cover
Contact Name
Mita
Contact Email
psik@ners.untan.ac.id
Phone
+6285299696808
Journal Mail Official
psik@ners.untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124 Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ProNers
ISSN : -     EISSN : 25989014     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jpn.v6i2
Core Subject : Health,
This Journal aims to improve nursing science development, especially in nursing education by publishing scientific papers from researchers, lecturers, and practitioners of nursing and health professional both on a national and international.
Articles 501 Documents
Penggunaan Aplikasi Permainan di Smartphone dalam Pemberian Promosi Kesehatan Mengenai Diet Sehat Pada Anak : Tinjauan Literatur Utami, Ayu Fitria
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.679 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.31999

Abstract

The Using of Game Application in Smartphone for Giving Health Promotion about Healthy Diet In Children : Literature Review. Obesity is a phenomenon which has increased prevalence in children. In 2016, There are 340 million children in age 5-19 years old have obesity in worldwide and 8 from 10 children in Indonesia have obesity as well. Obesity in children leads to some health problems such as Hipertention, High Cholesterol, and Diabetes Mellitus Type II. These cases can be happen if children   have no good diet. Healthy diet is influenced by parents and children"™s knowledge about nutrition and healthy diet. A way to prevent obesity is health promotion. Using of game application in smartphone can be a effective way to give health promotion about nutrition in children. Game application such as My Plate Match, Mission Nutrition, Awesome Eats, and Healthy Hero have various characteristics and interesting in present knowledge about nutrition for children.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI USIA DEWASA MUDA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS II KOTA PONTIANAK ., Makhyarotil Ashfiya
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.572 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34341

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia yangprevalensinya terus meningkat. Dimana terjadi peningkatan tekanan darah diatasnormal dengan tekanan sistolik diatas 140 mmHg dan tekanan diastolik diatas 90mmHg. Prevalensi hipertensi pada Negara berkembang sebesar 40%, pada usiadewasa 6-15%, sedangkan prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 30,9%.Penderita hipertensi tidak menyadari penyakitnya sehingga tidak menghindarifaktor risiko yang dapat menyebabkan komplikasi lain jika tidak mendapatkanpengobatan.Tujuan : Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensiusia dewasa muda di wilayah kerja Puskesmas Perumnas II Kota Pontianak.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metodeobservasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Penentuansampel dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan ConsecutiveSampling. Uji statistik menggunakan chi square dengan program komputer.Sampel dalam penelitian ini adalah 74 responden. Pengumpulan data denganmenggunakan kuesioner dan pemeriksaan tekanan darah untuk mengidentifikasikejadian penyakit hipertensi. Hasil : Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor yang berhubungan dengankejadian hipertensi adalah aktivitas fisik (p=0,001) dan obesitas (p=0,012),Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah jenis kelamin (p=0,916), usia(p=0,501), perilaku merokok (p=0,686).Kesimpulan : Aktivitas fisik dan obesitas berhubungan dengan kejadianhipertensi usia dewasa muda di wilayah kerja Puskesmas Perumnas II KotaPontianak.Kata Kunci : Hipertensi, faktor hipertensi, usia dewasa muda
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE AUDIOVISUAL TERHADAP PELAKSANAAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK AL ADABIY ., Dita Prillia Ruby
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.097 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.27106

Abstract

Latar Belakang: Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang belum benar sering ditemukan pada anak usia 10 tahun kebawah. Anak diusia tersbut sangat rentan terhadap penyakit, maka dibutuhkan peningkatan kesadaran akan pentingnya CTPS. Satu diantara upaya peningkatan kesadaran tersbut melalui pendidikan kesehatan dengan metode audiovisual. Metode ini efektif dalam penyampaian informasi pada anak usia prasekolah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode audiovisual terhadap pelaksanaan cuci tangan pakai sabun pada anak usia prasekolah di TK Al Adabiy Pontianak.Metode: Desain yang digunakan adalah desain kuasi eksperimen dengan pendekatan the one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Jumlah responden 22 orang. Uji statistik yang digunakan uji Mc Nemar. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode audiovisualterhadap pelaksanaan cusi tangan pakai sabun (p0,05) nilai median menjadi 2,00.Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini, ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode audiovisual terhadap pelaksanaan cuci tangan pakai sabun pada anak usia prasekolah. Sehingga metode audiovisualini dapat diaplikasikan sebagai salah satu upaya promotif dalam penyampaian informasi terhadap anak prasekolah.  Kata Kunci                   : Cuci Tangan Pakai Sabun, Pendidikan Kesehatan, Metode Audiovisual
PENGARUH PENGGUNAAN EKSTRAK ETANOL DAUN CENGKODOK (MELASTOMA MALABATHRICUM L) UNTUK PERAWATAN LUKA AKUT PADA TIKUS WISTAR ., Agung Setiadi
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.9 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34547

Abstract

Luka sayat merupakan luka akut yang membutuhkan Perawatan luka untuk menghindariterjadinya infeksi serta untuk menjamin dalam proses penyembuhan luka pasien. Inovasi dalamperawatan luka menggunakan bahan alam yaitu tanaman daun cengkodok (MelastomaMalabathricum L) yang berpotensi dapat digunakan untuk perawatan luka. Mengetahuiefektifitas ekstrak etanol daun cengkodok (melastoma malabathricum l) untuk perawatan lukaakut pada tikus wistar. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitianeksperimen pretest-posttest with control group. Dilakukan pretest (01) pada semua kelompoktersebut, dan diikuti oleh intervensi (X) pada kelompok eksperimen. Kemudian setelahbeberapa waktu dilakukan posttest. Metode pengambilan sampel teknik simple randomsampling.. Sampel penelitian berjumlah 15 ekor tikus. Data diuji dengan menggunakan uji Tberpasangan. Uji statistik didapatkan bahwa dari 3 kelompok eksperimen yang diamati, ukuranluka pada kelompok 2,5% memiliki rata rata luka paling kecil dibanding 2 kelompokeksperimen lain serta kelompok kontrol. Dari hasil uji statistik didapatkan bahwa terdapatpengaruh penggunaan ekstrak etanol daun cengkodok untuk perawatan luka akut. Uji statistikjuga menunjukan bahwa kelompok 2,5% memiliki nilai P yang lebih kecil dari kelompoklainnya. Dimana nilai p adalah 0,001 (p0,05). Terdapat pengaruh penggunaan ekstrak etanoldaun cengkodok (Melastoma Malabathricum L) untuk perawatan luka akut pada tikus wistar.Kata Kunci: Ekstrak Etanol Daun Cengkodok, Luka Akut, Tikus Wistar.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATANG DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS DI RUANG RAWAT INAP RSUD BENGKAYANG ., Agung Anggara Lukmenda
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.104 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.27299

Abstract

Latar Belakang : Pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah pelayanan kesehatan yang dapatmemuaskan setiap pemakai jasa pelayanan kesehatan sesuai tingkat kepuasan rata-ratapenduduk, Penyelenggaraannya juga harus sesuai dengan standar dan kode etik profesi yangtelah ditetapkan. Tujuan : Untuk mengetahui "Hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasanpasien pengguna BPJS diruang rawat inap rumah sakit umum daerah Bengkayang" Metode : Desain Komparatif (comparative study) dengan menggunakan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Nonprobability sampling dengan metodeincidental sampling. Jumlah responden 85 orang. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square. Hasil : Didapatkan p value = 0,024 (p0,05) artinya terdapat hubungan antara kualitas pelayanankesehatan dengan tingkat kepuasan pasien. Dari 5 dimensi (Tangibility, Reliability, Responsives,Assurance, Emphaty), dimensi yang dominan yaitu Reliability dan assurance menunjukantingkat kualitas pelayanan rumah sakit yang baik sebanyak (64,7%), dan yang dominandikeluhkan kurang baik yaitu dimensi Emphaty sebanyak (49,4%) Kesimpulan : Terdapat Hubungan antara kualitas pelayanan dan tingkat kepuasan pasienpengguna BPJS di ruang rawat inap RSUD Bengkayang-Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Tingkat Kepuasan, BPJS
HUBUNGAN AKTIVITAS SEHARI-HARI (ACTIVITY OF DAILY LIVING) TERHADAP KADAR GULA DARAH PUASA PADA PENDERITA DIABETES TIPE 2 ., Dina Nurlailati Karamina
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.927 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.29499

Abstract

Latar belakang : Aktivitas sehari-hari merupakan aktivitas fisik yangmenggerakan otot untuk mengeluarkan energi. Pada saat melakukanaktivitas fisik, kebutuhan otot terhadap glukosa sebagai bahan bakar akanmeningkat, sehingga terjadi peningkatan dalam pemakaian glukosa olehotot. Aktivitas terbukti memiliki peran penting dalam mengendalikan kadargula darah.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara aktivitas sehari-hari dengankadar gula darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe 2 di PoliPenyakit Dalam RSUD Sultan Syarief Mohamad Alkadrie Pontianak Kota.Metode : Deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional.Sampel 79responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner. Analisa uji chi square dengan nilai p = 0,05. Hasil : Responden wanita lebih banyak 63%, usia terbanyak 60-80 tahun(53,2%), Suku Melayu sebanyak 41,82%, Pekerja Ibu Rumah Tanggasebanyak 34,4%, Indeks Massa Tubu (IMT) pada overweight sebanyak54,4%, Gula Darah Puasa pada kadar buruk sebanuak 74,7%, tidak adariwayat keluarga 67,1% serta hasil Activities Daily Living dalam kondisiburuk sebnayak 50,6%. Uji chi-square didapatkan nilai p = 0, 560 (p0,05).Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara aktivitas sehari-hari dengan kadargula darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Poli PenyakitDalam RSUD Sultan Syarief Mohamad Alkadrie Pontianak Kota.Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe 2, Aktivitas Sehari-hari, Gula darahpuasa.Referensi : (2005-2017)
PERSEPSI IBU TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI MEASLES-RUBELLA (MR) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RASAU JAYA STUDI KUALITATIF: FENOMENOLOGI TRANSENDEN ., Cindi Laruna Oktaviandi
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.628 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34273

Abstract

Latar Belakang: Ibu-ibu berpersepsi bahwa imunisasi Measles-Rubella (MR) tidak bolehdiberikan kepada anak mereka karena mendengar isu bahwa imunisasi MR haram. Persepsitersebut dapat menghambat target pencapaian keberhasilan pemberian imunisasi MeaslesRubella(MR).Tujuan:MengeksplorasipersepsiibuterhadappemberianimunisasiMeasles-Rubella(MR)Metode:Penelitiankualitatifdeskriptifmenggunakanmetodewawancarain-depthinterview(wawancaramendalam) dengan pendekatan fenomenologi transenden. Penelitian dilakukandengan 5 orang partisipan yang memiliki anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di Desa RasauJaya yang diambil menggunakan purposive sampling (variasi maksimal). Triangulasidilakukan pada 5 orang partisipan, 1 orang Kepala Kader Paysandú, dan 1 orang KepalaProgram Imunisasi Puskesmas Rasau Jaya. Pernyataan partisipan dicatat denganmenggunakan perekam suara, dan kemudian dirangkapkan, ditafsirkan, dan dikategorikan,sehingga dapat membentuk tema.Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan tiga tema, yaitu faktor-faktor yang menghambatpemberian imunisasi Measles-Rubella (MR), faktor-faktor yang mendukung pemberianimunisasi Measles-Rubella (MR), dan penanganan pasca imunisasi.Kesimpulan: Persepsi keluarga mempengaruhi keputusan ibu dalam memberikan imunisasiMeasles-Rubella (MR). Salah satu yang dapat menghambat pemberian imunisasi MR adalahpersepsi negatif mengenai imunisasi MR. Sedangkan faktor yang dapat mendukungpemberian imunisasi MR salah satu diantaranya adalah adanya kemauan anak untukimunisasi meskipun ada yang terpaksa karena takut terhadap jarum suntik. Keluhan pascaimunisasi yang dialami anak seperti demam dan bengkak di area penyuntikan diobatimenggunakan bawang merah dan obat herbal.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI USIA 0-11 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURNAMA PONTIANAK SELATAN ., Tri Mutiara Dayani
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.54 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34467

Abstract

Imunisasi merupakan hal yang sangat penting untuk diberikan pada setiap bayi karena untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Namun, masih ada orangtua yang tidak memberikan secara rutin imunisasipada anak karena kelalaian, kurang dukungan keluarga, kurang pengetahuan dan kesibukan orang tua yangmenjadi pengaruh ketidakpatuhan dalam memberikan imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiefektivitas pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasarpada bayi usia 0-11 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Purnama. Desain penelitian kuantitatif dengan metodepenelitian Quasi Experiment pre and post test menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Sampel dalampenelitian ini yaitu ibu-ibu yang memiliki anak usia 0-11 bulan berjumlah 15 responden. Berdasarkan darihasil uji Wilcoxon dengan nilai p0.001 yang menunjukkan pendidikan kesehatan efektif terhadappeningkatan pengetahuan responden karena terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuansebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan mengenai imunisasi dasar. Hasil dari Mann Whitneydidapatkan nilai p0.232 yang menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan tidak efektif terhadap kepatuhandalam pemberian imunisasi dasar. Pendidikan kesehatan efektif terhadap peningkatan pengetahuan respondenkarena terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberianpendidikan kesehatan mengenai imunisasi dasar. Namun, tidak efektif terhadap kepatuhan ibu dalampemberian imunisasi dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Purnama.Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Kepatuhan, Imunisasi Dasar
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SKABIES PADA PENGHUNI ASRAMA MAHASISWA KABUPATEN KUBU RAYA ., Luteriana Vetronela
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.295 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.28836

Abstract

Latar Belakang: Kalimantan Barat khususnya Kota Pontianak data dari Dinas Kesehatan KotaPontianak menunjukkan jumlah penyakit skabies periode Januari - Juni tahun 2016 jumlahpenderita skabies keseluruhan mencapai 294 orang. Usia 10 "“ 19 tahun merupakan salah satu usiadengan angka kejadian skabies tinggi. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada 13 Januaritentang penderita skabies di Asrama Mahasiswa 13 kabupaten dan kota yang ada di Pontianak,Asrama Kabupaten Kubu Raya merupakan Asrama Mahasiswa dengan angka kejadian skabiestinggi yakni 91,07 %. Personal hygiene atau kebersihan pribadi adalah perawatan diri yangdilakukan untuk mempertahankan kesehatan secara fisik. Personal hygiene ini juga dipengaruhioleh faktor - faktor seperti nilai individu, kebiasaan, kebudayaan, sosial ekonomi, pendidikan,keluarga, tingkat perkembangan dan persepsi seseorang terhadap kesehatanTujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku personal hygiene dengan kejadianskabies pada penghuni Asrama Mahasiswa Kabupaten Kubu Raya.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Sampel yang digunakan sebesar 31 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakantotal sampling. Intrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner pengetahuan danperilaku. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Responden yang memiliki pengetahuan skabies yang kurang sebanyak 14 responden(45,2 %), Responden yang memiliki perilaku personal hygiene yang kurang sebanyak 16 orang(51,6 %). Hasil analisis X diperoleh nilai signifikan pengetahuan nilai p0,002 dan perilaku nilaip0,001.Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan dan perilaku personal hygiene dengan kejadianskabies pada penghuni Asrama Mahasiswa Kabupaten Kubu Raya.Kata Kunci 2: Pengetahuan skabies, perilaku personal hygiene
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP SKOR DEPRESI PADA LANJUT USIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PANTI SOSIAL REHABILITASI LANJUT USIA MULIA DHARMA PROVINSI KALIMANTAN BARAT ., Siska Putri Utami
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.259 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34064

Abstract

Latar Belakang : Depresi merupakan gangguan mental yang paling seringditemukan pada lansia, akan tetapi masalah depresi pada lansia sering kali tidakdiperhatikan akibat kurang nya perhatian dari keluarga mau pun masyarakatterdekatnya, sehingga sering kali depresi pada lansia tidak terdeteksi, salahdidiagnosis, atau tidak ditangani dengan baik. Prevalensi gangguan tingkat depresipada lansia cukup tinggi yaitu sekitar 11,6% atau 17,4 juta jiwa. Terapi relaksasiotot progresif dipercaya dapat menurunkan tingkat depresi pada lansia di UnitPelaksana Teknis (UPT) Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mulia DharmaProvinsi Kalimantan Barat. Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi ototprogresif terhadap skor depresi pada lanjut usia di Unit Pelaksana Teknis (UPT)Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif menggunakan PreExperiment Design dengan rancangan Pre and Post Test Without Control (controldiri sendiri) pada 30 orang lansia yang mengalami depresi. Instrumen untukmengukur depresi menggunakan Geriatric Depression Scale (GDS), terapirelaksasi otot progresif dan jenis analisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil : Setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif pada lansia menunjukkanadanya penurunan skor Geriatric Depression Scale yang telah ditunjukkan olehuji Wilcoxon dengan nilai signifikan p 0,00 . Kesimpulan : Terapat pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap skordepresi pada lanjut usia di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti Sosial RehabilitasiLanjut Usia Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat. Sehinggadirekomendasikan bahwa terapi relaksasi otot progresif dapat membantumengurangi skor depresi pada lanjut usia.Kata Kunci : Depresi, Lansia, Terapi Relaksasi Otot Progresif Referensi : 43 (2006-2018)