cover
Contact Name
Mita
Contact Email
psik@ners.untan.ac.id
Phone
+6285299696808
Journal Mail Official
psik@ners.untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124 Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ProNers
ISSN : -     EISSN : 25989014     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jpn.v6i2
Core Subject : Health,
This Journal aims to improve nursing science development, especially in nursing education by publishing scientific papers from researchers, lecturers, and practitioners of nursing and health professional both on a national and international.
Articles 501 Documents
EFEKTIFITAS JUS BELIMBING MANIS DAN MENTIMUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KAMPUNG BANGKA KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA ., Selvi Elfandari
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.833 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11011

Abstract

Latar   belakang: Hipertensi merupakan penyakit yang sering dijumpai di Indonesia, khususnya diKalimantan Barat penyakit hipertensi menduduki urutan ke tiga dari lima penyakit tertinggi. Penyakitini dapat menyerang siapa saja dari berbagai kelompok umur dan kelompok sosial ekonomi.Penatalaksanaan pada hipertensi bisa berupa terapi non-farmakologi. Salah satu terapi non-farmakologidari penyakit hipertensi adalah dengan manajemen diet yaitu dengan cara mengkonsumsi jusbelimbing manis dan mentimun. Belimbing manis dan mentimun mengandung kalium yangmempunyai efek terhadap penurunan tekanan darah.Objektif: Untuk mengetahui efektifitas jus belimbing manis dan mentimun terhadap penurunantekanan darah pada penderita hipertensi.Metode: Penelitian ini menggunakan one group pretest posttest dengan subjek 16 orang dewasaberusia 20-59 tahun yang mengalami hipertensi yang tinggal di wilayah kerja UPTD PuskesmasKampung Bangka Kecamatan Pontianak Tenggara. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan metode accidental sampling. Instrument penelitian ini menggunakantensimeter yang terdiri dari spigmomanometer dan stetoskop. Data kemudian di analisis melalui dua tahap yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon.Hasil: Hasil uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxon menyatakan bahwa pemberian jusbelimbing manis dan mentimun efektif terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensidengan nilai p (0,001) α (0,05).Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pada tekanan darah pada penderita hipertensisebelum dan sesudah dilakukan pemberian jus belimbing manis dan mentimun di wilayah kerja UPTDPuskesmas Kampung Bangka Kecamatan Pontianak Tenggara.Kata Kunci : Hipertensi, tekanan darah, penderita hipertensi, jus belimbing manis dan mentimun.
PENGARUH TERAPI MUROTTAL SURAH AR-RAHMAN TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANJUT USIA (LANSIA) PENDERITA HIPERTENSI DI POSYANDU LANSIA KENANGA WILAYAH KERJA UPK PUSKESMAS SIANTAN HULU KECAMATAN PONTIANAK UTARA ., Ika Wahyu Widyastuti
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.856 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11012

Abstract

Latar Belakang: Seiring dengan bertambahnya usia, risiko terkena hipertensi akansemakin meningkat pula, terutama pada lansia. Jika hipertensi pada lansia tidakdikendalikan akan dapat menyebabkan komplikasi seperti penyakit jantung danstroke. Salah satu terapi komplementer yang dapat mengendalikan tekanan darahadalah terapi Murottal Surah Ar-Rahman.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh terapi murottal surah Ar-Rahman terhadapperubahan tekanan darah pada lanjut usia (lansia) penderita hipertensi di PosyanduLansia Kenanga wilayah kerja UPK Puskesmas Siantan Hulu Kecamatan PontianakUtara.Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan metode quasi-eksperimental denganrancangan one group pretest posttest design tanpa adanya kelompok kontrol. Jumlahsampel 24 responden dengan teknik Non Probability Sampling dan metode PurposiveSampling. Analisa menggunakan uji t berpasangan pada tekanan darah sistolik dan ujiWilcoxon pada tekanan darah diastolik.Hasil: Uji statistik dengan uji t berpasangan didapatkan bahwa nilai p tekanan darahsistolik sebelum dan setelah diberikan terapi murottal surah Ar-Rahman adalah 0.000dan hasil uji Wilcoxon didapatkan bahwa nilai p tekanan darah diastolik sebelum dansetelah dilakukan terapi murottal surah Ar-Rahman adalah 0.000. Hasil tersebutmenunjukkan bahwa nilai p tekanan darah sistolik dan diastolik lebih kecil dari 0.05.Kesimpulan: Ada pengaruh terapi murottal surah Ar-Rahman terhadap tekanan darahsebelum dan setelah diberikan intervensi pada lansia penderita hipertensi, sehingga terapi murottal surah Ar-Rahman efektif untuk menurunkan tekanan darah padalansia. Hal ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi keperawatan.Kata Kunci : Terapi Murottal Surah Ar-Rahman, Lansia, Hipertensi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN MOTIVASI IBU PRIMIGRAVIDA DENGAN KEIKUTSERTAAN DALAM SENAM HAMIL DI PUSKESMAS KORPRI KECAMATAN SUNGAI RAYA 1 TAHUN 2015 ., Neni Nursepti Hudajanti
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.439 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11013

Abstract

Latarbelakang: Senam hamil merupakan suatu metode penting untuk mempertahankan, memperbaikikeseimbangan fisik dan melatih pernapasan ibu hamil guna menghadapi persalinan. Pada kehamilan pertama atauprimigravida, tidak jarang muncul ketakutan-ketakutan akibat dari kurangnya pengalaman dalam menghadapipersalinan sehingga menyebabkan terjadi kecemasan. Salah satu cara untuk mengurangi penyulit dalam persalinanadalah dengan melakukan senam hamil secara rutin. Untuk melakukan senam hamil, dibutuhkan adanya motivasidalam diri ibu primigravida. Selain itu pengetahuan juga mempengaruhi minat ibu primigravida untuk ikut sertadalam senam hamil.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan motivasi ibu primigravida dengankeikutsertaan dalam senam hamil di Puskesmas Korpri Kecamatan Sungai Raya Tahun 2015.Metode: Desain penelitian ini survey analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 39responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisis statistik yang digunakan analisis chi square.Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan keikutsertaan dengan nilaip=0,354, dan motivasi ibu primigravida dengan keikutsertaan dalam senam hamil nilai p=0,217. Kesimpulan: Tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dan motivasi ibu primigravida dengan keikutsertaan dalamsenam hamil di Puskesmas Korpri Kecamatan Sungai Raya Tahun 2015. Walaupun demikian, diharapkan timkesehatan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap ibu hamil, dengan memberikan penyuluhan danmengadakan senam hamil lebih optimal.Kata Kunci: Senam hamil, Tingkat Pengetahuan, Motivasi.
PERBANDINGAN RESPON NYERI PADA PROSEDUR KATETERISASI URIN PRIA DENGAN TEKNIK PENGOLESAN JELLY PADA KATETER DAN PENYEMPROTAN JELLY LANGSUNG KE DALAM URETHRA DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD DR. SOEDARSO ., Reza Dwi Prastia
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.903 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11031

Abstract

Latar belakang: Eliminasi merupakan salah satu pemenuhan kebutuhan fisologis manusia. Terganggunya eliminasi menandakan terjadinya gangguan pada bagian sistem perkemihan sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dalam kehidupan sehari "“ hari dan dapat mengganggu aktivitas. Pemasangan kateter urin merupakan suatu tindakan invasif dengan memasukkan selang ke dalam kandung kemih yang mana bertujuan untuk membantu dalam mengeluarkan urin. Tindakan ini dapat menyelamatkan kehidupan, khususnya bila saluran kemih tersumbat atau pasien tidak dapat melakukan pengeluaran urin. Objektif: penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan respon nyeri pada prosedur kateterisasi urin pria dengan teknik pengolesan jelly pada kateter dan penyemprotan jelly langsung ke dalam urethra. Metode: jenis penelitian ini adalah eksperimen menggunakan desain quasi eksperimen. Jumlah sampel 20 responden yang dilakukan dengan accidental sampling. Analisa penelitian ini menggunakan uji independent t test. Hasil: dari analisa mengetahui perbandingan respon nyeri pada prosedur kateterisasi urin pria dengan teknik pengolesan jelly pada kateter dan penyemprotan jelly langsung ke dalam urethra dengan menggunakan uji independen t test didapatkan hasil nilai p = 0,001 dimana nilai p 0,05. Kesimpulan: ada perbandingan respon nyeri pada prosedur kateterisasi urin pria dengan teknik pengolesan jelly pada kateter dan penyemprotan jelly langsung ke dalam urethra yang dimana kateterisasi urin dengan teknik penyemprotan jelly langsung ke dalam urethra menunjukan hasil yang lebih baik dalam mengurangi nyeri dibandingkan dengan teknik pengolesan jelly pada kateter. Kata kunci: kateterisasi, jelly, respon nyeri Referensi:   31 (1999-2014)
GAMBARAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DIRUANG RAWAT INAP RSUD SULTANSYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK ., Eka Febriani
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.406 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11035

Abstract

Latar Belakang : Komunikasi merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku yangdigunakan untuk berhubungan dengan orang lain dan dunia sekitarnya. Komunikasi yangdigunakan oleh perawat bersifat terapeutik yaitu komunikasi yang direncanakan dan dilakukanbertujuan untuk membantu menyembuhkan dan pemulihan pasien. Seorang perawat yang memilikikomunikasi yang baik dapat mempengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatandan meningkatkan citra diri profesi keperawatan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawatterhadap kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie KotaPontianak Tahun 2015.Metodologi Penelitian : Desain penelitian ini survey analitik dengan rancangan cross sectional.Sampel penelitian ini berjumlah 43 responden pasien dan 30 responden perawat. Alat ukur yangdigunakan adalah kuisioner. Analisis statistik yang digunakan analisis univariat.Hasil : Hasil penelitian menunjukan penerapan komunikasi terapeutik perawat dan tingkatkepuasan pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Kota Pontianaksudah baik. Komunikasi terapeutik didapatkan hasil 83,3% dan kepuasan pasien 81,4%.Kesimpulan : Gambaran komunikasi terapeutik dan tingkat kepuasan pasien sudah baik. Kata Kunci : Komunikasi Terapeutik, Kepuasan pasien
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGANPENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK ., Venny Christy
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.587 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11036

Abstract

Latar Belakang : Perawat dituntut untuk   memiliki keterampilan dalam berkomunikasi dengan pasien. Komunikasi terapeutikpenting agar dapat memahami kondisi pasien yang dapat mempercepat kesembuhan pasien. Karateristik individu dapatmempengaruhi perilaku dan kinerja seseorang. Usia dikaitkan dengan penurunan produktivitas kinerja, perempuan dan laki-lakimemiliki gaya komunikasi yang berbeda, pendidikan yang mempengaruhi pola pikir seseorang, dan lama bekerja yang berkaitandengan pengalaman dapat mempengaruhi penerapan komunikasi oleh perawat.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik perawat dengan penerapan komunikasi terapeutikpada pasien di ruang rawat inap RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak.Metodologi Penelitian : Penelitian kuantitatif dengan desain survey analitik menggunakan rancangan cross sectional yangmemiliki sampel 28 responden perawat yang diukur menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square dan uji fisher"™sexact.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pendidikan dan lama bekerja denganpenerapan komunikasi terapeutik pada pasien di ruang rawat inap RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak dengannilai significance p0.05.Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara karakteristik umur, jenis kelamin,pendidikan dan lama bekerja perawat terhadapkomunikasi terapeutik perawatdi di ruang rawat inap RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak sehingga pihakmanajemen Rumah Sakit hendaknya dapat   menetapkan SOP   mengenai komunikasi terapeutik yang dapat diberlakukan kepadaseluruh perawat.
PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP TINGKAT NYERI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RSB JEUMPA PONTIANAK TAHUN 2015 ., Valentine Niraski
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.629 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11037

Abstract

Metode: Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen Design dengan rancangan pre test and posttest nonequivalent control group. Sample penelitian adalah ibu post sectio caesarea yang terdiri dari12 orang pada kelompok intervensi yang diberikan kombinasi analgesik dan hipnoterapi dan 12 orangpada kelompok kontrol yang hanya diberikan analgesik serta diambil secara Purposive Sampling.Instrumen penelitian adalah lembar pre test dan post test skala Numerik (Numerical Rating Scale atauNRS). Hasil: Hasil uji Marginal Homogeneity menunjukkan ada penurunan tingkat nyeri yang signifikansebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi yaitu p=0,001 (p0,005) sedangkan padakelompok kontrol ada penurunan tingkat nyeri tetapi tidak signifikan sebelum dan sesudah perlakuanyaitu p=0,007. Hasil uji Chi Square pada 2 kelompok tersebut menunjukkan nilai p=0,030 (p0,05)yang berarti ada perbedaan tingkat nyeri pada kelompok intervensi yang diberikan kombinasianalgesik dan hipnoterapi dengan kelompok kontrol yang hanya diberikan analgesik. Kesimpulan: Kombinasi analgesik dan hipnoterapi lebih berpengaruh menurunkan tingkat nyeri postsectio caesarea dibandingkan hanya analgesik sebagai terapi tunggal. Hipnoterapi direkomendasikanbagi perawat dan pasien. Perawat terlatih dapat mengembangkan kemampuan hipnoterapi sebagaiterapi komplementer untuk mengatasi nyeri pasien dan pasien juga dapat diajarkan melakukan selfhypnosis sebagai alternatif mengatasi nyeri.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI PRIA (VASEKTOMI) DI UPTD PUSKESMAS KAMPUNG BALI KECAMATAN PONTIANAK KOTA TAHUN 2015 ., Agustian Sasmita
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.885 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11038

Abstract

Latar Belakang : Pengunaan kontrasepsi pada pria masih sangat rendah terutama vasektomi. Halini disebabkan karena pengetahuan serta persepsi yang salah tentang penggunaan kontrasepsivasektomi. Pengetahuan didapat dari informasi, pengalaman masa lalu serta dukungan darisekitarnya. Pengetahuan yang kurang mengakibatkan pria tidak mau memilih kontrasepsivasektomi.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan kontrasepsi pria (Vasektomi) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kampung Bali Kecamatan Pontianak Kota 2015.Metodologi Penelitian : Jenis penelitian   kuantitatif desain penelitiannya survey analitik denganpendekatan cross sectional terhadap 75 pria berumur 30-55 tahun. Hasil : Analisa chi square menunjukan hubungan antara pengetahuan dengan pemilihankontrasepsi pria (vasektomi) didapatkan nilai signifikan p0,001.Kesimpulan : Ada hubungan antara pengetahuan dengan   pemilihan kontrasepsi pria (vasektomi)di wilayah kerja Puskesmas Kampung Bali Kecamatan Pontianak Kota 2015, bedasarkan datatersebut perlu dilakukan penyuluhan kesehatan terkait pemilihan dan penggunaan kontrasepsivasektomi.Kata Kunci : Pengetahuan, Kontrasepsi Pria, Vasektomi
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN RUMAH SAKIT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS DI RUANG PERAWATAN RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK TAHUN 2015 ., Sri Yuniarti
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1161.115 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11039

Abstract

Latar Belakang: Kualitas merupakan suatu hal yang penting bagi penyedia layanan jasa, termasukrumah sakit. Salah satu indikator untuk menilai kualitas rumah sakit yaitu dengan mengukur tingkatkepuasan pasien. Program BPJS Kesehatan merupakan salah satu upaya pemerataan derajatkesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga perlu adanya kerjasama yang baik antara pemberidan penyedia layanan agar tercapai kepuasan pasien secara maksimal.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan rumah sakit dengan tingkatkepuasan pasien BPJS di Ruang Perawatan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota PontianakTahun 2015Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan metode survei analitik cross sectional. Jumlah sampeldalam penelitian ini sebanyak 100 responden dengan teknik Non Probability Sampling dan metodePurposive Sampling. Analisa data hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Uji Statistik dengan uji Chi-Square didapatkan bahwa nilai p=0.000 dengan analisis setiapindikator kualitas pelayanan adalah tangibility (p=0.000), reliability (p=0.004), responsiveness(p=0.015), assurance (p=0.014) dan emphaty (p=0.000)Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kualitas pelayanan rumah sakit dengan tingkat kepuasanpasien BPJS di Ruang Perawatan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak sehinggapenting bagi pihak rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang ada untukmencapai kepuasan pasien yang lebih maksimal.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pasien
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR SIANG ANAK USIA PRASEKOLAH DI TEMPAT PENITIPAN ANAK LKIA PONTIANAK TAHUN 2014 ., Ayu Fitria Utami
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.158 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11040

Abstract

Latar belakang : Tidur siang penting bagi perkembangan otak anak prasekolah. Namun tidak semua anak prasekolah dapat meraih kualitas tidur siang yang baik. Anak yangtidak cukup beristirahat akan mengalami gangguan perkembangan dibanding anak yangcukup beristirahat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapilavender terhadap kualitas tidur siang anak prasekolah di tempat penitipan anak LKIAPontianak tahun 2014. Metodologi Penelitian : merupakan penelitian kuantitatifyang menggunakan desain preexperiment dengan rancangan one-group pra-post test. Sampel penelitian berjumlah 30orang anak yang dititipkan dan mengikuti program tidur siang yang diselenggarakan TPALKIA Pontianak. Sampel diberikan intervensi selama 3 hari. Analisis yang digunakanadalah analisis univariat dan bivariat.  Hasil : Analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon   menunjukkan bahwa ada pengaruharomaterapi lavender terhadap kualitas tidur siang anak prasekolah sebelum dan sesudahdiberikan intervensi dengan nilai p= 0,000  Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap kualitas tidursiang anak prasekolah. Aromaterapi lavender dapat meningkatkan kualitas tidur anakprasekolah. Direkomendasikan untuk Tempat Penitipan Anak LKIA Pontianakmenerapkan aromaterapi lavender ini sebagai salah satu terapi alternatif dalam upayamenidurkan anak di TPA LKIA tersebut. Kata kunci : Kualitas tidur siang, anak prasekolah, aromaterapi lavender.

Page 7 of 51 | Total Record : 501