cover
Contact Name
Hangga Hardhika
Contact Email
hanggadhika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
hanggadhika@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior
ISSN : 19780702     EISSN : 25806521     DOI : -
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka di bidang desain interior. Terbit dua kali setahun, yaitu setiap bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 113 Documents
PREFERENSI PEREMPUAN TERHADAP ESTETIKA LINGKUNGAN BANTARAN SUNGAI CODE: NATURAL DAN BUATAN Artbanu W Aji
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 14, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v14i1.17465

Abstract

Sungai perkotaan saat ini mengalami perubahan bentuk dari bantaran natural menjadi tanggul dengan elemen lingkungan buatan. Perbedaan antara bentuk bantaran natural dan buatan mempengaruhi persepsi keindahan lingkungan di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat preferensi bentuk lingkungan sungai di wilayah yogyakarta dengan 100 responden mahasiswa perempuan desain interior ISI Yogyakarta. Responden perempuan dipilih karena memiliki kedekatan epistimologis dengan lingkungan air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dengan foto dan skala semantik diferensial. Foto diambil dengan menggunakan kamera pada siang hari dan dipilih berdasarkan sudut yang netral (tidak menimbulkan distorsi). Metode analisis dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak pengolah data statistik SPSS. Hasil analisis data akan menghasilkan 2 kategori skor yaitu satu untuk lingkungan natural dan satu untuk lingkungan buatan. Skor ini akan dilihat perbedaan signifikansinya dengan menggunakan perhitungan statistik. Hasil penelitian diharapkan untuk menemukan bentuk lingkungan sungai yang disukai perempuan dan elemen lingkungan yang menjadi penyumbang preferensi tersebut. Tingkat kesiapan teknologi dalam penelitian ini adalah aplikasi dari teori persepsi lingkungan untuk melihat referensi estetika berdasarkan elemen lingkungan natural dan buatan. 
Implementasi Manajemen Proyek pada Arsitektur dan Interior Kontainer Bekas: Studi Kasus PT. Niaga Kontainer Indonesia Athiyya Syahdila Marsya; Mulyadi Mulyadi
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 14, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v14i1.17497

Abstract

Penurunan daya dukung lingkungan telah mendorong perlunya strategi pembangunan berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan kembali material bekas seperti kontainer. Dalam konteks ini, desain interior berperan penting dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, terutama melalui pendekatan repurpose. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen proyek dalam proses perancangan dan pembangunan kontainer bekas di PT. Niaga Kontainer Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Rekaman wawancara ditranskrip menggunakan aplikasi TurboScribe 2025 dan dianalisis menggunakan Nvivo versi 14 untuk memvisualisasikan tema dan pola, yang kemudian dievaluasi dengan kerangka teori manajemen proyek berbasis PMBOK yang mencakup konseptual, perencanaan, pelaksanaan, dan serah terima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Niaga Kontainer Indonesia telah menerapkan praktik manajemen proyek secara terstruktur dan adaptif. Proyek disesuaikan dengan kebutuhan klien melalui desain interior yang fleksibel, penggunaan material yang berkualitas dan ramah lingkungan, serta kontrol mutu yang ketat. Kesimpulannya, pendekatan manajemen proyek yang diterapkan mendukung keberhasilan proses modifikasi kontainer sebagai solusi ruang yang estetis, fungsional, dan berkelanjutan.
Preferensi Gen Z pada Interior Dalem Pangeran di Yogyakarta yang Mengalami Adaptive Reuse : Studi Kasus pada Dalem Pujokusuman dan Dalem Joyokusuman Martino Dwi Nugroho; Vindriasih Mirdias Wiratiwi; Zafirah Sitty Hartania Aurellia
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 14, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v14i1.17670

Abstract

Peneltian ini betujuan  untuk mengidentifikasi preferensi Gen Z  dan mengetahui apa yang menarik dalam desain interior Dalem Pangeran yang mengalami adaptive reuse bagi mereka, melihat bahwa coffee shop sudah menjadi fenomena gaya hidup modern bagi anak muda,. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik penelitian Participatory Action Research (PAR). Pengambilan data dpenelitian yang digunakan adalah menggunakan metode photovoice. Urgensi peneltian ini adalah dengan memahami preferensi ini diharapkan pada dalem pangeran dan desainer interior untuk dapat menciptakan ruang yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga fungsional dan sesuai dengan preferensi pengunjung Gen Z namun tidak meninggalkan aspek pelestarian budaya lokal. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat 5 (lima) tema ruang yaitu : (1) Ruang Hibrida dan Ambigu. Secara keseluruhan, konflik antara fungsi historis dan komersial menghasilkan ruang hibrida yang menarik secara visual dan kultural, namun sekaligus menciptakan ambiguitas fungsional dan etika yang memicu kritik dari Gen Z Ambiguitas Ruang muncul akibat dari adanya hibrida ruang.  (2) Ruang Beretika Sungkan, Gen Z dalam Ruang Beretika Sungkan adalah representasi dari generasi yang berjuang menemukan identitas mereka di persimpangan antara dorongan modern untuk berekspresi visual dan keharusan kultural untuk tunduk pada wibawa dan hierarki tradisional. Elemen eatetis tradisional Jawa berupa simbol – simbol ornamen dan ambience ruang dapat membentuk budaya sungkan pada Gen Z. (3) Ruang Keingin-tahuan (Curiosity). Mereka menggunakan detail arsitektur sebagai titik interaksi kritis untuk menggali interpretasi dan makna budaya.  (4) Ruang Budaya Konten. Hidup Konten Gen Z terpenuhi dari detail-detail elemen dekoratif tradisional Jawa dimana hal tersebut menjadi sesuai yang baru bagi mereka. (5) Ruang yang Tenang, bertransformasi dari sekadar lingkungan fisik menjadi ruang terapeutik yang secara aktif mendukung kesehatan mental dan emosional Gen Z, sekaligus menjadi jembatan emosional menuju warisan budaya yang menenangkan.

Page 12 of 12 | Total Record : 113