Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Meningkatkan Daya Dukung Landfill dengan Serbuk Limestone Andriyani, Utari Wessy; Solichin, Solichin
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 13, Nomor 3, Edisi XXXIII, OKTOBER 2005
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.323 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v13i3.3918

Abstract

Laboratories testing to stabilization difficulty soil especially landfill was conducted. As stabilization material are used limestone, with various composition of landfill soil added limestone starting 8 % to 40 % from landfill soil weight. Based on the result testing data can be conclusion that the best composition is landfill soil + 24 % limestone. In this composition the value of ultimate bearing capacity is increase 493.388 % And allawable bearing capacity increasing up to 493.388 %. In this best composition the value of soil parameters: cohesion (Cuu) increase 493,8 %, liquid limit  (LL) decrease 12.52 %, OMC decrease 10.8 %, dry unit weight (gd) increase 14.27 %, specific gravity (GS) increase 4.8 % and compression index (Cc) decrease 15,7 %. So that limestone can be used such stabilization  alternative material for landfill.Keywords : Limestone, stabilization, difficult soilPermalink: http://www.ejournal.undip.ac.id/index.php/mkts/article/view/3918[How to cite: Andriyani, U.W. dan Solichin, 2005, Meningkatkan Daya Dukung Landfill dengan Serbuk  Limestone, Jurnal Media Komunikasi Teknik Sipil, Volume 13, Nomor 3, pp. 13-18]
“WASTE CYCLE” PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA BERBASIS PUTARAN POROS MESIN solichin, solichin
Jurnal Pengabdian, Pendidikan dan Teknologi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pengabdian, Pendidikan dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.406 KB)

Abstract

Sampah anorganik adalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non-hayati, Sebagian besar sampah anorganik tidak dapat diuran oleh alam/mikroorganisme secara keseluruhan .Sementara, sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang lama. Permasalahan mitra yang dihadapi adalah tidak memiliki mesin pencacah sampah dan peralatan lain  untuk pengolahan sampah organik dan anorganik. Berdasarkan permasalahan yang akan diselesaikan maka metode dalam kegiatan ini adalah pelatihan teori dan praktek. Program pengabdian masyarakat ini telah mencapai presentase 100% telah selesai dilaksanakan yaitu Pembuatan Rangka Mesin Penghancur Sampah, Proses Uji kinerja Mesin penghancur sampah, Proses Sosialisai dan Penyerahan Mesin pengahancur sampah. Kesimpulkan:Peningkatan pengetahuan warga tentang potensi sampah rumah tangga  yang ada sebagai pupuk organik.Pemuda karang taruna mampu mengelola mesin penghancur sampah,
PENGEMBANGAN TAMAN WISATA EMBUNG EMPAKA DESA SUMBERPASIR KECAMATAN PAKIS MALANG Solichin, Solichin; Abdillah, Arif Rahman; Pamungkas, Yunior Yusron Nur; Nia, Krista; Al-Qolbi, Muthmainnah; Kamil, M. Insan; Irfanda, Ahmad; Dewi, Lusi Rukmana
Jurnal Graha Pengabdian Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.414 KB)

Abstract

Tujuan utama pengembangan lingkungan Embung Cempaka dengan kerjasama pengelola adalah untuk meningkatkan kualitas agar layak memasuki pangsa pasar wisata dengan menambah beberapa fasilitas yang dibutuhkan dalam sebuah wisata. Permasalahan yang ada dalam Embung ini adalah kurangnya spot foto yang menarik atau biasa disebut kurang instagramable, selain itu fasilitas kamar mandi yang belum ada pemisahan antara laki-laki dan perempuan, penunjuk arah menuju tempat Embung dan lain-lain. Beberapa permasalahan yang ada tersebut menjadi inspirasi untuk mengembangkan Embung dengan cara melengkapi hal-hal yang perlu, pendampingan manajemen Embung, dan pemasaran agar menarik lebih banyak pengunjung, oleh karena itu metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan spot foto, memberikan tanda pemisah kamar mandi laki-laki dan perempuan, promosi melalui media sosial, serta mengajarkan manajemen Embung. Hasil dari kegiatan ini adalah mempersiapkan agar Embung Cempaka siap memasuki pangsa pasar wisata, meningkatkan jumlah pengunjung, menjadi wisata berbasis Ecotourism, dan adanya media sosial yang dapat mendukung dalam memasarkan potensi secara luas.
KAJIAN JEJAK KARBON (CARBON FOOTPRINT) DI FMIPA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Rahayuningsih, Margareta -; Handayani, L.; Abdullah, M.; Solichin, Solichin; Arifin, M.S.
Indonesian Journal of Conservation Vol 10, No 1 (2021): June
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v10i1.30038

Abstract

Human activities that produce carbon dioxide emissions and are called carbon footprints or carbon footprints have a big role in global warming. As part of its contribution to climate change mitigation efforts and environmental preservation, Faculty of Mathematics and Natural Science Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) has been actively developing conservation policies. The programs developed as an effort to mitigate climate change have been running for a long time. However, so far it is not certain how much CO2 emissions are produced and minimized by FMIPA UNNES. The purpose of this study was to analyze the amount of CO2 emissions produced in the FMIPA environment, to map the carbon footprint (CO2) produced from activities on the Unnes campus, to identify what factors influence CO2 emissions resulting from activities in FMIPA. The research was conducted from May to October 2020. The data obtained were obtained from primary data and secondary data. Primary data were obtained through field surveys, while secondary data were obtained from existing data. The carbon footprint that will be taken is obtained from electronic measurements, waste and transportation. The data instrument was converted into carbon footprint units (grams CO2-ek) using a carbon footprint calculator (Ver 2) developed by IESR. The results showed that the carbon footprint generated from campus activities at FMIPA in 2020 before the Covid-19 pandemic outbreak was 10,670.25 ton CO2-eq / month. This carbon footprint decreased during the pandemic to 4,312.27 ton CO2-eq / month. This total carbon footprint consists of scope one in the form of transportation activities by operational vehicles and use of LPG, scope two of electricity spending activities, scope three in the form of transportation activities by lecturers, staff, and students, use of paper, and waste disposal.
Herbarium Virtual Untuk Meningkatkan Lietrasi Visual Mahasiswa Di Laboratorium Taksonomi Tumbuhan Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Semarang Solichin, Solichin; Abdullah, Muhammad
Indonesian Journal of Laboratory Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v4i2.67389

Abstract

Salah satu faktor lemahnya mahasiswa dalam praktikum taksonomi tumbuhan adalah rendahnya literasi visual mahasiwa sehingga dibutuhkan sumber literasi yang menarik, informatif dan mudah diakses oleh mahasiswa. Pengelolaan herbarium selama ini masih bersifat konvensional sehingga mengurangi minat mahasiswa untuk mengaksesnya sebagai sumber belajar. Oleh karenanya perlu dikembangkan herbarium virtual yang mempermudah akses informasi sehingga mampu meningkatkan literasi visual mahasiswa untuk mendukung proses kegiatan praktikum di laboratorium taksonomi tumbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan herbarium virtual berbasis web dengan menggunakan aplikasi teknologi XML untuk meningkatkan literasi visual mahasiswa dan pelayanan publik di bidang pendidikan.Hasil dari penelitian berupa herbarium virtual dalam bentuk webblog yang memuat segala informasi dari koleksi herbarium fisik yang ada di laboratorium. Hasil kuesioner yang dikumpulkan dari 74 responden diperoleh data 31 % sangat tertarik, 50% tertarik, 9% ragu-ragu/tidak tahu, 7% tidak tertarik dan sisanya 3 % sangat tidak tertarik. Untuk informasi yang ada di herbarium virtual 27% responden menyatakan  sangat lengkap, 42% menyatakan lengkap, 20% ragu-ragu/tidak tahu, sisanya 11% menyatakan tidak lengkap. Tingkat kesesuaian informasi dengan materi perkuliahan, 34% responden menyatakan sangat lengkap, 52% lengkap, dan 14% ragu-ragu/tidak tahu. Selain itu 38% responden menyatakan herbarium virtual sangat membantu pemahaman materi perkuliahan, 53% menyatakan membantu, 8% responden ragu-ragu/tidak tahu sisanya 1% merasa tidak membantu. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa herbarium virtual meningkatkan literasi visual mahasiswa karena memudahkan mahasiswa mengakses herbarium secara virtual. Informasi di dalam herbarium virtual membantu mahasiswa memahami materi perkuliahan. Untuk meningkatkan fungsi herbarium virtual ini disarankan menambah jumlah koleksi dan meningkatkan koneksi dengan herbarium yang ada di lembaga atau instansi lain.
PKM Perumahan Green Village, Kelurahan Ngijo, Gunungpati dalam Pertanian Perkotaan Dewi, Nur Kusuma; Tri Martuti, Nana Kariada; Hadiyanti, Lutfia Nur; Solichin, Solichin
Life Science Vol 9 No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v9i1.47139

Abstract

Urban agriculture is a part of agriculture that produces, processes and markets agricultural products, especially meeting the daily demands of urban consumers. The purpose of this community service activity is to provide training and urban agricultural assistance for the Green Village community, to support the urban agricultural program being developed by the Semarang City Government and UNNES conservation. Community service activities were carried out at the Green Village Housing, Ngijo Village, Gunungpati District, Semarang, in May-August 2019. The problem solving of community service activities was carried out using a group-based and comprehensive approach method. Meanwhile, to overcome the priority issues faced is carried out by: Training and assistance to grow vegetables that are good and environmentally friendly, provision of seeds and plants that support urban agriculture, and provision of urban agricultural infrastructure. In accordance with the objectives to be achieved, the service activities are as expected. The success in achieving the objectives is shown as follows: coordination is carried out to equalize perceptions of the activities to be carried out. To further increase the capacity of the community in carrying out urban agriculture in their area, training and practice are provided on: planting various types of vegetables. In addition, partners are given various types of vegetable seeds that are easy to breed and cultivate. The conclusions of the activity are: increasing the knowledge and skills of community service partners on how to grow vegetables that are good and environmentally friendly, the availability of seeds and vegetable plants that support the implementation of urban agricultural activities in the community service partner's area, community service partners have carried out urban agricultural sarpras innovations in their areas properly and correctly Pertanian Perkotaan merupakan bagian dari pertanian yang memproduksi, memproses, dan memasarkan produk pertanian, terutama memenuhi permintaan harian konsumen di dalam perkotaan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ialah melakukan pelatihan dan pendampingan pertanian perkotaan bagi masyarakat Green Village, untuk mendukung program pertanian perkotaan yang sedang dikembangkan oleh Pemkot Semarang dan konservasi UNNES. Kegiatan pengabdian dilakukan di Perumahan Green Village, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Semarang, pada Bulan Mei- Agustus 2019. Adapun pemecahan masalah dari kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode pendekatan berbasis kelompok dan komprehensif. Sedangkan untuk mengatasi persoalan prioritas yang dihadapi dilakukan dengan: Pelatihan dan Pendampingan menanam sayuran yang baik dan ramah lingkungan, penyediaan bibit dan tanaman yang mendukung pertanian perkotaan, serta penyediaan sarpras pertanian perkotaan. Sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai, maka kegiatan pengabdian telah sesuai dengan yang diharapkan. Keberhasilan pencapaian tujuan ditunjukkan sebagai berikut: koordinasi dilakukan untuk menyamakan persepsi tentang kegiatan yang akan dilakukan. Untuk lebih meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melakukan pertanian perkotaan di wilayahnya, diberikan pelatihan dan praktek tentang: penanaman berbagai jenis sayuran. Disamping itu kepada mitra diberikan berbagai jenis bibit sayuran yang mudah dikembang biakan dan dibudidayakan. Simpulan kegiatan ialah: meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra pengabdian tentang cara menanam sayuran yang baik dan ramah lingkungan, tersedianya bibit dan tanaman sayuran yang mendukung terselenggaranya kegiatan pertanian perkotaan di wilayah mitra pengabdian, mitra pengabdian telah melakukan inovasi sarpras pertanian perkotaan di wilayahnya dengan baik dan benar
Peran Mahasiswa KKN-T Dalam Pengembangan Embung Sari Agung Sebagai Destinasi Wisata Edukasi di Desa Ringinagung, Kec. Magetan, Kab. Magetan Ningrum, Dewi Retno; Andanto, Ramadian Adistya; Sari, Anisa Novita; Komalasari, Belinda; Laily, Devinda Annisa; Rahmatullah, Hasan Ravi; Afifah, Hasna Rifky; Pramudita, Desma Asty; Solichin, Solichin
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 5 (2023): September
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v2i5.339

Abstract

Tourism has become an important milestone in economic development and provides positive impacts, including job creation, increased income and tax contributions. Educational tourism is a program where tourists visit tourist locations to gain direct learning experience. This program combines tourism elements with educational content, creating quality and meaningful activities. Educational tourism is concerned with new learning, cultural knowledge, and application of skills. The popularity of educational tourism continues to grow, for example in foreign language learning. Desa Ringinagung is an example of a tourist destination that has potential in the form of reservoirs and cultural richness. However, the potential of the reservoir has not been optimized as a tourist destination due to the lack of land planning and facilities. The planning process for educational tourism destinations in Embung Sari Agung aims to increase attractiveness, economic value and tourism focus. In this way, the Embung Sari Agung can develop as a tourist attraction that focuses on learning and meaningful experiences.
Krisis COVID-19 dan Respons Administrasi Publik: Pelajaran yang Dipetik dari Penanganan Pandemi Solichin, Solichin; Faridah, Faridah; Fathia, Nur Bella; Wulandari, Septi
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.2.2.171-180

Abstract

The COVID-19 crisis has become a global challenge that requires a rapid and adaptive public administration response. This article analyzes lessons learned from governments' handling of pandemics around the world. The main focus is on the role of information technology, inter-agency collaboration, health system resilience, policy innovation, and psychological and social factors in the context of public administration responses. The research involved a comprehensive analysis of various policies and strategies implemented by governments at various levels. The results show that information technology, such as contact tracing apps and online platforms, plays a vital role in mitigating the spread of the virus and providing accurate information to the public. Inter-agency and intersectoral collaboration proved to be a decisive factor in the success of the public administration's response. Health system resilience was highlighted, and countries with strong health systems tended to be more successful in providing adequate health services. Policy innovations, including coordinated lockdowns, mass vaccinations and economic support for affected citizens, have proven effective in addressing the socio-economic impacts of the pandemic.People's psychological and social factors play an important role in the success of government policies. Communication strategies that build trust, manage public concerns, and motivate compliance with precautionary measures have proven crucial in easing panic and increasing public support.This article not only identifies lessons learned from handling the COVID-19 pandemic, but also provides suggestions for strengthening the resilience and adaptability of public administration systems in the future. The implications of these findings are expected to help governments and stakeholders prepare for similar challenges in the future.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA Solichin, Solichin
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar Akidah Akhlak terhadap hasil belajar siswa kelas XI MAN 1 Tanjung Jabung Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif korelatif, tehnik pengumpulan data menggunakan penyebaran angket dan pemberian soal untuk mengetahui besar hasil belajar siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa kelas XI MAN 1 Tanjung Jabung Timur. Analisis data mengguanakan teknik regresi linear dengan SPSS.25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara motivasi belajar pada mata pelajaran Akidah Akhlak terhadap hasil belajar siswa menurut hasil yang diperoleh bahwa saat pengujian secara signifikansi motivasi belajar dapat mempengaruhi hasil belajar siswa kelas XI MAN Tanjung Jabung Timur.
Retention Basin for Flood Mitigation (Case Study: Magetan Regency) Handayani, Marita Putri; Hadiani, Rr. Rintis; Solichin, Solichin
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i4.2718

Abstract

Flooding is a natural event that often occurs in Indonesia. Magetan Regency has several areas drained by various rivers that have the potential to cause flooding problems in the event of high rainfall. Hydrological analysis is needed to determine the various rivers that are potentially unable to accommodate water capacity due to high rainfall, causing flooding problems. Thus, research aims to assess flood mitigation control based on a 25-year return period flood discharge (Q25) using the HSS Snyder method and HEC-HMS software. The flood inundation area due to river runoff is analysed using HEC-RAS 6.4.1 software using a 25-year return period discharge (Q25). This research uses retention basin as one of the efforts in flood mitigation, reducing the amount of flood inundation that occurs by using embankment planning. Retention basin is a water structure that functions to collect rainwater and water runoff to reduce flooding. Retention basin is one of the important steps in the flood inundation that occurred in Magetan Regency using HEC-RAS 6.4.1 software analysis was 3,75 km2. The largest flood inundation occurred in Kartoharjo District with an area 1,31 km2. The design of the Kartoharjo Retention Basin in Magetan Regency can reduce the flood inundation area by 22% to 2,94 km2.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdillah, Arif Rahman Aditya, Vikry Afifah, Hasna Rifky Afrilia, Riski Maharani Agus Hari Wahyudi Ahmad BS, Abdul Ghoffar Al-Qolbi, Muthmainnah Ali, Moh Fikry Amin Retnoningsih Aminnudin, Aminnudin Andanto, Ramadian Adistya Andri, Gusti Yosi Andromeda, Virdya Nurlaily Aprilia, Lita Apriyanto, Muhammad Andreas Arin, Rifka Annisa Arofah, Syifa Nurul Arrizqi, Nur Aini Zulaikhah As'ad, Sholihin Aulia, Dhea Wardah Avicenna, Andi Khalifa Azkiya, Muna Rizqiyah Bayu Triwibowo Bayu, Ridwan Kresna Budi Utomo Chatarina Umbul Wahyuni Dewi, Lusi Rukmana Dirdjo, Maridi M. Djoko Dwi Kusmayanto, Djoko Dwi Dudung Hidayat Fanani, Erianto Fanny Metungku Fathia, Nur Bella Fathurrohman, Firman Firmansyah, Yudi Riza Gumilang, Iwan G. Gunawan, Bachroni Habsari, Gema Putri Hadiani, Rr. Rintis Hadiyani, Raden Roro Rintis Hadiyani, Rr. Rintis Hadiyanti, Luthfia Nur Hakim, Djirjize Abdul Handayani, Marita Putri Hapsari, Shabrina Harmono, Harmono Hayati, Principia Prima Shafa Herlina, Nunung Hestiana , Agustri Hikmatyara, Sintya Ibnu Setiawan, Ibnu Ika Putri, Dessy Imam Nawawi, Imam Irfanda, Ahmad Jaenudin Umar Kamil, M. Insan Kaswandi, Hendra Khumaidi Khumaidi Komalasari, Belinda Koosdayani, Koosdayani Kusumajati, Bayu Kusumaningrum, Ratnasari L. Handayani Laily, Devinda Annisa Laraswati, Vivi Anggraeni Lutfia Nur Hadiyanti, Lutfia Nur Luthfiyah, Annisa M. Abdullah M. Najib M.S. Arifin Makbul Muksar Mamok Soeprapto Mamok Suprapto Margareta Rahayuningsih Nugroho Edi K Marzuki, Abdul Ukas Mayaharti, Listia Muhammad Abdullah Mulyadi Mulyadi Nana Kariada Trimartuti Natasya, Allnur Rohimah Ngabiyanto - Nia, Krista Ningrum, Dewi Retno Nisa, Dyah Khoirun Novan Ardy Wiyani Nugroho, Agung Pangestu Nur Kusuma Dewi Nur Rahmat Pamungkas, Yunior Yusron Nur Pramudita, Desma Asty Prasetyo, Ghea Bima Prasetyo, Uning Agus Pratama, Bayu Yoga Purwantoro, Bagas Dwi Puspitasari, Sendhi Tristanti Putra, Muhammad Bima Eka Putri, Ardhiyanti Putri, Sudriyanti Rafdi, Muhammad Abi Rahayu, Tanty Rahmatullah, Hasan Ravi Rahmawati RW, Esthi Rakhmawati, Tsani Ramadhan, Adnan Ramli, Akhmad Ridianto, Ridianto Rizki, Angela Dita Romdana, Romdana Rosari, Bertania Kartikaning Tiyas RW, Esthi Rahmawati Sabila, Firdausa Said, Muttiara Sari, Anisa Novita Sa’adah, Nur SEPTI WULANDARI Setiono Setiono Simanjuntak, Riski Dani Siti Aisyah Siti Qomariyah Supriani, Ani Suyanto Suyanto Syahrun, Syahrun Tiara Aninditha Tika Dwi Tama Tina Marlina Tinawati, Tinawati Tunnisa, Lathifa Utari Wessy Andriyani Wardanu, Hanif Satria Wardanu, Hanif Satria Wardhani, Putri Pramudya Waruwu, Puteri Maria Werdiningtyas, Ratri