cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Semantik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
APLIKASI PURWOKERTO PLACE FINDER PADA SMARTPHONE BERSISTEM OPERASI ANDROID Murtiyoso Murtiyoso; Fandy Setyo Utomo
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.576 KB)

Abstract

Kebutuhan manusia akan informasi mencakup banyak hal, salah satunya adalah kebutuhan akan informasi mengenai lokasi tempat-tempat penting di suatu kota. Setiap orang yang mengunjungi kota baru dalam perjalanannya pasti membutuhkan informasi mengenai tempat-tempat penting yang ada di kota tersebut. Dalam pengaksesan informasi mengenai lokasi tempat penting pada suatu kota, biasanya dapat diperoleh dari berbagai sumber, seperti situs kota yang bersangkutan, surat kabar, peta, bahkan bertanya langsung kepada penduduk dari kota tersebut. Hambatan akan muncul apabila sumber-sumber informasi tersebut tidak tersedia seperti situs yang sudah terbengkalai, peta yang tidak diperbaharui, dan tidak bertemu dengan orang yang mengetahui lokasi-lokasi tempat penting di kota tersebut. Dengan hambatan-hambatan yang ada maka dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat memberikan informasi mengenai lokasi-lokasi penting pada suatu kota. Untuk mengatasi permasalahan yang ada, maka dibuatlah aplikasi PPF (Purwokerto PlaceFinder) berdasarakan data-data yang ada mengenai lokasi penting di kota Purwokerto dengan menggunakan bahasa pemrograman Java for Android. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi Purwokerto Place Finder yang dapat menampilkan lokasi tempat yang dicari dalam bentuk peta, melakukan panggilan telepon ke nomor telepon lokasi yang bersangkutan, mengirimkan email kepada alamat email lokasi yang dicari, melihat situs lokasi yang dicari. Adapun tujuandari aplikasi PPF ini untuk memenuhi kebutuhan informasi lokasi-lokasi penting di kota Purwokerto yang dapat dipasang pada smartphone bersistem operasi android yang dapat mendukung mobilitas para penggunanya.Kata kunci : Purwokerto Place Finder, Google Map, Android
SISTEM INFORMASI PENATAAN RUANG PROVINSI JAWA TENGAH Budi Harjo; Amiq Fahmi, M. Kom
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.14 KB)

Abstract

Provinsi Jawa Tengah terbagi atas 26 kabupaten dan 9 kota. Wilayah Provinsi Jawa Tengah yang luas butuh penataan ruang yang baik untuk membangun dearahnya berdasarkan kondisi geografis yang ada. Namun sampai saat ini belum ada suatu sistem yang bisa memberikan informasi geografi yang up todate bagi para pemimpin daerah kabupaten atau kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah untuk perencanaan Pembagunan. Penelitian dilakukan di Dinas Cipta karya dan Tata Ruang Jawa Tengah, metode pengembangan sistem menggunkan model waterfall terdiri atas Analisis, Design, Coding, Testing, dan maintenance. Hasil penelitian berupa Sistem Informasi Penataan Ruang Pronvinsi Jawa Tengah yang bisa menginformasikan kondisi geografis up todate yang dikirimkan(upload) oleh masing-masing kabupaten/kota, dan juga memberikan kesempatan warga untuk memberikan masukan dalam rangka proses Penataan Ruang Jawa Tengah.Kata kunci : Sistem Informasi, Penataan Ruang, Provinsi Jawa Tengah
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS INDUSTRI DI KABUPATEN KUDUS Pratomo Setiaji
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.847 KB)

Abstract

Saat ini perkembangan industri sangat penting disamping penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar, juga penghasilan dalam hal pajak untuk negara. Di kabupaten kudus sendiri ada banyak industri yang belum terpublikasi khususnya melalui bidang Sistem Informasi Geografi sehingga banyak yang belum mengetahui tentang keberadaan dan perkembangan industri yang ada di Kabupaten Kudus itu sendiri karena minimnya informasi dan sarana publikasi dari pemerintah setempat. Untuk itu perlu suatu media yang bisa menyajikan informasi seputar perkembangan industri di Kabupaten Kudus baik lokasi, bidang usaha, kebutuhan tenaga kerja, hingga penyerapan permodalan yang dibutuhkan GIS bertujuan untuk menghasilkan suatu sistem yang dapat membantu mengetahui titik letak industri di kabupaten Kudus. GIS ini dirancang dengan menggunakan pemodelan dengan UML Sedangkan pemrograman yang digunakan adalah Quatum GIS dan Map Server dan menghasilkan GIS untuk Mengetahui lokasi industri di Kabupaten Kudus.Kata kunci : SIG, Industri
PERBANDINGAN METODE DALAM TEKNIK STEGANOGRAFI Patrisius Batarius; Martinus Maslim
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.14 KB)

Abstract

Pesan digital dapat berbentuk teks, gambar, suara, atau video. Keamanan dari suatu pengiriman pesan digital terutama pesan digital rahasia sangatlah dibutuhkan. Dengan terus berkembangnya bidang pengolahan citra digital, maka teknik keamanan bagi pesan digital pun dapat diselesaikan. Pesan rahasia digital dapat disisipkan ke dalam sebuah citra digital menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan steganografi. Banyak metode yang dapat digunakan dalam tekniks teganografi seperti Least Significant Bit (LSB), Discrete Cosine Transform (DCT), Discrete Wavelet Transform (DWT)dan metode yang lainnya. Di dalam karya tulis ini akan dianalisis tentang perbandingan metode-metode yang dapat digunakan dalam teknik steganografi. Yang akan dianalisis adalah nilai dari Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) dan waktuyang dibutuhkan oleh setiap metode terhadap proses steganografi yang dilakukan. Kesimpulan yang didapatkan darianalisis yang dilakukan adalah metode DWT mempunyai nilai PSNR yang paling besar dibandingkan kedua metodelainnya dan metode DCT memiliki waktu yang paling singkat dalam proses steganografi.Kata Kunci : steganografi, LSB, DCT, DWT
HYBRID DWT-DCTWATERMARKINGCITRA DIGITAL MENGGUNAKAN METODECOMPARISON-BASED CORRELATION EMBEDDING Erwin Yudi Hidayat; Fajriam Nur Adnan
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1414.279 KB)

Abstract

Selama beberapa tahun terakhir,watermarking telah banyak dikembangkan untuk mengatasi masalah perlindungan hakcipta pada data multimedia. Dengan keunggulan karakteristik yang dimiliki,,Transformasi Wavelet Diskrit (DWT) dan Transformasi Kosinus Diskrit (DCT) sangat banyak digunakan pada watermarking domain transformasi. Namun, pada setiap teknik watermarking domain transformasi selalu muncul ketimpangan antara robustness danimperceptibility. Makalah ini menyajikan hybrid DWT-DCT watermarking menggunakan teknik comparison-based correlation embedding. Metode yang diusulkan menggunakan dua buah pseudorandom sequence PN_0 dan PN_1 yang tidak memiliki korelasi, untuk menyisipkan dan mengekstrak watermark. penyisipan dilakukan pada bagian frekuensi tengah dari blok 4x4 DCT, setelah transformasi DWT pada citra asli dilakukan sampai 3 level. Pengukuran hasil eksperimen dilakukan menggunakan PSNR dan NC. Meskipun attack berupa kompresi JPEG, Salt & Pepper noise, danadditive random noise dilakukan, hasil menunjukkan bahwa imperceptibility yang tinggi dapat dicapai tanpa mengabaikan robustness. Terlebih lagi, dibandingkan dengan penelitian yang pernah dilakukan menggunakan teknik serupa, metodeyang diusulkan mampu mengungguli pencapaian dalam hal imperceptibility.Kata kunci : Watermarking, hybrid, DWT, DCT, pseudorandom sequence
PENGEMBANGAN SISTEM PEMANTAUAN BACKUP TERPUSAT (CBMS) DENGAN MENGGUNAKAN LOTUS NOTES Hadi Syahrial
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.023 KB)

Abstract

Backup data sangat penting untuk menjaga ketersediaan data. Jika terjadi insiden keamanan informasi maka perusahaan atau organisasi dapat melakukan pemulihan (recovery) data dengan menggunakan sistem backup yang dikelola dengan baik. Dalam mengelola sistem backup, faktor pemantuan atau monitoring merupakan salah satu faktor yang sangat penting. Penelitian ini dilakukan dalam rangka pengembangan sistem pemantauan backup terpusat berbasis Lotus Notes(Centralized Backup Monitoring System) dengan tujuan agar setiap proses backup dapat tercatat hasilnya ke dalam sebuah basis data lotus notes. Apabila terjadi kegagalan dalam proses backup, sistem ini memiliki kemampuan untuk mengirim notifikasi dan log ke lotus notes email. Status hasil proses backup yang ada di sistem pemantauan backup akanterbarui secara otomatis. Perangkat lunak yang digunakan untuk proses backup adalah BrightStor ArcServe.Kata Kunci: Sistem Pemantauan Backup, Backup Monitoring System, Manajemen Keamanan Informasi, Lotus Notes,Manajemen Sistem Backup.
PENERAPAN MODEL SERVICE ORIENTED ARCHITECTUR PENGINTEGRASIAN SISTEM INFORMASI STMIK ATMA LUHUR Marini Marini
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.082 KB)

Abstract

Penelitian ini akan membuat kajian tentang penerapan model SOA untuk model pengintegrasian sistem informasi perguruan tinggi selanjutnya membuat sebuah prototipe perangkat lunak yang akan diimplementasikan pada perguruan tinggi dengan menggunakan teknologi web services untuk pengintegrasian sistem informasi. Adapun tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan penelitian ini adalah : mengidentifikasi kebutuhan layanan informasi yang diharapkan oleh user pada perguruan tinggi, mengidentifikasi proses bisnis dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi kini,membuat sebuah model proses pengintegrasian sistem informasi dengan menggunakan SOA, mengimplementasikan hasilperancangan dengan sebuah modul perangkat lunak untuk mengintegrasikan sistem informasi pada perguruaan tinggi. Perancangan yang disebut Service Oriented Architecture (SOA) dapat menjadi dasar dalam perancangan pengintegrasiansistem informasi pada perguruan tinggi. SOA menawarkan sebuah rancangan arsitektur yang dapat digunakan olehperguruan tinggi untuk melakukan pengintegrasian sistem informasi. Keuntungan dari SOA yang dapat dipenuhi oleh ICT memberikan manfaat bagi perguruan tinggi untuk melakukan pengembangan dalam proses bisnis perguruan tinggi. Sistem informasi yang telah ada serta layanan-layanan yang digunakan dapat dikembangkan dan diintegrasikan dengan menggunakan SOA. SOA memberikan solusi bagi perguruan tinggi dalam menangani kompleksitas platform perangkatkeras, perangkat lunak, perawatan perangkat lunak, pelatihan operator, penggunaan kembali kode, dan pengembangan layanan-layanan di perguruan tinggi. Secara umum langkah-langkah untuk melakukan penerapan SOA terhadap suatu sistem dibagi dalam 3 Fase yaitu: Fase Inisiasi, Fase Develop Road Map, Fase Implementasi dan Pengujian. Fase Inisiasiakan menentukan tim pengembang, tujuan-tujuan, jadwal dan hasil kerja yang harus dicapai. Fase Develop Road Mapakan menciptakan peta jalan yang akan menunjukkan kebutuhan SOA untuk perguruan tinggi. Fase Implementasi dan pengujian akan menjelaskan bagaimana untuk melakukan implementasi dari layanan-layanan yang teridentifikasi dan menguji setiap layanan apakah sesuai dengan kebutuhan system dan dapat dipakai oleh unit pendukung atau sistem informasi yang lain ketika menjalankan suatu proses bisnis yang membutuhkan layanan yang terkait. SOA menyediakan suatu bentuk abstraksi bagaimana suatu sistem informasi akan dibangun dan hasilnya kelak sedangkan web services sebagai teknologi yang akan mengatur bagaimana sebuah sistem dapat berinteraksi dan dapat digunakan oleh sistem informasi atau aplikasi yang lain.Kata Kunci: Service Oriented Architecture, Layanan Independent, Web Services, XML, WSDL.
PENGEMBANGAN APLIKASI WEB GIS CLIENT SIDE DENGAN MODEL HEXSAGONAL GRID UNTUK MENDUKUNG MANAJEMEN BENCANA BANJIR LAHAR DI KABUPATEN SLEMAN Jumadi Jumadi; Priyono Priyono
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.686 KB)

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan aplikasi Web GIS untuk membantu proses pengambilan keputusan dalam penanggulangan bencana banjir lahar terutama pada tahap tanggap darurat dan pemulihan dari dampak bencana pada infrastruktur di Kabupaten Sleman. Kuesioner dan wawancara semi-terstruktur yang digunakan untuk menginventarisir kebutuhan sistem, ketersediaan data, prosedur kolaborasi, dan evaluasi dari prototype aplikasi yangtelah dibuat. Aplikasi yang telah dibangun dilengkapi dengan analisis spasial khusus untuk pemilihan lokasi hunian sementara, dan beberapa alat untuk memilih prioritas pada perbaikan infrastruktur menggonakan hexagonal grid model. Hasil evaluasi dari prototype menunjukan bahwa hampir semua responden memberikan penilaian yang baik untuk sistem. 80% dari mereka setuju bahwa aplikasi ini akan sangat berguna. Namun, beberapa saran dan masukan perlu diakomodasi untuk membuat sistem sepenuhnya diimplementasikan dan user friendly.Kata kunci : lahar, manajemen bencana, Web GIS, dan MCDA
KONVERTER SUARA DENGAN INPUT BAHASA INDONESIA KE VIDEO GERAKAN BAHASA ISYARAT DENGAN METODE SPEECH RECOGNITION (HIDDEN MARKOV MODEL) UNTUK PENDERITA TUNARUNGU Resa Septiarti; Hanny Haryanto
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.11 KB)

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang implementasi speech recognition menjadi video bahasa isyarat untuk membantu penderita tunarungu dalam mengikuti kegiatan seminar dan ibadah. Untuk mengimplementasikan speech recognition, peneliti menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 dan untuk pengenalan suaranya menggunakan Microsoft Speech SDK. Untuk pengolahan suara menggunakan Hidden Markov Models(HMM) dengan Hidden Markov Toolkit(HTK) atau SPHINX. Pengolahan bahasa alami (Natural Language Processing) juga digunakan untuk mendapatkan hasil yang akurat dan agar dapat dimengerti oleh penderita tunarungu. Kata-kata yang diperoleh akan menjadi masukan kepencarian video bahasa isyarat. Bahasa isyarat yang digunakan adalah American Sign Language (ASL) yang sama dengan Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI ).Kata kunci : Speech Recognition, HMM, NLP, bahasa isyarat
PENGEMBANGAN SISTEM ALUR KERJA (WORKFLOW) DOKUMEN PROSEDUR PENGAJUAN PROPOSAL SKRIPSI DENGAN ALFRESCO ENTERPRISE CONTENT MANAGEMENT (ECM), STUDI KASUS : PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UIN JAKARTA Rizal Broer Bahaweres; Viva A; Wahyudianto Wahyudianto
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.749 KB)

Abstract

Teknik Informatika merupakan salah satu program studi pada perguruan tinggi UIN Syarif Hidayatullah yang mengharuskan mahasiswa melakukan penelitian skripsi, sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana komputer. Dari hasil wawancara yang dilakukan penulis, menunjukan bahwa dalam proses pengajuan proposal skripsi Program Studi Teknik Informatika belum mempunyai suatu sistem pengelolaan dokumen yang terkomputerisasi. Keterlambatan penyelesaian pengajuan proposal skripsi juga sering ditemukan. Selain itu, masih terdapat mahasiswa yang tidak mengetahui prosedur pengajuan proposal skripsi. Melihat permasalahan yang terjadi pada Program Studi Teknik Informatika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, penulis bermaksud mengembangkan sistem alur kerja (workflow) dokumen prosedur pengajuan proposal skripsi pada Alfresco Enterprise Content Management (ECM). Metode pengembangan sistem yang digunakan penulis adalah Extreme Programming. Prosedur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan prosedur yang selama ini berjalan untuk pengajuan proposal skripsi pada Program Studi Teknik Informatika. Pada akhirnya diharapkan sistem ini dapat meningkatkan efisiensi waktu untuk proses pengajuan proposal skripsi, serta memberikan keluaran kepada penggunanya berupa pemberitahuan melalui email dan dokumen data pembimbingan skripsi yang telah disetujui oleh Ketua Program Studi.Kata kunci : Alfresco, workflow, dokumen, proses, model.