cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Eduhealth
ISSN : 20873271     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
HUBUNGAN FREKUENSI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADAMASA NIFAS DENGAN PENAMBAHAN BERAT BADAN BAYI USIA 0-6 MINGGU Fatimah, Listriana
Eduhealth Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.31 KB)

Abstract

ABSTRAK Air susu ibu (ASI) adalah nutrisi alamiah terbaik bagi bayisebab ASI mengandung semua nutrisi yang diperlukan untuk bertahan hidup pada 6 bulan pertama dan pertumbuhan bayi, yang meliputi hormon, antibodi, faktor kekebalan, dan antioksidan. Parameter yang digunakan untuk mengukur kemajuan pertumbuhan adalah berat badan dan tinggi badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi pemberian ASI Eksklusif Pada Masa Nifas Dengan Penambahan Berat Badan Bayi Usia 0-6 Minggu.Penelitian dilaksanakan di Desa Sambirejo, Jogoroto, Jombang. Desain penelitian yang digunakan adalah Analitik.Sampel penelitian adalah ibu nifas yang memiliki bayi berusia 0-6 minggu dan bayinya dalam keadaan sehat dan tidak memiliki riwayat prematur/BBLR, dengan jumlah 20 responden.Penelitian ini menggunakan teknik probability sampling.Menurut hasil statistik uji Mann Whitney didapatkan nilai probabilitas sebesar
FAKTOR RISIKO YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN POSTPARTUM BLUES Fatmawati, Diah Ayu
Eduhealth Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.468 KB)

Abstract

ABSTRACT
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG ORAL HYGIENE (KEBERSIHAN MULUT) DENGAN KEJADIAN STOMATITIS PADA BAYI Ulfa, Ana Farida; Salim, M Badrus
Eduhealth Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.8 KB)

Abstract

ABSTRAK
PENGARUH DINAS MALAM TERHADAP KESEGARAN JASMANI PERAWAT Ulfa, Ana Farida
Eduhealth Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Edu Health
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.817 KB)

Abstract

Abstract Physical freshness is a possibility and capability to do adaptation towards physical burden ( from daily activity ) without emerge plentiful fatigue. A nurse, as one of healthy force also should have good physical freshness condition also, especially for them that doing shift work. Based on healthy survey and safety work, about 50% the caution of safety and healthy work is disturbed by an effect from the Nurses physical descent condition, especially for them that tread shift work. The goal of this research is to know the influence night shift towards physical freshness the nurse of night shift at Cempaka room Bapelkes RSD Jombang. This research use an analytic description research project, with cohort approach, that is time approach according to longitudinal, this research also named prospective research. The influence of night shift towards a physical freshness was examined by statistic with significant degree 0.05. The result from statistic test Two Way Anova  got significant value 0.08 which means there is no an influence between night shifts with physical freshness for Nurse at Cempaka room Bapelkes RSD Jombang. The descent of physical freshness in Cempaka room influenced by big burden work and the nurse tread it for a long time. The other important factor is the nurse in Cempaka room never does sport after night shift. While the function of sports it self are increasing the power resistance of Cardio Vascular and breathing system, the amount of erythrocyte and blood volume increase so that vitality and body power resistance will be good. And the nurse will easy to get back their physical freshness to do their daily activity. Keywords: Nurse of night shift, physical freshness.  
PENGARUH PEMBERIAN MADU TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI DIARE ANAK BALITA DI DESA NGUMPUL, JOGOROTO, JOMBANG Puspitayani, Dian; Fatimah, Listriana
Eduhealth Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.96 KB)

Abstract

ABSTRAK Diare merupakan suatu penyakit yang berbahaya bagi anak. Studi laboratorium dan uji klinis, madu murni memiliki aktivitas bakterisidal penyebab diare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian madu terhadap penurunan frekuensi diare di Desa Ngumpul, Jogoroto, Jombang. Penelitian dilaksanakan mulai bulan April
PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA TENTANG SUNTIK TETANUS TOKSOID DENGAN PELAKSANAANNYA Azizah, Ninik
Eduhealth Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.565 KB)

Abstract

ABSTRAKPemberian imunisasi tetanus toksoid (TT) artinya memberikan kekebalan terhadap penyakit tetanus kepada ibu hamil dan bayi yang dikandungnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengetahuan ibu primigravida tentang suntik TT dengan pelaksanaannya di BPM Hj Umi Salamah Amd. Keb di Desa Kauman Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang.Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik jenis
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN KEJADIAN PPOK DI PAVILIUN CEMPAKA RSUD JOMBANG Ghofar, Abdul
Eduhealth Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.085 KB)

Abstract

ABSTRAK Penyakit Paru Obstruktif Kronik ( PPOK) adalah penyakit obtruksi jalan napas karena bronchitis kronik atau emfisema.Salah satu penyebabnya adalah merokok,perilaku merokok adalah salah satu faktor yang paling mendasar dalam terjadinya PPOK, oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dengan kejadian PPOK.Desain penelitian ini
PENGARUH LATIHAN ROM AKTIF TERHADAP KEAKTIFAN FISIK PADA LANSIA DI DUSUN KARANG TEMPLEK DESA ANDONGSARI KECAMATAN AMBULU KABUPATEN JEMBER Imron, Junaidi; Asih, Susi Wahyuning
Eduhealth Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.17 KB)

Abstract

ABSTRAKIntroduksi : Usia lanjut adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua orang yang dikaruniai usia panjang. Latihan ROM aktif pada lansia yaitu untuk membimbing lansia dalam melaksanakan pergerakan secara mandiri sesuai dengan rentang gerak sendi normal. Keaktifan fisik adalah Setiap gerakan tubuh yang untuk melakukannya memerlukan tenaga yang cukup dan masih aktif dalam kegiatan fisik setiap hari seperti melakukan olah raga,,dan aktif dalam memenuhi kebutuhan setiap harinya. Metode : Populasi penelitian ini adalah lansia yang mengalami gangguan keaktifan fisik yang berada pada kelompok lansia Nusa Indah 02 di dusun Karang Templek desa Andongsari kecamatan Ambulu dengan jumlah populasi 70 lansia Desain pada penelitian ini adalah (quasy-experiment). dengan menggunakan pre test and post test with control design, sampel yang di ambil 30 sampel secara purposive sampling. Hasil : Hasil penelitian post-test kelompok perlakuan 12 orang (80,0%) kategori
PERBEDAAN PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KADER POSYANDU TENTANG PELAKSANAAN RELAKTASI PASCA PENYULUHAN ANTARA MENGGUNAKAN METODE DISKUSI KELOMPOK DAN CERAMAH INTERAKTIF Wijayati, Wahyu
Eduhealth Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.4 KB)

Abstract

ABSTRAKPemberian ASI yang optimal dapat meningkatkan kualitas kesehatan bayi, apabila terhenti pemberiannya karena sebab non-medis, maka kader posyandu dapat membantu ibu agar dapat menyusui kembali (pelaksanaan relaktasi). Pelaksanaan relaktasi merupakan materi yang belum pernah diberikan kepada kader posyandu. Pemberian materi melalui penyuluhan biasa dilakukan menggunakan metode ceramah interaktif yang memiliki kecenderungan peserta untuk pasif karena didominasi penceramah. Metode diskusi kelompok dalam pemberian materi/penyuluhan membuat peserta lebih aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan peningkatan pengetahuan dan sikap kader posyandu tentang pelaksanaan relaktasi pasca penyuluhan antara menggunakan metode diskusi kelompok dan ceramah interaktif. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan pre-test post-test design. Populasi penelitian ini, seluruh kader posyandu posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Sambi Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri (335 kader posyandu); subjek penelitian ini adalah 80 kader posyandu, yang terbagi 2 kelompok masing-masing 40 kader posyandu. Cara pengambilan sampel dengan simple random sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Desember 2013 sampai dengan Januari 2014. Hasil penelitian menunjukkan rerata peningkatan pengetahuan responden tentang pelaksanaan relaktasi pasca penyuluhan menggunakan metode diskusi kelompok (59,37) dan ceramah interaktif (54,83); berdasarkan Analisis Kovarians dengan memasukkan data pre-test pengetahuan sebagai perancu diperoleh nilai p = 0,041 yang bermakna; sedangkan rerata peningkatan sikap responden tentang pelaksanaan relaktasi pasca penyuluhan menggunakan metode diskusi kelompok (53,77) dan ceramah interaktif (48,33); berdasarkan Analisis Kovarians dengan memasukkan data pre-test sikap sebagai perancu diperoleh nilai p = 0,213; artinya tidak terdapat perbedaan peningkatan sikap kader posyandu tentang pelaksanaan relaktasi pasca penyuluhan antara menggunakan metode diskusi kelompok dan ceramah interaktif. Metode diskusi kelompok lebih baik daripada ceramah interaktif, sehingga metode diskusi kelompok dapat dijadikan alternatif metode untuk penyuluhan dalam upaya peningkatan pengetahuan dan sikap kader posyandu tentang pelaksanaan relaktasi.
FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI KETIDAK AKTIFAN LANSIA KE POSYANDU DI Ds. LEDOK Dsn. GENENGAN JASEM Kec. KABUH Kab. JOMBANG Yani, Dian Puspita
Eduhealth Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.269 KB)

Abstract

ABSTRAKPosyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut disuatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh masyarakat dan mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Penelitian ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemerataan pelayanan kesehatan serta terciptanya lansia yang mandiri.Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif. Metode pengumpulan sampel menggunakan Purposive Sampling yang berjumlah 28 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi yang dilakukan pada bulan april – juni 2013. Cara pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, pengolahan data dengan Editng, Coding, Tabulating.Dari hasil penelitian didapatkan faktor dominan yang mempengaruhi ketidakaktifan lansia ke posyandu adalah faktor pengetahuan (47,83%), faktor jarak (39,11%), faktor dukungan keluarga (65,32%), faktor sikap lansia kepada petugas posyandu (43,48%), faktor sarana dan prasarana (47,82%),Dari hasil penelitian tentang faktor dominan yang mempengaruhi ketidakaktifan lansia ke posyandu di Ds. Ledok, Dsn. Genengan Jasem Kec. Kabuh adalah faktor dukungan keluarga, dimana dalam suatu keluarga harusnya saling menjaga dan membantu satu sama lain baik dalam bidang transportasi maupun informasi demi kesejahteraan keluarganya. Kata Kunci      : Faktor dominan, Posyandu Lansia       ABSTRACTHow to correct breastfeeding is a process of breastfeeding (breast milk) by arranging the position of mother and baby, so the mother and baby feel comfortable, ASI out smoothly. Breast-feeding process starts from the milk produced until the baby starts sucking and swallowing the milk. ASI expenditure process is influenced by several factors, one of which is the correct way to breastfeed. In Indonesaia issue is most common in lactating nipples chafed about 57% of breastfeeding mothers is reported to have suffered kelecetan in the nipple. This is due to technical errors meyusui.Tujuan of research how is the correct way of breastfeeding in mothers multiparas in independent practice Lilis Zanuarsih Sumobito Jombang, 2015. The method used descriptions held on 12 May - 19 July 2015 by the number of respondents 30 people elected purposive sampling. The collection of data based on questionnaires then the data were analyzed description that was confirmed in the form of a percentage. Results of research on postpartum mothers get an overview multiparous knowledge about how to breastfeed right to know the picture has poor knowledge that is 50%. This is because oeleh occupation, age, parity and education. While on description understood to have knowledge was that 56.6% were influenced by breastfeeding because of the way right at the multiparous mother who has experienced a lot.Keywords: description, Postpartum Mothers Knowledge, breastfeeding True Way.

Page 9 of 22 | Total Record : 220