cover
Contact Name
Wahyu Hidayat
Contact Email
azzam@wahyurock.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_infinity@stkipsiliwangi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Infinity
ISSN : 20896867     EISSN : 24609285     DOI : -
Core Subject : Education,
Infinity Journal published by STKIP Siliwangi Bandung (IKIP Siliwangi) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES) publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in a mathematics education study program on current science issues.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity" : 11 Documents clear
PEMBAGIAN PECAHAN TERINTEGRASI DENGAN KONSEP LAIN MELALUI PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA Muhamad Saleh; Muhammad Isa
Jurnal Infinity Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.644 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i1.p55-64

Abstract

ABSTRAK Hasil belajar pecahan diharapkan sesuai dengan tujuan yang telah di tetapkan. Kenyataannya siswa mengalami kesulitan menyelesaikan pecahan. Dalam menjalankan proses belajar guru harus mempertimbangkan tingkat kesiapan siswanya untuk mengikuti proses belajar. Upaya yang dilakukan adalah memilih pengetahuan siswa dari pengalaman belajarnya yang dapat dijadikan untuk menjembatani antara pengalaman belajarnya dengan materi baru, sehingga mereka lebih siap dalam mengikuti proses belajar selanjutnya. Diperlukan rancangan pembelajaran yang dapat dijadikan guru sebagai rujukan dalam melaksanakan pembelajaran. Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dalam pembelajaran pembagian pecahan dapat diintegrasikan dengan materi/konsep lain. Kata Kunci    :   realistik, pembagian pecahan, integrasi  ABSTRACTThe result of learning fraction is expected suitable with the objectives that have been set. In fact the students have difficulties in completing fractionas. In carrying out the process of learning the teacher should consider the students readiness to follow the learning process. Efforts is to choose the knowledge of students from their learning experiences that can be used to bridge between learning experience with new material, so they are better prepared to follow the learning process further. Required learning design that can be used by teacher as a reference in implementing the learning. To implement the approach of Indonesian Realistic Mathematics Education (PMRI) in learning fractions can be integrated with the material / other concepts. Keywords:            realistics, division of fractions , integrated
PENGARUH MODEL MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMA N I LUBUKLINGGAU Anna Fauziah; Sukasno Sukasno
Jurnal Infinity Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.738 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i1.p10-21

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh model Missouri Mathematics Project (MMP) pada kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematika siswa, serta mengetahui hubungan antara kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematika siswa SMA N 1 Lubuklinggau. Desain penelitian ini adalah randomized pretest-postest control group design. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman dan tes  kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Analisis dilakukan secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Model MMP tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematika siswa; (2) Model MMP berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa; (3) Terdapat hubungan/keterkaitan antara kemampuan pemhaman dan pemecahan masalah matematika siswa. Kata Kunci    :   Model Missouri Mathematics Project, pemahaman, pemecahan masalah matematika  ABSTRACTThis study aims to determine the effect models Missouri Mathematics Project (MMP) the ability of understanding and solving mathematical problems of students, and to know the relationship between the ability of understanding and solving mathematical problems students SMA N 1 Lubuklinggau. The study design was a randomized pretest-posttest control group design. The instrument used was the test the ability of comprehension and test students' mathematical problem solving ability. Analyses were performed quantitatively. The results showed that (1) Model MMP does not significantly affect the ability of students' understanding of mathematics; (2) Model MMP significantly affect students' mathematical problem solving abilities; (3) There is a relationship / linkages between pemhaman ability and problem solving math students. Keywords:        Model Missouri Mathematics Project, comprehension, mathematical problem solving
MENINGKATKAN ADVANCED MATHEMATICAL THINKING MAHASISWA Elda Herlina
Jurnal Infinity Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.825 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i1.p65-83

Abstract

ABSTRAK Makalah ini membahas tentang  berpikir matematika tingkat lanjut atau Advanced Mathematical Thinking (AMT) dan bagaimana cara meningkatkannya. AMT merupakan kemampuan dalam merepresentasi, mengabstraksi, berpikir kreatif, dan pembuktian matematis. Pentingnya pengembangan kemampuan AMT sesuai dengan harapan pemerintah yang menyadari pentingnya penguasaan kompetensi matematika untuk kehidupan peserta didik, Manfaat dari mengembangkan AMT diantaranya: 1) mahasiswa mampu menyampaikan gagasan atau ide yang dimilikinya baik secara verbal, simbol, tabel, grafik dan diagram.  2) menemukan keterkaitan yang mendalam di antara cabang-cabang matematika, 3) mengetahui hasil-hasil di dalam satu cabang yang dapat memicu konjektur pada cabang yang berkaitan, 4) teknik dan metode dari satu cabang dapat diterapkan untuk membuktikan hasil pada cabang yang berkaitan, 5) mampu menemukan gagasan baru dalam pemecahan masalah, dan 5) mampu memahami dan mengkonstruk bukti. Salah satu teori yang tidak hanya meningkatkan hasil belajar mahasiswa tetapi juga dapat mengkonstruk pengetahuan melalui aktivitas mental mahasiswa, meningkatkan kreativitas, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan menantang, dan dapat meningkatkan kemampuan AMT mahasiswa adalah pendekatan APOS. Kata Kunci    :   Advanced Mathematical Thinking, Representasi, Abstraksi, Berpikir Kreatif, Pembuktian matematis, APOS ABSTRACTThis journal discuss about Advanced Mathematical Thinking (AMT) and how to enhance it.  AMT is ability in representing, abstracting, creative thinking, and mathematical proving.  The importance of AMT ability development in accord with government expectation who realize about the importance of mathematical competency mastery for student’s life. The advantage in developing AMT among others are: 1) student capable to deliver idea which is possessed in verbal, symbol, table, graphic and diagram.  2) Find deep connection among mathematic branches, 3) know the outcome in one of branch which can trigger conjecture in branch which is related, 4) technique and method from one branch can be applied to prove the outcome in branch which is related, 5) capable to find new idea in problem solving, and 6) capable to understand and construct the proof.   One of theory which not only enhance student’s learning outcome but also can construct knowledge through student’s mental activity, enhance creativity, create class atmosphere which is enjoyable and challenging, and capable to enhance student’s AMT ability is APOS approach. Keywords:            Advanced Mathematical Thinking, Representation, Abstraction, Creative Thinking, Mathematical Proving, APOS
EFEKTIVITAS PENDEKATAN METAKOGNISI TERHADAP PENALARAN MATEMATIS PADA MATAKULIAH GEOMETRI TRANSFORMASI Muchamad Subali Noto
Jurnal Infinity Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.289 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i1.p22-31

Abstract

ABSTRAK Penguasaan materi geometri transformasi yang masih rendah, berdampak pada hasil belajar yang belum memuaskan. Beberapa hal juga disebabkan karena mahasiswa kurang memahami bagaimana cara menyelesaikan soal-soal pembuktian dalam geometri tranformasi, oleh sebab itu mahasiswa harus mengetahui cara belajar yang tepat, mulai dari merencanakan sampai dengan menyelesaikan soal pembuktian. Oleh sebab itu mahasiswa harus bisa berpikir bagaimana cara berpikir, sehingga kemampuan penalaran matematis yang baik sangatlah diperlukan. Salah satu pendekatan pembelajaran yang menyadarkan cara berpikir mahasiswa adalah pendekatan metakognisi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat dua Unswagati, dengan teknik cluster sampling terpilih kelas kontrol dan kelas eksperimen. Data diperoleh melalui tes penalaran matematis dan lembar pengamatan. Data diolah secara deskriptif, uji banding one sample t test dan analisis regresi. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan metakognitif efektif terhadap penalaran matematis mahasiswa, beberapa indikator terpenuhi, yaitu (1) Penalaran matematis mahasiswa mencapai kriteria ketuntasan klasikal yaitu 73.33 lebih besar dari KKM sebesar 65, (2) Keaktifan mahasiswa pada pembelajaran dengan pendekatan metakognisi berpengaruh positif terhadap penalaran matematis mahasiswa sebesar  39,60%, (3) Rata-rata penalaran matematis mahasiswa pada kelas eksperimen (rata-rata 73.33) lebih baik daripada kelas kontrol (rata-rata  40,38). Kata Kunci    :   Efektivitas, Metakognisi, Penalaran Matematis dan Geometri Transformasi  ABSTRACTMastery of geometry transformation is still low, have an impact on learning outcomes are not satisfactory. Some of it is also due to students not understand how to solve the problems of proof in geometry transformation, therefore, students should know the proper way of learning, ranging from planning to solve problems of proof. Therefore, students should be able to think how to think, so good mathematical reasoning ability is required. One approach to learning that students are aware of the way of thinking metacognitive approach. The population in this study was a sophomore Unswagati, selected by cluster sampling technique is one control and one experiment class. Data were obtained through tests of mathematical reasoning and observation sheet. Data processed by descriptive, comparative test sample t-test and regression analysis. The results showed that the effective learning of metacognitive approach to mathematical reasoning students, some indicators are met, namely (1) the mathematical reasoning students achieve classical completeness 73.33 are greater than KKM at 65, (2) the student's activeness on metacognitive approach to learning with a positive effect on mathematical reasoning students by 39.60%, (3) average of mathematical reasoning student in a class experiments (average 73.33) is better than the control class (average 40.38). Keywords:            Effectiveness, Metacognition, Mathematical Reasoning and Geometry Transformation
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA BUKTI MATEMATIS PADA MATA KULIAH STATISTIKA MATEMATIKA Andri Suryana
Jurnal Infinity Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.738 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i1.p84-95

Abstract

ABSTRAK Statistika Matematika merupakan salah satu mata kuliah yang dianggap sulit oleh mahasiswa sehingga dibutuhkan kemampuan-kemampuan matematis untuk mempelajarinya. Salah satu kemampuan yang diperlukan untuk mempelajari mata kuliah tersebut adalah kemampuan membaca bukti matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca bukti matematis mahasiswa pada Mata Kuliah Statistika Matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Adapun hasil analisis terhadap kemampuan membaca bukti matematis mahasiswa pada mata kuliah Statistika Matematika di salah satu universitas swasta di Jakarta Timur terlihat bahwa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam memeriksa kebenaran dan menuliskan konsep yang digunakan dalam tiap langkah pembuktian. Untuk mata kuliah prasyarat pun mereka masih belum paham. Ini merupakan salah satu faktor yang membuat kemampuan membaca bukti matematis mahasiswa kurang baik. Berdasarkan hasil penelitian, terlihat bahwa kemampuan membaca bukti matematis mahasiswa pada mata kuliah Statistika Matematika tergolong masih kurang baik. Kata Kunci    :   Kemampuan Membaca Bukti Matematis, Statistika Matematika  ABSTRACTMathematical Statistics is one of the course that are considered difficult, so students need mathematical skills to learn it. One of the skills required to learn that course is skill to read mathematical proof. The aims of this research is analyzing of the skill to read mathematical proof in Mathematical Statistics Course. The method used is qualitative. The results of the analysis of skill to read mathematical proof in Mathematical Statistics courses at one of the private universities in East Jakarta is seen that students are still difficulties in checking the truth and write the concepts used in each step of proof. For any prerequisite course, they still do not understand. This is one of the factors that make a student's skill to read mathematical proof is not good. Based on this research, it appears that the skill to read mathematical proof of students on Mathematical Statistics course is still not good. Keywords:            skill to read mathematical proof, Mathematical Statistics
PENGARUH MODEL ELICITING ACTIVITIES TERHADAP KREATIVITAS MATEMATIS PADA SISWA KELAS VIII PADA SATU SEKOLAH DI KAB. KARAWANG Rafiq Zulkarnaen
Jurnal Infinity Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.053 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i1.p32-38

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pembelajaran matematika menggunakan model eliciting activities terhadap kreativitas matematis siswa kelas VIII. Metode eksperimen digunakan dalam penelitian ini, dengan desain one-sampel group design. Populasi adalah seluruh siswa kelas VIII di satu sekolah di Kabupaten Karawang, dengan sampel sebanyak 30 siswa melalui teknik sampling acak dengan pengembalian. Hasil penelitian diperoleh model eliciting activities memberikan pengaruh cukup kuat terhadap kreativitas matematis, yakni sebesar 64%, faktor lainnya disebabkan oleh variabel moderat. Kata Kunci    :   Model eliciting Activities, Kreativitas Matematis  ABSTRACTThis study is focused to determine how much influence the learning of mathematics using the model eliciting activities for students of class VIII mathematical creativity. Experimental method used in this study, with a one-sample design group design. The population is all eighth grade students at a school in Karawang, with a sample of 30 students through random sampling with replacement technique. The results obtained by the model eliciting activities provide a strong enough influence on mathematical creativity, which amounted to 64%, other factors caused by moderate variable. Keywords:            Activities eliciting models, Mathematical Creativity
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA YANG MENGIKUTI PEMBELAJARAN DENGAN METODE NUMBERED HEADS TOGETHER DAN METODE KONVENSIONAL Risqi Rahman; Winda Trisnawati
Jurnal Infinity Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.417 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i1.p96-104

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang dilakukan pada materi memahami sifat-sifat kubus, balok dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya telah membuktikan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode numbered heads totegher dan metode konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen. Metode kuasi eksperimen ini untuk membedakan dua kelas yang diteliti yaitu kelas eksperimen yang menggunakan metode Numbered Heads Together dan kelas kontrol yang menggunakan metode Konvensional. Hal ini dapat dilihat perbedaannya dari kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang diajarkan dengan metode Numbered Heads Together dalam kelas ekperimen dan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang diajarkan dengan metode Konvensional dalam kelas kontrol. Kata Kunci    :   Metode Numbered Heads Together, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik  ABSTRACTResearch conducted on the material to understand the properties of cubes, blocks and parts and determine its size has been proved that there is no difference in mathematical problem solving ability of students who take lessons with Numbered Heads totegher method and the conventional method. The method used in this study is a quasi-experimental method. This quasi-experimental method to distinguish the two classes is the class of experiments investigated using Numbered Heads Together and grade control using conventional methods. It can be the difference of mathematical problem solving ability of students who were taught with methods Numbered Heads Together in classroom experiments and mathematical problem solving ability of students who are taught by the conventional method in the control class. Keywords:            Methods Numbered Heads Together, Mathematical Problem Solving Ability
MEMBANGUN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK Saleh Haji; M Ilham Abdullah
Jurnal Infinity Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.108 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i1.p39-46

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pencapaian dan peningkatan kemandirian belajar matematik siswa melalui pembelajaran matematika realistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan non-equivalent control group design Hasil penelitian sebagai berikut. pembelajaran matematika realistik lebih efektif dalam pencapaian dan peningkatan kemandirian belajar siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Perbedaan pencapaian dan peningkatan kemandirian belajar siswa pada kedua kelompok pembelajaran signifikan. Besarnya pencapaian kemandirian belajar matematik siswa kelompok pembelajaran matematika realistik  dan siswa kelompok pembelajaran konvensional, masing-masing sebesar 176,85 dan 172,96. Sementara itu, besarnya peningkatan kemandirian belajar matematik siswa kelompok pembelajaran matematika realistik adalah 0,1 dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci    :   Kemandirian belajar, Pembelajaran matematika realistik.  ABSTRACTThe Purpose of this study is to determine the achievement and improvement of self regulated learning student through realistics mathematics learning. This study use a quasi-experimental design by the non-equivalent control group. The results are realistics mathematics learning   more effectively in the achievement and improvement of self regulated learning student is compared conventional learning. Differences achievement and improvement in both groups is significant. The magnitude of the achievement of self regulated learning student is taught through realistics mathematics learning is 176.85, while self regulated learning student is taught through conventional learning is 172.96. While, the magnitude of the increase in self regulated learning student is taught realistic mathematics learning is 0.1, if it is compared with conventional learning. Keywords:        Self regulated learning, Realistic mathematics learning.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MAHASISWA CALON GURU MELALUI PEMBELAJARAN REFLEKTIF Rohana Rohana
Jurnal Infinity Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.213 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i1.p105-119

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuan penalaran matematis (KPM) melalui penerapan pembelajaran reflektif. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretes dan postes nonekuivalen. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika pada salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Palembang sebanyak 155 orang. Subyek penelitian dibedakan atas dua kelas yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran reflektif (PR) dan kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional (PK). Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun akademik 2013/2014. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes KPM, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Dengan menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh kesimpulan bahwa pencapaian dan peningkatan KPM mahasiswa calon guru yang mendapatkan PR lebih baik daripada mahasiswa calon guru yang mendapatkan PK. Kata Kunci    :   Kemampuan penalaran matematis, pembelajaran reflektif  ABSTRACTThis study aim to examine the enhancement of mathematical reasoning ability through application of reflective learning. This study use quasi-experiment method by non equivalent pretest and posttest control group design. Subject of this study are 155 students of mathematics education study program in one of Private Higher Education in Palembang. Subject of study is differentiated into two classes namely experiment class who get reflective learning and control class who get conventional learning. This study is conducted in odd semester academic year of 2013/2014. Instrument in this study are mathematical reasoning ability test, observation sheet, and interview guidance. By using Mann-Whitney test, the conclusion is obtained that mathematical reasoning ability achievement and enhancement of student teacher who get reflective learning is better than student teacher who get conventional learning. Keywords:            mathematical reasoning ability, reflective learning
METODE ESD (EXTREME STUDENTIZED DEVIATION) UNTUK PENGUJIAN MULTIPLE OUTLIERS Masta Hutajulu
Jurnal Infinity Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.589 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i1.p47-54

Abstract

ABSTRAK Analisis data pada suatu proses produksi merupakan hal yang esensial untuk dilakukan. Data yang valid menjadikan data tersebut baik. Salah satu ciri data yang baik adalah terhindar dari pencilan (outliers). Untuk mendeteksi pencilan (outlier) yang terdapat pada suatu data diperlukan suatu metode, yang antara lain melalui metode ESD. Metode ESD dapat mendeteksi pencilan tunggal (single  outliers) ataupun pencilan ganda (multiple outliers). Konsep utama dari metode ini, adalah mengukur jarak setiap data terhadap mean sampelnya. Kata Kunci    :   Metode ESD, pencilan  ABSTRACTData analyse of a production process is an essential part. The accuracy of the data analyse depends on the validaty of the data. One indicator of valid data is evitable from outliers. It requires certain method to examine the outliers  from data to decide whether the data is valid or not. ESD method is the recommended method, which will be studied throughly in this final refort. ESD method is a method that is able to detect single outlier as well as multiple outliers. The main concept of the method is measuring the difference of each data to the mean of its sample. Keywords:        Outlier, ESD Method

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 3 (2025): VOLUME 14, NUMBER 3, INFINITY Vol 14 No 2 (2025): VOLUME 14, NUMBER 2, INFINITY Vol 14 No 1 (2025): VOLUME 14, NUMBER 1, INFINITY Vol 13 No 2 (2024): VOLUME 13, NUMBER 2, INFINITY Vol 13 No 1 (2024): VOLUME 13, NUMBER 1, INFINITY Vol 12 No 2 (2023): VOLUME 12, NUMBER 2, INFINITY Vol 12 No 1 (2023): VOLUME 12, NUMBER 1, INFINITY Vol 11 No 2 (2022): VOLUME 11, NUMBER 2, INFINITY Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NUMBER 1, INFINITY Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NUMBER 2, INFINITY Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NUMBER 1, INFINITY Vol 9, No 2 (2020): VOLUME 9, NUMBER 2, INFINITY Vol 9, No 1 (2020): Volume 9, Number 1, Infinity Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Number 2, Infinity Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Number 1, Infinity Vol 7, No 2 (2018): Volume 7 Number 2, INFINITY Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 Number 1, INFINITY Vol 6, No 2 (2017): VOLUME 6 NUMBER 2, INFINITY Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1, INFINITY Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Number 2, Infinity Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1, Infinity Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Infinity Vol 4 No 2, September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, Infinity Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Number 2, Infinity Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Number 1, Infinity Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Number 2, Infinity Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Number 1, Infinity Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Number 2, Infinity Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Number 1, Infinity More Issue