cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
OSEATEK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
Model Optimasi Pengelolaan Kualitas Lingkungan melalui Peran Biofilter Rumput Laut (Gracilaria sp.) untuk Pengembangan Tambak yang Berkelanjutan Mulatsih, Sri; ,, Nurjanah
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.614 KB)

Abstract

Kondisi perairan dan lahan tambak di kawasan pesisir Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes mengalami peningkatan kualitas perairan dengan adanya peran biofilter rumput laut dengan hasil penyerapan kandungan nitrogen (N) yaitu 0,08% , kandungan phosphor 0,01 % dan kandungan unsur C organik yang terserap pada rumput laut 0,07 %. Keberadaan budidaya rumput laut di tambak mampu meningkatkan kualitas lingkungan tambak terutama kandungan bahan organik unsur N dan P dibandingkan dengan tambak yang tidak ditanami rumput laut. Perbedaan tersebut tercemin dari kandungan BO, N,P pada akhir penelitian sebesar BO 112,72 %, N 0,34 % dan P 0,02 % untuk tambak rumput laut. Sedangkan tambak yang tidak ditanami rumput laut kandungan BO, N,P adalah : BO 106,20 %, N 0,32 % dan P 0,01 %. Kualitas air selama penelitian menunjukan bahwa kulitas air berada pada kisaran yang layak untuk kegiatan budidayaKata kunci : Model Optimasi, Kualitas Lingkungan,Biofilter, Pengembangan Tambak
STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYA PERIKANAN KARAMBA JARING APUNG DI WADUK CACABAN KABUPATEN TEGAL BERBASIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN (CARRYING CAPACITY) Suyono, Suyono
OSEATEK No 07 (2010): Oktober
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.319 KB)

Abstract

Perairan umum mempunyai potensi dan peranan yang cukup besar dalam berbagai kegiatan. Waduk merupakan ekosistem terbuka. dan pada umumnya dipenguruhi oleh lingkungan di sekitarnya. Beberapa kegiatan yang mempengaruhi kualitas lingkungan perairun di waduk antara Juin aktivitas pemukiman, rekreasi, penggunaan luhun di wilavah catehment-nya dan adanyu kegiatan budidaya ikan jaring terapung. Alokasi sumberdaya perikanan budidayu sering mengabaiakan aspek daya dukung lingkungan dan input teknologi untuk mengejar tingkat keuntungan maksimal dalam Jangka pendek sehingga mengakibatkan banyak dijumpai kegiatan budidaya perikanan yang mengalami kegagalan dan terbengkelai dengan meninggalkan kerusakan lingkungan hidup yang sulit dipulihkan. Kegiatan budiduva keramba Jarring apung (fouting net) iku di waduk terutama di peruiran waduk Cucuban Kabupten Tegal, Juwa lengah menjadi salah satu kegiatan produksi pangan perikanan yang potensial, namun keberlanjutannya sangat ditentukan oleh dampak negatip yang ditimbulkan yakni limbah yang merusak lingkungan perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) Kondisi kualitas perairan Waduk Cacaban dari tingkat kelayakan bagi pengembangan budidaya keramba jarring apung: 2) Penentuan alokasi sumberdaya perairan Waduk Cacuban yang proporsional terutama untuk mendapatkan angka optimal jumlah produksi biomas ikan dan jumlah unit keramba Jarring apung yang diusahakan. Penelitian dilaksanakan di lokasi sentra Waduk Cacaban di Kabupaten Tegal Jawa Tengah. Penelitian dilaksanakan selama dua bulan pada bulan Juni - Agustus 2010. Pengujian sampel air untuk parameter fisika, kimia, dan biologi dilakukan di Laboratorium Fakultas Perikanan Universitas Pancasakti Tegal. Materi penelitian adalah data kualitas Jisika, kima dan biologi air waduk, dan data produksi perikanan waduk. Penelitian dilakukan dengan metode survai. Penelitian dilakukan terhadap limbah, kualitas Jisika, kimia dan biologi perairan Waduk Cacaban. Pengambilan sampel air setiap stasiun pengamatan berjumlah 5 (lima) titik, dengan ulangan sebanyak 4 (empat) kali. Secara fisik, penampungan air Waduk Cacaban mengalam penurunan volume tampungan dari 90 juta km? (Tahun 1959) menjadi 57 juta km (Tahun dan menurun lagi menjadi 49 Juta kam? (Tahun 2002). Hal tersebut dimungkinkan karena proses sedimentusi akibat aktivitas yang kurang ramah lingkungann di daerah tangkapan air (catchment area)-nya. Kondisi kualitas perairan Waduk Cacaban baik secara fisika, kimia maupun biologi berada pada kisaran layak untuk budidayu perikanan karamba Jaring apung. Parameter Biologi Tingkat Kesuburan'Pencemaran IS 5 41,60 dun ITS - 4 0,70, Beta Meso-Oligo Saprobik ( Tidak tercemar, tercemar ringan sd, sedang ).Jumlah batas produksi perikanan budidaya karamba Jaring apung direkomendasikan sebesar 180 ton'tahun dengan pengelolaan teknologi madya'semi intensif atau 1.800 - 18.000 ton/tahun dengan teknologi intensif) Super intensif. Untuk menjaga panen lestari dan terjaganya kearifan lokal naka direkomendasikan pengelolaan budidaya perikanan jaring terapung di Waduk Cacaban dengan pola teknologi madya'/semi intensif,
KAJIAN KUALITAS AIR BADAN PERAIRAN STRATEGIS KOTA TEGAL SEBAGAI KOTA METROPOLIS Suyono, Suyono
OSEATEK No 06 (2010): April
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.169 KB)

Abstract

Pembangunan secara fisik di Kota Tegal sebagai kota yang sedang tumbuh menjadi kota metropolis dimungkinkan mengakibatkan dampak negatif yang menjurus kepada degradasi lingkungan khususnya terbuangnya limbah ke badan perairan umum yang strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air secara fisika, kimia, dan biologi dari badan perairan yang menerima buangan limbah dari kegiatan industri, hotel, mall, rumah sakit, terminal bus, pelabuhan, Pertamina, dan pemukiman di Kota Tegal serta dampaknya terhadap kemungkinan penggunaannya sebagai air minum/rumah tangga dan perikanan. Penelitian dilakukan dengan metode survai dan dilaksanakan pada bulan September 2009. Tempat pengambilan sampel meliputi: sungai Ketiwon (limbah pertanian, home industri, dan pemukiman padat penduduk), saluran air di Kejambon dekat R S Kardinah (limbah rumah sakit) Kaligung Lama/ Kolam Pelabuhan Niaga (industri, niaga, Pertamina dan Pelabuhan Niaga): saluran air di sekitar Hotel Bahari Inn/Plaza Hotel (limbah aktivitas perhotelan), sungai Kemiri dekat Terminal Bus Kota Tegal (limbah terminal bus, peternakan, dan pemukiman padat penduduk), dan sungai Kaligangsa Wetan (limbah aktivitas pertanian, peternakan dan perumahan padat penduduk). Pengamatan berjumlah 4 (empat) titik di setiap sungai/stasiun dengan ulangan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan kondisi kualitas fisika dan kimia air di badan perairan strategis di Kota Tegal yang dijadikan sampel penelitin memilki kandungan nitrat, nitrit, CO»-nya realtif cukup tinggi melebihi batas maksimum baku mutu air. F5S yang cukup tinggi di peroleh di kolam Pelabuhan Niaga. Parameter biologi untuk keperluan bidang perikanan untuk Sungai Ketiwon, Kemiri dan Kaligangsa Wetan tidak tercemar sampai dengan tercemar sedang, Saluran air di Kejambon dekat RS Kardinah dan saluran air dekat Bahari Inn, Palza Hotel dan Rita Mall termasuk dalm kategori tercemar ringan, sedang dan mengarah ke tercemar berat, sedangkan perairan di kolam Pelabuhan Niaga masuk dalam kategori sudah tercenar ringan sampai berat. Beberapa parameter fisika-kimia air , khususnya nitrit, nitrat, CO2 dn khusus di Kolam Pelabuhan Niaga ditambah dengan CO2 menunjukan kurang layak untuk dijadikan air minum. Jika akan dipergunakan sebagai air minum perlu dilakukan treatment yang memadai. Dari parameter biologi dapat disimpulkan bahwa air dari Sungai Ketivon, Kemiri dan Kaligangsa Wetan serta saluran air di Kejambon dan di dekat Bahari Inn masih dapat dipergunakan sebagai air media budidaya perikanan, sedangkan air di Kolam Pelabuhan tidak layak untuk di pergunakan untuk hal yang sama.
PENGARUH SALINITAS DAN PADAT PENEBARAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BAWAL AIR TAWAR (Colossoma macropomum) PADA PENDEDERAN II Lisdiyanti, Dian; Nurjanah, Nurjanah; Suyono, Suyono
OSEATEK No 03 (2008): April
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.755 KB)

Abstract

Ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang potensial untuk dibudidayakan. Pertumbuhan ikan dipengaruhi oleh faktor lingkungan diantaranya faktor salinitas dan kepadatan ikan selama pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh salinitas 1 %o, 2 %o, dan 3 %o serta padat penebaran 40 ekor/m2, 50 ekor/m2, dan 60 ekor/m2 terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum) pada tahap pendederan II. Perbedaan salinitas dan padat penebaran berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan bobot individu, tingkat kelangsungan hidup, dan konversi pakan ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum) dengan perlakuan salinitas 0 %o dengan padat penebaran 40 ekor/m2 merupakan perlakuan terbaik selama penelitian.
Strategi Peningkatan Konsusmsi Ikan di Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah Harinto, Viki; Budhiati, Retno; Zuhry, Noor
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.304 KB)

Abstract

Strategi peningkatan konsumsi ikan di Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah yang perlu dilakukan adalah : 1) Memperkuat dan memperluas konektivitas antara sentra produksi hulu, produksi hilir dan pemasaran secara efisien. 2) Promosi penggunaan teknologi produksi dan pemasaran yang lebih efisien dan efektif melalui media promosi yang ada. 3) Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk gemar makan ikan melalui sosialisasi yang intensif. 4) Pelaksanaan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 5/Permen- Kp/2014 tentang Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN). 5) Mengembangkan ketersediaan produk perikanan yang bernilai tambah yang sehat dan aman melalui program penguatan dan pemerataan jaringan pemasaran hasil perikanan. 6) Menumbuhkan inovasi teknologi produk olahan hasil perikanan terutama untuk produk-produk yang tidak memiliki nilai ekonomis sehingga mempunyai nilai tambah.Kata kunci : Strategi Peningkatan Konsumsi Ikan.
Strategi Pengelolaan Terpadu Waduk sebagai Kawasan Agrohidroekowisata Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan Kartana, Tri Jaka; Apriyani, Dewi; Kurniawan, Budi
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.015 KB)

Abstract

Pemanfaatan lahan kawasan DTA waduk cacaban sebagian besar tidak sesuai dengan peruntukannya, bahkan digunakan untuk pertanian semusim dan kegiatan masyarakat lainnya. Kondisi tersebut menyebabkan keruhnya kondisi perairan yang pada akhirnya menambah sedimentasi di dasar waduk. Pemanfaatn lahan sebagai kawasan lindung dan daerah penyangga di DTA untuk usaha pertanian semusim mengakibatkan dimusim hujan erosi yang terjadi lebih besar dari erosi yang ditoleransi sehingga berakibat butiran tanah masuk ke perairan mempertebal sedimentasi didasar waduk. Fungsi waduk cacaban sebagai penyedia air untuk pertanian teknis tidak maksimal karena volume berkurang dan penurunan kualitas air. Pemanfaatan lahan di kawasan waduk cacaban untuk bidang perkebunan banyak kegiatan masyarakat yang dapat menyebabkan kekeruhan perairan waduk, sehingga akan menambah sedimentasi waduk cacaban. Pemamfatan lahan sebagai perumahan di sekitar waduk dapat menyebabkan berkurangnya kualitas air waduk. Alih fungsi lahan yang tidak sesuai dengan peruntukkannya dapat menyebabkan menurunnya kualitas fungsi waduk baik untuk pengairan maupun perikanan. Kegiatan perkebunan yang dapat menyebabkan bertambahnya potensi sedimen perlu adanya peraturan yang jelas, sehingga dapat mengurangi sedimentasi di kawasan waduk.Kata kunci : Pengelolaan Waduk Cacaban, Agrohidroekowisata, Berwawasan lingkungan.
Aspek Keselamatan Kerja Kapal Purse Seine di Tempat Pelelangan Ikan Pelabuhan Kota Tegal Jasman, Thimotius
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.674 KB)

Abstract

Dalam upaya melindungi dan menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan kerja awak kapal perikanan, maka faktor keselamatan operasional kapal perikanan di laut sangatlah penting untuk diprioritaskan, terutama ketersediaan alat keselematan kapal harus tersedia dan kondisinya baik, sehingga bila terjadi kecelakaan kapal alat keselamatan kerja di kapal siap digunakan. Dengan terciptanya keselamatan dan kesehatan kerja dengan baik dan tepat akan memberikan ketenangan dan kegairahan kerja yang dapat menunjang terjadinya pertumbuhan dan perkembangan produksi dan produktivitas kerja bagi anak buah kapal, serta dapat memberikan iklim yang baik dalam menimbulkan stabilitas sosial dilingkungan masyarakat ketenagakerjaan. Nelayan purse seine sudah memahami arti penting peralatan keselamatan kerja namun dari kesiapan alat keselamatan kerja di atas kapal belum memenuhi persyaratan pelayaran kapal. Ketersediaan dan kesiapan alat keselamatan kapal pada armada penangkapan purse seine di TPI Pelabuhan sudah tersedia, namun keberadaanya hanya sebagai pemenuhan persyaratanlaik laut. Alat keselamatan kapal yang digunakan pada kapal purse seine di TPI Pelabuhan Kota Tegal terdiri dari peralatan. navigasi : kompas, GPS, dan radio; keselamatan perorangan : life jacket, life bouy, ban dalam, derigen; peralatan kesehatan (P3K); perlengkapan kerja : kacamata kerja, sarung tangan, sepatu kerja; peralatan kerja : derek, capstan, perkakas, tali-tali dan alat bengkelKey word : Keselamatan Kerja, Kapal Purse Seine, Tempat Pelelangan Ikan Pelabuhan
Pemetaan Degradasi Ekosistem Mangrove dan Abrasi Pantai Berbasis Geographic Information System di Kabupaten Brebes-Jawa Tengah ,, Suyono; ,, Supriharyono; Hendrarto, Boedi; Radjasa, Ocky Karna
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.556 KB)

Abstract

Issu degradasi mangrove dan abrasi pantai secara ekologis, sosial, ekonomis senantiasa aktual . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi vegetasi mangrove dan tingkat abrasi pantai di wilayah Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan teknologi GIS (Geographic Information System) dan inderaja melalui interpretasi dan analisis citra satelit Landsat 7 TM. Penentuan model keeratan hubungan dinamika faktor ekologis dengan degradasi mangrove dan abrasi pantai dilakukan melalui analisis system dinamis dengan bantuan soft ware Power Sim 2.0. Hasil intepretasi data satelit menggunakan metode NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) menunjukan bahwa luasan mangrove di wilayah pantai Kabupaten Brebes tinggal 243.20 hektar tersebar di wilayah pantai Kecamatan Losari 26.56 ha., di Kecamatan Tanjung 5.60 ha., di Kecamatan Bulakamba 35.42 ha., di Kecamatan Wanasari 14.31 ha. dan di Kecamatan Brebes 161.31 ha.. Nilai kerapatan vegetasi mangrove secara total untuk Kecamtan Losari, Tanjung, Bulakamba,Wanasari dan Kecamatan Brebes (Kaliwlingi dan Randusanga Wetan) berturut-turut 10.79 ; 19.46 ; 18.50 ; 13.03 ; 36.43 dan 22.79 individu/ha. dengan kategori berturut-turut : sangat jarang, jarang , jarang, jarang, sedang dan jarang. Di wilayah penelitian dijumpai tiga jenis vegetasi mangrove dalam jumlah layak hitung yakni : Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata , Avicennia marina dimana Rhizophora mucronata memiliki kepadatan paling tinggi (35.73 individu/ha). di Kaliwlingi, Kecamatan Brebes.Degradasi mangrove dan abrasi di wilayah pantai Kabupaten Brebes masing-masing 68 ha./tahun dan 63ha./tahunKata Kunci : Degradasi, mangrove, abrasi, NDVI, Rhizophora
PERANAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ERA GLOBALISASI ., Zulfah
OSEATEK No 05 (2009): November
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.957 KB)

Abstract

Sumber daya manusia dituntut untuk mampu mengatasi segala tantangan dan diharapkan mampu memanfaatkan peluang serta dapat memenuhi tuntutan kebutuhan, khususnya yang ada atau datang dari lingkungan kerjanya. Dengan demikian sumber daya manusia tidak henti-hentinya ditantang untuk lebih mampu mengembangkan potensi yang ada, ditambah upaya lain dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas kemampuan dan sekaligus mendukung produktivitas kerja. Peningkatan kualitas kemampuan profesional sumber daya manusia melalui program pendidikan, latihan dan pengembangan yang disesuaikan dengan perkembangan serta kemajuan ilmu dan teknologi dalam bentuk inovasi yang tidak dapat terlepas dari program perencanaan tenaga kerja, sehingga sumber daya manusia tidak lagi menjadi beban, tetapi merupakan aset yang mampu bekerja secara produktif.   Kata kunci : Produktivitas, inovasi, produktif dan aset
PENGEMBANGAN MEDIA ALTERNATIF PEMBELAJARAN MENTAL ARITMATIKA METODE SEMPOA UNTUK ANAK USIA DASAR MELALUI PERANGKAT LUNAK KOMPUTER Eko Budiraharjo, .
OSEATEK No 07 (2010): Oktober
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.015 KB)

Abstract

Ilmu berhitung (arithmetic) yang terdiri dari empat azaz yaitu ?tambah, kurang, kali dan bagi? (+,-, x dan :) sudah lama sekali kita kenal sejak sekolah di bangku SD. Kalau orang Jawa pada jaman dahulu ilmu berhitung ini sangat keren disebutnya dengan nama ?ping poro lan sudo? (mengucapkannya sambil menggerakkan lengan dan jari tangan mengepal seperti sebuah gerakan jurus pencak silat). Sebagai sebuah ilmu pengetahuan, maka keberadaan ilmu berhitung terus berkembang hingga kini. Bahkan perkembangannya di Indonesia sendiri tidak lepas dari ditemukannya metode-metode terbaru yang datangnya dari luar negeri. Dalam hal ini adalah dengan ditemukannya metode Sempoa dari negeri Cina dan lantas dikembangkan lebih lanjut oleh Jepang. Di Indonesia, pembelajaran sempoa masih terpusat pada tempat-tempat kursus dengan biaya yang relatif mahal. Tujuan daripada pengembangan ini adalah untuk menciptakan media alternatif pembelajaran mental aritmatika metode sempoa untuk anak-anak usia dasar melalui perangkat lunak komputer. Dengan inti persoalan yaitu bagaimana mengembangkan media pembelajaran sempoa yang baik pada sebuah perangkat lunak komputer dengan materi yang menarik tetapi tidak membosankan. Perangkat lunak ini menggunakan penjejakan yang telah disesuaikan dengan susunan materi pembelajaran dan diimplementasikan pada perangkat lunak melalui proses pengolahan gambar (grafik) dan animasi dengan pengaturan garis waktu (timeline) dalam ActionScript perangkat lunak Macromedia Flash 8.0. Proses uji coba dilakukan kepada 30 orang siswa melalui proses jajak pendapat, pembelajaran dan latihan soal. Hasil uji coba menunjukkan bahwa 80,33% dari jumlah responden dapat memahami materi yang diberikan dan dapat menyelesaikan soal latihan yang diberikan dengan cukup baik. Selain itu juga berdasarkan skor angket pada aspek desain pembelajaran bahwa responden yang menjawab sangat baik sebanyak 23%, baik 60% dan cukup 17% , dari semua responden menyatakan ketertarikannya untuk menggunakan media ini sebagai sarana pembelajaran alternatif. Kesimpulan akhir yang diperoleh adalah bahwa media perangkat lunak dapat dijadikan sebagai media alternatif pembelajaran sempoa. Selain itu juga dapat memberikan manfaat berupa penghematan biaya dan waktu pembelajaran.   Kata Kunci : Timeline, Action Script