cover
Contact Name
Mita
Contact Email
psik@ners.untan.ac.id
Phone
+6285299696808
Journal Mail Official
psik@ners.untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124 Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ProNers
ISSN : -     EISSN : 25989014     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jpn.v6i2
Core Subject : Health,
This Journal aims to improve nursing science development, especially in nursing education by publishing scientific papers from researchers, lecturers, and practitioners of nursing and health professional both on a national and international.
Articles 501 Documents
Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Penerapan Supervisi Keperawatan Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong Provinsi Kalimantan Barat ., Winarti
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.569 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.21501

Abstract

Belakang : Supervisi merupakan bagian dari manajemen keperawatan khususnya pengarahan dan pengawasan. Namun, pelaksanaannya di RSJD Sungai Bangkong masih belum optimal, ini disebabkan belum adanya pengawasan serta kebijakan resmi tentang supervisi sehingga hal ini dapat menurunkan mutu layanan asuhan keperawatan yang di berikan.Tujuan : Penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerapan supervisi keperawatan di rumah sakit jiwa daerah sungai bangkong provinsi kalimantan barat.  Metodologi : Penelitian ini dengan desain kualitatif deskriptif pendekatan fenomenologi, diambil dengan purposive sampling pada lima responden perawat yang dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil wawancara dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman.  Hasil : Penelitian ini teridentifikasi empat tema yang memengaruhi penerapan supervisi keperawatan yaitu pemahaman tentang unsur pokok supervisi, pengalaman supervisi, pengembangan staff dan hambatan pelaksanaan supervisi.  Kesimpulan : Faktor yang dapat mempengaruhi pelaksanaan supervisi yang pertama faktor pemahaman tentang unsur pokok supervisi, faktor pengalaman supervisi yang dapat menjadi acuan dalam melaksanakan supervisi selanjutnya, faktor pengembangan staff yang di dapat melalui pelatihan serta pemberian reward, dan faktor hambatan dalam pelaksanaan supervisi dikarenakan belum ada peraturan resmi supervisi yang mengikat dari manajemen, oleh sebab itu diperlukan terbentuknya regulasi dari pimpinan rumah sakit untuk pelaksanaan supervisi karena dapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.  Kata kunci                 : faktor-faktor penerapan, hambatan,   supervisi keperawatan  
EFEKTIVITAS BRISK WALKING EXERCISE TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA KELOMPOK RESIKO HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN PONTIANAK KOTA ., Cornelia Heppy Mei
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1627.629 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.26536

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi menyebabkan komplikasi yang dapat mengancam kehidupan individu. Meningkatnya kejadian hipertensi dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup sehat seperti berolahraga. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dalam mencegah faktor resiko hipertensi dapat dilakukan latihan brisk walking exercise.Tujuan : Mengetahui Efektivitas Brisk Walking Exercise terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Kelompok Resiko Hipertensi.Metode : Rancangan quasi eksperimen pendekatan pre test and post test with control group. Jumlah sampel 36 responden menggunakan teknik Non Probability Sampling dengan metode Purposive Sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon pada tiap kelompok dan uji Mann Whitney antara dua kelompok.Hasil : Tekanan darah sebelum dan sesudah pada kelompok intervensi, didapatkan nilai p = 0,038 pada sistolik dan p = 0,020 pada diastolik. Tekanan darah sebelum dan sesudah pada kelompok kontrol, didapatkan nilai p = 0,083 pada sistolik, sedangkan nilai p = 0,362 pada diastolik. Perbedaan tekanan darah sesudah pada kelompok intervensi dan kontrol, sistolik didapatkan nilai p = 0,678 dan diastolikp = 0,285.Kesimpulan : Ada pengaruh brisk walking exercise terhadap perubahan tekanan darah pada kelompok resiko hipertensi di Puskesmas Kecamatan Pontianak Kota, dan tidak terdapat perbedaan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok intervensi dan kontrol.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK ., Septri Sari
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1774.547 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.16324

Abstract

Latar belakang : Penyusunan skripsi adalah sesuatu yang menakutkan bagi mahasiswa, karena menyita waktu, energi, dan uang. Akibat dari pengerjaan skripsi, banyak mahasiswa merasa terbebani dan akhirnya mengalami stres. Salah satu upaya untuk mengendalikan stres adalah dengan dukungan keluarga. Apabila ada dukungan, motivasi untuk menghadapi masalah yang terjadi akan meningkat, sehingga akan memengaruhi tingkat stres yang dirasakan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stres pada mahasiswa dalam penyusunan skripsi di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling menggunakan metode stratified random sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 64 responden. Instrument pengumpulan data dengan lembar kuisoner Depression Anxiety Stress Scale (DASS) dan kuisioner Perceived Social Support Scale from Family (PSSS-Fa). Sedangkan uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman. Hasil : Pada analisa data menggunakan uji Spearman, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stres pada mahasiswa dalam penyusunan skripsi di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak (p=0,021 0,05). Nilai korelasi Spearman sebesar -0,288 menunjukkan bahwa arah korelasi negatif dengan kekuatan korelasi lemah, sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat dukungan keluarga, maka semakin rendah nilai tingkat stres pada mahasiswa dalam penyusunan skripsi di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak. Saran : Dukungan keluarga diperlukan dalam proses akademik mahasiswa untuk mengurangi stres yang dirasakan agar dapat menyelesaikan tahapan akademik, sehingga direkomendasikan pada asuhan keperawatan keluarga untuk memberi dukungan keluarga pada mahasiswa selama penyusunan skripsi.   Kata Kunci : Stres, Dukungan Keluarga, Mahasiswa, Skripsi
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU DETEKSI DINI KANKER SERVIKS WANITA USIA SUBUR (WUS) PENGGUNA KONTRASEPSI HORMONAL DI UPTD PUSKESMAS KECAMATAN PONTIANAK KOTA ., Yosepha
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2278.551 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.16205

Abstract

Latar Belakang: Wanita yang sudah berusia 35 tahun tidak direkomendasikan lagi untuk menggunakan kontrasepsi hormonal karena meningkatkan resiko kanker serviks. Tingginya angka kematian akibat kanker serviks menunjukkan masih rendahnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini. UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Kota menyediakan layanan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks (yaitu pap smear dan IVA), namun baru 5,65% saja WUS yang melakukan pemeriksaan. Domain utama yang memengaruhi perilaku adalah pengetahuan. Pengetahuan memberikan informasi dan fakta yang benar mengenai bagaimana kita harus bertindak. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks   wanita usia subur (WUS) pengguna kontrasepsi hormonal di UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Kota. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 52 sampel diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis data menggunakan uji Fisher. Hasil: Analisis bivariat dengan Uji Fisher didapatkan nilai p = 0,009 (p0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks wanita usia subur (WUS) pengguna kontrasepsi hormonal di UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Kota.   Kata kunci             : Pengetahuan, Perilaku, Deteksi Dini Kanker Serviks, Pengguna Kontrasepsi Hormonal Referensi                 :  43 (2004-2016)
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP AKTIVITAS SEHARI-HARI PADA LANSIA DI GRAHA WERDHA MARIE JOSEPH PONTIANAK ., Intan Debora Sitorus
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.48 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.23709

Abstract

Latar Belakang: Lansia akan mengalami penurunan terutama dalam kemampuan fisik, sehingga membuat lansia mengalami ketergantungan. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan lansia untuk melakukan aktivitas sehari-hari adalah senam lansia.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Senam Lansia terhadap Aktivitas Sehari-hari pada Lansia di Graha Werdha Marie Joseph Pontianak.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif berupa quasi experiment dengan rancangan pre dan post test without control. Sampel penelitian berjumlah 10 responden. Analisa yang digunakan adalah paired t test.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor aktivitas sehari-hari sebelum dilakukan senam adalah 14.50 dan setelah dilakukan senam adalah 16.20, yang menujukkan bahwa responden mandiri dalam melakukan beberapa aspek aktivitas dan memerlukan bantuan untuk melakukan beberapa aspek lainnya. Hasil paired t test menunjukkan nilai p=0,0000.05. Nilai ini menyatakan bahwa senam lansia mampu meningkatkan skor aktivitas sehari-hari pada lansia.Kesimpulan: Ada pengaruh senam lansia terhadap aktivitas sehari-hari pada lansia sebelum dan setelah dilakukan senam. Senam lansia dapat meningkatkan aktivitas sehari-hari pada lansia di Graha Werdha Marie Joseph Pontianak.  Kata kunci         : Senam lansia, Lansia, Aktivitas sehari-hari
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEPATUHAN DIIT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS SIANTAN HILIR PONTIANAK ., Eko Dwi Purnomo
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.051 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.22120

Abstract

Latar belakang : Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik sedikitnya 140 mmHg atau tekanan diastolik sedikitnya 90 mmHg. Tingginya konsumsi makanan yang umumnya mengandung banyak garam, tinggi lemak dan tinggi gula merupakan beberapa faktor yang berperan terhadap timbulnya hipertensi. Ketidakpatuhan terhadap diet pada individu dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu pengetahuan dan sikap penderita.Tujuan : Mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan diit pada penderita hipertensi di Puskesmas Siantan Hilir, Pontianak.Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 82 responden dan diambil dengan menggunakan pendekatan consecutive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada responden yang kemudian diolah. Distribusi fekuensi data diperoleh melalui analisis univariat dan untuk mengetahui hubungan antar variabel menggunakan uji chi-square sebagai analisis bivariat.Hasil : Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan diit pada penderita hipertensi dengan nilai p =0,023 (p0,05). Uji selanjutnya untuk mengetahui hubungan sikap dengan kepatuhan diit dengan nilai p = 0,028 (p0,05) yang berarti ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan diit pada penderita hipertensi.Kesimpulan : Pengetahuan yang tinggi dan sikap yang semakin positif memiliki dampak yang baik bagi penderita hipertensi dalam kepatuhan diit, sehingga hal ini dapat dijadikan rekomendasi bagi penderita untuk meningkatkan pengetahuan serta sikap agar menjadi dasar dalam mengikuti diit yang dianjurkan.
Pengaruh Peregangan Statis dan Dinamis Terhadap Perubahan Nyeri Pada Lansia Dengan Osteoatritis Lutut di UPTD Puskesmas Kampung Bangka Pontianak Tenggara ., Amelia Dora
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.912 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.26947

Abstract

Latar Belakang : Osteoartrits adalah penyakit tidak menular menyerang lansia menempati posisi kedua setelah hipertensi, yang menyebabkan disabilitas ataukecacatan. Tanda dan gejala osteoartritis paling umum dan dianggap menganggu adalah nyeri, sehingga memerlukan terapi yang tepat untuk mengatasi masalahtersebut. Peregangan yang melibatkan sendi dan otot dipercaya mampumengurangi nyeri yang disebabkan oleh osteoartritis.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh latihan peregangan statis dan dinamisterhadap perubahan nyeri pada lansia dengan osteoartritis pada lutut. Metode : Penelitian kuantitatif quasi experimental pretest-posttest terhadap 18responden kelompok kontrol dan 18 responden kelompok intervensi yangdiambil secara purposive non probability sampling dilakukan analisis UjiWilcoxon untuk perubahan nyeri pada masing-masing kelompok dan Uji MannWhitneyuntuk perbandingan nilai posttest pada kedua kelompok, dengan nilaip0,05dinyatakan signifikan. Intervensi dilakukan selama 15 menit sebanyak 3kali dalam seminggu selama 4 minggu.Hasil : Hasil uji Wilcoxon pada kelompok intervensi didapatkan hasil yangsignifikan dengan nilai (p0,05) yaitu p=0,000, hasil uji Wilcoxon padakelompok kontrol didapatkan nilai yang tidak signifikan dengan nilaip=0,157.Hasil uji Mann-Whitney didapatkan nilai signifikan dengan nilaip=0,000 (p0,05).Kesimpulan : Terdapat pengaruh peregangan statis dan dinamis dalampenurunan skor nyeri pada lansia dengan osteoartritis lutut.Kata Kunci : Osteoartritis, Lansia, Peregangan Statis, Peregangan Dinamis
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP TINGKAT ANSIETAS MENGHADAPI UJIAN NASIONAL PADA SISWA SMP NEGERI 3 SUNGAI KUNYIT ., Cornelita Dumaria Sihombing
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.553 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.16131

Abstract

Latar Belakang: Ansietas merupakan respons individu untuk mengantisipasi stressor dengan perasaan khawatir, afek negatif dan gejala-gejala ketegangan fisik. Ujian Nasional merupakan stressor yang dihadapi oleh siswa sehingga mengakibatkan ansietas. Salah satu intervensi untuk mengurangi ansietas yaitu dengan Senam Yoga. Senam Yoga termasuk teknik relaksasi dengan menyatukan teknik pernapasan dan gerak anggota tubuh untuk mengurangi ansietas. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh Senam Yoga terhadap tingkat ansietas menghadapi Ujian Nasional pada Siswa SMP Negeri 3 Sungai Kunyit. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian True Experiment dengan rancangan pretest-postest with control group. Jumlah responden 38 orang dipilih dengan menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, pengelompokkan dilakukan melalui randomisasi dengan cara kocok undi. Kelompok intervensi diberikan Senam Yoga berdurasi 30 menit dalam 4 kali pertemuan selama 4 hari berturut-turut dan kelompok kontrol tidak diberikan Senam Yoga. Tingkat ansietas diukur dengan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A). Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada pengaruh Senam Yoga terhadap penurunan tingkat ansietas pada siswa dengan nilai p value 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh Senam Yoga terhadap tingkat ansietas menghadapi Ujian Nasional pada Siswa SMP Negeri 3 Sungai Kunyit, sehingga pihak sekolah dapat menjadikan Senam Yoga sebagai agenda yang dapat terus diterapkan untuk mengurangi ansietas siswa menghadapi Ujian Nasional.   Kata Kunci: Ansietas, Ujian Nasional, Senam Yoga Referensi: 45 (2003-2015)
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI DI SMP NEGERI 14 PONTIANAK ., Utari Panggabean
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1459.058 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.20887

Abstract

LatarBelakang:Remaja mengalami perubahan pada sistem reproduksi yaitu terjadinya menstruasi. Banyak faktor yang mempengaruhi status kesehatan pada saat menstruasi, salah satunya adalah faktor pengetahuan yang kurang tepat dalam melakukan personal hygiene. Banyak dampak yang ditimbulkan akibat dari personal hygiene yang tidak tepat saa tmenstruasi seperti terjadinya keputihan, iritasi, dan Infeksi Saluran Kemih (ISK). Oleh karena itu, diperlukan pendidikan kesehatan tentang personal hygiene saat   menstruasi untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja agar setiap remaja dapat terhindar dari berbagai macam masalah kesehatan organ reproduksi. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi di SMP Negeri 14 Pontianak. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan desain penelitian quasy experiment dengan rancangan pre and post test without control. Tehnik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling dengan jumlah sampel 38 orang. Hasil: Penelitian ini menunjukkan perhitungan nilai p-value sebesar 0,000 0,05 artinya ada peningkatan pengetahuan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang personal hygiene saat menstruasi, sehingga teori Ha diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja putrid tentang personal hygiene saat menstruasi di SMP Negeri 14 Pontianak.   Kata Kunci: Menstruasi, Personal Hygiene, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan Referensi: 43 (2001-2014)
PENGARUH PEMBERIAN RENDAM KAKI AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA ., Yahya Prananda
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.995 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.22001

Abstract

Latar Belakang: Insiden hipertensi dapat cendrung meningkat. Hipertensi dapat mengakibatkan pada gejala yang berlanjut untuk suatu target organ, seperti stroke untuk otak, penyakit jantung koroner untuk pembuluh darah jantung dan otot jantung. Rendam kaki air hangat merupakan salah satu terapi komplementer yang bisa menurunkan tekanan darah.Tujuan: Untuk mengidentifikasi pengaruh rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia.Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan pre eksperimen  pre and post test without control group. Jumlah sampel 28 responden menggunakan teknik total sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon tekanan darah sistolik dan diastolik, diperoleh hasil p   sistolik yaitu 0,003 (0,05) dan hasil p diastolik 0,004 (0,05) yang artinya H0 ditolak.Kesimpulan: Terdapat pengaruh terapi rendam kaki air hangat terhadap penururnan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Terapi rendam kaki air hangat ini dapat digunakan dalam mengatasi tekanan darah tinggi sebagai bentuk terapi komplementer yang mudah dan murah dilakukan secara mandiri.    Kata Kunci         : Hipertensi, Lansia, Terapi Rendam Kaki Air HangatReferensi               : 65 (2005-2016)