cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Saraswati
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 696 Documents
Studi Batik Mangrove Surabaya Imaculata Yosi Probowati 0912034021
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Murni
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.839

Abstract

Batik sebagai karya seni tertua peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia telah menunjukkan eksistensinya baik dalam dunia fashion yang tergolong sebagai applied art namun memiliki nilai artistik yang tinggi. Khususnya karya batik mangrove yang telah mampu menembus kelas internasional. Kekhasaan dalam segi desain, nilai makna, hingga kerumitan dalam proses pembuatannya seolah menjadi magnet tersendiri bagi para penikmatnya. Khususnya bangsa Barat yang cenderung dengan pola hidup serba praktis, mereka sungguh mengagumi karya seni yang tebilang rumit ini. Batik mangrove dipelopori oleh seorang wanita yang mempunyai gagasan cemerlang. Gagasan Lulut Sri Yuliani memiliki tujuan untuk melestarikan keberadaan hutan mangrove. Hal itu tercermin dalam pelaksanaan penciptaan karya yang menekankan beberapa aturan khusus sebagai berikut : Setiap lembar desain batik hanya boleh dimiliki oleh satu orang; Setiap desain batik tidak akan UPT Perpustakaan ISI Yogyakartapernah diulang pada pembuatan desain batik yang lain; Pada desain batik mengandung nilai makna berupa himbauan serta pesan yang mengingatkan masyarakat agar turut menjaga kelestarian lingkungan dan memperhatikan nilai-nilai kehidupan; Sebagian hasil penjualan dari batik tersebut dipergunakan demi tujuan konservasi ekosistem mangrove yang sekarang ini sudah menjangkau hampir keseluruhan wilayah Indonesia. Penelitian ini mengutamakan pembahasan mengenai nilai makna motif batik mangrove serta analisis bentuk dari motif-motif yang terdapat pada karya batik mangrove. Hasil pengamatan dan analisis yang dilaksanakan oleh penulis diperoleh beberapa aspek keterkaitan bentuk dan nilai makna motif batik mangrove. Selain itu batik mangrove mempunyai nilai khusus yang tidak dimiliki oleh karya batik pada umumnya. Sebagian besar motif batik mangrove menstilir bentuk-bentuk tanaman mangrove dan ekosistem sekitarnya. Kata kunci : seni lukis, batik mangrove, fashion 
Pameran Seni Rupa Di Malioboro Antara 2005-2012 Matheus Sakeus 0911979021
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Murni
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.840

Abstract

Malioboro sebagai ruang pamer menjadi catatan penting untuk melihat fenomena, untuk menunjukkan arah perkembangan seni rupa Yogyakarta, adanya pergeseran nilai yang terjadi dari “ruang privat” menuju “ruang publik”. Dalam hal ini, ruang publik dipandang sebagai ruang untuk menyalurkan ekspresi dan mengukuhkan eksistensi diri sebagai seniman. Kajian ini mengarahkan penelitian untuk memahami apa yang melatarbelakangi, pendekatan seperti apa dan apa fakta objektif dari pameran seni rupa di Malioboro. Metode pendekatan yang digunakan oleh penulis untuk melakukan penelitian adalah pendekatan multidisiplin dengan mengembangkan analisis melalui perpaduan dua atau lebih disiplin ilmu. Pendekatan ini sangat mungkin diterapkan, karena objek penelitian berhubungan langsung dengan budaya masyarakat yang berkaitan dengan pameran seni rupa di Malioboro periode 2005-2012. Dengan demikian, pendekatan yang dipakai adalah pendekatan sosial, budaya, dan sejarah. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa karya-karya yang dipamerkan di Malioboro tidak berdiri sendiri, tetapi menyatu dengan berbagai aspek yang ada di ruang tersebut. Dengan demikian karya tersebut tidak mempersempit ruang dengan tanda-tanda baru, tetapi membuat ruang harmonis dan lebih bermakna. Pameran di ruang publik khususnya jalan Malioboro memiliki sifat dan watak tersendiri dengan ruang-ruang lain (galeri dan museum). Dengan sifat dan watak yang berbeda dengan ruang konvensional sebagai ruang pamer pelaku seni memiliki alasan tersendiri, cara pendekatan berbeda, serta memiliki fakta objektif yang dicapai dalam memanfaatkan Malioboro sebagai ruang alternatif pameran seni rupa. Penelitian ini sebagai bentuk evaluasi penyelenggaraan pameran seni rupa di Malioboro, membandingkan berbagai kebijakan pemerintah sebagai pengelola kawasan Malioboro, dan sebagai rujukan perkembangan seni rupa di ruang publik. Kata kunci : pameran,seni rupa, malioboro   
Problematika Sepakbola Indonesia Sebagai Sumber Inspirasi Lukisan Yulistiono 0911987021
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Murni
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.841

Abstract

Karya-karya yang digambarkan penulis bermaksud ingin mengartikan sepakbola bukan hanya permainan belaka, yang hanya berbicara soal skor dan hasil akhir pertandingan, maupun highlights kejadian-kejadian dari lapangan hijau serta tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya. Tetapi juga problematika yang terjadi di seputar sepakbola Indonesia yang sedemikian banyak memberikan ide dan pengetahuan, sehingga mampu memberi inspirasi serta spirit untuk diwujudkan ke dalam karya seni. Karya yang sangat optimal secara ide adalah karya yang berjudul “Garuda di Dadaku”, karena penggambaran ide ke dalam wujud lukisan sangat tepat. Penulis secara keseluruhan berusaha menampilkan yang terbaik, baik secara teknik maupun isi pada seluruh karya, yang selanjutnya apresiator nantinya yang akan menilai, mengkritisi dan mengomentari seluruh karya pada Tugas Akhir. Kata kunci : seni lukis, problematika, sepakbola 
Eksplorasi Objek Temuan Dalam Penciptaan Seni Patung Achmat Nawir 0912057021
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Murni
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.842

Abstract

Sepanjang perjalanan, sampai sekarang seni patung kontemporer telah melahirkan berbagai macam corak perwujudan, mulai dari aspek tampilan, media yang digunakan, maupun latar belakang yang mendasari suatu karya seni. Pergeseran pemaknaan sebuah karya tiga dimensional saat ini semakin kaya dengan proses pemaknaan. Hal ini dipicu oleh pengaruh dan karakter dari dalam maupun dari luar diri perupa yang sering berinteraksi, mengikuti perkembangan arus deras laju industri dan teknologi yang perlu diimbangi dengan seni. Proses kreatif dalam berkarya seni patung yang penulis jalani dan jelajahi, berasal dari pemahaman terhadap realitas benda-benda temuan yang ada disekitar lingkungan kehidupan. Benda-benda tersebut dijadikan sebagai bahan-bahan yang kemudian diolah, dimodifikasi, dirakit, ditata sedemikian rupa, bahkan jika memungkinkan; ditaklukkan dengan pertimbangan ide, unsur-unsur material dan teknik yang memadai. Sehingga gagasan dan pemikiran penulis dapat terejahwantahkan dan dapat tersampaikan ke publik secara menarik, karena memunculkan keunikan bahan, dalam tema tertentu. Penggunaan benda-benda temuan seperti jenis botol, kaleng kerupuk, onderdil motor, komponen listrik dan mekanik, mainan anak-anak, dan lain-lain,adalah sebagai media ekspresi untuk merepresentasikan mimpi serta pengalaman bathin (personal) penulis. Benda-benda yang bercerita tersebut diolah dengan penguasaan terhadap material, kuasa ruang kecil bagian dalam objek menjadi daya tarik besar penulis untuk menginstalasinya dengan susunan objek temuan lain yang membangun cerita, terkadang perlu dilukis dengan pencahayaan khusus, yang sebisa mungkin menghadirkan penggalan-penggalan fragmen drama sebuah teater absurd. Kata kunci : seni patung kontemporer, objek temuan, teater absurd
Gaya Musik Individual Komposer Budhi Ngurah Pada Karya Sukma: Fantasia For Piano And Orchestra Ditinjau Dari Aspek Gaya Abad Ke-20 Anastasia Wina Andriani Suryautami 1011486013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.843

Abstract

SUKMA: Fantasia for Piano and Orchestra adalah sebuah komposisi karya Budhi Ngurah untuk piano dan orkestra yang bernuansa Indonesia dengan unsur-unsur tangga nada pentatonik. Bentuk dan gaya musik komposisi ini menarik untuk ditelitikarena selain merupakan salah satu favorit dari komposernya, komposisi ini bernuansa Indonesia dan menggunakan tangga nada pentatonik yang merupakan salah satu ciri khas musik di beberapa daerah, seperti Jawa dan Bali. SUKMA: Fantasia for Piano and Orchestra sebagai salah satu karya yang dapat mewakili gaya musik individual komposernya, Budhi Ngurah termasuk komposer gaya Musik Abad 20 aliran nasionalis atau orientalis. Penelitian ini bertujuan mencari gaya musik komposisi, latar belakang komposer, dan tujuan penciptaannya. Dengan menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dan koneksional dalam lingkup musikologi. Dalam karya tulis ini disimpulkan bahwa Budhi Ngurah adalah seorang komposer yang memiliki gaya musik nasionalis. Kata kunci : fantasia, bentuk bebas, kategori
Analisis Teknik Penjarian Kiri Pada Fuga Bwv 997 Karya Johann Sebastian Bach Edisi Transkripsi Frank Koonce Arindra Krsitiaji 0811179013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.963

Abstract

Teknik penjarian pada gitar klasik merupakan sebuah hal vital. Kesadaran dalam pengolahan teknik penjarian kiri maupun kanan merupakan sebuah sarana utama untuk dapat merepresentasikan unsur musikal dari sebuah karya musik. Pada karya fuga BWV 997, penerapan teknik penjarian didasarkan pada analisis terhadap struktur musikal-nya. Prioritas struktur musikal dari fuga BWV 997, yakni subject, answer (sekuen-answer), counter-subject, serta motif yang muncul pada episode. Penerapan teknik penjarian pada karya ini, tentu saja berdasarkan kebutuhan untuk menojolkan materi tersebut secara konsisten, baik dalam artikulasi maupun timbre. Hal utama yang juga perlu dipahami dalam penerapan penjarian pada karya fuga BWV 997 adalah kesadaran akan tiap jalur suara yang ada di dalam karya tersebut. Dalam memainkan kontrapung dapat diakomodasi dengan baik ketika indepedensi jalur suara tersebut dapat dimainkan sesuai fungsinya. Fungsi tersebut juga harus terakomodasi dengan pemahaman akan penjarian efektif. Secara umum ke-efektifan ini didasari oleh beberapa faktor, yakni anatomi, legato-playing, serta timbre. Penulisan ini merupakan sebuah analisis penerapan teknik penjarian kiri pada karya Fuga BWV 997 karya Johann Sebastian Bach, transkripsi Frank Koonce. Kata kunci : Fuga BWV 997, teknik penjarian, gitar klasik
Perancangan Promosi Pembiakan Anjing “Jogja Town Kennel” Melalui Media Online Dionisius Ardhi Priapratama 0811772024
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Komunikasi Visual
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1092

Abstract

Saat ini banyak orang yang memilih anjing sebagai hewan peliharaan, mereka tertarik memelihara anjing karena dianggap hewan yang paling setia. Salah satu jenis anjing yang popular dan banyak dipelihara baik di dunia maupun Indonesia saat ini adalah jenis Golden Retriever. Kepopuleran Golden Retriever ini disebabkan karena sifatnya yang bersahabat dan penampilannya yang menarik serta Golden Retriever memiliki kecerdasan yang cukup tinggi. Kepopuleran anjing ini juga nampak jelas dengan semakin banyaknya kontes untuk anjing jenis Golden Retriever. Semakin populernya anjing Golden Retriever menyebaban peminatnya pun bertambah banyak dan memunculkan kennel atau peternakan anjing yang membiakkan anjing jenis ini. Salah satu peternakan anjing Golden Retriever yang ada di Yogyakarta saat ini adalah Jogja Town Kennel. Jogja Town Kennel didirikan atas kecintaan pemiliknya yakni Liza Virgi dan Rizky Adhi terhadap anjing ras Golden Retriever. Untuk mengenalkan/ mempromosikan Jogja Town Kennel perlu adanya sebuah perancangan media promosi yang efektif dan efisien. Media yang digunakan dalam hal ini adalah media online. Perancangan media promosi ini akan dirancang dengan berbagai konsep yang kreatif dan menarik sehingga pesan dan informasi yang ingin disampaikan dapat berjalan dengan sukses. Kata kunci : Perancangan Promosi, Perancangan, Promosi
Perancangan Animasi Dua Dimensi “Pengenalan Adab Makan Dan Minum Dalam Islam Untuk Anak Sekolah Dasar” Shearly Chintya Dewi 1012008024
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Komunikasi Visual
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1236

Abstract

Perancangan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kesadaran Muslim saat ini tentang pentingnya mengaplikasikan adab dalam Islam dalam kehidupannya sehari-hari, terutama adab makan dan minum. Hal ini terbukti dengan adanya trend standing party, sering juga ditemui seorang Muslim saat makan dan minum sambil berdiri maupun berjalan, makan dengan tangan kanan namun ketika minum menggunakan tangan kiri, mencela makanan yang dimakan dengan mengatakan “tidak enak” dan lain sebagainya. Perilaku-perilaku ini tentu tidak sesuai dengan ajaran adab yang telah diajarkan oleh Rasulullah. Hal ini terjadi bukan karena mereka tidak tahu dan tidak paham tentang adab makan dan minum yang benar dalam Islam, namun karena sebagian besar dari mereka menganggap melanggar hal-hal kecil tersebut sebagai sesuatu yang lumrah, kemudian perilaku dilakukan terus-menerus sehingga menjadi suatu kebiasaan. Maka dari itu perlunya penanaman kebiasaan baik seperti adab makan dan minum ini sejak dini pada anak-anak. Perancangan ini menggunakan media film animasi 2D dalam memperkenalkan adab makan dan minum kepada anak-anak Sekolah Dasar. Proses pembuatan film animasi 2D ini ialah dengan teknik penggambaran secara manual di atas kertas lalu dipindah ke dalam komputer menjadi file digital. Pemberian warna, penyusunan gambar menjadi gerakan animasi, penambahan background, dan efek suara, hingga menjadi sebuah film animasi, semuanya dilakukan secara digital. Hasil akhir dari perancangan ini ialah film animasi ini dibuat dengan menggunakan pendekatan cerita petualangan di dunia imajinatif makanan dan minuman raksasa, menggunakan warna-warna yang cerah sesuai dengan selera anak-anak, Hasil perancangan akan dipasarkan kepada audience dengan menggunakan media DVD film yang didistribusikan oleh Kastari Animation Studio. Kata kunci : Animasi, Edukasi, Adab Makan
Stage Manager Dalam Yogyakarta International Chamber Music Festival Lola Lolita Passilo 0911270013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.995

Abstract

Yogyakarta International Chamber Music Festival (YICMF) merupakan konser musik yang bertaraf Internasional yang dimiliki Jurusan Musik ISI Yogyakarta ini, sudah memiliki tim untuk mengelola proses dari awal hingga berlangsungnya konser tersebut. Tim yang mengelola sebuah pertunjukan dari persiapan awal hingga konser berlangsung. Ini sering disebut juga dengan Manajemen Pertunjukan, yang biasanya dipimpin oleh seorang stage manager yang bertanggung jawab secara penuh terhadap terlaksananya suatu pertunjukan mulai dari perencanaan ,latihan, persiapan tehnik, hingga jalannya pertunjukan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu terdiri dari menentukan materi penelitian dan tehnik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara mengenai kinerja seorang stage manager serta peranannya dalam memimpin pertunjukan. Kata kunci : manajemen pertunjukan, stage manager, YICMF
Perancangan Buku Ilustrasi Cerita Rakyat Berdirinya Kota Prabumulih Ruwahyudi 0811771024
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Komunikasi Visual
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1124

Abstract

Cergam cerita rakyat ini merupakan suatu cerita legenda yang diangkat dari kisah nyata cerita daerah. Diceritakan 400 tahun yang lalu ada seorang kesatria yang bernama Kriye Budin selaku kepala adat dusun. Dalam kisah perjalanannya bersama keempat temannya mencari tanah yang meninggi untuk dijadikan sebuah dusun baru tempat tinggal mereka. Pengorbanan Kriye Budin demi kesejahteraan penduduknya. Cerita ini merupakan hal penting bagi masyarakat Prabumulih sendiri sebagai bentuk rasa peduli dalam melestarikan cerita daerah yang kelak berguna untuk generasi penerusnya. Namun sayangnya kurang banyaknya minat masyarakat atau anak muda sekarang, bahwa betapa pentingnya hal tersebut untuk menambah wawasan sejarah. Pemerintah juga prihatin sekali akan hal tersebut, maka upaya yang akan dilakukan adalah mengemas cerita rakyat tersebut menjadi sebuah cerita bergambar yang menarik, komunikatif dan inovatif, sebagai promosi media komunikasi visual yang dapat menarik perhatian anak-anak dan pelajar dari umur ( 7-17 tahun ) untuk lebih memahami tentang sejarah cerita daerah. Karena itu merupakan awal dimana kita bisa mengajarkan rasa peduli dan menghargai suatu warisan budaya melalui cerita rakyat daerah yang harus terus dilestarikan. Kata kunci : Perancangan, Buku Ilustrasi, Cerita Rakyat