cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Momentum
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
Penerapan listrik tenaga surya sebagai sumber pengereman motor induksi 3 phasa Berlianti, Berlianti
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 21, No 1 (2019): Volume 21 No. 1 Februari 2019
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dynamic breaking is one of the applying method on the three phase induction motor breaking system. An advantage of dynamic breaking system is its simplicity controlling dynamic breaking speed and decreasing mechanical losses. Obviously it was needed direct current power supply for breaking. Lack of the electrical supply can adopt from electrical energy that generated from solar energy. The performance parameter obtained by using contactor to feed the breaking supply on three phase induction motor and controlling breaking current gradually. The value will be breaking current as the function of breaking time; breaking current as the function of  breaking power; breaking current as the function of breaking Torque.From the experiment of dynamic breaking system on 3 phase squierrel cage induction motor, 1 kW, Y connection, 380V, 2.7 A, 50 Hz it was found that the breaking time average from solar panel is 1.6 second at dc voltage level 19 Volt, 1.72 second at 17 Volt, 2.77 second at 15.3 Volt, 3.03 at 14.3 Volt . It is 7.44 second with no breaking system.It describes that the higher the dc voltage level is aplied to the dynamic breaking system, the faster breaking time is achieved The increasing voltage level will cause to increase electric current value of breaking. It sequences to increase the breaking electric power and breaking torque reciprocally.
Analisa Qos (Quality of Service ) Terhadap Layanan Video Streaming Dengan Codec H.265 Pada Jaringan WLAN di Gedung Fasilitas Umum Politeknik Negeri Sriwijaya Hakimah, Puji
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 21, No 1 (2019): Volume 21 No. 1 Februari 2019
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1511.936 KB)

Abstract

Video streaming adalah salah satu layanan aplikasi komunikasi multimedia real time yang memanfaatkan proses streaming dalam pengiriman paket data video. Peper ini mengacu pada parameter kualitas layanan standar ITU-T G.1010 dan melakukan pengujian variasi dengan  bandwidth 256 Kbps, 512 dan 1024 Kbps. Kinerja video streaming menggunakan VLC Media Player dengan Codec H.265. Untuk mendapatkan video yang bagus maka dibutuhkan kualitas layanan yang memadai. QoS (Quality of Service) dapat dipahami sebagai kemampuan jaringan untuk menangani lalu lintas sehingga jaringan dapat mencapai tingkat layanan yang diperlukan. Parameter QoS sendiri adalah delay, packet loss, dan throughput yang digunakan untuk menentukan kualitas layanan. Parameter QoS akan dianalisis menggunakan aplikasi Wireshark. Kata-kata kunci : Codec H.265, Video Streaming, Wireshark, QOS AbstrakVideo streaming is one of the real time multimedia communication application services that utilize the streaming process in the delivery of video data packets. This peper refers to the ITU-T G.1010 standard on service quality parameters and performs testing with 256 Kbps, 512 and 1024 Kbps bandwidth variations. The video streaming performance is using VLC Media Player with Codec H.265. To get a good quality video in need of adequate service quality. QoS (Quality of Service) can be understood as the network's ability to handle traffic so that the network can reach the required level of service. The QoS parameters themselves are delay, packet loss and throughput used to determine the quality of a service. The QoS parameters will be analyzed using the Wireshark app. Keywords— Codec H.265, Video Streaming, Wireshark, QOS
APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ESTIMASI SEBARAN DAERAH POTENSI RESAPAN AIR KOTA PADANG Dwi Marsiska Driptufany; Quinoza Guvil; Syahri Ramadhan
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 21, No 1 (2019): Volume 21 No. 1 Februari 2019
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan pembangunan Kota Padang akan berbanding terbalik dengan berkurangnya daerah resapan air dan menjadi daerah yang kedap air yang membuat air hujan tergenang di permukaan dan terjadi banjir. Perkembangan teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis telah memungkinkan mengkaji pola spasial potensi daerah resapan air dalam cakupan yang luas, termasuk pemetaan potensi daerah resapan air Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi sebaran kawasan resapan air di Kota Padang berdasarkan data parameter-parameter spasial seperti data curah hujan, kemiringan lereng, peta jenis tanah, dan penggunaan lahan yang diperoleh dari data citra landsat 8 OLI/TIRS. Penelitian ini menggunakan metode skoring dan tumpang susun atau overlay menggunakan Sistem Informasi Geografis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kawasan resapan air dengan luasan terbesar di daerah penelitian yaitu seluas 69,79% dari luas wilayah daerah penelitian terdapat pada kondisi resapan baik tersebar di wilayah timur Kota Padang yang merupakan wilayah pegunungan yang mempunyai ketinggian bervariasi dan sangat curam dengan ketinggian 1000 mdpl dan didominasi oleh hutan lebat.  Namun, sebagian besar kawasan resapan air di bagian timur Kota Padang telah kritis, disebabkan penggunaan lahan yang telah mengalami alih fungsi. Daerah potensi resapan air dapat diketahui luasan dan sebarannya dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis yang memungkinkan mengkaji pola spasial potensi daerah resapan air dalam cakupan yang luas dengan parameter-parameter spasial. Kata-kata kunci : resapan air,sistem informasi geografis,penginderaan jauh, spasial
HELM UNTUK MEMBERITAHU KONDISI FISIK PENGENDARA SEPEDA MOTOR SAAT MENGEMUDI BERBASIS MIKROKONTROLER Andi Syofian; Yultrisna Yultrisna
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 21, No 1 (2019): Volume 21 No. 1 Februari 2019
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor telah berlangsung sejak tahun 1986. Salah satu dampak dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor adalah grafik tingkat kecelakaan lalu lintas yang terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan jenis kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2016-2017, persentase terbanyak dipegang oleh sepeda motor (67-68%) yang telah menelan korban jiwa hingga 18 ribu nyawa (Kemenkes RI, 2017). Metode penelitian yang digunakan yaitu mengambil data detak jantung. Namun, penelitian ini difokuskan pada denyut jantung pengemudi saat berkendara sepeda motor menggunakan.Sensor denyut jantung (Pulse Heart Rate). Dengan melakukan percobaan, hasil pengukuran dapat diketahui bahwa nilai pembacaan data tegangan ketika sensor mendeteksi ≤80 bpm pada osiloskop adalah  3.27 V DC dan frekunsi adalah 0.77 Hz, sehingga membuat Motor Vibrator dan speaker  ON. dan yang terukur ketika sensor mendeteksi 80 bpm pada osiloskop adalah  3.89 V DC dan frekunsi adalah 0.131 Hz, sehingga membuat Motor Vibrator dan speaker OFF. Hasil akhir dari penggunaan alat ini adalah untuk memberitahu kondisi fit atau kelelahannya  pengemudi sepeda motor yang sedang perjalanan jauh.
PERANCANGAN TRANSPARENT PROXY SERVER CLEAROS DI JARINGAN HOTSPOT INSTITUT TEKNOLOGI PADANG Indra Warman; Rahmat Hidayat
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 18, No 1 (2016): Volume 18 No. 1 Februari 2016
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.798 KB)

Abstract

Internet technology has become an important part in many areas of life. Internet technology allowing users to get the latest information from around the world. For an institution or company that wants to have a internet connection, it must lease bandwidth to ISP’s that serve the internet services. But, the price of bandwidth is quite expensive, so not all people can use the internet with convenient.Aim of this research building a proxy server in order to overcome the problem of bandwidth availability. This research was an experimental about proxy server, using ClearOS operating system. The proxy applications that used is lusca squid 14942 version. Squidanalyzer is used to see the performance statistics of the proxy server.In this research, the proxy is able to save on bandwidth usage, and increase the speed of internet connections at Padang Institute of Technology hotspot network reach 10 to 30 times faster. In this research, not all objects on the internet can be cached by proxy. Keywords : Internet, Proxy, ClearOS, Squid, Lusca
VARIASI SUHU PERMUKAAN DARATAN KOTA PADANG BERDASARKAN CITRA LANDSAT 7 ETM+ dan LANDSAT 8 OLI/TIR Fajrin -
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 19, No 2 (2017): Volume 19 No. 2 Agustus 2017
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.559 KB)

Abstract

Kota padang telah mengalami pertumbuhan penduduk dan diprediksi akan terus meningkat pada rentang tahun 2010-2025. Sebagai konskuensi dari pertumbuhan penduduk secara langsung akan merubah tutupan alami yang berakibat meningkatnya suhu permukaan daratan akibat konversi vegetasi menjadi non vegetasi (lahan terbangun, lahan pertanian, lahan kosong dsb). Fenomena peningkatan suhu kota ini dikenal dengan pulau panas perkotaan atau Urban Heat Island (UHI),  Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui pola spasial suhu permukaan daratan yang berhubungan dengan UHI  kota Padang. Pada penelitian ini citra Landsat tahun 2007 2013 dan 2016 digunkan untuk menghasilkan suhu permukaan daratan dan NDVI. Hasilnya menunjukkan bahwa suhu maksimum kota padang tahun 2007 berada pada nilai 30.250C, kemudian mengalami peningkatan di tahun 2013 menjadi nilai 34.350C, untuk tahun 2016 nilai suhu maksimum turun mencapai 33.230C,. Sedangkan wilayah UHI berada pada suhu +300. Lebih lanjut penelitian ini mengungkapkan bahwa wilayah yang memiliki suhu tinggi berada pada nilai NDVI yang rendah. Artinya kerapatan vegetasi mempengaruhi suhu permukaan daratan.
Pengaruh Perendaman Terhadap Nilai CBR Tanah Lempung yang Distabilisasi dengan Abu Cangkang Sawit dan Kapur pada Infrastruktur Jalan misbah misbah
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 19, No 1 (2017):
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.623 KB)

Abstract

Tanah merupakan salah satu bahan konstruksi yang langsung tersedia dilapangan, salah satu jenis tanah, yaitu tanah berlempung, tanah berlempung yang baik adalah tanah yang memenuhi syarat dan standar mutu tanah yang layak pada pengujian laboratorium atau lapangan. Sifat-sifat tanah yang buruk dan kurang layak untuk dijadikan sebagai dasar suatu bangunan atau konstruksi akan mengakibatkan bangunan yang ada diatasnya akan cepat rusak seperi plastisitas yang tinggi, perubahan volume yang besar dan potensi kembang susut yang besar.Guna mengetahui permasalahan yang ada pada tanah maka dilakukan penelitian dengan menggunakan Abu Cangkang Sawit dan Kapur sebagai bahan stabilisasinya. Sampel tanah lempung diambil dari jalan bypass KM 12 sedalam 1 m dari muka tanah dengan jarak 30 m dari lebar luar jalan, sedangkan bahan penstabilisasi yang digunakan adalah abu cangkang sawit dan kapur persentase campuran abu cangkang sawit sebesar 9% dan kapur 5% dengan masa perendaman 0, 1, 4, 7 dan 14 hari.Hasil penelitian menunjukan bahan stabilisasi abu cangkang sawit dan kapur dapat memperbaiki sifat fisis dan mekanis tanah lempung. Untuk nilai batas cair, indeks plastis, % lolos saringan no 200 dan nilai pengembangan mengalami penurunan setelah distabilisasi, sementara untuk nilai gravitasi khusus, nilai batas plastis, nilai batas susut, dan hasil uji CBR mengalami peningkatan, sedangkan untuk, nilai berat volume kering maksimum mengalami peningkatan sementara nilai kadar air optimum mengalami penurunan. Dari hasil uji CBR tanah asli perendaman 0 dan 14 hari menunjukkan bahwa hasil uji CBR tanah asli 0 hari 60,85% dan 14 hari 2,20% lebih rendah dari hasil uji CBR tanah dengan campuran abu cangkang sawit 9% dan kapur 5% dengan perendaman 0 hari 74,2% dan 14 hari  65,2% terjadi kenaikkan, semakin lama perendaman mengindikasikan semakin terjadi kenaikan pada hasil uji CBR, ini terlihat dari hasil perendaman 0, 1, 4, 7 dan 14 hari, pada perendaman 14 hari didapat hasil paling baik . Kata Kunci : tanah lempung, abu cangkang sawit dan kapur, stabilisasi, sifat-sifat fisis, sifat-sifat mekanis
ANALISIS SISTIM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB MENGGUNAKAN MODEL KANO Humaira Humaira; Indri Rahmayuni; Defni Defni
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 18, No 1 (2016): Volume 18 No. 1 Februari 2016
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.912 KB)

Abstract

Metode yang digunakan dalam pembangunan Sistem Informasi Akademik adalah metode Spiral. Metode ini sangat cocok diimplementasikan untuk pengembangan sistem yang menitikberatkan pada evaluasi dan analisa resiko.  Analisa resiko pada penelitian ini menggunakan model Kano. Analisa kepuasan pengguna terhadap fungsionalitas sistem informasi akademik menghasilkan bahwa 92% fungsionalitas telah dapat memuaskan pengguna. Key words : siakad, web, model kano
PENERAPAN ANALISIS PUSHOVER UNTUKMENENTUKAN KINERJA STRUKTUR PADABANGUNAN EKSISTING GEDUNG BETON BERTULANG Fajar Nugroho
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 18, No 2 (2016): Volume 18 No. 2 Agustus 2016
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.326 KB)

Abstract

Salah satu faktor yang berpengaruh dalam perencanaan struktur bangunan adalah kekuatan struktur bangunan, dimana hal ini terkait dengan keamanan dan ketahanan bangunan dalam menahan atau menerima beban yang bekerja pada struktur.Pada perencanaan struktur khususnya struktur bangunan gedung beton bertulang yang umum digunakan di Indonesia, harus didesain dengan mempertimbangkan pengaruh gempa terhadap struktur sehingga bangunan dapat digunakan dengan nyaman dan aman.Analisis pushover pada struktur gedung adalahsuatu cara analisis statik 2 dimensi atau 3 dimensi linier dan non-linier, dimana pengaruhgempa rencana terhadap struktur gedung dianggap sebagai beban-beban statik yangmenangkap pada pusat massa masing-masing lantai, yang nilainya ditingkatkan secaraberangsur-angsur sampai melampaui pembebanan yang menyebabkan terjadinya pelelehan(sendi plastis) pertama di dalam struktur gedung.Analisis dilakukan pada struktur atas bangunan.Pada penelitian ini dilakukan analisis ulang terhadap struktur eksisting 2 lantai, kemudian dilanjutkan dengan analisis struktur untuk 3 lantai. Setelah itu dilanjutkan dengan analisis pushoveruntuk mengetahuikinerja bangunan tersebut. Hal yang akan dievaluasi adalah perpindahan ultimit pada struktur gedung dan membatasi kinerja struktur gedung dalam kondisi Life Safety (LS) Kata-kata kunci : Pushover, kinerja, beton bertulang
ANALISA SIFAT FISIK DAN MEKANIK DARI GREEN COMPOSITE MATERIAL DARI LIMBAH STYROFOAM, AMPAS TEBU DAN CANGKANG TELUR SEBAGAI RANGKA DRONE Mastariyanto Perdana
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 20, No 1 (2018): Volume 20 No. 1 Februari 2018
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.669 KB)

Abstract

Pemanfaatan material limbah untuk dijadikan sebagai material dibidang keteknikkan mulai dikembangkan. Pemanfaatan material limbah bertujuan untuk mendapatkan sifat yang ramah lingkungan. Salah satu material limbah yang bisa dikembangkan adalah limbah dari styrofoam, ampas tebu dan cangkang telur. Pada penelitian ini styrofoam  dijadikan bahan pengikat (matriks) sedangkan ampas tebu dan cangkang telur dijadikan bahan penguat (reinforcement) material green composite. Ampas tebu dan cangkang telur sebagai bahan penguat dihaluskan menjadi serbuk ukuran 64-72 µm. Variasi fraksi volume dari styrofoam, ampas tebu dan cangkang telur adalah 80%:10%:10%, 70%:15%:15%, 60%:20%:20% dan 50%:25%:25%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fraksi volume terhadap sifat fisik dan mekanik dari  material green composite berbahan limbah styrofoam, ampas tebu dan cangkang telur. Pengujian sifat fisik yang dilakukan adalah pengujian densitas dan pengujian mekanik yang dilakukan adalah pengujian tarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa densitas dari material green composite semakin meningkat dengan penambahan komposisi dari material reinforcement. Densitas dari green composite pada  fraksi volume 80%:10%:10%, 70%:15%:15%, 60%:20%:20% dan 50%:25%:25% berturut-turut sebesar 0,90 gr/cm3, 0,95 gr/cm3, 1,01 gr/cm3 dan 1,21 gr/cm3. Kekuatan tarik dari material green composite semakin meningkat dengan penambahan komposisi dari material reinforcement. Kekuatan tarik dari green composite pada fraksi volume 80%:10%:10%, 70%:15%:15%, 60%:20%:20% dan 50%:25%:25% berturut-turut sebesar 20,10 MPa, 28,25 MPa, 29,79 MPa dan 34,56 MPa. Berdasarkan hasil penelitian, material komposit berbahan dasar limbah dari styrofoam, ampas tebu dan cangkang telur memenuhi standar untuk dijadikan sebagai material alternatif sebagai rangka/frame dari drone.