cover
Contact Name
Tri Yulianti
Contact Email
jts@uajy.ac.id
Phone
+62274-487711
Journal Mail Official
jts@uajy.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jl.Babarsari No.44 Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 1411660X     EISSN : 25492918     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil adalah wadah informasi bidang Teknik Sipil berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali Oktober tahun 2000. Frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober. (ISSN 1411-660X).
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 18 No. 2 (2025)" : 8 Documents clear
STUDI DAMPAK SEMI-RIGID DIAPHRAGM TERHADAP GAYA TARIK PADA REENTRANT CORNER Hendrawan, Ricardo; Soegiarso, Roesdiman; Prabowo, Andy
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.9102

Abstract

Struktur bangunan idealnya memiliki bentuk yang beraturan (regular). Namun, sering kali bangunan didesain dengan bentuk yang tidak beraturan (irregular). Terdapat banyak bangunan dengan peruntukan sebagai hotel dan apartemen yang memiliki denah berbentuk huruf L. Pada bangunan yang memiliki denah berbentuk huruf L akan cenderung terdapat daerah reentrant corner. Lokasi reentrant corner merupakan indikasi adanya tegangan yang terkonstrasi pada pelat lantai struktur tersebut. Dalam pemodelan analisis struktur, diafragma dapat diasumsikan sebagai diafragma kaku (rigid diaphragm), dan diafragma semi-kaku (semi-rigid diaphragm). Pada pemodelan semi-rigid diaphragm, pelat lantai dapat berdeformasi kearah bidangnya. Oleh karena itu, pemodelan dengan semi-rigid diaphragm akan memberikan nilai tegangan pada pelat lantai. Nilai tegangan pada daerah reentrant corner berkaitan langsung dengan resutan gaya tarik yang terjadi. Kenaikan gaya tarik dapat menyebabkan kerusakan lokal pada daerah reentrant corner, sehingga diperlukan tulangan tarik tambahan. Konsentrasi tegangan pada reentrant corner juga dipengaruhi penempatan posisi dinding geser dan perbandingan panjang sayap atas dan sayap bawah. Dari hasil analisis, terjadi kenaikan resultan gaya tarik pada daerah reentrant corner seiring bertambahnya perbandingan panjang sayap dan penambahan shear wall pada bagian sayap bawah. Kenaikan tegangan menyebabkan kebutuhan tulangan tarik tambahan pada pelat di daerah reentrant corner. Tegangan dan gaya pada pelat lantai bernilai nol pada model dengan klasifikasi diafragma kaku (rigid).
PENGARUH NANO SIO2 TERHADAP KINERJA CAMPURAN ASPAL PORUS MENGGUNAKAN MATERIAL LOKAL Falderika; Muhammad Naufal Abduraup
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.9852

Abstract

Perkerasan aspal porus adalah teknologi perkerasan yang memiliki rongga besar, sehingga memiliki stabilitas yang rendah. Penelitian ini memanfaatkan campuran aspal porus dengan aspal Pen 60/70 serta penambahan Nano SIO2 sebagai filler, Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan Nano SIO2 sebagai bahan filler terhadap kinerja aspal porus, menggunakan agregat lokal. Kinerja campuran diukur berdasarkan hasil pengujian Marshall, Cantabro Loss dan Asphalt Drain Down. Dari hasil pengujian Marshall Nilai stabilitas tertinggi yaitu sebesar 691,3 kg pada variasi campuran 4% Nano SIO2. Nilai VIM menurun pada setiap variasi penambahan Nano SiO2. Nilai Flow meningkat pada penambahan 2% Nano SiO2, namun menurun kembali pada variasi 4%. Cantabro Loss meningkat seiring dengan penambahan Nano SiO2, sementara Asphalt Drain Down menurun setelah penambahan Nano SiO2. Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa Penambahan Nano SIO2 berpengaruh pada campuran aspal porus, di mana peningkatan jumlah persentase Nano SIO2 mampu meningkatkan stabilitas aspal porus.
RISIKO PENGELOLA MALL DALAM MENGHADAPI TENANT PADA MALL XYZ DI YOGYAKARTA Putranindra, Raphael; Latanza, Jocelyn; Dewayani Putri, Sinta; Setiawan, Harijanto
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.10447

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan kota wisata yang memiliki banyak potensi ekonomi melalui seni, budaya, jasa, barang, dan hiburan. Salah satu sektor yang berkembang adalah pusat perbelanjaan seperti mall, yang memainkan peran penting dalam menarik pengunjung lokal maupun internasional. Mall XYZ di Yogyakarta menjadi objek penelitian ini, dengan fokus pada pengelolaan tenant sebagai sumber pendapatan utama sekaligus daya tarik pengunjung. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko yang dihadapi dalam manajemen tenant serta strategi yang diterapkan untuk mengatasinya. Tenant tidak hanya berfungsi sebagai penyewa properti, tetapi juga sebagai elemen strategis yang menentukan keberhasilan mall melalui layanan, produk, dan pengalaman yang ditawarkan kepada konsumen. Melalui penelitian, didapatkan bahwa tantangan utama dalam manajemen tenant meliputi kontrak sewa yang tidak jelas, komunikasi yang kurang efektif, serta kompetisi antar tenant. Strategi yang diterapkan mencakup pengelolaan berbasis teknologi digital, seperti sistem pelaporan kerusakan dan pembayaran sewa online, serta komunikasi intensif melalui pertemuan rutin antara manajemen mall dan tenant. Kerja sama yang baik antara kedua pihak juga mendorong penyelenggaraan event menarik yang meningkatkan trafik pengunjung. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan tenant yang efektif untuk mempertahankan daya tarik mall, meningkatkan jumlah pengunjung, dan menjaga stabilitas pendapatan. Studi ini memberikan wawasan strategis bagi manajemen mall dalam mengelola hubungan tenant secara optimal untuk menghadapi tantangan dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang. Hasil penelitian mendapatkan bahwa mall adalah fasilitator dan tenant sebagai klien utama.
EFEKTIVITAS SOIL STABILIZER TERHADAP BETON YANG MENGGUNAKAN PASIR DENGAN KANDUNGAN LEMPUNG TINGGI Anshafa, Hakan Malika; Ashar Saputra; Suprapto Siswosukarto
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.10727

Abstract

Indonesia terletak di daerah rawan gempa sehingga kuat tekan beton untuk struktur tahan gempa harus terpenuhi. Namun, material pasir lokal terkadang memiliki kandungan lumpur tinggi yang menyebabkan penurunan kuat tekan beton sehingga harus menambah biaya untuk mendatangkan pasir dari lokasi lain. Saat ini sudah ditemukan bahan soil stabilizer yang digunakan untuk meningkatkan kuat dukung tanah dengan membentuk mineral gibbsite dan ettringite. Akan tetapi, efektivitasnya terhadap kekuatan beton dengan pasir berlumpur belum diketahui. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh soil stabilizer dalam memperbaiki kuat tekan beton yang menggunakan pasir berlumpur. Lumpur sebagai zat pengganggu yang digunakan adalah lempung dengan kadar 10%, 20%, dan 30% serta soil stabilizer sebesar 0 kg/m3, 1 kg/m3, dan 1,5 kg/m3 untuk setiap kadar lempung. Tiap variasi diuji kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari. Rancangan mix design dibuat sama untuk semua variasi. Hasil penelitian menunjukkan soil stabilizer belum bekerja efektif pada umur 7 dan 14 hari pada kadar lempung 20% dan 30%. Pada umur 28 hari, penambahan soil stabilizer meningkatkan kuat tekan pada semua kadar lempung. Pada kandungan lempung 10%, kuat tekan maksimal didapatkan pada penambahan soil stabilizer 1,5 kg/m3 sebesar 23,25 MPa dengan kenaikan 9% dibandingkan tanpa soil stabilizer. Untuk kadar lempung 20%, didapatkan kuat tekan maksimal 15,57 MPa dengan kenaikan 9% pada penambahan soil stabilizer 1 kg/m3. Sementara untuk kadar lempung 30%, kuat tekan tertinggi sebesar 12,10 MPa dengan kenaikan 12% pada penambahan soil stabilizer 1,5 kg/m3.
STUDI KASUS IMPLEMENTASI SNI ISO 37001:2016 DALAM PENCEGAHAN KORUPSI PADA LINGKUNGAN PT. ADHI PERSADA GEDUNG Hermawan; Wishnu Aziz Syahfanil
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.10912

Abstract

Studi kasus ini mengkaji penerapan SNI ISO 37001:2016 dalam mencegah korupsi di lingkungan gedung PT. Adhi Persada. Karena korupsi masih menjadi tantangan yang signifikan di berbagai sektor, studi ini berfokus pada efektivitas Sistem Manajemen Antisuap (ABMS) yang diperkenalkan oleh SNI ISO 37001:2016 dalam mengurangi risiko yang terkait dengan suap dan korupsi. Penelitian ini mengeksplorasi tahapan penerapan, termasuk penetapan kebijakan, prosedur, dan pengendalian internal, serta komitmen untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan keabsahan data, dengan menganalisis data yang dikumpulkan dari wawancara dengan pemangku kepentingan utama, tinjauan dokumen, dan laporan organisasi, Temuan utama menyoroti peran komitmen kepemimpinan, pelatihan staf, dan pemantauan berkelanjutan dalam menjaga integritas sistem. Selain itu, studi ini memberikan wawasan tentang integrasi ABMS dengan kerangka tata kelola perusahaan yang ada, yang menekankan perlunya upaya berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas langkah-langkah antikorupsi. Penelitian ini diakhiri dengan rekomendasi perbaikan mekanisme pemantauan, pelibatan pemangku kepentingan, dan evaluasi berkala untuk memperkuat budaya antikorupsi di dalam perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih luas tentang implikasi praktis dan manfaat SNI ISO 37001:2016 dalam membina lingkungan perusahaan yang bebas korupsi.
PENGARUH RCA PADA BETON DENGAN PENINGKATAN MUTU RCA OLEH BAHAN POZZOLAN Yudi, Ahmad; Sinta Aprilia, Ayu; Budi Ribowo, Anggarani; P, Kirtinanda; Puja Kusuma, Alfajar; Azhami, Sultan Aziz; Parulian Tambunan, Yoel
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.12356

Abstract

Kebutuhan beton yang terus meningkat mendorong pencarian alternatif material konstruksi yang lebih berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan recycled concrete aggregate (RCA) sebagai subtitusi sebagian agregat kasar alami. Namun, karakteristik RCA seperti adanya residu pasta semen dan porisitas yang relatif tinggi dapat menurunkan kinerjanya dalam campuran beton. Oleh karena itu penelitian ini menerapkan treatment menggunakan bahan pozzolan untuk meningkatkan kualitas RCA sebelum digunakan. Penelitian ini membandingkan sifat fisik RCA yang telah dan belum mengalami treatment, serta mengevaluasi pengaruh subtitusi RCA terhadap kuat tekan beton. Peningkatanm mutu RCA dilakukan melalui perendaman dalam campuran bahan pozzolan (nano silica, silica fume dan fly ash) serta semen Portland selama 3,4, dan 5 jam. RCA hasil treatment kemudian digunakan sebagai subtitusi sebagian agregat kasar dengan variasi 25%, 50%, dan 75% dari total berat agregat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RCA treatment selama 4 jam memberikan performa terbaik. RCA yang telah melalui treatment memiliki berat jenis lebih tinggi, penyerapan air lebih rendah, dan keausan lebih kecil dibandingkan RCA non treatment. Pada umur 28 hari, beton dengan subtitusi 25% RCA hasil treatment menunjukkan kuat tekan tertinggi, yaitu 24,83 MPa (nano silica), 24,19 MPa (silica fume), dan 23,55 MPa (fly ash), dibandingkan RCA non treatment yang hanya mencapai 23,17 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa treatment RCA menggunakan bahan pozzolan efektif dalam meningkatkan mutu agregat daur ulang dan kuat tekan beton, sehingga berpotensi digunakan sebagai material struktural yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
PENGARUH VARIASI POLA PARKIR TERHADAP KINERJA ARUS LALU LINTAS JALAN DIPONEGORO AMBON WAAS, RICHRISNA; Matitaputty, Vemara; Ranlele, Stephanus; Elizaberth, Jenifer
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.13192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan pengaruh penataan pola parkir terhadap kinerja lalu lintas di Ruas Jalan Diponegoro, Kota Ambon, serta merekomendasikan manajemen parkir yang tepat. Ruas jalan ini merupakan kawasan pusat kegiatan (perkantoran dan perdagangan) dengan status Jalan Nasional, yang mengalami peningkatan volume kendaraan dan perubahan kebijakan pola parkir dari paralel (0∘) menjadi serong (45∘). Metode analisis yang digunakan meliputi perhitungan Karakteristik Parkir (Akumulasi, Turnover, dan Indeks Parkir), analisis Kinerja Lalu Lintas (Kapasitas, Derajat Kejenuhan/DK, dan Level of Service/LOS) berdasarkan PKJI 2014, serta analisis persepsi masyarakat menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Hasil penelitian menunjukkan 1) Karakteristik Parkir: Aktivitas parkir didominasi oleh sepeda motor dengan Turnover (TO) yang tinggi (14,25 kali/hari) dan Indeks Parkir yang mencapai kondisi Overload (112,5%) pada jam puncak. 2) Persepsi Masyarakat: Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap penataan parkir secara keseluruhan berada pada kategori “Baik” dengan nilai 78,43. Masyarakat menyadari adanya gangguan akibat parkir liar dan penyempitan ruang lalu lintas, dan menyarankan perlunya penyediaan kantong parkir khusus (off-street). 3) Pengaruh Pola Parkir terhadap Kinerja Lalu Lintas: Pola parkir 0∘ (Sejajar) menghasilkan Derajat Kejenuhan (DK) maksimum 0,53, menjaga Level of Service (LOS) pada kategori C yang stabil. Pola parkir 45∘ (Serong) menyebabkan penurunan Kapasitas Jalan secara signifikan (sekitar 20-25%) dan meningkatkan DK maksimum hingga 0,69. Nilai ini membawa kinerja jalan sangat rentan terhadap kemacetan, mendekati ambang batas LOS D (arus tidak stabil). Kesimpulan dan Rekomendasi: Pola parkir 45∘ memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kelancaran lalu lintas. Oleh karena itu, manajemen parkir yang direkomendasikan adalah mempertahankan atau kembali menerapkan Pola Parkir 0∘ (Sejajar) sebagai standar di badan Jalan Diponegoro untuk menjamin DK tetap di bawah 0,55. Selain itu, disarankan implementasi tarif parkir progresif dan pengembangan fasilitas parkir di luar badan jalan (off-street parking) untuk mengendalikan permintaan parkir dan mencegah penurunan Level of Service jalan. Kata Kunci: Parkir 0∘, Parkir 45∘, Derajat Kejenuhan, Level of Service (LOS), Manajemen Parkir, Jalan Diponegoro Ambon.
ANALISIS POSISI DINDING GESER TERHADAP KEKAKUAN DAN KETAHANAN STRUKTUR BANGUNAN 4 LANTAI Nitia, Nitia Indah Pertiwi; Purwandito , Meilandy; Purwandito , Irwansyah
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.13733

Abstract

Dinding geser merupakan slab beton bertulang yang dipasangkan sebagai salah satu komponen struktur bangunan dalam posisi vertikal dan berfungsi untuk meningkatkan kekakuan pada struktur bangunan. Penelitian ini menganalisis simpangan antar lantai pada pengaruh letak posisi dinding geser untuk menentukan posisi dinding geser yang paling optimal dalam menahan gaya yang terjadi dan melakukan perencanaan perhitungan penulangan dinding geser. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah membuat permodelan struktur menggunakan software ETABS, analisis variasi posisi dinding geser tipe I jenis frame walls, analisis variasi posisi dinding geser tipe II jenis kombinasi, dan evaluasi hasil perhitungan. Simpangan terbesar yaitu pada dinding geser tipe I arah-x 38,218 mm dan simpangan terkecil yaitu arah-y 10,212 mm. Analisis drift ratio menunjukkan bahwa struktur dinding geser tipe I lebih lentur dengan nilai tertinggi 1,0 % pada arah-x daripada struktur dinding geser tipe II dengan nilai terendah 0,3 % pada arah-x dan arah-y. Perhitungan perencanaan penulangan dinding geser diperoleh nilai ketebalan dinding geser sebesar 20 cm untuk ukuran panjang dinding geser 2,5 meter dan 30 cm untuk ukuran panjang dinding geser 3 meter. Tulangan dalam perencanaan menggunakan tulangan web (badan) pada arah horizontal digunakan tulangan D16-100 serta untuk arah vertikal menggunakan tulangan 2 lapis tulangan D22-100.

Page 1 of 1 | Total Record : 8