cover
Contact Name
Tappil Rambe
Contact Email
tappilrambe@unimed.ac.id
Phone
+6281375056393.
Journal Mail Official
jupiis@unimed.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Negeri Medan, Jl. Willem Iskandar Psr V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : 2085482X     EISSN : 24077429     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JUPIIS is a Journal of Social Science Education for information and communication resources for academics, and observers of Educational Social Sciences, Social Sciences, Political Sciences, Methodology of Social Sciences and Social Work. The published paper is the result of research, reflection, and actual critical study with respect to the themes of governmental, social, and political science. All papers are blind peer-reviewed by at reviewer. The scope of JUPIIS is is a Journal of Social Science Education. Published twice a year (June and December).
Arjuna Subject : -
Articles 692 Documents
RESPON AGAMA-AGAMA TERHADAP SPIRITUALISME Nur, Ramli
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 5, No 1 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spritualisme adalah aliran filsafat yang mengutamakan kerohanian. Sedang spritualisme dari pandangan agama ditafsirkan dengan makna yang beragam oleh banyak orang. Namun spritualitas merupakan potensi manusia yang tidak mungkin hilang dalam kondisi dan situasi apapun. Spritualitas akan terus berkembang sejalan dengan kebutuhan manusia, yang berada di puncak rasionalitas, dan berada di sebuah “era” disebut globalisasi dan era postmodern. Pada dasarnya, manusia adalah mahluk spritual karena selalu terdorong oleh kebutuhan untuk mengajukan pertanyaan “mendasar” atau “pokok”. Mengapa saya dilahirkan? Apakah makna hidup saya? Buat apa saya melanjutkan hidup saat lelah, depresi atau merasa terkalahkan? Kata spritualitas agama berarti berkenaan dengan mental (kesadaran), perasaan, moralitas dan nilai-nilai luhur lainnya yang bersumber dari ajaran agama. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan respon agama-agama, dikhususkan pada agama Kristen dan gama Islam terhadap spritualisme.
Penerapan Model Pembelajaran Value Clarification Technique Permainan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Suganti, Sri
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar PKN siswa kelas I SD Negeri 081234 Sibolga sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran value clarification technique permainan.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas I SD Negeri 081234 Sibolga tahun ajaran 2016/2017. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik cluster random class. Sampel yang diambil adalah satu kelas dan diajarkan dengan model pembelajaran value clarification technique permainan. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda dan observasi.Dari hasil analisis data pretes sebagai hasil belajar awal siswa menunjukkan bahwa siswa yang memperoleh nilai ≥75 adalah sebanyak 16 orang dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 51,61%. Pada pelaksanaan siklus I siswa yang memperoleh nilai ≥75 adalah sebanyak 20 orang dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 64,52%. Pada pelaksanaan siklus II siswa yang memperoleh nilai ≥75 adalah sebanyak 28 orang dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 90,32%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar PKN siswa dengan menggunakan model pembelajaran value clarification technique permainan pada kelas I SD Negeri 081234 Sibolga.
PENDIDIKAN GEOGRAFI BERBASIS KARAKTER SEBAGAI WAHANA PEMBELAJARAN KEPENDUDUKAN Sidauruk, Tumiar
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 5, No 2 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan geografi berbasis karakter merupakan disain pembelajaran yang menyajikan konten dengan berorientasi tidak semata pada ranah pengetahuan dan keterampilan tetapi juga berorientasi pada ranah sikap. Disain pembelajaran ini dipandang efektif untuk dijadikan sebagai wahana pembelajaran kependudukan. Melalui pendekatan kontekstual, pembelajaran geografi dirancang dengan mengangkat tema-tema kependudukan sebagai tema kontekstual. Peserta didik belajar dengan pengalaman untuk mengamati, menalar, mencoba dan menyajikan alternatif pemecahan masalah-masalah kependudukan yang ada di sekitar lingkungannya. Habituasi pembelajaran seperti ini, sebagai upaya penumbuhan karakter peserta didik yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kelangsungan kehidupan manusia di planet bumi dan belajar untuk hidup secara harmoni dengan lingkungannya.
Teater Tradisional Melayu Makyong dalam Lintasan Sejarah dan Kekinian Di Sumatera Utara Wiflihani, Wiflihani; Suharyanto, Agung
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Makyong traditional theatre is a Malayan performing art belong to the indigenous Malays people in North Sumatra, which is knownly originated from Malaysia and Thailand. It was acculturated intimately with the North Sumatra malay costums since had been develop-ped and staged by Royal of Serdang Sultanate. The traditional theatre then had become a entertainment form by for the people in which it performed entertainly and comical staging for refreshing the audience. Nowadays it is a folk art form which  has revived by urban community that performs humors and jokes as the dominant feature in the show. It is staged by spend approxi-mately one and a half hour where it becomes more fascinated in watching in term merely several aspect such as artistics, meanings, symbols, and other which are trapped audience in hard thougth.
Penerapan Model Tutor Sebaya Berbasis Internet untuk Meningkatkan Aktivitas Mahasiswa dalam Mata Kuliah Analisa dan Interpretasi Foto Udara Sintong, Mahara; Lubis, Darwin Parlaunagn
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 8, No 2 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interpretasi foto udara merupakan mata kuliah wajib pada semester ganjil di semester IV (empat) di Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unimed, dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan hasil belajar mahasiswa dengan penggunaan metode pembelajaran biasa (konvensional) dengan penerapan tutor sebaya dalam pelaksanaan mata kuliah interpretasi foto udara berbasis internet. Hasil pembelajaran dengan penggunaan metode pembelajaran biasa (konvensional) menunjukkan hasilnya adalah 55,84 persen mahasiswa mendapat nilai E, 22,81 persen mahasiswa mendapat nilai C dan 19,35 persen mahasiswa mendapat nilai B, Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Penerapan model pembejaran tutor sebaya berbasis internet dalam matakuliah interpretasi foto udara dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Dari hasil penelitian ini juga membuktikan adanya peningkatan prestasi belajar mahasiswa hal ini terlihat dari nilai mahasiswa pada tahap pra-lapangan rata-rata nilai mahasiswa 80,94 dengan komposisi nilai (B = 68 % dan C = 32,%), tahap lapangan nilai rata-rata mahasiswa 81,56 dengan komposisi nilai (A = 9,7 %, B = 83,9 % dan nilai C = 6,5 %) dan tahap pasca lapangan memperoleh nilai rata-rata 81,56 dengan komposisi nilai (A = 19 %, B = 81 %).
Strategy Self Regulated Learning pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area Aisyah, Siti; Alfita, Laili
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran Strategy Self Regulated Learning pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area. Self regulated learning adalah kemampuan seseorang untuk mengelola secara efektif pengalaman belajarnya sendiri dengan berbagai cara sehingga mencapai hasil belajar yang optimal. Mahasiswa dikatakan telah menerapkan self regulated learning apabila mampu mengaktifkan metakognisi, motivasi dan tingkah laku dalam proses belajar mereka sendiri tanpa diperintah dan diajarkan oleh orang lain. Terdapat keinginan dan dorongan dari dalam diri mereka sendiri untuk menerapkan langkah-langkah dan strategi mengontrol proses belajar secara mandiri. Penelitian ini bersifat analisis statistik deskriptif (deskriptif artinya bersifat memberi gambaran). Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa hampir keseluruhan sampel hanya melakukan satu atau dua strategi dan tidak melakukan keseluruhan strategi. Hal inilah yang mempengaruhi pencapaian indeks prestasi kumulatifnya menjadi kurang maksimal.
Studi Etnobotani Keanekaragaman Pangan Etnis Batak Toba Di Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan Lumbantobing, Winda Sartika
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 5, No 2 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat etnis Batak Toba di Kecamatan Baktiraja memiliki strategi pengolahan tanaman pangan terdahulu yang masih tradisional telah mengalami banyak perubahan saat ini. Masyarakat menggunakan peralatan-peralatan yang terdahulu seperti lumbung padi yang digunakan untuk menyimpan persediaan padi. Penggunaan bibit-bibit unggul terdahulu sedikitnya masih dipakai oleh masyarakat dalam pertanian dan saat ini semakin banyak bermunculan bibit-bibit unggul baru yang lebih cepat dalam pengolahannya sehingga membuat bibit terdahulu tergeser. Kearifan lokal yang dimiliki masyarakat membuat eme (padi) menjadi tanaman yang sangat dimuliakan karena eme (padi) merupakan tanaman pangan yang dijadikan sebagai sumber tenaga oleh masyarakat dalam kehidupan. Masyarakat berdoa kepada Tuhan dengan membuat suatu ritual kepada Tuhan sebagai rasa syukur dan terimakasih karena telah memberikan panen yang melimpah kepada masyarakat. Kearifan lokal tradisional diversifikasi pangan pokok masyarakat etnis Batak Toba dahulu menjadikan gadong (ubi), suhat (talas) sebagai makanan pokok masyarakat selama bertahun-tahun.
Kedewasaan Beragama Salah Satu Wujud Kerukunan Beragama rumapea, murni eva
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama merupakan pondasi dalam kehidupan, karena membawa kehidupan yang penuh bahagia di dunia dan akhirat bagi manusia. Di sisi lain, manusia dalam menjalani aktivitas kehidupan banyak menemui kekerasan, perilaku menyimpang dan kekacauan. Melihat kenyataan bahwa tindakan kekerasan begitu banyak dipengaruhi agama, hubungan antar agama (ideologi), yang tidak hanya menjadi fenomena lokal tetapi sudah menjadi bersifat global. Mengamati kehidupan beragama adalah melalui perilaku yang nampak sebagai pernyataan dari kehidupan seseorang. Oleh karena itu, perlu adanya kedewasaan dalam beragama yang penuh dengan asumsi dan pandangan, karena keimanan dan kedekatan dengan Tuhan sangat tidak dapat diukur secara ilmiah. Makna kedewasan beragama yaitu rasa keagamaan, pengalaman keTuhanan, keimanan, sikap dan perilaku keagamaan terbentuk dalam sistem mental dan kepribadian. Maka dari itu kedewasaan beragama tidak terlepas dari kriteria kedewasaan kepribadian, karena jika sikap kedewasaan beragama dimiliki seseorang maka memiliki kedewasaan kepribadian, demikian sebaliknya. Dengan kedewasaan beragama yang dimiliki setiap orang maka terciptalah kerukunan beragama yang merupakan suatu sarana untuk mencapai tujuan lebih jauh yaitu situasi aman dan damai. Kondisi sangat dibutuhkan semua pihak masyarakat terutama di negara kita saat ini, karena hampir setiap daerah sangat sering terjadi konflik antar umat beragama.
HUBUNGAN TINGKAT PENDAPATAN KELUARGA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMK TELADAN MEDAN Simatupang, Dorlince
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim at: (1) obtaining data on level of family income gradeII students of SMK of FieldByword, (2) findingout achievement of the student grade II SMK offield Byword and,(3)finding  out whetherlevel of family income related with student’s achievement of grade II SMK of Field by word. The research population is student of grade II SMK of Field Byword amount to 50 people, and employing total sampling. Data collecting is used by a Questionnare. Data are analyzed with correlation test (r) and test the level significant 95%. The data analyzedwith correlation test and continued with the test of significant correlation (t) indicate that the correlation coefficient between level of family income with the achievement (rxy) is equal to 0,809 and result of test t calculated: 9,47 and t tables of: 1,68. From the test result that t calculated is bigger than tables of N with the level of significant 95%. T calculated from t off hence hypothesis (ho) refused and alternative hypothesis (ha) accepted. This means that level of family income have positive relation with the student achievement. The result of this research indicate that family income with the mean score 2,76 and correlation coefficient indicate that the level of family incomegive significant contribution to student’s achievement. Thereby result of this research indicate that the level family income represent one of determinant aspect in improving student’s achievement.
FAKTOR YANG MENYEBABKAN PETANI KEMIRI BERUBAH MENJADI PETANI KAKAO DI DESA KUBU KECAMATAN LAWE ALAS KABUPATEN ACEH TENGGARA Supriadi, Supriadi; Pinem, Mbina
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan petani kemiri berubah menjadi petani kakao dilihat dari 1). Pengalaman dan pendidikan, 2). Modal, 3). Harga, 4). Pendapatan. Penelitian ini dilakukan di Desa Kubu Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani kemiri yang berubah menjadi petani kakao dengan jumlah 100 Kepala Keluarga dan sampel yang diambil 50 % yaitu sebanyak 50 kepala keluarga yang diambil secara proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data adalah komunikasi langsung dan alat pengumpul data adalah dengan menggunakan angket. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisa data diskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah : (1). Pengalaman yang dimiliki petani kakao sudah cukup baik artinya pengetahuan petani kakao dalam mengolah lahan tanaman kakao mulai dari pembibitan sampai awal panen. (2). Modal yang dibutuhkan petani kakao lebih banyak daripada petani kemiri yaitu sebesar Rp.  600.000 – Rp. 2.600.000, sedangkan modal petani kemiri sebesar Rp. 35.000 –  Rp. 96.700. (3). Faktor yang paling dominan yang menyebabkan petani kemiri berubah menjadi petani kakao adalah harga kakao lebih menguntungkan. (4). Pendapatan petani kakao lebih tinggi daripada petani kemiri. Pendapatan petani kakao sebesar Rp. 600.000 – Rp. 1.520.000/bulan. Sedangkan pendapatan petani kemiri sebesar Rp. 180.000 – Rp. 236.700/bulan

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2025): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol. 17 No. 1 (2025): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) JUNE Vol. 16 No. 2 (2024): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol. 16 No. 1 (2024): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) JUNE Vol 16, No 1 (2024): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) JUNE Vol. 15 No. 2 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 15, No 2 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 15, No 1 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNE Vol. 15 No. 1 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNE Vol. 14 No. 2 (2022): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 14, No 2 (2022): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 14, No 1 (2022): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNE Vol 13, No 2 (2021): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 13, No 1 (2021): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI Vol 12, No 2 (2020): JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL, DESEMBER Vol 12, No 1 (2020): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI Vol 11, No 2 (2019): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DESEMBER Vol 11, No 1 (2019): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI Vol 10, No 2 (2018): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DESEMBER Vol 10, No 1 (2018): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 10, No 1 (2018): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER Vol 9, No 1 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 9, No 1 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 8, No 2 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 8, No 2 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 8, No 1 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 8, No 1 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Non Kependidikan dalam Ranah Ilmu-ilmu Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 7, No 1 (2015): JUPIIS: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Non Kependidikan dalam Ranah Ilmu-ilmu Vol 7, No 1 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 7, No 1 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 6, No 2 (2014): JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 6, No 2 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 6, No 1 (2014): Penelitian dan Artikel Ilmiah Pendidikan/Non Kependidikan Ilmu Sosial dan Buday Vol 6, No 1 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 6, No 1 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 5, No 2 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 5, No 2 (2013): Penelitian dan artikel ilmiah pendidikan/non kependidikan ilmu sosial dan buday Vol 5, No 2 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 5, No 1 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 5, No 1 (2013): Penelitian Ilmu Sosial Vol 5, No 1 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 4, No 2 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 4, No 2 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 4, No 2 (2012): Penelitian Dosen dan Mahasiswa Vol 4, No 1 (2012): Penelitian dan artikel ilmiah pendidikan/non kependidikan ilmu sosial dan buday Vol 4, No 1 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 4, No 1 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 3, No 1 (2011): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 3, No 1 (2011): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 3, No 1 (2011): Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 2 (2010): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DESEMBER Vol 2, No 2 (2010): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DESEMBER More Issue