cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Buana Informatika
ISSN : 20872534     EISSN : 20897642     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 594 Documents
Analisa Manfaat Implementasi Electronic Customs Clearance System (ECCS) di Chevron Indonesia Company Balikpapan dengan Metode Information Economics Bhisma, Ajeng Vrika Nerissa; Rahayu, Flourensia Sapty
Jurnal Buana Informatika Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.063 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v1i2.302

Abstract

 Abstract. Benefit Analysis of Electronic Customs Clearance System (ECCS) Implementation in Chevron Indonesia Company Balikpapan using Information Economics Method. Companies continue invest their money in Information Technology in order to get values for their business. The investments are expected to produce values that worth with the cost spent. Chevron Indonesia Company, a global natural gas and oil  exploration company which one of its subsidiary is in Balikpapan has also been use Information Technology to run their business. One of the applications they have is Electronic Customs Clearance System (ECCS) that automate the export import processes. In this paper we will analyze the benefits of ECCS implementation to the company with financial approach of Information Economics methodology. Keywords: value, benefits, Electronic Customs Clearance System, Information Economics Abstrak. Perusahaan terus menginvestasikan uang mereka dalam Teknologi Informasi dalam rangka untuk mendapatkan nilai untuk bisnis mereka. Investasi diharapkan untuk menghasilkan manfaat yang senilai dengan biaya yang dihabiskan. Chevron Perusahaan Indonesia, gas alam global dan perusahaan minyak eksplorasi yang salah satu anak perusahaan adalah di Balikpapan juga telah menggunakan Informasi Teknologi untuk menjalankan bisnis mereka. Salah satu aplikasi yang mereka miliki adalah Sistem Elektronik Customs Clearance (ECCs) yang mengotomatisasi proses ekspor impor. Dalam tulisan ini kita akan menganalisis manfaat pelaksanaan ECCs kepada perusahaan dengan pendekatan keuangan metodologi Informasi Ekonomi. Kata Kunci: nilai, manfaat, Elektronik Sistem Bea Cukai Clearance, Ekonomi Informasi
Pengenalan Pola Citra Warna Latar Belakang Pada Web E-Commerce Sutrisno, Sutrisno; Utami, Ema
Jurnal Buana Informatika Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v5i1.340

Abstract

Abstract.The development of information technology is very rapid nowdays. One of the large research companies in the Southeast Asia region, MarkPlus Insight, provides an overview of the number of Internet users in Indonesia in 2012 that has reached to 61.08 million people. Pelet, J.E. (2009), who studied the effects of color e-commerce website stated that the colors of e-commerce sites have an impact on purchase intention. This study is to determine the RGB values of each web e-commerce being investigated. Then, it is also to compute the lowest, the highest and the average values of RGB. The analysis shows Pattern Color Image Web E-Commerce on the start screen that has a range of values analyzed as follows: Red: 72-235, Green: 91-234, Blue: 116-236.Keywords: image pattern recognition , color background, web e-commerce. Abstrak.Penelitian ini berlatar belakang pada perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat. Salah satu perusahaan riset terbesar di wilayah Asia Tenggara, MarkPlus Insight, memberikan gambaran tentang jumlah pengguna internet Indonesia pada tahun 2012 mencapai 61,08 juta orang. Dan penelitian Pelet,J.E. (2009), mempelajari efek dari warna e-commerce website menghasilkan warna situs e-commerce berdampak pada maksud pembelian. Penelitian ini untuk mengetahui nilai RGB dari tiap web e-commerce yang diteliti. Kemudian menghitung nilai terendah, nilai tertinggi dan rata-rata nilai RGB. Hasil analisis menunjukkan Pola Citra Warna Web E-Commerce pada tampilan awal yang dianalisa mempunyai rentang nilai sebagai berikut: Red: 72-235, Green: 91-234, Blue: 116-236. Kata Kunci: Pengenalan pola citra, warna latar belakang, web e-commerce.
Analisis High Availability Pada Sistem Berbasis Teknologi Oracle Data Guard (Studi Kasus SIA-SAT UKSW) Hartomo, Kristoko Dwi; P, T. Arie Setiawan; Pratama, Sandy
Jurnal Buana Informatika Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.698 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v1i1.292

Abstract

Abstract. High Availability on Oracle Data Guard-based System (Case Study: SIA-SAT UKSW). SIA-SAT is a subject administration system for UKSW collegian. Database SIA-SAT is backuped by autobackup system, and backup file sent directly to backup server at another building. Until these days, database SIA-SAT system still does not have a secondary database (backup) which can replace main database when failure is happening on main database.Oracle Data Guard System is a technology researched by Oracle to increase availability level on Oracle Database server. Every transaction is saved on main server and duplicated for standby database server. The advantages point of technology is standby database which indirectly becomes a backup server, and standby database can be used for replacing main database.The result of this research is the technology of Oracle Data Guard can increase availability level for a system Oracle Database. This condition can happen because standby database always duplicates data and is ready to replace primary database.Keywords: availability, data guard, database distributionAbstrak. SIA-SAT adalah sebuah sistem administrasi mata kuliah untuk mahasiswa. Basis data SIA-SAT dicadangkan oleh sistem cadang otomatis, dan berkas cadangan tersebut dikirimkan secara langsung ke server cadangan yang terletak di gedung lain. Hingga saat ini, sistem basis data SIA-SAT masih belum memiliki basis data sekunder (cadangan) yang dapat menggantikan basis data utama jika kegagalan terjadi pada basis data utama. Oracle Data Guard System adalah sebuah teknologi yang diteliti oleh Oracle untuk meningkatkan tingkat ketersediaan pada Oracle Database server. Setiap transaksi disimpan pada server utama dan diduplikasi untuk standby database server. Manfaat dari teknologi ini adalah standby database secara tidak langsung menjadi server cadangan, dan standby database dapat digunakan untuk menggantikan basis data utama. Hasil dari penelitian ini adalah teknologi Oracle Data Guard dapat meningkatkan tingkat ketersediaan untuk sistem Oracle Database. Kondisi ini dapat tercapai karena standby database selalu menduplikasi data dan siap untuk menggantikan basis data primer.Kata Kunci: ketersediaan, data guard, distribusi basis data
Sistem Pakar Diagnosa Dampak Penggunaan Softlens Menggunakan Metode Backward Chaining Mukhtar, Nurmala; Samsudin, Samsudin
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.742 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i1.401

Abstract

Softlens adalah sejenis lensa yang dibuat dari bahan yang bersifat “lunak”,yaitu silicon hydrogen. Penggunaan softlens dalam jangka waktu lama dapat berpotensimenyebabkan iritasi mata, mata merah dan infeksi. Untuk itu diperlukan sebuah sistem pakar untuk membantu mendiagnosa dampak penggunaan softlens. Pembangunan sistempakar diagnosa dampak penggunaan softlens ini menggunakan metode backwardchaining atau runut balik. Metode runut balik bekerja dengan cara menentukan penyakityang diderita oleh pengguna softlens kemudian akan dijabarkan sebab-sebab penyakittersebut. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem pakar ini mempermudahpengguna soflens untuk melakukan diagnosa dampak penggunaan softlens berdasarkangejala yang dialami, dan mengetahui cara penanggulangannya.
Pengembangan Single-Account Untuk Berbagai Aplikasi Berbasis Web dan Desktop Memanfaatkan Account Windows Live Anindito, Kusworo
Jurnal Buana Informatika Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v3i2.324

Abstract

Abstract. Along with the increasing number of applications provided for students, a student needs to have different accounts to access each application. The accounts are used to access each specific application from campus or applications provided by another partner, such as Microsoft Live @ edu. As a result, these students have many accounts to access email, courses site, the study plan, resulst of study, etc. This situation often makes students forget their usernames or passwords to access the existing system applications. As a result, the administrator or operator often gets requests to reset passwords from students. This research is conducted in the effort to minimize the number of students who cannot access the information system because they cannot login. A student  only needs to remember one account,  i.e. his/her account of windows live, to be able to access various applications of information system, both on desktop and via web, provided by the campus.Keywords: single-account, desktop, web, live@edu, windows live Abstrak. Seiring dengan bertambahnya aplikasi layanan teknologi informasi yang disediakan bagi mahasiswa, maka seorang mahasiswa harus mengingat berbagai account yang dimiliki untuk mengakses berbagai aplikasi tersebut. Account-account tersebut digunakan untuk mengakses ke masing-masing aplikasi khusus dari perguruan tinggi tersebut ataupun account untuk mengakses aplikasi yang disediakan pihak lain yang menawarkan kerjasama, misalnya Microsoft live@edu. Akibatnya, mahasiswa tersebut memiliki account untuk mengakses email, situs kuliah, pengisian rencana studi, dan sebagainya. Hal ini sering membuat mahasiswa tersebut lupa username atau password salah satu aplikasi yang ada, sehingga tidak bisa mengakses sistem. Akibatnya, administrator/operator mendapatkan permohonan untuk mereset password para mahasiswa yang lupa tersebut. Penelitian ini dilakukan sebagai usaha untuk meminimalkan kemungkinan mahasiswa tidak bisa mengakses sistem informasi karena tidak bisa melakukan login. Mahasiswa cukup mengingat sebuah account, yaitu account windows live, untuk bisa mengakses berbagai layanan sistem informasi, baik desktop maupun web, yang disediakan kampus.Kata Kunci: single-account, desktop, web, live@edu, windows live
Pengembangan Tata Kelola TI Untuk Menunjang Kegiatan Bisnis Pada Universitas (Studi Kasus Universitas Merdeka Madiun) Budiman, Arief
Jurnal Buana Informatika Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.188 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v2i1.304

Abstract

Abstract. Development of IT Governance to Support Business Activities on University (Case Study: Merdeka Madiun University). Currently, the use of information technology (it) has become one of the supporting organization's success, but if your organization does not have good control of it, it will only burden or new problems in the organization. Therefore, we need good governance to overcome the gap between the description of the recommended system with the necessary description for the actual system implementation. And to measure the extent to which IT alignment with business activities and measure the extent to which maturity level an organization can be done by using the COBIT framework. Therefore we need a IT unit for Merdeka Madiun University, and always to check the degree of IT alignment with business activities to add value for more competitive organization.   Keywords: COBIT, Maturity Level, Governance Abstrak. Saat ini pemanfaatan teknologi informasi (TI) telah menjadi salah satu penunjang dalam keberhasilan sebuah organisasi, akan tetapi apabila organisasi tersebut tidak memiliki tata kelola TI yang baik maka TI hanya akan menjadi beban atau masalah baru pada organisasi. Oleh karena itu diperlukan sebuah tata kelola yang baik untuk mengatasi kesenjangan antara deskripsi dari sistem yang direkomendasikan dengan deskripsi yang diperlukan untuk implementasi sistem yang sebenarnya. Dan untuk mengukur sejauh mana keselarasan TI dengan kegiatan bisnis dan mengukur sejauh mana maturity level organisasi dapat dilakukan dengan menggunakan framework COBIT. Berkaitan dengan hal itu maka diperlukan sebuah unit TI di Universitas Merdeka Madiun, dan perlu untuk selalu ditinjau sejauh mana tingkat keselarasan antara TI dengan kegiatan bisnis organisasi untuk menambah nilai kompetitif. Kata Kunci: COBIT, Maturity Level,Tata Kelola
Learning from the Case Studies, How Global Software Development Process is executed in an Agile Method Environment Ferdiana, Ridi; Nugroho, Lukito Edi; Santoso, Paulus Insap; Ashari, Ahmad
Jurnal Buana Informatika Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.91 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v1i2.297

Abstract

Abstrak. Belajar dari Studi Kasus, Bagaimana Proses Pengembangan Perangkat Lunak Global Dieksekusi Pada Lingkungan Metode Agile. Tantangan terbesar dalam Software Development Global (GSD) adalah efisiensi waktu untuk mengembangkan. GSD menyediakan panduan untuk menggunakan proses bersama dengan muka seperti proses metode analisis terpadu atau metode air terjun. Meskipun, itu memberikan manfaat melalui dokumentasi yang komprehensif dan kejelasan, ia memberikan menghambat organisasi yang ingin menggunakan GSD tetapi dalam terburu-buru. Metode Agile mengklaim efisien dan pendekatan yang efektif untuk pengembangan perangkat lunak. Makalah ini laporan tentang bagaimana organisasi menggabungkan proses GSD dengan metode tangkas seperti eXtreme Programming (XP), Scrum, Agile Unified Process (UP Agile), Pengembangan Fitur Driven (FDD), dan Microsoft Solusi Kerangka Agile (MSF Agile). Makalah ini menggunakan studi kasus untuk mendapatkan pengalaman organisasi dan menjelaskan praktek yang berguna untuk organisasi yang ingin menerapkan GSD dengan metode tangkas. Kata Kunci: Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak, Agile, GSD Abstract. The biggest challenge in Global Software Development (GSD) is the efficiency of time to develop. GSD provides a guidance to use the process along with up-front analysis method like unified process or waterfall method. Although, it gives a benefit through comprehensive documentation and its clearness, it gives inhibits the organization which wants use GSD but in a rush. Agile methods claim an efficient and the effective approach to software development. This paper reports on how organizations combine the GSD process with agile methods like eXtreme Programming (XP), Scrum, Agile Unified Process (Agile UP), Feature Driven Development (FDD), and Microsoft Solution Framework Agile (MSF Agile). The paper uses case study to get organization experiences and describe useful practices for the organization that want to implement GSD with an agile method. Keywords: Software Development Lifecycle, Agile, GSD
Analisis dan Perancangan Sistem Pengumpulan Data Bencana Alam Indriasari, Theresia Devi; Anindito, Kusworo; Julianto, Eddy
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.425 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i1.396

Abstract

Tindakan penanganan bencana merupakan tanggung jawab daripemerintah pusat dan pemerintah daerah. Data yang akurat dan cepat pada saatbencana dibutuhkan agar penanggulangan bencana dapat dilakukan dengan cepat,tepat, terkoordinasi dan menyeluruh dengan instansi-instansi pemerintah yangterkait. Teknologi informasi dan komunikasi mempunyai peranan besar dalammembantu proses pengumpulan data yang akurat dan cepat. Penelitian inimengembangkan prototype sistem yang dapat digunakan untuk melakukanpengumpulan data bencana alam melalui piranti mobile. Selanjutnya data yangterkumpul akan disajikan dalam bentuk web dan tertampil pada peta, sehinggamemudahkan instansi terkait dalam memantau kondisi bencana dan korban bencana.Penelitian ini memanfaatkan teknologi SMS-gateway dan layanan berbasis lokasidalam implementasinya.
Perancangan dan Implementasi Sistem Reservasi Foodcourt Berbasis Web dengan Memanfaatkan Koneksi Wifi Christanto, William; Setiawan Prasida, Arie; Fibriani, Charitas
Jurnal Buana Informatika Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v3i1.319

Abstract

Abstract. Reservation is a treaty process in the form of ordering a product of both goods and services. It becomes very important as the modern life demands everything to be fast and easy. It is this factor that encourages strategic use of technology. A reservation system is a web-based reservation system utilizing the foodcourt wifi connection and is a set of server-side Forms Controls to build applications of wireless mobile devices. These controls produce various outputs, namely WML, HTML, or compact HTML. From this research it can be concluded that the wifi connection can be used to design and implement web-based reservation system for ordering in a foodcourt.Keywords: Reservation system, Reservation Mobile. Abstrak. Reservasi adalah sebuah proses perjanjian berupa pemesanan sebuah produk baik barang maupun jasa. Hal ini menjadi sesuatu yang penting mengingat perkembangan jaman yang menuntut serba cepat dan mudah. Faktor inilah yang mendorong terciptanya strategi penggunaan teknologi mobile untuk membuat sistem reservasi foodcourt berbasis web dengan memanfaatkan koneksi wifi. Sistem Reservasi ini merupakan satu set server-side Forms Controls untuk membangun aplikasi perangkat mobile nirkabel. Kontrol ini menghasilkan output yang berbeda, yaitu WML, HTML, atau compact HTML. Penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa koneksi wifi dapat dimanfaatkan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem reservasi foodcourt berbasis web untuk pemesanan menu pada foodcourt.Kata Kunci: Sistem Reservasi, Reservasi Mobile.
Desain dan Simulasi Encoder-Decoder Berbasis Angka Sembilan Untuk Transmisi Informasi Digital Yuhanda, Bobby; Nasaruddin, Nasaruddin; Syahrial, Syahrial
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.217 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i3.438

Abstract

Abstract. The development of information and communication technology is growing rapidly, particularly in the transmission of digital information. The process of transmitting digital information through the communication channel will be interferenced by noise, distortion and multipath fading so that the information is likely to experience an error or incorrect detection at the receiver, which can decrease the system performance. This research proposes the design and simulation of encoder-decoder based on the number nine to transmit digital information reliably and precisely. The goal of this research is to design and simulate the encoder decoder as a scheme of error detection and correction and to reduce bit error rate that occurs during the process of transmitting digital information. The research method uses design and computer simulation where the encoder-decoder is modeled mathematically, design is structured and a computer simulation is developed for the performance of encoder-decoder based on the number nine in the transmission of digital information. The result of this research shows that the proposed encoder-decoder can detect the errors transmission and correct the errors at receiver.Keywords: Digital information, encoder-decoder, coding scheme, and transmission information. Abstrak. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi saat ini sangat pesat, khususnya dalam teknologi transmisi informasi digital. Proses transmisi informasi digital melalui kanal komunikasi akan mendapat gangguan seperti noise, distorsi, interferensi dan multipath fading. Sehingga informasi yang dikirim kemungkinan akan terjadi kesalahan atau salah deteksi pada penerima, yang menyebabkan penurunan kinerja dari sistem. Penelitian ini mengusulkan suatu desain dan simulasi encoder-decoder berbasis angka sembilan untuk transmisi informasi digital, yang mampu bekerja secara handal dan tepat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan mensimulasikan encoder-decoder berbasis angka Sembilan sebagai skema deteksi dan koreksi kesalahan serta mengurangi bit error rate yang terjadi pada saat proses transmisi informasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah perancangan dan simulasi komputer, dimana prosesnya adalah pemodelan secara matematis, perancangan encoder-decoder, pembuatan simulasi kinerja encoder-decoder berbasis angka sembilan untuk transmisi informasi digital. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa encoder-decoder yang diusulkan dapat mendeteksi kesalahan transmisi dan mengoreksi kesalahan pada penerima.Kata Kunci: Informasi digital, encoder-decoder, pengkodean kanal, transmisi informasi.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 01, April 2025 Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 02, Oktober 2025 Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 01, April 2024 Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 02, Oktober 2024 Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 2, Oktober 2023 Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 1, April 2023 Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022 Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 1, April 2022 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol. 11 No. 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol 11, No 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol. 8 No. 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol. 8 No. 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol. 7 No. 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol. 6 No. 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol. 2 No. 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 More Issue