cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Diglossia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan diterbitkan oleh Fakultas Bahasa dan Sastra Unipdu
Arjuna Subject : -
Articles 183 Documents
PENERJEMAHAN KARYA SASTRA ANAK IRTA FITRIANA
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 4 No. 2 (2013): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v4i2.286

Abstract

Irta Fitriana Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang irtaunipdu@gmail.com Abstrak Saat ini, banyak kita jumpai buku cerita anak yang semakin variatif beredar di pasaran. Berbagai cerita anak dalam bentuk dongeng, cerita bergambar, dan cerita pendek telah diterbitkan di Indonesia baik dalam majalah maupun buku. Sayangnya, sebagian besar karya sastra anak yang beredar bukanlah merupakan karya asli dari negeri sendiri melainkan terjemahan dari karya sastra asing dan karya sastra inilah yang cenderung disukai anak- anak karena sedikit banyak kepopulerannya turut didongkrak oleh media pengusung budaya populer seperti televisi dan film. Selain itu kisah- kisah dalam cerita terjemahan lebih variatif ketimbang cerita tentang sastra negeri sendiri yang lebih bersifat monoton (menggurui).  Namun, yang perlu diperhatikan adalah cara menciptakan hasil terjemahan yang baik dan berkualitas bagi anak bukan perihal mudah. Makalah ini mengulas tentang beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penerjemahan karya sastra anak. Kata kunci: sastra anak, sastra terjemahan, domestikasi Abstrak Currently, we have encountered many a children's book that the variety on the market. Various children's story in the form of fairy tales, picture books, and short stories have been published in Indonesia, both in magazines and books. Unfortunately, most of the outstanding children's literature is not an original work of their own country but the translation of foreign literature and literary works that tend to like little kids because a lot of its popularity also boosted by the bearer of popular culture media such as television and movies. Besides the stories in translation stories are more varied than the story of his own country which is more literary monotonous (patronizing). However, that needs to be addressed is how to create a good translation results and the quality of the child is not an easy subject. The paper reviews some of the things that need to be considered in the translation of children's literature. Keywords: children's literature, literary translation, domestication
THE COMPARATIVE ANALYSIS ON THE TRANSLATION OF SLANG WORDS IN THE SUBTITLE OF THE MOVIE FIRED UP BETWEEN DVD AND THE INTERNET VERSIONS SEPTIANINGRUM KARTIKA NUGRAHA
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 4 No. 2 (2013): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v4i2.287

Abstract

Septianingrum Kartika Nugraha Universitas Sebelas Maret Surakarta kartikanugraha@yahoo.com     Abstrak Penelitian ini dirancang untuk mendeskripsikan teknik yang digunakan oleh penerjemah DVD dan Internet dalam menerjemahkan kata-kata bahasa gaul dan untuk menilai kualitas keakuratan dan keberterimaan terjemahan kata-kata bahasa gaul yang ada di dalam versi DVD dan Internet. Di dalam penelitian ini terdapat 84 data yang dianalisis. Penerjemah DVD menggunakan empat jenis teknik untuk menerjemahkan kata-kata bahasa gaul. Sedangkan penerjemah Internet menggunakan lima jenis teknik untuk menerjemahkan 84 kata bahasa gaul. Hasil kualitas terjemahan DVD menunjukkan bahwa sebagian besar tidak akurat namun berterima.  Sebaliknya hasil terjemahan Internet menunjukkan bahwa lebih dari 50 % akurat dan berterima. Kata kunci: keakuratan, keberterimaan, DVD, internet, kata benda, bahasa gaul, teknik Abstract This research is designed to describe the techniques used by DVD and the Internet translators in translating slang words and to assess the accuracy and the acceptability of slang words translation both from DVD and the Internet versions. There are 84 data analyzed in this study. There are four classification techniques which are used by DVD translator. Meanwhile, there are five classification techniques which are used by the Internet translator. The result of translation accuracy of DVD version shows that most of the data belong to accurate translation, but belong to unacceptable translation. However, more than 50% of  data are included in accurate translation and categorized into acceptable translation. Key words: accuracy, acceptability, DVD, internet, noun, slang, techniques
KAJIAN HISTORISISME DALAM NOVEL KEINDAHAN DAN KESEDIHAN KARYA YASUNARI KAWABATA NURUL LAILI
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 4 No. 2 (2013): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v4i2.288

Abstract

Nurul Laili Prodi D3 Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa dan Sastra UNIPDU dekiru22@gmail.com Abstract Beauty and Sadness is one of the famous novels that has earned the nobel prize written by Yasunari Kawabata, who is one of the novels that can be analyzed from different studies of literary theory. The study of psychology, feminism, new Historicism, and historicism is an example of a theory which is suitable for analyzing the novel. One of the theories that can be analyzed in the novel is The Historicism. Yasunari presents the results of this work by focusing on the various points of view of the author of the life of the original society in Japan. Based on a comparison of the author's biography and works, readers can understand that the author engaged in various forms of the setting and roles in the novel. The prominent points of the study of historicism in the novel is Kawabata retains the traditional values of Japan, which is considered very valuable although the story unfolds is the romance of life by modern society that hedonist. Keywords: history, biography, reflections Abstrak Novel Keindahan dan Kesedihan merupakan salah satu novel terkenal yang telah memperoleh nobel yang ditulis oleh Yasunari Kawabata, merupakan salah satu novel yang dapat dianalisis dari berbagai kajian teori sastra. Kajian feminisme, psikologi, historisisme, dan new historitisme merupakan contoh beberapa teori yang cocok untuk menganalisis novel tersebut. Salah satu teori yang dapat dianalisis dalam novel adalah historisisme. Yasunari menyajikan hasil karya ini dengan menitikberatkan berbagai macam sudut pandang pengarang dalam kehidupan aslinya di masyarakat Jepang. Berdasarkan perbandingan biografi pengarang dan hasil karya, pembaca dapat memahami bahwa pengarang ikut terlibat dalam berbagai bentuk setting dan peran di dalam novel. Poin yang menonjol tentang kajian historisime dalam novel ini adalah Kawabata tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional Jepang yang dianggap sangat berharga meskipun kisah yang diungkapkan adalah romantika kehidupan masyarakat modern yang bebas. Kata kunci: sejarah, biografi, refleksi
KALIMAT YANG DIPRODUKSI OLEH MAHASISWA PASCASARJANA UNESA KETIKA MEMAPARKAN MAKALAH NOVI ANDARI
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 4 No. 2 (2013): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v4i2.289

Abstract

Novi Andari UNTAG Surabaya tyadandion@yahoo.com     Abstract When someone speaks is not free from the influence of the brain. here is a relationship between brain function resulting in the production of speech sentences. The good performance of the brain will result in a sentence that fairly well and smoothly. The study of the production line can not be done directly. It is impossible to dissect the skull to determine where and how the flow of electricity in our neurons that occurs. Carried observation sentence is issued, and noted how the sentence was issued, in which the speaker mute (pause), where he hesitated, and why he was silent and doubt, and what mistakes were made ​​by the speaker. Silence speaks situation also affects the tongue errors that occur during the production process sentences. To determine the location and shape of silence and errors tongue happens to a speaker in a formal forum do a little research. Scope of the small study conducted in a small forum that session S2 student seminar proposal Language and Literature Graduate Education Unesa class of 2011. The result is a silent zero and filled, and occurs in the clause and not much in between clauses. Silence is going to look for the right constituents to continue. Erros tongue is not so apparent that it can not be categorized in accordance with the theory presented. Key words : psikolinguistic, sentences production, silence, errors tongue Abstrak Saat seseorang berbicara tidak lepas dari pengaruh kerja otak. Ada hubungan antara otak dengan fungsi wicara sehingga menghasilkan produksi kalimat. Kinerja otak yang baik akan menghasilkan kalimat yang cukup baik dan lancar. Studi tentang produksi kalimat tidak dapat dilakukan secara langsung. Tidak mungkin membedah tengkorak untuk mengetahui di mana dan bagaimana aliran elektrik pada neuron kita itu terjadi. Yang dilakukan adalah mengobservasi kalimat yang diujarkan dan mencermati bagaimana kalimat itu diujarkan, di mana pembicara senyap (pause), di mana dia ragu, dan mengapa dia senyap dan ragu, serta kesalahan-kesalahan apa yang dibuat oleh pembicara. Situasi berbicara juga mempengaruhi kesenyapan dan kilir lidah yang terjadi selama proses produksinya kalimat. Untuk mengetahui letak dan bentuk kesenyapan serta kilir lidah yang terjadi pada seorang pembicara dalam forum yang formal dilakukan suatu penelitian kecil. Lingkup penelitian kecil tersebut dilakukan dalam forum kecil yaitu sesi seminar proposal mahasiswa S2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Pascasarjana Unesa angkatan 2011. Hasilnya adalah senyapan yang terjadi adalah berupa senyapan diam dan terisi, dan terjadi di dalam klausa dan tidak banyak yang di antara klausa. Senyapan terjadi untuk mencari konstituen yang tepat untuk melanjutkan. Kilir lidah tidak begitu tampak sehingga tidak dapat dikategorikan sesuai dengan teori yang disampaikan. Kata Kunci: psikolinguistik, produksi kalimat, senyapan, kilir lidah
THE ISSUES OF ELIZABETHAN ERA AS REFLECTED IN THE THEMES OF SHAKESPEARE Endang Suciati
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v5i1.315

Abstract

Abstrak Artikel ini berbicara tentang tema-tema di Macbeth karya Shakespeare yang memiliki korelasi dengan kondisi dinasti Tudor khususnya di era Elizabeth. Berdasarkan konsep yang diajukan oleh Arnold Hauser pada Sociology of Arts, artikel ini menemukan bahwa beberapa tema di Macbeth karya Shakespeare dipengaruhi oleh kondisi sosial di era Elizabeth karena Shakespeare hidup di zaman itu. Dengan menganalisis teks dalam Drama Macbeth dan menggabungkannya dengan informasi tentang Shakespeare, karya-karyanya dan periodenya sebagai sumber tambahan, akan memunculkan beberapa tema yang mencerminkan era Elizabeth. Tema tersebut adalah ambisi, maskulinitas, dan kodrat serta ketidakwajaran. Kata kunci: Elizabethan Era, Shakespeare, Macbeth
A STUDY OF SYMBOLS IN SUSAN GLASPELL Mai Sarah
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v5i1.316

Abstract

Abstrak There are many symbols presented in Susan Glaspell
WAJAH POLITIK AFGHANISTAN ERA 1933 ? 2002 DALAM THE KITE RUNNER KARYA KHALED HOSSEINI Ahmad Fanani
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v5i1.317

Abstract

Abstract 'Kite Runner' tells the story of Afghanistan in 1970 to 2002. As like other countries, Afghanistan has a long and complicated history, but Afghanistan gets international attention since a coup in 1973. This article reveals how well the author, Khaled Hosseini, described the political realities in Afghanistan since 1933 to 2002. Though the main theme of this novel is about the friendship between Amir, of the tribe of the Pashtun majority, and Hassan, the Hazara ethnic minority, but this novel also tells a lot about the culture and politics of Afghanistan. In short, although 'The Kite Runner' tells the story of friendship, but it is also good enough to be used as a reference for those who want to know about the state of Afghanistan, not just about politics, but also the state of nature and culture.
CARNIVAL AND GROTESQUE BODY IN FARUK Chris Woodrich
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v5i1.318

Abstract

Abstrak Sastra tidak dapat dipisahkan dari situasi sosial yang ada ketika ia ditulis. Penulis, sebagai makhluk sosial, hidup dalam rangka sosial tertentu yang mempengaruhi dan ditanggapinya. Realitas sosial ini, jadi, dapat dilihat dalam karya sastra. Namun, ia tidak mesti akan dicerminkan secara langsung. Mikhail Bakhtin menulis bahwa karya sastra dapat membalikkan ideologi yang dominan dengan sifatnya yang carnivalesque. Cerita pendek Indonesia
CHARLOTTE BRONTTE Andriadi Andriadi
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v5i1.319

Abstract

Abstrak Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan representasi isu hak perempuan pada era pertengahan Victoria (1848 ? 1870) melalui novel Jane Eyre karya Charlotte Bronte. Hasilnya menunjukan bahwa Charlotte Bronte melalui karya Jane Eyre tidak hanya berusaha keluar dari opresi dan subordinasi kaum laki-laki saat itu, tetapi juga keluar dari seterotipe kaum perempuan pada masyarakat patriarki. Melalui karya ini ia juga menunjukan bahwa perempuan harus menjadi individu mandiri yang dapat dibentuk melalui pendidikan untuk memperoleh kecerdasan intelektual agar eksistensi mereka di masyarakat menjadi bahan pertimbangan khususnya dalam kehidupan sosial. Ide penting lainnya adalah kebebasan dalam menentukan pasangan (free love), menikah berdasarkan cinta bukan berdasarkan pertimbangan kekayaan. Isu terpenting yang disampaikan dalam karya ini adalah wanita juga bisa menjadi subjek yang aktif ? wanita, khususnya seorang istri, juga mampu menjadi penopang ekonomi dalam kehidupan keluarga. Kata kunci: Hak Perempuan, Era Pertengahan Victoria.
WISDOM AS MOTIF IN FOLKTALES THE GOOD PEASANT Abu Fanani
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v5i1.325

Abstract

Abu Fanani, S.S., M.Pd Institut Agama Islam Sunan Ampel Surabaya abufanani@yahoo.com Abstrak Dalam artikel ini, penulis membahas tentang kebijaksanaan (wisdom) sebagai motif dalam empat cerita rakyat dari empat budaya yang berbeda: the Good Peasant

Page 9 of 19 | Total Record : 183