cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Saraswati
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 696 Documents
Kicak Shrogol Aprilia Wedaringtyas 1111358011
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Tari
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1020

Abstract

Kicak Shrogol, merupakan judul yang dipilih untuk karya tari ini.Kicak Shrogol diambil dari gabungan suku kata nama motif yang dikembangkan yaitu kirig, cakilan, shrokal, dan megol. Motif gerak yang menjadi dasar karya tari ini adalah motif gerak kirig, cakilan, megol, dan satu rangkaian motif gerak yang meminjam nama dari iringan yaitu shrokal. Karya tari Kicak Shrogol merupakan jenis koreografi kelompok dengan menggunakan dua puluh lima penari. Tidak ada makna khusus dalam jumlah penari Kicak Shrogol, koreografer hanya ingin mencoba dan membuat pola lantai yang bervariasi dengan menggunakan dua puluh lima penari. Selain itu, pembawaan yang lebih maskulin maupun feminin juga ditekankan. Tipe karya tari Kicak Shrogol adalah studi motif gerak kirig, cakilan, megol, dan shrokal. Pencarian pengembangan atau kemungkinan-kemungkinan dalam mengembangkan esensi motif gerak tersebut, misalnya esensi gerak kirig pada bahu di pindah ke pantat dan dada, maka akan menghasilkan gerak yang baru. Formasi karya tari Kicak Shrogol menggunakan titik kuat dan titik lemah pada proscenium stage. Kata kunci : Kicak Shrogol, studi Koreografi, kelompok
Rumput Laut Dalam Busana Ready To Wear Meta Puspita Sari 1011532022
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 Kriya Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1149

Abstract

Ide penciptaan karya Tugas Akhir ini berawal dari pertemuan penulis dengan rumput laut yang selanjutnya membawa rasa keingintahuan untuk mengenalnya lebih jauh. Setelah mengetahui lebih jauh penulis menjadi tertarik manakala menyadari banyak jenis-jenis rumput laut yang ada di Indonesia tidak terekspos. Hal tersebut kemudian menjadi inspirasi untuk mengangkat beberapa bentuk dari rumput laut yang dijadikan motif ke dalam busana. Dipilihnya busana ready to wear dalam penciptaan karya Tugas Akhir ini karena memiliki kebebasan dalam mendesain busana. Proses pembuatan karya menggunakan teknik batik, tapis, tie dye dan bordir. Bentuk dari rumput laut itu sendiri diambil untuk dijadikan motif yang kemudian dikembangkan kembali, sedangkan dalam pemilihan warna yang digunakan tidak mengikuti warna asli dari rumput laut, dikarenakan keterbatasannya warna yang ada. Penciptaan busana menggunakan warna-warna yang dianggap menarik, sedangkan bahan kain yang UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA 125 digunakan merupakan kain yang sudah siap pakai. Beberapa kain yang digunakan dengan melakukan pewarnaan sendiri maupun kain yang telah siap pakai. Kata kunci : Rumput laut, busana, siap pakai
Analisis Unsur Sinematik Film Televisi “Pahlawan Terlupakan” SCTV Meutia Asti Kirana 10100502032
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.924

Abstract

Film televisi “Pahlawan Terlupakan” mengutamakan estetika dan pesan moral yang akan disampaikan kepada penontonnya, dengan tujuan menghadirkan film televisi yang lebih berkualitas, tetapi tetap menyuguhkan kualitas dari semua unsur naratif dan unsur sinematiknya. Unsur sinematik sangatlah berpengaruh dalam penceritaan dan pengemasan cerita di dalam film televisi tersebut. Sedangkan unsur sinematik terbagi menjadi empat elemen yaitu, mise-en-scene, sinematografi, editing, dan suara. Penelitian ini akan berfokus pada unsur sinematografi yang mendukung terwujudnya kualitas film televisi “Pahlawan Terlupakan.” Penelitian mengenai Analisis Unsur Sinematik Film Televisi “Pahlawan Terlupakan” Di SCTV bertujuan untuk mengetahui unsur sinematografi beroperasi pada film televisi “Pahlawan Terlupakan”. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan analisis isi. Pengambilan data dengan cara mengamati unsur-unsur sinematografi yang muncul di setiap scene. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masing-masing unsur sinematografi memiliki fungsi yang saling berkesinambungan membentuk film televisi “Pahlawan Terlupakan”. Unsur sinematografi yang terdiri dari aspek fotografis dan durasi shot membentuk kualitas film televisi yang realistis. Sementara aspek framing membantu penonton memahami narasi yang disampaikan film televisi ini. Kata kunci : Film, Televisi, Unsur Sinematik, Sinematografi
Dagelan Banyumas Peyang Penjol Judul “Guyon Dadi Lakon” Tinjauan Analisis Struktur Tekstur Dan Sosial Budaya Christine Natalia 0810545014
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Teater
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali kesenian tradisi yang sudah lama tidak pernah terkespos dalam masyarakat khususnya di Banyumas. Penelitian Dagelan Peyang Penjol dengan judul Guyon Dadi Lakonmenggunakan teori struktur dan tekstur, kemudian dimasukan kedalam teori sosiologi teater. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah, dengan mengumpulkan data dengan wawancara dan berupa CD rekaman yang berisi Dagelan Peyang Penjol judul Guyon Dadi Lakon. Hasil dari penelitian ini bisa dilihat sebagai berikut. Dagelan Banyumas Peyang Penjol merupakan salah satu kesenian tradisi yang lahir di tengah masyarakat. Dagelan Peyang Penjol pernah berjaya pada sekitar tahun 1970-1990an di Banyumas. Namun dengan seiring pertumbuhan zaman, kesenian rakyat ini pun mulai mengalami penurunan penonton. Penelitian Dagelan Peyang Penjol ini dibagi dalam penelitian struktur dan tekstur pertunjukan auditif tersebut, kemudian penelitan ini dikaitkan dengan konteks sosial budaya masyarakat Indonesia pada era 70an. Sehingga bisa dilihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terciptanya pertunjukan Dagelan peyang Penjol dan bagaimana keadaan masyarkat pada era tersebut sehingga Dagelan Peyang Penjol sangat digemari oleh seluruh orang Banyumas kala itu. Penelitian Stuktur dan Tekstur serta Konteks Sosial Budaya pada Dagelan Peyang penjol ini diharapkan mampu untuk menganalisis pertunjukan auditif rakyat yang sudah lama hilang, kiranya dengan adanya penelitian ini bisa untuk menambah wawasan serta menambah pengetahuan bagi mahasiswa serta masyarakat tentang kesenian Banyumas Dagelan auditif Peyang Penjol. Kata kunci : dagelan, struktur, tekstur
Pembelajaran Drumset Pada Anak – Anak Usia 6 – 9 Tahun Di Farabi Musik Studio Jakarta Max Windra Destrianalif 1011588013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1181

Abstract

Musik telah menjadi salah satu hobi yang menyenangkan baik bagi anak-anak maupun dewasa, begitu juga peminat untuk belajar musik di Farabi Musik Studio perumahan bukit golf Cibubur Jakarta. Anak-anak yang baru belajar pada umumnya mengalami kesulitan untuk memainkan sebuah pattern. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode menirukan bunyi dengan pendekatan studi kasus, adapun pelaksanaannya akan dilakukan dalam beberapa tahap yaitu tahap pengumpulan data, tahap pelaksanaan, tahap pengumpulan data. Setelah melalui proses belajar mengajar di Farabi Musik Studio perumahan bukit golf Cibubur Jakarta dapat diperoleh kesimpulan yaitu, dengan cara menirukan bunyi ritmis mempermudah anak memainkan contoh-contoh pola rhythm drumset, siswa dapat memainkan drumset dengan baik. Kata kunci : Pembelajaran, Drumset, Anak usia 6–9 Tahun
Evaluasi Kenyamanan Ruang Tidur Penumpang Di Km. Dobonsolo Pt. Pelni Ditinjau Dari Aspek Ergonomi Susya Nadya Rahmaputri 0911656023
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1075

Abstract

Industri transportasi terutama kapal tahun-tahun terakhir ini semakin berkembang dengan pesat. PT. PELNI sebagai salah satu perusahaan produsen kapal terbesar juga semakin gencar dalam mempromosikan produk dan fasilitas dalam kapal, salah satunya kapal KM. Dobonsolo. Mulai dari iklan dimajalah yang menampilkan fasilitas dalam kapal hingga keamanan kapal, yang terutama adalah kenyamanan ruang tidur penumpang, Ruang Tidur kapal adalah merupakan pelayanan jasa transportasi air (kapal) yang mengutamakan pelayanan sebagai factor utama yang ditawarkan sebagai upaya untuk menarik minat penumpang atau pengguna jasa. Kenyamanan sebuah ruang public tentunya tak lepas dari prinsip ergonomic, dalam penelitian ini dibahas mengenai analisis ergonomi pada ruang tidur kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian standar antropometri perabot dalam Ruang Tidur kapal KM. Dobonsolo dan aspek ergonomi. Penelitian ini sangat penting karena permasalahan kenyamanan dan kesehatan yang terjadi pada penumpang di kapal sangat kompleks. Penelitian ini bersifat deskriptif, dengan cara pengambilan data dengan metode “purposive sampling”, pengambilan sampel berdasarkan pada ciri-ciri atau sifat-sifat yang ada dalam populasi yang sudah diketahui sebelumnya dengan tujuan tertentu. Hasil penelitian membuktikan bahwa Ruang Tidur kapal KM Dobonsolo untuk beberapa perabot masih belum memenuhi standar antropometri sehingga berdampak pada kesehatan dan perfoma penumpang dalam kapal. Kata kunci : PT. Pelni, KM. Dobonsolo, Ruang Tidur
Penciptaan Naskah Drama Secangkir Teh Terinspirasi Cerita Cinderella Karya Charles Perrault Romualdo Situmorang 0910560014
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Teater
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1219

Abstract

Cinderella adalah cerita karya Charles Perrault yang menceritakan Cinderella, seorang gadis yang mempunyai impian menikah dengan seorang pangeran, pada akhir cerita impian cinderella akhirnya terwujud dengan bantuan peri yang menjaga dirinya. Kisah Cinderella ini kemudian dibaca dengan pemaknaan yang lain sehingga tercipta naskah drama Secangkir Teh. Pembacaan makna ini bukan berarti, bahwa naskah drama Secangkir Teh adalah pembenaran makna dari cerita Cinderella, melainkan menemukan makna lain hingga naskah drama Secangkir Teh berdiri sebagai sebuah karya yang mempunyai maknanya tersendiri. Pemindahan makna ini dapat terjadi dan tidak terlepas karena keduanya merupakan sebuah teks. Sebuah teks terkait dengan teks lainnya, itulah prinsip interteks. Kata kunci : Cinderella, naskah drama Secangkir Teh, Makna
Penerapan Metode Suzuki Pada Proses Pembelajaran Biola Di Sekolah Musik Purnomo Semarang Fajar Dewi Haryanti 1111712013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.979

Abstract

Dalam pembelajaran musik diperlukan metode yang tepat untuk mendukung proses belajar mengajar. Metode Suzuki adalah metode pembelajaran dengan pendekatan bahasa ibu atau bisa disebut ”mother tongue”. Menurut Suzuki pembelajaran bahasa ibu adalah proses belajar musik pada anak dengan pendekatan kasih sayang dan cinta kasih, seperti seorang ibu mengajarkan bahasa kepada anaknya. Dalam pembelajaran biola, pengajar menerapkan Metode Suzuki yang mencakup tentang anatomi memegang biola, cara menggesek, dan memainkan lagu. Penelitian ini membahas tentang “Penerapan metode Suzuki pada proses pembelajaran biola di Kursus Musik Purnomo Semarang. Penelitian ini menerapkan Metode Suzuki pada kursus musik Purnomo dan bagaimana meningkatkan peminat untuk belajar biola serta aktualisasi kualitas pembelajaran pada intrumen biola. Diharapkan dengan diterapkannya Metode Suzuki dapat menambah peminat yang ingin belajar instrumen biola. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif – action research. Data yang diperoleh diinterpretasikan berdasarkan kerangka teori yang sudah dibahas di dalam penelitian. Penelitian ini menyatakan bahwa Metode Suzuki tidak bisa diterapkan di Sekolah Musik Purnomo sehingga kurang terjadi peningkatan kualitas pembelajaran serta tidak mampu meningkatkan peminat instrumen biola. Kata kunci : metode, pembelajaran, musik
Perancangan Ilustrasi Dengan Karakter Bercorak Dan Berteknik Batik Untuk Novel Republik Rimba Karya Ryan Sugiarto Lejar Daniartana Hukubun 1012014024
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Komunikasi Visual
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1108

Abstract

Republik Rimba adalah novel yang menceritakan tentang kisah politik yang ada di Indonesia. Namun latar, setting dan tempat dibuat menyerupai rimba atau hutan. Begitu pula dengan tokoh – tokoh yang ada di sana. Cerita ini memuat hal – hal yang buruk yang dilakukan oleh para pejabat rimba yang dipimpin oleh Singa Raja dan para pembantunya seperti Anfox, Kadal, Tikus, dan Beruang. Dengan cara melakukan korupsi, pencurian, membohongi rakyat, tidak bertanggung jawab menjalankan tugas dan lain – lainnya. Perancangan ilustrasi untuk novel Republik Rimba dengan tokoh-tokoh tersebut dibuat menggunakan corak dan teknik batik manual dengan canting, yang bertujuan untuk melestarikan, mengapresiasi, dan mengeksplor budaya yang khas dari Indonesia, dipadukan dengan teknologi (desain tata letak buku), namun tetap mempertimbangkan estetik, komunikatif dan khas dalam penyampaian isi. Ilustrasi teknik batik dapat memperkaya wacana DKV saat ini hingga masa depan. Ilustrasi yang diciptakan memuat tentang politik, imajinasi moral, makna dan gaya motif batik yang terus dikembangkan. Perancangan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan anti korupsi, pendidikan politik, dan menumbuhkan minat baca. Kata kunci : ilustrasi, corak, teknik batik
Studi Eksploratif Bahan Ajar Cello Berbasis Metode Suzuki Nandya Abror Nurmusabih 0911361013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1252

Abstract

Metode Suzuki merupakan metode pembelajaran musik yang menekankan pentingnya pendidikan bakat musik sedini mungkin untuk anak-anak dengan menggunakan bahasa ibu (mother tongue). Metode ini banyak disalahartikan oleh masyarakat hanya dengan menggunakan kurikulum buku saja, tanpa menerapkan filosofi dari penciptanya, Shinici Suzuki yaitu dididik dengan kasih sayang Nurtured by Love (dididik dengan kasih sayang) dan teorinya yaitu Talent Education (pendidikan bakat). Tujuan eksplorasi Metode Suzuki ini yaitu: (1) untuk memperkaya bahan ajar cello berbasis Metode Suzuki Cello menggunakan metode eksploratif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti sesuatu yang belum diketahui, belum dipahami, dan belum dikenali dengan baik, (2)untuk mensosialisasikan Metode Suzuki dalam pembelajaran cello. Kesimpulan yang dapat diambil adalah: (1) pengayaan bahan ajar cello dalam Metode Suzuki menggunakan metode eksploratif, (2) metode eksploratif yang diterapkan pada pengayaan bahan ajar cello sebagai upaya mensosialisasikan Metode Suzuki. Kata kunci : metode, eksplorasi, pembelajaran