cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Semantik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
STRES KERJA PENGARUHNYA TERHADAP TEKNOLOGI INFORMASI, KECERDASAN INTELEKTUAL, EMOSIONAL INTELLIGENT DAN MOTIVASI EKONOMI PADA WANITA KARIR Rina Fiati; Nafi Inayati Zahro
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.653 KB)

Abstract

Pengaruh teknologi informasi, kecerdasan intelektual, emosional Intelligent, dan motivasi ekonomi terhadap stres pada wanita karir, memberi gambaran pada wanita karir supaya menjaga kesehatan, kemampuan dan dapat mengatur waktu antara bekerja diluar rumah dengan urusan rumah tangga. Metode penelitian ini diuraikan mengenai uji reliabilitas dan validitas, uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda. dengan pengumpulan data primer menggunakan instrumen kuesioner. Hasil yang diperoleh adalah : Hubungan antara teknologi informasi dan tingkat stress pada wanita karir adalah positif, yaitu memiliki nilai signifikasi 0,028 lebih besar dari 0,05. Ini berarti hipotesis pertama diterima,variabel teknologi informasi berpengaruh secara signifikan terhadap stress pada wanita karir. Hubungan antara kecerdasan intelektual dengan tingkat stress adalah negatif, yaitu memiliki nilai signifikan 0,376 > 0,05 hal ini berarti hipotesis kedua ditolak. Variabel kecerdasan intelektual tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat stress pada wanita karir. Hubungan kecerdasan emosional dengan tingkat stres menunjukkan arah positif, yaitu secara parsial mempunyai nilai signifikan 0,010 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh secara signifikan terhadap variabel tingkat stress pada wanita karir. Hubungan antara motivasi ekonomi dengan tingkat stres menunjukkan arah positif, yaitu secara parsial mempunyai nilai signifikan 0,019 < 0,05 berarti hipotesis diterima, variabel motivasi ekonomi berpengaruh secara signifikan terhadap variabel tingkat stres pada wanita karir.Kata kunci : Teknologi Informasi, Kecerdasan Intelektual, Emosional Intelligent, Motivasi Ekonomi ,Stress, Wanita karir.
PENGARUH MOTIVASI, KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN SERTA DAMPAKNYA PADA KINERJA PERUSAHAAN Erlin Dolphina
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.369 KB)

Abstract

This research aims at analyzing the influence of job motivation, leadership, and corporate culture toward employee job satisfaction, and their impact to the corporate performance. The proposed hypotheses: The job motivation have significance influence to the employee’s job satisfaction, The leadership have significance influence to the employee’s job satisfaction, The organizational culture have significance influence to the employee’s job satisfaction, The work motivation have significance influence to the corporate performance, The leadership have significance influence to the corporate performance, The organizational culture have significance influence to the corporate performance, The employee’s jobsatisfaction have significance influence to the corporate performance. The result of the research has evidenced that jobmotivation, leadership, and organizational culture are significantly related to the employee’s job satisfaction. Leadership,however, is negatively related to the employee’s job satisfaction. Job motivation is not significantly related to the corporateperformance influenced by the intervening variable is employee’s job satisfaction. Leadership and organizational cultureare significantly related to the corporate performance. From this result, there are two main conclutions that can be drawnin this study. First, the job motivation can not be related directly to the corporate performance if it is not connected by theemployee’s job satisfaction variable. And the second conclution is that the leaderhip is negatively related to the employee’sjob satisfaction.Keywords : job motivation, leadership, organizational culture, employee’s job satisfaction, and corporate performance.
LEGALITAS PELUANG PENYEDIA LAYANAN KOMPUTASI AWAN DI BIDANG KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI INDONESIA Christian Andersen
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.873 KB)

Abstract

Setiap manusia diciptakan unik dan berbeda antara satu dengan yang lainnya, demikian pula kebutuhan medisnya. Tidaksemua yang mengalami patah tulang dapat diberikan perlakuan yang sama misalnya orang yang menderita diabetes bilamengalami luka patah tulang, memiliki kemungkinan alergi terhadap obat yang umum dan beberapa bahan sepertipenisilin dan lateks. Catatan khusus tentang kondisi pasien sangat penting pada saat-saat darurat seperti kecelakaan yangdijelaskan di atas terutama menjadi krusial ketika bepergian ke luar negeri. Perkembangan teknologi memungkinkanpasien untuk mengelola catatan medis dengan cara terpusat di dunia maya, yang dapat diakses bersama data kesehatanpribadi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Yuridis Normatif yaitu dimana hukum dikonsepkan sebagai apayang tertulis di dalam peraturan perundang-undangan atau hukum dikonsepkan sebagai kaidah atau norma yangmerupakan patokan perilaku manusia yang dianggap pantas. Status hukum yang terkandung dalam catatan sepertiidentitas, riwayat keluarga dan prediksi penyakit adalah informasi pribadi sangat berharga, dan memiliki nilai ekonomiyang sangat tinggi. Sangat penting untuk meninjau setiap aspek hukum dari kerangka untuk mengontrol akses ke data dilingkungan komputasi awan termasuk pembagian tanggung jawab hukum untuk kebocoran, keamanan sistem, dan jugaaspek privasi pasien yang memiliki kontrol penuh terhadap data dan kunci.Kata kunci: rekam medis, komputasi awan.
KEBIJAKAN PEMERINTAH MENSINERGIKAN SEKTOR SWADAYA MASYARAKAT (UMKM) DAN SEKTOR KORPORASI DALAM RANGKA MEMBANGUN EKOSISTEM INDUSTRI KREATIF UNTUK PERTUMBUHAN DAN PEMBANGUNAN YANG BERBASIS LINGKUNGAN Ocktavianus Hartono
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.979 KB)

Abstract

Mensejahterakan kehidupan bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia adalah salah satu tujuan dari keberadaan Negara Republik Indonesia yang terdapat dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Kesejahteraan dapat dicapai dengan dilakukannya pembangunan, khususnya pembangunan dalam bidang ekonomi. Indonesia adalah negara yang kaya, dimana hampir setiap daerah memiliki kekayaan alam yang khas yang digunakan oleh penduduk setempat untuk berusaha. Salah satunya seperti kerajinan perak di Yogyakarta, kerajinan ukiran kayu di Jepara dan banyak daerah lainnya. Namun disayangkan, usaha yang dilakukan oleh penduduk sekitar masih dalam sekala kecli. Hal ini terjadi karena pelaku UMKM masih kekurangan modal dan sulit untuk melakukan hubungan dengan sektor korporasi untuk beker jasama dengan korporasi yang telah memiliki modal lebih besar dan pangsa pasar yang lebih luas. Keadaan seperti ini sangat disayangkan karena UMKM memiliki potensi yang sangat besar dalam menopang perekonomian Indonesia namun saat ini masih belum berkembang karena belum terdapat sinergi diantara sektor swadaya masyarakat (UMKM) dan sektor korporasi. Untuk menunjang perkembangan sektor UMKM inilah diperlukan kebijakan pemerintah yang tepat agar UMKM dapat berkembang dengan baik. Selain hal diatas, hal yang patut disayangkan adalah bahwa seringkali usaha yang dilakukan oleh pengusaha daerah yang bersekala kecil atau Usaha Menengah, Kecil dan Mikro(UMKM) seringkali tidak memperhatikan aspek lingkungan, sehingga produksi yang mereka hasilkan seringkali merusak lingkungan sekitar mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi kepada pemerintah dan juga khlayak umum maupun korporasi mengenai keberadaan UMKM yang ternyata memiliki potensi yang luar besar bagi perekonomian Indoensia, namun belum dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, baik itu oleh pemerintah maupun swasta. Dengan adanya penelitian ini diharapkan sektor UMKM yang belum dikelola dan dimanfaatkan dengan baik akan diperhatikan oleh pemerintah ataupun pihak swasta, sehingga terjadi perkembangan yang baik di UMKM. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah yuridis normatif yaitu penelitian yang menggunakan data hukum kepustakaan, yang bertujuan untuk menemukan kebenaran melauli cara berpikir deduktif. Sifat dari penelitian ini adalah deskriptif analitis yaitu menggambarkan secara menyeluruh apa itu UMKM, dan langkah-langkah yang harus dilakukan agar UMKM yang belum berkembang dapat berkembang dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah agar pelaku usaha, pemerintah dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai UMKM, peluang untuk menjalin kerjasama dan langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah untuk mengembangkan UMKM di Indnoesia.Kata kunci : UMKM, Korporasi, dan Kebijakan Pemerintah
ITEP (INTERNATIONAL TEST OF ENGLISH PROFICIENCY): SEBUAH ALTERNATIF TES ONLINE KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS Sunardi Sunardi Sunardi
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.797 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, tes kemampuan bahasa Inggris (English proficiency test) secara internasional telah mengalami perubahan media pelaksanaannya – dari paper-and-pencil-based ke internet-based. Tes kemampuan bahasa Inggris seperti ini merupakan upaya mengumpulkan informasi dan memberi penilaian terhadap pengguna bahasaInggris tentang pengetahuan bahasa Inggris dan kemampuan menggunakan bahasa tersebut dalam situasi nyata, baikdalam lingkungan akademik maupun lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari. Ada beberapa nama penyedia tes kemampuan bahasa Inggris secara internasional, seperti ETS (Educational Testing Services), British Council, Universityof Cambridge ESOL Examination, dan BES (Boston Educational Services). Masing-masing menawarkan berbagaikepentingan tes kemampuan bahasa Inggris, yang secara umum dikelompokkan menjadi dua: English for AcademicPurposes dan English for Business. Dari penyedia tes tersebut dikenal secara luas beberapa nama tes standar internasional, seperti TOEFL, TOEIC, IELTS, dan iTEP. Paper ini lebih menekankan penjelasan tentang iTEP(International Test of English Proficiency) sebagai jenis tes berbasis internet yang muncul paling akhir. Selanjutnya digambarkan karakteristik iTEP dibandingkan dengan jenis tes lainnya yang saat ini sudah dikenal masyarakat,khususnya kelebihan dan kekurangannya.Kata kunci: English for academic purposes, English for Business, English proficiency test, iTEP, language testing
KETERKAITAN ANTARA VARIABEL PENDIDIKAN, KEPENDUDUKAN, EKONOMI, DAN SOSIAL BUDAYA (HUMANIORA) DI INDONESIA Suparman I.A.; Hasanah S.; Afrianti R.
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.844 KB)

Abstract

Analisis keterkaitan antara variabel pendidikan, kependudukan, ekonomi, dan sosial budaya selama era reformasi menja difokus analisis pada makalah ini. Pendidikan dimaksudkan dengan indeks gabungan dari angka partisipasi kasar serta pertumbuhannya di tingkat sekolah dasar, menengah, dan pendidikan tinggi. Kependudukan dimaksudkan adalah indikator demografi secara umum yang digambarkan dengan jumlah penduduk dan pertumbuhannya secara keseluruhan selama orde reformasi. Ekonomi dimaksudkan adalah angka pendapatan domestk bruto (PDB) dan angka pertumbuhannya yang menggambarkan seluruh aktivitas bangsa Indonesia dalam bidang ekonomi. Sosial budaya atau Humanioran dumaksudkan adalah perubahan sosial budaya yang merupakan gejala berubah struktur sosial dan pola budaya dalam suatu kelompok masyarakat atau suatu bangsa. Angka ini digambarkan dengan angka indeks gabungan sosisal-budaya dan pertumbuhannya selama orde reformasi. Berdasarkan keempat variabel ini diciptakan suatu model struktural secara simultan yang menggambarkan bagaimana keterkaitan dinamika pembangunan ekonomi dan dinamika pembangunan demografi secara timbal balik. Secara serentak dikaji bagaimana pengaruh dinamika pembangunan dserfg pendidikan berpengaruh terhadap keterkaitan timbal balik anatara ekonomi dan demografi tersebut diatas baik secara langsung maupun melalui variabel sosial-budaya. Hal yang sama juga dikaji bagaimana pengaruh variabel sosial-budaya terhadap keteraitan timbal-balik anatara ekonomi dan demografi baik secara langsung maupun melalui variabel pendidikan. Model ini menggambarkan bahwa penduduk dan pertumbuhannya dikendalikan sedemikian rupa,sehingga tidak akan melebihi pertubuhan ekonomi secara nasional sehinggga tidak akan terjadinya teori Maltus tentang low level trap. Hubungan timbal balik antara variabel kependudukan dan variabel ekonomi dengan dinamika internalnya sangat dipengaruhi oleh variabel pendidikan dan variabel sosial budaya, termasuk dinamika yang terjadi didalam variabel tersebut. Makalah ini menganalisis secara makro, dengan menggunakan kerangka pemikiran diatas, yang dituangkan kedalam model Structural Equation Model (SEM) secara sederhana. Data yang dipergunakan untuk analisis adalah data dari Badan Pusat Statistik (BPS) baik dalam buku terbit maupun diunduh dari situs BPS . Pengolahan data di gunakan program LISREL. Hasil menunjukkan adanya keterkaitan yang signifikan, sehingga berbagai kesimpulan dan saran secara makro dapat disajikan pada makalah ini.Kata Kunci: model, pendidikan, sosial-budaya, demografi, ekonomi, data BPS, SEM, LISREL
PERANCANGAN DAN ANALISIS EXTERNAL WIRELESS ROAMING PADA JARINGAN HOTSPOT MENGGUNAKAN DUA JARINGAN MOBILE BROADBAND Fra Arsandy Kusuma Sejati; Indrastanti Ratna Widiasari; Theophilus Wellem
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.548 KB)

Abstract

External wireless roaming adalah salah satu cara untuk meningkatkan reliabilitas dari suatu jaringan hotspot yang masih menggunakan topologi Basic Service Set (BSS). Ketika user berjalan menjauhi salah satu access point (AP) atau salah satu AP mati kemudian mulai kehilangan sinyal, mobile station (MS) secara otomatis terkoneksi dengan AP yang lain tanpa harus melakukan konfigurasi ulang. Perangkat yang mendukung external wireless roaming adalah AP TP-Link TLWR740N dengan menggunakan firmware DD-WRT yang mendukung DHCP forwarder. External wireless roaming memberikan kemudahan bagi para user jika terdapat lebih dari satu AP dalam suatu area.Kata Kunci : External wireless roaming, DD-WRT, DHCP forwarder
PENGARUH FAKTOR KONTEKSTUAL, KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN TEKANAN ANGGARAN TERHADAP NIAT PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PELAPORAN KEUANGAN PADA UKM DI KOTA TEGAL Yanti Puji Astutie
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.92 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi niat penggunaan teknologi informasi dalam pelaporan keuangan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) dengan menguji beberapa model yang dikembangkan oleh Venkatesh (2003), yaitu ekspektansi kinerja dan pengaruh sosial. Ekspektansi kinerja diukur dari tekanan anggaran dan periode evaluasi, sedangkan pengaruh sosial dipengaruhi ada atau tidaknya pengaruh pesaing. Selanjutnya, penelitian ini memasukan satu faktor di luar konstruk model penerimaan, yaitu preferensi UKM terhadap risiko. Isu penelitian ini adalah penganalisisan faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi niat pengunaan teknologi informasi dalam pelaporan keuangan, dengan fenomena dimana penggunaan teknologi informasi ini masih jarang digunakan oleh UKM.Data yang digunakan ini diperoleh dari persepsi owner (pemilik) UKM di Kota Tegal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen lapangan dengan menggunakan desain faktorial antar subjek (between subject) 2 x 2, dimana subjek ditempatkan secara random pada salah satu dari kondisi yang ada. Anova dan two ways Anova digunakan dalam menganalisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tekanan anggaran dan periode evaluasi serta pengaruh pesaing mempengaruhi niat penggunaan teknologi informasi dalam pelaporan keuangan, begitu juga preferensi pemilik UKM terhadap risiko.Kata kunci : Faktor kontekstual, Tekanan anggaran, Preferensi risiko, Pelaporan keuangan
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM KELAS BAHASA INGGRIS Muhammad Arief Budiman
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.501 KB)

Abstract

Ada banyak komponen yang bias dikategorikan sebagai teknologi informasi dan komunikasi. Jenis teknologi ini sudah takasing lagi dalam keseharian. Banyak individ memanfaatkan teknologi ini dalam hidup mereka. Mereka menggunakannya dalam berbagai aspek kehidupan. Penerapan teknologi ini membuat hidup mereka menjadi lebih mudah. Mereka menganggap teknologi informasi dan komunikasi memberikan kontribusi berharga dalam hidup mereka.Hal yang sama juga terjadi dalam bidang pendidikan. Para guru memasukkan teknologi informasi dan komunikasi dalamkelas. Mereka menganggap teknologi ini membantu proses belajar mengajar, baik di dalam maupun di luar ruangan.Banyak jenis teknologi informasi dan komunikasi bias diterapkan dalam proses belajar mengajar, seperti computer ataunotebook, telepon atau telepon genggam, LCD atau OHP, laboratorium bahasa dan lain-lain.Dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses belajar mengajar, para guru mendapati adanya peningkatan antusiasme para murid dalam keikutsertaan mereka dalam proses belajar mengajar. Mengacu pada hasilyang positif ini, sangat direkomendasikan bagi para guru yang telah menerapkan teknologi informasi dan komunikasiuntuk berbagi pengalamannya dengan yang lain. Di sini penulis mempersembahkan penelitian reflektif tentang penerapanteknologi informasi dan komunikasi dalam kelas bahasa inggris.Kata kunci: pendidikan bahasa inggris, penerapan TIK
Rancang Bangun Alat Deteksi Kebocoran Tabung Gas Elpiji Berbasis Arduino Widyanto Widyanto; Deni Erlansyah
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3471.196 KB)

Abstract

Sejak tahun 2005 pemerintah mencanangkan perpindahan dari minyak tanah ke gas elpiji, masyarakat berbondongbondong menggunakann tabung gas elpiji dari pertamina sebagai pengganti minyak tanah yang selama ini merekagunakan. Tetapi kita bisa melihat pada masa sekarang banyaknya masalah ditimbulkan oleh tabung gas ini, contohnya banyaknya tabung gas meledak yang tanpa diketahui sebab pasti meledaknya tabung gas yang tanpa diketahuisebab pasti meledaknya tabung tersebut. Apakah karena si pemakai yang kurang mengerti cara pemakaian danpenggunaan tabung gas atau tabung gas yang didistribusikan memang kualitasnya kurang baik/rusak. Oleh karena itudiperlukan suatu teknologi yang tepat guna untuk mengatasi masalah tersebut. Rancang bangun Alat yang akan penulisrancang ini adalah sebuah alat deteksi untuk mengetahui adanya kebocoran tabung gas menggunakanteknologi sensor, teknologi sensor ini dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah alat yang dinamakan alat deteksikebocoran gas elpiji berbasisi mikrokontroler arduino. Alat ini mampu mendeteksi gas yang keluar disekitarnya denganmemberikan tanda suatu bunyi dari alarm tersebut. Dengan adanya alat ini tentu akan membantu masyarakat dalammenghadapi kebocoran gas yang biasanya penyebab terjadinya ledakan. Berpegang pada tujuan yaitu untukmengurangi dampat terjadinya kebakaran sehingga masyarakat menjadi lebih aman dalam menggunakan tabung gas untukkegiatannya sehari-hari..Kata kunci : Gas, Elpiji Arduiono Uno