cover
Contact Name
Tri Yulianti
Contact Email
jts@uajy.ac.id
Phone
+62274-487711
Journal Mail Official
jts@uajy.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jl.Babarsari No.44 Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 1411660X     EISSN : 25492918     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil adalah wadah informasi bidang Teknik Sipil berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali Oktober tahun 2000. Frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober. (ISSN 1411-660X).
Articles 406 Documents
EVALUASI TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN ASET DI KOTA PEMATANGSIANTAR M Sianturi, Novdin
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.127 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i3.881

Abstract

Abstrak: Pengelolaan sampah di Kota Pematangsiantar masih bertumpu pada pendekatan akhir (kumpul-angkut-buang), dengan tingkat pelayanan yang rendah, sehingga untuk meningkatkan pelayanan sampah, perlu dilakukan pemilahan di tempat penampungan sementara (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem pengelolaan sampah dengan melakukan pemilihan di TPS dapat meningkatkan pelayanan aset persampahan sampai tahun  2015 secara teknis operasional dan dari aspek keuangan. Analisa teknis operasional aset pengelolaan sampah mulai dari pewadahan, pengumpulan dan pengangkutan sedangkan analisa keuangan dan analisa kelayakan menggunakan Net Present Value, Internal Rate of Return, Benefit/Cost Ratio, dan Payback Period. Dari hasil analisa tersebut diperoleh suatu sistem pengelolaan sampah dengan pemilihan di TPS berdasarkan zona pelayanan dengan skala prioritas secara bertahap daritahun 2013-2017, dapat meningkatkan cakupan pelayanan sampah eksisting rata-rata 6,69 %, cakupan pelayanan TPS eksisting rata-rata 8,29 %, dan cakupan pelayanan truk pengangkut sampah eksisting rata-rata 12,03 %. Investasinya layak, diperoleh Net Cashflow pada tahun 2020 sebesar Rp 1.720.242.284,-, NPV suku bunga 15 % bernilai positif, IRR > MARR 15 %,  B/C Ratio > 1, dan PP 4,7 tahun, lebih pendek dari periode investasi 10 tahun. Dari Metode penelitian ini maka pengumpulan data, observasi lapangan dan pengukuran contoh timbulan sampah dengan sampel 4 TPS perumahan yang terlayani pengangkutan.
POTENSI BATU BAUKSIT PULAU BINTAN SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA BETON Lianasari, Angelina Eva
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.104 KB) | DOI: 10.24002/jts.v12i3.623

Abstract

Ketidaktersediaan bahan bangunan pembentuk beton sering kali menjadi kendala dalam pelaksanaan pembangunan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dicari langkah-langkah penyelesaian yang dapat diambil dengan menggunakan potensi sumber daya alam yang tersedia di lokasi proyek pembangunan. Pulau Bintan dan sekitarnya, terdapat sumber alam batu bauksit yang tidak layak tambang dengan jumlah yang sangat besar, padahal bahan susun beton berupa kerikil alam (batu kali) yang sesuai persyaratan SNI tidak mudah diperoleh. Akibatnya potensi banyaknya batuan bauksit tidak layak pakai sebagai bahan pembentuk aluminium perlu diteliti kelayakannya sebagai material pengganti agregat kasar kerikil alam (batu kali).  Penelitian menggunakan metoda eksperimen dengan benda uji dibuat berbentuk silinder dengan diameter ±150 mm dan tinggi ±300 mm dengan variasi fas 0,40; 0,45 dan 0,50 yang  diuji kuat tekan dan modulus elastisitasnya pada saat usia beton 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan optimum yang dapat dicapai beton dengan agregat kasar batu bauksit sebesar 30,24 MPa (untuk fas 0,4) dan modulus elastisitas 19759,52 MPa. Hasil penelitian juga menunjukkan sifat batu bauksit memiliki daya serap tinggi terhadap air mengakibatkan nilai slump yang lebih rendah dibandingkan beton normal namun masih memenuhi persyaratan SNI sehingga dalam pengerjaan beton segar tidak menyulitkan.
ANALISIS PERSEPSI PENUMPANG TERHADAP KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN LAUT PELABUHAN REGIONAL SANANA KAB.KEPULAUAN SULA PROP. MALUKU UTARA Benidiktus Susanto, Budiman Soamole
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.989 KB) | DOI: 10.24002/jts.v12i4.632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahui kualitas pelayanan angkutan laut berdasarkan persepsi pengguna jasa. Kualitas pelayanan yang dinilai adalah pelayanan Pelabuhan Regional Sanana dan pelayanan kapal penumpang KM. Intim Teratai, KM. Theodora, dan KM. Bunda Maria. Analisis dilakukan dengan menghitung Importance Performance Analysis (IPA) dan CustomerSatisfaction Index (CSI). Hasil penelitian diperoleh nilai indeks kepuasan rata-rata pengguna jasa Pelabuhan Regional Sanana terhadap 8 (delapan) faktor pelayanan sebesar 54,74 persenmasuk kriteria cukup puas. Faktor fasilitas pendukung di ruang tunggu pelabuhan dan faktor informasi jadwal kapal masuk kriteria kurang puas dan menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan kinerjanya. Indeks kepuasan rata-rata penumpang kapal KM. Intim Teratai sebesar 53,98 persen masuk kriteria cukup puas, kapal KM. Theodora sebesar 55,10 persen masuk kriteria cukup puas, dan kapal KM. Bunda Maria sebesar 67,10 persen masuk kriteria puas. Faktor jaminan mendapat tempat tidur di kapal, faktor keamanan barang bagasi, dan faktor waktu tiba berangkat kapal masuk kriteria kurang puas dan menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan kinerjanya.
PENGGUNAAN PVC SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA BETON ASPAL Linggo, JF. Soandrijanie; Kurniawan, Julius Yoga
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.151 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i3.875

Abstract

Abstrak: Penggunaan bahan tambah  pada campuran beton aspal untuk pembuat lapis perkerasan lentur yang kuat, aman, nyaman, dan menghasilkan lapis perkerasan yang memenuhi persyaratan-persyaratan spesifikasi tidak akan pernah berhenti.  Berbagai penelitian terus dilakukan untuk memenuhi tuntutan tersebut.Penggunaan PVC berupa pipa air sebagai bahan tambah pada beton aspal diharapkan dapat memperbaiki kinerja lapis perkerasan. Dalam penelitian ini dibuat campuran dengan penambahan PVC 0%, 2%, 3%, 4%, 8%, dan 12%. Kadar aspal yang digunakan pada masing-masing variasi 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7%. Masing-masing variasi campuran dibuat duplo.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan PVC yang berasal dari pipa air sebagai bahan tambah pada beton menyebabkan nilai density tidak beraturan,menurunkan nilai Void Fill With Asphalt (VFWA), nilai stabilitas, nilai Marshall Quotient (QM) dan  menaikkan nilai Void In The Mix (VITM) dan flow. Kadar aspal optimum diperoleh pada campuran dengan variasi 5,5% aspal dengan 4% PVC dan 6% aspal dengan 4% dan 8% PVC.
KEAMANAN UTILITAS TIANG JALAN RAYA Y. Hendra Suryadharma, Yohannes Lulie
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.833 KB) | DOI: 10.24002/jts.v12i1.618

Abstract

Akhir-akhir ini, suatu tabrakan dengan tiang utilitas menjadi kejadian sangat berbahaya dalam suatu tabrakab yang mematikan. Paper ini mendiskusikan penangan yang representatif untuk menangani tiang utilitas pada daerah tabrakan tinggi. Lokasi penelitian di Persimpangan Mirota Universitas Gajahmada. Hasil Studi menginformasikan bahwa pada simpangan lengan utara, tiang utilitas berada pada manfaat jalan. Pada setiap lengan simpang, Seluruh tiang-tiang utilitas tidak mempunyai bandalan pelindung untuk melindungi tiang-tiang utilitas dari tabrakan. Analisis dari ketiga skenario bahwa tiang-tiang utilitas sangat berbahaya bagi banyak pengemudi. Perlu memindahkan tiang-tiang utilitas dari manfaat jalan ke sisi jalan dan melindungi tiang-ting utilitas dengan cluster crash cushion atau pole guardrail.
ASESMEN TERHADAP BERAT BATU LAPIS PELINDUNG PEMECAH GELOMBANG DI PELABUHAN LOGENDING, PLTU ADIPALA DAN CIKIDANG Widiyanto, Wahyu
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.658 KB) | DOI: 10.24002/jts.v12i4.637

Abstract

Berat batu pada lapis pelindung merupakan faktor utama stabilitas  suatu pemecah gelombang. Untuk jenis yang sama dari suatu batu pelindung, semakin berat sebuah batu semakin tinggi gelombang yang dapat ditahan. Pada suatu wilayah berdekatan yang memiliki karakteristik gelombang yang serupa maka logis jika berat batu pelindung relatif sama. Namun pada kenyataannya berat batu dapat sangat berbeda seperti dapat dilihat pada kasus tiga pelabuhan di Pantai Selatan Jawa yaitu Pelabuhan Logending Kebumen, Pelabuhan PLTU Adipala Cilacap dan Pelabuhan Cikidang Pangandaran. Berat batu lapis pelindung bagian ujung/kepala pemecah gelombang pada ketiga pelabuhan tersebut berturut-turut adalah 2,1 ton, 25 ton dan 1,3 ton. Oleh karena itu penting jika dilakukan asesmen terhadap berat batu untuk mengetahui tinggi gelombang rencana yang dipilih oleh perencana yang selanjutnya berguna untuk keperluan kegiatan setelah pembangunan yaitu pemeliharaan. Analisis untuk memberikan asesmen dilakukan terhadap ketiga pemecah gelombang tersebut di atas. Dengan menerapkan Rumus Hudson dapat diperoleh hasil analisis yang menunjukkan bahwa tinggi gelombang rencana yang dipakai pada pelabuhan Logending, Pelabuhan PLTU Adipala, dan Pelabuhan Cikidang berturut-turut adalah 2,8 meter, 6,4 meter dan 2,6 meter. Pemecah gelombang Pelabuhan PLTU Adipala nampaknya menggunakan gelombang rencana yang lebih tinggi daripada gelombang signifikan (Hs) yang biasa dipakai dalam Rumus Hudson.
STUDI EFEKTIVITAS PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH SECARA TRADISIONAL DAN ELEKTRONIK Tanesia, Randy Kristovandy
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.008 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i2.648

Abstract

Selama ini pengadaan barang dan jasa dilakukan dengan dua cara yaitu secara online dan secara tradisional dimana cara tradisional ini menggunakan fax dan telepon sebagai medianya. Dua cara ini tidak berjalan baik karena dinilai memiliki beberapa kelemahan yang dapat merugikan perusahaan seperti kurangnya akuratnya laporan mengenai stok produk, distribusi pengiriman produk serta penjadwalan pengiriman produk, tidak efektifnya pekerjaan karena menggunakan media yang berbeda - beda, serta kurangnya transparansi. Dalam usaha untuk menutup kelemahan - kelemahan  dan  kesulitan dalam proses pengadaan barang/jasa dan untuk menciptakan pengadaan barang/jasa yang transparan dan bersih perlu dimanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam integrasi proses pengadaan barang/jasa tersebut, salah satunya adalah  E-Procurement.Sehingga pada penelitian ini penulis bertujuan untuk membedakan efektivitas pengadaan barang dan jasa secara tradisional dan secara elektronik dari aspek biaya, waktu dan kepuasan serta mengidentifikasi efektivitas pengadaan pemerintah secara elektronik dalam mengeliminir modus yang dapat menghadang perkembangan penggunaan anggaran pemerintahan.Dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa bila ditinjau dari aspek biaya, waktu dan kepuasan tidak ada hubungan antara pengadaan barang dan jasa secara tradisional dan secara elektronik dan adanya perbedaan antara pengadaan barang dan jasa secara tradisional dan secara elektronik. Dan dapat disimpulkan bahwa efektivitas pengadaan barang dan jasa secara elektronik memiliki tingkat efektivitas sedang dalam mengeliminir modus yang dapat menghadang perkembangan penggunaan anggaran pemerintah.
POLA PENGOPERASIAN PINTU PEMBILAS TERHADAP LAJU SEDIMENTASI TAHUNAN PADA BENDUNG SEI TIBUN, KABUPATEN KAMPAR, PROVINSI RIAU Rio Saputra, Imam Suprayogi Trimaijon, Nurdin
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.669 KB) | DOI: 10.24002/jts.v12i2.613

Abstract

Tujuan penelitian adalah menetapkan pola pengoperasian pintu pembilas terhadap laju sedimentasi tahunan pada Bendung Sei Tibun, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Permasalahan ini muncul akibat belum adanya manual operasional pintu pembilas di bendung. Hal ini menyebabkan juru ukur bendung kesulitan dalam menentukan waktu pembilasan sedimen dan tinggi bukaan pintunya. Kondisi di lapangan menunjukkan juru ukur Bendung Sei Tibun harus melakukan pengerukan sedimen di saluran irigasi. Kondisi tersebut seharusnya dapat teratasi apabila dilakukan  pembilasan sedimen secara rutin dan berkala. Metode pendekatan yang dilakukan untuk mendiskripsikan pola pengoperasikan pintu pembilas akibat pengaruh laju sedimentasi dalam meninjau aspek hidrolika adalah penyajian dalam suatu pemodelan secara fisik berskala 1:1 yang tidak lain adalah bendung itu sendiri. Dalam pemodelan ini keadaan di lapangan didekati dengan bentuk-bentuk idealisasi untuk menyederhanakan prosedur perhitungan. Hasil utama penelitian menunjukkan besarnya laju endapan sedimentasi tahunan yang terjadi di Bendung Sei Tibun yaitu sebesar 13.320,65 m3/tahun. Untuk menjaga agar fungsi layan Bendung Sei Tibun lebih lama, maka diperlukan pembilasan secara rutin dan berkala yaitu minimal setiap 8 bulan sekali dengan tinggi minimum bukaan pintu pembilas yaitu sebesar 31,7 cm untuk pengoperasian satu pintu pembilas selama 6 jam. Sedangkan jika dilakukan pengoperasian dua pintu pembilas dengan durasi pembilasan yang sama, maka tinggi minimum bukaan pintu pembilas yaitu sebesar 15 cm.
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH BEKAS TIMBUNAN SAMPAH ( LANDFILL) Sudjianto, Agus Tugas
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.641 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i4.938

Abstract

Tanah bekas timbunan sampah (landfill) di lokasi eks TPA sampah perkotaan sampai saat ini banyak yang belum dapat digunakan untuk mendirikan bangunan, padahal luasnya cukup representatif untuk memacu pembangunan khusunya sektor perekonomian  suatu wilayah. Landfill ini menjadi lahan tidur karena mempunyai sifat yang buruk untuk bangunan yaitu daya dukung yang rendah dan komprebilitas yang tinggi. Guna mengatasi permasalahan tersebut maka diadakan penelitian perbaikkan landfill dengan menggunakan fly ash sebagai bahan stabilisasinya. Sampel landfill diambil dari eks TPA sampah Lhowok Doro, Gadang,  Kota Malang, sedangkan sampel fly ash diambil dari PLTU Paiton, Probolinggo. Komposisi campuran  fly ash sebesar 5%, 10%, 15, dan 20% dari berat kering landfill dengan masa perawatan 7 hari. Alat uji utama digunakan alat tekan bebas dan prosedur uji digunakan standar ASTM (2003). Hasil penelitian memperlihatkan bahan stabilisasi dengan fly ash dapat memperbaiki sifat fisis dan mekanik landfill. Pada sifat fisis : kadar air mengalami penurunan 9,14% dan spesific gravity mengalami peningkatan 0,13 setelah distabilisasi. Sementara pada sifat mekanik, kekuatan landfill menjadi semakin baik sebesar 3.02 kg/cm2.
PERMODELAN KOEFISIEN GELOMBANG TRANSMISI PADA PEMECAH GELOMBANG KANTONG PASIR TIPE TENGGELAM Fatnanta, Ferry
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.844 KB) | DOI: 10.24002/jts.v12i3.629

Abstract

Terdapat beberapa kondisi dan permasalahan pada teknik pantai yang tidak dapat diselesaikan dengan analisa matematika. Salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut dengan penggunaan perumusan empiris. Model fisik merupakan metoda untuk memahami karakter hidrodinamis. Hubungan antara gelombang transmisi dan variabel pengujian dapat dimodelkan secara empiris. Untuk mewujudkan model tersebut diperlukan suatu alat (tool). Sesuai dengan karakter hubungan gelombang transmisi terhadap struktur pemecah gelombang kantong pasir, pada penelitian ini digunakan analisa regresi sebagai tool. Pada pemecah gelombang kantong pasir, nilai Dn50 relatif konstan, sehingga variabel tersebut tidak dapat dijadikan variabel pengujian. maka bentuk dan susunan kantong, lebar puncak, kemiringan susunan dan freeboard merupakan parameter yang dapat dijadikan sebagai variabel pengujian. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ç - 1÷ model  tak  linear  lnæ 1      öè Kt     ømerupakan model  yang cocok untuk  menggambarkan karaktergelombang transmisi pada pemecah gelombang kantong pasir tipe tenggelam.

Page 4 of 41 | Total Record : 406