cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Momentum
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN KOLOM BERBENTUK BULAT DAN PERSEGI TERHADAP KINERJA STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG AKIBAT BEBAN GEMPA ( Studi Kasus : Gedung BKPSDM Kota Padang Panjang) Agus Agus
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 20, No 2 (2018): Volume 20 No. 2 Agustus 2018
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.812 KB)

Abstract

Pada umumnya suatu perencanaan struktur di Indonesia terutama gedung tiga lantai seperti gedung perkantoran, gedung sekolah, gedung hunian seperti rumah susun dan lain sebagainya, menggunakan desain kolom persegi untuk menahan kekuatan balok-balok utamanya. Berbagai macam desain kolom persegi yang digunakan menggunakan dimensi yang berbeda-beda sesuai dengan fungsi bangunan dan beban yang dipikul pada bangunan tersebut. Akan tetapi terdapat beberapa bangunan gedung yang menggunakan desain kolom bulat atau lingkaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana perbandingan struktur bangunan yang menggunakan kolom bulat terhadap kolom persegi pada bangunan tiga lantai pada Gedung Kantor BKPSDM Kota Padang Panjang terhadap gaya-gaya dalam kolom, respons struktur (displacement), dan jumlah tulangan sehingga diperoleh kolom yang efisien antara kolom bulat dan kolom persegi. Dilakukan perhitungan gedung menggunakan kolom bulat berdasarkan perencanaan awal dan perhitungan gedung menggunakan kolom persegi dengan luas penampang kolom yang relatif sama, kemudian dilakukan perbandingan kolom bulat dan kolom persegi terhadap gaya-gaya dalam kolom, respons struktur (displacement), dan jumlah tulangan. Hasil analisis displacement diperoleh bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan nilai displacement antara struktur gedung kolom bulat dan struktur gedung kolom persegi. Berdasarkan perbandingan gaya dalam maksimal keseluruhan, dapat dilihat bahwa struktur gedung kolom bulat memiliki gaya aksial lebih tinggi dibandingkan struktur gedung kolom persegi. Gaya dalam geser struktur gedung kolom bulat lebih besar dari kolom persegi, sedangkan gaya dalam momen struktur gedung kolom bulat lebih rendah dibandingkan dengan struktur gedung kolom persegi. Untuk penulangan, kolom persegi 53 x 53 cm merupakan kolom yang lebih efisien dibandingkan kolom bulat Ø60 cm karena jumlah tulangan pokok yang dibutuhkan lebih sedikit ( 16 berbanding 20 atau ± 25% ), akan tetapi kolom bulat dengan tulangan sengkang spiral mampu menyerap deformasi yang cukup besar sebelum keruntuhan dibandingkan kolom persegi dengan sengkang lateral (persegi). Kata kunci : Kolom bulat, Kolom persegi, Respons struktur, Tulangan Kolom
PENGARUH INHIBITOR DAUN GAMBIR TERHADAP LAJU KOROSI BAJA KARBON RENDAH DALAM LARUTAN NaCl 3,56% Ismet Eka Putra; Wili Putra Pratama
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 20, No 2 (2018): Volume 20 No. 2 Agustus 2018
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.195 KB)

Abstract

Proses korosi terjadi hampir pada semua material terutama logam secara perlahan tetapi pasti, yang dapat menyebabkan suatu material mempunyai keterbatasan umur pemakaian. Korosi tidak dapat dicegah tetapi lajunya dapat dikurangi. Salah satu metode untuk menghambat laju korosi yang efektif untuk dikembangkan adalah inhibitor. Inhibitor adalah suatu zat apabila ditambahkan pada suatu lingkungan korosif dapat menurunkan laju korosi suatu logam. Getah gambir yang diekstrak dari daun tanaman gambir (Uncaria Gambir Roxb)  mempunyai kandungan tanin sebesar 24,56%. Tanin kaya akan senyawa polifenol yang  mampu menghambat proses oksidasi. Polifenol merupakan senyawa turunan fenol yang mempunyai  aktivitas sebagai antioksidan. Tanin memiliki sifat antara lain dapat larut dalam air atau alkohol karena tanin banyak mengandung fenol yang memiliki gugus OH, yang dapat mengikat logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inhibitor ekstrak daun gambir (Uncaria gambir) terhadap laju korosi baja karbon rendah dalam larutan NaCl 3,56%. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 9 buah spesimen dalam 3 bejana dengan perendaman baja karbon rendah tanpa inhibitor dan adanya varirasi inhibitor 5%, dan 15% dengan waktu perendaman 5, 10, dan 15 hari. Larutan bersikulasi dalam bejana dengan volume larutan NaCl 3,56% 1,8 liter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin lama waktu kontak maka berat baja karbon rendah semakin berkurang. Pengurangan berat baja karbon rendah tanpa inhibitor ekstrak daun gambir jauh lebih besar dibandingkan pada baja karbon rendah yang menggunakan inhibitor ekstrak daun gambir. Laju korosi terendah dengan pemberian ekstrak 15 % dan perendaman 20 hari dengan nilai 0,000188719 mpy dan yang paling tinggi pada larutan yang direndam selama 5 hari tanpa diberi ekstrak dengan nilai 0,000754877 mpy.  Kata kunci: laju korosi, tanin, baja karbon rendah, ekstrak daun gambir
ANALISIS DATA TRACER STUDY DENGAN MENGIDENTIFIKASI OUTLIER MENGGUNAKAN TEKNIK DATA MINING Dwi Welly Sukma Nirad; Kridanto Surendro
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 20, No 2 (2018): Volume 20 No. 2 Agustus 2018
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.108 KB)

Abstract

Melakukan drop out ataupun permintaan pengunduran diri terhadap mahasiswa merupakan salah satu hal yang dihindari oleh perguruan tinggi karena dapat mempengaruhi rating dan penilaian terhadap kampus. Perguruan tinggi akan meminta mahasiswa mengundurkan diri berdasarkan beberapa ketentuan, salah satunya jika nilai mahasiswa terbilang sangat rendah. Mahasiswa dengan nilai rendah diasumsikan tidak akan meraih penghasilan yang tinggi di masa depan, atau disebut tidak sukses. Oleh karenanya penelitian ini mengangkat data tracer study, sehingga bisa terlihat apakah asumsi tersebut tepat. Alumni yang drop out atau mengundurkan diri tetapi mampu memperoleh penghasilan tinggi ditentukan sebagai standar outlier dalam penelitian ini. Data outlier diperoleh dengan menggunakan teknik data mining, yaitu teknik association rule mining. Teknik ini membantu menemukan rule yang tepat dalam menentukan mahasiswa outlier. Hasil penelitian menunjukkan validitas derajat mahasiswa outlier serta rekomendasi keputusan untuk perguruan tinggi dalam menangani mahasiswa yang teridentifikasi sebagai outlier.
ANALISA KEDIP TEGANGAN PADA SALURAN UDARA 20 KV AKIBAT GANGGUAN SATU PHASA KE TANAH BERDASARKAN JENIS KONDUKTOR PENYULANG Hendi Matalata
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 20, No 2 (2018): Volume 20 No. 2 Agustus 2018
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.232 KB)

Abstract

Sistem tenga listrik dapat dikatakan memiliki keandalan yang tinggi apabila sistem tersebut menyediakan pasoka energi listrik yang dibutuhkan konsumen secara kontinyu, pada kenyataannya permasalahan yang dihadapi penyaluran sistem tenaga listrik adalah gangguan kedip tegangan (voltage sags) yang diakibatkan gangguan hubung singkat pada sisi penyulang,  Penelitian ini menganalisa kedip tegangan yang terjadi pada Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 KV akibat gangguan hubung singkat satu phasa ke tanah berdasarkan jenis konduktor yang digunakan pada sisi penyulang, kajian dilakukan dengan asumsi sistem penyaluran tanpa gardu hubung dan menggunakan  konduktor  AAC dan AAAC. Hasil penelitian menunjukan besar magnitud arus ganggan hubung singkat satu phasa ke tanah pada kedua konduktor menyerupai disepanjang penyulang, sedangkan besar kedip tegangan yang terjadi disepanjang penyulang menyerupai jika terjadi gangguan dititik 0% - 25% panjang penyulang dan terdapat perbedaan besar kedip tegangan apabila gangguan terjadi diatas 25% panjang penyulang. Dari penelitian ini dapat digunakan keperluan penyetelan proteksi pada sisi penyulang untuk menjaga keamanan dari penyaluran energi listrik.    Kata Kunci : Hubung Singkat,AAC,AAAC dan Kedip Tegangan
PENGARUH TEMPERATUR TEKAN PANAS PAPAN PARTIKEL BERBAHAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN KULIT KAYU PINUS TERHADAP SIFAT MEKANIK Sulaiman Sulaiman; Ahmad Fauzan
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 20, No 2 (2018): Volume 20 No. 2 Agustus 2018
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.933 KB)

Abstract

Papan partikel merupakan salah satu produk yang banyak digunakan di masyarakat sebagai pengganti kayu yang ketersediaannya semakin terbatas. Dalam penelitian ini bahan yang digunakan yaitu serat tandan kosong kelapa sawit dan serbuk kulit kayu pinus. Spesimen dibuat dengan komposisi 80% : 20% berat dengan variasi temperatur tekan panas 150oC, 160oC, 170oC, 180oC, dan 190oC dikempa selama 15 menit. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata - rata variasi suhu pengempaan papan partikel berkisar 1135,205 – 4443,441 kgf/cm2. Nilai rata – rata keteguhan lentur yang paling tinggi adalah 4443,441 kgf/cm2 yaitu pada temperatur 190oC sedangkan nilai rata-rata keteguhan lentur yang paling rendah adalah 1135,205 kgf/cm2 yaitu pada temperatur 160oC. Nilai rata - rata keteguhan patah yang paling tinggi adalah 21,626 kgf/cm2 yaitu pada temperatur 170oC sedangkan nilai rata – rata keteguhan patah yang paling rendah adalah 9,612 kgf/cm2 yaitu pada temperatur 190oC. Nilai rata –rata pengujian mekanik meliputi keteguhan lentur (MoE) dan keteguhan patah (MoR) yang belum memenuhi standar SNI 03-2105-2016. Kata kunci : papan partikel, komposisi, tandan kosong kelapa sawit, serbuk kulit pinus, SNI
PENGARUH PENGGUNAAN BRESING CROSS DAN INVERTED V TERHADAP PENULANGAN KOLOM BANGUNAN GEDUNG BETON BERTULANG Fajar Nugroho
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 20, No 2 (2018): Volume 20 No. 2 Agustus 2018
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.385 KB)

Abstract

Penggunaan bresing sebagai pengaku tambahan  pada sebuah portal beton bertulang masih jarang diaplikasikan di daerah rawan gempa, karena portal terbuka dianggap sudah cukup memiliki kekakuan dalam menahan gaya lateral yang disebabkan gempa. Pada kenyataanya bresing terbukti meningkatkan kekakuan portal. Dari segi biaya, portal dengan tambahan bresing dinilai akan lebih efisien dibandingkan portal dengan tambahan dinding geser yang merupakan dinding struktural penuh beton bertulang yang akan meningkatkan biaya struktur. Dalam penelitian ini akan dianalisa perbandingan pengaruh penggunaan bresing terhadap penulangan kolom. Lalu akan dibandingkan nilai perpindahan (displacement), dan gaya-gaya dalam dari  pemodelan bresing dan dinding geser tersebut. Perbandingan hasil nilai displacement arah x dan y menunjukkan bahwa portal dengan bresing cross dan portal dengan bresing inverted V memiliki nilai perilaku yang baik dalam mengurangi displacement akibat beban yang bekerja. Sesuai dengan fungsi dan keunggulannya bresing cross merupakan jenis konfigurasi bresing yang baik dalam mengurangi displacement, sedangkan bresing inverted V lebih baik dalam menahan tarik dan tekan. Rasio kebutuhan tulangan kolom yang memikul beban aksial terbesar pada lantai 1 pada struktur portal dengan bresing lebih kecil yaitu ρ = 0,0211 = 2,11 % dengan penampang yang sama besar portal dengan dinding geser pada kondisi eksisting mempuyai rasio tulangan ρ = 0,0273 = 2,73 %. Perubahan luas penampang kolom juga dilakukan untuk melihat efektifitas luas penampang, dengan dimensi kolom yang lebih kecil yaitu 500 x 500 dan jumlah tulangan yang sama dengan penampang 600 x 600 rasio tulangan ρ = 0,0304 = 3,04 %.
PENGARUH PENGGUNAAN AGREGAT KASAR SUNGAI SIMOBUK (MENTAWAI) DALAM CAMPURAN ASPAL PANAS AGREGAT AC-WC DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah; Syarifah, Syarifah
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 20, No 2 (2018): Volume 20 No. 2 Agustus 2018
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.518 KB)

Abstract

Jalan merupakan salah satu sarana transportasi yang digunakan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan pada umumnya dan perekonomian khususnya. Saat ini, pembangunan jalan di Mentawai mengalami peningkatan yang sangat pesat dan dirasakan semakin penting untuk menunjang peningkatan perekonomian, informasi, sosial, budaya dan ketahanan nasional, sehingga pembangunan jalan dilaksanakan pada masa sekarang dihadapkan pada penyempurnaan kualitas dan penghematan biaya. Perkembangan penelitian tentang bahan konstruksi perkerasan jalan diarahkan pada usaha pemanfaatan material setempat dan disesuaikan dengan kondisi daerah dimana konstruksi pengerasan akan dilaksanakan.Maka, untuk itu perlu suatu metoda yang dapat dijadikan pedoman untuk mengetahui kualitas agregat kasar Sungai Simobuk (Mentawai) yang memenuhi persyaratan spesifikasi Kementerian Pekerjaan Umum. Salah satu metode adalah analisa pengaruh penggunaan agregat kasar Sungai Simobuk (Mentawai) dalam campuran panas aspal agregat AC-WC.Dari hasil penelitian “Pengaruh Penggunaan Agregat Kasar Sungai Simobuk (Mentawai) dalam Campuran Panas Aspal Agregat AC-WC dengan Pengujian Marshall” didapatkan bahwa dengan memakai agregat kasar dari Sungai Simobuk (Mentawai) mengakibatkan hampir semua nilai properties Marshall memenuhi spesifikasi campuran yang disyaratkan. Maka dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa aggregat kasar Sungai Simobuk (Mentawai) dapat digunakan dalam campuran aspal panas agregat AC-WC. Kata Kunci : Aggregat Kasar, Karakteristik Marshall
Desain Kendali Pada D-STATCOM Menggunaka Sistem Kendali Hybrid Andi M. Nur Putra; Mirza Zoni
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 20, No 2 (2018): Volume 20 No. 2 Agustus 2018
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.775 KB)

Abstract

Dampak yang paling nyata dari banyaknya beban bersifat non-linier yang harus disuplai oleh jaringan listrik adalah berkuranya kualitas daya yang disalurkan sehingga memberikan efek kerugian bagi konsumen dan pihak penyedia. D-STATCOM merupakan salah satu cara untuk mengkompensasi dampak kerugian yang dapat terjadi dengan cara dipasang secara paralel pada jaringan. Alat ini akan menginjeksikan daya reaktif ke saluran dan mengatur banyaknya daya reaktif yang dibutuhkan pada jaringan tersebut. Salah satu hal yang menetukan kinerja dari perangkat ini adalah jenis kendali yang dipakai untuk mengendalikan proses pensaklaran. Paper ini menjelaskan tentang kendali hybrid yang didesain untuk dapat dijalankan pada D-STATCOM. dengan menggunakan metode komponen simetris. Pada dasarnya, gangguan ketidakandalan sistem yang terjadi akibat dari tidak terkontrolnya suplai daya reaktif, turunnya faktor daya, atau besarnya arus harmonik di jaringan karena beban induktif merupakan gangguan tak seimbang, maka dalam prosesnya untuk menganalisis gangguan tak seimbang tersebut akan digunakan metode komponen simetris untuk mendapat arus referensi yang akan dipakai sebagai syarat batas dari kontrol. Dari simulasi yang dilakukan diperoleh hasil bahwa kendali hybrid dapat bekerja dengan baik dan dapat megatur suplai daya reaktif ke jaringan.
ANALISIS BRESING TIPE-X TERHADAP KAPASITAS SEISMIK SUATU STRUKTUR (Studi Kasus : Gedung Kantor BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Padang Medriosa, Hamdeni
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 20, No 2 (2018): Volume 20 No. 2 Agustus 2018
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan daerah rawan gempa bumi karena dilalui oleh jalur pertemuan 3 lempeng tektonik, yaitu Lempeng Indo- Australia, lempeng Eurasia dan lempeng Pasifik.Pada bangunan-bangunan di daerah rawan gempa harus di desain agar memiliki kapasitas dan kinerja yang kokoh sehingga dapat  memadai dalam menahan gaya gempa dan meminimalisir terjadinya korban jiwa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana kapasitas gedung menahan gaya gempa yang berlokasi di Padang, dan analisis pushover agar bisa diberikan perkuatan pada gedung berupa bresing tipe-x. Sistem perkuatan berupa bresing terbagi 2 diantarnya sistem rangka bresing konsentrik dan eksentrik.Perbandingan analisis struktur dilakukan pada gedung Kantor BAZNAS Kota Padang terdiri 3 lantai + 1 Basement dengan luasan 375 m2 , dalam penganlisis ini dibantu dengan software Structur Analysis Program (SAP) 2000 Versi 14 dengan pemodelan 3D.Dari  hasil  analisi  gedung  eksisiting  awal  dengan  menggunakan  data Respon Spektrum didpati displasment 3,22 cm, UBC 97 diperoleh 2,65 cm dan Statik Nonlinear Pushover 44,08 cm. Pada Analisis push over terdapat 105 titik lemah yang akan terjadi keruntuhan atau kerusakan, maka kita beri perkuatan berupa bresing baja dimensi pada daerah lemah dan diperoleh nilai displasment menjadi  7,61  cm  dengan  berkurang titik  lemah  menjadi  2  titik  saja.Pengaruh penggunaan bresing ini menurunkan nilai displasment sebesar 82,73 %. dan meningkatkan kekakuan pada gedung sebesar 69,39%.Kata kunci : Gempa, Bresing tipe-x , Analisis Statik Non Linear Pushover,  Displasment
Perancangan Sistem Informasi Surat Keterangan Pendamping Ijazah pada Politeknik Negeri Padang ni, def; Fadly, Fathur Ridha
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 21, No 1 (2019): Volume 21 No. 1 Februari 2019
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) is a companion certificate given to students to accompany diplomas and transcripts. SKPI is a certificate explaining the additional identity of the certificate holder.at the State Polytechnic, the making of SKPI is still done manually.This study aims to make SKPI using applications made using Laravel and MySQL databases.This research will produce SKPI reports given to alumni