cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Conservation
ISSN : 22529195     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
The Indonesian Journal of Conservation [p-ISSN 2252-9195] is a journal that publishes research articles and conservation-themed conservation studies, including biodiversity conservation, waste management, green architecture and internal transportation, clean energy, art conservation, ethics, and culture, and conservation cadres
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2021): June" : 16 Documents clear
DAYA DUKUNG HABITAT MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis Raffles) DI KAWASAN WADUK JATIBARANG SEMARANG JAWA TENGAH Santoso, Budi; Setowati, Andari Nur
Indonesian Journal of Conservation Vol 10, No 1 (2021): June
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v10i1.29102

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis daya dukung habitat Monyet Ekor Panjang (MEP) di waduk Jatibarang, Kota Semarang provinsi Jawa Tengah.  Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2018.  Pendugaan nilai daya dukung didasarkan atas perhitungan produktifitas daun dan buah pakan monyet ekor panjang. Hasil perhitungan biomassa daun pakan didapatkan nilai 30,8Kg/hari pada tingkat tiang dan 44,9 Kg/Hari pada tingkat pohon. Biomassa buah didapatkan 55,4 Kg/Ha/Hari berat basah atau 27,54Kh/Ha/hari berat kering.  Sementara itu dugaan nilai daya dukung waduk Jatibarang untuk Monyet ekor panjang sebesar 14,809 -24,838 ekor.
Analisis Keberadaan Burung dan Tingkat Kenyamanan Berdasarkan Persepsi Masyarakat di Ruang Terbuka Hijau Kota Bandar Lampung Novandra, Dion; Iswandaru, Dian; Harianto, Sugeng; Dewi, Bainah Sari
Indonesian Journal of Conservation Vol 10, No 1 (2021): June
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v10i1.29374

Abstract

Keberadaan burung di Ruang Terbuka Hijau mempunyai arti penting sebagai pereduksi tingkat stres manusia melalui suara khasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat mengenai tingkat kenyamanan berdasarkan keberadaan burung di Taman Kalpataru dan Taman PKOR. Pendataan keberadaan burung diambil menggunakan metode eksplorasi dan persepsi masyarakat dilakukan dengan kuesioner. Data keberagaman burung dianalisis menggunakan Indeks Keanekargaman Shanon-Wiener (H’) dan persepsi masyarakat dianalisis menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan jumlah burung yang ditemukan sebanyak 6 jenis yaitu walet linci, gereja erasia, cucak kutilang, layang-layang batu, tekukur biasa dan perkutut jawa. Tingkat kenyamanan berdasarkan keberadaan burung menurut persepsi masyarakat dinilai dari variabel keberadaan dan suara burung tergolong sangat nyaman, sedangkan keberagaman, jumlah, dan warna burung tergolong nyaman. Daya tarik dan tingkat kenyamanan RTH dapat ditingkatkan melalui keberagaman burung dengan cara menambah keberagaman pohon yang sesuai sebagai sumber pakan alami.
Pengolahan Air Sumur yang Mengandung Kadar Besi dan Berwarna Keruh dengan Metode Koagulasi Filtrasi untuk Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Nugroho, Ma'ruf Aji
Indonesian Journal of Conservation Vol 10, No 1 (2021): June
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v10i1.30588

Abstract

Air sumur merupakan salah satu air baku untuk dikonsumsi dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di samping air leding. Bahkan ketika musim sudah memasuki masa kemarau, air sumur adalah satu-satunya sumber mata air. Hal itu disebabkan oleh pengairan air leding yang dilakukan secara bergilir, sehingga tidak setiap saat warga mendapatkan air leding tersebut. Studi kasus penelitian ini dilakukan pada sumur berkedalaman 16 Meter yang dimiliki oleh salah satu warga yang tinggal di Desa Krandon Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Kondisi air sumur yang mengandung kadar besi dan berwarna kuning keruh membuat air sumur tersebut tidak dapat dikonsumsi dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengolahan pada air sumur tersebut agar dapat dikonsumsi dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode alternatif pengolahan dengan cara mengombinasikan metode koagulasi dan filtrasi. Hasil dari penelitian ini yaitu air sumur yang sebelumnya mengandung kadar besi dan berwarna kuning keruh menjadi air sumur yang tidak berbau, berwarna jernih dan mengandung pH sesuai standar yang dikeluarkan Permenkes sehingga aman untuk dikonsumsi dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam penelitian ini memberikan hasil dan manfaat bagi pemilik sumur dan masyarakat sekitar karena mereka dapat menggunakan air sumur tersebut sebagai air minum dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga dengan tersedianya air bersih ini, kebutuhan cairan tubuh akan terpenuhi mengingat pentingnya air bagi tubuh karena mengandung berbagai nutrisi dan mineral yang tidak dapat tergantikan.
ANALISIS PERAN PETANI DALAM KONSERVASI LAHAN PERTANIAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL (A Literature Review) Rusdiyana, Rusdiyana; Nurwahyunani‬, ‪Atip; Marianti, Aditya
Indonesian Journal of Conservation Vol 10, No 1 (2021): June
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v10i1.31056

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) implies a direct relationship between biodiversity and human well-being. The agricultural sector has a major contribution in supplying food needs and increasing the economy of a region.In addition, the agricultural sector is also known to contribute to soil degradation. The purpose of writing this literature review is to analyze the role of farmers in land conservation based on local wisdom and their contribution to the return of land functions. This research uses literature study method by analyzing several articles. The stages of the literature review method include; 1) Manuscript Selection. The articles analyzed were obtained using the Harzing's Publish or Perish application with restrictions from 2010 to 2021 by entering the keywords “the role of farmers”, “land conservation”, and “local wisdom”. The search results found as many as 53 articles in Indonesian and English, then 26 articles were obtained that met the review standards for analysis, 2) Analysis of articles that meet the criteria using qualitative content analysis methods, namely thematic analysis that focuses on the relationship between content and context. The results of the literature review show that: 1). There are several concepts of local wisdom that have been successfully applied in Indonesia in order to maintain potential land, namely: Baduy farmers in Banten, farmers in Hutan Gurgur Village, Silaen sub-district, Toba Samosir district, farmers in Kemiren Banyuwangi, farmers in Solo and Farmers in the village of Malaris, Maratus Mountains, South Kalimantan. Traditional farmers in Indonesia to maintain the productivity of agricultural land and prevent land degradation, have carried out good soil management, including planting terrace strengthening plants that are tolerant to the local climate, and returning  fertilizing.
Penilaian Indikator Kesehatan Hutan Rakyat Pada Pola Tanam Agroforestri (Studi Kasus Hutan Rakyat Milik Anggota Gapoktan Satria Rimba Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran) Puspita, Eka Nala; Safe'i, Rahmat; Kaskoyo, Hari; Hilmanto, Rudi
Indonesian Journal of Conservation Vol 10, No 1 (2021): June
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v10i1.28894

Abstract

Hutan rakyat menjadi sistem manajeman dan startegi penggunaan lahan terpadu melalui penerapan pola agroforestri.  Penerapan pola agroforestri memberikan keuntungan lebih baik dari segi aspek ekonomi, sosial, dan ekologi.  Tujuan penerapan agroforestri untuk membantu mengoptimalkan perolehan hasil pengelolaan lahan hutan rakyat secara berkelanjutan serta meningkatkan daya dukung ekologi lahan.  Pentingnya peranan hutan rakyat pola agroforestri kelestariannya perlu dijaga.  Cara memelihara kelestarian hutan rakyat yaitu melalui kondisi kesehatan hutannya.  Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesehatan hutan rakyat pola agroforestri Desa Kubu Batu sebagai penunjang keberlanjutannya.  Penelitian dilakukan dengan metode Forest Healt Monitoring (FHM).  Hasil nilai akhir kesehatan hutan menunjukan bahwa dari 7 klaster plot pengamatan klaster plot 1(8.17) kategori sedang, Klaster Plot 2(6.87) kategori sedang, Klater plot 3 (4.41) kategori buruk, klaster plot 4 (10.67) kategori baik, klaster plot 5(8.26) kategori sedang, klaster plot 6 (7.56) kategori sedang, dan klaster plot 7 (5.48) kategori buruk.
KAJIAN JEJAK KARBON (CARBON FOOTPRINT) DI FMIPA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Rahayuningsih, Margareta -; Handayani, L.; Abdullah, M.; Solichin, Solichin; Arifin, M.S.
Indonesian Journal of Conservation Vol 10, No 1 (2021): June
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v10i1.30038

Abstract

Human activities that produce carbon dioxide emissions and are called carbon footprints or carbon footprints have a big role in global warming. As part of its contribution to climate change mitigation efforts and environmental preservation, Faculty of Mathematics and Natural Science Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) has been actively developing conservation policies. The programs developed as an effort to mitigate climate change have been running for a long time. However, so far it is not certain how much CO2 emissions are produced and minimized by FMIPA UNNES. The purpose of this study was to analyze the amount of CO2 emissions produced in the FMIPA environment, to map the carbon footprint (CO2) produced from activities on the Unnes campus, to identify what factors influence CO2 emissions resulting from activities in FMIPA. The research was conducted from May to October 2020. The data obtained were obtained from primary data and secondary data. Primary data were obtained through field surveys, while secondary data were obtained from existing data. The carbon footprint that will be taken is obtained from electronic measurements, waste and transportation. The data instrument was converted into carbon footprint units (grams CO2-ek) using a carbon footprint calculator (Ver 2) developed by IESR. The results showed that the carbon footprint generated from campus activities at FMIPA in 2020 before the Covid-19 pandemic outbreak was 10,670.25 ton CO2-eq / month. This carbon footprint decreased during the pandemic to 4,312.27 ton CO2-eq / month. This total carbon footprint consists of scope one in the form of transportation activities by operational vehicles and use of LPG, scope two of electricity spending activities, scope three in the form of transportation activities by lecturers, staff, and students, use of paper, and waste disposal.
Integrasi Smart Water Management Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Konservasi Sumber Daya Air di Indonesia Fakhriyah, Fina; Yeyendra, Y; Marianti, Aditya
Indonesian Journal of Conservation Vol 10, No 1 (2021): June
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v10i1.31036

Abstract

Information and communication technology (ICT) is useful as an effort to conserve water resources to improve the quality of higher management, or Smart Water Management (SWM). SWM is an ICT optimization that provides automatic real-time information on environmental conditions and water resources, as well as estimates of meteorological and climatic conditions, in order to solve problems related to water resource conservation. The purpose of this article is to analyze how the concept of Smart Water Management (SWM) is based on local wisdom as an effort to conserve Water Resources in Indonesia. This article is an integrator writing audit with subjective graphics based on a writing survey based on a systematic literature review (SLR). The literature search was carried out online on the Google Scholar database using the Publish or Perish software with restrictions for 2016-2021 with the keywords “Smart Water Management”, “Conservation”, “Local Wisdom” and “Water Resources”. (1) analyzing the management concept of sustainable water resources conservation, (2) describing local wisdom in water resources conservation efforts, in Indonesia, (3) implementing local wisdom-based SWM as an effort to conserve water resources, (4) presenting conclusions. The results of the analysis of various articles show that Indonesia has a lot of local wisdom in efforts to conserve natural resources in the community. The SWM concept has not been fully implemented in the management of natural resources, which exist in the community. The existence of this SWM concept can be integrated with local community wisdom, in an effort to conserve water resources, in Indonesia. So that it can increase the effectiveness and efficiency of natural resource management so that natural resource conservation efforts can be carried out more optimally and sustainably so that it can predict future water needs.
Analisis Kesadaran Masyarakat Akan Kesehatan Terhadap Upaya Pengelolaan Sampah di Desa Tegorejo Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal Khoiriyah, Himmatul
Indonesian Journal of Conservation Vol 10, No 1 (2021): June
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v10i1.30587

Abstract

Sampah merupakan material sisa baik dalam bentuk padat, cair, maupun gas yang pasti ada di kehidupan masyarakat. Semua aktivitas masyarakat pasti menghasilkan sampah, termasuk di Desa Tegorejo. Sampah yang terus menambah dan menumpuk serta tidak dapat dikelola dengan baik akan berdampak bagi kesehatan masyarakat yang tinggal di Desa Tegorejo dan juga lingkungannya. Penyebab penumpukan sampah diantaranya adalah keterbatasan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Tegorejo. Permasalahan dari penelitian ini adalah proses pengolahan sampah oleh masyarakat belum dikategorikan benar dan baik karena proses pengolahannya dilakukan dengan pembuangan sampah hingga menumpuk tidak pada tempatnya dan di bakar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di sembarang tempat, dampak keberadaan TPS tersebut, dan sistem upaya pengelolaan sampah di Desa Tegorejo Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif dengan rancang kajian wawancara, observasi/metode survei lapangan, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sampah di Desa Tegorejo masih belum benar dan baik karena tidak adanya lahan untuk dibangun tempat pembuangan sampah sementara, fasilitas sarana dan prasarana yang masih belum lengkap, dan rendahnya tingkat kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang benar dan baik serta dampak dari pengelolaan sampah bagi kesehatan. Manfaat penelitian bagi masyarakat adalah menjadikan masyarakat memiliki kesadaran dan kepedulian yang tinggi terhadap menjaga lingkungan hidup yang bersih dan sehat, dapat lebih aktif dan bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup di sekitarnya, serta dapat menemukan solusi yang tepat dalam mengatasi masalah pengelolaan sampah yang ada.
Penilaian Indikator Kesehatan Hutan Rakyat Pada Pola Tanam Agroforestri (Studi Kasus Hutan Rakyat Milik Anggota Gapoktan Satria Rimba Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran)
Indonesian Journal of Conservation Vol 10, No 1 (2021): June
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v10i1.28894

Abstract

Hutan rakyat menjadi sistem manajeman dan startegi penggunaan lahan terpadu melalui penerapan pola agroforestri.  Penerapan pola agroforestri memberikan keuntungan lebih baik dari segi aspek ekonomi, sosial, dan ekologi.  Tujuan penerapan agroforestri untuk membantu mengoptimalkan perolehan hasil pengelolaan lahan hutan rakyat secara berkelanjutan serta meningkatkan daya dukung ekologi lahan.  Pentingnya peranan hutan rakyat pola agroforestri kelestariannya perlu dijaga.  Cara memelihara kelestarian hutan rakyat yaitu melalui kondisi kesehatan hutannya.  Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesehatan hutan rakyat pola agroforestri Desa Kubu Batu sebagai penunjang keberlanjutannya.  Penelitian dilakukan dengan metode Forest Healt Monitoring (FHM).  Hasil nilai akhir kesehatan hutan menunjukan bahwa dari 7 klaster plot pengamatan klaster plot 1(8.17) kategori sedang, Klaster Plot 2(6.87) kategori sedang, Klater plot 3 (4.41) kategori buruk, klaster plot 4 (10.67) kategori baik, klaster plot 5(8.26) kategori sedang, klaster plot 6 (7.56) kategori sedang, dan klaster plot 7 (5.48) kategori buruk.
KAJIAN JEJAK KARBON (CARBON FOOTPRINT) DI FMIPA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
Indonesian Journal of Conservation Vol 10, No 1 (2021): June
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v10i1.30038

Abstract

Human activities that produce carbon dioxide emissions and are called carbon footprints or carbon footprints have a big role in global warming. As part of its contribution to climate change mitigation efforts and environmental preservation, Faculty of Mathematics and Natural Science Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) has been actively developing conservation policies. The programs developed as an effort to mitigate climate change have been running for a long time. However, so far it is not certain how much CO2 emissions are produced and minimized by FMIPA UNNES. The purpose of this study was to analyze the amount of CO2 emissions produced in the FMIPA environment, to map the carbon footprint (CO2) produced from activities on the Unnes campus, to identify what factors influence CO2 emissions resulting from activities in FMIPA. The research was conducted from May to October 2020. The data obtained were obtained from primary data and secondary data. Primary data were obtained through field surveys, while secondary data were obtained from existing data. The carbon footprint that will be taken is obtained from electronic measurements, waste and transportation. The data instrument was converted into carbon footprint units (grams CO2-ek) using a carbon footprint calculator (Ver 2) developed by IESR. The results showed that the carbon footprint generated from campus activities at FMIPA in 2020 before the Covid-19 pandemic outbreak was 10,670.25 ton CO2-eq / month. This carbon footprint decreased during the pandemic to 4,312.27 ton CO2-eq / month. This total carbon footprint consists of scope one in the form of transportation activities by operational vehicles and use of LPG, scope two of electricity spending activities, scope three in the form of transportation activities by lecturers, staff, and students, use of paper, and waste disposal.

Page 1 of 2 | Total Record : 16