cover
Contact Name
Kurnia Rahmad Dhani
Contact Email
kurniadhani@isi.ac.id
Phone
+6281362081363
Journal Mail Official
jurnalekspresi@isi.ac.id
Editorial Address
Jl. Parangtritis No.KM.6.5, Glondong, Panggungharjo, Kec. Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ekspresi: Indonesian Art Journal
ISSN : 14114305     EISSN : 29645921     DOI : https://doi.org/10.24821/ekp.v1i11
EKSPRESI is a double-blind peer-reviewed international journal published twice a year in April and October. Ekspresi published by Institut Seni Indonesia Yogyakarta. This journal contains articles on research results, conceptual ideas, art creation, and community service activities in the fields of arts and humanities.
Articles 82 Documents
Transformasi dari Sakral ke Ekonomis Hutan Larangan Adat Ghimbo Potai Kenegerian Rumbio Provinsi Riau Lifita Yuntia; Septriani Septriani
Ekspresi Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ekspresi.v15i1.19391

Abstract

This study aims to describe the driving factors behind the transformation from sacred to economic values of the Ghimbo Potai Customary Forbidden Forest in Kenegerian Rumbio, Koto Tibun Village. This topic was selected due to the functional shift of the customary forest, which threatens both environmental sustainability and the local social order. This research employs David Harvey’s theory of the commodification of nature to analyze the phenomenon. The methodology used is qualitative, with data collection techniques including direct observation, in-depth interviews, documentation, and literature studies. The results indicate three primary factors driving this transformation: economic pressure, economic rationality undermining the customary legal system, and the expansion of the market economy system. This transformation has had a significant impact on social and cultural systems, such as the disappearance of traditional logging and forest-entry rituals. Furthermore, the ecological impacts include forest area reduction, loss of biodiversity, decreased water supply, and flash floods. In conclusion, synergy is required between the community, customary leaders, and the local government to increase commitment to protecting and preserving the Ghimbo Potai Customary Forbidden Forest to prevent further environmental degradation.Keywords: Transformation, Sacred, Economical, Forbidden forest, Ghimbo PotaiPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendorong transformasi dari nilai sakral ke nilai ekonomis pada Hutan Larangan Adat Ghimbo Potai Kenegerian Rumbio di Desa Koto Tibun. Topik ini dipilih karena adanya pergeseran fungsi hutan adat yang mengancam kelestarian lingkungan dan tatanan sosial masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan teori komodifikasi alam dari David Harvey untuk membedah fenomena tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dokumentasi, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama pendorong transformasi tersebut, yaitu desakan ekonomi, rasionalitas ekonomi yang melemahkan sistem hukum adat, dan perkembangan sistem ekonomi pasar. Transformasi ini berdampak signifikan pada sistem sosial dan budaya, seperti hilangnya tradisi penebangan dan tradisi masuk hutan. Selain itu, dampak ekologis yang ditimbulkan meliputi pengurangan luas lahan hutan, kehilangan keanekaragaman hayati, berkurangnya ketersediaan air, hingga terjadinya banjir bandang. Sebagai simpulan, diperlukan sinergi antara masyarakat, pemangku adat, dan pemerintah setempat untuk lebih berkomitmen dalam menjaga serta melestarikan Hutan Larangan Adat Ghimbo Potai agar kerusakan yang lebih luas dapat dicegah.Kata Kunci: Transformasi, Sakral, Ekonomis, Hutan larangan, Ghimbo Potai
Live Streaming Mobile Legend sebagai Lapangan Pekerjaan Alternatif bagi Komunitas Legacy Of Guardian di Kelurahan Manggarai Raynaldi Akbar; Septriani Septriani
Ekspresi Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ekspresi.v15i1.19417

Abstract

The problem addressed in this study is the limited availability of job opportunities compared to the large number of job seekers, which has led to a phenomenon of choosing new forms of employment through the digital world. The purpose of this study is to describe the reasons why the Legacy of Guardian community in Manggarai Subdistrict chooses the profession of streamer as a new source of employment, and to describe the economic impact of Mobile Legends live streaming on the Legacy of Guardian community. The theory used in this study is Rational Choice Theory proposed by James S. Coleman. The research method used is a qualitative method with data collection techniques including observation, interviews, documentation, and literature study. The results of this study show that the factors influencing members of the Legacy of Guardian community to choose to become streamers include promising income, beneficial social relations, larger market potential, flexible working hours, lighter workload, and increased job scalability. Furthermore, after becoming streamers, there is an increase in the economic impact on members of the Legacy of Guardian community. These changes are based on increased income, ownership of production tools, ownership of economic assets, improved competitiveness, and multifunctional capabilities after adopting Mobile Legends live streaming as a new source of employment. This can be seen from the ownership of tools for production and economic assets.Keywords: Streamer, Live Streaming, Mobile Legend, Legacy Of GuardianPenelitian ini berjudul Live Streaming Mobile Legend Sebagai Lapangan Pekerjaan Bagi Komunitas Legacy Of Guardian Di Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan. Permasalahan dalam penelitian ini mengenai rendahnya lapangan pekerjaan dibandingkan dengan jumlah tenaga kerja yang mencari pekerjaan terlalu banyak sehingga terjadilah sebuah fenomena terhadap pemilihan lapangan pekerjaan yang baru melalui dunia digital. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan alasan komunitas Legacy Of Guardian di Kelurahan Manggarai memilih profesi streamer sebagai lapangan pekerjaan baru, dan mendeskripsikan dampak live streaming mobile legend terhadap perekonomian bagi komunitas Legacy Of Guardian. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pilihan rasional dari James S. Coleman. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor yang mempengaruhi anggota komunitas Legacy Of Guardian memilih menjadi streamer adalah pengasilan yang menjanjikan, relasi yang menjanjikan, potensi pasar lebih besar, jam kerja fleksibel, beban pekerjaan yang lebih ringan, skalabilitas dalam pekerjaan meningkat. Kemudian setelah mereka menjadi seorang streamer, adanya peningkatan dampak ekonomi bagi anggota Legacy Of Guardian. Perubahan tersebut didasarkan pada peningkatan penghasilan, kepemilikan alat produksi, kepemilikan aset ekonomi, meningkatkan kualitas daya saing, dan multifungsi setelah menjadikan live streaming mobile legend sebagai lapangan pekerjaan baru. Hal ini, dapat dilihat dari kepemilikan alat baik untuk produksi, aset ekonomi.Kata kunci: Streamer, Live Streaming, Mobile Legend, Legacy Of Guardian