cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 553 Documents
PEMBELAJARAN KEBENCANAAN ALAM BERVISI SETS TERINTEGRASI DALAM MATA PELAJARAN FISIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL Rusilowati, A.; Supriyadi, Supriyadi; Widiyatmoko, A.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i1.4002

Abstract

Kearifan lokal merupakan nilai-nilai yang berlaku dalam suatu mayarakat, yang diyakini kebenarannya dan menjadi acuan dalam bertingkah laku sehari-hari, serta menggambarkan cara bersikap dan bertindak untuk merespons perubahan-perubahan yang khas dalam ingkungan fisik maupun kultural. Kearifan lokal yang ada di setiap daerah di Inonesia merupakan satu aset atau harta terpendam bagi bangsa Indonesia yang harus digali dan terus dipertahankan sebagai satu kesatuan dalam hidup dan kehidupan semua masyarakat Indonesia. Tujuan penulisan artikel ini adalah menentukan cara (1) menanamkan kearifan lokal bagi generasi muda, (2) mendesiminasikan kearifan lokal dilakukan melalui  pendidikan. Metode penelitian analisis kepustakaan. Hasil analisis menyimpulkan salah satu cara menanamkan kearifan lokal dengan mengaitkannya pada pembelajaran Fisika terintegrasi kebencanaan alam bervisi  Science Environment Technology and Society (SETS). Desiminasi kearifan lokal dapat dilakukan melalui pendidikan, termasuk dalam  pembelajaran dan penelitian kependidikan, serta penulisan artikel di media. Local wisdom is the values prevailing in a society, which is believed to be true and become a reference in the daily activity, and describe how to behave and act in response to specific changes in physical and cultural environment. Local wisdom in every region in Indonesia is an asset or a hidden treasure for the nation of Indonesia to be collected and maintained as a unity in life and the lives of all the people of Indonesia. The purpose of writing this article is to determine how to (1) embed local wisdom to the younger generation, (2) disseminate local wisdom through education. Analysis of the literature research method. Results of the analysis concluded one way of instilling local wisdom by associating the natural disaster integrated physics learning in the vision of Environment Science Technology and Society (SETS). Dissemination of local wisdom can be done through education, including the teaching and educational research, as well as writing articles in the media.
VARIASI SUHU DEPOSISI PADA STRUKTUR, SIFAT OPTIK DAN LISTRIK FILM TIPIS SENG OKSIDA DENGAN DOPING GALIUM (ZNO:GA) Sulhadi, S.; Fatiatun, F.; Marwoto, P.; Sugianto, S.; Wibowo, E.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i1.4007

Abstract

Telah dilakukan deposisi film tipis ZnO:Ga di atas substrat kaca korning pada tekanan deposisi 500 mtorr dengan metode DC-magnetron sputtering. Film ditumbuhkan masing-masing pada suhu 325oC, 375oC, dan 425oC. Struktur, sifat optik dan sifat listrik film tipis yang dideposisikan telah dikarakterisasi dengan menggunakan EDX, XRD, SEM, spektrofotometer UV-Vis dan I-V Meter. Analisis EDX menunjukkan bahwa film yang terdeposisi merupakan film tipis ZnO:Ga. Hasil analisis struktur dengan XRD menunjukkan bahwa film tipis ZnO:Ga yang dideposisikan merupakan polikristalin dengan struktur heksagonal wurtzite. Film ZnO:Ga yang dideposisikan pada suhu 325o mempunyai kualitas kristal yang lebih baik dibandingkan dengan film yang dideposisikan pada suhu 375o dan 425oC. Hasil XRD juga terkonfirmasi dengan observasi SEM menunjukkan bahwa film ZnO:Ga yang dideposisikan pada suhu 325oC mempunyai ukuran butir yang lebih homogen dibandingkan dengan film yang ditumbuhkan pada suhu deposisi 375o dan 425oC. Film tipis ZnO:Ga yang ditumbuhkan pada suhu 325oC mencapai transmitansi optik ~ 89% dan energi bandgap ~3,33 eV. Sifat listrik dapat diketahui dengan menggunakan I-V Meter yang menunjukkan nilai  1,74 x10ˉ3 (Ωcm)ˉ1 pada suhu deposisi 325oC. Thin films ZnO:Ga were deposited on corning glass substrates with argon gas pressure 500 mtorr and variation temperature at 325oC,  375oC and 425oC by DC-Magnetron Sputtering. The structural studies, optical and electricity properties of the thin films have been investigated by means of EDX, XRD, SEM, Uv-Vis spectroscopy and I-V meter. The EDX result show that thin films were deposited is ZnO:Ga thin films. The structural studies result from XRD show the ZnO:Ga thin films deposited have polycrystalline with the hexagonal wurtzite structure. ZnO:Ga film were deposited at 325oC have the better quality crystal with the other. The XRD result also appropriate with SEM, it was shown at 325oC has grain size more homogeny with the other films. Thin films ZnO:Ga was deposited at 325oC has the optical transmittance ~89% and the bandgap ~3,33 eV. Electrical conductivity 1.74 x10ˉ3 (Ωcm)ˉ1 at deposited  325oC. 
DEVELOPING LOCAL WISDOM BASED SCIENCE LEARNING DESIGN TO ESTABLISH POSITIVE CHARACTER IN ELEMENTARY SCHOOL Subali, B.; Sopyan, A.; Ellianawati, Ellianawati
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i1.3998

Abstract

This study aims to design a science learning program based on the local wisdom and apply it in elementary school. Mixed method research was use to gain the significance improvement from the design. There were 35 elementary science teachers from 16 elementary schools chosen by using purposive random sampling. The previous research revealed that there are about 80% of the teachers who were recognized the local wisdoms in their environment, but none of them have a capability to use it as a part of their science program in the classroom. To overcome this constrain, Review(R), Task(T), Solution(S), Reflection(R), and Evaluation(E) design was proposed in elementary school science learning. By implementing the design in two elementary schools, 11 positive characters expected were indicated from students’ performance. But characters of honest, disciplined, conscientious, diligent, careful, responsibility, and caring environment, are most significant. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan desain pembelajaran sains berbasis kearifan lokal pada tingkat sekolah dasar. Metode penelitian campuran (mixed method) digunakan untuk melihat signifikasi capaian pengembangan desain. Penelitian ini melibatkan 35 guru dari 16 sekolah dasar yang dipilih secara acak dari sekolah-sekolah yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Dari penelitian sebelumnya diperoleh hasil bahwa sekitar 80% dari sampel telah mengenali kearifan lokal di lingkungan sekolah masing-masing. Namun, tidak satupun dari sampel yang memiliki kapasitas untuk mengaplikasikan kearifan lokal tersebut ke dalam kurikulum sains mereka. Untuk mengatasi kendala ini, maka digagaslah desain Review(R), Task(T), Solution(S), Reflection(R), dan Evaluation(E) ini. Dua sekolah dipilih secara purposive sampling sebagai kelas eksperimen. Dengan mengkombinasikan dari kualitatif hasil RnD desain dan data kuantitatif nilai tes, diperoleh informasi bahwa 11 karakter positif terindikasi pada performan siswa. Dari kesebelas karakter tersebut, kejujuran, keingintahuan, jujur, hati-hati, tanggung jawab, dan peduli lingkungan yang paling meningkat secara signifikan.  
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL KONTEKSTUAL (CTL) DENGAN METODEPREDICT, OBSERVE, EXPLAIN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI Fayakun, M.; Joko, P.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i1.4003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kontekstual dengan metode POE terhadap pencapaian kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi fluida statis. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain kelompok pretes-postes. Pengambilan sampel dengan teknik acak sederhana untuk menentukan kelas eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes berupa instrumen soal pretes dan postes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji t satu pihak berdasarkan nilai sig.serta normalized gain (N-gain). Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual dengan metode POE berpengaruh positif dan mampu meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa daripada siswa yang menggunakan metode konvensional. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji t dengan nilai sig. skor posttest yaitu 0,001 dan hasil uji peningkatan dengan N-gain kelas eksperimen berada pada kategori sedang, lebih tinggi daripada kategori kelas kontrol yaitu rendah. This research aimed to know the effectiveness contextual teaching and learning models (CTL) with POE methods toward high order thinking skill students’ attainment on static fluids. The kind of this research is quasi experiment with Pretest-Posttest Control Group Design. Sample’s taking has done with simple random sampling technique to find experiment and control class. The technique that being used isinstrument test called pretest and posttest matter. Technique of analizing data using t-test one tailed beside sig. value and normalized gain (N-gain). The data analysis result showed that CTL models with POE methods influential possitive and could raising students’s high order thinking skill than student use conventional method.  This was showed by result sig. value posttest score got 0,001 and result of attainment with N-gain got experiment class there medium category, highest than control class category is low .
THE DEVELOPMENT OF EARTH QUAKE TEACHING MATERIAL FOR JUNIOR HIGH SCHOOL BY FOUR STEP TEACHING MATERIALS DEVELOPMENT METHOD Hendri, S.; Setiawan, W.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i1.3782

Abstract

The aim of this study is to developed a science teaching material for students on junior high school. The theme of this material are the earthquake phenomenon as the main subject are displayed integratedly into various concepts of science knowledge such as earth science, physics, biology and technology. This study is Research and Development study that developing teaching materials by using The Four Step Teaching Materials Development. The four steps on developing a teaching material which are selection, structurisation, characterization, and didactic reduction process. The final product of this steps is hand out wich titled “Belajar Sains Melalui Fenomena Gempa Bumi (Learning Science through the earth quake phenomenon)”. Then, the teaching materials is tested to get information about concepts indentification, eligibility, and student’s understanding. This study showed that most of the concepts on this teaching material are quite easy with the correct written main ideas above 75% and the students understanding toward this hand out are falls on good category.  Beside that, this hand out are  validated in four aspects, which are content, material presentment, language & grammar, and grafis.The result stated that the hand out is feasible for use in learning.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar materi ilmu pengetahuan alam bagi siswa Sekolah Menengah Pertama. Bahan ajar ini mengangkat tema fenomena bencana gempa bumi sebagai pokok pembahasan utama yang mengintegrasikan  ilmu kebumian, fisika, biologi dan teknologi. Penelitian ini merupakan bagian dari Research and Development, yaitu mengembangkan bahan ajar menggunakan metode Four Step Teaching Materials Development (4STMD). 4STMD memiliki empat tahapan pengembangan bahan ajar, yaitu proses seleksi, proses strukturisasi, proses karakterisasi, dan proses reduksi didaktis. Produk akhir dari pengolahan bahan ajar ini berjudul “Belajar Sains Melalui Fenomena Gempa Bumi”. Pengujian terhadap bahan ajar dilakukan dengan mengidentifikasi konsep sulit, menilai kelayakan bahan ajar, dan keterpahaman siswa terhadap bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar konsep-konsep materi yang terdapat pada bahan ajar tergolong konsep mudah, dengan persentase penulisan ide pokok benar diatas 75% dan kualifikasi pemahaman siswa terhadap bahan ajar dikategorikan baik. Hasil penilaian kelayakan bahan ajar dinyatakan bahwa bahan ajar ini layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
APPLICATION OF VERTICAL GRADIENT METHODS OF MICROGRAVITY TIME FUNCTION TO DETERMINE GROUND WATER REDUCTION IN SEMARANG PERIOD OF 2013 Khumaedi, K.; Supriyadi, S.; Pradana, A.; Imam, S.; Yusuf, M.; Sarkowi, M.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i2.3267

Abstract

The development of Semarang city requires the availability of water for daily use and industry in line with population growth. Uncontrolled use of water will damage the groundwater system. The purpose of this study was to determine the zone of the decrease of water level to obtain information about area that utilizes excess water. The method used is a micro-gravity vertical gradient between times. Gravity measurements were done at 124 points spread evenly between May and October 2013. The results showed that there was a decrease in ground water level in the Industries area Kaligawe, Tanah Mas, and Tlogosori which was identified with the vertical gradient anomaly of micro gravity between the times from May to October 2013. The regions which have high negative changes in ground water level (1.2-1.4 m / year) were the monitoring wells Madukoro 2, LIK Kaligawe and PT Aquaria which are the industrial areas. Exploitation of ground water in industrial areas is relatively high compared to the other regions.Perkembangan kota Semarang yang menuntut ketersediaan air untuk keperluan sehari-hari dan industri seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Pemanfaatan air yang tidak terkendali akan menyebabkan sistem  air tanah rusak. Tujuan penelitian ini adalah menentukan zona penurunan muka air tanah untuk memperoleh informasi daerah yang memanfaatkan air secara berlebihan. Metode yang digunakan adalah gradien vertikal gaya berat mikro antar waktu. Pengukuran gaya berat di lakukan di 124 titik yang tersebar merata pada periode Mei dan Oktober 2013. Hasil peneltian menunjukkan telah terjadi penurunan muka air tanah di lingkungan Industri Kecil Kaligawe, perumahan Tanah Mas, Perumahan Tlogosori yang ditandai dengan anomali gradien vertikal gaya berat mikro antar waktu Mei-Oktober 2013. Wilayah yang memiliki perubahan muka air tanah negative tinggi (1,2-1,4 m/tahun), berada di sekitar sumur pantau Madukoro 2, LIK Kaligawe dan PT Aquaria dimana tutupan lahan di sekitar sumur pantau tersebut merupakan kawasan industri. Eksploitasi air tanah pada kawasan industri relatif tinggi jika dibandingkan dengan kawasan lainnya. 
THE APPLICATION OF AUTHENTIC ASSESSMENT WITH FEEDBACK TO IMPROVE THE COMPETENCE OF MTS 2 BANDUNG STUDENTS IN CONSTRUCTING A SCIENTIFIC REPORT OF MOTION MATERIAL IN SCIENCE LEARNING Nuryantini, A. Y.; Setiadi, T.; Kurniawan, K.; Farida, I.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i2.4227

Abstract

This research was carried out to describe the application of authentic assessment with feedback in science learning of motion material which can increase the grade VIII G MTs Negeri 2 Kota Bandung students’ ability of making scientific reports and to analyse the increase. This classroom action research was performed at Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Bandung in the even semester 2014/2015 academic year with 35 students consisting of 18 boys and 17 girls as the subjects. The success indicator of the research was a minimum of 80% of the students were able to make scientific reports in good category (with minimum score of 80). The result showed that the application of the authentic assessment with the feedback increased the ability of students of MTs Negeri 2 Kota Bandung in writing the scientific reports. There was an increase of students’ ability in writing the scientific reports from the first cycle to the second one. Initially, 14% of the students got good category in the first cycle. This number increased, then, to 83% in the second cycle. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan penerapan penilaian otentik dengan feedback dalam pembelajaran IPA materi gerak yang dapat meningkatkan kemampuan menulis laporan ilmiah dan menganalisis peningkatan kemampuan menulis laporan ilmiah siswa kelas VIII G MTs Negeri 2 Kota Bandung. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah 35 orang siswa kelas VIII G yang terdiri dari 18 laki-laki dan 17 perempuan. Tempat penelitian dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Bandung  pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Indikator keberhasilan dari penelitian tindakan kelas yang dilakukan adalah minimal 80% dari siswa memiliki kemampuan menulis laporan ilmiah dalam kategori baik (dengan skor minimal 80). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kami telah berhasil menerapkan penilaian otentik dengan feedback yang dilakukan guru dalam pembelajaran IPA materi gerak untuk meningkatkan kemampuan siswa MTsN 2 Bandung dalam menyusun laporan ilmiah. Kemampuan menulis laporan ilmiah siswa mengalami  peningkatan siklus I ke siklus II  yang semula sebesar  14 %  menjadi 83 % jumlah siswa yang berkategori baik.
LEARNING STRATEGY IMPLEMENTATION OF GENERATIVE LEARNING ASSISTED SCIENTIST’S CARD TO IMPROVE SELF EFFICACY OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENT IN CLASS VIII Yuliarti, R.; Khanafiyah, S.; Darmaputra, N. M.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i1.4257

Abstract

In general, self-efficacy of the students is still low. This study aims to determine the learning strategies implementation of generative learning assisted scientists card in improving self-efficacy and cognitive learning outcomes of the students. The study designed form One Group Pretest-Posttest Design. The improvement of self-efficacy can be determined from the change in the questionnaire score before and after the learning and observations during the learning process. Cognitive learning outcomes are known from pretest and posttest scores. To determine the improvement, the data were analyzed by using the gain test. The results showed that N-gain of self-efficacy is 0.13 (low) and N-gain of cognitive learning is 0.60 (medium). Based on the observation, students’ self-efficacy has increased each meeting. Cognitive learning results also achieved mastery learning as big as 72.88%. It could be concluded that the learning strategy of generative learning assisted scientists card can improve self efficacy and cognitive learning outcomes of the students.Pada umumnya, self efficacy yang dimiliki siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi pembelajaran generative learning berbantuan scientist’s card dalam meningkatkan self efficacy dan  hasil belajar  kognitif siswa.  Desain penelitian berbentuk One Group Pretest-Posttest Design. Peningkatan self efficacy dapat diketahui dari perubahan  skor angket sebelum dan sesudah pembelajaran dan hasil observasi selama pembelajaran. Hasil  belajar kognitif diketahui dari skor pretest dan posttest. Untuk mengetahui peningkatannya, data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan self efficacy berkatagori rendah dan peningkatan hasil belajar kognitif berkatagori sedang. Berdasarkan hasil observasi, self efficacy siswa setiap pertemuan meningkat. Hasil belajar ranah kognitif juga mencapai ketuntasan belajar .Jadi dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran generative learning berbantuan scientist’s card dapat meningkatkan self efficacy dan hasil belajar ranah kognitif siswa. 
INDEPENDENT LEARNING STRATEGY OF NATURAL SCIENCE WITH “ONE DAY ONE DIARY FOR SCIENCE” PROGRAM Herlianti, P. S.; Linuwih, S.; Dwijananti, P.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 11, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v11i2.4255

Abstract

Learning behavior and metacognitive skill of students affect cognitive value and level of understanding of each student. The application of the "One Day One Diary for Science" program is needed in learning to train students metacognitive skills and independence in learning science. This study was performed to find out the learning behavior, the development of metacognitive skills, and both relation. The study was conducted by observation, interview, and documentation on 33 junior high school students. The result of the study was analyzed the domain, taxonomy, components, and culture growth, so the data of learning behavior and metacognitive skill of students based on the score level can be obtained. Based on data analysis, learning behavior and metacognitive skill on a higher grade is higher than the other classes. There is a strong correlation between learning behavior and metacognitive skills.Perilaku belajar dan kemampuan metakognitif  siswa mempengaruhi nilai kognitif dan tingkat pemahaman setiap siswa. Penerapan program  “ One Day One Diary for Science”  diperlukan dalam pembelajaran sains untuk melatih kemampuan metakognitif dan kemandirian siswa dalam belajar IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku belajar, perkembangan kemampuan metakognitif, dan hubungan keduanya. Penelitian dilakukan dengan cara pengambilan data melalui  pengamatan, wawancara, dan dokumentasi serta triangulasi data dengan cara memperpanjang lama pengamatan pada 33 siswa Sekolah Menengah Pertama. Hasil penelitian dianalisis dengan analisis domain, taksonomi, komponensial, dan temuan budaya, sehingga diperoleh data perilaku belajar sains  dan kemampuan metakognitif siswa berdasarkan tingkatan kelas. Berdasarkan analisis data, perilaku belajar sains dan kemampuan metakogntif pada kelas atas lebih tinggi dibandingkan kelas lain. Terdapat hubungan yang kuat antara perilaku belajar dan kemampuan metakognitif
INFLUENCE OF CONCENTRATION OF RIND EXTRACT OF RED DRAGON FRUIT (HYLOCEREUS COSTARICENSIS) AGAINST THE DSSC EFFECIENCY Setiawan, A.; Fatayati, I.; Aliah, H.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 12, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v12i1.4222

Abstract

Research on utilization of rind extracts of red dragon fruit (hylocereus costaricensis) as sensitizer for dye sensitized solar cell (DSSC) has been conducted by reviewing influence of the concentration against the DSSC efficiency. Characterization on optical absorption at various concentrations and identification of functional groups, each using an UV-Vis spectrometer and Fourier transform infra red (FTIR), have done to the dye in the form of the extracts. The dye characterization result on optical absorption at various concentration shows that the optical absorption at range of wavelength 320-760 nm has the peak of absorbance tend to increase with increasing the concentration. Therefore the dye is capable to role as a sunlight absorber. Meanwhile, infra red absorption spectrum obtained from FTIR results indicate the presence of functional groups O-H, C=O, C=C, C-O, and C-H aromatic. Results of current-voltage characterization of DSSC show an increase in maximum power and efficiency with increasing concentration.Penelitian mengenai pemanfaatan ekstrak kulit buah naga merah (hylocereus costaricensis) sebagai penyensitif pada dye sensitized solar cell (DSSC) telah dilakukan dengan meninjau pengaruh konsentrasi ekstrak terhadap efisiensi DSSC. Terhadap dye berupa ekstrak kulit H. Costaricencis dilakukan pengujian serapan optik pada berbagai konsentrasi dan identifikasi gugus fungsi, masing-masing menggunakan spektrometer UV-Vis dan fourier transform infra red (FTIR). Hasil pengujian dye pada konsentrasi 100 %, 50 %, 33,33 %, 25%, dan 20% menunjukan serapan optik yang terjadi pada panjang gelombang 320-760 nm, memiliki puncak yang cenderung semakin tinggi seiring dengan peningkatan konsentrasi. Dye yang berasal dari ekstrak kulit H. Costaricensis ini mampu berperan sebagai sunlight absorber. Sementara itu, spektrum serapan infra red yang diperoleh dari hasil FTIR mengindikasikan adanya gugus fungsi O-H, C=O, C=C, C-O, dan C-H aromatik. Hasil karakterisasi arus-tegangan dari DSSC menunjukkan adanya peningkatan nilai daya maksimum dan efisiensi seiring peningkatan konsentrasi.Â