cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Published by Universitas Surabaya
ISSN : 23038203     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya merupakan kumpulan artikel yang ditulis oleh mahasiswa Universitas Surabaya. ISSN 2302-8203
Arjuna Subject : -
Articles 3,446 Documents
PENETAPAN KADAR BENZALDEHID PADA PARFUM X DARI TIGA TOKO PARFUM DI WILAYAH SURABAYA UTARA Levita Effendy
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parfum merupakan salah satu produk kosmetik yang mengandung banyak campuran bahan dengan kadar tertentu, akan tetapi sering kali tidak dicantumkan pada kemasan. Produsen terkadang menambahkan beberapa bahan berbahaya yang bertujuan meningkatkan ketertarikan terhadap aroma parfum. Diduga bahan tambahan yang digunakan adalah Benzaldehid yang pada penggunaan jangka panjang dan kadar tinggi dapat memicu kerusakan ginjal. Penelitian dilakukan pada sampel parfum X dari tiga toko yang memiliki harga paling terjangkau di wilayah Surabaya Utara yaitu toko A, B dan C. Penelitian dilakukan dengan alat Kromatografi gas Hewlett Packard HP 6890 series dengan penambahan standar internal dan standar adisi. Berdasarkan uji kualitatif pada sampel parfum X diketahui bahwa ketiga sampel mengandung Benzaldehid dengan adanya kenaikan puncak pada waktu retensi yang diketahui sebagai waktu retensi Benzaldehid setelah adanya penambahan sejumlah larutan baku. Berdasarkan uji kuantitatif diketahui bahwa sampel parfum X dari toko A, B dan C yang terdapat di wilayah Surabaya Utara mengandung Benzaldehid dengan kadar 0,01-0,02 %
ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENANAMAN MODAL ASING TERHADAP EMISI KARBONDIOKSIDA DI DELAPAN NEGARA ASEAN PERIODE 2004-2013 Kurnia Adi Candra
CALYPTRA Vol. 7 No. 1 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari produk domestik bruto, konsumsi energi, penanaman modal asing, dan industrialisasi terhadap emisi CO2 di delapan negara ASEAN pada periode 2004-2013. Analisis data yang digunakan melalui uji OLS (Ordinary Least Square), uji normalitas, uji autokorelasi, uji heteroskedastik, dan uji multikoleniaritas. Dalam penelitian ini tingkat emisi CO2 dihitung dari nilai metric tone per capita. Hasil penelitian berpengaruh signifikan terhadap emisi CO2, konsumsi energi berpengaruh positif dan industrialisasi berpengaruh negatif terhadap tingkat emisi CO2. Penelitian ini memberikan kontribusi teori terhadap ekonomi lingkungan.
ANALISIS FAKTOR MUSIC PERFORMANCE ANXIETY PADA PELAJAR MUSIK REMAJA DI SURABAYA Yosephine Livia Pratiknyo
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada suatu penampilan, musisi harus mengontrol intensitas music performance anxiety yang cukup agar dapat tampil dengan baik. Namun, seringkali musisi sulit mengontrol music performance anxiety pada intensitas yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi intensitas music performance anxiety pada siswa remaja. Penelitian ini mengambil subjek 150 orang pelajar musik remaja di Surabaya dengan menggunakan teknik incidental sampling. Persyaratan yang harus dipenuhi adalah berusia 11-19 tahun, aktif mengikuti kursus musik, pernah minimal sekali tampil secara solo dan berkelompok. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis faktor eksploratori. Penelitian menggunakan angket modifikasi music performance anxiety for adolescence dari Kenny serta angket terkait faktor-faktor music performance anxiety. Hasil penelitian menunjukkan terbentuk 3 faktor baru dari 17 faktor awal hasil elisitasi teori dan survey awal, yaitu standar kualitas pencapaian, persepsi terhadap penampilan pribadi, serta situasi lingkungan tampil. Faktor dominan yang dapat memprediksi intensitas music performance anxiety adalah persepsi terhadap penampilan pribadi. Faktor tersebut memengaruhi kognisi dan persepsi individu terhadap stressor yang dianggap sebagai ancaman, terutama pada situasi evaluatif. Situasi lingkungan tampil merupakan faktor kedua yang memengaruhi music performance anxiety. Sementara standar kualitas pencapaian tidak berkontribusi dan kurang prediktif terhadap music performance anxiety.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP AHLI WARIS PENGGANTI BERDASARKAN HUKUM ISLAM Stephanie Karwelo
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi pokok yang dibahas yaitu Perlindungan Hukum Terhadap Ahli Waris Pengganti Berdasarkan Hukum Islam, dengan permasalahan bagaimana perlindungan hukum terhadap ahli waris pengganti atas harta warisan yang dikuasai oleh anak angkat pewaris berdasarkan hukum Islam. Penelitian dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konsep, diperoleh suatu kesimpulan bahwa: Ahli waris yang meninggal terlebih dahulu dari pewaris, maka kedudukannya untuk mendapat bagian harta warisan beralih kepada anak keturunannya sesuai dengan Pasal 185 KHI. Berdasarkan Penetapan Waris Nomor : 98/Pdt.P/ 2011/PA.Ptk, tanggal 8 Juni 2011, ditetapkan yang menjadi ahliwaris adalah Abdul Manaf Bin Abdul Muthalib dan Matsyah Bin Kasim, namun karena meninggal lebih dahulu, maka kedudukannya digantikan oleh Muhammad Arif Abdul Manaf anak dari Abdul Manaf Bin Abdul Muthalib dan Saidi Matsyah cucu dari Matsyah Bin Kasim. Anak angkat bukan sebagai ahli waris karena anak angkat tidak ada hubungan darah atau hubungan perkawinan dengan pewaris sebagaimana Pasal 174 KHI. Anak angkat berhak atas bagian harta warisan dari orang tua angkatnya tidak lebih 1/3 dari seluruh harta warisan orang tua angkatnya yang dikenal dengan pembagian atas dasar wasiat wajibah sebagaimana Pasal 209 ayat (2) KHI.
PEMBUATAN SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN PADA VENDOR BENGKEL VARIASI X Bramy Ivanda Ferdian
CALYPTRA Vol. 4 No. 2 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen . Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi(TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis . Bengkel Variasi “X” merupakan vendor dari Agung Auto Mall yang ada di Bali. Sejak bekerjasama dengan Agung Auto Mall proses bisnis dari Bengkel Variasi “X” menjadi besar dan jumlah pegawai Bengkel Variasi “X” pun bertambah banyak. Sedangkan pengolahan data pegawai saat ini belum dilakukan secara terkomputerisasi. Hal ini menimbulkan sering terjadinya kesalahan data, lambatnya pengolahan gaji dan pembagian kerja serta apresiasi pegawai menjadi tidak rata. Untuk menangani masalah tersebut maka dibuat sistem informasi kepegawaian yang bertujuan untuk mempermudah aktivitas manajemen pegawai. Sistem yang akan dibuat berbasis web dan data yang diolah meliputi data pegawai, data absensi, data gaji, data PPh 21, data servis, data penilaian. Uji coba dilakukan dengan verifikasi dan validasi, dari hasil uji coba yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa sistem informasi kepegawai pada vendor Bengkel Variasi “X” dapat membantu pemilik untuk melakukan pemrosesan data gaji, membantu bengkel variasi dalam membagi beban kerja pegawai khususnya bagian mekanik, membantu pemilik untuk memberikan apresiasi yang adil terhadap kinerja pegawainya dan dengan menggunakan sistem ini performa dari pegawai dapat terpantau.
PERANCANGAN PRODUK STIMULASI BELAJAR BERJALAN UNTUK BAYI PADA TAHAP USIA 9-15 BULAN DENGAN SISTEM DORONG Paulus Suharto
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baby walker merupakan produk stimulasi belajar berjalan untuk bayi dalam rentang usia 9-15 bulan. Kebanyakan orangtua memfasilitasi bayinya dengan produk stimulasi untuk membiasakan bayi bergerak melatih tubuhnya. Baby walker model duduk yang memiliki 4-6 roda, sudah dilarang penggunaannya di negara maju. Karena produk mudah meluncur dengan cepat dan penggunaannya tidak sesuai dengan kaidah posisi tubuh ketika belajar berjalan sehingga membahayakan bayi sebagai pengguna. Selain itu, produk baby walker lainnya yang berbentuk dorongan serta moon walker juga banyak memiliki kekurangan dalam hal kestabilan dan keseimbangan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi studi aktivitas bayi saat menggunakan macam-macam produk stimulasi yang sudah ada. Dari observasi tersebut dapat diketahui kekurangan yang ada sehingga dapat disempurnakan pada pengembangan desain. Desainer mengembangkan desain yang lebih memungkinkan bayi untuk dapat berdiri dari posisi duduk, lalu belajar berjalan dengan kaidah posisi tubuh yang benar dengan keamanan dan kenyamanan yang lebih baik. Dengan demikian terciptalah produk stimulasi belajar berjalan yang mengutamakan kekuatan struktur rangka. Mobilitas produk juga diatur dengan pemasangan roda kecil yang memiliki gaya gesek besar terhadap permukaan lantai dengan tujuan produk ini bergerak lebih aman dibandingkan produk eksisting. Dimensi produk dan ukuran handle disesuaikan dengan hasil pengukuran antropometri bayi sehingga aspek ergonomi dapat terpenuhi. Finishing produk menggunakan busa dan kain oscar untuk menutup material bersifat keras yang dapat menimbulkan kemungkinan bayi terantuk pada produk dan untuk mengurangi getaran ketika produk membentur dinding atau furnitur. Pemilihan warna kain disesuaikan dengan dunia bayi yang cenderung menyukai warna-warna kontras sehingga produk mampu membangun kesan dunia anak dan fun.
PEMBUATAN APLIKASI VIDEO PANDUAN PUJA BAKTI AGAMA BUDDHA THERAVADA Wisjaya Mastiono
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama adalah ajaran yang mengatur kepercayaan dan hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa serta nilai-nilai yang berhubungan dengan norma dan tata susila. Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1969 di Indonesia ada 6 agama yang diakui secara sah yaitu Islam, Kristen Protestan, Kristen Katholik, Hindu, Buddha dan Konghucu dan setiap agama mempunyai cara beribadah masing-masing. Ibadah merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menjalin hubungan kepada Tuhan dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Setiap agama mempunyai cara dan sebutan dalam melakukan ibadah. Umat Islam menyebut ibadah sebagai sholat, umat Kristen Protestan dan Kristen Katholik menyebut ibadah, umat Hindu dan Konghucu menyebut sembahyang, dan agama Buddha menyebut puja bakti.Agama Buddha mempunyai tiga mazhab besar yaitu Theravada, Mahayana, dan Tantrayana. Dalam penelitian ini akan dibahas khusus tata cara puja bakti agama Buddha mazhab theravada. Di dalam puja bakti, umat sering kali melakukan kesalahan seperti salah tata cara bernamakara dan membaca paritta. Hal ini yang melatarbelakangi dibuatnya Aplikasi Video Panduan puja Bakti dalam Agama Buddha Theravada. Aplikasi dikemas secara interaktif dan di dalam aplikasi tersaji lengkap cara melakukan namakara, cara dan macam bermeditasi, serta cara membaca paritta suci yang baik dan benar. Aplikasi dibuat dengan menggunakan warna dominan hitam dicampur dengan 5 warna yang ada pada bendera agama Buddha Theravada. Setelah aplikasi berhasil dibuat, aplikasi diuji coba kepada beberapa orang dengan metode pre/post test. Pre/post test dari aplikasi ini menunjukan bahwa aplikasi memang mampu membantu umat Buddha Theravada dalam memahami cara melakukan namakara, cara dan macam meditasi serta cara membaca paritta yang baik dan benar.
PENGARUH BOARD MONITORING TERHADAP MANAJEMEN LABA SEBELUM DAN SESUDAH ADOPSI IFRS PADA BADAN USAHA DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2010-2013 Imelda Honggo Nugroho
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh board monitoring dalam menghambat manajemen laba sebelum dan sesudah adopsi IFRS. Board monitoring ini dibagi menjadi 2, yaitu komisaris independen dan komite audit. Selain itu manajemen laba dalam penelitian ini diproksikan dengan abnormal working capital accruals (AWCA).Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua badan usaha non-keuangan yang terdaftar di BEI periode 2010-2013, terdapat 516 sampel yang memenuhi kriteria selama tahun penelitian. Untuk menghasilkan hasil yang lebih akurat, penelitian ini menggunakan sample konstan untuk periode sebelum adopsi IFRS (2010-2011) dan periode sesudah IFRS (2012-2013). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa board monitoring tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap manajemen laba sebelum dan sesudah adopsi IFRS. Pengetahuan ini diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dalam membuat peraturan dan mengevaluasi kinerja board monitoring, dan sebagai pandangan bagi investor guna pengambilan keputusan investasi. Investor diharapkan tidak hanya berfokus pada laba yang dihasilkan badan usaha tetapi juga mempertimbangkan faktor-faktor lain.
TANGGUNG GUGAT PT. TELKOM INDONESIA ATAS DIRUBAHNYA SECARA SEPIHAK SISTEM TAGIHAN TETAP DENGAN PAKET TAGIHAN TETAP DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN Khusnul Heikal Irsyad
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi merupakan suatu proses dalam seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat untuk berinteraksi antara satu dengan yang lainnya. Komunikasi di Indonesia sudah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia saat ini, di Indonesia sampai saat ini sudah terdapat banyak perusahaan yang menyediakan jasa di bidang komunikasi, baik yang berupa Badan Usaha Milik Negara yang selanjutnya disingkat BUMN maupun yang non-BUMN. Jasa komunikasi di Indonesia merupakan salah satu jasa yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia selain jasa angkutan umum. Pengguna jasa komunikasi di Indonesia semakin hari semakin bertambah, betapa tidak dengan adanya komunikasi yang semakin maju saat ini menjadikan masyarakat di Indonesia semakin dipermudah dalam menjalankan setiap aktifitasnya. Dalam jasa komunikasi terdapat konsumen yang sering disebut dengan pengguna jasa dari komunikasi tersebut, konsumen prngguna jasa komunikasi dan penyedia jasa komunikasi terikat dalam suatu perjanjian yang mana konsumen komunikasi tersebut harus mengikuti ketentuan-ketentuan yang diberikan oleh penyedia jasa komunikasi tersebut. Penyedia jasa seringkali mengabaikan hak-hak konsumen, baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun dalam penympaian informasi terhadap jasanya, hal ini membuat posisi konsumen sangat lemah jika dibandingkan dengan pelaku usaha dan memerlukan suatu perlindungan terhadap hak-hak konsumen itu sendiri. Di dalam skripsi ini terdapat suatu kasus dimana PT. Telekomunikasi Indonesia yang selanjutnya disingkat PT. Telkom Indonesia sebagai produsen melakukan perubahan secara sepihak terhadap sistem tagihan telepon rumah yang merugikan M Munif sebagai konsumen, dalam perubahan ini konsumen tidak diberikan informasi mengenai adanya perubahan yang terjadi pada sistem tagihan telepon rumah yang seharusnya mengenai pemberian informasi ini merupakan keajiban dari pelaku usaha. Berkaitan dengan Perubahan sepihak sistem tagihan yang dilakukan PT Telkom Indonesia ini, maka Peraturan perundangan-undangan yang digunakan adalah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
PERANCANGAN WORKSTATION BARBERSHOP KELILING Santi Santoso
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini kebutuhan perawatan rambut pria mulai meningkat. Para pria mulai sadar dan tidak segan untuk menunjukkan bahwa mereka membutuhkan perawatan rambut yang sama seperti wanita. Sebagian besar pria memiliki waktu yang sangat terbatas. Akan tetapi, ketika mereka hendak melakukan perawatan rambut terdapat beberapa kendala seperti waktu perjalanan dan mengantri cukup lama, lahan parkir sempit, kapster langganan tidak hadir, dan sebagainya. Mereka membutuhkan perawatan rambut yang lengkap, private, cepat dan tidak membuang waktu. Namun, hingga kini belum ada produk sarana barbershop keliling. Pembuatan tugas akhir ini bertujuan untuk merancang sebuah workstation barbershop keliling. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif, dimana penulis melakukan in depth interview, observasi, dan studi aktivitas. In depth interview dilakukan dengan dua puluh tiga produsen perawatan rambut (5 pegawai salon, 5 tukang pangkas rambut standing permanent, 4 tukang pangkas rambut keliling (temporary), 2 tukang pangkas rambut keliling (panggilan), dan 7 pegawai barbershop) dan sebelas konsumen perawatan rambut (2 manula, 3 pengusaha dan 6 pegawai pemerintahan). Observasi dilakukan untuk mengetahui perlengkapan perawatan rambut yang digunakan, studi aktivitas dilakukan untuk mengetahui peralatan yang digunakan, aktivitas yang dilakukan selama perawatan rambut, peletakkan perlengkapan dan konfigurasi area. Penelitian ini menghasilkan sebuah produk workstation barbershop keliling.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 13 No. 1 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 12 No. 2 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 12 No. 1 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 11 No. 2 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 11 No. 1 (2022): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 8 No. 2 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 8 No. 1 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 7 No. 2 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 7 No. 1 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 6 No. 2 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 6 No. 1 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 5 No. 2 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 5, No 1 (2016): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 4 No. 2 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 4, No 2 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 4 No. 1 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol 4, No 1 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 3 No. 2 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 3, No 2 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 3, No 1 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 2 No. 2 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 2 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 1 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya More Issue