cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Saraswati
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 696 Documents
Aktivitas Koor Gerejawi Lingkungan Stephanie Keparakan Lor Dalam Ibadat Liturgi Gereja Katolik St. Fransiscus Xaverius Kidul Loji Yogyakarta Theresia Andari 1111643013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1011

Abstract

Sebuah ibadat liturgi mingguan di gereja Katolik hampir selalu dimeriahkan oleh sebuah kelompok koor yang anggotanya berasal dari umat yang tergabung dalam sebuah lingkungan di wilayah gereja tersebut. Di setiap kelompok koor lingkungan, tidak semua anggotanya memiliki kemampuan menyanyi yang baik. Aktivitas koor yang mereka lakukan lebih didasari pada semangat pelayanan untuk gereja, sehingga peran aktif umat untuk bergabung menjadi anggota koor lingkungan menjadi suatu hal yang patut disyukuri. Untuk mencapai fungsi kemeriahan ibadat liturgi, maka sebuah kelompok koor sebagai pendukung ibadat liturgi perlu mempersiapkan diri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas koor gerejawi Lingkungan Stephanie Keparakan Lor Gereja Katolik St. Fransiscus Xaverius Kidul Loji Yogyakarta yaitu proses latihan untuk mempersiapkan tugas ibadat liturgi di Hari Raya Pentakosta tanggal 24 Mei 2015. Penelitian ini memaparkan dampak pemahaman peran aktif anggota koor dalam ibadat liturgi terhadap upaya individu memberikan perhatian pada detil aktivitas musikal yang dipersiapkan untuk mencapai kemeriahan ibadat liturgi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dirigen memegang peran penting untuk mengarahkan anggotanya dalam mempersiapkan ibadat liturgi. Aktivitas musikal yang dilakukan lebih banyak ditentukan oleh pemahaman dirigen terhadap cara mempersiapkan anggotanya untuk memberikan kemampuan bernyanyi koor mereka secara maksimal. Kata kunci : koor, koor lingkungan, pelatih koor
Game Online Pada Perilaku Gamer Divisualisasikan Dalam Karya Seni Kriya Logam Akhmad Khusaeri 0911483022
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 Kriya Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1140

Abstract

Game online merupakan sebuah permainan yang memanfaatkan teknologi internet dan komputer sebagai media yang digunakan. Perkembangan game online sekarang ini sangat pesat, game online kini banyak dimainkan tidak hanya kalangan anak muda, anak-anak banyak yang bermain game online, untuk mengisi waktu luang, atau hanya sekedar mencoba. Ketika game online sudah menjadi hobi dalam keseharian, para penikmatnya akan merasa ketergantungan pada game, segala macam cara akan mereka lakukan demi bisa memuaskan diri untuk bermain game online. Tidak banyak mereka sadari akan dampak yang timbul dan menjadi perilaku dari bermain game online, terdapat banyak dampak negatifnya, serta dampak positif dari game online itu sendiri. Proses penciptaan karya ini diawali dengan eksplorasi berbagai macam hal yang berkaitan dengan dampak-dampak dari game online, kemudian dilanjutkan pemahaman lebih dalam tentang perilaku, dan sifat yang ditimbulkan oleh pecandu game online, lalu hal tersebut divisualisasikan kedalam karya seni kriya logam dengan menggunakan tekhnik cor logam. Karya yang dihasilkan dalam Tugas Akhir ini ada 5 macam yang terdiri dari 3 bentuk figure manusia, bentuk tangan yang menggenggam uang, dan berbentuk mouse sebagai visualisasi dampak serta perilaku dari game online itu sendiri, kesemuanya berwujud karya tiga dimensional, dengan banyak mengambil figure manusia yang dalam hal ini bermaksud pemain game online, digabungkan dengan media atau hal-hal yang berkaitan dengan game online. Penciptaan karya dalam Tugas Akhir ini merupakan berbagai respon atas fenomena-fenomena yang terjadi di kalangan para pemain game online, yang terangkum di dalam karya ini dengan tujuan mampu menjadi sebuah pengetahuan mengenai dampak serta perilaku yang timbul dari game online. Kata kunci : game online, dampak, perilaku, karya seni
Penyutradaraan Dokumenter “Teluk Kiluan” Dengan Genre Potret Balya Kretarta 1010457032
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.915

Abstract

Televisi merupakan media komunikasi satu arah yang paling efektif untuk menyalurkan sebuah pesan. Kehadiran televisi tidak hanya sebatas sebagai alat komunikasi semata, namun juga sebagai media hiburan, pendidikan, dan informasi. Sehingga banyak stasiun televisi yang menawarkan program-program yang menarik bagi penontonnya, namun tidak semua program-program tersebut memiliki nilai edukasi. Penciptaan karya dokumenter “Teluk Kiluan” ini bertujuan untuk memberikan alternatif tayangan bagi pemirsa yang memiliki nilai edukasi, informasi dan hiburan. Dokumenter ini tidak hanya menawarkan konsep naratif akan tetapi juga konsep visual yang menarik. Objek penciptaan karya seni ini adalah Teluk Kiluan dengan mengambil bentuk potret, yang menggunakan gaya performatif. Karya dokumenter ini akan menjelaskan tentang sebuah lokasi yang berada di Lampung yaitu Teluk Kiluan, objek ini kemudian dikemas dalam bentuk Dokumenter. Konsep estetika penciptaan Karya Seni ini menggunakan gaya performatif, yang akan disampaikan melalui teknis videografi, editing, penataan artistik dan naskah. Penggunaan gaya performatif dirasa dapat lebih menonjolkan keindahan gambar pada dokumenter ini agar terlihat lebih cinematic dan stylistik. Kata kunci : Dokumenter, Teluk Kiluan, Potret
Manajemen Kreatif Padepokan Seni Bagong Kussudiardja Studi Kasus: Proses Penciptaan Tari Kembaran Putra Badui Ninfa Cindrawati 1111332011
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Tari
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1043

Abstract

Bagi seorang seniman tari, proses kreativitas merupakan tuntutan yang mesti disandang. Kehadiran seorang seniman selalu dituntut untuk memberikan penyegaran baru dalam menggarap karya – karyanya, sehingga dalam sikap peradaban akan selalu bermunculan karya dengan nafas yang baru. Melalui hasil kreativitas dalam sebuah karya yang tercipta, Bagong Kussudiardja seorang maestro tari dapat menuangkan daya kreativitasnya melalui penciptaan tari Kembaran Putra Badui. Tari Kembaran Putra Badui merupakan salah satu tari kreasi baru yang diciptakan Bagong Kussudiarjda melalui Padepokan Seni Bagong Kussudiardja pada tahun 1990 dalam Festival Tari Nusantara. Tarian ini bersumber pada tari Badui Semampir Sleman, sehingga spirit kerakyatan tercermin dalam garapan koreografinya. Proses penciptaan tari Kembaran Putra Badui, mengacu pada landasan pemikiran tentang metode penciptaan dan proses penciptaan yang membutuhkan kesadaran estetis melalui materi gerak, musik iringan, tata rias dan busana, pola lantai, dan properti untuk menghasilkan kualitas garapan tari. Hal ini didasarkan pada cara pengelolaan kreativitas Bagong Kussudiardja dalam menggarap sebuah karya tari. Keunggulan komparatif dan kompetetif tari Kembaran Putra Badui terbukti membawa masuk nominasi sepuluh besar kategori penyaji terfavorit dalam Festival Tari Nusantara. Kata kunci : Bagong Kussudiardja, Manajemen Kreatif, Tari Kembaran Putra Badui
Fantasi Bentuk Serangga Dalam Seni Patung (Penggabungan Imaji Serangga Dan Benda Buatan Manusia Dalam Karya Seni Patung) Ajar Ardianto 0811977021
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Murni
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1172

Abstract

Melalui proses penciptaan karya, banyak pelajaran diperoleh sepanjang proses yang dilalui dalam pembuatan karya seni patung. Fantasi bentuk serangga yang diwujudkan dalam karya merupakan hasil dari penggabungan dan asosiasi bentuk dengan benda-benda buatan manusia yang memiliki kesamaan bentuk, maupun katakter. Karya-karya ini meliputi fantasi bentuk bealalang dengan mobil pick up, belalang dengan truk bak terbuka, jangkrik dengan piano, capung dengan helikopter, kumbang dengan pisau lipat, kepik dengan mobil VW, ulat dengan kereta api, kecoak dengan kloset, kupu-kupu dengan pensil warna, dan nyamuk dengan mesin bor. Hasil karya seni patung fantasi bentuk serangga ini mewakili gambaran akan kebebasan berkreasi dalam dunia seni khususnya seni patung. Hal-hal yang tidak mungkin ada dalam dunia nyata dapat diwujudkan dalam suatu karya sehingga seolah-olah menjadi mungkin. Aspek kebentukan yang diperoleh dari dua unsur objek adalah hal utama yang ditonjolkan dalam penciptaan karya patung pada Tugas Akhir ini.Melalui bentuk baru dari penggabungan serangga dengan benda buatan manusia, dapat diperoleh makna sebagai bentuk-bentuk benda buatan manusia sebagian besar terpengaruh dari bentuk yang ada di alam, dan alam merupakan guru bagi seorang seniman. Kata kunci : fantasi bentuk, Serangga, belalang, mobil pick up
Anomali Anggit Wirasta 0910428012
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Karawitan
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.947

Abstract

Anomali adalah perubahan yang mengarah pada ketidaknormalan atau penyimpangan dari kebiasaan. Istilah tersebut sering terdengar di ranah meteorologi, yaitu anomali cuaca. Anomali juga terjadi dalam ranah biologi, fisika, astronomi, seni, dan budaya. Anomali dalam ranah karawitan direpresentasikan melalui penggarapan karya karawitan yang menyimpang dari kebiasaan yang terdapat pada karawitan konvensional. ‘Anomali’ merupakan karya komposisi karawitan yang ide penciptaannya mengangkat konsep anomali. Karya ini dibentuk melalui pengolahan garap dan eksperimen terhadap kebiasaan dalam karawitan konvensional meliputi fungsi instrumen dan unsur musikal, selain itu pendekatan yang digunakan dalam proses penciptaan adalah metode komposisi musik Barat terutama dalam penyusunan melodi. Metode yang digunakan antara lain retrograd, inversi melodi, harmoni kempyung gembyung, pengolahan irama, patet, embat, dan manipulasi struktur gending yang dituangkan dalam karya karawitan dengan bentuk minimalis. Kata kunci : Anomali, garap, dodekafon
Perancangan Booth Mitsubishi Motor Corporation (MMC) Indonesia International Motor Show 2012 Jakarta International Expo Jakarta Bayu Aji Pamungkas 0811599023
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1066

Abstract

Pameran digunakan sebagai wadah interaksi antara perusahaan dengan masyarakat atau konsumen yang memegang peranan penting dalam suatu rangkaian aktivitas marketing. Perusahaan dapat memperkenalkan produk yang mereka sediakan untuk masyarakat luas sebagai calon konsumen melalui kegiatan pameran. Melalui pameran calon konsumen dapat memperoleh informasi yang lengkap tentang produk yang akan mereka gunakan. Dalam sebuah event pameran, calon konsumen dapat membandingkan langsung produk yang sama dari masing-masing perusahaan yang saling bersaing. Dengan demikian, konsumen akan mendapatkan informasi yang menyeluruh mengenai sebuah produk yang dikenalkan, hal tersebut juga menjadi ujung tombak persaingan marketing dalam kegitan pameran. Tujuan dari perancangan booth Mitsubishi Motor ini adalah untuk Menciptakan stand pameran Mitsubishi Motors yang mampu mengangkat brand image dari Mitsubishi yang diangkat dalam pameran tahun ini yaitu “Innovation of Passion & Fashion Mitsubishi Life Style”. Dengan menerapkan bentuk serta warna identitas Mitsubishi Motors. Serta merancang booth pameran Mitsubishi Motors yang menarik, informatif, interaktif dan mengesankan dengan pengemasan booth pameran yang mampu memberikan inspirasi baru serta pengalaman yang menarik. Dalam sebuah perancangan booth pameran (exibithion) menerapkan tema yang menjadi salah satu acuan dalam merancang. Awamnya sebuah perancangan hanya menerapkan satu tema dalam proses pengerjaannya. Ketika ditemukan permintaan untuk menggunakan dua buah tema untuk diterapkan dalam perancangan, ditemukan kesulitan dalam menggabungkan kedua tema tersebut. Hal ini akan sulit diaplikasikan jika harus menggabungkan kedua tema tersebut.Perancangan booth Mitsubishi Motor Corporation ini meliputi area info counter, area display, stage, lounge, dan galeri. Penerapan tema sesuai permintaaan adalah dengan menampilkan produk dari Mitsubishi yang sesuai dan dapat mendukung kedua tema tersebut, yang akhirnya dapat mewakili kedua tema tersebut. Konsep tersebut diharapkan mampu untuk menguatkan citra dari Mitsubishi sekaligus mampu mendongkrak nilai penjualan. Kata kunci : Perancangan, Pameran, Eco
Buntut Buntut Luwe Dian Santyas Yani 0911264011
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Tari
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1210

Abstract

Buntut-Buntut Luwe ini merupakan karya tari yang berawal dari pengamatan tentang upacara pernikahan di daerah Kudus yaitu upacara Tumplak Punjen, upacara tersebut memiliki bagian yang khas dalam prosesi arak-arakan karena dibagian tersebut payung dan pecut digunakan sebagai perlengkapan upacara Tumplak Punjen. Tumplak Punjen adalah semua anak yang menjadi tanggung jawab orang tua telah dimantukan dengan cara menumpahkan pundi-pundi yang berisi peralatan Tumplak Punjen. Upacara Tumplak Punjen dilakukan untuk mantu terakhir (laki-laki atau perempuan). Biasanya dilakukan setelah dilakukannya akad nikah. Karya tari ini ditarikan oleh sembilan penari, karya ini terdiri dari 4 bagian. Properti yang digunakan dalam karya tari ini adalah pecut dan payung yang berjumlah masingmasing 1 buah. Properti tersebut digunakan karena pecut dan payung memiliki peranan yang penting dan juga mengandung makna yang besar dalam upacara Tumplak Punjen. Gerak liukan tubuh menjadi awal dari gerakan pada karya tari ini, Liukan tersebut muncul karna terinspirasi saat melihat dari bentuk pecut dimana pecut bentuknya yang melengkungan dan jika digunakan menghasilkan suara dan hentakan yang kuat sehingga gerak-gerak yang muncul lebih banyak gerakan liukan tubuh, leher, tangan dan gerakan yang menghentak. Kata kunci : Buntut-Buntut Luwe, Tumplak Punjen, Pernikahan
Pembelajaran Ekstrakurikuler Ensambel Musik Di Smp Pangudi Luhir 1 Yogyakarta Daniel Hartanto 0911409013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.970

Abstract

Pembelajaran Ekstrakurikuler Ensambel Musik di SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta menjadi sarana pendidikan yang memiliki banyak manfaat bagi siswa antara lain membantu anak menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, dapat mengembangkan daya kreatifitas, melatih rasio dan emosi mempertajam konsentrasi, dan menjadi lebih percaya diri. Pembelajaran ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan latihan(drill). Dari hasil pembelajaran Ekstrakurikeuler Ensambel ini siswa belajar banyak mengenai manfaat dari musik, terutama tentang kekompakan, kerja sama, disiplin, dan belajar berbaur dengan teman, oleh karena itu pembelajaran Ekstrakurikuler ini selain bermain musik siswa dapat mengerti tentang tanggung jawab. Kata kunci : Pembelajaran, ensambelmusik, ekstrakurikuler
Perancangan Motion Comic Biografi Sultan Hamengku Buwana IX Haning Satria Panuntun 0811671024
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Komunikasi Visual
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1099

Abstract

Tanggal 17 agustus 1945 adalah tonggak kemerdekaan Indonesia lepas dari penjajahan. Hal ini ditandai dengan banyaknya keringat, darah, dan pikiran yang telah disumbangkan oleh para pahlawan kita. Tokoh seperti Soekarno, Hatta, Sjahrir, Sultan Hamengku Buwana IX, Tan Malaka, dan masih banyak nama-nama yang memiliki andil besar dalam perjuangan merintis kemerdekaan Indonesia. Menurut pengamatan penulis, dewasa ini banyak tokoh-tokoh pahlawan kita dilupakan. Sultan Hamengku Buwana IX misalnya, beliau merupakan salah satu raja Kraton Yogyakarta yang menjabat disaat masa sulit. Beliau mengalami 3 masa, yakni masa penjajahan Belanda, masa penjajahan Jepang, dan masa perang revolusi kemerdekaan. Meskipun nama beliau kalah tenar gaungnya dari para tokoh seperti Soekarno, Hatta, dan sebagainya, namun Sultan Hamengku Buwana IX memiliki jasa yang sangat vital dalam mempertahankan negara Indonesia. Ironisnya, sekarang para generasi muda cenderung melupakan jasa-jasa para pahlawan kita, terutama Sultan Hamengku Buwana IX. Hal ini dikarenakan perkembangan globalisasi yang tanpa filter lebih mengenalkan budaya dan tokohtokoh luar Indonesia daripada para pahlawan kita sendiri. Maka penulis merasa perlu adanya suatu karya seni dengan gaya baru untuk mengembalikan atau minimal menggugah minat para pemuda untuk mencoba lagi mengenal para pahlawan kita terdahulu. Maka penulis merancang sebuah motion comic berjudul Sultan Hamengku Buwana IX. Penulis mengangkat sejarah perjalanan kehidupan Sultan Hamengku Buwana IX, dikarenakan beliau bisa dikiaskan sebagai penjaga gawang bangsa Indonesia dari serbuan Agresi Militer Belanda dan penjaga gerbang dalam melindungi rakyatnya. Melalui motion comic ini, penulis menceritakan sejarah singkat Sultan Hamengku Buwana IX dimulai dari kelahiran beliau sampai dengan perjuangan dalam mempertahankan Indonesia. Ini terlihat pada peristiwa “Serangan Oemoem 1 Maret” yang digagasnya. Diharapkan melalui pendekatan cerita ini, masyarakat Indonesia terutama para generasi muda tergugah akan pentingnya kalimat “JAS MERAH” Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah. Kata kunci : desain, komunikasi visual, Motion comic