cover
Contact Name
Mita
Contact Email
psik@ners.untan.ac.id
Phone
+6285299696808
Journal Mail Official
psik@ners.untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124 Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ProNers
ISSN : -     EISSN : 25989014     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jpn.v6i2
Core Subject : Health,
This Journal aims to improve nursing science development, especially in nursing education by publishing scientific papers from researchers, lecturers, and practitioners of nursing and health professional both on a national and international.
Articles 501 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH (3- 6 TAHUN) DI TK SWASTA KRISTEN IMMANUEL TAHUN AJARAN 2014-2015 ., Yulia Trinika
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2651.816 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11001

Abstract

Latar Belakang : Dari 170 orang siswa yang berusia 3-6 tahun, ada sebanyak 166 orang anak di TKSwasta Kristen Immanuel Pontianak yang menggunakan gadget. Dengan lamanya penggunaan gadget30 menit hingga 5 jam perhari. Ini menyebabkan dari 170 anak, sebanyak 61 anak yang menurutpengamatan orang tua dirumah, anak lebih menyenangi menggunakan gadgetnya dibanding bermaindengan teman sebayanya.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gadget terhadap perkembanganpsikososial anak usia prasekolah (3-6 tahun) di TK Swasta Kristen Immanuel Pontianak tahun ajaran2014-2015.Metode : Jenis penelitian kuantitatif, survei deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional.Instrument penelitian berupa kuesioner dengan sampel sebanyak 95 responden.Hasil : Uji chi square menunjukan nilai p=0,005 (p 0,05). Nilai ini menyatakan bahwa   ada pengaruhpenggunaan gadget terhadap perkembangan psikososial anak usia prasekolah (3-6 tahun).Kesimpulan : Ada pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan psikososial anak usiaprasekolah (3-6 tahun) di TK Kristen Immanuel tahun ajaran 2014-2015. Oleh sebab itu, sekolahdiharapkan dapat selalu memberikan kegiatan yang mampu menstimulus perkembangan psikososialanak ketika berada dilingkungan sekolah. Kemudian orang tua diharapkan dapat mengontrol danmengawasi anak ketika penggunaan gadget dirumah.Kata Kunci : Gadget, perkembangan psikososial, usia prasekolahReferensi : 40 (2004-2015)
PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP PERUBAHAN SKOR INSOMNIA PADA LANJUT USIA DI PANTI GRAHA WERDHA MARIE JOSEPH KOTA PONTIANAK TAHUN 2015 ., Nursamsu
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.221 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11002

Abstract

Latar Belakang: Penuaan menyebabkan lansia mengalami penurunan fungsi tubuh, perubahanpenampilan dan penuaan sistem tubuh salah satunya penurunan kualitas tidur yaitu insomnia. Diperlukanpenangan yang serius terhadap masalah insomnia, salah satunya dengan terapi komplementer Hipnoterapiyang mempengaruhi pusat pengaturan tidur.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi terhadap perubahan skorinsomnia pada Lansia di Panti Graha Werdha Marie Joseph   Kota Pontianak tahun 2015.Metodologi Penelitian: Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian preekperimentaldengan rancangan One Group Pretest Postest design tanpa adanya kelompok kontrol.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 responden yang diberikan Hipnoterapi dalam 2 kali perlakukandengan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah menggunakan uji T berpasangan.Hasil: Hasil menunjukan skor rata-rata sebelum diberikan hipnoterapi 18,3 dan skor rata-rata setelahdiberikan hipnoterapi yaitu 16,7, dengan nilai significancy 0,003 (p0,05). Nilai ini menyatakan bahwahipnoterapi berpengaruh terhadap perubahan skor insomnia pada lansia di Panti Graha Werdha MarieJoseph Kota Pontianak Tahun 2015Kesimpulan: Hipnoterapi berpengaruh terhadap perubahan skor insomnia, ditunjukkan adanya perbedaanskor insomnia sebelum dan setelah diberikan intervensi. Hal ini direkomendasikan pada perawat untukmelaksanakan intervensi keperawatan mandiri melalui terapi komplementer hipnoterapi.Kata Kunci: Hipnoterapi, insomnia, lansia
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSALINAN DENGAN TENAGA DUKUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PALOH KABUPATEN SAMBAS TAHUN 2015 ., Eni Ariska
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1814.468 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11003

Abstract

Latar Belakang : Pertolongan persalinan masih banyak dilakukan oleh tenaga dukun. Salah satu upaya dalammenurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi adalah dengan penempatan petugas kesehatan dilingkungan masyarakat untuk memperoleh pertolongan persalinan yang aman dan bersih, serta mengurangikomplikasi yang terjadi akibat persalinan. Masyakarakat di Paloh masih memilih tenaga dukun sebagai penolongpersalinan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan dengan tenagadukun di Wilayah Kerja Puskesmas Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2015.Metodologi Penelitian : Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakanpendekatan Cross-sectional. Jumlah responden terdiri dari 46 orang. Analisis penelitian menggunakan uji Fisher"™sdan Regresi Logistik pada taraf kepercayaan 95%.Hasil : Analisis bivariat menunjukkan hubungan antara pendapatan (p = 0,009 ; OR = 0,088), pengetahuan (p =0,046 ; OR = 6,095), kebudayaan (p = 0,003 ; OR = 0,059) dan dukungan keluarga (p = 0,020 ; OR = 13,875)dalam memilih pertolongan persalinan oleh tenaga dukun. Analisis multivariat menunjukkan bahwa faktorpendapatan (p = 0,042 ; OR = 8,606) merupakan faktor yang paling berpengaruh dalam memilih penolongpersalinan oleh tenaga dukun di Wilayah Kerja Puskesmas Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2015.Kesimpulan : Faktor yang mempengaruhi masyarakat memilih dukun sebagai penolong persalinan adala hkebudayaan, pendapatan, dukungan keluarga dan pengetahuan. Disarankan kepada pihak Puskesmas agarmelakukan pendekatan budaya dan adat istiadat setempat dalam menempatkan bidan, peningkatan akses pelayanankesehatan, peningkatan penyuluhan kesehatan, dan perlu dilakukan pembinaan dan pelatihan terhadap dukun bayi.Kata Kunci : Persalinan, Tenaga dukun, Faktor-faktor, Ibu
PENGARUH PENERAPAN PELAYANAN PRIMA (SERVICE EXCELLENCE)PERAWAT TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS TANJUNGPURA KOTA PONTIANAK ., Muhammad Tria Kelana
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1654.896 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11004

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan prima perawat merupakan sikap kepedulian perawat kepada pasien dalammemberikan pelayanan yang terbaik untuk memfasilitasi kemudahan pemenuhan kebutuhan pasien sehinggadapat digunakan untuk mewujudkan kepuasan bagi pasien agar terciptanya pelayanan yang berkualitas sertamenciptakan kesetiaan dari pengguna pelayanan kesehatan di rumah sakit.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pelayanan prima perawat terhadaptingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak.Metodologi Penelitian: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian preeksprimentaldengan rancangan Posttest Only Design. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 26 respondendengan menggunakan teknik sampling Accidental Sampling. Analisa menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil: Uji statistik menggunakan Spearman Rho menunjukan nilai significancy 0,000 (p0,05). Nilai inimenyatakan bahwa ada pengaruh penerapan pelayanan prima perawat terhadap tingkat kepuasan pasien.Kesimpulan: Ada pengaruh penerapan pelayanan prima perawat terhadap tingkat kepuasan pasien di RumahSakit Universitas Tanjungpura Kota Pontianak. Perawat diharapkan dapat menerapkan pelayanan prima dirumah sakit agar dapat terciptanya kepuasan pasien dan fungsi profesionalisme perawat.Kata Kunci: Pelayanan Prima, Kepuasan Pasien, Perawat
PENGGARUH PENGGUNAN LAMPU PADA SAAT TIDUR TERHADAP KUALITAS TIDUR REMAJA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PONTIANAK ., Rista Suci Rusmiyati
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.799 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11005

Abstract

Latar Belakang: Tidur merupakan suatu keadaan bawah sadar saat orang tersebut dapat dibangunkan denganrangsang sensorik atau rangsangan lainnya. Remaja memerlukan waktu tidur 7-8 jam per hari. Kualitas tidurremaja di penggaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah cahaya. Cahaya yang ada pada saat tidur akanmenghambat produksi hormone melantonin di dalam darah, homon melantonin sangat berperan penting dalamproses tidur dan kualitas tidur seseorang.kualitas tidur sangat penting bagi dunia kesehatan karena berpengaruhterhadap fisik dan mental seseorang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh PengguananCahaya Lampu Pada Saat Tidur Terhadap kualitas Tidur Remaja Di madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak Tahun2015. Metode: Merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross secional dengan survey analitikpada 246 sampel. Dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil: Hasil menunjukkan dengan nilai significancy 0,000(p0,05). Hal ini menyatakan ada pengaruh pennguaan cahaya lampu pada saat tidur terhadap kualitas tidurremaja. Kesimpulan: Ada pengaruh pengguaan cahaya lampu terhadap kualitas tidur remaja. Dengan tidakmenggunakan lampu pada saat tidur kualitas tidur seseorang akan semangkin baik.   Kata kunci: Cahaya lampu, Kualitas Tidur, Remaja*Mahasiswa Prodi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak.**Pembimbing 1 Skripsi, Dosen Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak.***Pembimbing 2 Skripsi, Dosen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak.
PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN SKALA NYERI SEDANG-BERAT DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA POLDA KALBAR TAHUN 2015 ., SULISTYORINI FEBRIA’AH SUMARWANTO
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.163 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11006

Abstract

Latar Belakang: Nyeri merupakan masalah utama yang terjadi pada pasien post operasi.Penanganan nyeri yang baik akan meningkatkan dan mempercepat penyembuhan. Hipnoterapimerupakan tindakaan non farmakologi yang diyakini dapat menurunkan tingkat nyeri. Denganmemberikan tindakan hipnoterapi diharapkan dapat menurunkan tingkat nyeri pada pasien postoperasi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh hipnoterapi terhadap penurunanintensitas nyeri pada pasien post operasi dengan skala nyeri sedang-berat di Rumah SakitBhayangkara Polda Kalbar Tahun 2015.Metodologi Penelitian: Desain penelitian ini pre-eksperimental dengan rancangan one grouppretest-posstest design. Sampel berjumlah 16 responden, dengan teknik purposive sampling. Alatukur yang digunakan adalah Numerical Rating Scale (NRS). Analisis menggunakan Uji TBerpasangan.Hasil: Hasil uji Test Berpasangan menunjukkan dengan nilai significan 0,001 (p0,05) artinyahipnoterapi berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri post operasi. Direkomendasikanuntuk Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar agar menerapkan hipnoterapi sebagai salah satuterapi nonfarmakologi untuk menurunkan intensitas nyeri post operasi.Kesimpulan: Hipnoterapi berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pasien post operasi.Disarankan agar perawat dapat mengaplikasikan hipnoterapi pada pasien dengan nyeri postoperasi.Kata Kunci: Pembedahan, Nyeri, Hipnoterapi
PENGARUH SENAM TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES SANTRI KELAS VII PONDOK PESANTREN DARUNNASYI"™IN KALIMANTAN BARAT ., Salama
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.08 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11007

Abstract

Latar Belakang: Remaja yang masuk pesantren mempunyai jadwal yang sangatpadat sehingga dapat memicu terjadinya stres pada individu yang tidak bisaberadaptasi dengan baik. Bila tidak ditangan dengan baik dapat mempengaruhiperkembangan kepribadian remaja yang akhirnya timbul tindakan yang negativedengan sering melanggar dan tidak betah tinggal di Pesantren. Senam dipercayadapat menimbulkan hormon endorfin secara alami yang dapat mengikat energipositif. Sehingga stres akan berkurang.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh senamterhadap penurunan tingkat stres santri kelas VII Pondok Pesantren Darunnasyi"™inKalimantan Barat.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperiment, dengan desainpretest dan posttest tanpa kontrol. Sampel dalam penelitian ini adalah santri kelasVII yang tinggal di Pondok Pesantren Darunnasyi"™in Kalimantan Barat.Menggunakan instrument Depression Anxiety Stress Scales (DASS). Analisa datamenggunakan uji t-dependent (paired sample t test).Hasil: Analisa uji T berpasangan menunjukan nilai 0,000 (p0,05) yang artinyaada pengaruh olahraga senam terhadap penurunan tingkat stres santri kelas VIIyang tinggal di Pondok Pesantren Darunnasyi"™in Kalimantan Barat. Kesimpulan: Ada pengaruh olahraga senam terhadap penurunan tingkat stressantri sebelum dan sesudah diberikan intervensi serta olahraga senam efektifdalam menurunkan stres pada anak yang tinggal di pesantrenKata kunci : Santri, Stres, Senam
PENGARUH PEMBERIAN AROMA TERAPI BUNGA MAWAR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANJUT USIA HIPERTENSI DI DESA SUNGAI BUNDUNG LAUT KABUPATEN MEMPAWAH 2015 ., M Ridho Ari Saputra
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3266.619 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11008

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah suatu masalah yang sering terjadi pada lanjut usia (usia 60tahun). Penanganan hipertensi dapat di lakukan dengan cara farmakologi dan nonfarmakologi .Penanganan nonfarmakologis dapat berupa pemberian aromaterapi (bunga mawar) yangdipercaya dapat menurunkan tekanan darah pada lansia.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Aromaterapi BungaMawar Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di Desa Sungai BundungLaut Kabupaten Mempawah 2015.Metode: Ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian kuasieksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest dengan jumlah sampel 16 orang.Analisa bivariat yang digunakan adalah uji paired sample t-testHasil: Ada pengaruh pemberian aromaterapi bunga mawar terhadap penurunan tekanan darahsistolik dan diastolik pada lansia hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi dengannilai p-value = 0,000 (p0,05).Kesimpulan: Aromaterapi bunga mawar terbukti berpengaruh dalam menurunkan tekanan darahpada lansia hipertensi di Desa Sungai Bundung Laut Kabupaten mempawah 2015. Aromaterapidapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam menurunkantekanan darah pada lansia.Kata Kunci: Lanjut Usia, Aromaterapi, Hipertensi
EFEKTIVITAS TERAPI KOMBINASI JUS BAYAM-JERUK SUNKIS-MADU TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KECAMATAN PONTIANAK SELATAN ., Nuraysih
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.793 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11009

Abstract

Latar belakang: Anemia pada kehamilan menjadi kasus yang sangat menarik perhatian karena sebagian besar kasus komplikasi seperti abortus, perdarahan sampai kematian dapat disebabkan olehkeadaan anemia pada saat kehamilan. Penatalaksanaan anemia pada kehamilan dapat berupa terapinonfarmakologi. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah terapi kombinasi jusbayam-jeruk sunkis-madu.Objektif: Untuk mengetahui efektifitas terapi kombinasi jus bayam-jeruk sunkis-madu terhadap kadarhemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan metode Quasy exsperiment model nonequivalent controlgroup.Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Non Probability Sampling dengan metodeTotal Sampling. Instrumen dalam penelitian ini mengguankan alat pengukur kadar hemoglobin digital.Data kemudian di analisis melalui dua tahapan yaitu analisa univariat dan bivariat dengan menggunakanuji t berpasangan dan uji t tidak berpasangan.Hasil: Terapi kombinasi jus bayam-jeruk sunkis-madu efektif untuk meningkatkan kadar hemoglobinpada ibu hamil dengan anemia dengan (p : 0.018 0.05). Pada kelompok kontrol yang mengonsumsitablet suplemen besi juga efektif untuk meningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemiadengan (p : 0.005 0.05).Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pada kadar hemoglobin pada kelompok eksperimendan kelompok kontrol sebelum dan sesudah diberikan terapi kombinasi jus bayam-jeruk sunkis-madupada ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Selatan.Kata Kunci : anemia, kadar hemoglobin, ibu hamil, jus bayam-jeruk sunkis-madu
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KONTROL GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KLINIK SPESIALIS PERAWATAN LUKA, STOMA, DAN INKONTINENSIA "KITAMURA"PONTIANAK TAHUN 2015 ., Ibnu Wahyu Najatullah
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1475.084 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11010

Abstract

Latar Belakang Pasien diabetes mellitus tipe 2 mempunyai kualitas tidur buruk yang diakibatkanoleh poliurin dan nokturia. Hal ini akan mempengaruhi kontrol glukosa darah sehingga kadarglukosa darah tidak dalam rentang   normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungankualitas tidur dan kontrol glukosa darah pasien diabetes mellitus tipe 2.Metode Desain penelitian menggunakan studi korelasi dengan rancangan penelitian crosssectional. Responden berjumlah 62 pasien rawat jalan di Klinik Spesialis Perawatan Luka, Stomadan Inkontinensia "KITAMURA" Pontianak, teknik sampel menggunakan incidental sampling.Intrumen penelitian untuk mengukur kulitas tidur menggunakan kuisoner Piitburgh Sleep QualityIndex sedangkan kontrol glukosa darah dilihat dari glukosa darah sewaktu yang pengecekannyamenggunakan glukotest device.Hasil Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square dengan nilai p= 0,000 (p0,05). Nilai inimenunjukan H0 ditolak sehingga adanya hubungan kualitas tidur dengan kontrol glukosa darahpasien diabetes mellitus tipe 2.

Page 6 of 51 | Total Record : 501