cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
OSEATEK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
KAJIAN PEMBERIAN PAKAN BUATAN, TUBIFEK KERING DAN CAMPURAN KEDUANYA TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN MAS KOKI (Carassius auratus) Suyono, Suyono
OSEATEK No 08 (2011): April
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.315 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan buatan, tubifek kering dan campuran keduanya terhadap pertumbuhan ikan mas koki (Carassius auratus). Waktu penelitian adalah 1 bulan yang dilaksanakan di Jl. Cempedak No. 7, Procot, Slawi. Materi penelitian adalah pakan buatan, tubifek kering dam cumpuran keduanya, benih ikan mas koki (Carassius auratus) berukuran panjang dan berat rata-rata 4 cm dan 4 gram. Metode yang digunakan adalak melode eksperimen di Laboratorium Perikanan Universitas Pancasakti Tegal. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan, 4 ulangan dengan dosis pakan masing-masing 3%. Perlakuan dibedakan atas 3 jenis pakan yang berbeda yaitu pakan buatan, tubifek kering (tubifek warms) dan campuran keduanya. Selama penelitian dilakukan pengukuran kualitas air yang meliputi suhu air, oksigen terlarut (DO), CO) bebas, PH, ammonia, nitrit yang dilakukan 1 minggu sekali. Berdasarkan hasil Analisis Ragam menunjukkan adanya perbedaan yang sangat nyata untuk semua perlakuan terhadap pertumbuhan. Sedangkan dari hasil uji Wilayah Ganda Duncan perlakuan yang paling baik diperoleh pada campuran pakan buatan dan tubifek, kemudian pakan buatan dan yang terakhir tubijex. Kualitas air secara fisika dan kimia selama penelitian dalam kisaran yang layak untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan uji yaitu suhu air 25oC, oksigen terlarut 5 - 7 ppm, CO: bebas 4,5 - 6 ppm, pH air 7, Nitrat 01 - 0,3 ppm dan Nitrit 0,1 ppm.
PERENCANAAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI RODA KERETA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FRON TO CHART DAN ARC DI BAGIAN BOGIE PT. UNIT PELAYANAN TEKNIS BALAIYASA TRAKSITEGAL ., Sholechudin; ., Siswiyanti; ., Zulfah
OSEATEK No 06 (2010): April
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.798 KB)

Abstract

Tata letak adalah suatu landasan utama dalam dunia industri. Tata letak pabrik (plant lay out) atau tata letak fasilitas dapat didefinisikan sebagai tata cara mengatur fasilitas-fasilitas pabrik menunjang kalangan proses produksi. Pengaturan tersebut akan mencoba memanfaatkan luas area (space) untuk menempatkan mesin - mesin dan penunjang fasilitas produksi yang lain. Metode analisa yang digunakan dalam penentuan tata letak fasilitas produksi adalah dengan metode Activity Relation Chart (ARC) dan front to chart. Hasil penelitian menunjang bahwa : jumlah mesin yang dipakai dalam proses yroduksi belum sesuai dengan standar sehingga perlu adanya penambahan mesin yaitu mesin bubut luar dengan efisiensi 0,7, jumlah produksi yang dibuat 15 unit jumlah mesin yang digunakan 4 buah, mesin bubut dalam dengan efisiensi 0,71 jumlah produk yang dibuat 14 unit jumlah mesin yang dibutuhkan 4 buah, mesin bubut AS dengan efisiensi 0,65 jumlah produk yang dibuat B unit jumlah mesin yang dibuat 4 buah dan tata letak fasilitas proses produksi belum optimal ditunjukkan bahwa : (a) menggunakan ARC perlu adanya perubahan tata letak fasilitas proses produksi yang mengakibatkan aliran produksinya bolak-balik dari urutan mesin 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 menjadi 1,2,3,9,6,8,7,4,10 (b) dengan metode fron to chart, tata letak fasilitas produksinya menunjukkan lay out asli yaitu total volume  forward + back ward = 2235 sedangkan usulan total volume forward + buck ward = 1760 sehingga ada penurunan gerakan aliran proses produksi sebesar 475 cm. Kata kunci: ARC, fron to chart, tata letak fasilitas
Upaya Perbaikan Kualitas Perairan Tambak dengan Penggunaan Kompos Berbahan Baku Daun Kayu Jati dalam Pengelolaan Tambak Berwawasan Lingkungan Kurniawan, Budi; ,, Kusnandar
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.601 KB)

Abstract

Kompos dengan bahan baku daun jati akan meningkatkan tingkat keseburan media selama penelitian. Tingkat saprobitas dikategotikan dalam saprobitas : oligosaprobik (belum tercemar) sampai dengan ? Mesosaprobik (pencemaran sedang sampai ringan) dengan indikasi kesuburan dapat dimanfaatkan dan dapat dimanfaatkan untuk lokasi budidaya kerang, tiram, ikan kakap, bandeng dan rumput laut Perbedaan jenis kompos berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kelimpahan plankton, indeks SI dan TSI, indeks keanekaragaman, indeks Keseragaman, dan Indeks Kemerataan, sedangkan perbedaan dosispemberian kompos tidak berpengaruh terhadap kelimpahan plankton, indeks SI dan TSI, indeks keanekaragaman, indeks Keseragaman, dan Indeks Kemerataan. Kandungan nitrogen dan phospat pada kompos daun jati lebih tinggi daripada jenis kompos yang lainnya.Kata kunci : Perbaikan Kualitas, Kompos Daun Kayu Jati, Pengelolaan Tambak
Salinitas dan Flake Serasah Daun Mangrove yang Berbeda Mempengaruhi Pertumbuhan (Dendronereis pinnaticiris) Hartanti, Ninik Umi; ,, Suyono
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.605 KB)

Abstract

Result of the research showed that leaf litter of A. Marina contained 19.48% which was higher than that of R. stylosa that contained 5,86%, while R. stylosa contained lipid of 2.31 % dry weight, which was higher than that of A marina that contained lipid of 1.96 % dry weight. R. stylosa contained the highest fibre. Survival rate of PlS1 66.667 %, P1S2 100 %, P2S1 100 %, P2S2 100%, P3S1 was 100% and P3S2 was 100%. The different feed types affected body weight increment, where P1S1 was 0 mg, PlS2 was 227 mg, P2S1 was 27,9 mg P2S2 was 143 mg and P3S1 was 134 mg and P3S2 was 93 mg. The average number of  posterior segment generated was P1S1 (5,08), P1S2 (59,8), P2S1 (18,33), P2S2 (47,7) and P3S1 (40) P3S2 (33,5). Feeding artificial diet made from leaf mangrove litter as raw material increased growth but did not increase survival rate of the worm. Growth of the nereid worm fed with flake composed from leaf litter of A marina anda 30 ppt salinity was greater than that fed with flake made of leaf litter another and the mixture of leaf litter of both mangrove plant species.Key Word : nereid worm, leaf litter of mangrove plant, feed
PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK DALAM PERANCANGAN PADA PT.MENTARI MASSEN TOYS INDONESIA-JOMBANG Luthfianto, Saufik; ., Zulfah
OSEATEK No 03 (2008): April
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.461 KB)

Abstract

PT.Mentari Massen Toys Indonesia merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi mainan anak dari bahan baku kayu (wooden toys) yang saat ini sedang berusaha meningkatkan produknya agar bisa tetap diterima oleh konsumen. Untuk dapat mengetahui apa yang menjadi keinginan konsumen diperlukan suatu metode, yaitu Quality Function Deployment suatu metode yang digunakan olehperusahaan untuk mengantisipasi dan menentukan prioritas kebutuhan dan keinginan konsumen tersebut dalam produk yang disediakan bagi konsumen. Dari hasil penelitian terdapat 13 atribut yang dipentingkan oleh konsumen yaitu:Model produk, Nilai Keamanan, Nilai Pendidikan, Warna produk, Harga produk, Kekuatan produk, Tidak Cacat Body, Ketepatan Pemasanngan, Kehalusan Bahan Baku, Kesamaan Ukuran Bahan Baku, Kelurusan Bahan Baku, Pendempulan, dan Kemasan Produk sedangkan atribut yang dipentingkan oleh konsumen adalah Kehalusan Bahan Baku dengan Nilai Importance to Customer 4.63 dan Kekuatan Produk dengan Nilai Importance to Customer 4.59Kata kunci : Konsumen, Kualitas dan Kepuasan Pelanggan.
PASANG SURUT AIR LAUT DI PANTAI KOTA TEGAL ., Soebyakto; ., Zulfah; ., Mustaqim
OSEATEK No 05 (2009): November
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.951 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menjawab keingintahuan peneliti untuk mengungkapkan suatu gejala alam atau fenomena alam yaitu terjadinya pasang surut laut yang diakibatkan oleh gaya tarik-menarik antara Bumi-Bulan dan Bimi-Matahari. Kampus Universitas Pancasakti Tegal berada di dekat pantai, pada saat air pasang, beberapa halaman dan jalan yang menuju ke kampus UPS tergenang air laut, kadang-kadang cukup tinggi dan kadang-kadang hanya banjir kecil saja. Hal itulah yang mendorong peneliti ingin mengetahui seberapa besar ketinggian air laut pasang pada saat bulan mati atau bulan baru dan bulan purnama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode gaya gravitasi dari hukum Newton tentang gravitasi yaitu gaya tarik-menarik antara dua benda yang bermassa, dalam hal ini antara massa Bumi dan massa Bulan serta massa Bumi dan massa Matahari. Dari pengembangan metode ini, akan didapat ketinggian pasut fungsi dari lintang tempat. Untuk membuktikan kebenaran teori ini, dilakukan pengamatan pasut secara langsung di pantai Kota Tegal. Ketinggian pasut rata-rata, berdasarkan pengamatan selama empat bulan adalah 37,9 cm. Ketinggian rata-rata hasil perhitungan pasang surut air laut secara teori adalah 33,9 cm untuk sistem Bumi-Bulan dan 15,6 cm untuk sistem Bumi-Matahari. Hasil yang diperoleh dari hasil perhitungan pasut dimana gaya pembangkit pasut matahari menggunakan jarak rata-rata bumi-bulan dan jarat rata-rata bumi-matahari. Hasil pengamatan pada bulan Maret, April, Mei dan Juni 2009, ketinggian pasutnya memiliki interval dari 2 cm pada tanggal 23 Maret 2009 sampai dengan 87 cm pada tanggal 1 Juni 2009. Nilai tersebut adalah nilai minimum dan maksimum selama empat bulan pengamatan. Kata Kunci : Pasut, Pasang Surut Air Laut
Konsentrasi Logam Berat (Pb, Cu ) Pada Kerang Darah (Anadara Granosa) di Kawasan Pantai Keranji Bangka Tengah dan Pantai Teluk Kelabat Bangka Barat Selpiani, Lena; ,, Umroh; Rosalina, Dwi
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.636 KB)

Abstract

Pantai Keranji merupakan kawasan perairan yang terbuka, sedangkan Pantai Teluk Kelabat merupakan kawasan perairan tertutup. Kedua perairan tersebut memiliki sumberdaya laut salah satunya adalah Kerang Darah. Banyaknya limbah seperti logam berat Pb dan Cu di perairan memberi pengaruh bagi kehidupan organisme. Kerang Darah merupakan hewan yang dijadikan bioindikator di perairan, karena bersifat deposit feeder atau filter feeder mampu mengakumulasi logam berat dalam jumlah tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi logam berat Pb dan Cu pada kerang darah, serta mengetahui parameter lingkungan perairan. Penentuan stasiun penelitian menggunakan metode purposive sampling dan analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan konsentrasi logam berat tertinggi pada Kerang Darah adalah Cu 0,428 ppm, dan terendah adalah Pb 0,0001 ppm. Konsentrasi logam berat tertinggi pada air laut adalah Cu 1,95 ppm, dan terendah adalah Pb 0,0009 ppm. Konsentrasi logam berat tertinggi dalam sedimen adalah Cu 0,6995 ppm, dan terendah Pb 0,0004 ppm. Nilai BCF menunjukan kemampuan Kerang Darah mengakumulasi logam berat rendah. Analisis logam berat tertinggi adalah Cu.Kata Kunci : Kerang Darah, Logam Berat, Pb, Cu, Pantai Keranji dan Teluk Kelabat
Strategi Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Berbasis Ekosistem ,, Kusnandar; Mulyani, Sri
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.489 KB)

Abstract

Pendekatan potensi sumberdaya perikanan pesisir secara terpadu terhadap aspek pengelolaan sumberdaya perikanan yang meliputi : aspek ekologi, aspek ekonomi, aspek teknologi, aspek sosial kultural masyarakat, dan aspek ekternal belum tersusun dengan baik, sehingga kadang terjadi tumpang tindih pengelolaan sumberdaya antara beberapa sektor pembangunan. Berdasarkan matrik faktor strategi internal (IFAS) dan eksternal (EFAS) Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Berbasis Ekosistem Laut Berkelanjutan, diperoleh bahwa nilai total faktor strategi internal (IFAS) sebesar 2,24 dan eksternal (EFAS) sebesar 2,25; sehingga jika dimasukkan dalam matrik internal eksternal Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Berbasis Ekosistem Laut Berkelanjutan berada dalam posisi sel (segmen) V yang berarti Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Berbasis Ekosistem Laut Berkelanjutan berada pada kondisi yang relatif stabil dan kemungkinan dapat terjadi pertumbuhan dan masihmemungkinkan untuk dikembangkan.Kata kunci : Strategi Pengelolaan, Sumberdaya Perikanan, Ekosistem
ANALISA PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN ISO 9001 : 2000 TERHADAP KUALITAS PRODUK DAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI PT. UNILON BANDUNG ., Zulfah; ., Suwandono; Luthfianto, Saufk
OSEATEK No 07 (2010): Oktober
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.136 KB)

Abstract

PT. Unilon Bandung adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang industritekstil terpadu yang terletak didaerah kabupaten Bandung Jawa Barat. PT. Unilon sudahmengadopsi dan sudah memiliki sertifikat ISO 9001 versi 2000. Masa berlaku standarmutu ISO 9001 : 2000 yang dimiliki PT. Unilon habis akhir tahun 2008 dan harusdigantikan (up grade) oleh standar mutu ISO 9001 : 2008 yang lebih relevan untuk saat ini.Oleh karena itu perlu diadakan audit mutu internal dalam perusahan sebelum nantinyadilakukan audit mutu eksternal oleh lembaga sertifikasi, oleh karena itu penerapan ISO9001: 2000 bisa meningkatkan produktivitas kerja dan kualitas produk sehingga terjadipencapaian target yang diinginkan perusahaan. Dengan melihat kenyataan tersebut makadilakukannya penelitian agar pihak perusahaan mengetahui apa yang sebenarnya yangdiinginkan untuk peningkatan produktivitas kerja dan peningkatan kualitas produksehingga keuntungan perusahaan dapat meningkat. Bertitik tolak dari uraian diatasmendorong peneliti untuk mengadakan penelitian dengan judul ?Analisis PenerapanSistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000 terhadap Kualitas Produk dan ProduktivitasKerja Karyawan PT. Unilon Bandung?Salah satu teknik statistik yang kerap dipergunakan untuk mencari hubungan antaradua variabel kuantitatif (numerik) adalah teknik korelasi. Adapun arah hubungan duavariabel tersebut dapat berupa positif atau negatif. Adapun korelasi positif artinya apabilasalah satu variabel nilainya naik maka variabel yang lain nilainya akan ikut naik.Sedangkan korelasi negatif mengandung pengertian apabila salah satu variable itu nilainyanaik, maka variable yang lain nilainya akan turun. Namun apabila kedua variabelpenelitian tidak menunjukkan adanya hubungan. Maka disebut korelasi nihilDari hasil dan pembahasan diatas, maka terdapat pengaruh yang signifikan padapenerapan ISO 9001:2000 terhadap kualitas produk dengan melihat nilai t hitung padapenerapan ISO 9001:2000 adalah 2.639 pada derajat bebas (df) = N-2 = 38, nilai t tabelpada taraf kepercayaan 95% (significant 5%) adalah 1.684. Oleh karena t hitung lebihbesar dari t tabel maka diputuskan bahwa penerapan ISO 9001:2000 berpengaruh terhadapkualitas produk secara significant pada taraf kepercayaan 95%. Pada probabilitas = 0.016atau p < 0.05 berarti koefisien regresi signifikan atau penerapan ISO 9001:2000berpengaruh terhadap Kualitas produk secara significant pada taraf kepercayaan 95%.Terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan ISO 9001:2000 terhadap ProduktivitasKerja dengan melihat nilai t hitung pada penerapan ISO 9001:2000 adalah 2.664 padaderajat bebas (df) = N-2 = 38, nilai t tabel pada taraf kepercayaan 95% (significant 5%)adalah 1.684. oleh karena t hitung lebih besar dari t tabel maka diputuskan bahwapenerapan ISO 9001:2000 berpengaruh terhadap produktivitas kerja secara significant padataraf kepercayaan 95%. Pada probabilitas = 0.015 atau p < 0.05 berarti koefisien regresisignifikan atau penerapan ISO 9001:2000 berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja secarasignificant pada taraf kepercayaan 95%. Dengan membandingkan nilai yang terdapat padamasing-masing variable maka dapat diambil kesimpulan bahwa Penerapan ISO 9001:2000mempunyai pengaruh paling besar adalah pada produktivitas kerja dari pada kualitasproduk.Kata kunci : ISO 9001: 2000, Kualitas Produk, Produktivitas kerja, Korelasi
Permodelan Basis Data Spasial untuk Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Berbasis Ekosistem Pesisir Berkelanjutan Budhiati, Retno; Mulyani, Sri; Kurniawan, Budi
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1656.382 KB)

Abstract

Pengelolaan wilayah pesisir pantura yang meliputi pesisir Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Kabupaten Brebes telah mengalami degradasi lingkungan dan kegiatan pengelolaan, serta tata ruang tidak sesuai dengan peruntukkannya. Pelestarian Lingkungan dan Pemanfaatan Pesisir adalah meningkatkan pemberdayaan masyarakat pantai dan taraf hidup masyarakat pantai melalui pemberdayaan masyarakat pesisir. Pengelolaan sumber daya perikanan wilayah pesisir harus dilakukan secara terpadu dengan ekosistem sumber daya melibatkan berbagai unsur terpadu antara masyarakat sebagai pelaksana dan pemerintah sebagai penggagas dan penyelaras kegiatan sehingga diperoleh keterpaduan pengelolaan pesisir yang berwawasan lingkunga dan berkelanjutan. Upaya-upaya mencapai kebijakan tersebut dapat diusahakan dengan mengadakan pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu dengan mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, budaya dan aspirasi masyarakat pengguna wilayah pesisir tersebut (stakeholder) serta konflik kepentingan dan pemanfaatan yang mungkin ada dalam masyarakatKata kunci : Permodelan Basis Data Spasial, Pengelolaan Sumberdaya Perikanan, Ekosistem Pesisir