cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 553 Documents
PENGEMBANGAN WEB INTRANET FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMK Doyan, A.; Sukmantara, I K.Y.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 10, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v10i2.3447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran web intranet fisika dan mengetahui pengaruhnya terhadap penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi tiga tahap, yaitu tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan media,dan tahap uji coba media. Tahap studi pendahuluan dilaksanakan dengan studi kepustakaan dan survei awal. Tahap pengembangan media menghasilkan draf awal media. Penelitian dilanjutkan dengan tahap implementasi uji coba terbatas dan uji coba lebih luas media pembelajaran web intranet fisika di SMKN 2 Praya Tengah. Pembelajaran materi usaha, energi, dan daya di kelas eksperimen menggunakan web intranet fisika sedangkan di kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Kedua kelas dianalisis menggunakan uji perbedaan rata-rata (Uji t atau Uji Mann-Whitney) dan skor gain ternormalisasi (N-gain). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran web intranet fisika efektif meningkatkan penguasaan konsep tetapi tidak efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMK.ABSTRACTThe research was aimed at developing a learning media of physics intranet web and knowing its impacts to the student’s concept comprehension and problem solving skills. The research used a research design and development model of Borg and Gall which was modified into three stages; those were stage of preliminary study, stage of media development, and stage of media testing.The stage of preliminary study was conducted by having literature review and initial survey. Furthermore media development generated an initial draft of media. The research was continued with the stage of limited testing and more extensive testing implementation of physics intranet web learning media at SMKN 2 Praya Tengah. The learning material of work, energy and power in the experimental group used the physics intranet web, while the control group used regular teaching. The data from both groups were analyzed using difference of means test (t-test or Mann-Whitney test) and normalized gain score (N-gain). The findings showed that learning of physics intranet web was effective to improve concept comprehension but ineffective to improve problem solving skills of the students of SMK.
KARAKTERISTIK SIFAT FISIS BATUAN NIKEL DI SOROWAKO SULAWESI SELATAN Sujiono, E. H.; Diantoro, M.; -, Samnur
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 10, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v10i2.3452

Abstract

Sulawesi Selatan memiliki cadangan nikel berlimpah di daerah Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, yang sampai saat ini masih terikat kontrak karya dengan P.T. Vale Indonesia. Potensi nikel dalam jumlah besar dan terus bertambah sehingga dalam proses produksi dan eksplorasinya harus tepat, ramah lingkungan agar memiliki nilai ekonomi tinggi. Data yang dilaporkan dalam penelitian ini berupa hasil karakterisasi komposisi unsur, senyawa dan kekerasan batuan nikel. Pemilahan dan penyiapan sampel dilakukan secara manual dalam ukuran 2 cm x 2 cm x 0,5 cm. Hasil analisis menunjukkan bahwa komposisi utama dari batuan nikel didominasi oleh nikel (Ni) dan silikon (Si). Kekerasan batuan nikel mencapai 130 sampai 155 HVN-100 serta temperatur transisi gelas pada kisaran 9000C. Berdasarkan data ini, batuan nikel potensial untuk diolah secara industri.ABSTRACTSouth Sulawesi has abundant reserve of nickel in Sorowako, East Luwu, which is still in the status of work contract bond with P.T. Vale, Indonesia. The huge nickel potential of the area and the growing production brings the need to process the exploration precisely and friendly to generate high economic value. The data reported in this study are characterization result of the elements composition, compounds and hardness of the nickel ore. Samples were prepared manually, each in size of 2cm x 2cm x 0,5cm. The analysis showed that the main composition of the nickel ore was dominated by nickel (Ni) and silicon (Si). Nickel ore hardness reaches 130 to 155 HVN-100 as well as the glass transition temperature in the range of 9000C. Based on the data found, the nickel ores are furthermore processable industrially.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PERKULIAHAN EKSPERIMEN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS MAHASISWA CALON GURU DALAM MENDESAIN KEGIATAN PRAKTIKUM FISIKA DI SMA Wattimena, H. S.; Suhandi, A.; Setiawan, A.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 10, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v10i2.3448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat perkuliahan eksperimen fisika yang dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa calon guru dalam mendesain kegiatan praktikum fisika SMA. Mixed methods research melalui embedded experimental model dengan strategi embedded, digunakan sebagai metode penelitian sebagai tahap pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif dalam satu waktu; yang melibatkan mahasiswa program studi Pendidikan Fisika salah satu LPTK di Maluku. Perangkat perkuliahan yang dikembangkan diadaptasikan dari pola pembelajaran kreatif yang disebut sebagai Aspek Keterampilan Berpikir Kreatif (AKBK); aktivitas mahasiswa dalam mendesain kegiatan praktikum diarahkan pada Indikator Kegiatan Dalam Bereksperimen (IKDB). Pemahaman konsep fisika mahasiswa diukur berdasarkan taksonomi Bloom revisi. Hasil penelitian menunjukkan, terjadi peningkatan AKBK mahasiswa untuk setiap IKDB pada kriteria sedang; serta peningkatan pemahaman konsep-konsep dasar fisika mahasiswa untuk indikator mencontohkan, mengklasifikasikan, dan menjelaskan pada kriteria sedang. Disimpulkan bahwa perangkat perkuliahan eksperimen fisika yang dikembangkan dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam mendesain kegiatan praktikum fisika berdasarkan cakupan materi yang terukur.ABSTRACTThis study aimed to develop the lectures instrument of physics experiment to improve the creativity of preservice teachers in designing a high school physics lab activities. Mixed methods research through the embedded experimental models with embedded strategy, was used as a method of research, a stage of quantitative and qualitative data collection at a time, involving students of Physical Education courses one LPTK in Maluku. The developed lectures instrument adapted from creative learning pattern was referred to as Creative Thinking Skills aspect (CTSA), while student activity in the design of practical activities were directed at Activity Indicator In Experiment (SIEI). Understanding the concept of physics students was measured based on the revised Blooms taxonomy. The results showed an increase in students CTSA for each SIEI on the criteria of being; as well as an improve understanding of the basic concepts of physics students to cite, classify, and explain indicators. It was concluded that the developed lectures instrument of physics experiment can enhance student creativity in the design of physics experiment activities based on the coverage of the measured material.
PEMBUATAN ELEKTRODA KARBON BERPORI DARI TEMPURUNG KEMIRI DAN PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM CAPACITIVE DEIONIZATION (CDI) UNTUK DESALINASI AIR PAYAU Astuti, A.; Taspika, M.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i1.4008

Abstract

Telah dilakukan pembuatan karbon aktif dengan bahan dasar tempurung kemiri menggunakan H3PO4 2,5% sebagai aktivator dengan suhu aktivasi (400, 500, dan 600) oC.Luas permukaan aktif yang dihasilkan masing-masing adalah (6,6; 95,6; dan 391,6) m2/g. Karbon yang diaktivasi pada suhu 600 oC digunakan sebagai bahan dasar pembuatan elektroda kapasitor untuk system capacitive deionization (CDI) menggunakan polimer polyvinyl alcohol (PVA) sebaga ipengikat. Berdasarkan data voltammogram siklik terhadap elektroda CDI diperoleh besar kapasitansi spesifik elektroda adalah 50,21 mF/g.  Proses desalinasi dilakukan pada larutanNaCl 0,24 M dengan menyusun elektroda menggunakan system monopolar dan diberitegangan DC 1,2 V.  Penurunan konduktivitas larutan NaCl menggunakan sistem CDI ini sebesar 61,58%, dengan penurunan kadar natrium dalam larutan NaCl yaitu dari 138,0 mg/L menjadi 80,7 mg/L  selama 40 menit. Karbon aktif tempurung kemiri ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai elektroda CDI untuk sistem desalinasi air payau.The writers had done the research of the activated carbon that prepared with the candlenut shell by using H3PO4 2,5% as the activating agent.  All samples were heated at the temperatures of (400, 500, and 600) oC.  The activated carbon have specific surface area (6.582; 95.623; and 391.567) m2/g respectively. Capacitor electrode for capacitive deionization (CDI) was fabricated by using activated carbon that was heated at activation temperature of 600 oC with polyvinyl alcohol (PVA) as the binder. Based on cyclicvoltammogram of electrode, specific capacitance of CDI electrode is 50.21 mF/g.  To observe desalination process of electrode, CDI was made by monopolar system and immersed in NaCl 0.24 M as brackish water sample.  Direct current voltage 1.2 V was applied to CDI cell.  The decreased of NaCl conductivity with CDI system respectively is 61.58%.  Sodium concentration in NaCl decreases from 138.000 mg/L to 80.667 mg/Labout 40 minutes of desalination process.The activated carbon that prepared from candlenut shell is potential to develop as CDI system for desalination of brakish water.
MODEL PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS PROSES KREATIF-INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP Panjaitan, M. B.; Nur, M.; Jatmiko, B.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i1.3999

Abstract

The purpose of this research is to develop and describe science characteristics learning model based on Creative-Inquiry process to increase students’ creative thinking and understanding in SMPN Pematangsiantar. The learning model used Borg & Gall with One-Group Pretest Posttest Design. The data collection used validation method, observation, test, and questionnaire. The technique of data analysis used descriptive quantitative, qualitative, and non-parametric statistic. The research results are: 1)The learning material has valid category, 2) Learning material from lesson plan implementation has practical category, 3)The effectiveness of learning material is seen from Improving students’ learning achievement and Creative thinking ability through N-gain has high category. Result of non-parametric statistic analysis, namely: There isn’t difference and improvement of students’ creative thinking ability in SMPN P.siantar. Students’ responds in learning material implementation are very positive. The conclusion is science learning materials based on Creative-Inquiry process are valid, practical, and effective in SMPN Pematangsiantar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan dan mendeskripsikan karakteristik model pembelajaran sains berbasis proses kreatif-inkuiri untuk meningkatkan pemahaman dan berpikir kreatif siswa di SMPN. Model pembelajaran menggunakan model Borg & Gall dengan One-Group Pretest Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, kualitatif, uji statistik non-parametrik. Hasil penelitian adalah: 1) perangkat pembelajaran berkategori tinggi, 2) perangkat pembelajaran ditinjau dari pelaksaan RPP berkategori tinggi, 3) keefektifan perangkat pembelajaran dilihat dari peningkatan hasil belajar siswa dan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui N-gain berkategori tinggi. Hasil dari analisa uji statistik non-parametrik adalah tidak terdapat perbedaan dan peningkatan dari kemampuan berpikir kreatif siswa di SMPN Pematangsiantar. Respon siswa terhadap pelaksanaan perangkat pembelajaran sangat positif. Kesimpulannya adalah perangkat pembelajaran sains berbasis proses kreatif-inkuiri adalah valid, praktis, dan efektif di SMPN Pematangsiantar.
PENGEMBANGAN MEDIA KAPASITOR DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN SIKAP ILMIAH SISWA Muhaimin, A.; Susilawati, S.; Soeprianto, H.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i1.4004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran materi fisika kapasitor pada tingkat Sekolah Menengah Kekuruan (SMK) kelompok teknologi berbentuk MTDK (media tiga dimensi kapasitor). Melalui tahap-tahap penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan tiga model MTDK yaitu MTDK kertas, MTDK keping sejajar, dan MTDK rangkaian kapasitor. Keefektifan model MTDK yang dikembangkan, diujicoba pengaruhnya terhadap pemahaman konsep dan sikap ilmiah siswa SMK, dengan melibatkan 116 siswa SMK kelompok teknologi yang dibagi dalam dua kelas perlakuan, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Untuk mengukur pemahaman konsep siswa dan sikap ilmiah siswa, digunakan instrumen tes pemahaman konsep dan instrumen tes sikap ilmiah. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji beda rata-rata pada taraf signifikasi ()=0,05. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat perbedaan nilai rata-rata pemahaman konsep dan sikap ilmiah siswa secara signifikan, dimana kelompok siswa kelas eksperimen mengungguli kelompok siswa kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan MTDK berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman konsep dan sikap ilmiah siswa SMK. This study aims to develop instructional media of physics capacitor learning for vocational technology student as three-dimensional media capacitor (Media Tiga Dimensi Kapasitor/MTDK). On the development stage, it resulted that MTDK models consisting of MTDK paper, MTDK parallel plate, and MTDK capacitor circuit. The testing stages of MTDK is to determine the effect of MTDK on vocational students’ understanding of concept and scientific attitude, it involved 116 students from SMK which are divided into two groups of treatment, the experimental group and the control group. Data were collected used understanding of concept test and scientific attitude test than analyzed by using mean-different test at the level of significance () = 0.05.  Based on the result of analysis, there are significantly differences in the average of students’ understanding of the concept and scientific attitude, where the experimental group was higher than the control group.  It can be concluded that MTDK significantly influence on vocational students’ understanding of concepts and scientific attitude.
PENGARUH MODEL PENEMUAN TERBIMBING DENGAN STRATEGI SELF-EXPLANATION TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA ZAT PADAT MAHASISWA Parno, P.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i1.4000

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengungkap pengaruh pembelajaran model penemuan terbimbing dengan strategi self-explanation terhadap peningkatan prestasi belajar fisika zat padat mahasiswa pada bahasan struktur kristal dan dinamika kisi kristal. Penelitian ini menggunakan disain kuasi eksperimen rancangan Pre- and Posttest Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran model penemuan terbimbing dengan strategi self-explanation mampu meningkatkan prestasi belajar mahasiswa, yang ditandai oleh gain score ternormalisasi rata-rata kelas eksperimen 0,467 (kategori medium) lebih tinggi daripada kelas kontrol 0,385 (kategori medium); dan mahasiswa kelas model penemuan terbimbing dengan strategi self-explanation memiliki pencapaian prestasi belajar lebih tinggi secara signifikan daripada kelas model STAD dengan strategi self-explanation. Penelitian menghasilkan effect size 0,47 kategori “biasa”. Tetapi, mahasiswa kelas eksperimen memberikan respon positif terhadap proses pembelajaran lebih rendah daripada kelas kontrol.This study is aimed to reveal the influence of the guided discovery model with self-explanation learning strategy toward improvement of students’ achievement on solid state physics of the crystal and dynamic of lattice structures. The study uses quasi-experimental with Pre- and Posttest Design. The result shows that the guided discovery model with self-explanation learning strategy can improve students’ achievement.  Experiment class attaines the normalized everage gain score of 0.467 (medium category), while control class attaines the normalized everage gain score of 0.385 (medium category). Experiment class students have higher achievement significantly than control class. This research has effect size 0.47 in typical category. However, experiment class students give lower positive response than control class for learning process.  
PEMBELAJARAN REAL LABORATORY DAN TUGAS MANDIRI FISIKA PADA SISWA SMK SESUAI DENGAN KETERAMPILAN ABAD 21 Susilawati, S.; Ristanto, S.; Khoiri, N.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i1.4005

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran pembelajaran real laboratory dan tugas mandiri fisika pada siswa SMK. Paket real laboratory konsep gelombang bunyi dilakukan untuk mengidentifikasi fenomena bunyi yang belum mampu dipraktikumkan menggunakan KIT mekanika. Prosedur penelitian terdiri dari persiapan dan pelaksanaan. Pada tahap persiapan dilakukan analisis konsep gelombang bunyi dan penyusunan instrumen penelitian. Pada tahap pelaksanaan diterapkan pembelajaran real laboratory dan tugas mandiri fisika pada siswa SMK, selanjutnya dilakukan analisis data hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa keterampilan kinerja dan keaktifan siswa yang mendapatkan pembelajaran real laboratory dengan tugas mandiri lebih baik dibandingkan dengan hasil tes kinerja siswa yang hanya mendapatkan pembelajaran real laboratory. The purpose of this work is to get an idea of the real learning physics laboratory and self-regulated assignment of vocational students. A real laboratory package of sound wave concept was done to identify the sound phenomena that have not been able to be practiced using mechanics apparaturs sets. The procedure of this work consists of the preparation and execution, where in the preparatory phase it was done an analysis of sound wave concept and preparation of research instruments. The implementation was done using real laboratory learning and self-regulated assignment of physics subject on vocational students, further the analysis of the research data was also done. The result showed that the performance and activity of students getting a real laboratory learning with self-regulated assignment are better than that of students only getting real laboratory learning.
READINESS Of ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS IN IMPLEMENTING CHARACTERS INTEGRATED LEARNING IN THE SCIENCE SUBJECT Hindarto, N.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i1.4001

Abstract

Many problems that arise in todays society are rooted in the issue of morality as a result of the marginalization of the values of character. To solve this problem, need to be enforced the values of good character on every member of the community, and the proper way is through the educational process, including through education in schools ranging from elementary education to higher education. To find out whether the teachers in elementary schools are ready to take this work, the research conducted to determine the readiness of teachers and the problems associated with its implementation. Through a questionnaire calculated in descriptive percentage on a sample of elementary school teachers who are spread in Semarang, Semarang District and Temanggung, it can be concluded that in teachers’ view it is very important to integrate the learning of characters in the lesson. However, they need guidance /examples to develop learning model with its features, which integrate the values of the characters in the science subject.Banyak persoalan yang timbul di masyarakat dewasa ini berakar pada persoalan moralitas sebagai akibat terpinggirkannya nilai-nilai karakter, Untuk mengatasi persoalan ini, perlu ditegakkan lagi nilai nilai karakter yang baik pada setiap anggota masyarakat, dan cara yang tepat adalah melalui proses pendidikan, di antaranya melalui pendidikan di sekolah mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi. Untuk mengetahui apakah para guru pada Sekolah Dasar siap mengemban tugas ini, maka diadakan penelitian untuk mengetahui kesiapan para guru dan masalah-masalah yang terkait dengan pelaksanaannya. Melalui angket yang kemudian diolah secara deskriptive persentasi pada sampel guru SD yang tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Semarang dan Kabupaten Temanggung, dapat diketahui bahwa para guru menganggap sangat penting untuk mengintegrasikan pembelajaran karakter dalam matapelajaran IPA. Namun demikian mereka membutuhkan bimbingan/ contoh untuk mengembangkan model pembelajaran dengan fitur-fiturnya, yang mengintergrasikan nilai-nilai karakter dalam mata pelajaran IPA.  
PERCOBAAN GRAVITY CURRENT UNTUK MENGUJI KONSEP HIDRODINAMIKA DAN HUKUM KEKEKALAN MASSA PADA FLUIDA INKOMPRESIBEL EXPERIMENTS ON GRAVITY CURRENT TO EXAMINE CONCEPTS OF HYDRODYNAMICS AND MASS CONSERVATION FOR INCOMPRESSIBLE FLUIDS Prastowo, T.; Ain, T. N.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i1.4006

Abstract

Konsep hidrodinamika membicarakan sistem fisis berupa fluida yang mengalir. Fenomena alam yang berkaitan dengan konsep hidrodinamika adalah penetrasi air laut ke daratan dan limbah aliran sungai ke pantai pada arah yang berlawanan di estuari (tempat pertemuan antara air laut dan air sungai). Fenomena ini dapat dipelajari melalui percobaan gravity current di laboratorium sebagai sistem dua fluida dengan beda kerapatan. Tujuan penelitian adalah membuktikan perbedaan kerapatan sebagai gaya penggerak internal sistem tersebut dan keberlakuan kekekalan massa pada fluida inkompresibel (tidak mampu mampat). Serangkaian percobaan dilakukan dengan variasi perbedaan kerapatan dan ketinggian permukaan air dalam tangki. Hasil-hasil percobaan menunjukkan bahwa perbedaan kerapatan merupakan penyebab gerak sistem. Kecepatan tak-berdimensi gravity currrent dalam percobaan ditemukan sebesar 0,45 ± 0,02 menunjukkan pengaruh friksi adalah kecil sepanjang perambatan gravity currrent dalam tangki. Perubahan volume terukur relatif terhadap volume awal hanya 0,4% menunjukkan volume dan massa sistem adalah kekal sesuai dengan teori fisika untuk fluida inkompresibel. The concept of hydrodynamics involves moving fluids. Relevant natural phenomena are seawater intruding to the land and a river discharge flowing to the ocean in the opposite direction in estuaries. These can be examined using laboratory experiments on gravity current as a system of two fluids of different  densities. The aims of this research are to prove that the density difference is internal driving force for the current and that mass is conserved for incompressible fluids. A number of runs were performed by varying the density difference and the surface height in the reservoirs. The results show that the density difference is a source for the horizontal motion of the current. The non-dimensional current speed is 0,45 ± 0,02 implying that friction is small along the propagation of the current. In all runs, a small fraction of only 0,4% is accounted for the change in water volume indicating that volume and mass are conserved for incompressible fluids.Â