cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Eduhealth
ISSN : 20873271     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
PENGARUH PENYULUHAN TEKNIK LAKTASI DENGAN METODE SIMULASI TERHADAP PROSES LAKTASI ., Pujiani
Eduhealth Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan teknik laktasi dengan metode simulasi terhadap proses laktasi. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen. Populasi adalah seluruh ibu menyusui di Paviliun Anggrek RSUD Jombang. Sampel diambil secara purposive sampling dengan jumlah responden 20 responden yang terbagi menjadi 2 kelompok. Variabel independen adalah penyuluhan teknik laktasi dengan metode simulasi dan variabel dependen adalah proses laktasi. Data dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistik T test dan anova two way dengan tingkat signifikansi α < 0,05. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi α= 0,002 terhadap proses laktasi dengan metode simulasi, α= 0,003 terhadap proses laktasi tanpa menggunakan metode simulasi dan nilai signifikansi α= 0,005 menunjukkan ada perbedaan yang significant antara penyuluhan teknik laktasi dengan menggunakan metode simulasi dan tanpa menggunakan metode simulasi. Simpulan : perlu penyuluhan kesehatan dengan menggunakan metode yang tepat dalam menyampaikan pesan sehingga pesan dapat diterima dengan lebih mudah dan dapat mengubah perilaku seseorang.Kata kunci : penyuluhan teknik laktasi, metode simulasi, proses laktasi ABSTRACTThe purpose of this research is to study the influence of counseling of technique lactation with the simulation method to process lactation.The design of this reseach is quasy experiment and the population is the mother suckling of pav. Anggrek RSUD Jombang. Technique sampling is purposive sampling approximately 20 responden is taken as sampel then devided into two group. Independent variable is counseling of technique lactation with simulation method and dependent variable is the process lactation. The data collected then analyzed by using test of statistic T test and anova two way with significant level of α < 0,05. The result of test statistic show that α = 0,002 to process lactation with the counseling use the simulation method, α= 0,003 to process lactation without use the simulation method, and α = 0,005 showing there is difference which significant between process lactation with the giving of counseling of technique lactation with the simulation method and without using the simulation method. Conclusion : it is necessory for health counseling by using correct method in submitting message so that message accepted comprehended easier so that expected can change the someone behavior.Key word: counseling technique lactation, simulation method , process lactation
PERSEPSI MEROKOK DI KALANGAN SISWA SMK (STUDI DI SMK PELAYARAN PUTRA SAMUDRA’) Sulastomo, Endriyatno
Eduhealth Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  persepsi  merokok  di  kalangan  pelajar  SMK Pelayaran  Putra  Samodera.  Teknik  Sampling  yang  digunakan  adalah  purposive  sampling. Teknik  pengumpulan  data  dengan  observasi,  Wawancara  secara  mendalam  (in-dept interview),  dan  dokumentasi.  Untuk  menjamin  keabsahan  data,  maka  yang  digunakan  dalam penelitian ini berdasarkan teknik Triangulasi dengan langkah pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian : persepsi merokok  di karenakan beberapa faktor yang  mendukung  pelajar  merokok  di  antaranya  ialah  : Pertama,  kepuasan  yang  di  peroleh setelah merokok rokok hanya sebagai tempat melepas kepenatan dan tempat refresing, Kedua, pengaruh  lingkungan  keluarga,  pola  didik  orang  tua  yang  kesehariannya  di  rumah  merokok menunjukkan bahwa anak akan mengikuti apa yang di lakukan orangtua dan Ketiga, pengaruh teman  sebaya  yang  ada  di  lingkungan  pelajar  yang  menjadi  pemicu  mereka  merokok,  rasa coba-coba ingin merasakan merokok itu seperti apa. Akan tetapi yang mendominasi dari tiga faktor  di  atas  ialah  pengaruh  dari  teman  sebaya.    Kesimpulan  :  Proses  belajar  merokok dimulai  dari  sejak  anak-anak,  sedang  proses  menjadi  perokok  pada  masa  remaja.  Alasan utama menjadi perokok ialah karena ajakan teman  yang sukar di tolak, ada juga pelajar pria mengatakan bahwa pria menjadi perokok setelah melihat iklan rokok.Kata kunci : merokok, persepsi, siswa.ABSTRACTThe  research  goal  is  to  determine  the  perception  of  smoking  among  students  SMK  Putra Samodera  Shipping.  This  Research    qualitative  research  is  descriptive  and  strategies  in  this study  were  single  spikes  Case  Study  Research.  Sampling  technique  used  was  purposive sampling.  Data  collection  techniques  with  the  observation,  in-depth  interviews  (in-dept interview),  and  documentation.  To  ensure  the  validity  of  the  data,  it  is  used  in  this  study  is based  on  triangulation  techniques  with  step  data  collection,  data  reduction,  presentation  of data, and verification. The perception of smoking on  several factors which support smoking among students is: First, the satisfaction that was obtained after smoking cigarettes just as a place  to  relieve  fatigue  and  refreshing  place,  Secondly,  the  influence  of  family  environment, or more specifically permissive attitude of parents of adolescent smoking behavior, from the influence  of  upbringing  parents  smoked  daily  at  home  showed  that  the  children  will  follow what  the  parents  do  and  the  Third  ,  influence  of  peers  in  the  environment  that  trigger  their students  smoke,  This  means  that  the  act  of  smoking  starts  from  the  existence  of  an  attitude, that  person's  tendency  to  accept  or  reject,  agree  or  disagree  with  the  response  that  comes from  outside  in  this  case  was  a  cigarette.  Efforts  to  deal  with  students  who  smoke  involve various  stakeholders,  namely  the  school,  family  and  the  community  by  not  providing  easy access  for  students  to  buy  cigarettes  in  a  school  environment  and  the  government  as  public policy makers.Keywords :perception, smoking, student.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN USIA MENARCHE -, Pujiani
Eduhealth Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakNutrisi  mempengaruhi  kematangan  seksual  pada  gadis  yang  mendapat  menstruasi  pertama lebih  dini,  mereka  cenderung  lebih  berat  dan  lebih  tinggi  pada  saat  menstruasi  pertama dibandingkan dengan mereka  yang belum menstruasi pada usia  yang sama.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara status gizi dengan menarche pada siswi kelas 4 – 6 Di MIN Rejoso PP Darul ‘Ulum Peterongan Jombang. Desain penelitin yang digunakan  adalah  penelitian  analitik  dengan  pendekatan  cross  sectional,  data  diperoleh  dari penyebaran kuesioner dan observasi kepada siswi kelas 4–6 MIN Rejoso  yang berjumlah 36 responden  yang  diambil  dengan  tekhnik  propotionate  startified  rondom  sampling.  data  yang sudah  didapat  ditabulasi,selanjutnya  diolah  dengan  menggunakan  uji  StatistikChi–  Square. Hasil  penelitian  menunjukkan  Rata  –  rata  Usia  Siswi  MIN  Rejoso  adalah  11  Tahun,  Rata  – rata tinggi badan Siswi MIN Rejoso adalah 1.390 meter, Berat badan Rata  – rata Siswi MIN Rejoso  38.52 kg. Rata – rata IMT 19.25 kg/m² dan Rata– rata menarche Siswi MIN Rejoso Usia 11 –12 tahun  dengan taraf  р= 0,000. Simpulan : ada hubungan antara status gizi dengan menarche  pada  anak.  Sehingga  diharapkan  orang  tua  dan  guru  lebih  memperhatikan  status gizi anak dengan mengajarkan pola hidup sehat melalui bimbingan dan penyuluhan sehingga tercapai kesehatan Reproduksi optimalKata kunci : menarche, status gizi.AbstractNutrient  influence  the  advanced  sexual  for  agirl  who  get  early  menstruation,  they  were inclined  overweight  and  over  high  when  they  had  first  menstruation  than  them  who  had menstruation yet in the same age. The aims of this research is to know about the connection between nutritional status with menarche  of student graduate 4-6 In MIN Rejoso PP Darul ‘Ulum Peterongan Jombang. Design of researches is analitic  research  with  cross  sectional appoach.the  process  of  acquiring  data  from  spreading  of  questioner  and  observating  to student graduate 4-6 MIN Rejoso in 36 respondent taken with propotianatestartified random sampling technique, then data can be tabulated, and will process by using statistic chi square. The result of this research showed on the average ages of student in MIN Rejoso is 11 years old,average  of  their  tall  is  1.390  meter,average  of  their  weight  is  38,52  kg,  average  of  IMT 19,25  kg  and  average  of  their  menarche  on  11-12 years old with equivalent ρ:0,000. The conclusion is there are the connection between nutritional status with menarche for children, And hope for parent and teacher more give pay attention to children’s nutrient, teach about healthy life through guidance and information till achieved optimun of health reproduction.Keyword : menarche, nutritional tatus
HUBUNGAN SPIRITUAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU BERSALIN NORMAL Sulastomo, Endriyatno
Eduhealth Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKetakutan dan kecemasan selalu menyertai ibu yang akan menjalani proses persalinan normal primipara. Keadaan psikologis, ketakutan, kecemasan dan spiritual akibat ketidakyakinan diri terhadap proses persalinan mempengaruhi ibu bersalin normal primipara. Spiritual tentang proses persalinan pada ibu yang akan bersalin sangat bermanfaat karena dapat meringankan beban psikologis Ibu bersalin normal primipara. Puskesmas Mergangsan merupakan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Yogyakarta yang melayani persalinan dan pelayanan perawatan rawat inap. Peran perawat untuk mengusahakan kemudahan, memberikan privacy untuk berdoa, memberi kelonggaran untuk berinteraksi dengan orang lain (keluarga, teman, dsb) dengan tujuan memenuhi kebutuhan spiritual berkaitan dengan adaptasi persalinan ibu bersalin normal primipara.Kata kunci : spiritual, kecemasan, persalinan normal. ABSTRACTFear and anxiety will always be with women who underwent normal labor primiparous. Psychological state, fear, anxiety and spiritual uncertainty due to the birth process itself affects the normal maternal primiparous. Spiritual of labor in women who would birth a very useful because it can ease the psychological burden of normal primiparous birth mother. Mergangsan Health Center is a health care facility that serves the city of Yogyakarta on delivery and inpatient care services. The nurse's role to seek ease, providing privacy for prayer, giving leeway to interact with others (family, friends, etc.) in order to meet spiritual needs associated with maternal adaptation to normal primiparous labor. Knowing the spiritual relationship with normal levels of maternal anxiety in Mergangsan health center of Yogyakarta. Research is a non-experimental and quantitative research approaches sectionale cross.Keywords : spiritual, anxiety, a normal delivery
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR UJI TAHAP II ASUHAN PERSALINAN NORMAL Puspita Yani, Dian
Eduhealth Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKeberhasilan pendidikan salah satunya ditentukan oleh keberhasilan siswa dalam kegiatan belajar mengajar, ini dapat dilihat dari prestasi belajar yang dicapai. Prestasi belajar yang baik atau yang memuaskan tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan intelegensinya saja, tetapi dipengaruhi motivasi belajar dan kecerdasan emosional. Penelitian Ini bertujuan mengetahui pengaruh motivasi belajar, kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar di uji tahap II pada mahasiswa Prodi D-III Kebidanan FIK Unipdu 2011, mengetahui pengaruh motivasi belajar dan kecerdasan emosional secara bersama – sama terhadap prestasi belajar di uji tahap II pada mahasiswa Prodi D-III Kebidanan FIK Unipdu 2011. Metode yang digunakan observasi analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik Probability sampling yaitu teknik sampling cluster random sampling dengan mengelompokkan sampel dari 79 mahasiswa 30 kelas 2A sebagai uji coba dan 41 mahasisswa kelas 2B sebagai penelitian. Teknik analisa data adalah teknik korelasi sederhana, korelasi ganda dan regresi ganda dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar sebesar 0,814, terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar sebesar 0,721, sedangkan hasil analisis dengan korelasi ganda didapatkan bahwa motivasi belajar dan kecerdasan emosional secara bersama – sama mempengaruhi prestasi belajar sebesar 0,831. Disimpulkan terdapat pengaruh positif yang signifikan motivasi belajar, kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar. Terdapat pengaruh positif yang signifikan motivasi belajar dan kecerdasan emosional secara bersama – sama terhadap prestasi belajar.Kata Kunci : prestasi belajar, motivasi belajar, kecerdasan emosional. ABSTRACTThe success of education one of which is determined by the success of students in teaching and learning activities, this can be seen from the achievement of learning achieved. Learning achievement is good or satisfactory not only influenced by the ability of intelligence alone, but affected the motivation of learning and emotional intelligence. Thus we can achieve the goals - the goals set.This research purposes to know: the influence between learning motivation to second test level student of prodi D-III midwifery of health knowledge faculty, of UNIPDU 2011, knowing the influence between emotional intelegency to learning achievement in the second test level student of Prodi D-III midwifery of health knowledge faculty of UNIPDU 2011, the influence of learning motivation and emotional intelegency tolearning achievemet in the second test level student of Prodi D-III midwifery of health knowledge faculty of UNIPDU 2011.Otherwisethe research method whichused is Analytic observation with cross sectional approach, sampling technique is using sampling probability technique is sampling cluster random by classify the sample from 79 studens, 30 of 2A class as a test and 41 students of class 2B as a research.The data analytic technique is the simple influence technique, double influence and double regretion by significance standart of 0.05.The result of the influence that there is connection between learning motivation to learning achievement as 0.814, there is also connection between emotional intelegency to learning achievement is 0.721, white the analysis result connected to double influence that learning motivation and emotional intelegency influence the learning achievement as big as 0.831.The conclution in this researchthere is positive influence that’s very significance of the relation between learning motivation to learning achievement, there is positive influence that’s very significance of the relation between emotional intelegency to learning achievement, there is positive that’s very significance reletion between learning motivation and emotional intelegency together to learning achievement.Key word : emotional intelegency, learning achievement , learning motivation.
PERBEDAAN KEMATANGAN SOSIAL ANAK PRA SEKOLAH ANTARA SEKOLAH FULLDAY DAN SEKOLAH REGULER Nuraini, Nanik; -, Masruroh
Eduhealth Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKematangan sosial anak merupakan bagian dari perkembangan sosial anak yang diperoleh melalui sosialisasi dari penyerapan sikap, nilai-nilai, kebiasaan masyarakat sehingga individu menjadi skllful dalam menguasai kebiasaan.Kematangan sosial anak dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pola pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kematangan sosial antara anak-anak pra-sekolah (5-6 tahun) belajar di hari penuh dan sekolah reguler di Kabupaten Jombang. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dilakukan dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi ini melibatkan seluruh mahasiswa ABA dan Al-Iman TK yang berlokasi di Jombang yang memenuhi kriteria, 86 siswa. 52 siswa yang diambil sebagai sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling dan diukur dengan menerapkan Skala Kematangan Sosial Vineland (VSMS) dan Multi-Nominal Hasil uji Logistic Regression menunjukkan bahwa ada perbedaan kematangan sosial antara anak-anak pra-sekolah belajar di hari penuh dan sekolah reguler.Kata kunci : Kematangan Sosial, penuh hari sekolah dan sekolah Reguler, pra sekolah ABSTRACTThe child’s social maturity is a part of the child’s social development that obtained through the socialization from the absorption of attitudes, values, society’s habits so that individuals become skllful in mastering the habits. The child's social maturity can be influenced by various factors; one of them is the pattern of education. The aim of this study is to find out the difference of social maturity between pre-school children (5-6 years) studying in full day and regular school in Jombang district.The type of this study was analytic observational done by using cross sectional approach. The population involved all students of ABA and Al-Iman Kindergarten located in Jombang who met the criteria, totally 86 students. 52 students were taken as the samples by using simple random sampling technique and measured by applying the Vineland Social Maturity Scale (VSMS) and the Multi-Nominal Logistic Regression Test.Keywords: Maturity Social, full day school and Reguler school, and pre school
PENERAPAN METODE BLENDED LEARNING BERBASIS ICT UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA KULIAH ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR (ISBD) DI PRODI D-III KEBIDANAN FIK UNIPDU JOMBANG Banun Titi Istiqomah, Sri
Eduhealth Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.398 KB)

Abstract

ABSTRAK Blended learning merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang memadukan antara kegiatan perkuliahan tatap muka (in-class session) dengan pembelajaran secara online sebagai upaya untuk menggabungkan keunggulan dari kedua jenis metode yang digunakan (Jesse, 2012; Vaughan et al, 2013). Melalui media edmodo (semacam facebook atau twitter) dan didukung fasilitas jaringan internet fakultas serta memanfaatkan media labtop yang banyak dimiliki mahasiswa, metode blended learning diterapkan pada mata kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan apakah penerapan metode pembelajaran blended learning berbasis ICT pada mata kuliah ISBD dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar di Prodi D-III Kebidanan FIK UNIPDU Jombang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah mahasiswa tingkat 1 semester 2 Prodi D-III Kebidanan FIK UNIPDU Jombang tahun akademik 2012-2013. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi, angket dan tes evaluasi. Setelah diadakan tindakan pada tiap siklus penelitian menunjukan adanya peningkatan yang signifikan pada minat dan hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Penerapan metode pembelajaran blended learning berbasis ICT pada mata kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) secara tepat dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar. Kata Kunci : Blended Learning, minat belajar, prestasi belajar. ABSTRACT Blended learning is a learning approach that combines face-to-face lectures (in-class session) with online learning as an attempt to combine the advantages of both types of methods used (Jesse, 2012; Vaughan et al, 2013). Through Edmodo media (like facebook or twitter) and supported faculty and internet network facilities utilizing media owned labtop that many students, blended learning methods applied to the subjects of Social Sciences Cultural Association (ISBD). The purpose of this study was to describe whether the application of learning methods based on ICT in blended learning courses ISBD can increase interest and achievement of learning in D-III Prodi Midwifery UNIPDU Jombang. Type of research is a class act. Subjects were students of level 1 semester 2 Prodi D-III Midwifery UNIPDU Jombang 2012-2013 academic year. Techniques of data collection by interview, observation, documentation, and test evaluation questionnaire. After each cycle of the measures in the study showed a significant increase in interest and student learning outcomes. The study concluded that the application of learning methods based on ICT in blended learning courses Cultural Social Science Association (ISBD) can appropriately increase interest and achievement of learning. Keywords: Blended Learning, interest in learning, learning achievement.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN PSIKOSOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK PLUS MUTIARA ILMU PANDAAN PASURUAN ., Mukhoirotin; Nurul Istiqomah, Siti
Eduhealth Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKUsia 5 tahun pertama merupakan usia terpenting untuk mengasah dan menstimulasi berbagai perkembangan anak, karena akan mempengaruhi kehidupan dan kepribadian individu dimasa berikutnya. Perbedaan kecepatan berkembang anak selain dipengaruhi oleh faktor genetik, juga dipengaruhi faktor lingkungan yang meliputi stimulasi, kelompok sebaya dan cinta dan kasih dari orang tua atau pola asuh. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan kognitif dan perkembangan psikososial anak usia prasekolah di TK Plus Mutiara Ilmu Pandaan Pasuruan. Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling yang terdiri dari 34 responden. Instrument penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi skunder. Data dianalisis dengan menggunakan uji spearman rho dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil uji spearman rho pada variabel pola asuh dan perkembangan kognitif didapatkan nilai ρ = 0,119 berarti H0 diterima yang artinya tidak ada hubungan antara pola asuh dengan perkembangan kognitif dan pada variabel pola asuh dan perkembangan psikososial diperoleh nilai ρ = 0,002 berarti H0 ditolak yang artinya ada hubungan antara pola asuh dengan perkembangan psikososial. Pola asuh sangat penting dan berpengaruh terhadap perkembangan psikososial anak. Semakin baik pola asuh orang tua maka semakin baik pula perkembangan psikososial anak, oleh karena itu dianjurkan pada orang tua untuk dapat berperan aktif dalam menstimulasi perkembangan psikososial anak dengan cara melatih dan memberi kesempatan anak untuk berkomunikasi baik dengan orang tua serta teman sebayanya.Kata kunci : pola asuh, perkembangan koginitif, perkembangan psikososial ABSTRACTThe First 5 years of age is the most important age to sharpen and stimulate a variety of child development, because it will affect their life and the days in the future. The difference of development rate besides influenced by genetic factors, is also influenced by environmental factors, including stimulation, peer group and parents’ love and care or parenting. The purpose of this study is to determine the relationship between the pattern of parental care and preschoolers’ cognitive and psychosocial development children in TK Plus Mutiara Ilmu Pandaa Pasuruan. The design of this study is analytic with cross sectional approach that exerted simple random sampling technique with the sample 34 respondents. The instrument of the study was interviews, and scunder observation. The data were analyzed using Spearman rho test with significance level of α = 0.05. The Spearman rho test on the parenting variables and the cognitive development obtained the value of ρ = 0.119 which means H0 was accepted. This implies that there is no relationship between parenting and cognitive development. Where as the test on parenting variables and psychosocial development obtained the value of ρ = 0.002 which means H0 is rejected. This shows us that there is a relationship between the patterns of parental care and psychosocial development. Parental care pattern is very important and influential on the children’s psychosocial development. The better the patterns of parental care, the better the children’s psychosocial development. There fore, it is suggested that parents play the active role in stimulating their children’s psychosocial development by training and allowing them to communicate both with their parents and peers.Keywords: koginitif development , parenting, psychosocial development
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN USIA MENOPAUSE -, Masruroh
Eduhealth Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKUsia  menopause  pada  wanita  bisa  terjadi  pada  usia  45-50  tahun  namun  pada  beberapa keadaan  tertentu    bisa  terjadi  lebih  awal  atau  terlambat.  Usia  memasuki  menopause dipengaruhi  oleh  beberapa  faktor  diantaranya  kontrasepsi  hormonal.  Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui  hubungan  riwayat  penggunaan  kontrasepsi  hormonal  dengan  usia menopause.  Jenis  penelitian  ini  adalah  Survey  Analitik  dengan  pendekatan  Case  Control. Populasi  wanita  yang  telah  menopause  berjumlah  65  orang  dengan  teknik  simple  random sampling sehingga didapatkan sampel berjumlah 55 orang. Pengambilan data dilakukan bulan Juni-  Juli    2012  dengan  cara  teknik  wawancara  dan  data  sekunder.  Hasil  penelitian menunjukkan  (ρ=0,000)  ada  hubungan  Riwayat  penggunaan  kontrasepsi  hormonal  dengan usia  menopause.  Wanita  yang  menggunakan  kontrasepsi  hormonal  lebih  cenderung mengalami  keterlambatan  menopause.  Dengan  demikian  diharapkan  bagi  institusi  kesehatan untuk  memberikan  penyuluhan  tentang    kontrasepsi  hormonal  dan  cara  menjaga  kesehatan diusia menopause.Kata kunci: kontrasepsi hormonal, menopauseABSTRACTThe  age  of  menopause  in  women  can  occur  at  the  age  of  45-50  years,  but  in  some circumstances  may  occur  early  or  late.  Age  of  menopause  is  influenced  by  several  factors, including hormonal contraception. This study aimed to determine the relationship history of hormonal  contraceptive  use  with  age  at  menopause.  This  research  is  Analytical  Survey Control Case approach. The population of menopausal women amounted to 65 people with a simple random sampling technique to obtain samples totaling 55 people. Data is collected in June-July 2012 by way of interview and secondary data. Results showed (ρ = 0.000), there is a  history  of  hormonal  contraceptive  use  with  age  at  menopause.  Women  who  use  hormonal contraceptives are more likely to experience late menopause. The hope for health institutions to  provide  education  about  contraception  and  how  to  maintain  healthy  for  woman  who  has  menopause.Keyword: hormone contraseption, menopause.
EFEKTIFITAS STIMULASI KULIT DENGAN TEKNIK KOMPRES HANGAT DAN DINGIN TERHADAP PENURUNAN PERSEPSI NYERI KALA I FASE AKTIF PERSALINAN FISIOLOGIS Khusniyah, Zulfa; Rizqi, Hajar Dewi
Eduhealth Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKNyeri  merupakan  bagian  integral  dari  persalinan.    Stimulasi  kulit  dengan  teknik  kompres hangat  dan  kompres  dingin  merupakan  pengendalian  nyeri  non-farmakologi  yang  dapat digunakan  sebagai  alternatif  dalam  memberikan  rasa  nyaman  dan  mengontrol  persepsi  nyeri terutama pada kala 1 fase aktif persalinan fisiologis. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui  efektifitas  stimulasi  kulit  dengan  teknik  kompres  hangat  dan  kompres  dingin terhadap  persepsi  nyeri  kala  1  persalinan  fisiologis.  Dalam  penelitian  ini  desain  yang digunakan adalah Quasy Experimental Design tipe Equivalent Time Sampel Design. Sampel diambil  dengan  metode  sampling  Purposive  Sampling  yang  terdiri  dari  15  responden  pada kelompok  perlakuan  kompres  hangat  dan  kompres  dingin.  Analisis  data  yang  digunakan adalah uji  Wilcoxon Sign Rank Test  dan Mann Whitney U Test .Hasil uji Wilcoxon Signed Rank  Test  pada  kelompok  kompres  hangat  diperoleh  ρ=0,003 dan pada kelompok kompres dingin  diperoleh  ρ=0,001,  sedangkan  pada  uji    Mann  Whitney  Test  diperoleh  ρ=0,005. Kesimpulan  dalam  penelitian  ini  adalah  stimulasi  kulit  dengan  teknik  kompres  dingin  lebih efektif dalam menurunkan persepsi nyeriKata kunci : nyeri, kala 1 fase aktif persalinan fisiologis, stimulasi KulitABSTRACTPain  is  an  integral  part  of  labor.  Stimulating  the  skin  by  using  warm  and  cold  compresses  can be used as an alternative to provide a sense of comfort and control the pain perception, especially  in  the  first  stage  of  the  active  phase  of  physiological  labor.  The  purpose  of  this research  is  to  determine  the  effectiveness  of  skin  stimulation  technique  with  warm  and  cold compresses  on  the  pain  perception.    In  this  study,  the  research  design  applied  is  the  Quasy Experimental  Design,  with  Equivalent  Time  Samples  Design  type.  The  sample  was  taken using  the  purposive  sampling  technique.  Each  treatment  group  using  warm  compress  and cold compress consists of 15 respondents. The data analysis applies  Wilcoxon Sign Rank Test  and  Mann  Whitney  U  Test.  Using  the  Wilcoxon  Signed  Rank  Test  on  the  warm  compress groups, the result showed that ρ = 0.003; while on the cold compress group, it is obtained that ρ = 0.001. Whereas the Mann Whitney Test showed that ρ = 0.005. The conclusion of this research  is  that  stimulating  the  skin  with  cold  compress  technique  is  more  effective  in reducing the pain perception.Keywords: pain, The first stage of the active phase of physiological labor, skin stimulation.

Page 11 of 22 | Total Record : 220