JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial
JUPIIS is a Journal of Social Science Education for information and communication resources for academics, and observers of Educational Social Sciences, Social Sciences, Political Sciences, Methodology of Social Sciences and Social Work. The published paper is the result of research, reflection, and actual critical study with respect to the themes of governmental, social, and political science. All papers are blind peer-reviewed by at reviewer. The scope of JUPIIS is is a Journal of Social Science Education. Published twice a year (June and December).
Articles
692 Documents
Pengembangan Model Kurikulum Berorientasi KKNI di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan
Deny Setiawan
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jupiis.v9i2.8239
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan kurikulum berorientasi KKNI di FIS UNIMED. Subjek penelitian ini yaitu: Validator ahli sebanyak 5 yang terdiri dari: (1) ahli desain kurikulum; (2) ahli IPS; (3) ahli Geografi; (4) ahli PKn; dan (5) ahli Antropologi. Metode Penelitian dalam peneitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D). Prosedur pengembangan yang akan ditempuh untuk menghasilkan produk model kurikulum berorientasi KKNI di FIS UNIMED dibagi menjadi empat tahapan, yaitu: (1) analisis pendahuluan, (2) pengembangan produk, (3) validasi produk, dan (4) uji kelayakan produk. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berorientasi KKNI yang dikembangkan pada penelitian ini sangat layak diterapkan di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Hal tersebut dikarenakan Kurikulum berorientasi KKNI yang dikembangkan telah memenuhi standar nasional dan tujuan pembelajaran. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pembuatan perangkat perkuliahan berupa Rencana Perkuliahan Semester.
BERDIRI DAN BERKEMBANGNYA PERKEBUNAN KARET DOLOK MERANGIR TAHUN 1917 – 2005
Hanif Harahap;
Waston Malau
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 4, No 2 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jupiis.v4i2.552
Banyak perubahan kebudayaan, ekonomi dan sosial terjadi pada masyarakat Simalungun di Nagori Dolok Merangir I dan II. Dimulai dari penggunaan bahasa Simalungun yang sudah langka dikalangan suku Simalungun, berganti kepada penggunaan bahasa Jawa menjadi bahasa pengantar sehari – hari. Berubahnya pandangan orang Simalungun tentang bekerja sebagai karyawan lapangan diperkebuan itu hina menjadi pekerjaan yang sangat dibutuhkan memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari. Perubahan kebudayaan, ekonomi dan sosial juga terjadi pada suku Jawa di Nagori Dolok Merangir I dan II. Dimulai dari beberapa tradisi yang sudah mulai di tinggalkan seperti wayang orang, Jarang kepang dan ludruk yang berganti dengan kesenian Keyboard. Banyak nilai – nilai kehidupan Jawa asli sudah berganti seperti hemat, sederhana, prioritas pendidikan menjadi konsumtif, kemewahan dan boros. Mengingat mata pencaharian orang Jawa dahulu di pulau Jawa adalah bertani, maka akibat pentrasmigrasian secara paksa oleh pemerintah kolonial ke perkebunan di Sumatera Timur secara signifikan merubah mata pencaharian mereka menjadi buruh perkebunan. Akulturasi budaya Simalungun dan Jawa dalam hal ini terlihat jelas dalam religi. Orang Simalungun sebelum kedatangan orang Jawa ke Nagori Dolok Merangir memeluk kepercayaan nenek moyang Animisme. Setelah berinteraksi dengan orang Jawa, maka orang Simalungun memeluk Islam. Penggunaan bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar sehari – hari juga menjadi parameter akulturasi kedua budaya.
Mekanisme Survival Perempuan Pemecah Batu Di Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai
Sihar Pandapotan;
Trisni Andayani
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 10, No 1 (2018): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jupiis.v10i1.9859
Penelitian ini berawal dari ketertarikan terhadap fenomena cara bertahan hidup Perempuan Pemecah Batu Di Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai di tengah Keterbatasan sumber daya alam/ lapangan pekerjaan. Batu yang diambil dari sungai, dikumpul dan dipecahkan tersebut dijual dengan harga Rp 5000/bak (keranjang 30×30 cm). Lahan pengumpulan batu juga terbagi-bagi sesuai dengan tangkahan yang dimiliki, senilai Rp 20.000/meter. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif bersifat Kualitatif, dengan menggunakan metodologi ini akan dapat menyelediki dan mendeskripsikan permasalahan yang terjadi pada mekanisme survival Perempuan Pemecah Batu. Setelah melalui tahapan penelitian ini pada akhirnya menghasilkan temuan pokok yaitu faktor-faktor penyebab perempuan bekerja sebagai pemecah batu adalah Ingin memenuhi kebutuhan hidup keluarga dalam sektor ekonomi; 2) Rendahnya tingkat pendidikan; 3) Adanya keinginan membantu kepala rumah tangga sebagai bentuk ungkapan kasih sayang terhadap keluarga; 4) Keterbatasan sumber daya alam/ lapangan pekerjaan; 5) Pekerjaan pemecah batu sudah menjadi pekerjaan yang turun temurun.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyaluran Kredit pada Bank Umum Periode 2008-2012
Diana Hasyim
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 6, No 2 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jupiis.v6i2.2287
This research purposes to understand the direct and indirect impact of ‘Third Party Funds’, ‘Non Performance Loan’, ‘Return On Assets’ and ‘Capital Adequacy Ratio’ to Banking Lending. Population of the research is ‘go public’ commercial bank in Indonesia in which 23 of them taken as sampel of research which were selected purposively based on the assumption that they became ‘go public’ in the period of 2008-2012. Whereas, the data analyzed by path analysis technique, while both ‘t-test’ and ‘correlation test’ were used in testing of hypothesis. Then, the finding shows that both variable of ‘third party funds’ and ‘return on assets’ impact significantly to ‘Capital Adequacy Ratio’. Furthermore, the ‘Third Party Funds’ and ‘return on assets’ impact positively to the Banking Lending, while Non-Performance Loan and Capital Adequacy Ratio impact significant negatively to Banking Lending
PERILAKU MEMILIH PEMILIH PEMULA PADA PROSES PEMILIHAN KEPALA DESA LAUT DENDANG KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2016
Muhammad Fakhri Ali Khalehar;
Ade Adliana J.S;
Ivan Salim Zarkasyi;
Prayetno ,S.IP. ,M.Si
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 9, No 1 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jupiis.v9i1.6455
Penelitian ini dilakukan di Desa Laut Dendang yang tahun 2016 lalu mengadakan pemilihan Kepala Desa. Penelitian ini terjadi karena melihat angka pemilih pemula antusias dalam memilih calon Kepala Desa, tetapi tidak tahu apa dasar mereka melakukan pemilihan. Oleh sebab itu, penulis ingin mengetahui bagaimana perilaku memilih pemilih pemula pada proses pemilihan Kepala Desa tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa pendekatan yang digunakan oleh pemilih pemula pada pemilihan Kepala Desa tahun 2016 lebih banyak memiliki kecenderungan menggunakan pendekatan sosiologis. Dari rekapitulasi table indicator, dari keempat pendekatan yang ditawarkan untuk menganalisis perilaku memilih pemilih pemula, pendekatan sosiologis memiliki angka persentasi lebih tinggi.
UPACARA ADAT KEMATIAN CAWIR METUA PADA ETNIS KARO DI DESA KUTAGUGUNG KECAMATAN JUHAR
Kamarlin Pinem
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 5, No 1 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jupiis.v5i1.523
Penelitian ini adalah sebuah penelitian etnografi yang dilakukan dengan mengikuti secara langsung kejadian atau peristiwa adat yaitu upacara kematian cawir metua pada masyarakat etnis Karo. Lokasi dilakukannya penelitian ini di Desa Kutagugung Kecamatan Juhar, yang memang secara kebetulan, peneliti masih menjadi saudar (kalimbubu) dari keluarga yang meningggal. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa beberapa sudah terjadi perubahan oleh karena factor ekonomi, agama, waktu dan pendidikan. Selain itu juga ada perbedaan dalam pelaksanaan cawir metua rose dan erkata gendang dengan cawir metua tapi la rose dan acara gendang mentas. Perubahan dan perbedaan ini, terutama banyak
Pendidikan Multikultural Dalam Membentuk Karakter Bangsa Indonesia
Nana Najmina
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 10, No 1 (2018): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jupiis.v10i1.8389
Pendidikan Multikulturalisme di Indonesia harusnya menggali nilai SARA dan kebudayaan peserta didik sebagai keyakinan mereka yang mengajarkan kalau perbedaan adalah takdir Tuhan. Dalam perbedaan rasa cinta dan kasih sayang sesama harus terus dikembangkan. Pendidikan mampu menciptakan sikap toleransi, saling menolong dengan pembelajaran yang memiliki visi dan tindakan pembiasaan di semua satuan pendidikan. Pendidikan Multikultural berpusat pada karakter ke Indonesiaan, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Mmultikultural ini dilakukan dengan pembentukan pola pikir, sikap, tindakan, dan pembiasaan sehingga muncullah kesadaran nasional yang berkarakter. Terwujudnya karakter keindonesiaan menjadi landasan sebagai ciri khas manusia Indonesia. Kekuatan keindonesiaan menjadi energi untuk menjadi Indonesia sebagai bangsa besar di tengah percaturan bangsa-bangsa didunia. Bangsa besar hanya dapat diwujudkan melalui karakter manusia yang kuat. Karakter keindonesiaan melalui pendidikan multikulturalisme salah satu harapan menuju Indonesia besar di masa depan dengan keyakinan kolektif sebagai bangsa. Tujuan artikel ini mendiskripsikan pendidikan multikultural dalam membentuk karakter bangsa. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka.
Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Genius Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran PKn
Samawati Samawati
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 6, No 1 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jupiis.v6i1.1476
This research aims to examines whether using genious-based learning strategy could increase learning activity in the subject of civic education for students in the eleventh grade department of electro in SMK 1 of Lhoknga in 2013/2014 school year. The action research has two cycles in which each cycle consists of four stages such as planning, implementing and observation, reflecting and revising. The subject of the research is 17 students in the eleventh grade department of electro in SMK 1 of Lhoknga, Aceh Besar Regency, Province of Aceh. The data have been collected are test result and observation sheet of learning activity. Based on the result could be concluded that genious-based learning strategy can be used as s strategy to increase student’s learning activity, learning outcomes, and increase the quality of learning processes held by teacher in which learning activity, learning outcome, and teacher’s ability, might be elvate in every cycle. The learning activity increased from 64.71 percent at the first cycle (category sufficient) became 72.9 percent with good category at the second cycle. While the teacher’s ability in the teaching-learning processes increased from 62.5 percent with sufficient category at te first cycle to 72.9 percent with good category at the second cycle. As the learning oucome increased from 64.71 pecent with category passed at the first cycle to 82.35 percent with category passed at the second cycle.
Pembiayaan Pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Babussalam Kutacane
Muhammad Irsan Barus;
Syadidul Kahar;
Saidup Kudadiri
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 11, No 1 (2019): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jupiis.v11i1.12311
Sistem pembiayaan pendidikan di Indonesia, pemerintah tidak bisa melepaskan diri dengan pihak swasta dan masyarakat. Hubungan pemerintah, masyarakat, dan swasta merupakan hubungan yang tidak terpisahkan dalam peranannya meningkatkan pemerataan dan mutu pendidikan. Berbeda dari sistem pendidikan di negara maju, negara berkembang memprioritaskan anggaran daerahnya untuk pembangunan pandidikan dan dilakukan dengan berbagai model pembiyaan yang menguntungkan bagi pembangunan pendidikan di negaranya. Pendekatan penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hal ini dilakukan untuk mengungkapkan data deskriptif dari informan tentang apa yang mereka lakukan, rasakan, dan yang mereka alami terhadap fokus penelitian. Penelitian ini berupaya mendiskripsikan sistem pembiayaan pendidikan di STIT Babussalam Kutacane. Hasil penelitian diproleh bahwa STITBA menerapkan Sistem Keuangan Terpusat (SKT) untuk dana yang bersumber dari Uang Pembangunan dan SPP mahasiswa sehingga istilah defisit tidak berlaku dilingkungan STITBA. Sedangkan dana yang sifatnya untuk kegiatan tertentu seperti biaya PPL, PKM, Komprehensif, Seminar Proposal, Bimbingan Skripsi, Munaqasyah, dan Wisuda dikelola oleh Bendahara sekolah tinggi sendiri dengan membuat pertanggung jawaban kepada Pimpinan STITBA. Berdasarkan hal ini maka dana yang diproleh oleh STIT Babussalam Kutacane menggunakan model Penggalangan dana.
Penerapan Well-Being Therapy Untuk Meningkatkan Psychological Well-Being pada Penderita Kanker Payudara
Maqhfirah DR
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jupiis.v7i2.3122
Having breast cancer have a huge impact on quality of life of survivors. One of it is decreased psychological well-being. Psychological well-being is a description of the psychological health of individuals based on the fulfillment of the criteria that individual positive psychological functioning, encompassing self-acceptance, positive relations with others, autonomy, environmental mastery, purpose in life and personal growth. Well-being therapy can apply to increase the level of psychological well-being in breast cancer survivors. Participants this study are two women with post-mastectomy breast cancer, metastases experienced last year, and is undergoing medical treatment such as chemotherapy. Well-being therapy conducted within a month, in five sessions. Results indicate that application of well-being therapy has changed their psychological well-being level to the better. They were more accepting with their health condition and have better relationships with the significant people. This is clout by good motivation, support from their significant people during the therapy of process and using of religious aspects as one way in eudomanic approach to well-being therapy. In addition, the good rapport between researcher and participants is important to supported therapeutic effect.