cover
Contact Name
Sunaryo Winardi
Contact Email
sunaryo.winardi@mikroskil.ac.id
Phone
+6287748447774
Journal Mail Official
jsm.fi@mikroskil.ac.id
Editorial Address
Jl. Thamrin No. 124 Medan 20212 Gedung A. Lantai 2.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JSM (Jurnal SIFO Mikroskil)
Published by Universitas Mikroskil
ISSN : 14120100     EISSN : 26228130     DOI : https://dx.doi.org/10.55601/jsm
Core Subject : Science,
Jurnal SIFO Mikroskil (JSM) is a journal that published by Lembaga Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mikroskil Medan, Indonesia. JSM published a journal twice a year, in April and October. The mission of JSM to share, develop and facilitate the output of research paper about Informatics, Information Systems and Information Technology. The scope of Journal of Information Systems Mikroskil (JSM) are: information systems, computer science, knowledge management, business & IT alignment, IT Governance, CRM, SCM, enterprise resource planning, enterprise architecture, business process management, business process reengineering, modeling and simulation, information retrieval, artificial intelligence, images processing, information security, data mining, cryptography, social network, cloud computing, data science, IoT, and others.
Articles 225 Documents
Analisa Perbandingan Performansi Skema Scheduling WFQ (Weighted Fair Queueing) dan PQ (Priority Queueing) pada Jaringan IP (Internet Protocol) Rumani Mangkudjaja; Arif Rudiana; Agung Dewantara
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 13, No 1 (2012): Volume 13 Nomor 1 Tahun 2012
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.143 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v13i1.49

Abstract

Teknologi multimedia menyediakan layanan-layanan baru berupa video, FTP dan HTTP. Dengan meningkatnya penggunaan dan popularitas layanan multimedia saat ini menimbulkan suatu permasalahan yaitu permintaan bandwidth melebihi kapasitas yang disediakan oleh jaringan, yang menyebabkan terjadinya kongesti )kemacetan) dan antrian paket data. Dalam penelitian ini disimulasikan perbandingan antara dua skema penjadwalan yaitu WFQ (Weighted Fair Queueing) dan PQ (Priority Queueing) pada jaringan IP. Mekanisme penjadwalan dan manajemen antrian yang akan disimulasikan adalah paket video, FTP dan HTTP???  dengan menggunakan Network Simulator-2 (ns-allinone-2.33) sebagai softwarenya. Parameter-parameter QoS yang dianalisis, adalah throughput, delay, jitter dan packet loss. Berdasarkan simulasi yang telah dilakukan pada penelitian ini didapatkan : pada skenario 1, skema penjadwalan WFQ throughput-nya maksimal 0,064 Kbps, packet loss minimal yaitu 0%, delay terkecil yaitu 26,9258 ms, jitter terkecil 0,220379 ms. Pada skenario 2, ketika aplikasi yang dikirimkan adalah video, kedua skema memilki throughput dan packetloss yang sama yaitu 0,0608 Kbps dan 0%. Saat aplikasi yang dikirimkan adalah FTP dan HTTP kedua skema scheduling adalah sama untuk nilai throughput, packetloss, delay dan jitter masing-masing skema WFQ 1,762 Kbps, 1,2775 %, 59,7648 ms, 1,23053 ms sedangkan skema PQ 1,6792 Kbps, 1,26999 %, 69,6178 ms, 1,63239 ms. Pada skenario 3, untuk penjadwalan WFQ dengan sumber 5, 15, 30 throughput nya 0,128Kbps, 0,064Kbps, 225.875Kbps, 0,0636 Kbps, packet loss-nya yaitu 0%, 0%, 38.46%, dan 0,625% delay 27,09797ms hingga 52,5965ms, jitter 0,22399ms, 1,26147ms, 9,98519ms. Sedangkan pada skenario 4, pengaruh perubahan buffer 25, 100, 1000 skema penjadwalan WFQ throughput maksimal 0,0638667 Kbps, packet loss minimal yaitu 0,625%, delay terkecil yaitu 61,8178ms, jitter terkecil 6,77107 ms.
Rancang Bangun Aplikasi Watermarking pada Gambar dengan Algoritma Digital Semipublic Ng Poi Wong; Willy Cahyadi
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1600.686 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v13i2.73

Abstract

Sasaran watermarking adalah untuk menyembunyikan pesan (cover message). Pada skema public watermarking, tidak memungkinkan seseorang untuk mendeteksi watermarking apabila telah terjadi pergantian terhadap watermarking. Selain itu, pada skema public watermarking, cover message tidak dapat di-recover kembali. Sedangkan, pada skema private watermarking, untuk dapat mendeteksi watermarking, maka seseorang harus mengetahui kunci privat yang bersesuaian. Kedua skema tersebut memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Skema watermarking (WM) yang bersifat semi publik, dapat digunakan kunci privat untuk mendeteksi watermark apabila telah terjadi penyerangan terhadap watermarking dan kunci privat dapat digunakan mengekstrak kembali cover message. Proses pembentukan watermarking dimulai dari proses pembacaan piksel citra, kemudian dilakukan perhitungan nilai stegomessage yang akan disisipkan dan proses penyisipan semua nilai yang diperlukan dalam proses pengecekan watermarking. Apabila terjadi penyerangan, maka pada saat pembentukan watermarking, akan dilakukan perhitungan nilai noise tertentu (secara acak) yang akan disisipkan ke dalam citra. Setelah proses pembentukan watermarking, maka dilanjutkan dengan proses pengecekan watermarking dan proses ekstraksi pesan. Aplikasi ini mampu menghasilkan watermarking yang disisipkan pada citra input dan proses pengecekan watermarking yang telah disisipkan. Selain itu juga mampu menghasilkan proses perhitungan dari tahapan pembentukan dan pengecekan watermarking, serta tersedia juga fasilitas untuk melakukan penyerangan terhadap skema.
Analisis Performansi Autentikasi Single Sign On pada Web Menggunakan LDAP Futuh Hilmi; Rumani Mangkudjaja; Budhi Irawan
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2272.095 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v13i2.74

Abstract

Identifikasi yang sering ditemui adalah dalam bentuk login yang menggunakan username dan password. Disini akan timbul kesulitan untuk mengelola login tersebut jika seorang pengguna memiliki???  login yang berbeda-beda untuk setiap sistem aplikasi, karena dengan demikian seseorang harus dapat mengingat banyak username dan password. Single Sign-On ( SSO ) merupakan fasilitas yang memberikan kemudahan untuk user yang melakukan login ketika menjelajah di internet. Dengan menggunakan metode SSO ini, setiap user hanya perlu memiliki satu username, dan satu password. User hanya perlu login satu kali saja agar dapat menggunakan semua fasilitas yang ada di web utama. User tidak perlu mengingat banyak account, dan tidak perlu berulang kali melakukan login. Hal ini juga dapat mempermudah dalam pengorganisasian data user yang ada, karena menggunakan tempat penyimpanan data user yang terpusat. CAS digunakan untuk menangani masalah komunikasi antara web. LDAP digunakan sebagai sebuah protokol layanan direktori , dimana semua data user disimpan di dalam LDAP. Dari hasil analisa performansi single sign on pada web, diperoleh nilai response time server sebesar 0.90 second, dan dalam 1 detik server mampu melayani 110 request dari user. Fasilitas ini dapat melayani hingga 500 user yang melakukan request secara bersamaan dalam satu waktu kepada server single sign on. Hal ini dikarenakan respon error server ketika melayani 500 user bernilai nol. Waktu tercepat server dalam melayani user adalah 191 ms dan waktu terlama dalam melayani user adalah 11864 ms.
Penerapan AHP sebagai Model Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Rumah Bersalin Contoh Kasus Kota Pangkalpinang Fitriyani Fitriyani
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2369.253 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v13i2.75

Abstract

Ada beberapa kriteria yang dipilih masyarakat dalam menentukan tempat untuk persalinan ibu dan buah hati. Beberapa kriteria diantaranya pelayanan, fasilitas, biaya dan jarak yang ditempuh. Menggunakan sebuah sistem yaitu sistem pendukung keputusan dan tools Expert Choice 2000. Sistem pendukung keputusan dapat membantu penilaian terhadap rumah bersalin, menentukan kriteria dan nilai bobot. Sedangkan Expert Choice 2000 merupakan software yang dapat mengolah data dan menghasilkan keputusan rumah bersalin yang menjadi pilihan masyarakat khususnya ibu untuk melahirkan buah hati.
Aplikasi Metode Steganography pada Citra Digital dengan Menggunakan Metode LSB (Least Significant Bit) Agustinus Noertjahyana; Samuel Hartono; Kartika Gunadi
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3588.231 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v13i2.76

Abstract

Saat ini pengiriman data telah banyak dilakukan melalui media digital (Internet, E-mail, dan sebagainya). Data yang dikirim melalui media digital tersebut bisa berupa data yang penting, sehingga muncul permasalahan pada saat pengiriman data yaitu terkait dengan keamanan data. Terlebih lagi apabila data yang dikirimkan merupakan data yang bersifat rahasia. Untuk itulah muncul pemikiran bagaimana data dapat dikirimkan secara aman dalam artian data tidak bisa dibaca secara langsung atau bahkan tidak bisa diganti. Citra digital adalah salah satu media yang paling umum dikenal oleh masyarakat. Steganography adalah suatu metode cryptography, yang digunakan untuk menyembunyikan data ke dalam citra digital sehingga data yang dikirimkan tidak dapat diidentifikasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.Pada penelitian ini akan menggunakan metode LSB (Least Significant Bit). Data akan di segmentasikan pada beberapa citra digital sehingga memungkinkan pengiriman data dengan ukuran yang besar. Dengan mengembangkan metode steganography maka pengiriman data yang dilakukan tidak hanya memiliki tingkat keamanan yang baik, namun juga memiliki efisiensi dalam proses penyembunyian data???  yangcukup tinggi yaitu sekitar 30%. ??? 
Implementasi Segmentasi Citra dan Algoritma Learning Vector Quantization (LVQ) dalam Pengenalan Bentuk Botol Andri Andri
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2858.009 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v13i2.77

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, pengolahan citra digital memegang peranan yang cukup penting. Salah satu kegunaannya adalah melakukan pengenalan pola. Pengenalan pola bisa dikembangkan dalam kegiatan industri minuman untuk pengenalan bentuk botol sehingga dapat mempercepat waktu pemisahan jenis-jenis botol. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang suatu aplikasi untuk melakukan pengenalan terhadap bentuk botol dengan segmentasi citra dan algoritma Learning Vector Quantization (LVQ). Aplikasi dimulai dengan input gambar botol yang dideteksi tepi dengan operator sobel. Deteksi tepi ini menghasilkan citra hitam putih. Selanjutnya, hasil deteksi tepi sobel diekstraksi ciri ke pola dengan ukuran 20x20 kotak, dengan masing-masing kotak terdiri dari warna hitam atau putih. Warna hitam mewakili bit 1 dan warna putih akan mewakili bit 0. Dengan demikian, terdapat 400 bit hasil ekstraksi ciri sebagai identitas dari setiap gambar tepi botol. Proses akhir adalah melatih bit-bit ini dan nilai bobot hasil pelatihan disimpan sebagai basis pengetahuan untuk proses pengenalan. Aplikasi hasil rancangan dapat digunakan untuk mengenali bentuk botol dan juga menampilkan langkah-langkah perhitungan proses pelatihan dan pengenalan. Hasil pengujian menunjukkan aplikasi ini dapat mengenal bentuk botol dengan tingkat keberhasilan hingga 88,88%. Faktor kegagalan pengenalan terletak pada gambar latar yang berbeda dan posisi botol yang tidak sama dengan posisi botol pada saat proses pelatihan. ??? 
Evaluasi dan Perbaikan Kualitas Desain Diagram Kelas Arwin Halim
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1113.676 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v13i2.78

Abstract

Dalam proses pengembangan dan pemeliharaan proyek perangkat lunak, kualitas merupakan salah satu hal penting yang menjadi penentu keberhasilan perangkat lunak.Kesalahan yang tidak ditemukan pada awal pengembangan akan membutuhkan sumber daya, biaya, dan waktu perbaikan yang lebih tinggi. Salah satu tahapan yang dilakukan saat proses pengembangan perangkat lunak adalah pemodelan data. Pada perangkat lunak yang berorientasi objek, data biasanya dimodelkan dalam bentuk diagram kelas. Kualitas pada diagram kelas sangat tergantung pada pengetahuan dari perancang. Oleh karena itu, berbagai metrik telah dikembangkan untuk menilai kualitas desain dari berbagai aspek. Pada paper ini, Penulis mengusulkan sebuah pendekatan dan model untuk mengevaluasi, mendeteksi, dan memperbaiki desain kelas diagram, sehingga sesuai dengan kriteria kualitas yang diharapkan.
Prototipe Situs Web Pemberitaan Entertainment Erikson Damanik
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3088.652 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v13i2.79

Abstract

Informasi merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan masyarakat sekarang. Oleh karena itu pemberitaan menjadi hal penting di dalam penyebaran dan menghasilkan informasi yang dibutuhkan termasuk di dunia entertainment. Banyak masyarakat menaruh perhatian besar kepada dunia hiburan dan aktivitas-aktivitas di dalamnya. Pada awalnya pemberitaan hanya terdapat di media cetak seperti surat kabar dan majalah. Namun, pada perkembangannya kegiataan pemberitaan mulai merambah ke media elektronik dan kemudian media online. Bahkan, sekarang pemberitaan sudah masuk ke era mobile dan semakin berkembang penggunaannya, kegiatan pemberitaan melalui media online khususnya di bidang entertainment, setelah melihat entertaiment yang ada dan dilakukan analisis serta merancang sebuah sistem pemberitaan online yang dapat berjalan di 2 aplikasi yaitu, aplikasi desktop dan aplikasi mobile berbasis Android.
Pengembangan Model Perangkat Ajar Berbasis Animasi Studi Kasus: Mata Ajar Biologi pada SMP YASPIA dan SMK Bina Manajemen Cakung Jakarta Timur Tri Pujadi; Harisno Harisno
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.567 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v13i2.80

Abstract

Penggunaan internet di lingkungan sekolah telah cukup maju; namun pemanfaatannya???  untuk mendukung proses belajar belum maksimal diantaranya karena kemampuan membuat bahan ajar yang berbasis teknologi oleh para guru masih sangat beragam. Oleh sebab itu, maka guru???  perlu mempelajari cara membuat materi ajar (learning object) yang baik; diantaranya materi berbasis animasi. Materi ajar yang baik dan dikemas dalam sebuah aplikasi sistem belajar berbasis animasi, memungkinkan para siswa secara interaktif belajar mandiri dan melakukan test evaluasi hasil belajar sendiri terhadap penguasaan sebuah pelajaran. Pada awalnya pengembangan materi ajar ini akan menggunakan Power Point, dilengkapi dengan audio/video. Adapun pengembangan model aplikasinya menggunakan metode Interactive Multimedia System Design and Development meliputi tahap (1) System Requirements, (2) Design Considerations, (3) Implementation, (4) Evaluation. Metode perancangan user interface menggunakan prinsip Eight Golden Rules of Interface Design. Sebagai uji kasus, dipilih mata ajar Biologi pada sekolah SMP Yaspia dan SMK Bina Manajemen. Hasilnya responden menyimpulkan bahwa modul aplikasi ini dapat mendukung siswa dalam mendapatkan kelengkapan data yang dibutuhkan. Sedangkan tutorial yang ada cukup mempermudah siswa dalam memahami materi.
Penerapan Enterprise Architecture Framework untuk Pemodelan Sistem Informasi Roni Yunis; Theodora Theodora
Jurnal SIFO Mikroskil Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1391.221 KB) | DOI: 10.55601/jsm.v13i2.81

Abstract

Penerapan sistem dilakukan agar mendapatkan keselarasan dengan kebutuhan bisnis. Sehingga penting bagi suatu organisasi dengan skala tertentu, untuk melakukan pengembangan atas sistem yang dimiliki bahkan akhirnya menjadi sistem yang kompleks. Enterprise architecture (EA) adalah pendekatan terstruktur untuk menguraikan setiap kebutuhan sistem sehingga dapat digunakan untuk merancang dan mengembangkan sistem yang kompleks agar menjadi lebih sederhana. Dalam memodelkan EA dibutuhkan penggunaan framework. Dengan adanya framework, memudahkan developer merancang serta mengembangkan sistem, dikarenakan tahapan-tahapan, metode atau struktur logis yang telah disediakan oleh framework tersebut. Zachman Framework, TOGAF, FEAF dan TEAF adalah beberapa dari banyaknya jenis framework yang dapat digunakan untuk memodelkan suatu EA. Penulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman beberapa EA framework serta penerapan salah satu framework dalam memodelkan EA.

Page 3 of 23 | Total Record : 225


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 26 No. 2 (2025): JSM VOLUME 26 NOMOR 2 TAHUN 2025 Vol. 26 No. 1 (2025): JSM VOLUME 26 NOMOR 1 TAHUN 2025 Vol. 25 No. 2 (2024): JSM VOLUME 25 NOMOR 2 TAHUN 2024 Vol. 25 No. 1 (2024): JSM VOLUME 25 NOMOR 1 TAHUN 2024 Vol 24, No 2 (2023): JSM VOLUME 24 NOMOR 2 TAHUN 2023 Vol 24, No 1 (2023): JSM VOLUME 24 NOMOR 1 TAHUN 2023 Vol 23, No 2 (2022): JSM VOLUME 23 NOMOR 2 TAHUN 2022 Vol 23, No 1 (2022): JSM VOLUME 23 NOMOR 1 TAHUN 2022 Vol 22, No 2 (2021): JSM VOLUME 22 NOMOR 2 TAHUN 2021 Vol 22, No 1 (2021): JSM VOLUME 22 NOMOR 1 TAHUN 2021 Vol 21, No 2 (2020): JSM VOLUME 21 NOMOR 2 TAHUN 2020 Vol 21, No 1 (2020): JSM VOLUME 21 NOMOR 1 TAHUN 2020 Vol 20, No 2 (2019): JSM Volume 20 Nomor 2 Tahun 2019 Vol 20, No 1 (2019): JSM Volume 20 Nomor 1 Tahun 2019 Vol 19, No 2 (2018): JSM Volume 19 Nomor 2 Tahun 2018 Vol 18, No 1 (2017): JSM Volume 18 Nomor 1 Tahun 2017 Vol 17, No 2 (2016): JSM Volume 17 Nomor 2 Tahun 2016 Vol 17, No 1 (2016): JSM Volume 17 Nomor 1 Tahun 2016 Vol 16, No 2 (2015): JSM Volume 16 Nomor 2 Tahun 2015 Vol 16, No 1 (2015): JSM Volume 16 Nomor 1 Tahun 2015 Vol 15, No 2 (2014): JSM Volume 15 Nomor 2 Tahun 2014 Vol 15, No 1 (2014): JSM Volume 15 Nomor 1 Tahun 2014 Vol 14, No 2 (2013): JSM Volume 14 Nomor 2 Tahun 2013 Vol 14, No 1 (2013): JSM Volume 14 Nomor 1 Tahun 2013 Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012 Vol 13, No 1 (2012): Volume 13 Nomor 1 Tahun 2012 Vol 12, No 2 (2011): Volume 12 Nomor 2 Tahun 2011 Vol 12, No 1 (2011): Volume 12 Nomor 1 Tahun 2011 More Issue