cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Eduhealth
ISSN : 20873271     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
POTENSI SHALAT DENGAN GERAKAN ISOTONIK DAN ISOMETRIK PREDOMINAN UNTUK MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH POSTPANDRIAL PASIEN DIADETES MELLITUS Rajin, Mukhamad; Khusniyah, Zulfa; Yudianto, Andi; Asumta, Muhammad Zulfikar
Eduhealth Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.777 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk merancang gerakan dan panjang Shalat yang dapat menurunkan kadar glukosa darah postprandial secara efektif. Penelitian ini menggunakan acak pre-test-post test control group design. Setiap kelompok belajar 30 responden dipilih dengan teknik acak sederhana. Ada tiga pengobatan, Shalat di 16, 8 dan 4 siklus masing-masing dilakukan selama 30 menit. kadar glukosa darah postprandial dievaluasi pada 30 dan 90 menit. glukosa Memuat disediakan dengan minum larutan gula 100 mg dalam 300 ml air. Analisis data yang digunakan Satu tes Way Anova dengan signifikansi ditentukan nilai P <0,05. Hasil yang diperoleh terkecil berarti dalam Shalat dengan 4 siklus adalah 92,68 mg / dl. Hasil analisis antara kelompok 16, 8 dan 4 siklus diperoleh setiap nilai P = 0,000. nilai P shalat dengan 8 siklus dan 16 siklus diperoleh = 0,682. Shalat dengan 16 dan 4 siklus, 8 dan 4 siklus diperoleh setiap nilai P = 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa Shalat dengan gerakan isotonik dan isometrik dapat menurunkan kadar glukosa darah postprandial, dan Shalat yang dilakukan 4 siklus dalam 30 menit dapat menurunkan setara dengan kadar glukosa darah puasa. Shalat dengan gerakan isometrik dilakukan 4 siklus dalam 30 menit dianjurkan sebagai alternatif untuk latihan untuk menurunkan kadar glukosa darah pada pasien dengan diabetes mellitus, terutama dengan gangguan jantung, gangguan sendi, kelemahan dan lanjut usia.Kata kunci: shalat, gerakan isotonik dominan, gerakan isometrik dominan, kadar glukosa darah postprandialABSTRACTThis study aims to design movement and a long of Shalat that can decrease postprandial blood glucose levels effectively. This research used randomized pre-test-post-test control group design. Each group studied 30 respondents were selected by simple random technique. There were three treatment, Shalat in 16, 8 and 4 cycles each performed for 30 minutes. Potprandial blood glucose level was evaluated at 30 and 90 minutes. Loading glucose supplied by drinking a sugar solution 100 mg in 300 ml of water. Data analysis used One Way Anova test with significance determined P value <0.05. The result obtained by the mean smallest in Shalat with 4 cycles was 92.68 mg/dl. The results analysis between groups 16, 8 and 4 cycles obtained each value of P = 0.000. Shalat with 8 cycles and 16 cycles obtained P value = 0.682. Shalat with 16 and 4 cycles, 8 and 4 cycles obtained each value of P = 0.000. These results showed that Shalat with isotonic and isometric movements can decrease postprandial blood glucose levels, and Shalat that performed 4 cycles in 30 minutes can decrease equivalent with fasting blood glucose levels. Shalat with isometric movements performed 4 cycles in 30 minutes is recommended as an alternative for exercise to decrease blood glucose levels in patient with diabetes mellitus, especially with heart disorders, joint disorders, weakness and elderly.Keywords: shalat, isotonic movements predominant, isometric movements predominant, postprandial blood glucose levels
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEYAKINAN IBU TENTANG PEMBERIAN IMUNISASI HEPATITIS-B UNIJECT (HB-U) DENGAN KEPUTUSAN MENGIKUTI PROGRAM IMUNISASI -, Mukhoirotin; Ismawanto, Slamet Puji
Eduhealth Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.636 KB)

Abstract

ABSTRAK
HUBUNGAN TINGKAT KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI -, Kurniawati; S, Utomo Heri
Eduhealth Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Edu Health
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.682 KB)

Abstract

Abstrak Operasi merupakan tindakan medik yang dilakukan pada pasien dengan kondisi darurat atau penyakit kronis yang dibutuhkan ketepatan dan kecepatan dalam bertindak. Namun disisi lain, jadwal operasi yang direncanakan seringkali menyebabkan pasien merasa cemas. Tujuan penelitin ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecerdasan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di Paviliun Mawar RSUD Jombang. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan populasi pasien pre operasi di Paviliun Mawar RSUD Jombang. Analisis menggunakan uji statistik rank spearman (rho) dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil nilai signifikasi (ρ) sebesar 0,001 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,616. terdapat hubungan antara tingkat kecerdasan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di Paviliun Mawar RSUD Jombang. Kecerdasan spiritual tinggi yang dimiliki oleh seorang pasien pre operasi mampu menurunkan kecemasan yang dialami oleh pasien pre operasi itu sendiri. Hal ini dikarenakan seseorang yang mempunyai kecerdasan spiritual selalu berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan pada akhirnya akan menciptakan ketenangan tersendiri dalam menghadapi proses operasi yang akan dijalani.Kata kunci       : Kecerdasan spiritual, kecemasan, pasien pre operasi.
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI PADA IBU NIFAS DI PAVILIUN MELATI RSUD JOMBANG Prihartini, Sabrina Dwi
Eduhealth Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.791 KB)

Abstract

ABSTRAK Pengaruh mobilisasi dini pada ibu nifas akan berdampak fisiologis misalnya mempercepat proses penyembuhan organ-organ dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan TFU pada ibu nifas di Paviliun Melati RSUD Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah desain pre-eksperimental design dengan rancangan one group pre-test post-test, populasinya adalah ibu nifas yang melahirkan secara pervaginam 2 jam setelah melahirkan, sampel sebanyak 20 orang yang memenuhi kriteria penelitian. Variabel independent dalam penelitian ini adalah mobilisasi dini, variabel dependentnya adalah penurunan TFU. Pengumpulan data menggunakan tabulasi dan observasi yang sebelum diukur memakai jari-jari tangan. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan
PERBEDAAN PERSEPSI KONTROL DIRI IBU HAMIL TERHADAP INTENSI IBU UNTUK MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF PADA KELAS IBU HAMIL PLUS DI PUSKESMAS MUARA TEWEH KABUPATEN BARITO UTARA Puspita, Yessi Aria
Eduhealth Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.171 KB)

Abstract

ABSTRAK
TEKNIK MENYUSUI DENGAN KEJADIAN REGURGITASI PADA BAYI UMUR 0-12 BULAN Azizah, Ninik
Eduhealth Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.617 KB)

Abstract

ABSTRAK Regurgitasi adalah naiknya makanan dari kerongkongan atau lambung yang baru ditelan bayi tanpa disertai oleh rasa mual maupun kontraksi otot perut yang sangat kuat. Regurgitasi merupakan keadaan fisiologis pada bayi dan sering dialami oleh bayi berusia kurang 1 tahun terutama saat bayi berusia kurang dari 7 bulan..Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teknik menyusui dengan kejadian regurgitasi pada bayi umur 0-12 bulan.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi yang diambil dari sebagian ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan yang datang ke Posyandu Kedung Papar dengan jumlah sampel 24 orang, dengan teknik simple random sampling.Pengumpulan data menggunakan lembar observasi/cheeklist dengan menggunakan analisa uji chi-square dan dibantu dengan SPSS.Berdasarkan hasil analisa melalui uji chi-square dengan menggunakan SPSS menunjukkan X2 hitung = 0,041 < nilai signifikan = 0,05 sehingga menunjukkan adanya hubungan antara variabel X dan Y.Kesimpulan dari penelitian ini adalah teknik menyusui dengan kejadian regurgitasi di Posyandu Desa Kedung Papar, Kec. Sumobito, Kab. Jombang adalah kurang.Hal tersebut disebabkan oleh pendidikan yang kurang, ibu tidak bekerja, dan didukung dengan tidak pernah mendapatkan informasi. Kata kunci : Teknik menyusui, dan Kejadian regurgitasi, bayi usia 0-12 bulan ABSTRACT Regurgitation is the rising food from the esophagus or stomach new swallowed by infants without nausea and abdominal muscle contractions were very strong . Regurgitation is a physiological state in infants and is often experienced by infants younger than 1 year , especially when the baby was less than 7 months .. This study aimed to determine the relationship of feeding techniques with incidence of regurgitation in infants aged 0-12 months . This research is an analytic cross-sectional approach . Population taken from some mothers who have infants aged 0-12 months who came to IHC Kedung Papar with a sample of 24 people , with a simple random sampling technique . Collecting data using observation sheets / cheeklist using chi - square analysis and assisted with SPSS . Based on the analysis by chi-square test using SPSS count showed X2 = 0.041 < 0.05 = significant value suggesting a relationship between the variables X and Y. The conclusion from this study was the incidence of regurgitation feeding techniques in IHC Kedung Papar , district . Sumobito , Kab . Jombang is less . This was caused by lack of education , the mother does not work , and supported by never getting information . Keywords : breastfeeding techniques , and Genesis regurgitation , infants aged 0-12 months
PENGARUH TERAPI BERMAIN KOLASE KARTUN TERHADAP TINGKAT KOOPERATIF ANAK USIA PRA SEKOLAH SELAMA PROSEDUR NEBULESER DI RUMAH SAKIT AIRLANGGA JOMBANG Ningrum, Umi Azizah Kusuma; -, Nasrudin
Eduhealth Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.676 KB)

Abstract

ABSTRAK
ANALISIS HUBUNGAN HARAPAN KARIER PERAWAT PELAKSANA DENGAN PRESTASI KERJA DI RSUD SWADANA JOMBANG Zakaria, Achmad
Eduhealth Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Edu Health
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.817 KB)

Abstract

AbstrakKeperawatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan kesehatan di rumah sakit dan merupakan unsur penting dalam mendukung tercapainya peningkatan pelayanan rumah sakit. Sebagai konsekuensinya pelayanan keperawatan harus didukung oleh tenaga keperawatan yang profesional. Salah satu upaya utuk meningkatkan profesionalisme keperawatan adalah melalui pengembangan karier keperawatan, karena karier merupakan harapan dari kehidupan kerja perawat yang erat hubungannya dengan prestasi kerja.Desain penelitian yang digunakan untuk menganalisis hubungan harapan karier  dengan prestasi kerja adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua perawat pelaksana di RSUD Swadana Jombang dari 168 perawat pelaksana yang memenuhi syarat sebanyak 128 orang. Berdasarkan hasil analisis didapatkan proporsi harapan karier dan prestasi kerja pelaksana pelaksana di RSUD Swadana Jombang tergolong rendah, dari 128 responden 53,9% mempunyai harapan karier rendah dan 55,5% mempunyai prestasi kerja rendah. Hasil analisis korelasional terdapat hubungan yang bermakna anatara harapan karier dengan prestasi kerja, namun ada kecenderungan perawat pelaksana yang mempunyai harapan karier tinggi mempunyai prestasi kerja rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka untuk meningkatkan prestasi kerja perawat pelakana hendaknya manajemen rumah sakit melakukan perencanaan dan pengembangan karier individu dan organisasi, serta mendesain lingkungan kerja keperawatan melalui model praktek keperawatan profesional (MPKP).  
HUBUNGAN GANGGUAN MASA MENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU MENOPAUSE DI DESA DAWUHAN KECAMATAN PURWOASRI KABUPATEN KEDIRI Suparni, Ita Eko; Trisnawati, Yulia
Eduhealth Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.769 KB)

Abstract

ABSTRAKMenopause adalah suatu masa berakhirnya reproduksi wanita yang disebabkan berkurangnya hormon estrogen dan progesteron yang ditandai oleh berhentinya haid. Pada masa ini terjadi gangguan yang menimbulkan kecemasan dan berdampak memacu organ tubuh tidak stabil. Hal ini membuat wanita menopause merasa terganggu dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan gangguan masa menopause dengan tingkat kecemasan pada ibu menopause. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 22-26 Januari 2014 di Desa Dawuhan Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Desain penelitian menggunakan desain studi korelasional dengan variabel independen gangguan masa menopause pada wanita, variabel dependen tingkat kecemasan wanita saat menopause, dengan populasi wanita menopause 105 jiwa, jumlah sampel adalah 84 responden wanita menopause usia 45-55 tahun diambil secara simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berupa skala MRS untuk variabel independen dan TMAS untuk variabel dependen. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis dengan Chi Square metode penghitungan manual X2 hitung > X2 tabel yaitu13,75 > 7,815 sehingga H1 terbukti yang artinya hubungan gangguan masa menopause dengan tingkat kecemasan pada ibu menopause di Desa Dawuhan, Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Dalam penghitungan manual koefisien kontingensi didapatkan nilai 0,375 maka hubungan antara kedua variable rendah. Adanya perubahan fisik wanita menopause menyebabkan kecemasan pada wanita menopause, tetapi ada faktor-faktor lain seperti sikap, gaya hidup, faktor kultur maupun psikologis serta status sosial ekonomi, yang mempengaruhi kecemasan wanita menopause.Kata kunci : menopuase, gangguan masa menopause, kecemasanABSTRACT Menopause a woman reproduction the end that is caused to decrease it hormone estrogen and progesterone marked by stop it menstruation. In this happens disturbance that evoke anxiety and affect to spur on unstable body organ. This matter makes menopause felt disturbed in run activity everyday. This plan research to analyze relation disturbance menopause with anxiety level in menopause. Research was carried out on 22nd
MEDIA TERHADAP PENINGKATAN NIAT BERTINDAK DAN PERSEPSI KESEHATAN GIGI Triwahyudi, Donny
Eduhealth Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.602 KB)

Abstract

ABSTRACTThe problem of the teeth is a health problem that is still experienced by developed countries and developing countries including Indonesia. According to data Riskesdas in 2013 aged 10-14 years 25.2 %. One is the level of individual dental hygiene. Age 10-12 years of age who are prone to dental problems The aim of this study was to analyze the differences in media posters on the intention to act and perception. This study uses a pre experimental research with one group pretest - posttest . Research methods with total sampling . Methods of statistical analysis with Whitney test , p = < 0.05 . A significant value of p = 0.000 directing that there are different intention to act after the treatment . Is expected for the next researcher to develop in the direction of action.Key words : Poster, intention to act, perseption, dental hygieneABSTRAKMasalah gigi merupakan masalah kesehatan yang masih dialami negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. Menurut data Riskesdas tahun 2013 usia 10-14 tahun 25,2%. Salah satunya adalah tingkat kebersihan gigi individu. Usia 10-12 tahun merupakan usia yang rawan terjadinya masalah gigi Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan media poster terhadap niat untuk bertindak dan persepsi. Penelitian ini mengunakan penelitian pra eksperimen dengan one group pretest

Page 8 of 22 | Total Record : 220