cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
FENOMEN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Fenomen merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah pada lembaga penelitian ISI Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Peran Komunitas Kerajinan Makrame Iridescent dalam Peningkatan Produktivitas Masyarakat Ailsa Hanifa
Fenomen: Jurnal Fenomena Seni Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/fenomen.v4i1.12740

Abstract

Peran kesenian menjadi salah satu daya tarik masyarakat untuk menjadi stimulus atau rangsangan dalam hal produktifitas. Kontribusi yang diberikan oleh seni diantaranya melalui komunitas-komunitas seni di seluruh penjuru Indonesia. Dengan selalu menghadirkan inovasi-inovasi dan mampu memberikan solusi akan masalah yang ada, komunitas seni mempunyai jalan benar nya sendiri dalam memecahkan masalah yang ada di sekitar lingkungan. Diantara beberapa daerah yang ada di Indonesia, Yogyakarta menjadi salah satu kota dengan tingkat kesenian dan budaya yang tinggi. Salah satu komunitas seni kerajinan makrame membuat beberapa perubahan pada masyarakat yang sangat dinamis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan seberapa besar pengaruh yang diberikan oleh komunitas makrame Iridescent kepada masyarakat. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa peran para pelaku seni atau komunitas seni masih sangat penting sebagai solusi pemecahan masalah yang ada di lingkungan sekitar. Peran komunitas Iridescent berhasil membuat masyarakat menjadi pemeran aktif dalam menciptakan lapangan kerja dan melakukan suatu hal kreatif. Disamping memiliki peran dalam pengembangan tingkat produktivitas masyarakat, Iridescent mengakui bahwasanya seorang pelaku seni yang baik adalah bagaimana bisa membuat masyarakat yakin akan potensi dan kemampuan masing-masing untuk bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat dan inovatif.
Digital Compositing Perfume Orchard In Advertising Photography Fransiskus Xaverius Ario Setyoajie; Edial - Rusli; Dheasey - Amboningtyas
Fenomen: Jurnal Fenomena Seni Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/fenomen.v4i1.13484

Abstract

Perfume or perfume is a fragrance produced from the extraction process of aromatic ingredients which are used to provide a fragrant aroma to the body, objects or rooms. In an effort to win competition in a relatively competitive market, brands from each perfume industry need to develop effective marketing strategies, one of which is through advertising photography. One very important aspect in a marketing strategy is visualizing attractive products to present to consumers. Orchard, as a brand that has just become known in the market, wants to continue to improve its image and increase consumer awareness about its products through advertising photography. The aim of creating this photographic work is to create a series of photos of Orchard products that have high aesthetic and technical quality for the various product variants offered. The method for creating this work was literature study, observing Orchard Perfum data, and experimenting with its realization through digital compositing techniques. The final result of creating this photographic work is a visual of Orchard products using digital compositing techniques which will later be used as advertising to promote the product. The conclusion in creating this photographic work is conceptual experimentation based on data which is then applied to the exploration of property utilization, light direction and composition which are digitally processed so that they can influence the final visual result. Apart from that, the combination of product benefits and market segmentation aimed at by the brand can create visuals that are in accordance with what has been designed.Keywords: advertising, brand, commercial photography, Orchard, perfume
PERANCANGAN VISUAL SOUND BOOK BERBASIS LAGU TRADISIONAL POPULER SEBAGAI MEDIA EDUKASI BAGI SISWA SD Lintang Andamari Hananto Soenarto
Fenomen: Jurnal Fenomena Seni Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/fenomen.v4i1.12249

Abstract

Generasi Alpha merupakan generasi penerus bangsa yang kini berada di bangku Sekolah Dasar sekaligus generasi yang tumbuh berdampingan dengan pesatnya perkembangan teknologi. Informasi yang tidak tersaring menyebabkan banyaknya Generasi Alpha yang melupakan keberadaan lagu tradisional sebagai warisan kebudayaan Indonesia. Dari permasahan yang dipaparkan, maka diperlukan perancangan sebagai media pembelajaran sekaligus salah satu langkah dalam upaya pelestarian budaya Indonesia kepada Generasi Alpha. Tujuan dari perancangan ini adalah merancang Visual Sound Book berbasis lagu tradisional populer sebagai media edukasi bagi siswa SD untuk melestarikan eksistensi lagu tradisional dengan pendekatan metode bercerita Visual Storytelling. Metode analisis data menggunakan 5W+1H untuk konsep perancangan. Hasil dari perancangan ini ialah menggabungkan antara buku dongeng berbentuk fisik dan audio yang dapat diakses menggunakan MP3 player maupun gawai pribadi. Perancangan Visual Sound Book ini diharapkan dapat memperkenalkan wawasan lagu tradisional yang mulai terlupakan kepada Generasi Alpha yang sedang duduk di bangku Sekolah Dasar, serta dapat memberikan sumbangan karya dalam ranah desain komunikasi visual.Kata kunci: Generasi Alpha, lagu tradisional, visual sound book Generation Alpha is the nation’s next successor and is currently enrolled in elementary school. It's also the generation that grows along with the rapid development of technology. Unfiltered information causes many individuals of Generation Alpha to forget the existence of traditional songs as Indonesia’s cultural heritage. From the problem presented, a design is required as a learning medium as well as one of the steps in efforts to preserve Indonesian cultural heritage for the Generation Alpha. The aim of this design is to design a Visual Sound Book based on popular traditional songs as a learning medium for elementary students to preserve the existence of traditional songs using a Visual Storytelling approach. The data analysis method uses 5W+1H for the design concept. The results of this design are a combination of physical and audio fairy tale books that can be accessed using an MP3 player or personal mobile device. It is hoped that this Visual Sound Book design can introduce and give insights about traditional songs that are being forgotten to generation Alpha, who’s currently enrolling in elementary school, and can also contribute to works in the realm of visual communication design. Keywords: generation alpha, traditional songs, visual sound book

Page 4 of 4 | Total Record : 33