cover
Contact Name
Melki
Contact Email
melki@unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmaspari@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Maspari Journal
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 20870558     EISSN : 25976796     DOI : -
Maspari Journal : Marine Science Research with eISSN: 2597-6796 (SK no. 0005.25976796/JI.3.1/SK.ISSN/2017.09 - 13 September 2017) publish by Marine Science Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Sriwijaya, particularly focuses on the marine science areas as follows: 1). Marine Biology, 2). Marine Ecology, 3). Marine Acoustic, 4). Oceanography, 5). Environment, 6). Maritime Law, 7). Marine Microbiology and Biotechnology, 8). Marine Culture, 9). Coastal Management, and 10). Marine Social Science.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
ANALISIS KOLONI BAKTERI Vibrio sp DAN KUALITAS AIR PADA AIR BUDIDAYA JUWANA KUDA LAUT (Hippocampus sp) Dwi Wana Handayani; Gusti Diansyah; Isnaini .
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.147 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v12i1.11606

Abstract

Kuda laut adalah salah satu komoditi hasil perikanan laut yang memiliki nilai komersialdan telah banyak diperdagangkan terutama sebagai bahan baku obat - obatantradisional, ikan hias, dan juga souvenir. Seiring tingginya permintaan pasar untuk kudalaut, saat ini telah dilakukan kegiatan pengembangan ke arah budidaya untuk mencegahkepunahan kuda laut, namun kegiatan tersebut memiliki hambatan salah satunyapenyakit pada kuda laut yang ditimbulkan oleh bakteri yang sering menyebabkankematian massal juwana kuda laut pada bak pemeliharaan juwana kuda laut. Penelitianini telah dilakukan pada bulan Juni-Juli tahun 2014 di Balai Besar PengembanganBudidaya Laut, Lampung. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis danmenghitung jumlah bakteri Vibrio sp yang terdapat pada air budidaya juwana kuda laut,serta mengkaji parameter kualitas air budidayanya. Pengambilan sampel air dilakukansebanyak 3 periode pengambilan selama 8 hari pengamatan dimana tiap periodeberselang waktu 4 hari dan diambil 2 buah sampel air per periode yakni pada saatsebelum pemberian pakan dan sesudah pemberian pakan. Identifikasi jenis bakteriVibrio melalui deretan uji biokimia menggunakan MicrobactTM. Berdasarkan hasilpenelitian 6 isolat yang telah diidentifikasi jenisnya, terdapat 4 buah isolat bakteri Vibrioyang memiliki spesies alginolyticus, dan 2 buah isolat bakteri yang berasal dari spesiesparahaemolyticus. Sedangkan untuk jumlah koloni Vibrio sp yang didapat dari sampel airsebelum pemberian pakan cenderung lebih banyak dari pada jumlah koloni setelahpemberian pakan. Hasil pengukuran parameter kualitas air seperti pH, salinitas, DO, danBOD masih berada dalam kisaran syarat kelayakan budidaya biota laut.
UJI TOKSISITAS EKSTRAK IKAN GELODOK (P. boddarti) YANG DIAMBIL DARI PERAIRAN PULAU PAYUNG SUNGAI MUSI DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BLST) Hasbi Nur Asshidiq; Rozirwan .; Muhammad Hendri
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.668 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v12i1.11607

Abstract

Ikan Gelodok (Periophthalmus boddarti) merupakan salah satu jenis ikan yang hiduuppada ekosistem mangrove dan diketahui memproduksi toksin. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui tingkat toksisitas senyawa bioaktif pada ekstrak ikan Gelodokyang berasal dari Pulau Payung Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Prosedurpenelitian meliputi ; pengambilan dan preparasi sampel, ekstraksi, uji toksisitas denganmetode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dan analisis data menggunakan Analisa Probit.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ikan Gelodok mempuyai potensi toksisitasyang tinggi pada ekstrak daging (DIGE) maupun organ dalam (ODIGM) denganmenggunakan pelarut etil asetat dan methanol dengan nilai LC50 < 1000 ?g/mL.Kemampuan toksisitas ekstrak dari ikan P boddarti sangat besar, pada daging ikangelodok dengan menggunakan pelarut methanol DIGM mempunyai nilai tinggi 116.013ppm, ODIGM 132.376 ppm, DIGE 164.090 ppm, dan ODIGE 322.606 ppm.
GEOKRONOLOGI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN CADMIUM (Cd) PADA SEDIMEN DI MUARA SUNGAI WAY BELAU PROVINSI LAMPUNG Muhammad Hanif Muttaqin; Gusti Diansyah; Ali Arman Lubis
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.016 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v12i1.11608

Abstract

Muara Sungai Way Belau merupakan daerah pemukiman dengan jumlah penduduk yangsangat padat. Muara Sungai Way Belau sebagai daerah yang dekat dengan tetripat wisata,lahan budidaya dan tambak serta sumber mata pencarian warga yang tinggal disekiiarMuara Sungai Way Belau menyebabkan daerah tersebut memiliki potensi peningkatanpencemaran lingkungan tenitama logam berat seperti Pb dan Cd. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui konsentrasi logam berat dan mengkaji geokronologi yang terkandungpada sedimen di Muara Sungai Way Belau. Penelitian ini telah dilaksanakan bulan Juli2017. Penentuan lokasi sampling menggunakan metode purposive samplfng dun prosespengambilan sampel menggunakan alat gravity core. Analisis kandungan logam beraxmenggunakan bantuan ICP-OES dan digunakan data umur sedimen sebagai data sekunder.Konsentrasi logam berat Pb dari tahun 1878-1998 yaitu 0.699- 2,119 ppm dan logamberat Cd sebesar 0,080-0,120 ppm. Kenaikan kandungan logam berat Pb dari tahun 1878-1998 sebesar 203% dan logam berat Gd sebesar 50%.
ANALISIS DATA ARUS PASANG SURUT DAN ARUS NON PASANG SURUT DI SEBAGIAN SELAT BANGKA Anggi Fauzi Respati; Gusti Diansyah; Andi Agussalim
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.992 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v12i1.11609

Abstract

Arus dapat dibedakan menjadi arus pasang surut dan ams residu (non pasang surut).Tujuan dari penelitian adalah untuk menentukan kecepatan dan arah ams umum, aruspasang surut dan ams residu serta menganalisis arus dominan dan tipe pasang surut diperairan Selat Bangka. Pengukuran dilakukan pada tanggal 20 Oktober - 3 November 2017di perairan Selat Bangka. Analisis data dilakukan menggunakan software like 21, Surfer 12dan metode Admiralty. Hasil penelitian menunjukkan kecepatan maksimum ams umumyaitu sebesar 0,452 m/s ke arah selatan, kecepatan minimum sebesar 0 m/s. Kecepatanmaksimum arus pasut sebesar 0,413 m/s ke arah selatan, kecepatan minimum sebesar0,002 m/s dengan arah mengarah ke tenggara. Kecepatan maksimum ams residu sebesar0,33 m/s mengarah ke selatan, kecepatan minimum arus residu sebesar 0,002 m/s danmengarah ke selatan. Arus dominan di perairan sebagian Selat Bangka adalah pasangsurut dan tipe pasang surutnya adalah campuran (tunggal dominan) dengan nilai F -1,5047.
PERBANDINGAN KONSENTRASI KLOROFIL-a MENGGGUNAKAN CTD DAN ANALISIS LABORATORIUM Oliver Alexander Hutapea; Riris Aryawati; Anna IS Purwiyanto
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.132 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v12i1.11610

Abstract

Perairan Selat Bangka merupakan perairan yang subur karena diapit oleh dua daratan yaitudaratan Sumatra dan Bangka yang banyak memberikan masukan unsur hara yang cukuptinggi dari daratan melalui sungai menuju laut. Klorofil-a merupakan salah satu pigmen yangterdapat pada fitoplankton di perairan yang berperan dalam fotosintesis. Fitoplankton,zooplankton dan bakteri sangat bermanfaat dalam rantai makanan karena dapatmempengaruhi tingkat kesuburan perairan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisiskonsentrasi harian klorofil-a berdasarkan hasil CTD dan analisis laboratorium sertamenganalisis keterkaitan konsentrasi harian klorofil-a berdasarkan hasil CTD dan analisislaboratorium. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2017 di Perairan SelatBangka dengan titik koordinat S 02°14.548’ E 105°02.983’ di salah satu bagan nelayantersebut dengan cara pengambilan data yang dilakukan secara mooring dengan (selisih waktuperdua jam). Pengukuran parameter perairan menggunakan alat MIDAS CTD+ (ConductivityTemperature Depth) dan pengambilan sampel air untuk klorofil-a yang akan dianalisis dilaboratorium diambil tiga hari terakhir menggunakan botol gelap. Hasil penelitian inimenunjukkan nilai konsentrasi klorofil-a yang didapat dari CTD (C) berkisar antara 19,886mg/m3 sampai 174,952 mg/m3 sedangkan hasil analisis laboratorium diperoleh nilai klorofila 0,37 mg/m3 sampai 17,92 mg/m3 dan keterkaitan nilai konsentrasi klorofil-a pada CTD (C)dengan analisis di laboratorium menunjukkan korelasi yang sangat lemah dengan nilaikorelasi R2 sebesar 0,1195.
PENGAMATAN FEKUNDITAS DAN KEBIASAAN MAKAN IKAN SEMBILANG (Plotosus canius) DI PERAIRAN SUNGSANG, BANYUASIN II SUMATERA SELATAN Makri .; Eva Isnani; Fitri Rahayu
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v13i1.13453

Abstract

Desa Sungsang merupakan daerah pasang surut karena terletak di pesisir pantai dan berseberangan langsung dengan selat Bangka. Desa Sungsang mempunyai potensi perairan yang sangat tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya pemanfaatan perairan yang menyangkut berbagai sektor yaitu perikanan, irigasi (pembuatan air PAM), dan pengembangan desa dan pariwisata (Pantai). Tujuan penelitian ini yaitu, untuk memberikan informasi mengenai cara menghitung fekunditas telur, hubungan fekunditas dengan berat tubuh, serta hubungan fekunditas dengan panjang ikan Sembilang (Plotosus canius) dan mengetahui jenis makanan apa saja yang terdapat di dalam usus ikan sembilang (Plotosus canius). Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai Juli 2020. Sampel ikan yang diamati sebanyak 37 ekor ikan (21 ekor ikan betina dan 16 ekor ikan jantan). Pengamatan dilakukan pada fekunditas telur serta kebiasaan makan ikan. Berdasarkan penelitian ini didapatkan hasil bahwa ikan sembilang memiliki fekunditas berkisar 592-2600 butir serta berat tubuh dan panjang tubuh memiliki hubungan yang erat terhadap pertambahan pertumbuhan fekunditas telur ikan sembilang dan jenis makanan utama ikan sembilang adalah krustasea.Kata kunci : Desa Sungsang, Fekunditas, Ikan Sembilang, dan Kebiasaan makan.
KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA KERANG MANILA Venerupis philippinarum DI PERAIRAN MACCINI BAJI, KECAMATAN LABAKKANG, KABUPATEN PANGKAJEN KEPULAUAN, SULAWESI SELATAN Amelia Wahdani; Khusnul Yaqin; Nita Rukminasari; Suwarni .; Nadiarti .; Dwi Fajriyati Inaku; Liestiaty Fachruddin
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v12i2.12809

Abstract

Mikroplastik di perairan menjadi permasalahan yang cukup serius bagi organisme perairan. Organisme filter feeder seperti kerang memiliki resiko yang cukup besar untuk mengakumulasi mikroplastik ke dalam tubuhnya. Salah satu jenis organisme tersebut ialah kerang manila (Venerupis philippinarum) yang banyak terdapat di Perairan Maccini Baji, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan konsentrasi mikroplastik yang terdapat pada daging kerang manila (Venerupis philippinarum). Pengambilan sampel kerang dilakukan dengan metode sampling acak berlapis (stratified random sampling), sehingga diperoleh sampel sebanyak 118 ekor. 118 sampel kerang manila tersebut kemudian dibagi menjadi tiga kelompok ukuran panjang cangkang kerang yaitu kelas A (3,11 – 3,86 cm), kelas B (3,87 – 4,82 cm), kelas C (4,83 – 6,01 cm). Pengamatan partikel mikroplastik dilakukan dengan menggunakan mikroskop stereo. Hasil pengamatan menunjukkan sebanyak 61 sampel (51,69%) kerang manila mengandung partikel mikroplastik. Mikroplastik yang ditemukan berbentuk fiber dan fragmen, dengan warna dominan biru, hitam, dan transparan. Ukuran mikroplastik yang ditemukan berkisar antara 0,090 – 4,919 mm. Nilai rata-rata konsentrasi mikroplastik pada masing-masing kelompok ukuran panjang cangkang kerang secara berurutan yaitu 0,6129 item/g, 0,6303 item/g, dan 0,2198 item/g. Kata kunci: Fiber, kerang manila, konsentrasi mikroplastik, Maccini Baji, Venerupis philippinarum.
STRUKTUR KOMUNITAS EPIFAUNA PELABUHAN PULAU BAAI, PROVINSI BENGKULU Muhammad Didi Tantria; Riris Aryawati; T Z Ulqodry
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v12i2.12837

Abstract

Pelabuhan Pulai Baai di Bengkulu merupakan kawasan yang menerima limbah domestik dari warga sekitar. Tekanan lingkungan di perairan mempengaruhi kelimpahan hewan besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepadatan spesies di perairan Pelabuhan Pulau Baai Bangluru, kepadatan relatif, indeks komunitas makrofauna dan hubungannya dengan faktor fisik dan kimia. Prosedur penelitian ini meliputi: pengambilan sampel sedimen dan hewan besar di empat lokasi, pengukuran parameter fisik dan kimiawi perairan, analisis kandungan sedimen, identifikasi hewan besar dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 spesies gastropoda besar yang terbagi menjadi 3 kategori yaitu gastropoda, bivalvia dan plasmodium. Hasil analisis fraksi sedimen terdiri dari pasir berlempung dan lempung berpasir. Nilai indeks keanekaragaman dan keseragaman tertinggi terdapat pada stasiun 3 secara berurutan sebesar 1,55 dan 0,82. Indeks dominansi tertinggi 0,44 (stasiun 4) dan terendah 0,24 pada stasiun 3. Analisis PCA menunjukkan terdapat keterkaitan antara kepadatan jenis, fraksi sedimen dan parameter fisika-kimia perairan. Kata Kunci : Bengkulu, fraksi sedimen, makrozoobenthos, Pulau Baai
VALUASI EKONOMI EKOSISTEM MANGROVE DI DUSUN BEDONO DAN DUSUN MOROSARI, KABUPATEN DEMAK, JAWA TENGAH Anisa Dwi Apriyanti; Suradi Wijaya Saputra; Churun A&#039;in
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v13i1.12040

Abstract

Desa Bedono adalah salah satu wilayah di pesisir pantai utara Jawa Tengah yang terdapat hutan mangrove, dan dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang perekonomian, diantaranya kegiatan pariwisata, penangkapan dan budidaya ikan dan pemanfaatan hasil hutan. Nilai ekonomi dari kegiatan pemanfaatan ekosistem mangrove di Dusun Bedono dan Dusun Morosari perlu dikaji untuk mengetahui seberapa besar kontribusi ekonomi jasa ekosistem tersebut. Lokasi penelitian ini ditetapkan di Dusun Bedono dan Dusun Morosari, karena kedua dusun memiliki ekosistem mangrove yang  masih cukup baik. Tujuan penelitian dalah untuk mengetahui nilai ekonomi total, yang terdiri dari nilai manfaat langsung, manfaat tidak langsung dan manfaat keberadaan ekosistem mangrove di Dusun Bedono dan Dusun Morosari. Metode analisis data yang digunakan pada yaitu Travel Cost Method (TCM) untuk mengetahui nilai ekonomi wisata, Market Price (MP) untuk mengetahui nilai ekonomi hasil hutan mangrove dan perikanan, Benefit Transfer untuk mengetahui nilai biodiversity, Replacement Cost untuk mengetahui nilai mangrove sebagai penahan abrasi dan Willingness To Pay (WTP) untuk mengetahui nilai ekonomi manfaat keberadaan ekosistem mangrove. Nilai Ekonomi Total (lower-upper) yang didapatkan di Dusun Bedono yaitu Rp2.513.835.922,- -Rp2.798.235.922,- /tahun dengan rincian Nilai Manfaat Langsung (lower-upper) Rp1.347.183.433,- -Rp1.631.583.433,- /tahun Nilai Manfaat Tidak Langsung Rp966.770.244,- /tahun dan Nilai Manfaat Keberadaan Rp199.882.245,- /tahun. Nilai Ekonomi Total (lower-upper) di Dusun Morosari Rp5.565.870.652,- - Rp8.996.490.652,- /tahun dengan rincian Nilai Manfaat Langsung (lower-upper) Rp3.254.067.310,- -Rp6.684.687.310,- /tahun, Nilai Manfaat Tidak Langsung Rp1.985.876.712,- /tahun dan Nilai Manfaat Keberadaan Rp325.926.630,- /tahun.Kata Kunci : Bedono, ekosistem mangrove, Morosari, valuasi ekonomi
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK TERHADAP TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP DAN LAJU PERTUMBUHAN LAMUN Cymodocea serrulata YANG DITANAM PADA MEDIA AKUARIUM Okto Supratman; Hedi Sanjaya; Okto Supratman; Ahmad Fahrul Syarif
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v12i2.12535

Abstract

Lamun Cymodocea serrulata merupakan salah satu tumbuhan berbunga yang sudah sepenuhnya menyesuaikan diri untuk hidup terbenam di dalam laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan lamun Cymodocea Serrulata yang ditanam pada Media Akuarium. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – Mei tahun 2019 di laboraturium Manajemen Sumberdaya Perairan, Universitas Bangka Belitung. Hasil penelitian tingkat kelangsungan hidup lamun Cymodocea serrulata selama 2 bulan  tertinggi pada perlakuan A3 dengan pemberian nutrien pupuk organik sebanyak 15 gram dengan tingkat keberhasilah hidup yaitu 96,30%. Laju pertumbuhan daun lamun Cymodocea serrulata tidak terdapat perbedaan nyata pada setiap perlakuan dengan nilai signifikansi 0,237 (p > 0,05).  Laju pertumbuhan lamun Cymodocea serrulata yang diberi tambahan nutrien berupa pupuk organik berkisar antara 0,842 cm/bulan – 1, 217 cm/bulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian nutrien berupa pupuk berdampak positif terhadap pertumbuhan lamun Cymodocea serrulata. Kata Kunci:, Cymodocea serrulata, lamun, nutrien,  pertumbuhan, pupuk.