cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Diglossia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan diterbitkan oleh Fakultas Bahasa dan Sastra Unipdu
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2022): September" : 6 Documents clear
Segregation of Foreign Language Epistemology in Boarding Schools in the Context of Communication Ethnography Wahyu Hanafi Putra; Lisma Meilia Wijayanti
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 14 No. 1 (2022): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v14i1.2160

Abstract

This study aims to describe the epistemic segression of foreign languages ??in Islamic boarding schools in the modernization era in the context of communication ethnography. This research uses a qualitative approach with the type of Library Research. The data used in this study were obtained from various scientific literature that reviews foreign language learning in Islamic boarding schools. The data collection technique used by researchers is documentation. The data analysis technique uses content analysis. The results of this study state that the Arabic language taught in traditional Islamic boarding schools has an ethnological message. Santri are able to read the yellow book and understand fiqh, tasawuf, kalam, and tafsir literature. Traditional Islamic boarding schools' cultural traditions also influence the folklore process in forming non-verbal language. Symbols become a semiotic element of conveying non-verbal language messages. Santri can communicate well in foreign languages ??to face globalization, so in this community, language becomes essential in driving Islamic boarding school life. Verbal language folklore will quickly form with activities that require foreign languages ??in every situation. The goals of learning foreign languages ??and folklore in the two pesantren will affect different language constructions. Language is a factor in forming a relatively heterogeneous pesantren speech community. Keywords: Language, Islamic Boarding School, Folklore, Ethnography, Communication
Potret Perundungan dalam Serial Madrasah Al-Rawabi Li Al-Banat: Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce Alfia Rohmah
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 14 No. 1 (2022): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v14i1.2919

Abstract

Penelitian ini mencoba mengungkap bagaimana potret perundungan yang terdapat dalam serial Madrasah al-Rawabi li al-Banat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce: representamen/sign, objek, dan interpretant. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan adanya tindakan-tindakan perundungan yang dilakukan oleh para tokoh baik itu perundungan secara fisik, verbal, relasional, maupun elektronik. Tanda yang terkandung di dalam serial Madrasah al-Rawabi li al-Banat ini ditunjukkan oleh tindakan perundungan yang dilakukan oleh Layan dan teman-temannya kepada Meriam, Noaf, dan Dina maupun dilakukan oleh Meriam, Dina, dan Noaf kepada Layan dan teman-temannya sebagai wujud aksi balas dendam.
Adjective Clauses in Hosseini’s The Kite Runner: A Systemic Functional Analysis in Translation Studies Ahmad Yusuf Firdaus; Yopi Thahara
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 14 No. 1 (2022): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v14i1.2926

Abstract

This research analyzed translation techniques used to translate adjective clauses found in the novel The Kite Runner, described the shifts of semantic categories in some of the translated clauses, and described the effects of the techniques used on the quality of the translated clauses. This study falls into the class of descriptive qualitative research. The main source of the data is the novel The Kite Runner, written by Khaled Hosseini and its Indonesian version. The secondary source of the data is the information given by raters and respondents through questionnaires given to them.  The result of this study shows that eleven translation techniques are used to translate 268 data analyzed in this research. In terms of semantic category, 55 data are believed to experience shifts in semantic categories. In general, 231 (86,1%) data are accurate, 35 (13%) data are less accurate, and 2 (0,74) data are inaccurate. In terms of the acceptability, 234 (87,3%) data are acceptable, 31(11,5%) data are less acceptable, and 3 (1,1%)data are unacceptable. Meanwhile, viewed from the level of readability, 226 (84,3%) data are highly readable, 40(14,9%) data moderately readable, and 2 (0,74%) data hardly readable.
Konstruksi Entitas Penalaran Asosiatif Dan Disosiatif Berbahasa Indonesia Sebagai Bahasa Ketiga Melalui Pola Penalaran Penutur Asing Roely Ardiansyah
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 14 No. 1 (2022): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v14i1.2927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi entitas penalaran asosiatif dan disosiatif berbahasa Indonesia sebagai bahasa ketiga melalui pola penalaran penutur asing. Terlebih lagi memahami kalimat berbahasa Indonesia sebagai B-3 penutur asing mencerminkan penalaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah berupa kalimat entitas penalaran asosiatif dan disosiatif berbahasa Indonesia. Sumber data berupa karangan berbahasa Indonesia sebagai B-3 dari berbagai genre dengan topik yang berbeda-beda. Kegiatan menulis ini sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan Kursus dan Pelatihan BIPA. Hasil penelitian entitas penalaran disosiatif ditemukan 1) kebijakan dan nilai yang dikonstruksi pola penalaran rumit majemuk, 2) pola penalaran penyusunan simpulan silogisme mengkonstruksi nilai moral, 3) ideologi dikonstruksi melalui pola penalaran sederhana.
Louis Vuitton: Advertising Without a Word Eka Pratiwi Desak Putu; Sulatra I Komang
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 14 No. 1 (2022): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v14i1.3018

Abstract

  Abstract Visual communication, especially body language, play a compelling role in communications. People deliver information and messages over their body and accept them from others during the communication process. This study aims at identifying body language shown by the model of the advertisement, as well as discovering the meaning and the roles of body language in Louis Vuitton advertisements.  Louis Vuitton, is a French luxury fashion house and company founded in 1854 by Louis Vuitton. The data was collected by observation method. The researchers watched the advertisement repeatedly and noted important findings related to the research questions. Then, the researchers classified the data based on types of body languages performed by the models, such as eye contact, facial expressions, gestures, postures, and other interesting body movements like touching and dancing. Qualitative method was used to analyze the collected data.  In analyzing the data, the researchers used theory of body signs proposed by Danesi (2004) as the main theory and supported by theory of body language by Pease (2004).  The finding shows that Louis Vuitton perfume video advertisement uniquely deliver messages in a mysterious way without using any promising words.  Keywords: body language, non-verbal communication, meaning, Louis Vuitton   Abstrak Komunikasi visual, khususnya bahasa tubuh, memainkan peranan penting dalam komunikasi.  Orang-orang mengirimkan informasi dan pesan melalui tubuhnya dan sebaliknya menerima informasi dan pesan dari orang lain juga melalui tubuhnya, selama proses komunikasi berlangsung.  Penelitian ini bertujuan  untuk menelaah bahasa tubuh yang digunakan oleh model iklan Louis Vuitton dan menemukan makna serta peranannya dalam periklanan.  Louis Vuitton merupakan rumah mode mewah di Perancis dan sebuah perusahaan yang didirikan pada tahun 1854 oleh Louis Vuitton. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi.  Peneliti menonton iklan Louis Vuitton berulang kali dan mencatat temuan-temuan penting yang berkaitan dengan rumusan masalah penelitian.  Kemudian, peneliti mengklasifikasikan data berdasarkan jenis-jenis bahasa tubuh yang digunakan oleh model iklan, seperti kontak mata, ekspresi wajah, gestur, postur, dan gerakan tubuh lainnya yang menarik seperti sentuhan atau tarian. Peneliti menggunakan medote kualitatif dalam menganalisis data, dengan menggunakan teori dari Danesi (2004) tentang bahasa tubuh sebagai teori utama dan teori dari Pease (2004) sebagai teori pendukung.  Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa video iklan parfum Louis Vuitton memiliki cara unik untuk menyampaikan pesan tanpa menggunakan kata-kata yang menjanjikan. Kata kunci: bahasa tubuh, komunikasi non-verbal, makna, Louis Vuitton  
Analisis Gaya Bahasa Pada Puisi "Ziarah" dan "Selamat Tidur" Karya Joko Pinurbo Irma Bela Oktaviana; Dewi Nur Azizah; Nahdliyya Izzatul Mutammimah; Rahmat Prayogi
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 14 No. 1 (2022): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v14i1.3683

Abstract

Penelitian ini berisi pembahasan mengenai gaya bahasa atau majas yang terdapat dalam puisi yang berjudul “Ziarah” dan “Selamat Tidur” karya Joko Pinurbo. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat pada puisi “ziarah” dan “Selamat Tidur” karya Joko Pinurbo. Dari hasil penelitian ini, pembaca diharapkan dapat mengetahui isi dari makna dalam puisi melalui diksi dan gaya bahasa yang terdapat pada puisi. Penelitian ini juga diharapkan dapat bermanfaat agar pembaca dapat dengan mudah memahami puisi dan maknanya. Analisis ini mencari gaya bahasa yang digunakan pengarang puisi agar pembaca dapat mengetahui bahasa yang digunakan oleh pengarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi yang dilakukan secara rinci. Ditemukan beberapa jenis majas seperti majas alegori, majas paralelisme, majas alusi, majas metonimia dan majas personifikasi, sarkasme, pleonasme dan majas ironi. Dari hasil pembahasan terdapat gaya Bahasa dalam puisi ziarah dan selamat tidur karya joko pinurbo terdapat dua majas personifikasi, dua majas alegori, satu majas metonimia, satu majas paralelisme, dua majas alusi,satu majas sarkasme, satu majas pleonasme, dan satu majas epitet disertai dengan frasa yang sangat menarik.Gaya Bahasa serta diksi yang terdapat dalam puisi ini sebagai pendukung khayalan atau imajinasi penulis dalam puisi tersebut. Dari hasil penelitian ini, pembaca diharapkan dapat mengetahui isi dari makna dalam puisi melalui diksi dan gaya bahasa yang terdapat pada puisi. Kata Kunci : Gaya Bahasa, Joko Pinurbo, Puisi

Page 1 of 1 | Total Record : 6