cover
Contact Name
Hangga Hardhika
Contact Email
hanggadhika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
hanggadhika@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior
ISSN : 19780702     EISSN : 25806521     DOI : -
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka di bidang desain interior. Terbit dua kali setahun, yaitu setiap bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 109 Documents
Perancangan Ruang Publik Budaya di Bantaran (Daerah Aliran Sungai) Kampung Wisata Dewa Bronto Kota Yogyakarta Suwahyunto, Hartoto Indra; Nurcahyo, Mahdi
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i1.15117

Abstract

Yogyakarta selain sebagai kota pendidikan juga dikenal sebagai kota budaya, diperkuat dengan adanya keraton sebagai pusat budaya, hal tersebut menambah kental nuansa budaya yang ada. Setiap produk budaya memiliki keunikan yang berbeda-beda tiap kota di Indonesia. Keunikan inilah yang kemudian menjadikan Yogyakarta sebagai tujuan destinasi prioritas wisata budaya. Salah satu strategi aplikatif dalam pengelolaan wisata ini adalah merancang fasilitas budaya yang ada, dengan mewadahi aktivitas budaya tersebut dalam zona-zona kegiatan yang terencana, melalui perancangan ruang publik untuk mengakomodasi aktivitas budaya yang ada. Kampung Wisata Dewa Bronto dengan bantaran sungai Code-nya mempunyai potensi revitalisasi sungai untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan di kota Yogyakarta. Harapannya konsekuensi logis dari potensi ini, maka akan dapat menggerakan roda ekonomi di kawasan kampung Dewa Bronto, sehingga masyarakat di sekitarnya akan menjadi lebih sejahtera. Riset ini menggunakan metode proses desain Kilmer yang dapat membuat prototype berupa visualisasi model desain. TKT (Tingkat Kesiapan Teknologi) adalah nomor empat dimana luaran penelitian ini berupa prototype digital rendering desain ruang publik budaya di bantaran DAS (Daerah Aliran Sungai) Kampung Wisata Dewa Bronto Yogyakarta. Hasil dari riset ini juga dapat dijadikan model untuk pengembangan ruang publik berbasis wisata budaya yang ada di pinggiran kota.
Pengaruh Ergonomi pada Kantor Teknik terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Rahma, Sabrina Atikah; Astuti, Susy Budi
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i1.15116

Abstract

Produktivitas karyawan di kantor teknik dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama kenyamanan dan efisiensi lingkungan kerja. Salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang optimal adalah penerapan ergonomi. Ergonomi merupakan ilmu yang berfokus pada bagaimana tempat kerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan karyawan guna meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta efisiensi dalam bekerja. Penerapan ergonomi yang baik tidak hanya membantu mengurangi kelelahan dan risiko cedera, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan fokus, ketahanan fisik, dan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana ergonomi dapat memengaruhi produktivitas karyawan di kantor teknik. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai prinsip ergonomi yang meliputi desain ruang kerja, pemilihan peralatan, manajemen beban kerja, dan pengaturan lingkungan fisik seperti pencahayaan, temperatur, dan kebisingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang nyaman dan sesuai dengan prinsip ergonomi dapat mengurangi kelelahan, meningkatkan konsentrasi, dan mengurangi risiko kesalahan kerja. Sebaliknya, lingkungan yang tidak ergonomis dapat menyebabkan stres, gangguan kesehatan, dan menurunkan kinerja karyawan. Dengan demikian, penerapan ergonomi yang optimal di kantor teknik bukan hanya sekadar meningkatkan kenyamanan kerja, tetapi juga berperan dalam menjaga kesehatan karyawan serta memastikan kelancaran dan efisiensi operasional perusahaan.
Analisis Penerapan Konsep Adaptive Reuse dalam Mendesain Interior Restoran di Kawasan Heritage (Studi Kasus: Locaahands Tunjungan) Yuanditasari, Aldila -
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 12, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v12i2.13571

Abstract

Jalan Tunjungan Surabaya mempunyai nilai historis yang cukup besar. Di masa pemerintahan Belanda, kawasan ini merupakan area vital, salah satunya adalah saksi sejarah perobekan bendera Belanda oleh Bung Tomo yang dikenal dengan insiden Hotel Yamato.  Kesan Hindia-Belanda masih sangat terasa kental di sepanjang Jalan Tunjungan dengan bangunan-bangunan kolonial yang masih bertahan dan terawat hingga saat ini. Jalan Tunjungan, yang secara strategis menghubungkan Jalan Embong Malang dan Jalan Blauran, telah menjadi fokus revitalisasi oleh Pemerintah kota Surabaya guna meningkatkan nilai estetika dan fungsionalitas kawasan segitiga emas kota. Hingga akhirnya saat ini kawasan Jalan Tunjungan ramai dengan restoran dan kafe yang menempati bangunan-bangunan kolonial yang telah direvitalisasi, salah satunya adalah bekas toko buku J.W.F Sluyter Soerabaja yang didirikan pada tahun 1925 dan saat ini gedung tersebut digunakan sebagai restoran Locaahands. Melalui observasi langsung di lokasi dan studi literatur, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penerapan konsep adaptive reuse pada desain interior restoran Locaahands Tunjungan. Analisis data penelitian menunjukkan bahwa bangunan telah mengalami proses adaptasi alih fungsi yang berhasil, ditandai dengan perubahan signifikan pada fasad dan interior untuk memenuhi kebutuhan fungsional sebagai ruang komersial, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip keberlanjutan. Strategi ini mengadopsi pendekatan konservatif terhadap unsur arsitektur eksterior, sementara melakukan transformasi signifikan pada tata ruang dan fungsi interior.
Evaluasi Pasca Huni Aspek Fungsional pada Rumah Sakit Hewan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Fitriani, Desi; Sholahuddin, Muhamad; Prasetyaningsih, Yulyta Kodrat
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.16323

Abstract

Animal hospitals are medical facilities that provide health care for animals. As public awareness of the importance of animal health increases, expectations for animal hospital services also rise. Therefore, the facilities available should reflect the professionalism and commitment of animal hospitals to the welfare of animals and humans. This study aims to evaluate the functional aspects of the interior of the East Java Provincial Livestock Service Animal Hospital through an indicative post-occupancy evaluation method using a qualitative and quantitative approach. The main focus of the study is to analyze the functional performance of the interior in supporting veterinary medical services. Data collection methods included interviews, questionnaires, field observations, and literature reviews. Based on the observations, several functional issues were identified. Therefore, this study is important to identify existing problems, analyze their causes, and formulate appropriate solutions to optimize building functionality according to user needs. The research results indicate that most of the spaces within the animal hospital meet functional standards, although some criteria remain suboptimal, namely human factors, furniture and storage, as well as flexibility and change. This study is expected to provide recommendations for improving the quality of existing animal hospital facilities and serve as a reference for developing optimal animal hospital designs in the future.
Pengaruh Fleksibilitas Ruang terhadap Penerapan Konsep Arsitektur Tropis pada C2O Library & Collabtive Artanti, Daffa Maulidia; Maharani, Rizka Tiara
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.16082

Abstract

Surabaya, kota yang berada di kawasan beriklim tropis, dengan penduduk yang beragam. Hal ini mendorong kebutuhan akan ruang berkumpul yang multifungsi dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna, namun dapat tetap mempertahankan kualitas iklim yang mendukung kenyamanan pengguna. Tantangan utama terletak pada bagaimana fleksibilitas ruang dapat dihadirkan tanpa mengganggu prinsip arsitektur tropis, seperti ventilasi silang, pencahayaan alami, serta perlindungan terhadap panas dan curah hujan. Salah satu ruang berkumpul yang menerapkan konsep tropis sekaligus mengadopsi fleksibilitas ruang di Surabaya adalah C2O Library & Collabtive, sebuah perpustakaan swadaya yang juga difungsikan sebagai coworking space, tempat diskusi, serta tempat berkumpul komunitas kreatif untuk event-event tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana fleksibilitas ruang dapat mempengaruhi prinsip arsitektur tropis di C2O Library & Collabtive. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung dan studi literatur melalui jurnal terakreditasi, yang kemudian dikaji berdasarkan prinsip-prinsip arsitektur tropis untuk memahami sejauh mana fleksibilitas ruang berperan dalam penerapan prinsip-prinsip tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas ruang di C2O Library & Collabtive memungkinkan adaptasi fungsi ruang tanpa mengorbankan kenyamanan termal, pencahayaan alami, dan sirkulasi udara. Hal ini mendukung penerapan prinsip arsitektur tropis secara pasif, efisien, dan adaptif terhadap berbagai aktivitas pengguna.
MODULAR, ADAPTIF, EFISIEN: STRATEGI DESAIN INTERIOR UNTUK SKALABILITAS FRANCHISE F&B (STUDI KASUS: LITTLE CONTRAST) Khalid, Nahja Akbar
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.15302

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan sistem desain modular adaptif pada franchise, studi kasus gerai Little Contrast. Melalui pendekatan kualitatif berupa observasi dan wawancara, penelitian ini memfokuskan pada empat variabel utama: modular design system, adaptability design, brand consistency, serta efisiensi biaya, waktu, dan sumber daya. Sistem ini menggantikan built-in furniture dengan loose furniture dan membagi area bar ke dalam modul-modul kecil, sehingga mempermudah duplikasi, pemeliharaan, dan instalasi tanpa mengganggu operasional gerai. Desain modular terbukti adaptif terhadap berbagai tipologi ruang seperti ruko, booth, mall booth, dan paviliun, sambil tetap menjaga konsistensi identitas brand. Penggunaan material solid wood juga meningkatkan durabilitas dan meminimalkan gangguan operasional. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi biaya interior hingga 27% dan percepatan pembangunan dari 40 hari menjadi 14 hari. Sistem ini memungkinkan perbaikan dan penggantian modul pasca-kontrak dengan lebih efisien. Penelitian merekomendasikan penerapan modularitas, standarisasi desain, pemilihan material tahan lama, serta sistem pemasangan cepat bagi brand lain yang ingin mengadopsi pendekatan serupa, guna mendukung ekspansi franchise secara lebih efisien dan konsisten.
STUDI DESAIN INTERIOR PANTI REHABILITASI PONDOK TETIRAH DZIKIR SLEMAN DENGAN METODE TERAPI BERBASIS LINGKUNGAN Kusumawati, Arum; Triatmodjo, Suastiwi; Aji, Artbanu Wishnu
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.15570

Abstract

Peningkatan jumlah individu yang mengalami masalah kesehatan mental dan narkoba menjadi salah satu tantangan besar dalam masyarakat modern. Dalam konteks ini, panti rehabilitasi memiliki peran penting dalam memberikan dukungan dan pemulihan bagi individu yang membutuhkan. Dalam proses pemulihannya, panti rehabilitasi memiliki metode yang sangat beragam, salah satunya adalah terapi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan metode terapi lingkungan di Panti Rehabilitasi Pondok Tetirah Dzikir Sleman ditinjau dari cara manipulasi ruangnya sebagai lingkungan yang mengalami kontak langsung dengan residen. Penelitian kualitatif ini melibatkan studi pustaka, analisis ruang, wawancara, observasi, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan teori terapi lingkungan menurut Josep (2011) yaitu sebagai tindakan terapeutik melalui manipulasi lingkungan guna mendukung proses pemulihan pasien. Hasil penelitian menunjukkan terdapat bentuk strategi manipulasi ruang yang berbeda, disesuaikan secara spesifik dengan tingkat kondisi mental pasien, tujuan dan kegiatan tahapan penyembuhan pada masing-masing fase pemulihan. Ironisnya, meskipun metode ini dinilai cukup baik untuk diaplikasikan, namun terdapat beberapa kondisi fisik yang cukup memprihatinkan, berbanding terbalik dengan banyaknya pasien yang ada. Perlu perhatian khusus bagi pemerintah dan instansi terkait untuk mendukung pengembangan fasilitas panti rehabilitasi yang lebih memadai agar terciptanya lingkungan yang lebih baik.
Analisis Faktor-Faktor Restoratif pada Tata Ruang dan Lanskap NuArt Sculpture Park, Bandung Pratama, Krisna Eka; Sakya, Kharista Astrini
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.16170

Abstract

Ruang publik seni seperti galeri dan taman patung memiliki peran ganda, tidak hanya sebagai wadah pameran karya tetapi juga sebagai lingkungan yang dapat memengaruhi kondisi psikologis pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana desain lingkungan di NuArt Sculpture Park, Bandung, berkontribusi dalam menciptakan pengalaman restoratif bagi pengunjung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan secara tematik dengan kerangka konseptual utama Attention Restoration Theory (ART) yang dikembangkan oleh Rachel dan Stephen Kaplan. Teori ini mengidentifikasi empat komponen kunci lingkungan restoratif: being away (menjauh dari rutinitas), fascination (ketertarikan tanpa usaha), extent (cakupan dan koneksi), dan compatibility (kesesuaian dengan tujuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa NuArt Sculpture Park secara efektif mengintegrasikan keempat komponen ART. Integrasi harmonis antara patung monumental, lanskap alam yang rindang, variasi spasial, serta sirkulasi yang fleksibel menciptakan kondisi being away dan fascination. Luasnya area dan keragaman elemen menyediakan extent untuk eksplorasi, sementara desain fasilitas dan suasana yang tenang menunjukkan compatibility yang tinggi dengan kebutuhan pengunjung untuk relaksasi dan apresiasi seni. Kajian ini menyimpulkan bahwa NuArt Sculpture Park bukan hanya berfungsi sebagai destinasi wisata seni, tetapi juga sebagai oase pemulihan mental di tengah lanskap urban. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi desainer, arsitek, dan pengelola ruang publik seni mengenai urgensi penerapan prinsip-prinsip psikologi lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan pengunjung.
Tinjauan Ikonografi Bentuk-Ornamen Pada Candi Prambanan Sebagai Ide Penciptaan Elemen Estetis Interior Maryanti, Maryanti; Subkiman, Anwar
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.16954

Abstract

Candi Prambanan adalah salah satu lokasi yang dianggap sebagai warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai historis serta simbolis yang sangat berharga. Karakteristik arsitektur Candi Prambanan kaya akan detail dan makna dapat menjadi sumber inspirasi yang potensial dalam desain interior. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bentuk-ornamen Candi Prambanan dengan pendekatan teori ikonografi sebagai rujukan. Ikonografi menginterpretasikan keserupaan objek tersebut dengan objek lain yang lebih sederhana. Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data dari karakteristik bentuk-ornamen dengan studi literatur, prinsip, dan elemen desain interior. Penelitian ini memberikan gambaran pencarian sumber ide penciptaan elemen estetis interior yang berasal dari bentuk dan ornamen pada Candi Prambanan.

Page 11 of 11 | Total Record : 109