cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,394 Documents
MODEL SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) DAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) UNTUK SISTEM PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT Herlinda Padillah; Yulison Herry Chrisnanto; Agung Wahana
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.767 KB)

Abstract

Dalam mengoptimalkan supply chain management (SCM), pengukuran perlu dilakukan. SCM merupakan pengelolaan berbagai kegiatan dalam rangka memperoleh bahan mentah, dilanjutkan kegiatan transformasi sehingga menjadi produk dalam proses, kemudian menjadi produk jadi dan diteruskan dengan pengiriman. Rantai ini juga merupakan jaringan dari berbagai bagian yang saling berhubungan dan mempunyai tujuan sama yaitu sebaik mungkin menyelenggarakan pengadaan dan penyaluran produk. Tujuan pengukuran kinerja SCM secara khusus yaitu mendukung perancangan tujuan, evaluasi kinerja, serta menentukan langkah-langkah ke depan baik pada level strategi, taktik, dan operasional. Pengukuran kinerja SCM dapat direalisasikan secara terkomputerisasi oleh sistem dengan model pengukuran kinerja SCM yaitu Supply Chain Operation Reference (SCOR) dan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk pembobotan tingkat kepentingan Indikator metrik pengukuran. Sistem pengukuran kinerja akan menghasilkan keluaran berupa nilai total kinerja SCM dan kategori tingkatan indikator kinerja SCM perusahaan. Kata kunci: AHP, SCM, dan SCOR.
SISTEM PAKAR PENENTUAN KELAYAKAN KESEHATAN PEKERJA DENGAN METODE RULE-BASED Victor Gayuh Utomo; Toni Wijanarko Adi Putra
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.873 KB)

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah hal yang penting di Indonesia. Terdapat berbagai peraturan yang mengatur hal ini baik dalam bentuk Undang-Undang maupun aturan Peraturan Pemerintah. Perusahaan yang obyek penelitian juga sangat memperhatikan hal ini. Pekerja, utamanya yang bekerja pada area berbahaya, wajib menjalani pemeriksaan kesehatan tiap hari. Pekerja yang dinyatakan tidak memiliki kesehatan yang layak tidak boleh bekerja pada hari itu. Masalah timbul ketika pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh petugas kesehatan yang jumlahnya tidak seimbang dibanding pekerja yang diperiksa. Beberapa kesalahan analisa terjadi karena hal ini. Sistem penentuan kelayakan kesehatan pekerja dikembangkan pada penelitian ini dengan memanfaatkan sistem pakar berupa rule based system. Tahap pengembangan mencakup akuisisi pengetahuan, perubahan pengetahuan menjadi rule, pengembangan inference engine dan pemanfatan sistem oleh user. Penelitian ini berhasil mengembangkan yang memiliki user interface berupa aplikasi web, inference engine dan menyimpan rule pada basis data. Inference engine memiliki 9 parameter sesuai hasil akuisisi pengetahuan yaitu anamnesa, pemeriksaan fisik, tekanan darah sistole, tekanan darah diastole, denyut nadi, suhu tubuh, respiration rate, romberg test dan uji alkohol.Kata kunci : keselamatan dan kesehatan kerja, rule based, sistem pakar. 
UJI PERFORMA MESIN PENGUPAS KULIT KACANG TANAH TIPE PIRAMIDA BERPUTAR Xander Salahudin; Sri Widodo; Naufal Widiyatama Aslam
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.157 KB)

Abstract

Tingginya potensi kacang tanah di Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang sejalan dengan kebijakan Bupati Magelang yang tertuang dalam RKPD Kabupaten Magelang Tahun 2016, yang mengklasifikasikan Kecamatan Tegalrejo sebagai salah satu Kawasan Peruntukan Perkebunan. Tingginya potensi hasil kacang tanah yang dihasilkan harus diimbangi dengan pemanfaatan teknologi pasca panen yang mampu membantu peningkatan produksi kacang tanah olahan (terkupas). Pengupasan tanpa penerapan teknologi (manual) hanya mampu menghasilkan kapasitas pengupasan kacang tanah 1-2 kg/jam. Oleh karena itu, diperlukan penerapan teknologi yang mampu meningkatkan kapasitas pengupasan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh variasi kecepatan putar pengupas terhadap kualitas kacang tanah hasil kupasan. Penelitian dilakukan dengan menganalisis pengaruh variasi kecepatan putar pengupas (70 rpm, 93 rpm, dan 116 rpm) pada mesin pengupas kacang tanah tipe piramida berputar. Setiap variasi pengujian akan dilakukan pada 1 kg kacang tanah dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Hasil yang diperoleh dari penelitian yaitu kecepatan putar ruji pengupas tidak mempengaruhi persentase kacang terkupas (terkupas utuh dan terkupas belah), namun memiliki pengaruh yang signifikan terhadap persentase kacang tanah terkupas utuh, dimana nilai tertinggi diperoleh pada kecepatan putar 93 rpm dengan nilai 82,44%. Nilai kapasitas pengupasan akan semakin tinggi dengan peningkatan nilai kecepatan putar, dengan kapasitas tertinggi 27,48 kg/jam pada kecepatan putar ruji 116 rpm. Kata kunci : kacang tanah, pengupasan, tipe piramida.
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PERSONEL PADA DINAS ADMINISTRASI PERSONEL ARMADA REPUBLIK INDONESIA KAWASAN BARAT Mia Narulita Anggraeni; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Agus Komarudin
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.24 KB)

Abstract

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut disingkat TNI-AL merupakan bagian dari Tentara Nasional Indonesia. Koarmada Republik Indonesia Kawasan Barat (Koarmabar) memiliki wilayah operasi di Selat Malaka yang merupakan alur perdagangan internasional di dunia, sehingga Koarmabar harus profesional dibidangnya, terutama pada personelnya. Penempatan personel di Armada Barat merupakan tanggung jawab dari Koarmabar khususnya di Dinas Administrasi Personel (Disminpers). Berdasarkan informasi yang diperoleh, pengusulan personel dilakukan 3 bulan sebelum kenaikan pangkat. Personel dapat naik pangkat apabila sudah memenuhi syarat sesuai dengan Daftar Susunan Personel (DSP). Dilihat dari proses pengusulan personel tersebut, maka diperlukan sebuah sistem yang dapat membantu pekerjaan pegawai Disminpers dalam memilih personel secara tepat, dengan menggunakan teknik klasifikasi dan metode yang digunakan yaitu K-Nearest Neighbors (KNN). Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem yang mampu memberikan informasi personel yang cocok untuk menduduki jabatan pada Satuan Kerja (Satker), agar dapat meminimalisirkan waktu pengerjaan pada proses pengusulan personel yang tepat dengan menggunakan metode K-Nearest Neighbors (KNN) untuk menghitung jarak data lama dengan data baru.Kata kunci: Daftar Susunan Personel, Data Mining, K-Nearst Neighbors, TNI-AL
PERBANDINGAN SUBFAKTOR REUSABILITY PADA OPEN SOURCE LEARNING MANAGEMENT SYSTEM Endar Suprih Wihidayat; Tiyas Sulistyoningrum; Rini Anggrainingsih
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.38 KB)

Abstract

Reusability pada software dinilai untuk mengetahui tingkat penggunaan ulang code program software. Paper ini fokus pada perbandingan nilai Reusability pada Learning Management System (LMS). Perbandingan yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui LMS mana yang memiliki nilai reusability yang lebih baik sehingga dapat digunakan ulang oleh programmer serta dapat meningkatkan produktifitas dan menghemat cost dan maintainnya lebih mudah. LMS yang dipilih adalah Moodle, Dokeos dan ATutor karena termasuk ke dalam Top 8 Open Source LMS berdasarkan komunitas online terbesar eLearning Industry. Penilaian Reusability berdasarkan sub faktor: Modularity, Document Accessibility, Software System Independence, Application independence, Self descriptive, Generality, dan Simplicity. Metode yang digunakan dalam perhitungan modularity, self descriptive, dan simplicity menggunakan tools ProjectCodeMeter. Sedangkan untuk document accessibility, software system independence, application independence dan generality berdasarkan informasi website resmi terkait. Hasil akhir yang didapat adalah Moodle memiliki nilai reusability yang lebih baik dibandingkan dengan Dokeos dan ATutor. Kata kunci : Learning Management System(LMS), ProjectCodeMeter, Sub Faktor Reusability
PENGARUH LIMBAH GYPSUM PLTU TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PADA BETON GEOPOLIMER Decky Rochmanto; Khotibul Umam; Mochammad Qomaruddin
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.648 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan limbah PLTU Tanjung Jati B Jepara berupa gypsum dan fly ash yang dijadikan binder atau pengganti semen untuk dibuat beton geopolimer. Komposisi material yang digunakan dalam penelitian ini yaitu agregat : (binder + aktivator) = 63 % : 37 %. Binder terdiri dari dua material yaitu fly ash dan gypsum, dengan 5 variasi kadar gypsum 0%, 2,5%, 5%, 7,5% & 10%. Komposisi aktivator dengan perbandingan 1 NaOH : 2 Na2SiO3. Hasil kuat tekan yang didapatkan pada beton geopolimer yang tertinggi pada umur 28 hari tanpa campuran gypsum, sedangkan semakin besar kadar gypsum yang ditambahkan akan mengakibatkan penurunan mutu beton yang dihasilkan. Pada Penyerapan air juga menunjukkan semakin besar kadar gypsum pada beton maka penyerapan air juga meningkat yang disebabkan oleh kalsium sulfat dapat mengikat air pada beton yang sudah mengeras.Kata kunci : Limbah PLTU, Geopolimer, Fly Ash, Gypsum.
STUDI KOMPARASI PENELITIAN STANDAR KENDARAAN LISTRIK DUNIA DENGAN STANDAR KENDARAAN LISTRIK INDONESIA Dana Prianjani; Wahyudi Sutopo
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.104 KB)

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi kendaraan listrik berkembang pula standar yang mengatur mengenai keamanan dan performa kendaraan listrik. Indonesia sebagai negara yang juga mengembangkan kendaraan listrik. Perlu untuk melihat sejauh mana perkembangan inovasi, teknologi beserta standar kendaraan listrik yang sedang terjadi agar tidak mengalami ketertinggalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perkembangan penelitian standar kendaraan listrik dari mulai sel baterai, pak baterai, baterai manajemen sistem, sistem pengisian dan infrastruktur listrik untuk aplikasi kendaraan listrik di dunia yang kemudian akan dibandingan dengan penelitian yang ada di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif statistik deskriptif melalui web Scopus sampai dengan periode 22 April 2018. Hasil dari penelitian ini adalah identifikasi standar kendaraan listrik apa saja yang perlu dikembangkan oleh Indonesia dalam rangka melindungi konsumen dan melindungi pemangku kepentingan kendaraan listrik dalam negeri. Kata kunci : kendaraan listrik, penelitian, standar
RANCANG BANGUN SISTEM PENGUMPAN BAHAN PADA PNEUMATIC CONVEYING RING DRYER Abadi Jading; Eduard Fransisco Tethool; Paulus Payung
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.571 KB)

Abstract

Pengumpanan bahan merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi selama proses pengeringan pati sagu basah dengan Pneumatic Conveying Dryer (PCRD). Oleh karena itu, perlu dilakukan perancangan sistem pengumpan bahan dengan kinerja yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah merancang bangun sistem pengumpan bahan pada PCRD yang terdiri dari hoper dengan silinder bergigi yang dilengkapi screw conveyor bertingkat, untuk meningkatkan dan mengatur laju umpan (aliran) bahan secara kontinyu, dan memperkecil ukuran bahan yang masuk ke dalam ruang pengering. Metode yang digunakan adalah engineering design method (EDM). Data dianalisis secara teknis, kemudian dibahas secara deskriptif. Hasil rancangbangun sistem pengumpan bahan pada PCRD adalah terciptanya sistem pengumpan bahan yang terdiri dari hoper berbentuk prisma termodifikasi kapasitas 15-30 kg dengan silinder bergigi yang dilengkapi screw conveyor bertingkat. Sistem pengumpan bahan dapat mengatur laju aliran bahan secara kontinyu dengan waktu tinggal bahan di dalam sistem pengumpan selama 11,3 menit.Kata kunci: bahan, conveyor, hoper, pengumpan, screw
KOMODITAS HORTIKULTURA UNGGULAN DI KABUPATEN SEMARANG (PENDEKATAN LQ DAN SURPLUS PRODUKSI) Eka Dewi Nurjayanti; Endah Subekti
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.416 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi komoditas hortikultura unggulan di Kabupaten Semarang dan mengetahui peran komoditas unggulan tersebut terhadap perekonomian wilayah Kabupaten  Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan menggunakan metode analisis Location Quotient (LQ), dan Surplus Produksi. Data yang digunakan berupa data produksi komoditas hortikultura Kabupaten Semarang dan nilai produksi komoditas hortikultura setiap kecamatan di Kabupaten Semarang periode tahun 2014. Komoditas hortikultura unggulan di Kabupaten Semarang terdiri dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan tanaman hias. Berdasarkan analisis Location Quotient, diketahui bahwa jenis komoditas sayur-sayuran unggulan yang banyak diusahakan pada setiap kecamatan di Kabupaten Semarang adalah petai, terong, sawi, kubis, melinjo, kangkung, bawang daun, cabai, dan bayam. Untuk jenis komoditas buah-buahan unggulan adalah mangga, rambutan, pepaya, sirsat, jambu biji, durian, pisang, nanas, sukun, salak, dan jambu air. Sedangkan komoditas tanaman hias unggulan meliputi mawar, sedap malam, gladiol, dan krisan. Surplus produksi terbesar berasal dari komoditas pertsai/sawi sebanyak 17.365 kuintal, sedangkan surplus produksi terkecil berasal dari komoditas sirsat sebanyak 2 kuintal.Kata kunci: hortikultura, komoditas, LQ, unggulan
PENGARUH VOLUME SAMPAH DAUN TERHADAP KINERJA SOLID PHASE MICROBIAL FUEL CELL (SMFC) Rahmat Tubagus Hakiem; Ganjar Samudro Samudro; Muhammad Arief Budiharjo
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.233 KB)

Abstract

Solid Phase Microbial Fuel Cells (SMFC) bisa menjadi alternatif metode pengolahan sampah yang ramah lingkungan sekaligus menghasilkan energi. Sampah yang digunakan sebagai substrat merupakan sumber nutrisi bagi mikroorganisme pada SMFC. Banyak volume sampah yang dimasukkan tersebut akan berpengaruh pada pengoptimalan kinerja SMFC. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan variasi volume sampah daun yang optimal terhadap kinerja SMFC. Variasi volume sampah daun yang diteliti yaitu 1/3, 1/2 dan 2/3 volume dari volume reaktor. Sumber bakteri yang digunakan diambil dari sedimen sungai. Pengujian dilakukan secara batch selama 14 hari untuk seeding-aklimatisasi dan running-batch selama 30 hari. Parameter yang diuji yaitu COD (Chemical Oxigen Demand) dan PD (Power Density) serta pH dan suhu sebagai kontrol penelitian. Dari hasil penelitian yang dilakukan, diketahui kinerja SMFC yang optimal terdapat pada reaktor volume sampah 1/2 dengan power density tertinggi  pada hari-15 yaitu sebesar 52,8 mW/m2 dan efisiensi penurunan COD optimal sebesar 88,1%.Kata kunci: Sampah daun, volume sampah, bakteri MFC, kinerja SMFC, power density

Page 74 of 140 | Total Record : 1394