cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Saraswati
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 696 Documents
Daya Tarik Program “[Masih] Dunia Lain” Di Stasiun Televisi Trans 7 Frizka Fajar Saraswati 1010448032
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.919

Abstract

Reality show dalam dunia program televisi terdiri dari berbagai macam bentuk. Salah satunya ialah program reality show mistik, dalam program tersebut menyajikan tayangan yang bertema kan misteri supranatural. Program reality mistik juga memiliki sebuah daya tarik yang menarik bagi audiens yang menonton program acara tersebut, sehingga respon audiens tersebut dapat memacu keberhasilan program, sehingga program tersebut dapat bertahan lama waktu siarannya di layar kaca televisi. Keberhasilan sebuah program reality show di stasiun televisi didukung oleh berbagai aspek. Diantaranya adalah aspek teknis dan non teknis. Aspek teknis ialah pemilihan dan penggunaan kamera yang dapat mendukung terciptanya sebuah daya tarik program tersebut. Sedangkan dalam aspek non teknis ialah beberapa teori elemen keberhasilan program yang sudah dirumuskan, yaitu; dominasi bintang, dominasi format, konflik, durasi, kesukaan, konsistensi, energi, timming dan trend tersebut di dalam proses produksi program. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor daya tarik program reality “[Masih] Dunia Lain” di Stasiun Televisi Trans 7. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan narasumber yang berkompeten, dokumentasi dan penyebaran angket/kuisioner. Sampel dipilih dengan metode random sampel. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa program “[Masih] Dunia Lain” memiliki unsur daya tarik. Daya tarik tersebut terletak pada aspek format dalam setiap segmentasi yang ditayangkan di setiap episodenya. Hal tersebut berdasarkan hasil wawancara dan hasil perhitungan angket yang sudah peneliti sebarkan. Daya tarik pada segmentasi tersebut juga didukung oleh teknik penggunaan kamera yang digunakan dan setting tata letak kamera dalam segmen tersebut. Kata kunci : reality show, daya tarik program, elemen program
Analisis Koreografi Tari Reog Dhodhog Kasmaran Di Dusun Pedes Argomulyo Sedayu Bantul Yogyakarta Siti Yuniana Kusumaningsih 1111363011
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Tari
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1047

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada struktur koreografi tari Tari Reog Dhodhog Kasmaran. Tari Reog Dhodhog mulai dikenal oleh masyarakat di Yogyakarta sekitar tahun 1986, melalui karya tari yang disusun oleh Untung Muljono dan disajikan dalam ujian Tugas Akhir di Program Studi S1 Komposisi Tari, Fakultas Kesenian, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Kesenian rakyat ini perngembangan dari Reog Kendang Tulungagung yang menggunakan kendang dhodhog, selain sebagai properti juga digunakan sebagai identitas, pengembangan gerak maupun iringan tarian tersebut. Tarian ini ditarikan oleh duabelas penari berpasangan yang terdiri dari enam penari putra dan enam penari putri. Penelitian kali ini penulis menggunakan pendekatan koreografi yang dikemukakan oleh Y. Sumandiyo Hadi, meliputi aspek bentuk, teknik, dan isi, serta elemen dasar koreografi yang terdiri dari gerak, ruang, dan waktu yang memunculkan sebuah gaya khas dalam tarian ini. Penggunaan pendekatan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mengetahui teks koreografi tari Reog Dhodhog Kasmaran secara keseluruhan. Motif gerak dengan pengembangan dan variasi gerak menggunakan properti kendang dhodhog yang dilakukan secara rampak. Desain pola lantai, motif gerak, iringan, serta elemen-elemen koreografi yang distrukturkan menjadi satu keutuhan bentuk koreografi tari Reog Dhodhog Kasmaran. Tarian ini mempunyai gaya atau style yang berbeda dengan tari kerakyatan yang lain. Pola tabuhan serta akulturasi budaya membentuk menjadi garapan koreografi tari tradisi kerakyatan yang menggunakan kendang dhodhog sebagai ciri khasnya. Kata kunci : Reog Dhodhog, Koreografi, Gaya
Eksplorasi Bentuk Fisik Kebudayaan Maritim Sebagai Gagasan Penciptaan Seni Patung Suparman 1112240021
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Murni
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1176

Abstract

Peradaban seni patung kontemporer saat ini mengalami suatu kemajuan yang signifikan. Terlihat dari berbagai peristiwa aktivitas seni rupa yang berlangsung dalam perjalanannya. Seperti peristiwa event pameran diberbagai daerah, antara lain di kota Yogyakarta, Jakarta, dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Hingga sekarang berbagai macam media dan teknik yang digunakan, juga beragam tampilan rupa yang mewarnai perkembangan karya seni. Eksplorasi bentuk dalam proses berkarya seni tiga dimensional yang dilakukan penulis, bermula dari pembendaharan pengalaman visual pada bentuk fisik benda yang akrab dalam lingkungan kehidupan maritim. Antara lain berupa benda-benda yaitu: bubu, rumah rakit, perahu kajang, rakit bambu. Dari berbagai bentuk benda-benda kemaritiman yang disebutkan di atas, penulis mengambil esensi bentuk fisiknya, antara lain ialah alami, keakraban, kesederhanaan, kenyamanan, dan keteraturan, yang diwujudkan dalam bentuk karya tiga dimensional melalui bidang, garis, dengan teknik menganyam, merakit, dan memotong. Karya-karya yang ditampilkan terdiri dari material alam berupa rotan, batu dan bambu. Penulis memilih material tersebut karena mempunyai karakter dan kualitas pada masing-masing jenis materialnya. Sehingga ada keinginan untuk mengeksplorasi bentuk fisiknya dengan material alam. Pada proses penciptaan, selain satu bahan yang digunakan seperti rotan, ada juga kombinasi beberapa jenis material alam. Hal demikian dilakukan untuk membangun kekuatan antara material yang satu dengan material yang lainnya, hingga menjalin keharmonisan dalam suatu bentuk. Penulis mengambil esensi bentuk fisik yang dari fungsi praktis menjadikannya sebagai fungsi estetis. Dari hasil eksplorasi, Bentuk visual yang ditampilkan didominasi oleh kesan transparan karena tersusun dari elemen-elemen linier. Seluruh karya menghadirkan bentuk geometrik dan organik. Harapan penulis, karya Tugas Akhir ini mampu memukau dan menginspirasi banyak orang, memperkaya pengalaman bathin, dan dapat bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang seni patung dan umumnya bagi pembaca, lembaga-lembaga seni serta. Kata kunci : seni patung, Eksplorasi bentuk, seni tiga dimensi 
Perancangan Interior Serafin Coffe And Patisserie Solo - Jawa Tengah Fendy Ahmad Ananda 0911671023
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1070

Abstract

Cikal Bakal Serafin Coffe and Pastisserie dahulunya adalah Sebuah rumah dinas manager dan mandor dari pabrik es legendaris di Kota Solo yang ber nama Saripetojo, terletak di jalan Slamet Riyadi no.037 Purwosari Solo Jawa tengah. Berdiri sejak kolonial belanda menduduki kota solo jawa tengah. Serafin coffee & patisserie juga menghuni salah satu bangunan heritage di kota Yogyakarta dan di kota Semarang, melihat banyaknya peminat didua cafe sebelumnya maka Serafin coffee & patisserie membuka cabang di solo dengan menempati rumah dinas manager dan mandor pabrik es Saripetojo Surakarta, dengan mengusung interior gaya vintage, serafin tetap tidak merubah struktur bangunan karena bangunan ini merupakan salah satu cagar budaya kota Solo, yang dipertahankan hanya saja dipergunakan dan beralih fungsi menjadi sebuah cafe yang bernama Serafin Coffe and Pastisserie. Dalam Tugas Akhir Karya Desain ini perancangan interior Serafin coffee and patisserie meliputi area indoor dan outdoor. Perancangan untuk area dalam meliputi ruang utama communal area, watting area, privat area, dan couple area, sedangkan untuk luar meliputi semi indoor dan out door itu sendiri.Permasalahan yang sering timbul pada restoran-restoran yang menggunakan bangunan bersejarah adalah desainnya yang tidak mampu mewakili bangunan itu sendiri atau pengolahan desain yang membuat karakter bangunan itu hilang. Melihat adanya permasalahan tersebut perancangan interior restoran serafin akan difokuskan pada citra ruang. Mengacu pada fokus perancangan dan sesuai dengan permintaan klien yang meginginkan suasana yang menunjukan karakter bangunan tersebut maka perancangan restoran ini akan menggunakan tema shabby chic dengan menerapkan gaya vintage. Kata kunci : Serafin Coffe and Pastisserie, Saripetojo, Solo
“Beauty Of Ruai” Rusnanda 0911266011
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Tari
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1214

Abstract

“Beauty of Ruai” adalah judul dari karya tari yang akan diciptakan. Judul ini sekaligus menunjuk pada konsep dasar yang akan diwujudkan ke dalam sebuah penggarapan tari kelompok. Beauty yang berarti keindahan dan kecantikan, dalam kamus besar Bahasa Indonesia keindahan dan kecantikan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar, dan elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Ruai adalah nama burung yang ada di Kalimantan Barat. Ide karya tari ini muncul dari ketertarikan penata tentang keberadaan legenda Putri Bungsu yang berubah menjadi burung Ruai, keindahan serta kecantikan dari burung Ruai,dan pelestarian burung Ruai yang sudah hamper punah saat ini. Karya tari yang akan disajikan dalam bentuk koreografi kelompok ini melibatkan delapan orang penari wanita dan akan dipentaskan di proscenium stage. Sikap serta motif gerak tari tradisi dayak seperti gerak kenyalang dan ngajat akan menjadi pijakan dasar dalam proses pencarian gerak. Kata kunci : Putri Bungsu, Ruai, Bulu 
Penerapan Teknik Dasar Ghost Notes Pada Bass Elektrik Dan Double Bass Dibya Imam Prasetya 0811223013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.974

Abstract

Uraian yang akan penulis sampaikan adalahmengenai penerapan teknik ghost notes kedalam pola permainan bass gitar dan Double bass. Inti dari penulisan karya tulis ini adalah bagaimana cara berlatih teknik ghost notes serta aplikasinya. Disini akan membahas. Kata kunci : Ghost notes, aplikasi, bass
Perancangan Buku Cerita Bergambar Sejarah Dan Perkembangan Perkeretaapian Di Indonesia Ilham Nur Ridwan 1012080024
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Komunikasi Visual
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1103

Abstract

Kereta api merupakan sarana transportasi umum yang merupakan urat nadi perekonomian banyak bangsa, kereta api juga memainkan peranan penting dalam sejarah suatu bangsa, tak terkecuali bangsa Indonesia. Namun apresiasi masyarakat terhadap perkeretaapian sangatlah kurang sehingga rasa memiliki terhadap moda transportasi ini sangatlah kurang. Buku cerita bergambar ini ditujukan untuk mengembangkan pengetahuan tentang sejarah perkeretapian di Indonesia, merangsang rasa keingintahuan audiens untuk mempelajari lebih lanjut tentang topik tersebut, dan di kemudian hari diharapkan dapat memotivasi audiens untuk mengembangkan moda transportasi kereta api. Target audience buku cerita bergambar ini adalah anak-anak berusia 7-12 tahun. Melalui karya desain ini diungkapkan mengenai sejarah dan perkembangan perkeretaapian di Indonesia yang digambarkan secara singkat ke dalam buku Ilustrasi ini. Dengan adanya buku ilustrasi in diharapkan dapat memberikan bahan bacaan alternatif yang baik dan menghibur anak-anak sembari menyajikan sejarah perkeretaapian kepada mereka dan ini diharapkan akan merangsang rasa keingintahuan audiens untuk mempelajari lebih lanjut tentang topik tersebut, dan di kemudian hari diharapkan dapat memotivasi audiens untuk mengembangkan moda transportasi kereta api. Kata kunci : buku Cerita, Bergambar, Ilustrasi
Fotografi Fashion Produk Busana Hijab Moshaict Cahya Achmad H 1110568031
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1247

Abstract

Fashion saat ini bukan lagi menjadi kebutuhan sandang semata, tetapi melainkan sudah menjadi gaya hidup, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan. Fotografi fashion adalah satu dari sekian banyak klasifikasi dalam dunia fotografi. Fotografi fashion lebih mengarah kepada hal-hal berhubungan dengan benda-benda fashion seperti busana, aksesoris, sepatu, dan juga tas. Fotografi fashion yang digunakan adalah fotografi fashion yang menggunakan alur cerita yang melakukan kegiatan-kegiatan di beberapa kota besar di Indonesia yaitu, Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan Semarang. Fotografi fashion yang menggunakan cerita bisa menjadi pilihan yang akan digunakan sebagai media promosi busana hijab, karena di dalamnya tidak sekedar pose dengan produk yang ditawarkan, melainkan ada mood yang dapat membuat foto lebih variatif. Ditambah pula dengan latar belakang foto yang menunjukkan tempat-tempat indentik dari beberapa kota di Indonesia, membuat latar belakang foto menjadi lebih beragam sesuai latar belakang foto tersebut. Metode pengumpulan data pada penciptaan karya tugas akhir ini melalui observasi, studi pustaka, dan juga wawancara. Tahapan yang dilakukan dalam penciptaan karya tugas akhir ini dimulai penjabaran brief dari perusahaan, kontemplasi, pravisualisasi, persiapan, eksekusi, hingga post-processing. Selama proses penciptaan karya fotografi komersial sangat membutuhkan kerja sama tim yang solid, karena hal tersebut akan mempengaruhi hasil yang didapatkan. Proses pemotretan sebagian besar dilakukan di luar ruangan agar mendapatkan mood secara langsung di lokasi pemotretan Hasil yang didapatkan dari karya tugas akhir yaitu sebuah rangkaian karya fotografi fashion yang menggunakan cerita yang melakukan kegiatan-kegiatan di beberapa kota besar di Indonesia yang di dalamnya selain mengenalkan produk busana hijab Moshaict juga menunjukkan keaneka ragaman tempat-tempat identik dari beberapa kota di Indonesia. Kata kunci : busana hijab, fotografi, fashion
Model Pembelajaran Piano Grade I Di Adis Musik Yogyakarta Silvia Debora Siahaan 1011606013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1006

Abstract

Adis Musik adalah sebuah kursus musik dengan menggunakan sistem online. Adis Musik membuat iklan kursusnya melalui internet dengan alamat www.kursusmusikjogja.com, juga pendaftaran dilakukan dengan melalui internet dimana kemudian guru di datangkan kerumah siswa. Adis Musik Yogyakarta adalah sebuah kursus musik. Di Adis Musik terdapat berbagai macam kursus yaitu kursus piano, biola, vokal, dan gitar, dimana pengajarannya diberikan di masing-masing rumah siswa. Kursus Musik ini tidak memiliki kurikulum sendiri dalam proses pembelajarannya, hal inilah yang membuat penulis tertarik untuk melakukan Model Pembelajaran Piano Grade 1 di Adis Musik, agar penulis dapat menyusun kurikulum pembelajaran di Adis Musik. Penulisan karya tulis ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Data yang didapat diamati dan dikaji secara sistematis sehingga menghasilkan karya tulis mengenai Model Pembelajaran Piano Grade I di Adis Musik Yogyakarta. Kata kunci : Model Pembelajaran, Piano, Adis Musik
Perempuan Pada Momen Identifikasi Diri Sebagai Sumber Penciptaan Seni Keramik Launa Lutfiyana 1011540022
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 Kriya Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1135

Abstract

Perempuan pada momen identifikasi diri menjadi sumber inspirasi untuk membuat karya seni keramik. Perempuan sebagai subjek penciptaan adalah refleksi kedirian saya. Lebih lanjut dari tema besar ini dirumuskan tentang bagaimana perempuan (dalam hal ini berdasarkan pengalaman empiris saya) sebagai manusia mengalami momen identifikasi diri? Bagaimana perempuan pada momen identifikasi diri divisualisasikan dalam seni keramik? Tanda-tanda estetik apa yang sesuai dengan narasi perempuan pada momen identifikasi diri? Untuk menjawab rumusan masalah perempuan pada momen identifikasi diri digunakan pendekatan teori estetika A.A.M. Djelantik dan teori psikoanalisis Sigmund Freud terutama mengenai hubungan id, ego, dan superego dan konsep oedipus complex. Pemilihan tanda-tanda estetiknya dibantu dengan teori semiotika Charles Sanders Pierce terutama mengenai relasi tanda antara representamen, interpretan, dan objeknya. Dalam penciptaannya digunakan tiga pilar penciptaan karya kriya yang dirumuskan oleh SP Gustami seperti eksplorasi, perencanaan, dan perwujudan. Visualisasi yang dihadirkan dalam penciptaan berupa figur perempuan yang dibentuk dengan meniadakan bentuk kaki. Dekorasi yang diterapkan berupa ornamen geometri dengan memperhatikan susunan struktur rupa dan membuat tekstur titik pada badan keramik. Warna gelasir yang digunakan adalah warna kontras komplementer. Penggunaan tanah stoneware dipilih untuk memainkan variasi warna badan keramik. Kata kunci : Perempuan, Identifikasi, Diri