JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial
JUPIIS is a Journal of Social Science Education for information and communication resources for academics, and observers of Educational Social Sciences, Social Sciences, Political Sciences, Methodology of Social Sciences and Social Work. The published paper is the result of research, reflection, and actual critical study with respect to the themes of governmental, social, and political science. All papers are blind peer-reviewed by at reviewer. The scope of JUPIIS is is a Journal of Social Science Education. Published twice a year (June and December).
Articles
692 Documents
Perbaikan Hasil Belajar Laporan Keuangan pada Mata Pelajaran Ekonomi melalui Metode Inkuiri
Nuraidah, Sitepu
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 7, No 1 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aims to boosts learning outcome by using method of inquiry on the subject of Economy at grade XI in SMA 12 of Medan in 2013/2014 school year. The teaching method used was method of inquiry. Whereas the tools of collecting data used were obser-vation and essay test at the and of interfering class had done. The research consists of two cycle, which both the first and second cycle consists of the problems and steps of planning, implementing, observating, data analysing and reflecting. The result of research shows that using method of inquiry on subject of Economy can be elevate learning outcome of students at grade XI in SMA 12 of Medan in the 2013/2014 school year. It can be viewed by average of the first test score of 42.1 with passing level of 10.5 percent. Yet after treating class of first cycle, average score of studentsâ learning achievement increased on 61.6 with completing learning level on 31.6 percent. While in the second cycle studentsâ average score climbed to 78.9 with completing learning level on 86.8 percent. Then it can be infered that using method of inquiry on subject of Economy could be elevate learning incomes of students at class XI in SMA 12 of Medan.
Meningkatkan Ketrampilan Guru Membuat Perangkat Pembelajaran Berbasis Kurikulum 2013 bagi Guru pada Sekolah
Saragih, Hotmaida
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 8, No 2 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan melalui pemberian Model yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan guru membuat perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum 2013 bagi guru pada sekolah. Penelitian dilaksanakan pada Semester II tahun pelajaran 2014 / 2015. Dengan subjek penelitian sebanyak 10 orang guru mata pelajaran. Metode yang digunakan adalah DesaiN penelitian Tindakan Sekolah. Masing-masing melalui tahap perencanaan, tindakan, observasi / evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian model terlebih dahulu oleh peneliti, meningkatkan keterampilan guru pada kelompok MGMP guru Mata Pelajaran PAK pada MGMP SMP Kecamatan Medan Helvetia dalam membuat silabus dan RPP berbasis Kurikulum 2013.
Persepsi Masyarakat Kelurahan Tigabalata Kecamatan Jorlang Hataran mengenai Usulan Pemekaran Kabupaten Simalungun
Suharyanto, Agung;
Matondang, Armansyah;
Ritonga, Syafruddin
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji tentang Persepsi Masyarakat Kelurahan Tigabalata Kecamatan Jorlang Hataran Mengenai Usulan Pemekaran Wilayah Kabupaten Simalungun. Untuk mengungkapkan data tersebut, digunakan metode deskriptif yang bersifat kualitatif dan pencarian data informasi secara akurat di lapangan melalui teknik observasi partisipasi, wawancara, dan studi dokumen untuk dapat membaca dan mengkaji secara mendalam. Persepsi masyarakat adalah cara pandang dari sekelompok manusia yang tinggal bersama dalam wilayah tertentu dan memiliki perasaan, pemikiran serta aturan dan mereka memberikan pandangan, tanggapan dan penginderaan terhadap hal-hal atau peristiwa yang terjadi dilingkungannya melalui proses penglihatan atau interpretasi, melalui pengindraan terlebih dahulu. Persepsi masyarakat ini digunakan untuk mengungkap issue hangat tentang usulan pemekaran adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan ke wilayah yang selama ini tidak terjangkau dan menampung aspirasi masyarakat di wilayah yang menginginkan pelayanan yang sama dalam urusan pemerintahan. Di sisi lain, ada yang kontra terhadap ususlan pemekaran, karena dianggap sebagai kendaraan politik dan membuat pengkotak-kotakan serta perpecahan masyarakat. Persepsi masyarakat di kelurahan Tigabalata Kecamatan Jorlang Hataran, adalah apatis terhadap pemekaran, karena jarak tempuhnya hanya 40 km ke Pematang Raya dan kehidupan mereka yang tidak berubah karena mata pencaharian mereka sebagian besar adalah petani padi dan hortikultura.
DUKUNGAN KEARIFAN LOKAL DALAM MEMICU PERKEMBANGAN KOTA
Supsiloani, Susiloani
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 5, No 2 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tolak ukur keberhasilan pembangunan kota dinilai dari kemampuan pemerintah mengikis ketimpangan sosial seperti menekan jumlah pengangguran, pemberantasan kemiskinan, dan menguntungkan warga pribumi yang selama ini hanya menjadi penonton. âPembangunan kota berhasil apabila tidak keluar dari jati diri bangsa. Membangun kota tidak boleh dengan gaya âtambal-sulamâ. Kota harus dirancang sesuai peruntukkannya. Atau, dibentuk karakteristik khusus yang diinginkan, sesuai fungsinya. Keberadaan kotaâkota di Indonesia yang seharusnya mendukung pertumbuhan nilai â nilai budaya lokal justru terjebak dalam budaya massal. Karena diakui atau tidak nilai â nilai budaya itulah yang pada akhirnya akan membentuk karakter dan identitas sebagai sebuah bangsa.
Ritual Erpangir Ku Lau pada Etnis Karo di Desa Kuta Gugung Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo
M.Si, Rosramadhana
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat kearifan lokal etnis Karo, di Sumatera Utara. Kearifan lokal yang dimaksud dalam penelitian ini ialah ritual erpangir ku lau. Ritual ini dilakukan dengan cara dimandikan ke seluruh bagian tubuh, yang berfungsi untuk menyembuhkan dari berbagai jenis penyakit. Ritual erpangir ku lau berarti (marpangir/ memandikan). Bahan yang digunakan seperti berbagai jenis jeruk purut, daun sirih, kunyit, lada hitam dan air. Penelitian menunjukkan bahwa nenek moyang dahulu sudah mempunyai kekuatan intelektual dalam pengobatan tubuh dari berbagai penyakit. Melalui pemanfaatan tumbuhan yang mereka miliki, dibantu dengan doa menurut kepercayaan mereka pada masa itu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil yang diperoleh dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada etnis Karo ritual erpangir ku lau dijadikan sebagi tradisi dan diturunkan hingga sampai sekarang, tidak ada kepastian waktu, sejak kapan di mulai tradisi ini, namun yang pasti ritual ini sudah ada sejak nenek moyang mereka. Ritual ini dilakukan pada saat dan kebutuhan tertentu, misalnya ritual erpanagir ku lau untuk membuang sial/ marabahaya, untuk menyembuhkan dari sakit dan lain-lain. Berdasarakan hasil penelitian menunjukkan ritual ini masih tetap dilaksanakan dan dipertahankan sebagai warisan tradisi budaya Karo.
Pengembangan Model Kurikulum Berorientasi KKNI di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan
Setiawan, Deny
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan kurikulum berorientasi KKNI di FIS UNIMED. Subjek penelitian ini yaitu: Validator ahli sebanyak 5 yang terdiri dari: (1) ahli desain kurikulum; (2) ahli IPS; (3) ahli Geografi; (4) ahli PKn; dan (5) ahli Antropologi. Metode Penelitian dalam peneitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D). Prosedur pengembangan yang akan ditempuh untuk menghasilkan produk model kurikulum berorientasi KKNI di FIS UNIMED dibagi menjadi empat tahapan, yaitu: (1) analisis pendahuluan, (2) pengembangan produk, (3) validasi produk, dan (4) uji kelayakan produk. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berorientasi KKNI yang dikembangkan pada penelitian ini sangat layak diterapkan di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Hal tersebut dikarenakan Kurikulum berorientasi KKNI yang dikembangkan telah memenuhi standar nasional dan tujuan pembelajaran. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pembuatan perangkat perkuliahan berupa Rencana Perkuliahan Semester.
BERDIRI DAN BERKEMBANGNYA PERKEBUNAN KARET DOLOK MERANGIR TAHUN 1917 â 2005
Harahap, Hanif;
Malau, Waston
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Banyak perubahan kebudayaan, ekonomi dan sosial terjadi pada masyarakat Simalungun di Nagori Dolok Merangir I dan II. Dimulai dari penggunaan bahasa Simalungun yang sudah langka dikalangan suku Simalungun, berganti kepada penggunaan bahasa Jawa menjadi bahasa pengantar sehari â hari. Berubahnya pandangan orang Simalungun tentang bekerja sebagai karyawan lapangan diperkebuan itu hina menjadi pekerjaan yang sangat dibutuhkan memenuhi kebutuhan hidup sehari â hari. Perubahan kebudayaan, ekonomi dan sosial juga terjadi pada suku Jawa di Nagori Dolok Merangir I dan II. Dimulai dari beberapa tradisi yang sudah mulai di tinggalkan seperti wayang orang, Jarang kepang dan ludruk yang berganti dengan kesenian Keyboard. Banyak nilai â nilai kehidupan Jawa asli sudah berganti seperti hemat, sederhana, prioritas pendidikan menjadi konsumtif, kemewahan dan boros. Mengingat mata pencaharian orang Jawa dahulu di pulau Jawa adalah bertani, maka akibat pentrasmigrasian secara paksa oleh pemerintah kolonial ke perkebunan di Sumatera Timur secara signifikan merubah mata pencaharian mereka menjadi buruh perkebunan. Akulturasi budaya Simalungun dan Jawa dalam hal ini terlihat jelas dalam religi. Orang Simalungun sebelum kedatangan orang Jawa ke Nagori Dolok Merangir memeluk kepercayaan nenek moyang Animisme. Setelah berinteraksi dengan orang Jawa, maka orang Simalungun memeluk Islam. Penggunaan bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar sehari â hari juga menjadi parameter akulturasi kedua budaya.
Mekanisme Survival Perempuan Pemecah Batu Di Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai
Pandapotan, Sihar;
Andayani, Trisni
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 10, No 1 (2018): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini berawal dari ketertarikan terhadap fenomena cara bertahan hidup Perempuan Pemecah Batu Di Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai di tengah Keterbatasan sumber daya alam/ lapangan pekerjaan. Batu yang diambil dari sungai, dikumpul dan dipecahkan tersebut dijual dengan harga Rp 5000/bak (keranjang 30Ã30 cm). Lahan pengumpulan batu juga terbagi-bagi sesuai dengan tangkahan yang dimiliki, senilai Rp 20.000/meter. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif bersifat Kualitatif, dengan menggunakan metodologi ini akan dapat menyelediki dan mendeskripsikan permasalahan yang terjadi pada mekanisme survival Perempuan Pemecah Batu. Setelah melalui tahapan penelitian ini pada akhirnya menghasilkan temuan pokok yaitu faktor-faktor penyebab perempuan bekerja sebagai pemecah batu adalah Ingin memenuhi kebutuhan hidup keluarga dalam sektor ekonomi; 2) Rendahnya tingkat pendidikan; 3) Adanya keinginan membantu kepala rumah tangga sebagai bentuk ungkapan kasih sayang terhadap keluarga; 4) Keterbatasan sumber daya alam/ lapangan pekerjaan; 5) Pekerjaan pemecah batu sudah menjadi pekerjaan yang turun temurun.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyaluran Kredit pada Bank Umum Periode 2008-2012
Hasyim, Diana
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research purposes to understand the direct and indirect impact of âThird Party Fundsâ, âNon Performance Loanâ, âReturn On Assetsâ and âCapital Adequacy Ratioâ to Banking Lending. Population of the research is âgo publicâ commercial bank in Indonesia in which 23 of them taken as sampel of research which were selected purposively based on the assumption that they became âgo publicâ in the period of 2008-2012. Whereas, the data analyzed by path analysis technique, while both ât-testâ and âcorrelation testâ were used in testing of hypothesis. Then, the finding shows that both variable of âthird party fundsâ and âreturn on assetsâ impact significantly to âCapital Adequacy Ratioâ. Furthermore, the âThird Party Fundsâ and âreturn on assetsâ impact positively to the Banking Lending, while Non-Performance Loan and Capital Adequacy Ratio impact significant negatively to Banking Lending
Penerapan Well-Being Therapy Untuk Meningkatkan Psychological Well-Being pada Penderita Kanker Payudara
DR, Maqhfirah
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Having breast cancer have a huge impact on quality of life of survivors. One of it is decreased psychological well-being. Psychological well-being is a description of the psychological health of individuals based on the fulfillment of the criteria that individual positive psychological functioning, encompassing self-acceptance, positive relations with others, autonomy, environmental mastery, purpose in life and personal growth. Well-being therapy can apply to increase the level of psychological well-being in breast cancer survivors. Participants this study are two women with post-mastectomy breast cancer, metastases experienced last year, and is undergoing medical treatment such as chemotherapy. Well-being therapy conducted within a month, in five sessions. Results indicate that application of well-being therapy has changed their psychological well-being level to the better. They were more accepting with their health condition and have better relationships with the significant people. This is clout by good motivation, support from their significant people during the therapy of process and using of religious aspects as one way in eudomanic approach to well-being therapy. In addition, the good rapport between researcher and participants is important to supported therapeutic effect.