis di bidang pendidikan matematika dan atau pembelajarannya.
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA FUNGSI KOMPOSISI DI KELAS XI IPA I SMAN 7 PALU Kastarina, Yuni; Karniman, Teguh S.; Anggraini, Anggraini
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fungsi komposisi di kelas XI IPA 1 SMAN 7 Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini sebanyak 25 siswa dan dipilih tiga siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada fungsi komposisi di kelas XI IPA I SMAN 7 Palu, dengan delapan komponen yaitu: 1) placement test, 2) team, 3) teaching group,  4) student creative, 5) team study, 6) whole class unit, 7) fact test, dan 8) team scores and team recognition.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe TAI, hasil belajar, fungsi komposisi.
RANCANG BANGUN AUTHENTIC ASESSMENT MATEMATIKA ONLINE DAN OFLINE BERBASIS WONDERSHARE DI PERGURUAN TINGGI Buchori, Achmad; Setyawati, Rina Dwi
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa assessment matematika online dan offline pada mata kuliah matematika SMA yang valid/layak digunakan disemua program studi pendidikan matematika di Jawa Tengah sehingga dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang cerdas, kreatif, inovatif dan mampu bersaing di abad 21. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang pada pelaksanaannya hanya sampai pada tahapan Tahap Develop preliminary form of product untuk menghasilkan produk yang valid oleh ahli. Tahapan ini validasi ahli oleh 4 dosen yaitu 2 dosen ahli materi dan 2 dosen ahli media dari perguruan tinggi Universitas PGRI Semarang dan Universitas Negeri Semarang. Dari hasil penelitian dapat disimpukan bahwa Authentic Asessment Matematika Online Dan Offline Berbasis Wondershare telah valid/layak yang divalidasi oleh ahli , yaitu: (1) validasi ahli  materi pertama dengan prosentase untuk aspek umum sebesar 87,5%, aspek substansi materi sebesar 91,7%, dan aspek kelayakan bahasa sebesar 94,4% (2) Vaidasi ahli materi kedua sebesar 88%, aspek substansi materi sebesar 92%, dan aspek kelayakan bahasa sebesar 88,9% (3) Validasi media dengan prosentase untuk aspek umum sebesar  88%, aspek penyajian pembelajaran sebesar 85%, aspek kelayakan bahasa sebesar 75%, dan aspek Kelayakan Kegrafikan 82,14% (4) Validasi media dengan prosentase untuk aspek umum sebesar  81,25%, aspek penyajian pembelajaran sebesar 75%, aspek kelayakan bahasa sebesar 81,25%, dan aspek Kelayakan Kegrafikan 75%. Dari prosentase hasil validasi ahli tersebut produk yang dihasilkan dikatakan layak atau valid. Kevalidan produk tersebut diharapkan dapat memudahkan dosen dan mahasiswa dalam belajar dalam melaksanakan proses pembelajaran dan penilaian.Keywords: Rancang Bangun, Authentic Assessment Matematika, Wondershare
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN MODEL TERPADU MADANI PALU PADA MATERI GARIS SINGGUNG LINGKARAN Ariansyah, Ahmad; Madeali, M. Tawil; Murdiana, I Nyoman
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIII SMPN Model Terpadu Madani Palu pada materi garis singgung lingkaran. Jenis penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model PBM yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dengan mengikuti fase-fase, yaitu: 1) pemberian orientasi tentang permasalahan kepada siswa menggunakan gambar, 2) pengorganisasian siswa untuk belajar, 3) pemberian bantuan penyelidikan mandiri dan kelompok, 4) pengembangan dan presentasi hasil karya, dan 5) penganalisisan dan pengevaluasian proses pemecahan masalah.Kata Kunci: model pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar, garis singgung lingkaran
STRATEGI MATHEMATIC CORNER DAN PEMBERIAN REWARD KEPADA SISWA DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN Hermiyati, Yosepha Endang
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah salah satu jalur pendidikan formal yang bertanggung jawab pula pada proses pembentukan karakter siswa. SMK Negeri 7 Palu sebagai salah satu sekolah kejuruan yang fokusnya pada bidang perikanan dan kelautan, mempunyai kecirian tertentu yaitu menerapkan sistem pendidikan semi-militer. Kondisi saat ini, siswa-siswi atau yang disebut dengan taruna-taruni mempunyai tingkat kedisiplinan dan motivasi yang sangat rendah untuk hadir di kelas mengikuti pembelajaran, khususnya mata pelajaran matematika.  Kekurangtertarikan siswa untuk hadir di kelas mengikuti mata pelajaran, merupakan permasalahan yang utama.  Pembelajaran matematika yang disajikan dengan menarik dan metode bervariasi sampai sekarang belumlah cukup mampu mendorong motivasi  belajar siswa.  Strategi baru yang ditawarkan sebagai inovasi pendidikan karakter bagi siswa SMK Negeri 7 Palu adalah strategi Mathematic Corner dan pemberian reward.  Strategi  Mathematic Corner adalah strategi pembelajaran dengan model komunikasi tertulis pada papan informasi.  Display informasi disajikan semenarik mungkin dengan kombinasi warna yang umumnya disukai remaja, sehingga akan menggugah rasa ingin tahu siswa mendekati, membaca dan mengetahui informasi yang disajikan.  Keberadaan Mathematic Corner dikondisikan nyaman dan bersuasana matematika santai, selalu disampaikan kepada siswa saat di kelas, karena informasi Mathematic Corner menyajikan informasi terkait materi pembelajaran di kelas dan tugas-tugas saat itu.  Dengan demikian tidak ada alasan bagi siswa tidak dapat mengerjakan tugas karena berhalangan hadir di kelas. Melalui strategi Mathematic Corner  dan pemberian reward mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan meningkatkan kedisiplinan siswa.    Hal ini ditandai oleh peningkatan motivasi belajar, ketepatan waktu menumpulkan tugas dan kehadiran siswa di kelas.  Disamping itu siswa diberi kebebasan untuk berkreasi dan memperoleh pengetahuan dan informasi tanpa tekanan.  Siswa secara sadar, mereka membutuhkan pengetahuan dan informasi yang tersedia di Mathematic Corner.  Strategi pemberian reward ditujukan bagi siswa yang aktif mengikuti informasi yang disajikan pada Mathematic Corner, atau yang berpartisipasi aktif berbagi informasi, artikel, ide-ide, pemikiran atau hal-hal yang berhubungan dengan matematika.  Bentuk reward yang diberikan berupa poin tambahan pada nilai karakter dan nilai matematika.  Reward juga diberikan pada siswa yang memberi jawab pada kuis atau game teka-teki matematika dan bagi siswa yang mempunyai poin paling tinggi, yaitu berbentuk hadiah yang menunjangnya dalam belajar matematika.  Kesimpulan: (1) Mathematic corner dan pemberian reward dapat menciptakan suasana yang kondusif dalam proses pembelajaran.  (2) Mathematic corner dan pemberian reward dapat meningkatkan motivasi taruna/i mengikuti pelajaran, kehadiran taruna/i di dalam kelas dan pencapaian nilai KKM, (3) Mathematic corner dan pemberian reward dapat meningkatkan karakter disiplin siswa.Kata Kunci: Mathematic corner,  reward,  disiplin
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) MATEMATIS MELALUI BAHAN AJAR BERBASIS SITUATION-BASED LEARNING (SBL) Isrok’atun, Isrok’atun
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pembelajaran yang lebih menekankan pada belajar menjawab pertanyaan daripada belajar menyajikan pertanyaan, menyebabkan kurangnya kesadaran siswa terhadap masalah. Hal ini mengakibatkan lemahnya kemampuan problem finding, sehingga kemampuan idea finding dan problem solving siswa juga lemah. Oleh karenanya, kemampuan creative problem solving menjadi sangat perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Aspek-aspek kemampuan CPS yaitu objective finding, fact finding, problem finding, idea finding, solution finding, dan acceptance finding. Keenam aspek tersebut merupakan tahapan proses berpikir CPS. Untuk tujuan tersebut, diperlukan pembelajaran matematika yang lebih menggali kemampuan dalam menyajikan masalah serta menyelesaikan permasalahan yang dimunculkan oleh siswa itu sendiri, yaitu dengan menggunakan Situation-Based Learning. Kata kunci:  Situasi matematis, Masalah matematis, Creative problem solving matematis, dan Situation-Based Learning 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERSAMAAN KUADRAT DI KELAS X MIPA 2 SMA NEGERI 5 PALU Muhamad, Samsiah; Hasbi, Muh.; Tandiayuk, Marinus B.
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan utama penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dalam  upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan kuadrat di kelas X MIPA 2 SMAN 5 Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada rancangan penelitian oleh Kemmis dan  Mc. Teggart yang terdiri atas: 1) perencanaan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan tindakan, dan 4) refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 2 sebanyak 32 orang, dan dipilih 3 orang siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model kooperatif tipe TAI  dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan kuadtrat di kelas X MIPA 2 SMA Negeri 5 Palu, dengan mengikuti tahap-tahap sebagai berikut: 1) menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, 2) menyajikan  informasi , 3) mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok dan kreatifitas siswa (student creative), 4) belajar kelompok (team study) dan membimbing kelompok belajar 5) evaluasi dan Test fakta (fact test), dan 6) memberikan Penghargaan. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI, Hasil Belajar, Persamaan Kuadrat.
Analisis Penalaran Siswa dalam Melakukan Pengerjaan Operasi Aritmatika Pecahan di Kelas IVA SD Negeri 22 Palu Nurfadila, Nurfadila; Usman H.B, Usman H.B; Nur, Friska; Pertiwi, Pertiwi
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses bernalar yang dilakukan siswa kelas IVA SD Negeri 22 Palu dalam menyelesaikan operasi aritmatika pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini siswa kelas IVA SD Negeri 22 Palu yang berjumlah 28 orang.  Hasil penelitian menunjukkan pada soal nomor 1 siswa berpikir dalam menentukan pecahan senilai dari  yaitu dengan menjumlahkan dua bilangan pecahan sehingga menghasilkan pecahan  . Untuk soal nomor 2a, siswa menjumlahkan semua elemen bilangan bulat pada 2 pecahan yang ingin dijumlahkan. Untuk soal nomor 2b, siswa mengalikan semua elemen bilangan bulat pada 2 pecahan yang ingin dikalikan. Untuk soal nomor 2c, siswa membagi pembilang dengan pembilang dan membagi penyebut dengan penyebut. 
PROFIL TEKNIK GURU MENGAJARKAN SIFAT-SIFAT KUBUS, BALOK, TABUNG, DAN BOLA PADA SISWA KELAS IV TUNANETRA DI SDLB ABCD MUHAMMADIYAH PALU Risaldi, Luppi; Jaeng, Maxinus; Bennu, Sudarman
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang profil teknik guru mengajarkan  sifat-sifat kubus, balok, tabung, dan  bola pada siswa kelas IV tunanetra di SDLB ABCD Muhammadiyah Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan  pendekatan deskriptif  kualitatif. Untuk  memperoleh  hasil penelitian, digunakan empat teknik pengumpulan data, yaitu  rekaman video, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam  mengajarkan  sifat-sifat kubus, balok, tabung, dan bola, guru menerapkan tiga teknik pembelajaran yang terdiri dari; (1) teknik analogi, yaitu guru mengajarkan sifat-sifat kubus, balok, tabung, dan bola dengan  menggunakan alat  peraga berupa model bangun ruang dari masing-masing bangun ruang  yang akan diajarkan. Guru mengajarkan titik sudut kubus dan balok dengan  menganalogikan  titik sudut sebagai bentuk yang runcing dan rusuk sebagai garis. (2) teknik aturan, yaitu terlebih dahulu guru menyampaikan sifat-sifat kubus, balok, tabung, dan bola, kemudian diucapkan  kembali oleh siswa sesuai dengan  yang  telah disampaikan oleh guru. (3) teknik keterlibatan, yaitu guru melibatkan semua siswa untuk ikut meraba alat peraga dari masing-masing bangun ruang yang diajarkan, dan ikut membilang banyak titik sudut, sisi, dan rusuk pada alat peraga kubus dan balok.Kata kunci: profil, tunanetra, sifat-sifat kubus, balok, tabung, bola.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR DI SMP NEGERI 13 PALU Melyawati, Melyawati
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatiftipeThink Pair Share (TPS) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung bentuk aljabar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK).Desain penelitian mengacuh pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi.Fase-fase TPS yaitu (1) penyajian materi, (2) berpikir bersama, (3) transisi ke pasangan / tim, (4) monitoring, (5) berbagi jawaban, (6) evaluasi, (7) penghargaan.Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share hasil belajar siswa meningkat.Kata Kunci: Model PembelajaranKooperatif Tipe Think Pair Share, Hasil Belajar,Operasi Hitung Bentuk Aljabar. 
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SETTING KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Nur, Andi Saparuddin
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual setting kooperatif tipe TGT terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 3 Merauke. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Perlakuan berlangsung selama 5 kali pertemuan dengan instrumen penelitian, yaitu; (1) lembar observasi, (2) lembar angket, dan (3) tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan rumus gain ternormalisasi rata-rata untuk statistik deskriptif, dan uji normalitas kolmogorov-smirnov serta uji-t untuk statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IX SMP Negeri 3 Merauke setelah penerapan pembelajaran kontekstual setting kooperatif tipe TGT.Kata kunci: Pembelajaran Kontekstual Setting Kooperatif tipe TGT, Pemecahan Masalah Matematika.

Page 6 of 18 | Total Record : 176